Selasa 28 Juni 2011 – 16:00
Bahtera
KKR 1 Pesta Raja-Raja”
Iin Cipto
Sebelum masa raja-raja ada masa hakim-hakim
Di masa hakim-hakim kita berurusan pribadi dengan Tuhan – belajar tentang hukum, belajar relasi kita dengan Tuhan
Masa raja-raja: Kita mulai terima kuasa, terima otoritas, terima kemampuan untuk berdampak ke seluruh negri dan bangsa-bangsa
Waktu untuk masuk masa raja-raja cukup panjang: Yusuf -13 th, Daud 13 th
Level (mulai dasar) :
  1. Mengerti Panggilan: Setiap orang masuk spesialisasi
  2. Memasuki gerbang: Masa belajar panggilan masing-masing
  3. Masa Pelantikan: Mulai ditugaskan, diberi tanggung jawab dan kepercayaan besar
  4. Jaman Akselerasi/Percepatan: Dipaksa dipercepat agar siap (dari 13 th jadi 1-2 th)
  5. Pesta Raja-Raja: Pesta yang ditunggu Tuhan selama 2000 th. Semua orang diundang, tapi banyak yang menolak. Kita bukan orang yang layak, tapi kita mau dan tahu bahwa kita butuh anugrah, kasih, kekuatan, kepandaian, hikmat. Hari ini kita dilantik sebagai pekerja-pekerja akhir yang mengadakan pesta di seluruh Indonesia dan seluruh dunia, hingga semua orang lihat Yesus jadi raja
  6. Masa Daud dan Salomo
  7. Upah Kekekalan
Petrus Agung
Why 3:14-22 – Jemaat Laodekia – jemaat dengan panggilan raja – upahnya duduk memerintah bersama Tuhan
Masalah cara menilai diri sendiri sangat keliru:
  • Berfikir berpakaian sangat baik -> sebenarnya telanjang
  • Bisa melihat dengan benar -> sebenarnya buta
  • Kelompok yang kaya -> melarat
Artinya jemaat ini sebenarnya tidak layak memerintah bersama Tuhan karena merupakan jemaat yang kalah, gagal dan tidak layak duduk memerintah bersama Tuhan
ay 20: Tuhan berdiri di depan pintu dan mengetuk – Jika
Di jaman itu hanya yang pangkatnya lebih tinggi berhak ketok pintu orang lain. Yang pangkat lebih rendah harus tunggu yang punya rumah melihat dan mempersilahkan masuk
> Kita tidak perlu ketok pintu surga, tapi Yesus yang datang ketuk pintu hidup kita, dan tunjukkan kepada kita bahwa selama ini kita buta, telanjang dan melarat
Tuhan berikan sesuatu dan kita harus beli: membuka mata, berpakaian pesta dan alami kemurahan.
> Dengarkan Ketukan di hati: kebaskan semua omelan dan gerutuan, buka hati, biarkan Yesus masuk
Menurut tradisi yang membawa perjamuan adalah tamu. Tuhan Yesus datang membawa perjamuan raja dan semua yang kita rendukan dan impikan
Iin Cipto
Untuk masuk Pesta Raja-Raja perlu 6 hal:
  1. Kekudusan: yang bertobat akan memperoleh jubah putih (=jubah kekudusan) – bukan karena usaha kita tapi karena Tuhan sendiri
  2. Pengorbanan: setiap kita ada karena pengorbanan Yesus, tapi di 1 Yoh 3:16 – karena Yesus sudah mati buat kita, kita juga harus mati untuk saudara-saudara kita – ada korban syukur yang harus kita naikkan, korban uang, korban tenaga: angkat semuanya
  3. Lawatan dan Jiwa-jiwa – Tuhan janji 85% Indonesia diselamatkan
  4. Setia – mulai dari perkara kecil, setia sampai akhir, setia berdoa
  5. Mereka yang masuk dalam panggilan: setiap orang yang tahu destiny-nya dan menyelesaikan: akan memerintah bersama Tuhan
  6. Tuhan bawa kita ke ruang pesta dan panjinya adalah Cinta
Yusak Cipto
Jika kita bisa menyukakan hati Tuhan itu luar biasa. Kita harus ucap syukur karena tidak ada yang layak.Tidak ada ynag bisa membuat Tuhan senang kecuali kehancuran dan kelemahan yang kita sadari.
Tuhan minta satu perkara: SETIA – karena semua akan berakhir dan kita akan menerima upah di dunia dan di surga
Jangan terpengaruh apa yang kita lihat dan dengar. Setan selalu ingin membuat kita kecewa dan menolak. Yang Tuhan suruh – lakukan – maka akan lihat kemuliaan
Tidak ada yang setia karena manusia mudah berubah setia, bahkan Salomo
Tugas kita: lakukan bagian kita, selanjutnya urusan Tuhan
Kuncinya melekat kepada Tuhan: Tuhan bicara – kita lakukan
Tetap setia apapun yang terjadi karena waktunya sudah tiba sekarang
Nani Susanti
Tarian profetik akan jadi kenyataan: jika hati kita dibakar – akan luar biasa – terus menyala sampai Tuhan datang – apapun yang terjadi
Cinta kepada Tuhan dengan konstan tidak mudah, apalagi jika sedang alami yang tidak cocok dengan hati kita. Hati kita tidak bisa terus menggebu-gebu secara konstan, tidak mudah untuk cinta Tuhan terus-menerus secara konstan.
Tapi ada janji Tuhan di Mat 5:8 – “Berbahagialah orang yang suci hatinya”
suci = pure = bersih, putih – orang seperti ini yang bisa memandang Allah
Tapi siapakah orang yang hidupnya bisa bersih?
Kekudusan bukan karena kita baik, tapi karena tongkat perkenan Tuhan turun dan kita dikuduskan.
Est 4:11 – untuk menghadap raja ada protokulernya: tanpa dipanggil tidak boleh menghadap.
Dan jika menghadap sementara tongkat tidak diulurkan hukumannya pasti mati
  1. ay 16 – yang Tuhan mau adanya ketetapan hati dalam mengambil suatu langkah. Ambil ketetapan hati untuk hidup dalam kekudusan, melakukan suatu dengan hati yang teguh. Ester – ambil keputusan untuk melangkah maju. Apapun yang ditawarkan dunia – katakan TIDAK – pilih hidup dalam kekudusan. Tuhan punya 1001 cara untuk beri peringatan kepada kita. Ambil langkah mau nanya Tuhan saja
  2. Est 5:1 – Saat kita ambil langkah maju, maka Raja di atas segala raja melihat kita! Jika kita sudah ambil suatu ketetapan – Tuhan akan lihat keadaan kita dan Tuhan akan berkenan – Tapi Ester tidak berhenti! Ester lakukan sesuatu = mendekat, kemudian menyentuh ujung tongkat. Ujung tongkat = hati Tuhan !
  • Kita harus mendekat dan sentuh hati Tuhan, sehingga apapun yang kita mau – Tuhan sepakat dan setuju !
  • Tidak ada yang bisa sentuh hati Tuhan selain kita sembah Dia, katakan “Engkau sangat baik !”
  • Percaya, ambil keputusan, mendekat, sentuh ujung tongkat perkenanan!
Petrus Hadi
Mat 13:16-17 – Perumpamaan tentang seorang penabur. Di tengah cerita Yesus sela dengan nubuatan di ayat 16-17 yang sebelumnya tertulis di Yesaya
> Akan ada suatu masa/waktu yang luar biasa: masa keajaiban, masa keemasan, masa kelimpahan – yang belum pernah terjadi sejak dunia ada
Banyak nabi ingin melihat dan mendengar masa yang dinubuatkan Tuhan tersebut, dan ingin menyaksikan masa yang dinubuatkan Tuhan tersebut. Masalahnya saat ini banyak orang salah dalam cara memandang dan mendengar janji Tuhan
Cara pandang kita tentang Tuhan dan janjiNya:
  • Jika salah – hidup akan gelap
  • Jika benar – seperti Tuhan lihat – orang tersebut akan disebut berbahagia
Saat mata dan pandangan kita benar – janji Tuhan jadi
> Tidak semua orang mata dan telinga tertuju pada lawatan
Kejadian Temanggung tujuannya agar kita cicipi lawatan – berikutnya hujan besar atas Indonesia – ujungnya pengangkatan
Tuhan juga ijinkan Temanggung alami antikristus – ujungnya penderitaan – supaya anak Tuhan bisa memilih
> Seringkali anak Tuhan menilai lawatan dari uang, materi, omset, padahal bagi Tuhan yang terpenting adalah jiwa-jiwa, satu jiwa lebih berharga dibanding seluruh kekayaan dunia!
> Minta supaya mata kita memandang dengan benar, telinga mendengar dengan benar – sesuai dengan yang Tuhan ingin kita lihat dan dengar
Tarian Temanggung:
  • mengaum seperti Tuhan mengaum – membangkitkan kekuatan dan iman, saat mengaum: terobosan terjadi, kelemahan, kekalahan dan kelambanan dihancurkan
  • kita tidak punya kemampuan – tapi Tuhan yang akan mampukan
  • puting beliung cinta, tiang awan dan tiang api melindungi Temanggung di peristiwa Februari
  • Tuhan tempatkan diri sebagai kendaraan kemenangan dan percepatan
  • Pintu gerbang perkenanan – masuk dengan hineni
Petrus Agung
> Seringkali yang dibutuhkan hanya langkah kecil: langkah iman !
Yoh 2:12-20 – Yesus mengatakan semua hal dalam perikop tersebut di dekat perbendaharaan – tempat orang korbankan miliknya, ada ungkapan yang Tuhan katakan, yaitu destiny masa depan
Karena hal tersebut dikatakan di tempat perbendaharaan – tempat kekayaan Bait Allah ada, maka hal tersebut berlaku jasmani dan rohani
Yesus pribadi sempurna – Dia tahu darimana Dia datang dan kemana Dia akan pergi
> Maka orang percaya juga harus tahu darimana kita datang dan kemana kita akan pergi
> Setiap orang percaya dipanggil dan dilibatkan Tuhan untuk terlibat dalam kegerakan-kegerakan tertentu
> Sebagian tidak bisa tangkap hati Tuhan – sehingga saat kegerakan terjadi berada di luar lingkar kegerakan
> Bagi yang selalu ikuti kegerakan Tuhan: Jangan pernah biarkan apapun dan siapapun menggoyahkan kita, karena kita tahu apa dan darimana semua ini berasal/datang
1. Mengetahui darimana semua hal datang – sangat penting
Setiap orang, gereja, kelompok, pelayanan – punya destiny Ilahi yang jelas – ada mandatNya dengan sangat jelas.
Jika mandat itu kita pegang, maka mandat itu akan bawa kita terbang ke destiny Ilahi kita
Kendaraan Tuhan = mandat Tuhan dalam hidup kita
Bahkan di Alkitab setiap kota punya destiny Ilahi masing-masing
Abraham-Ishak-Yakub punya istri dari Ur-Kasdim (Sara-Ribka-Rahel dan Lea) – ini adalah destiny Ur-Kasdim
Destiny Betlehem melahirkan orang-orang yang mengguncang dunia: Boas, Daud, Yesus
> Setiap kota kita punya destiny Ilahi – pegang destiny Tuhan – dan kita akan tahu darimana kita berasal
> Semarang: melahirkan orang-orang besar yg takdirnya menguasai dunia: Oey Tiong Ham, Lee Kwan Yeuw, Sri Mulyani, Petrus Agung, Iin Cipto, Daniel Cipto
2. Tahu ke mana akan pergi
Fil 3:13 – Paulus mengejar destinynya: memperoleh hadiah panggilan Ilahi (=high calling)
> Kita harus mengerti high calling kita masing-masing – karena banyak yang akan berusaha hambat kita!
Neh 6:1-3 – ay 3 – Nehemia orang yang tahu high callingnya
Orang yang tangkap high calling dalam hidupnya akan alami orang tarik/ajak turun sebentar, tapi kita harus berkata: “aku tidak bisa turun !
> Banyak orang katakan Bahtera gila, tapi seharusnya mata rohani semua anak Tuhan tercelik: bagaimana dan berapa banyak jiwa yang sudah dibawa ke Tuhan
> Dalam hidup kita ada Destiny Tuhan: mengerjakan pekerjaan yang besar dan penting – jangan biarkan seorangpun bawa kita turun, bagian kita naik dan terbang
Iin Cipto
Destiny adalah sebuah tujuan, sebuah kendaraan yang membuat kita lari begitu cepat, tapi bahan bakarnya = Cinta
> Minta agar kita bertemu dengan cinta Tuhan – yang tidak terhentikan, yang nyalanya bagai api yang tak terpadamkan, yang memikat hati Tuhan
1. Kid 6:12, Kid 7:5b – Tuhan tertawan dengan orang-orang tertentu:
  • Ketaatan Abraham – penyerahan Ishak tanpa pemberontakan
  • Yakub mengejar yang rohani = hak kesulungan – dengan sangat mengingini – membuat masa depannya berubah
  • Daud: membuat mazmur yang keluar dari hati
> Pada saat seseorang begitu menginginkan yang rohani – itu membuat Tuhan jatuh cinta
> Saat Tuhan jatuh cinta, Dia jadi terikat – akan ada perjanjian abadi yang tidak bisa diubah antara Tuhan dengan kita – bahkan sampai dengan anak cucu – bahkan tidak bisa diubah
Bahkan saat Daud jatuh – perjanjianNya tidak berubah – tetap raja yang dipilih Tuhan dan menjadi leluhur Yesus
> Ujungnya tidak pernah pada kekuatan manusia-karena tidak ada yg kuat, kekudusan manusia-karena kekudusan manusia seperti kain kotor, atau harta manusia-karena semua harta asalnya dari Tuhan, tapi ujungnya adalah CINTA
> Saat cinta mengikat sebuah perjanjian – Tuhan setia ! Saat ada orang berteriak ingin kenal cinta Tuhan – itu yang Tuhan mau
> Bahkan saat gagal dan dibawah – tapi kita tetap nyatakan tidak mau lepas dari Tuhan: Tuhan akan buat perjanjian denganNya
> Siapapun yang mengerti cinta Tuhan akan naik kereta percepatan = kereta Tuhan sendiri – masuk destiny kita dengan cepat. Tapi kita harus menempel kepada Tuhan-jangan ada jarak – atau kita akan terpental dari kereta percepatan
> Minta kepada Tuhan: beri aku cintaMU !
> Peluk Tuhan, jangan sampai keinginan dunia jadi jarak antara kita dengan Tuhan
> Yang di luar kereta kegerakan merasa saat ini biasa saja dan tidak ada apa-apa
> Yang ikut kereta kegerakan Tuhan saat ini sedang melihat demonstrasi kuasa Tuhan
2. Kid 7:9 – kata-kata manis bagai anggur = memabukkan
Salah satu kekuatan hari-hari ini adalah kekuatan kata-kata
> Perkataan kata-kata iman!
> Setelah pelantikan: kata-kata kita punya peranan penting menentukan destiny
> Jangan berkata negatif karena mengunci berkat
Contoh kata-kata yang manis bagi Tuhan:
  • Kata-kata Musa: jika Tuhan tidak sertai, Musa tidak mau jalan
  • Daud: apapun boleh Kau ambil – tapi jangan RohMU
  • Paulus di ujung hidupnya berkata dalam penderitaannya: kerinduan Paulus adalah menyenangkan hati Tuhan dan bersekutu dengan Tuhan dalam penderitaanNya dan mengenal Tuhan dan menjadi satu dalam kebangkitanNya
> Tentukan nasib kita melalui mulut kita ! Karena hal itu menentukan:
  • Bisa memikat hati Tuhan
  • Bisa membuat Tuhan sebal dan mundur
3. Cinta nyalanya bagai nyala api Tuhan
> Banyak yang suam dan basi karena tidak pernah disentuh api
> Kita hidup di dunia, di sekitar kita banyak kuman dan bakteri: Pikiran negatif, perkataan negatif, perasaan takut, malu, kuatir, kecewa – Semua itu hanya bisa kita musnahkan dengan api cinta
Tapi jika kita biarkan cinta padam, maka kita akan basi dengan cepat
Emas – dibentuk oleh api
Talenta, mina, karunia – jadi indah dan mahal karena cinta
> Ada banyak yang beku dan letih, maka kita harus jujur minta api cinta baru kepada Tuhan – minta Tuhan sentuh
> Ada yang sombong dan berpikir semua baik-baik, tapi harus sadar tidak ada satupun yang karena kita – semua karena penetapan Tuhan !
> Jujur: minta Tuhan habiskan kedagingan dan kesombongan yang halangi kita bisa memeluk Tuhan!
Daniel Cipto
Jangan biarkan kemarahan, iri hati, kepahitan dan kekecewaan menguasai kita – sehingga kita tidak bisa melihat tangan Tuhan yang terbuka dan kesempatan yang Tuhan buka
Orang yang ditinggal Tuhan – sebaik apapun kondisi ekonomi – tetap sangat tidak enak
Tuhan sudah tunggu “Pesta Raja-Raja” selama ribuan tahun, karcisnya: berkata kita mau
Apapun kegagalan kita sebelumnya tidak sebanding dengan kemakmuran yang akan datang
> Setelah ini kita akan lihat padang gurun jadi padang rumput, tidak ada lagi kemustahilan, kemiskinan dan kekurangan dalam hidup kita, bahkan impian kita jadi. Tapi semua bukan karena usaha kita – tapi karena anugrahNya
> Katakan kepada Tuhan: Aku mau belajar percaya, mau belajar punya iman
> Buang semua kepahitan, kecewa, lihat sesuatu yang besar di depan kita: Firman jadi daging, mimpi jadi nyata
> Dampak acara – semua akan berubah: alam semesta, cuaca, keadaan
> Ucapkan terima kasih kepada Tuhan – jika kita diijinkan boleh berkorban atau mempersembahkan sesuatu untuk Tuhan – bukan dengan kecewa atau ingin sesuatu yang besar – tapi dengan ucapan syukur: ambil undangan Tuhan dengan berkata aku mau
link MP3:
http://www.4shared.com/audio/2TAD7Z80/20110628_-_KKR1_-_Pesta_Raja-R.html
Advertisements