Minggu, 8 September 2013
Relentless (Bab 8 – sore)
John Bevere

Sebab kepada kamu dikaruniakan bukan saja untuk percaya kepada Kristus, melainkan juga untuk menderita untuk Dia (Fil 1: 29)

Semua orang pernah mengalami masa yang berat/ kemalangan dalam hidup. Dan kita merasa itu menyesakkan dan bukan merupakan hadiah.

Sikap-sikap dan pemikiran umum saat berhadapan dengan penderitaan:
Aku tidak percaya hal ini terjadi padaku !
Mengapa saya ?
Mengapa saya harus lalui semua ini?
Aku benci ini !
Tidak seorang pun mengerti apa yang sedang saya alami.
Mengapa aku tidak memiliki hidup yang normal?
Tuhan tolong jauhkan ini ?
Mengapa repot? Menyerah akan jauh lebih mudah.

Paulus pun pernah punya salah satu pemikiran di atas. Tapi Paulus mengalami pergeseran paradigma. Ps Bevere berharap setelah mendengar pengajaran ini, jemaat juga memiliki pergeseran paradigma seperti Paulus.

Jadi, karena Kristus telah menderita penderitaan badani, kamupun harus juga mempersenjatai dirimu dengan pikiran yang demikian, –karena barangsiapa telah menderita penderitaan badani, ia telah berhenti berbuat dosa (1Ptr 4: 1)

Ilustrasi:
Sebuah negara mengirim pasukan militer ke medan pertempuran, tanpa memberikan persenjataan dan perlengkapan apapun kepada mereka. Maka pasukan itu akan dikalahkan dalam 1 hari.

Orang Kristen yang tidak mempersenjatai diri untuk siap menderita akan mengalami hal-hal konyol seperti ilustrasi di atas.

Walau demikian banyak orang Kristen yang tidak bersenjata. Sehingga saat menghadapi kemalangan dan kesulitan mereka tidak siap dan terkejut/ shock. Di saat seperti itu kita cenderung ber-reaksi dan bukannya ber-aksi menanggapi.

Ilustrasi beda antara orang bersenjata dan yang tidak bersenjata:
Pilot pesawat komersial harus berlatih di simulator setiap 6 bulan. Di simulator itu ada berbagai kondisi dan bahaya yang mungkin menimpa pesawat: mesin mati, listrik mati, turbulance, dll. Simulator mempunyai berbagai skenerio semua kecelakaan pesawat yang pernah terjadi sebelumnya.

Dalam sebuah kecelakaan pesawat yang menewaskan semua penumpangnya, FAA (pengawas penerbangan Amerika) menemukan dari rekaman kotak hitam bahwa begitu kondisi darurat terjadi, pilot segera bereaksi untuk mengatasi masalah seperti saat di simulator. Tapi respon penumpang adalah panik dan menjerit histeris. Si pilot ber-aksi, para penumpang ber-reaksi. Perbedaan ini karena si pilot sudah dipersenjatai, sementara para penumpang tidak dipersenjatai.

Hal yang harus kita ketahui untuk mempersenjatai diri kita:

1. Kemalangan atau kesulitam pasti terjadi dan tidak bisa dihindari

In the world you will have tribulation; (Yoh 16: 33b, NKJV)

Yesus berkata bahwa kita “akan” mengalami kesulitan, bukan “mungkin” mengalami kesulitan

We must through many tribulations enter the kingdom of God.” (Kis 14: 22b, NKJV)

Tribulasi artinya: kesulitan dan tekanan.

2. Kita harus tahu bahwa kita memiliki kuasa untuk mengatasi apapun yang sedang kita hadapi

Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya. (1Kor 10: 13)

Ini janji Tuhan saat kita dicobai. Artinya apapun yang kita hadapi sekarang, kita mempunyai kuasa untuk melaluinya dengan berhasil.

Apabila seorang dicobai, janganlah ia berkata: “Pencobaan ini datang dari Allah!” Sebab Allah tidak dapat dicobai oleh yang jahat, dan Ia sendiri tidak mencobai siapapun. (Yak 1: 13)

Allah bukan pembuat atau mengadakan kesulitan yang kita hadapi.

Allah mengijinkan kita dicobai iblis supaya kita punya kesempatan untuk mengalahkan iblis, dengan menggunakan kuasa yang sudah Tuhan letakkan di dalam kita.

Pertempuran melawan iblis adalah tidak adil, karena kita sudah memiliki kuasa dari Tuhan untuk mengalahkan iblis.

Sesungguhnya Aku telah memberikan kuasa kepada kamu untuk menginjak ular dan kalajengking dan kuasa untuk menahan kekuatan musuh, sehingga tidak ada yang akan membahayakan kamu. (Luk 10: 19)

And [so that you can know and understand] what is the immeasurable and unlimited and surpassing greatness of His power in and for us who believe, as demonstrated in the working of His mighty strength (Ef 1:19, AMP)

Kuasa Yesus tidak terbatas di dalam dan bagi kita yang percaya !

Kesaksian konferensi nasional di Hawaii.
Setelah selesai khotbah, pendeta tuan rumah bersama istri dan anaknya menghalangi ps Bevere. Mereka membawa 2 buah hasil X-ray anak pendeta itu yang berusia 12 tahun. Hasil Xray mata anak itu ada bintik-bintik hitam, dan anak itu segera buta permanen tanpa bisa disembuhkan.
Saat si gembala membaca buku “Relentless”, dia sadar bahwa mereka selama ini keliru: terus minta kesembuhan bagi anaknya. Mereka mengubah caranya, dan mulai memperkatakan kesembuhan pada mata anak itu. Hari itu 3 kali hasil Xray menunjukkan bahwa anak itu sembuh total.

3. Kita harus tahu bahwa: kita tidak perlu kalah

2Kor 1: 8-9 – Paulus mengalami kesulitan terbesar di asia.

Tapi di 2 Kor 2:14

Tetapi syukur bagi Allah, yang dalam Kristus selalu membawa kami di jalan kemenangan-Nya. (2Kor 2: 14a)

Jika kita ikuti pimpinan Roh Kudus, maka Roh Kudus akan memimpin kita kepada kemenangan.

4. Kita harus merangkul sebuah sikap yang positif terhadap kesengsaraan
Sukacita / joy artinya 100% dari diri kita bersukacita, dan bukan 99% sukacita + 1% dukacita. Karena kekuatan rantai ada pada sambungan yang paling lemah. Saat ada 1% kesedihan di hati kita, maka kita lemah, karena Alkitab berkata bahwa kekuatan kita pada sukacita yang dari Tuhan.

Do not sorrow, for the joy of the LORD is your strength (Neh 8: 10b)

Dear brothers and sisters, when troubles come your way, consider it an opportunity for great joy.
For you know that when your faith is tested, your endurance has a chance to grow (Yak 1:2-3 NLT)

Ujian iman memberi kesempatan bagi ketahanan/ endurance kita untuk bertumbuh.

Latihan ketahanan/ endurance training adalah latihan intensif untuk meningkatkan stamina. Melakukan latihan ketahanan akan meningkatkan kapasitas kita untuk menangangani tantangan-tantangan yang lebih berat di masa depan.

Kemalangan yang Allah ijinkan kita alami ada tujuannya: menciptakan kapasitas dan potensi kita !

Allah akan mengijinkan kesulitan hari ini, sebagai gambaran/ simulasi dari level tekanan yang kelak akan kita hadapi. Karena itu ujian selalu terasa lebih berat dari kemampuan dan tanggung-jawab kita. Allah menggunakan tantangan-tantangan kita saat ini untuk memperkuat kita bagi penaklukan yang lebih besar di masa depan.

Ilustrasi: Angkat berat.
Di usia 35 tahun ps Bevare berkunang-kunang saat berkhotbah. Ps Bevere memutuskan untuk berlatih di gym. Selama ini ps Bevere berfikir bahwa berlatih di gym membuang-buang waktu. Tapi Alkitab berkata bahwa latihan badani itu sedikit gunanya, tapi kita tetap membutuhkan keuntungan yang sedikit itu. Ps Bevere dilatih oleh tetangganya yang bertanding di WWF.
Otot tidak dibangun dengan mengangkat beban yang sedikit. Otot mulai dibangun saat kita bisa mengangkat beban yang sangat berat, sehingga kita hanya mampu mengangkat 3 kali.
Di hari pertama ps Bevere hanya mampu mengangkat 40 kg. Setelah latihan selama 9 tahun, ps Bevere akhirnya bisa angkat 150 kg.

Saat ps Bevere mampu mengangkat 150 kg, angkatan 100 kg sudah biasa dilakukan 10 kali. Tapi beban itu tidak akan bisa diangkat di awal latihan ps Bevere, bahkan bisa membunuhnya.

Kesaksian pelayanan ps Bevere:
Saat melepaskan karir sekuler dan mulai melayani, keuangan ps Bevere jadi berat. Gajinya hanya cukup untuk membayar semua tagihan dan persediaan bahan untuk sebulan. Suatu hari begitu banyak kebutuhan, tapi tidak ada uang untuk semua kebutuhan. Gaji masih 10 hari berikutnya. Semua kebutuhan itu bisa dibayar jika tidak bayar perpuluhan, tapi itu bukan pilihan ps Bevere. Kemudian ps Bevere bangkit, menghardik iblis, meneriakkan Firman Tuhan dan perkataan iman. Akhirnya kebutuhan itu tercukupi.

Saat harus membeli rumah, harga uang muka-nya sangat mahal, tabungan ps Bevere terbatas. Saat ada persembahan khusus di gereja, 50% tabungan dipersembahkan. Dalam 3 bulan Tuhan cukupkan dana untuk uang muka rumah. Untuk perabotnya, Lisa Bevere memperkatakan dan menyebutkan kebutuhannya, dan Tuhan penuhi semua dalam 3 bulan.

Beberapa bulan kemudian gembala dari ps Bevere mendapat visi bahwa ps Befere akan memulai pelayanan yang besar, dan di akhir tahun dia tidak lagi menjadi staf gereja. Masalahnya hingga akhir November hanya ada 2 undangan khotbah, karena saat itu belum ada yang mengenal ps Bevere. Saat itu gembala ps Bevere mulai khawatir dan dia menuliskan surat rekomendasi kepada 600 gereja yang pernah dilayaninya. Tuhan berikan pilihan kepada ps Bevere untuk bergantung pada gembalanya atau pada Tuhan, ps Bevere memilih untuk tidak mengirim surat rekomendasi itu.
Gembala ps Bevere kemudian menawarkan kepada Lisa Bevere untuk membantunya di pelayanan televisi dengan gaji yang sangat tinggi. Kemudian memberi kesempatan kepada ps Bevere untuk mengisi salah satu acara, sehingga dia bisa dikenal di seluruh Amerika.
Tapi Tuhan tidak menghendaki hal itu, karena Tuhan tidak mau kelak saat menghadapi kesulitan kemudian ps Bevere lari ke gembalanya dan bukannya mencari Tuhan.
Di tahun pertama secara ajaib semua kebutuhan tercukupi pada waktunya, juga untuk menggaji ps Bevere dan biaya pelayanannya.

Hari ini, 23 tahun dari masa itu, ps Bevere punya 3 kantor di USA, United Kingdom dan Australia, gedung untuk penampungan wanita korban trafficing di Pnom-Penh, staf pelayanan jumlahnya banyak sekali, maka ps Bevere membutuhkan $ 125.000,- / minggu. Organisasi ps Bevere tidak memiliki jemaat yang rutin memberikan persepuluhan. Jauh lebih mudah untuk percaya Tuhan mencukupkan semua kebutuhan keuangan $ 125.000,- / minggu di saat ini, dibanding saat mereka membutuhkan dana untuk mobil, rumah, dan furnitur. Jika kebutuhan keuangan saat ini dibebankan kepada ps Bevere dan istrinya di awal pelayanan mereka, maka iman mereka akan mati, karena belum terlatih.

Allah tidak pernah ijinkan kita hadapi apapun yang tidak mungkin kita taklukkan !

Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. (1Kor 10: 13)

Kita memiliki posisi di dunia usaha atau pendidikan, dan posisi kita memiliki pengaruh: memberi dampak kepada orang-orang bagi kerajaan Allah. Tapi Tuhan ingin mempromosikan kita di posisi yang lebih berpengaruh dan berdampak, artinya menanggung beban yang lebih berat.

Maka Allah mengijinkan hal-hal ini terjadi:
Ada seseorang meng-gosipkan kita, harusnya kita memberkati, tapi kita malah gosipkan balik. Maka kita kembali ke poisisi semula.
Selanjutnya tantangan di bidang keuangan. Kita tidak berdoa kepada Tuhan untuk itu, malah menggunakan kartu kredit kita. Maka kita kembali lagi ke posisi semula.
Tantangan lain, kita gunakan siasat-siasat untuk menghindar. Maka kita kembali lagi.

Saat Tuhan ingin meletakkan kita di posisi yang baru, yang membutuhkan kekuatan yang jauh lebih besar. Padahal kekuatan kita belum bertambah dan masih di posisi semula karena kita menolak pelatihan daya tahan (endurance training) yang dari Tuhan. Maka Tuhan terpaksa harus meletakkan orang lain di posisi yang seharusnya diciptakan untuk kita, karena kita belum punya kekuatan untuk menanggungnya.

Saat menghadapi tahta pengadilan Allah, Yesus akan sedih karena Dia ingin memberi kita upah. Tuhan akan tunjukkan posisi yang sudah Dia persiapkan bagi kita, tapi Tuhan tidak bisa letakkan kita di situ, dan harus serahkan posisi itu kepada orang lain, karena kita terus menolak pelatihan ketahanan (endurance-training) kita.

Daud harus menghadapi beruang dan singa, barulah dia mampu menghadapi Goliat. Jika Daud menghindari pelatihan melawan beruang dan singa, maka Daud akan bersikap sama seperti saudara-saudaranya yang lain, dan tidak berani menghadapi Goliat.

Dulu pergumulan ps Bevere untuk kebutuhan pribadi. Saat ini pergumulan untuk kebutuhan pribadi sangat sedikit, tapi sebagian besar untuk pelayanan. Semua ini tentang latihan ketahanan!

So let it grow, for when your endurance is fully developed, you will be perfect and complete, needing nothing (Yak 1: 4, NLT)

Saat kita mau menjalani latihan ketahanan kita, ketahanan kita berkembang, kapasitas kita akan terbangun seluruhnya, kita menjadi sempurna dan lengkap, dan tidak memerlukan apapun lagi.

Jemaat Laodekia merasa mereka tidak membutuhkan apapun lagi, tapi Tuhan berkata sebaliknya.

Karena engkau berkata: Aku kaya dan aku telah memperkayakan diriku dan aku tidak kekurangan apa-apa, dan karena engkau tidak tahu, bahwa engkau melarat, dan malang, miskin, buta dan telanjang, (Why 3: 17)

Definisi dari relentles : perilaku atau sikap yang pasti, gigih, pantang mundur, tidak lembek.

Sikap hati yang seharusnya kita ambil dan perkatakan saat menghadapi aniaya dan kesulitan:
Ini sebuah kesempatan istimewa (privilege) !
Betapa menggairahkan !
Ini bukan penghalang, melainkan sebuah kesempatan !
Aku akan lalui semua ini dan menjadi lebih kuat saat bisa melewatinya.
Level kapasitas dan daya tahanku berkembang!
Aku sedang dalam perjalanan ke tingkat kuasa dan otoritas yang lebih besar!
Aku menjadi jauh lebih efektif !
Sungguh suatu kehormatan !

Bersiaplah untuk dipersenjatai !

Kita hanya bisa menjadi pemercaya yang pantang menyerah jika kita adalah anak Allah.
Semua umat manusia lahir sebagai budak dosa, maka kita butuh juru selamat. Yesus datang dan membayar semua dosa kita dengan mencurahkan darahNya di kayu salib, mengambil penghukuman kita sehingga kita jadi merdeka, lalu kita diangkat menjadi anak Allah, dan dimerdekakan.
Satu-satunya jalan untuk jadi anak Allah adalah memberi otoritas dan kepemilikan seluruh kehidupan kita sepenuhnya kepada Tuhan.

Maillist:

http://groups.yahoo.com/group/MinyakCadangan/

Portal Bahtera:

http://web.keluargarhema.com/

Korespondensi:
antonius_fw@yahoo.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 24D0C381
WhatsApp, Line, WeChat – 085 727 868 064

Minggu, 8 September 2013
Relentless – Sumber Kuasa dan Bagaimana Yesus Hidup
John Bevere
20130908Relentless1
Ef 3: 9-10 – Tugas Paulus adalah menyingkapkan apa yang Tuhan rencanakan. Artinya ada rencana Tuhan yang tersembunyi. Rencana Tuhan untuk hidup kita luar biasa. Lawan kata “luar biasa” adalah normal, biasa, wajar. Jadi lawan kata “hidup luar biasa” adalah “hidup biasa-biasa saja”.

Allah melahirkan kerinduan di dalam hati kita untuk hidup luar biasa.

Faktanya 80% dari 15 film yang dikenang sepanjang masa adalah film tentang sosok karakter yang luar biasa dan punya kemampuan luar biasa.Misalnya: Star Wars, Spiderman, Batman, Ironman, The Avenger, Xmen, Indiana Jones. Film-film yang populer sepanjang masa bukan film cinta atau perang.

Kita menyukai film-film itu karena Allah menempatkan kerinduan di dalam kita untuk jadi luar biasa.

Dulu citra/ gambaran ps Bevere tentang orang Kristen adalah orang yang hidup biasa, pasif, tidak mau maju, tidak mau berfikir out of the box, tidak mau jadi perintis. Ps Bevere berfikir bahwa jika jadi Kristen maka akan kehilangan individualisme, kreatifitas, dan gairah untuk meraih hidup yang hebat. Tapi ini bukan rancangan Allah.

Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka. (Kej 1: 27)

Rancangan awal Allah adalah menciptakan kita segambar dan secitra dengan Allah. Allah bukan pribadi yang biasa-biasa saja, tapi ekstraordinary.

Tuhan ciptakan kita untuk hidup secara luar biasa, dan juga memberdayakan kita untuk meraih hidup yang luar biasa itu.

Kita bisa meraih hidup yang luar biasa itu dengan anugerah (grace) Tuhan

Survey di Amerika kepada lebih dari 5000 orang Kristen dengan pertanyaan “Berikan 3 atau lebih definisi atau gambaran dari anugerah Tuhan (grace od God)”
Respon terbanyak: keselamatan, pemberian cuma-cuma, pengampunan dosa, kasih Allah. Hanya 2% yang menjawab bahwa kasih karunia adalah pemberdayaan dari Allah (Gods empowerment).

And He said unto me, My grace is sufficient for thee: for my strength is made perfect in weakness. Most gladly therefore will I rather glory in my infirmities, that the power of Christ may rest upon me. (2Kor 12: 9, KJV)

Tuhan mendefinisikan kasih karuniaNya sebagai empowerment/ pemberdayaan.

Kasih karunia Tuhanlah yang kita perlukan untuk memperoleh kuasa, karena kuasa Tuhan bergerak sempurna di dalam kelemahan kita.

Grace and peace be multiplied unto you through the knowledge of God, and of Jesus our Lord,
According as His divine power hath given unto us all things that pertain unto life and godliness, through the knowledge of him that hath called us to glory and virtue (2Ptr 1: 2-3, KJV)

Rasul Petrus juga mendefinisikan kasih karunia sebagai empowerment/ pemberdayaan.

Grace = χάρις = charis (G5485).
Definisi umum: penerimaan (acceptable), keuntungan (benefit), kemurahan (favour), hadiah (gift), keramahan (gracious), kemerdekaan (liberality), dst. Definisi ini seperti hasil survey di atas.
Pengertian khusus:
Pengaruh Ilahi di dalam hati dan itu memantul ke hidup kita (divine influence upon the heart, and its reflection in the life).
Pemberdayaan kasih karunia (empowerment grace): tindakan kita yang mencerminkan perubahan hati kita.
Kis 11: 23 – Barnabas melihat kasih karunia yang ada pada jemaat Anthiokia, melalui tindakan jemaat yang mencerminkan hatinya.
Hadirat Allah yang memampukan dalam kehidupan seseorang (Gods empowering present)

Definisi ps Bevere tentang kasih-karunia (grace):

Kasih-karunia adalah pemberdayaan Allah yang memberikan kita kemampuan untuk hidup melampaui kemampuan natural kita.

Kurangnya pengertian tentang makna kasih-karunia bisa digambarkan sebagai berikut:
Ada sebuah suku kecil di Afrika yang harus berjalan 2 km untuk mengambil air. Untuk makan, mereka harus berburu sejauh 9 km. Jika membutuhkan obat-obatan harus jalan 50 km.
Kemudian kita bermurah hati kepada mereka dengan membelikan mereka mobil range-rover dengan 4WD. Fasilitas mobil: power window, AC, DVD player, MP3 player, dll.
Tapi setelah beberapa bulan, ternyata mereka tetap dalam kebiasaan yang lama. Ini terjadi karena kita lupa memberitahu kepala suku bahwa fungsi utama mobil hadiah tersebut adalah transportasi.

Fungsi utama kasih karunia Allah adalah pemberdayaan/ empowerment

Tuhan memperkenalkan kasih karuniaNya di dalam perjanjian baru di Yoh 1: 16

For out of His fullness (abundance) we have all received [all had a share and we were all supplied with] one grace after another and spiritual blessing upon spiritual blessing and even favor upon favor and gift [heaped] upon gift. (Yoh 1: 16, AMP)

And of His fullness we have all received, and grace for grace (Yoh 1: 16, NKJV)

Frase “grace for grace” secara harafiah menggambarkan limpahan (overflow) dan kesempurnaan dari apa yang dilakukan kasih-karunia bagi kita, yaitu kelimpahan Yesus.

Ilustrasinya:
Ada anak yang duduk di bangku cadangan saat pertandingan basket. Kita tawarkan dia alat yang bisa membuat dia memiliki seluruh kemampuan Michael Jordan.
Kepada seorang pebisnis kita tawarkan alat yang bisa memberikan seluruh kemampuan Donald Trump.
Maka mereka semua akan menjadi orang yang berbeda, dan menghasilkan terobosan luar biasa.

Kasih-karunia tidak memberikan kepada kita seluruh kemampuan dari Donald Trump, Steve Job, Bill Gates, LeBron James, Albert Einstein.

Tapi kasih-karunia memberikan kita kepenuhan Yesus sendiri !

Allah tidak memperkenalkan kasih-karunia/ grace di perjanjian baru sebagai pengampunan dosa.
Pengampunan dosa, pemberian gratis, keselamatan, termasuk dalam kasih-karunia, tapi itu baru dijelaskan pada fasal-fasal berikutnya.

Tuhan memperkenalkan kasih karuniaNya sebagai pemberdayaan/ empowerment yang memberi kita kepenuhan Yesus

According as His divine power hath given unto us all things that pertain unto life and godliness, through the knowledge of him that hath called us to glory and virtue (2Ptr 1: 3, KJV)

Kasih-karunia (grace) itu membuat kita mengambil bagian dalam kodrat IlahiNya. Kodrat artinya kualitas atau karakter dasar seseorang. Maka kasih-karunia (grace) memberikan kita kepenuhan kodrat, kualitas-kualitas mendasar, dan karakter Yesus.

Herein, is our love made perfect, that we may have boldness in the day of judgment: because as He is, so are we in this world (1Yoh 4: 17)

Yohanes berkata bahwa kita sama seperti Yesus di dunia ini, bukan hanya kelak di Surga.

Tetapi jika kita hidup di dalam terang sama seperti Dia ada di dalam terang, maka kita beroleh persekutuan seorang dengan yang lain, dan darah Yesus, Anak-Nya itu, menyucikan kita dari pada segala dosa. (1Yoh 1:7)

Barangsiapa berkata bahwa dia di dalam Tuhan, maka dia harus hidup seperti Kristus hidup, yaitu dengan kasih-karunia.

Yesus hidup dalam kemurnian dan kekuduskan.

Saudara-saudaraku yang kekasih, karena kita sekarang memiliki janji-janji itu, marilah kita menyucikan diri kita dari semua pencemaran jasmani dan rohani, dan dengan demikian menyempurnakan kekudusan kita dalam takut akan Allah. (2Kor 7: 1)

Kitalah yang harus menyucikan hidup kita, dan tidak tertulis bahwa Allah yang memurnikan. Kita bisa melakukan ini karena kasih-karunia (grace).

Ilustrasi dari kehidupan ps Bevere:
Ayah ps Bevere mengajak anaknya menonton “The Ten Commandment” supaya John Bevere muda bertobat. John Bevere muda bertobat, tapi itu hanya berlangsung seminggu, karena pertobatan itu tanpa kasih-karunia.
Saat sudah menerima Yesus sebagai Tuhan dalam hidupnya, ps Bevere tetap hidup dalam dosa yang sama seperti saat belum diselamatkan. Ini terjadi karena tidak ada pengajaran yang mengajarinya apa yang kita miliki saat menerima Yesus sebagai Tuhan dan Raja kita.

Berusahalah hidup damai dengan semua orang dan kejarlah kekudusan, sebab tanpa kekudusan tidak seorangpun akan melihat Tuhan. (Ibr 12: 14)

Saat mendapatkan pasal ini, ps Bevere menjadi seorang legalist, yang menegur orang lain yang berdosa. Hal ini membuat orang-orang di sekitar ps Bevere tidak nyaman.

Kekudusan bukan pekerjaan daging, tapi produk kasih karunia Tuhan

Kasih karunia memampukan kita melakukan apa yang daging kita tidak bisa lakukan. Pengertian inilah yang menyucikan tubuh-jiwa-roh ps Bevere dari pencemaran jasmani dan rohani.

Therefore, since we are receiving a kingdom which cannot be shaken, let us have grace, by which we may serve God acceptably with reverence and godly fear (Ibr 12: 28, NKJV)

Kasih-karunia memberdayakan kita untuk bergerak melampaui kemampuan kita, sehingga pelayanan kita berkenan kepada Allah. Maka dari itu rasul Paulus mengingatkan supaya kita tidak menyia-nyiakan kasih-karunia Allah

Sebagai teman-teman sekerja, kami menasihatkan kamu, supaya kamu jangan membuat menjadi sia-sia kasih karunia Allah, yang telah kamu terima. (2Kor 6:1)

Saat kita mengerti bahwa kasih-karunia adalah pemberdayaan dari Allah, maka kita akan tahu bagaimana kita bisa menyia-nyiakan kasih-karunia Allah: tidak menggunakan kasih-karunia sesuai fungsi utamanya. Dalam ilustrasi sebelumnya, menyia-nyiakan kasih-karunia adalah suku Afrika yang tidak menggunakan range-rover untuk transportasi.

Yesus hidup dalam hikmat, pemahaman, pengertian/ wawasan, kepandaian, dan kreativitas yang luar biasa. Hikmat Yesus menakjubkan banyak orang, baik pengikut maupun lawanNya.

Anak itu bertambah besar dan menjadi kuat, penuh hikmat, dan kasih karunia Allah ada pada-Nya. (Luk 2:40)

Yesus sendiri membutuhkan kasih-karunia. Maka artinya kasih-karunia bukan sekedar pengampunan dosa, keselamatan dan tiket untuk ke Surga. Karena Yesus tidak pernah berdosa dan tidak membutuhkan tiket untuk ke Surga.

Sekalipun Yesus anak Allah, Dia harus lepaskan semua atributNya dan hidup di dunia sebagai anak manusia, maka Yesus membutuhkan kasih-karunia untuk menjalani kehidupanNya di dunia

Contoh hikmat Yesus:
Yesus menyelamatkan wanita pezinah yang dibawa orang Farisi ke depanNya untuk dilempari batu, dengan memberikan jawaban yang luar biasa.
Suatu kali Yesus berjalan di pantai, ada nelayan yang gagal menangkap ikan satupun. Yesus yang merupakan anak tukang kayu memberi saran, sehingga kelompok nelayan itu memperoleh hasil tangkapan tersbesar selama karir mereka.
Yesus menemukan keledai tanpa harus mencarinya di internet.
Yesus membayar pajak tanpa memiliki akuntan.
Yesus tahu ada pencuri di antara murid-muridNya sekalipun pencurian itu belum dilakukan.
Yesus berhasil memenangkan Zakeus. Itu artinya lingkungan sekitarnya jadi aman, ekonomi kota meningkat karena Zakeus mengembalikan 4 kali lipat dari orang yang pernah dia peras.
Dekapolis diinjili oleh orang gila yang disembuhkan Yesus.
Orang-orang yang lumpuh, yang buta, yang bisu, disembuhkan Yesus.

Yesus mampu lakukan semua itu karena memiliki kasih-karunia. Esensi dari kasih-karunia yang Allah berikan kepada Yesus adalah untuk merubah masyarakat dimana Yesus ada.

Yohanes katakan bahwa yang dilakukan Yesus bagi masyarakat sekitarnya begitu banyak.

Masih banyak hal-hal lain lagi yang diperbuat oleh Yesus, tetapi jikalau semuanya itu harus dituliskan satu per satu, maka agaknya dunia ini tidak dapat memuat semua kitab yang harus ditulis itu. (Yoh 21: 25)

Kemudian Yesus mengutus kita:

Maka kata Yesus sekali lagi: “Damai sejahtera bagi kamu! Sama seperti Bapa mengutus Aku, demikian juga sekarang Aku mengutus kamu.” (Yoh 20: 21)

Yesus mengutus kita dengan diperlengkapi:

Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada itu. Sebab Aku pergi kepada Bapa; (Yoh 14: 21)

Kita tidak bisa lakukan pekerjaan seperti Yesus, apalagi yang lebih besar dari Yesus, karena kita tidak tahu apa yang kita miliki dari kasih-karunia Allah, dan kita mengecilkan arti kasih-karunia hanya sekedar pengampunan dosa dan keselamatan.

Esensi kasih-karunia Allah adalah memberikan kita kemampuan untuk memerintah dalam hidup

Arti memerintah dalam hidup:

For if by the one man’s offense death reigned through the one, much more those who receive abundance of grace and of the gift of righteousness will reign in life through the One, Jesus Christ. (Rom 5: 17, KJV)

“Memerintah dalam kehidupan oleh kasih-karunia” Allah artinya kita bangkit di atas normal dan menjadi orang yang memberi pengaruh.

Contoh memerintah dalam hidup:
Guru – menemukan cara inovatif untuk berkomunikasi dengan murid-murid, dan guru-guru yang lain heran.
Polisi – menyelesaikan kasus kriminal sebelum orang lain, bahkan tanpa bukti.
Kedokteran – menemukan cara pengobatan yang baru dan inovatif.
Dunia bisnis – tahu kapan menjual atau membeli, kapan masuk atau keluar pasar, sehingga kita menciptakan market share dan bukan sekedar mengikutinya.

Kasih-karunia memampukan kita untuk jadi berbeda (distinguish)

Then this Daniel distinguished himself above the governors and satraps, because an excellent spirit was in him; and the king gave thought to setting him over the whole realm (Dan 6: 3, NKJV)

Alkitab menulis Daniel membedakan dirinya sendiri, dan bukan Allah yang membuat Daniel berbeda. Daniel dan teman-temannya 10 kali lebih berhikmat daripada semua cendikiawan Babilon.
Yesus berkata bahwa Yohanes pembabtis lebih besar dari Daniel.
Yesus juga berkata bahwa orang terkecil dari kerajaan Allah lebih besar dari Yohanes pembabtis, artinya orang itu juga lebih besar dari Daniel!

Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi (Mat 5: 14)

Yesus berkata bahwa kita adalah terang dunia. Yang dilakukan terang adalah bersinar, maka kegelapan akan hilang.

Arise, shine; for your light has come! And the glory of the LORD is risen upon you. (Yes 60: 1, NKJV)

Terang Tuhan itu bangkit (risen) dan bukannya turun (descendent). Maka kita memiliki harta karun dari Tuhan di dalam diri kita, bukan diturunkan dari atas.

Pengertian umum orang Kristen tentang “menjadi terang dunia”: kita hidup normal dengan baik dan ramah kepada semua orang. Tapi Yesus berkata:

Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga.” (Mat 5: 16)

Menjadi terang yang bersinar artinya kita bekerja dengan baik, dan hasilnya dilihat oleh banyak orang, kemudian mereka yang melihat pekerjaan kita memuliakan Tuhan.

Kita tidak dapatkan pemberdayaan Tuhan karena kita tidak meminta.
Kita tidak meminta karena kita tidak percaya.
Kita tidak percaya karena tidak ada yang mengajarkan pada kita bahwa kasih-karunia adalah pemberdayaan Allah

Kasih-karunia yang dialami ps Bevere:
Ps Bevere sangat buruk dalam pelajaran bahasa Inggris. Maka saat Tuhan perintahkan untuk menulis buku, ps Bevere mengabaikannya. Tapi setelah dua hamba Tuhan mengatakan hal yang sama, perasaan takut akan Tuhan muncul, kemudian ps Bevere meminta anugerah Tuhan. Sekarang ini ps Bevere sudah menulis 15 buku, dalam 64 bahasa, dan terjual jutaan copy.

Kita ada sebagaimana kita ada karena kasih karunia Allah; bukan karena pendidikan, keturunan, negara, atau hal lain.

Tetapi karena kasih karunia Allah aku adalah sebagaimana aku ada sekarang, (1Kor 15: 10a)

Maillist:

http://groups.yahoo.com/group/MinyakCadangan/

Korespondensi:
antonius_fw@yahoo.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 24D0C381
WhatsApp, Line, WeChat, Kakao, Viber – 085 727 868 064

Kamis, 5 September 2013
Ayin Daleth 5774
Petrus Agung
09 05 - Ayin Daleth 2
Hal yang akan kita dapat di ayin daleth:

1. Kita akan mendapat kepastian dari Tuhan
Kej 18: 1-2
Abraham mendapat janji Tuhan tentang keturunan, dan menunggunya cukup lama. Di akhir pasal 18 barulah Abraham mendapat kepastiannya. Kata “pintu” di ayat 1 adalah daleth; kata “mata” di ayat 2 adalah ayin.

Di ayin daleth ini Tuhan akan memberikan kepastian, penggenapan semua janjiNya sudah dekat

And he lift up his eyes and looked, (Kej 18: 2a, KJV)

Kondisi fisik Abraham dan Sara sudah tidak memungkinkan untuk mempunyai keturunan. Saat duduk di pintu kemah, Abraham mengangkat matanya, dan melihat 3 orang mengunjunginya. Abraham segera lari, tersungkur, dan menyembah, kemudian meminta untuk menjamu Tuhan.

Saat Abraham menjamu Tuhan, keluarlah kepastian waktu bagi penggenapan janji Tuhan.

Tahun ini Tuhan memberi kita kesempatan dengan berbagai cara, supaya kita bisa menjamu Tuhan. Jika mata kita tidak terus memandang ke bawah, ke arah persoalan dan kebutuhan kita sendiri, tapi bisa mengangkat mata kita, maka kita akan melihat Tuhan mengunjungi hidup kita. Kemudian kita bisa lari dengan cepat dalam kairos Tuhan.

Mzm 123: 1-2
Jaman dulu majikan tidak banyak bicara kepada para pembantunya, perintah lebih banyak menggunakan kode. Hamba memperhatikan kode dari tuannya, lalu mereka laksanakan.
“Kita menjamu Tuhan” artinya mengerjakan apa yang Tuhan suka, tanpa Tuhan berteriak dan membuat pengumuman.

Di gereja Permata pernah hadir George Otis, yang mempunyai pelayanan radio di seluruh dunia, termasuk di Lebanon. Kemudian beliau melayani di hari sabtu. Saat di mall beliau beli lukisan bertema masa tuaian, ditulisi ayat, lalu diserahkan kepada p Agung. Tuhan berpesan melalui ps Otis bahwa p Agung suatu hari nanti akan dipakai tuan menuai bangsa Indonesia secara besar-besaran.

Saat ps Otis berkhotbah tentang pelayanannya, Roh Kudus memberi kode pada p Agung. Ps Otis meminta banyak rekaman khotbah p Agung untuk dipancarkan dari radio-softwave di Palau. P Agung tawarkan stafnya untuk membantu pelayanan itu, dan menjadi penyiar. Biayai hidup staf itu ditanggung gereja JKI Injil Kerajaan. Staf itu p Tri Waryanto dan keluarganya.
Pelayanan radio di pulau Palau adalah embrio radio rhema. Dan sekarang dengan internet, radio rhema bisa menjangkau seluruh dunia.

Banyak orang menunggu hingga Tuhan membuat pengumuman. Tapi tahun ini Tuhan sedang mencari orang yang punya hati sensitif dengan yang Tuhan suka, yang segera bergerak saat Tuhan beri kode. Kita seharusnya seperti Abraham, melompat dari pintu kemah kita, tersungkur di kaki Tuhan, lalu tawarkan apa yang hati Tuhan mau, walau Tuhan tidak ucapkan itu.

Setiap ada kesempatan untuk menjamu Tuhan, itu bukan beban tapi anugerah.

2. Kita akan memasuki tanah perjanjian di masa tuaian.
Yos 3: 14-16 – peristiwa ini adalah gerbang bagi bangsa Israel untuk masuk tanah Kanaan.
Ay 15 – Bangsa Israel menyeberang pada musim menuai.

Saat orang Israel siap menyeberangi Yordan, sungai itu sedang meluap, artinya tidak dapat diseberangi. Tapi justru sungai yang meluap itu menandakan Kanaan sedang masa menuai. Menuai/ harvest kata aslinya qâtsîyr. Kasir adalah pemegang uang.

Saat kita masuk tanah perjanjian adalah masa tuaian, dan kasirNya sedang menunggu kita.

Saat melakukan tindakan profetis melangkah memasuki gerbang: lakukan dengan iman!

3. Hubungan kita dengan Yesus melahirkan multiplikasi.

Akulah pintu; barangsiapa masuk melalui Aku, ia akan selamat dan ia akan masuk dan keluar dan menemukan padang rumput. (Yoh 10: 9)

Hubungan kita dengan Tuhan spesial, dan melahirkan multiplikasi. Paulus menjelaskan hubungan Yesus dengan jemaatNya seperti suami-istri yang bisa melahirkan banyak keturunan.

Rahasia ini besar, tetapi yang aku maksudkan ialah hubungan Kristus dan jemaat (Ef 5: 32)

Yesus juga gambarkan bahwa benih yang baik adalah anak-anak kerajaan. Benih berbicara tentang bidang pertanian, dan pertanian adalah multiplikasi. Satu 1 butir gabah yang ditanam bisa menghasilkan 10.000 bulir.

Pintu Yesus adalah pintu yang tak terhingga (infinite). Maka apapun dan berapapun yang kita miliki, ketika masuk ke Yesus, jadi tak terhingga. “Satu” dikalikan “tak terhingga”, hasilnya “tak terhingga”. Tuhan memberi jauh lebih banyak dari apa yang bisa kita pikirkan dan doakan.

Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita, (Ef 3: 20)

Tapi jika kita datang ke Tuhan sebagai nol: doa, baca Alkitab, ke gereja, iman, perpuluhan, persembahan; maka itu seperti lubang hitam (black hole), yang membuat apapun diberikan kepadanya menjadi nol.

Karena setiap orang yang mempunyai, kepadanya akan diberi, sehingga ia berkelimpahan. Tetapi siapa yang tidak mempunyai, apapun juga yang ada padanya akan diambil dari padanya. (Mat 25: 29)

Jika kita tidak mempunyai, apa yang kita anggap kita punyai akan diambil dari kita. Tapi saat kita bawa diri kita apa adanya masuk ke gerbang Yesus, maka kita akan jadi tak terhingga.

Red carpet membuktikan bahwa ibu-ibu rumah tangga, pelajar, anak-anak muda, yang sebelumnya tidak diperhitungkan, saat pergi ke bangsa-bangsa bisa memenangkan satu desa. Saat mereka yang berangkat ke bangsa-bangsa menyerahkan yang sedikit yang dimiliki, lalu mereka masuk ke gerbang Yesus, maka jadi tak terhingga.

Masuki tahun ayin daleth dengan fokus kepada Yesus !

P Agung dan Ps Harold sudah kenal lebih dari 20 tahun yang lalu. P Agung saat itu menterjemahkan khotbah ps Gingerich yang berjudul “the Joshua Generation”.
Saat berkhotbah di Seatle-Amerika, seorang hamba Tuhan dari Malaysia mendoakan p Agung dan bernubuat bahwa p Agung “the Joshua Generation”.
Maka kita akan masuki tahun ayin daleth seperti Yosua masuk tanah Kanaan, di saat sedang ada panen, dan panennya buat kita. Kita memasuki “pintu Yesus”, maka kita yang “tidak ada apa-apanya” menyatu dengan “Yang Tak Terhingga”, maka hidup kita menjadi sesuatu yang ajaib.

Pengumuman:
Jumat & sabtu 13-14 sept , 08:00 – seminar kingdom bisnis
Ada kelas workshop, keuangan, pertambangan, service excellent, communication skill, berfikir ddn bekerja secara cerdas, manajemen mata rantai usaha, retail bisnis, export business management, cost control management, masketing n branding, manufacturing, dll.

Gratis, tapi diharap daftar di informasi, untuk menghitung konsumsi.

Maillist:

http://groups.yahoo.com/group/MinyakCadangan/

Korespondensi:
antonius_fw@yahoo.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 24D0C381
WhatsApp, Line, WeChat, Kakao, Viber – 085 727 868 064

*) Minggu Pagi sebelum FT
Mulai rabu 4 September 2013, saat matahari terbenam, kita akan memasuki tahun baru Yahudi 5774. Karena ada SHRK di Jakarta, maka ibadah di HS diadakan pada 5 September 2013 17:00 sebelum sundown. Tahun 5774 disebut Ayin daleth. Daleth berbicara tentang pintu.
Daleth: mewakili sebuah pilihan untuk membuka pintu pengharapan kita bagi semua impian kita, atau kita biarkan tertutup dan kita tetap ada di luar seperti orang yang asing dan tersingkir.

80% yang dikerjakan manusia dipengaruhi alam bawah sadarnya. Alam bawah sadar manusia hanya bisa merekam “benda”, atau sesuatu yang bisa dilihat di imajinasinya.
Contoh:
Jangan merokok – yang direkam alam bawah sadar adalah rokok
Jangan menonton film porno – yang menempel di pikiran: film porno
Akibatnya segala yang dilarang justru dilakukan

Maka dari itu saat berkhotbah Yesus menggunakan cerita yang bisa di-imajinasikan oleh para pendengar, maka gambaran itulah yang masuk ke pikiran mereka.

Penelitian para ahli berkata bahwa khotbah yang bisa masuk ke hidup orang dan tidak bisa dilupakan adalah yang berbentuk cerita. Jika hanya berbagai pernyataan, ternyata sulit diterima.

Tindakan profetis adalah ekspresi iman, sekaligus menolong kita melihat sebuah realita.

Jumat s/d Minggu ibadah dilayani ps John Bevere.
Ps Bevere adalah youth pastor dari Benny Hinn. Suatu hari Tuhan beri ps Bevere pintu pelayanan yang baru. Ps Hinn mendapat hal yang sama, dan mengijinkan John Bevere keluar dan membangun pelayanannya.
Saat John Bevere ke JKI Permata, toko buku Rhema hampir bangkrut, dan buku-bukunya dijual 50%. ps Bevere bikin buku pertamanya: “Suara yang berseru2 di padang gurun”, dan TB Rhema diperbolehkan menterjemahkannya kemudian menjualnya. Buku itu menjadi best seller, dan hasilnya digunakan TB Rhema untuk menyelesaikan hutang-hutangnya, hingga semua lunas.

*) Minggu Pagi sesudah FT
Dari mujizat Kana, kita bisa menjadi salah satu tokoh:
Kedua mempelai: mereka tidak tahu bahwa anggurnya habis, juga tidak tahu tentang terjadinya mujizat.
Pemimpin pesta: orang ini tidak bisa melaksanakan tugas dengan baik karena kehabisan anggur saat pesta masih berlangsung.
Pelayan: orang yang beriman dan nekat.
Bejana: harus cukup rendah hati, karena digunakan untuk membasuh kaki. Tapi suatu kali Tuhan akan memuliakannya.
Maria ibu Yesus: mengerti adanya kebutuhan dan kemudian datang ke Yesus.
Air: diubah Tuhan dari sesuatu yang murahan menjadi anggur yang berkelas.

Air adalah sesuatu yang murah, biasa, umum dan gratis, digunakan untuk mencuci piring, mencuci tangan, menyiram tanaman, minum. Tapi air yang murah-biasa-umum-gratis bisa Tuhan ubah menjadi anggur. Anggur tua dan berkualitas hanya dijual di restoran berkelas, dalam gelas kristal yang elegan, disajikan dan dituang dengan cara elegan, suasana candle light.

Tuhan berikan darahNya bagi kita. Maka jika kita percaya, setiap kali kita meminum darah Tuhan, apapun di hidup kita yang bukan dari Tuhan tidak akan bertahan.

Anggur yang terbaik adalah darah Tuhan, dan itu bisa naik ke tahta Bapa. Saat darah Yesus masuk ke hidup kita, semua yang tidak Ilahi akan menyingkir; semua ikatan, beban dan hal-hal yang bukan dari Tuhan akan pergi dan tidak bisa bertahan.

Anggur dalam perjamuan kudus adalah darah Tuhan, dan merupakan perjanjian kita dengan Tuhan !
Air berubah menjadi anggur saat dicurahkan.
Saat kita curahkan hidup kita bagi orang lain, kita akan mempunyai kualitas yang berbeda.

*) Minggu Sore sebelum FT
Dalam kisah Kain dan Habel, persembahan Kain ditolak dan persembahan Habel diterima Tuhan. Alasan utamanya karena korban Habel menggambarkan korban Yesus kelak, maka Bapa berkenan. Alasan lainnya sifat ke-Kristenan. Ke-Kristenan tidak di-desain untuk menetap, tapi merupakan kegerakan/ movement. Kain seorang petani, maka dia harus menetap, mengolah tanah dan mengawasinya hingga panen. Habel menggembalakan kambing domba, artinya harus berpindah-pindah membawa hewan gembalaannya ke tempat makan dan minum. Menggembalakan berbeda dengan beternak, karena untuk beternak harus tinggal di satu lokasi.

Alkitab berkata bahwa Tuhan adalah gembala kita, dan bukan peternak

Ke-Kristenan membawa kita dari satu titik ke titik berikutnya. Jika kita bisa ikuti pergerakan Tuhan dalam hidup kita, kita akan melihat keajaiban Tuhan. Yesus adalah pintu, dan siapa yang masuk melalui pintu itu akan diselamatkan. Kemudian kita keluar dan menemukan padang rumput yang hijau. Ke-Kristenan mambawa kita dari satu puncak ke puncak berikutnya.

*) Minggu Sore sesudah FT
Setiap kali kita dengar siapapun menyampaikan Firman Tuhan, maka minta Tuhan untuk berbicara secara pribadi kepada kita. Saat Roh Kudus berbicara kepada kita secara pribadi, maka Firman itu akan jadi pesan istimewa bagi hidup kita. Jika sikap hati kita merasa sudah mengerti kisah yang dikhotbahkan, itu akan menutup peluang bagi Roh Tuhan untuk berbicara dalam hidup kita.

Kata “mencedok” = ἀντλέω = antleō (G501) artinya “untuk menimba bilge water”
Saat kapal akan berlayar, di bagian bawah kapal diisi air laut dan sekaligus tempat membuang kotoran. Air yang dimasukkan ke bagian bawah kapal itu disebut bilge water, gunanya untuk menstabilkan kapal. Saat kapal akan berlayar, bilge water dimasukkan. Saat kapal segera merapat ke pelabuhan, bilge water harus dipompa keluar, sehingga kapal lebih ringan dan bisa masuk perairan dangkal tanpa harus mengalami kandas atau karam.

Jika di sebuah titik hidup kita Tuhan berkata “pompa keluar”, baik harta atau apapun, maka artinya kita sudah dekat pelabuhan tujuan. Setelah di “pompa keluar”, kita akan masuk ke pelabuhan tujuan.

Maillist:

http://groups.yahoo.com/group/MinyakCadangan/

Korespondensi:
antonius_fw@yahoo.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 24D0C381
WhatsApp, Line, WeChat, Kakao, Viber – 085 727 868 064

Minggu, 1 September 2013
He Turns Water into Wine
Harold Gingerich

*) Saat mempersiapkan sebuah khotbah, jangan bertanya kepada Tuhan apa yang harus dikhotbahkan, tapi tanyakan hal apa yang ingin Tuhan katakan.
20130901-Water2Wine 1
Yoh 2:1-11
Yesus masih menciptakan anggur-anggur baru. Tuhan ingin mengisi kekosongan di dalam hidup kita, memberi mujizat penciptaan dalam diri kita, ingin hidup kita penuh dengan hadiratNya, sehingga kehidupanNya itu bisa mengalir kepada siapa saja yang kita jumpai.

Kita semua pernah alami saat-saat ketika anggur seperti sudah habis: tidak ada sukacita dalam hidup kita; semua terlihat bagus dari luar, tapi di dalam hati kita kosong dan kering.

Yesus punya jawaban, dan datang untuk mengisi kekosongan di hati kita, dan memulihkan sukacita karena keselamatan kita.

Mujizat di Kana ini terjadi tidak secara publik, tapi berkatnya dinikmati dan memberkati secara publik. Yang tahu hanya ibu Yesus, murid-muridNya, dan para pelayan.

Pernikahan Yahudi berlangsung selama beberapa hari, dan selama waktu pesta itu para tamu bisa makan dan minum dalam jumlah banyak. Mujizat di Kana ini tanda pertama yang dilakukan Yesus. Tujuan mujizat bukan sekedar menciptakan anggur, tapi juga supaya murid-muridNya percaya (ay 11).

Saat Tuhan lakukan mujizat di dalam kita, Dia menyatakan kemuliaanNya, maka iman kita diperkuat.

1. Waktu Yesus
Yesus menggunakan frase “My hour is not yet come” sebanyak 5 kali dalam Alkitab, dan selalu berbicara tentang kematianNya di kayu Salib. Tapi murid-murid Tuhan tidak memahami pernyataan ini sebelum Roh Kudus dicurahkan dan kemudian memberi pengertian kepada mereka.

Yesus tahu siapa diriNya, tahu alasanNya datang ke bumi, dan tahu jadwal BapaNya, dan Yesus tidak akan bertindak mendahului Bapa. Yesus tahu bahwa Dia datang untuk menyerahkan nyawaNya bagi dosa-dosa kita, dan itu Yesus deklarasikan sejak awal pelayananNya.

Tuhan tidak pernah tergesa-gesa, tidak pernah terlambat, jarang datang lebih awal, tapi selalu tepat waktu, dan waktuNya sempurna. Kita bisa mempercayai waktu Bapa.

Berdoalah supaya kita juga bisa mengenal jadwal dan waktu Tuhan, sehingga kita bisa bergerak tepat pada waktu Tuhan. Maka tingkat frustasi, stress dan kekhawatiran kita menurun, kita alami damai sejahtera dan sukacita.

2. Tempayan batu
Ay 5 – ini adalah kata-kata terakhir Maria yang dicatat di Alkitab.

“Apa yang dikatakan kepadamu, buatlah itu!” “Whatsoever He saith unto you, do it” (Yoh 2: 5b)

Ada 6 tempayan. 6 adalah angka manusia. Manusia tidak sempurna, maka harus dimurnikan. Tempayan-tempayan itu adalah untuk ritual penyucian, artinya air di dalamnya digunakan untuk pembasuhan kepala dan kaki.

Saat Adam berdosa, 2 hal terjadi:
1. Kematian dan dosa masuk ke dalam dunia.
2. Bumi terkutuk.
Korban perjanjian lama hanya menutupi dosa, tapi tidak berbuat apapun tentang kutuk. Sistem Perjanjian lama hanya mengurusi bagian luar, tapi tidak mengubah batin seseorang.
Di Perjanjian baru, di dalam Yesus dosa itu dibuang. Yesus juga telah menjadi kutuk bagi kita. Maka saat wafat di salib dan kemudian bangkit dari mati, maka Yesus mematahkan kutuk.

Kemudian Yesus berkata untuk memenuhi semua tempayan itu.
Tempayan-tempayan air itu adalah gambaran kita: tempayan yang biasa, tidak istimewa.

Satu-satunya yang membuat spesial adalah ada Tuhan di dalam kita.

Tuhan kita besar, bisa lakukan semua hal, dan Dia ada di dalam kita. Saat kebenaran ini masuk ke dalam jiwa kita, kita akan berubah jadi lebih percaya diri.

Kita adalah orang-orang biasa, tapi Tuhan memenuhi kita dengan hadiratNya, menyembuhkan kekosongan dan keremukan hati kita, membuat mujizat penciptaan di dalam kita. Tuhan memenuhi kita dengan anggur baru dari Roh Kudus, maka hidup kita menjadi berkat kemanapun kita pergi, Tuhan menggunakan kita untuk kemuliaanNya.

Kita seperti bejana, diisi air kehidupan oleh Yesus, kemudian Yesus ubah air itu menjadi anggur !

3. Anggur baru
Supaya Tuhan bisa ubah kita menjadi luar biasa diperlukan iman dan ketaatan kita.

Para pelayan menuangkan air ke dalam tempayan hingga penuh. Kemudian Yesus perintahkan mereka untuk mencedok dan membawa air itu kepada pemimpin pesta. Untuk berani melakukan hal ini diperlukan iman dari si pelayan. Para pelayan melakukan perintah Yesus tanpa berbantah.

Alkitab tidak bercerita kapan air jadi anggur. Tapi ps Harold percaya bahwa perubahan terjadi saat pemimpin pesta mencicipi anggur itu. Jika air sudah menjadi anggur saat masih di dalam tempayan, maka tidak diperlukan iman dari para pelayan.

Saat kita taat pada Yesus, membawa hidup kita kepadaNya, meminta Dia mengisinya, kita harus mengambil langkah iman, bahkan sebelum kita rasakan apapun. Kemudian kita harus curahkan anugerah Tuhan itu, maka mujizatNya mulai terjadi, dan sukacita mulai memenuhi hati kita.

Yesus menyimpan anggur terbaik untuk saat terakhir.

Anggur yang Yesus ciptakan adalah anggur terbaik, dan semakin tua usia anggur-semakin baik rasanya. Artinya anggur itu mendapat usia dari Penciptanya. Yesus saat itu juga mendeklarasikan keberadaanNya yang kekal.

Orang yang usianya sudah cukup tua, mudah berfikir bahwa hidupnya akan segera usai. Tapi karena Tuhan menyimpan anggur terbaik untuk saat terakhir, maka kita bisa percaya bahwa tahun-tahun pelayanan terbaik kita masih ada di depan, karena Tuhan terus lakukan anugerahNya di hidup kita.

Dalam mujizat Yesus ini mendeklarasikan beberapa hal:
1. Siapa diriNya
2. Mengapa Ia datang ke bumi
3. KeberadaanNya kekal.

Para murid awalnya tidak memahami makna semua mujizat yang Yesus buat. Baru saat Roh Kudus datang, mengingatkan, dan memberi penjelasan, barulah mereka mengerti semuanya.

Saat Tuhan bekerja dalam hidup kita, kadang kita tidak memahaminya. Kita tidak perlu fahami semuanya. Yang perlu kita fahami adalah bahwa Yesus mengasihi kita semua, punya tujuan dan rencana bagi hidup kita. Yesus akan ambil kekosongan di dalam hati kita, lalu mengisinya dengan air kehidupan. Setelah itu Yesus lakukan mujizat penciptaan. Saat kita mulai mencurahkan apa yang Tuhan berikan kepada kita, maka air akan berubah menjadi anggur.

Namun di pihak kita harus ada:
1. Mengambil resiko untuk melangkah dengan iman.
2. Kita harus taat.
Saat kita lakukan bagian kita, maka kemuliaan Tuhan akan dinyatakan, iman kita akan dikuatkan, dan hidup kita akan diubahkan.

Maillist:

http://groups.yahoo.com/group/MinyakCadangan/

Korespondensi:
antonius_fw@yahoo.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 24D0C381
WhatsApp, Line, WeChat, Kakao, Viber – 085 727 868 064

Minggu, 25 Agustus 2013
Living Larger than Life
Tommy Barnet
20130825-Living Larger Than Life2
Tema ini berbicara tentang bagaimana menjalani hidup kita dengan lebih besar dan luas. Membuat visi, sasaran, dan rencana kita lebih luas dari kehidupan kita sendiri. Membuat kita menjadi bagian dalam sejarah, sehingga kita tidak sekedar hidup tapi meninggalkan sebuah warisan.

Apabila umurmu sudah genap dan engkau telah mendapat perhentian bersama-sama dengan nenek moyangmu, maka Aku akan membangkitkan keturunanmu yang kemudian, anak kandungmu, dan Aku akan mengokohkan kerajaannya. (2Sam 7: 12)

Tuhan berjanji kepada Daud, bahwa walau Daud wafat, tapi hidup, mimpi, harapan, rencana-rencana visi dan tujuan Daud akan terus hidup hingga generasi-generasi berikutnya. Mimpi-mimpi Daud tidak akan mati bersama dengan Daud, tapi berlangsung lebih panjang.

5 kunci untuk membuka potensi kita, sehingga mampu hidup lebih luas dari hidup kita saat ini:

1. Kita harus ambisius (be ambitious)
Ada ambisi yang jahat dan egois, tapi juga ada ambisi, semangat dan gairah Ilahi, sesuatu yang membuat kita mengingini kehidupan yang lebih besar.

Contoh orang-orang yang mempersiapkan dirinya:
Daud membunuh beruang, singa, dan kemudian raksasa, tapi itu hanya awal. Daud menulis mazmur saat menggembala domba, seolah-olah membuang waktunya. Tapi sesungguhnya Daud sedang mempersiapkan dirinya untuk destinynya.
TD Jakes disebut sebagai Billy Graham masa kini. TD Jakes mengkhotbahkan hal yang sama dengan yang dia persiapkan saat jemaatnya kurang dari 100 orang.
Joice Meyer baru masuk pelayanan setelah usia 45 tahun, sebelumnya dia hanya seorang sekretaris gembala. Selama itulah dia mempersiapkan dirinya. Menurut survei di Amerika, saat ini orang yang paling banyak didengarkan di TV adalah Oprah, dan Joyce di posisi kedua.
Sebelum ayah Joel Olsteen meninggal, dia belum pernah berkhotbah sekalipun. Tapi kemudian Allah menggunakan menggunakannya secara luar biasa.
Darlene Zcech adalah anggota tim pujian Hillsong, dan menjadi salah satu sekretaris gembala sidang. Saat Hillsong akan membuat album, pemimpin pujian (worship leader) berkata akan pindah ke Amerika, padahal dialah penulis lagunya. Maka muncullah Darlene yang sudah menciptakan “Shout to The Lord”, yang menjadi lagu rohani terpopuler selama abad ini.

Kita tidak pernah tahu kapan kita mendapatkan momentum Ilahi, momen yang Tuhan buat untuk mempromosi kita, meletakkan kita di bawah sorotan, dan memberi kita peluang untuk melakukan sesuatu yang bernilai.

Dalam film “Saving private Ryan”, Ryan ditahan musuh, lalu ada sepasukan yang dikirim untuk membebaskan Ryan. Tim penolong akhirnya berhasil menyelamatkan Ryan, walau harus dengan banyak korban cedera bahkan meninggal. Pemimpin pasukan menceritakan kepada Ryan apa 7yang sudah mereka lalui, dan berpesan: “Kau harus membuat hidupmu berarti”.

Hidup kita adalah karunia dari Allah. Bapa berikan anakNya bagi kita, untuk menyelamatkan kita. Tuhan investasikan Darah anakNya bagi kita, memberi kita karunia-karunia, meletakkan kita pada masa ini, maka kita harus buat hidup kita berarti.

Jangan hidup pasif dan pesimis! Kita harus bersemangat, punya ambisi, menjadikan hidup kita berarti! Sehingga kita selalu siap menyambut waktu Ilahi, karena kita tidak tahu kapan saat itu datang.

2. Melayani dengan intensitas (serve with intensity)
Banyak orang tidak meninggalkan warisan karena tidak melayani dengan intensitas

Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia. (Kol 3:23)

Jadilah antusias, bersemangat, siap untuk melayani, melayani dengan intensitas dan segenap hati.

Siapa mengusahakan yang baik, akan dipercaya dan mendapat hormat; siapa merencanakan yang jahat ada di jalan yang sesat. (Ams 14:23, BIS)

Kebanyakan orang bekerja untuk kebaikan, mimpi, ambisi dan tujuan pribadi. Tapi Tuhan memerintahkan untuk berbuat baik pada orang lain.

Tidak ada orang besar. Yang ada hanya orang-orang biasa yang memberi diri untuk suatu sebab dan tujuan yang besar

Untuk meninggalkan warisan, kita tidak harus jadi ketua kelompok, pintar luar biasa, atau bertalenta.

Bukan apa yang kita lakukan yang berarti, tapi seberapa banyak kasih yang kita curahkan dalam melakukannya, itulah yang membuat perbedaan! (mother Theressa)

Sayangnya banyak orang yang menyia-nyiakan hidupnya dengan fokus pada hal-hal yang tidak kekal.

Gunakan dan investasikan hidup kita kepada hal-hal yang kekal !

Hal-hal yang tidak kekal: Kemasyuran, status, kesenangan, kuasa, benda-benda, semua yang kita miliki, opini, fashion, pencapaian, sertifikat.

Hal-hal yang akan berlaku kekal:
1. Kebenaran
Heaven and earth shall pass away, but My words shall not pass away. (Mat 24: 35, KJV)

Bangun hidup kita di atas kebenaran, yaitu Firman Tuhan.

2. Manusia
Suatu hari tubuh jasmani kita akan mati. Tapi itu bukan akhir, karena Tuhan membuat kita untuk ada selamanya.

Apa yang kita lakukan di muka bumi menentukan apa yang kita dapatkan di kekekalan.

Pahlawan dan pemenang hari kemarin akan segera dilupakan. Hari ini kita tidak ingat lagi siapa-siapa saja pemenang miss universe, pemenang academy awards, pemenang nobel tahun yang lalu.

Sebaliknya kita akan mengingat: guru yang paling menolong di sekolah, teman yang menolong di masa sulit, seseorang yang percaya pada potensi kita saat kita sedang bertumbuh.

Orang-orang yang membuat peredaan besar bagi kita, dan yang meninggalkan warisan dalam hidup kita, bukan orang yang terkenal, terkaya atau yang paling bertalenta, tetapi mereka yang melayani dengan kasih

Jika kita ingin meninggalkan warisan, layanilah orang-orang dengan intensitas!

3. Berhasil dalam kerendah-hatian (succeed with humility)

Keangkuhan merendahkan orang, tetapi orang yang rendah hati, menerima pujian. (Ams 29: 23)

Kita harus tetap rendah hati (humble) atau kita akan tersandung (stumble).

Kerendahan hati artinya tidak menganggap dari kita terlalu serius atau penting. Orang yang rendah hati mampu mentertawakan dirinya sendiri.

clothe yourselves with humility (1Pet 5:5, NAS) – kenakanlah jubah kerendahan hati

Jangan khawatir dengan image kita, tapi perhatikan karakter kita ! Citra diri (image) adalah hal-hal yang orang katakan tentang kita. Tapi karakter adalah jati diri kita sesungguhnya.

4. Memberi dengan murah (give with generosity)

Dengan demikian kalian akan serba cukup dalam segala hal sehingga kalian selalu dapat memberi dengan murah hati. (2kor 9: 11a)

Umat Allah memberi dengan murah hati, sehingga perbuatan itu tidak terlupakan.

Saat Andrew Karnegie meninggal, orang menemukan catatan yang berisi cita-citanya di waktu muda:
1/2 umurnya yang awal akan digunakan untuk mencari uang, dan 1/2 umur sisanya dia bagikan uang itu kepada yang membutuhkan. Dia memberikan lebih dari 450 juta dollar kepada orang-orang yang membutuhkan. Jika dia hanya simpan kekayaannya, maka dia tidak pernah jadi siapapun.

Kita harus belajar bermurah hati sejak sekarang. Jika kita ingin seperti Yesus, kita harus murah hati.

Kita tidak akan pernah diingat karena membelanjakan uang untuk kepentingan kita pribadi. Kita akan diingat saat kita membelanjakan uang kita untuk menolong orang lain.

Menolong orang lain adalah salah satu cara kita meninggalkan warisan (legacy)

5. Menyerah bukan pilihan (quitting is not an option)

Yesus berkata kepada orang itu, “Orang yang sudah mulai membajak, lalu menengok ke belakang, tidak layak menjadi anggota umat Allah.” (Luk 9: 62)

Kita tidak diijinkan berhenti sampai kita selesai, karena kita membawa sesuatu yang lebih besar dari diri kita sendiri.

Yang penting bukan bagaimana kita mengawali hidup kita, tapi yang terpenting adalah bagaimana kita mengakhirinya dengan kuat.

Ikan salmon berenang naik ke hulu melawan arus untuk meletakkan telur-telurnya. Ikan-ikan itu juga harus menghadapi beruang-beruang. Mereka harus berjuang keras, tapi tujuan mereka adalah berkembang biak dan memberi dampak bagi generasi berikutnya.

Tuhan punya destiny bagi hidup kita, dan Tuhan punya arus dan tujuan dalam hidup kita. Tapi setan tidak ingin kita mencapai destiny kita, dan berusaha mencoba merebut mimpi dan tujuan ilahi Tuhan bagi hidup kita. Karena saat kita mencapai tujuan dan menyelesaikan pertandingan, maka kita akan memberi berkat besar bagi generasi berikutnya.

Saat kita tergoda untuk berhenti, pikirkan bahwa kita harus hidup lebih besar dari diri kita, harus meninggalkan warisan bagi generasi berikutnya.

Beberapa orang merasa minder dan tidak punya talenta. Ps Barnet ingin jadi orang yang berarti. Dia ditolak di tim basket karena kurang jangkung, ditolak di tim football karena kurang kuat, gagal jadi yang terpandai karena kalah satu angka dari juaranya. Suatu hari di usia 15 ps Barnet berkhotbah pada kebaktian anak muda selama 5 menit, lalu ps Barnet tawarkan orang-orang untuk terima Tuhan Yesus. Saat itu ada anak usia 12 tahun yang maju, menangis dan bertobat. Ps Barnet memperoleh kepercayaan diri: bisa menyelamatkan orang dari neraka.

Tuhan sebenarnya tidak memerlukan talenta, keindahaan, atau kekuatan kita; karena Tuhan memiliki semua itu. Tuhan hanya mau satu hal: hati kita !

Saat Tuhan memiliki hati kita, Dia memiliki semua yang kita miliki: talenta, uang, dan hidup kita.

Saat Tuhan memiliki hati kita, Tuhan sanggup mengubah hidup kita yang kecil dan menjadikannya lebih besar dari hidup masa kini kita. Tuhan bisa memakai siapapun juga, dan menjadikan orang tersebut jadi orang yang berarti.

Mungkin saat ini ada yang merasa kondisi kita buruk, dan iblis berkata bahwa kita tidak pernah jadi apapun. Tapi iblis itu pendusta, maka jangan pernah dengarkan dia.
Pilihlah untuk mendengarkan Tuhan yang berkata bahwa kita lebih dari pemenang, kita memiliki harapan dan masa depan, segala sesuatu mungkin bagi orang yang percaya.

Iblis datang untuk menghancurkan kita, tapi Tuhan datang untuk memberi kita hidup yang berkelimpahan.

Maillist:

http://groups.yahoo.com/group/MinyakCadangan/

Korespondensi:
antonius_fw@yahoo.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 24D0C381
WhatsApp, Line, WeChat, Kakao, Viber – 085 727 868 064

Minggu, 25 Agustus 2013
Christian Optimism
Tommy Barnet
20130825 Christian Optimism
Seharusnya orang Kristen jadi orang yang paling optimis dan positif di dunia, jadi pemimpi terbesar, bangun setiap pagi dengan pengharapan yang besar.

Where there is no vision, the people perish: but he that keepeth the law, happy is he (Ams 29: 18, KJV)

Semua orang perlu mimpi. Columbus bermimpi tentang tanah baru yang penuh kebebasan. Wright bersaudara bermimpi untuk membuat pesawat terbang. Henry Ford bermimpi membuat mobil yang terbeli oleh semua orang.

Mimpi yang besar tetap ada walau si pemimpi sudah meninggal.

Dalam keKristenan juga ada banyak mimpi: Charles Spurgeon, DL Moody, Jonathan Edward, dll. Semua pemimpi ini berbeda satu sama lain secara fisik. Kesamaannya adalah: mereka punya mimpi.

Ps Barnet adalah pelari di sekolahnya, dan punya mimpi untuk berlari dari Los Angels ke New York yang jaraknya lebih dari 4000 km. Karena kesibukannya, mimpi itu tertunda. Pada 4 Oktober 1994 di ulang tahun ke-60 ps Barnet mulai mewujudkan mimpi tersebut, dimulai dari Phoenix-Arizona menuju ke Los Angels yang jaraknya 436 mil.

Ps Barnet mengawali larinya dengan sangat bersemangat dan tekat yang besar, dan berhasil menempuh 35 km. Tapi di hari kedua tubuhnya sakit, kakinya bengkak, bayangan akan beratnya lintasan yang akan dilalui begitu meng-intimidasi. Mimpi itu jadi terlihat mustahil. Ps Gery (asistennya) setiap hari menyemangati: “hari ini jarak yang harus ditempuh sudah berkurang”. Maka ps Barnet mendapat semangatnya kembali. Walau perjalanan ini adalah pengalaman yang paling sulit dan menyakitkan yang pernah Ps barnet lakukan, tapi sekaligus petualangan terbesar dalam hidupnya.
Kini saat mengingat semua pengalaman itu, semua kesakitan yang dialami tidak sebanding dengan kemuliaan dan keberhasilan yang diperoleh setelah semua selesai. Ps Barnet menyelesaikan larinya selama 19 hari.

Ada kuasa dalam mimpi. Semua kita punya mimpi: positif atau negatif. Beberapa orang frustasi karena perlu waktu lebih panjang untuk menggapai mimpi. Tapi kita tidak boleh berhenti, menyerah, patah semangat.

weeping may endure for a night, but joy cometh in the morning (Mzm 30: 5B, KJV)

Kita harus bangun setiap pagi dengan mengetahui bahwa hari ini adalah hari yang dijadikan Tuhan. Ini bisa menjadi hari terobosan bagi kita, hari saat pertolongan bagi kita datang.

Jangan ijinkan waktu menyebabkan kita hilang harapan !

Turn you to the strong hold, ye prisoners of hope: (Za 9: 12, KJV)

Saat kita menjadi tawanan dari sesuatu, maka kita ter-rantai padanya, dan tidak bisa lari daripadanya. Ada orang yang ditawanan oleh ketakutan, keraguan, keputus-asaan. Tapi kita bisa mematahkan rantai itu dan menjadi tawanan pengharapan (prisoners of hope).

Ada harapan bagi kita semua, walaupun sepertinya tidak mungkin. Kita akan menang, walau mungkin mengalami penundaan. Penundaan bukanlah pengingkaran.

Walau visi kelihatan tertunda, tapi saat kita tetap beriman maka visi itu akan tergenapi.

Rentang waktu antara mimpi ps Barnet tentang Dream Center dengan terwujudnya mimpi tersebut adalah 40 tahun. Di dalam masa penundaan itu ps Barnet membagikan mimpinya ke banyak orang, yang ternyata punya mimpi yang sama, dan mereka memiliki dana untuk membangun Dream Center.

Kita punya alasan untuk hidup dan bangun di pagi hari. Hidup kita penuh dengan kegairahan karena ada harapan dan mimpi di dalam kita. Jika hari yang baru dijadikan oleh Tuhan, maka itu adalah hari yang baik.

Berkat menanti kita jika kita tidak hilang harapan.

Ada peragu-peragu yang mencoba menghancurkan optimisme kita. Mereka akan mengatakan berbagai perkataan negatif. Katakan kepada para peragu: “Aku tahu ini PASTI terjadi, dan bukan hanya kemungkinan, karena aku adalah tawanan pengharapan! Aku tidak bisa membuat diriku berpikir negatif atau mengomel, atau berencana untuk menyerah.

Jawab semua ungkapan pesimis dari para peragu dengan ucapan optimis berdasar Firman Tuhan!

Walau situasinya kelabu, tapi Firman Tuhan berkata bahwa kita hidup karena percaya, bukan karena melihat. Kita tidak perlu melihat sesuatu untuk bisa percaya.

Saat kita tidak jadi lemah, maka pada masanya visi kita akan terjadi

Banyak orang yang tidak mencapai masanya karena menjadi lemah.

Kadang saat kita lebih banyak berdoa, tapi kondisi justru semakin buruk. Kita lakukan hal baik, tapi respon orang buruk. Tapi sebaliknya daripada menjadi pahit, kita bisa memilih untuk berkata bahwa kita sudah berjalan terlalu jauh, dan alami terlalu banyak, sehingga tidak bisa mundur. Tekanan semakin meningkat karena visi itu mendekati masa kelahirannya. Kondisi kelahiran sebuah visi seperti proses kelahiran sebuah bayi.
Saat bayi lahir dan si ibu menggendong bayinya, semua rasa sakit selama mengandung terlupakan dan tidak berarti.

Saat ps Barnet menyelesaikan larinya, menyentuh garis finis, mendapat cek untuk membiayai Dream Center, semua penderitaan dan sakit fisiknya jadi tidak berarti.

Kesulitan terbesar biasanya terjadi sesaat sebelum kelahiran visi.

Dream Center berada di daerah kumuh LA, tidak ada pekerjaan di daerah itu, kebanyakan ayah melarikan diri, kriminalitas tinggi. Ps Barnet merasa tidak mungkin membangun gereja di lingkungan itu. Kemudian Roh Kudus berkata kepada ps Barnet:

Jika kita menjangkau orang-orang yang tidak mau dijamah orang lain, Tuhan akan berikan orang-orang yang diinginkan semua gereja lain. Dream center berisi anggota gang, orang-orang tuna wisma, orang-orang termiskin di kota. Tapi Dream Center juga dihadiri bintang-bintang film Hollywood, lebih banyak dari gereja lain.

Mungkin kita sedang berada di situasi sulit dan menyakitkan, itu karena kelahiran visi hampir terjadi. Saat kita tetap percaya, tetap berharap, tetap mendesak, maka kita akan melahirkan mimpi itu.

Selalu ada kegelapan sebelum fajar menyingsing.

Eksperimen:
Seekor tikus diletakkan di air, sementara lampu gelap total. Ternyata si tikus menyerah dan tenggelam dalam 3 menit. Di percobaan kedua diijinkan ada secercah cahaya, ternyata tikus itu bisa bertahan 36 jam, 700 kali lebih lama dari tikus yang tanpa sinar.
Tikus yang tanpa sinar tidak punya harapan, sehingga tidak ada alasan untuk terus berenang.

Yesus adalah terang dunia, Dia adalah satu-satunya harapan bagi dunia.

Maka Yesus berkata pula kepada orang banyak, kata-Nya: “Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup. (Yoh 8: 12)

Dalam situasi sulit kita harus selalu mengingatkan diri sendiri bahwa Terang dari jagad raya ini menuntun langkah kita; dan langkah-langkah kita ditetapkan Allah.

Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku. (Mzm 119: 105)
TUHAN menetapkan langkah-langkah orang yang hidupnya berkenan kepada-Nya; (Mzm 37: 23)

Kita mungkin lebih dekat kepada terwujudnya mimpi kita daripada yang kita pikirkan!

Walau kekhawatiran dunia menekan kita, dan banyak hal menunda mimpi kita, saat mimpi kita seperti tercerai berai, kita bisa memilih diantara 2 pilihan: Menjadi pahit : orang yang pahit, hidup yang pahit, kepahitan kepada gereja dan Allah; atau bermimpi lagi.

Selama kita bisa bermimpi kembali, kita tidak akan patah semangat.

Tuhan adalah sumber hidup kita, maka tidak masuk akal jika kita marah pada sumber kita.

Ada seorang juara angkat besi dan lari dari Amerika bernama Bob Wieland. Dia terkena ranjau di Vietnam hingga kehilangan kedua kakinya. Dia tidak putus asa dan melatih kedua tangannya hingga menjadi sangat kuat, dan bisa menjadi juara angkat berat. Tapi gelar juaranya dicabut karena peraturan lomba menyebutkan bahwa saat mengangkat beban, kedua kaki harus menempel ke lantai.
Tapi orang ini tidak terhentikan, dan berencana menyeberangi 4000 mil Amerika (coast to coast) dengan kedua tangannya. Dia membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk menyelesaikannya.
Saat berhasil, dia mendapat penghargaan dari banyak orang, menjadi pahlawan dan motifasi bagi orang-orang Amerika.

Jangan menjadi pahit, buat keputusan bahwa semua penundaan dan penderitaan kita, digunakan Tuhan untuk membuat kita menjadi lebih baik !

Petrus Agung
Kita adalah bait Roh Kudus, ke mana kita membuat keputusan untuk pergi, Tuhan akan menyertai kita, dan semua impian kita menjadi kenyataan.

Kamis 18:30 – pertemuan, doa dan pengurapan bagi yang akan pergi ke bangsa-bangsa.

Maillist:

http://groups.yahoo.com/group/MinyakCadangan/

Korespondensi:
antonius_fw@yahoo.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 24D0C381
WhatsApp, Line, WeChat, Kakao, Viber – 085 727 868 064

Sabtu, 24 Agustus 2013
Ripple Factor
Tommy Barnet
20130824-Ripple Factor2
Film-film yang beredar menggambarkan budaya yang ada. Film Forrest Gump adalah film favorit Ps Barnet, dan beliau belajar beberapa ungkapan darinya:
1. Hidup itu seperti sekotak coklat, kita tidak pernah tahu apa yang akan kita dapatkan.
2. Kebodohan adalah kebodohan yang dilakukan.
3. Jika aku sudah selesai yang harus saya katakan adalah: “itulah yang harus saya katakan”

Pendeta bekerja keras untuk membuat penutup atau kesimpulan yang bagus dari sebuah khotbah. Karena bisa jadi khotbahnya jelek, tapi jika penutupnya bagus maka jemaat akan mengingat pesan tersebut. Ungkapan ke-3 dari film Forrest Gump mempermudah pengkhotbah menutup khotbahnya.

Di bagian akhir film, Forrest berdiri di depan kuburan Jenny dan bertanya: Apakah kita hanya kebetulan hanyut terbang begitu saja seperti bulu ditiup angin, atau apakah kita mempunyai destiny? Pertanyaan ini harus dihadapi setiap orang di dunia:

Apakah keberadaan kita hanya kebetulan saja, terbang begitu saja seperti bulu ditiup angin? atau apakah kita mempunyai destiny?

Tapi tragisnya dalam kehidupan banyak orang hidup itu tidak ada artinya, tidak ada tujuan, tidak ada aturan, tidak ada yang benar atau salah karena semuanya relatif.

Orang yang muncul dari kehampaan (nothing), dan menuju kehampaan (nothing), maka semua yang ada di antaranya juga hampa (nothing)

Kata-kata yang menggambarkan budaya Amerika adalah “whatever” (terserah). Budaya Amerika sangat dipengaruhi “kebenaran talk-show”.

Josh McDowell melaporkan bahwa 80% pelajar tidak percaya kebenaran mutlak. Bagi mereka tidak ada yang benar atau salah karena masing-masing orang menjadi penentu nasibnya sendiri. Akibatnya statistik di Amerika mengatakan bahwa 60% anak biasa menyontek, dan 67% anak biasa mengutil.

Kita juga bisa hanyut mengalir seperti bulu ditiup angin jika kita mau. Tapi Firman Tuhan berkata bahwa kita tidak bisa main-main dan lari dari hukum konsekuensi-nya.

Di salah satu pantai di Alaska ada pasir hisap, tapi dari jauh seperti pasir hitam yang bagus. Pernah terjadi sepasang pengantin baru yang terperangkap dan terhisap di pasir itu bersama mobilnya.

Ini seperti orang-orang yang terperangkap dalam kecanduan. Mereka merasa bisa keluar dengan kekuatannya sendiri. Tapi ternyata mereka semakin terperangkap kuat. Hanya saat mereka mengangkat tangan kepada Tuhan, barulah Tuhan menolong mereka dengan kuasaNya.

Kita punya pilihan untuk hidup sesuai kehendak kita sendiri; atau kita memilih meletakkan hidup kita di tangan Sang Pembuat destiny, maka Dia akan membuat perbedaan dalam hidup kita.

Saat ps Barnet memutuskan meletakkan hidupnya kepada Tuhan, Tuhan membawanya beralih dari “whatever” menjadi “whereever”. Kemudian Tuhan membuat hidup ps Barnet jadi penuh petualangan yang sebelumnya tidak pernah terpikirkan: berkeliling dunia, membangun Dream Center, mendirikan 200 Dream Center di USA, mendirikan sekolah Alkitab, bertemu orang-orang hebat.

Tuhanlah yang melakukan semua hal besar bagi kita, saat kita sudah lelah dan tidak mau lagi untuk mengalir begitu saja seperti bulu ditiup angin, lalu menginginkan hidup kita jadi berarti dan punya tujuan.

Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan (Yer 29: 11)

For we are God’s masterpiece. He has created us anew in Christ Jesus, so we can do the good things He planned for us long ago. (Ef 2: 10, NLT)

Kita adalah karya agung (masterpiece) Allah. Kita dilahirkan baru di dalam Tuhan Yesus, sehingga kita mampu melakukan hal-hal baik yang sudah ditanamkan Tuhan di dalam kita. Kita bukan kebetulan atau kecelakaan dari orang tua kita, tapi sejak dunia dijadikan Tuhan punya rencana bagi kita.

Ada satu hal yang bisa kita lakukan secara lebih baik daripada seluruh orang di dunia. Jika kita tidak melakukannya, orang lain tidak akan bisa melakukan sebaik jika kita yang melakukannya.

Tuhan punya rencana bagi hidup kita, dan Dia ingin memberi kita kehidupan yang menakjubkan dan penuh petualangan.

Saat kita meletakkan hidup di tangan si Pembuat destiny, maka Allah akan memimpin kita ke dalam petualangan yang tidak pernah kita bayangkan.

Survey terhadap orang-orang berusia sekitar 95 tahun:
“Jika anda boleh ulangi hidup anda lagi, apa yang akan anda lakukan?”

Survey tersebut menghasilkan 3 respon:
1. Mereka akan lebih banyak refleksi (reflect more): lebih melambat, menikmati setiap moment lebih lagi, menikmati keindahan alam lebih lagi, menikmati menimang cucu lebih lagi.
2. Mereka akan lebih banyak mengambil resiko (risk more): melihat kehidupan sebagai sebuah petualangan, hidup di tapal batas.
3. Mereka akan menjalani hidup seolah-olah kita tetap hidup setelah kita mati.

Tidak perlu menunggu hingga usia 95 tahun baru menyadari dan melakukan 3 hal di atas, tapi kita bisa memulainya sekarang: lebih banyak mengambil resiko di saat ini, melakukan hal-hal yang berarti dan bernilai sekarang juga, menggunakan dan memanfaatkan hidup yang satu-satunya ini

Saat masuk ke dalam kolam renang, kita tidak cukup hanya mencelupkan ujung jari, tapi menceburkan seluruh tubuh kita! Akibatnya kita akan membuat gelombang (riple). Jika tidak ada tepi kolam, maka gelombang itu akan terus menjalar dalam jangka waktu lama.

Tuhan ingin kita gunakan hidup yang hanya satu kali ini, supaya berdampak hingga waktu yang lama

Peristiwa 911 di Amerika mengajarkan bahwa kehidupan itu berharga, tidak bisa diperkirakan, dan sangat singkat.

Letakkan hidup kita pada si Pembuat destiny dan membuat satu ceburan yang dahsyat, lalu gelombangnya mencapai seluruh dunia.

Saat ps Barnet menggembalakan di Devenport, Iowa, dia diundang untuk berkhotbah di sebuah gereja kecil di Neshville Tennese. Di kebaktian itu Jhony Cash (penyanyi country) dan istrinya menyerahkan hidup bagi Tuhan. Beberapa tahun kemudian mereka bekerja sama menyelenggarakan sekolah minggu terbesar di sebuah stadio baseball berkapasitas 30 ribu orang, dan lebih dari 7 ribu orang menyerahkan hidupnya kepada Tuhan Yesus.

Kemudian ps Barnet menggembalakan gereja di Pheonix, Arizona. Setiap minggu jam 4 pagi ps Barnet pergi ke gereja untuk mempersiapkan Firman. Suatu pagi ada gelandangan pemabuk yang datang dan meminta uang. Ps Barnet menawarkan sarapan terbaik bersama orang itu jika dia mau menghadiri kebaktian pagi itu. Ps Barnet membiarkan orang itu mandi di kantor, sementara ps Barnet pulang untuk mengambilkan pakaian untuk orang itu. Khotbah pagi itu khusus untuk pemabuk ini, dan saat di altar-call, orang ini serahkan hidupnya kepada Tuhan.
Mantan pemabuk ini kemudian mengajak saudaranya yang pintar ke gereja. Saudaranya itu juga bertobat, lalu masuk sekolah Alkitab dan menjadi seorang pendeta di Michigan, Detroit. Sebelum meninggal dunia, pendeta ini memenangkan jiwa presiden utama General Motor, sehingga jumlah jiwa yang bisa disentuh semakin banyak.

Mekanisme kerja yang dari Tuhan: satu jiwa menyentuh jiwa yang lain, dan jiwa itu menyentuh jiwa yang lain lagi, menyentuh jiwa yang lain lagi, bahkan lama setelah kita meninggal pun riak dan dampaknya tetap ada.

Kehidupan yang berdampak seperti ini ada resikonya. Di usia 19 tahun, saat menggembalakan gereja di Los Angels, Mathew Barnet pernah ditodong oleh seorang penderita AIDS yang sekarat. Saat Mathew bercerita tentang kehidupan setelah kematian, penodong itu akhirnya bertobat, mulai memenangkan jiwa. Di awal ps Barnet ingin memanggil Mathew pulang, tapi suara hatinya berseru supaya Mathew maju terus dan membuat perubahan.

Karena siapa yang mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku dan karena Injil, ia akan menyelamatkannya. (Mrk 8: 35)

Jangan kehilangan kesempatan untuk hidup. Karena saat kita serahkan kepada Tuhan, kita justru akan selamat dan benar-benar hidup.

Pilihan di tangan kita: hidup seperti bulu ditiup angin; atau meletakkan hidup kita di tangan si Pembuat destiny, dan kita bisa membuat gelombang.

*) Altar call bagi yang merasa ada kekosongan dalam hidup, dan berusaha memenuhinya dengan hal-hal duniawi: pendidikan, pekerjaan, hubungan, uang, menjadi terkenal, hubungan demi hubungan, dll; tapi lubang itu tetap tidak terisi. Lubang itu dibuat oleh Allah, supaya Dia bisa mengisinya.

Petrus Agung
Segala sesuatu diciptakan dengan tujuan dan sifat tertentu. Contohnya tangan tidak untuk berjalan.

Manusia diciptakan sebagai mahluk yang punya destiny/ tujuan Ilahi.

Manusia yang tidak punya tujuan artinya mengingkari talenta dan tujuan hidup yang sudah Tuhan berikan. Saat kita punya target, kita bisa lebih fokus dalam mengerjakan segala sesuatu.

Maillist:

http://groups.yahoo.com/group/MinyakCadangan/

Korespondensi:
antonius_fw@yahoo.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 24D0C381
WhatsApp, Line, WeChat, Kakao, Viber – 085 727 868 064

Jumat, 23 Agustus 2013
Grace along The Way
Tommy Barnet

Setiap kali malayani, ps Barnet berdoa supaya ada 1 orang yang dijamah Roh Kudus sehingga bisa menangkap yang dari Tuhan, dan melakukan hal yang besar bersama Tuhan.

Ada orang yang lakukan begitu banyak bagi Tuhan, tapi ada yang hanya lakukan sedikit.

Let us therefore come boldly unto the throne of grace, that we may obtain mercy, and find grace to help in time of need. (Ibr 4: 16, KJV)

Tuhan tidak pernah memberikan anugerah di awal (starting grace), tapi Tuhan menunggu hingga kita bergerak, setelah itu dia beri kasih karunia di sepanjang jalan.

Banyak orang tidak melangkah karena menunggu untuk mendengar dari Tuhan. Tapi Tuhan berkata bahwa kita baru akan mendengar dari Dia saat kita melangkah. Tuhan menunggu kita berbuat, melangkah mengikuti dan mengejar visi yang dari Tuhan.

Grace work when faith come out. Kasih karunia bekerja saat iman muncul.

Yairus adalah pengurus sinagoga dan putrinya sekarat. Yairus harus ambil keputusan antara menunggui putrinya yang sakit dan hasilnya pasti putrinya mati. Atau pergi mencari Yesus, dan putrinya MUNGKIN hidup.

Iman tidak menjamin bahwa Allah akan bertindak. Tapi diam saja akan memastikan kegagalan kita.

Saat kita mulai melangkah dengan iman, maka kasih karunia dan kemurahan Allah akan hadir.

2Raj 7 – kisah 4 orang kusta yang kelaparan dan sekarat. Jika tetap di tempat itu atau masuk Yerusalem, mereka PASTI akan mati. Tapi jika mereka pergi ke kemah musuh, maka mereka MUNGKIN mati atau hidup.
Mereka memutuskan untuk masuk ke kemah musuh. Saat mereka bergerak ke perkemahan musuh, Tuhan bergerak dalam kasih karuniaNya dan menimbulkan ketakutan di pihak musuh, dan musuh melarikan diri.

Yairus datang ke Yesus dengan ketidak-pastian: apakah bertemu Yesus? Apakah Yesus mau datang ke rumahnya? Maka saat bertemu Yesus, Yairus menyembahnya. Ternyata Yesus mau menyembuhkan putri Yairus.

Allah kita adalah Tuhan yang me-responi, dan menunggu kita melakukan langkah pertama.

Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu (Mat 7: 7)

“Mintalah” – bagian kita; “kita akan menerima” – ini bagian Tuhan.

Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum. (Mrk 16: 16)

“Percaya” – bagian kita, “kita diselamatkan” – bagian Tuhan

Berilah dan kamu akan diberi: suatu takaran yang baik, yang dipadatkan, yang digoncang dan yang tumpah ke luar akan dicurahkan ke dalam ribaanmu. Sebab ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu. ” (Luk 6: 38)

“Beri” – bagian kita; “Diberikan kepadamu” – bagian Tuhan.

Kesalahan banyak orang: menunggu Allah bergerak lebih dulu.

Cara kerja kasih karunia seperti football Amerika. Dalam tim ada quarterback/ gelandang dan receiver/ penerima. Tugas quarterback adalah melemparkan bola ke depan. Tugas receiver adalah berlari dan bergerak, berusaha bebas dan menghindar dari halangan lawan.

Kita bisa terus berkata:
Kita ingin kerja tapi tidak dapat pekerjaan.
Kita ingin sembuh, tapi tidak pernah bisa bangkit dari tempat tidur.
Kita ingin jadi mujijat Tuhan, tapi tidak pernah keluar dari perahu dengan iman.

Apa yang kita percayai dari Allah, itu yang harusnya kita kejar.
Saat kita melakukan hal ini maka kasih karunia akan mengikuti.

Quarterback tidak menunggu receiver sampai ke depan, tapi dia melemparkan bola ke posisi yang nantinya akan dicapai receiver. Quarterback tidak melemparkan bola ke posisi receiver saat itu, tapi ke posisi seharusnya dia berada nantinya.

Seperti ilustrasi football di atas, saat ps Barnet bergerak menuju posisi yang Tuhan harapkan, Tuhan SELALU muncul dengan kasih karunia, kemurahan, kuasa, dan keuangan.

Kita perlu pergi ke titik/ posisi yang Tuhan kehendaki, tapi seringkali kita justru menjauhinya.

Saat quarterback melemparkan bola, maka bola akan melayang di udara. Waktu bola berada di udara ini disebut hang-time. Selama hang-time, si receiver bisa memperbaiki arah larinya menuju titik jatuhnya bola.

Allah membiarkan berkatnya tertunda dan menunggu kita berada di posisi yang Tuhan kehendaki.

19 th yang lalu ps Barnet mendapat panggilan Tuhan untuk menyentuh daerah terburuk di Los Angeles: penuh kemiskinan, tidak ada pekerjaan, banyak pengangguran. Di LA tinggal bermacam bangsa: Yahudi, Kamboja, Filipina, dll, merupakan kota yang mempunyai bangsa paling beragam di Amerika. Selama 5 tahun ps Barnet menggumulkannya, dan akhirnya jadi. Jika kita tetap memimpikan hal yang sama selama 5 tahun, maka mimpi itu akan tergenapi.

Di usia 57 tahun ps Barnet mengumumkan di gerejanya di Phoenix tentang pembangunan Dream Center di LA. Dia merasa sangat letih untuk menggalang dana bagi Dream Center, hendak berhenti dan menikmati gerejanya di Phoenix yang sudah besar. Saat itulah seorang ketua sinode gereja menelepon dan memberikan persembahan untuk Dream Center. Ps Barnet bercerita bahwa dia akan menyerah, tapi rekan itu menyemangatinya: Jika ps Barnet tidak melangkah, mungkin dia akan kehilangan alasan utama ps Barnet diciptakan, kemudian jadi tidak berbahagia dan depresi.

Kadang Tuhan gunakan orang lain untuk berbicara dan membawa kita menuju posisi yang tepat, supaya Tuhan bisa kirimkan iman dan kasih karuniaNya pada hidup kita.

Saat Tuhan mulai memberkati kita, Dia memberkati kebutuhan kita.

Yairus sedang membutuhkan Yesus, dan mereka sedang menuju rumah Yairus, Yesus terhenti karena ada wanita yang menjamah jubahNya.

Mungkin kita sudah berjalan sesuai tujuan Ilahi menuju destiny kita, tapi yang mendapat berkat lebih dahulu adalah orang lain, dan kita harus menunggu.

Kadang Tuhan menunda berkatNya untuk melihat apakah kita bisa tetap menyembah Dia, saat orang lain diberkati dan sukses; apakah kita bisa bersukacita dan merayakan kesuksesan orang lain, hingga kesuksesan kita sendiri datang.

Saat kita bisa bersukacita atas apa yang Tuhan lakukan bagi orang lain dan rekan-rekan kita, kita bisa mengerti mengapa Allah buat itu bagi mereka. Dan karena Allah mengasihi kita semua, maka Tuhan juga bisa berikan keberhasilan kepada kita.

Saat keluarga ps Barnet pesan di drive through McDonald, ibu dari ps Barnet selalu memesan apa yang tidak ada di menu. Konsekuensinya walau datang lebih dulu, tapi pesanan orang lain akan dilayani terlebih dulu sementara pesanan itu disiapkan.

Kadang kita harus menunggu berkat kita, sambil ikut merayakan saat orang-orang lain menerima berkatnya, karena berkat kita SPESIAL, dan Tuhan masih mempersiapkan berkat kita.

Allah ingin mempergunakan kita lebih besar, tapi saat ini kita masih berupa benih.

TD Jakes yang disebut sebagai Billy Graham berikutnya, pernah hampir menyerah karena bertahun-tahun jemaatnya kurang dari 100 orang. Tapi kini dia sudah menjadi begitu besar dan terkenal.

Beberapa dari kita saat ini masih berbentuk benih. Tapi saat benih itu tumbuh, akan jadi sangat besar. Saat kita meminta sesuatu yang khusus kepada Tuhan, Tuhan sedang mempersiapkannya, dan kita harus menunggu.

Ps Barnet harus menunggu visi Dream Center selama 40 th. Selama masa penantian itu ps Barnet membangun imannya dengan bergaul dengan hamba-hamba Tuhan yang bisa menggerakkan tubuh Kristus. Saat hamba-hamba Tuhan itu menyampaikan firman, maka iman ps Barnet bertumbuh.

Tugas kita adalah melangkah dengan iman, sehingga Allah bisa mengerjakan tugasNya, yaitu memberikan kasih karuniaNya.

Ps Barnet tidak pernah memiliki uang lebih dulu untuk pelayanan yang Tuhan letakkan dalam hidupnya.

Provision follow vision- penyediaan mengikuti visi, uang mengikuti pelayanan.

Visi Tuhan kepada kita kadang begitu besar, karena kita begitu kecil dan tidak memiliki hal-hal yang dibutuhkan untuk meraih visi tersebut. Tetapi selalu ada grace along the way- karunia sepanjang jalan.

Saat usia kita semakin bertambah, kita perlu memiliki visi garis akhir. Mimpi ps Barnet saat ini:
Membantu jemaat meraih visi kita.
Sebelum meninggal, seseorang akan memberikan kepada ps Barnet 1 milyar dollar untuk Injil, dan akan digunakan untuk membangun Dream Center di seluruh dunia. Tapi mimpi kedua ini tidak akan terjadi karena kasih karunia ada sepanjang perjalanan iman (grace along the way), bukan sebelumnya.

Kita tidak tahu bagaimana cara Tuhan melakukan atau kapan waktunya. Tapi setiap kali kita melangkah dengan iman, maka kasih karunia Tuhan akan selalu muncul.

Dalam perjalanan ke rumah Yairus, muncul pembunuh-pembunuh mimpi: mereka menyatakan bahwa anak Yairus mati, dan tidak ada manusia yang bisa membangkitkan orang mati.

Pembunuh mimpi adalah orang-orang yang mengucapkan kata-kata negatif dan pesimis. Jangan dengarkan kata-kata para pembunuh mimpi, karena apapun yang kita ijinkan masuk ke dalam roh kita, itulah yang kita percayai. Saat kita mempercayai kata-kata negatif itu, maka Tuhan tidak bisa menolong kita. Karena tanpa iman tidak mungkin kita berkenan kepada Allah.

Saat tiba di rumah Yairus, Yesus menyingkirkan para peratap dan hanya mengajak beberapa muridNya untuk berdoa.

Kita tidak bisa berdoa dan share visi kita dengan semua orang, karena akan selalu ada pembunuh-pembunuh mimpi.

Wanita yang sakit pendarahan sembuh seketika, tetapi bagi Yairus diperlukan beberapa waktu untuk menerima mujizatnya.
Wanita yang sakit pendarahan mengalami mujizat kesembuhan, tapi yairus mengalami mujizat kebangkitan.

Dalam Ibr 4: 16 tidak dikatakan sebelum waktu kebutuhan, tetapi pada waktu kebutuhan (in time of need).

Kristus datang pada saat yang tepat, di saat yang dibutuhkan, tidak terlambat dan tidak terlalu cepat

Saat akan membeli gedung bekas rumah sakit yang sekarang jadi Dream Center, ps Barnet tidak memiliki dana sedikitpun. Suatu saat ada hamba Tuhan yang punya urapan multiplikasi. Hamba Tuhan itu menuangkan benih sesawi ke tangan ps Barnet, melambangkan urapan multiplikasi.
Satu hari ada seorang jemaat di Pheonix yang dulunya menentang visi ps Barnet. Saat mengunjungi dan meninjau Dream Center, dia tersentuh dan memberi cek sebesar 1 jt dollar, dan kemudian 1 jt dollar lagi.

Dalam 10 tahun terakhir sejak ps Barnet menerima urapan multiplikasi:
Ada lebih banyak orang diselamatkan dibanding dalam 50 tahun pelayanan sebelumnya
Ada lebih banyak tanda dan mujizat.
Ada lebih banyak keuangan yang melewati tangan ps Barnet. Tidak ada yang tertahan karena semua untuk kepentingan Injil.

Tuhan menunggu seseorang yang melangkah dalam iman dengan berani, melangkah keluar dari perahu dan mencoba melangkah di atas air.

Kasih karunia ada sepanjang jalan, tapi kita harus membuat langkah pertama.

Maillist:

http://groups.yahoo.com/group/MinyakCadangan/

Korespondensi:
antonius_fw@yahoo.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 24D0C381
WhatsApp, Line, WeChat, Kakao, Viber – 085 727 868 064

Minggu, 18 Agustus 2013
Living Water
Petrus Agung
20130818 Living Water 3
Yeh 47: 1, 6-12

Kemudian ia membawa aku kembali ke pintu Bait Suci, dan sungguh, ada air keluar dari bawah ambang pintu Bait Suci itu dan mengalir menuju ke timur; sebab Bait Suci juga menghadap ke timur; dan air itu mengalir dari bawah bagian samping kanan dari Bait Suci itu, sebelah selatan mezbah. (Yeh 47:1)

Then he said to me, These waters pour out toward the eastern region and go down into the Arabah (the Jordan Valley) and on into the Dead Sea. And when they shall enter into the sea [the sea of putrid waters], the waters shall be healed and made fresh. (Yeh 47:8, AMP)

Masa ini seperti Yeh 47. Ada air keluar dari Bait Allah, dan kemanapun air pergi ada kehidupan, memulihKan dan menyembuhan air yang rusak dan asin menjadi tawar, sehingga pohon-pohon tumbuh dan daunnya bisa menjadi obat.

Kemana Bait Allah yaitu diri kita di-arahkan, di situ akan ada kesembuhan dan kehidupan.

Sungai ini mengalir ke timur karena bait Allah menghadap ke timur. Alkitab berkata bahwa begitu kita terima Tuhan, kita adalah bait Roh Kudus. Maka ke mana kita menghadap, aliran sungai Tuhan itu akan mengarah ke sana. Dan apapun yang kita sentuh jadi sembuh dan segar. Air itu tidak dari luar, tapi dari dalam kita.

Sejak klip Iran diputar, timbul standart baru di hati tim yang akan berangkat ke bangsa-bangsa: selain menginjil juga membabtis orang. Sebelum itu belum ada yang membabtis:
Tim India membabtis 1 desa.
Tim Papua Nugini membabtis > 100 orang.
Tim Korea Utara pun akhirnya babtis minimal 16 orang.

Sikap hati semua yang sakit harusnya: kesembuhan itulah yang aku inginkan, maka itulah yang akan terjadi! Tapi jika sikap hati kita: siapa tahu sembuh, maka orang tersebut belum tentu sembuh.

Yoh 4: 4 – Kasih Yesus mengharuskan diriNya melalui Samaria.

tetapi barangsiapa minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk selama-lamanya. Sebaliknya air yang akan Kuberikan kepadanya, akan menjadi mata air di dalam dirinya, yang terus-menerus memancar sampai kepada hidup yang kekal. (Yoh 4: 14)

Aliran air hidup yang dimaksud Tuhan adalah Roh Kudus. Cara mengaktifkan air kehidupan di dalam kita adalah dengan membiarkan Roh Kudus mengalir dalam hidup kita.

Saat kita arahkan dan angkat hati menyembah kepada Tuhan, maka aliran Roh Kudus mulai mengalir dalam hidup kita, menyentuh bagian yang sakit dan mati, sehingga timbul kehidupan dan kesembuhan. Jika penyembahan ini selalu kita lakukan, maka kuasa Tuhan akan mengalir dalam dan melalui hidup kita.

Maillist:

http://groups.yahoo.com/group/MinyakCadangan/

Korespondensi:
antonius_fw@yahoo.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 24D0C381
WhatsApp, Line, WeChat, Kakao, Viber – 085 727 868 064

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 3,259 other followers