Kamis, 9 Mei 2013

Fulfilling Your Destiny

Petrus Agung

.

Ketika Petrus melihat murid itu, ia berkata kepada Yesus: “Tuhan, apakah yang akan terjadi dengan dia ini?” Jawab Yesus: “Jikalau Aku menghendaki, supaya ia tinggal hidup sampai Aku datang, itu bukan urusanmu. Tetapi engkau: ikutlah Aku.” (Yoh 21: 21-22)

.

Ayat di atas adalah rhema yang didapat p Agung di hari pertama masuk rumah sakit.

.

Saat pelayanan bulan Februari di Palembang, beberapa kali P Agung alami sesak nafas. Frekuensi sesak nafas p Agung semakin lama semakin sering. Di Temanggung p Yusak lihat kaki p Agung bengkak, lalu didoakan. Setelah ibadah bersama ps Darrell, p Agung periksa ke dokter. Dokter itu dengan serius meminta p Agung diperiksa dokter jantung, tapi ditolak karena harus mengurus visa Belanda di Jakarta. Semua itu dihadapkan p Agung ke Tuhan.

Di Jakarta diatur jadwal bertemu dengan seorang dokter jantung. P Yusak mendoakan supaya p Agung mau periksa ke rumah sakit, dan melakukan pemberesan karena hal itu menyangkut destiny p Agung. Akhirnya p Agung opname selama 10 hari di salah satu RS di Jakarta.

.

Dua peristiwa yang menyangkut destiny kesehatan p Agung:

KKR di p. Bangka beberapa tahun yang lalu, sampai di lokasi p Agung sempat kelelahan. P Yusak doakan p Agung, dan Tuhan katakan bahwa Tuhan yang akan memampukan p Agung hingga destinynya tuntas.

Saat ultah p Agung maret, ada acara anak raja. Selesai acara, anak-anak p Agung buat kejutan memberikan kue ulang tahun. P Agung memotong roti itu berdua dengan p Yusak. Saat itulah Tuhan berkata bahwa p Agung akan alami anugrah kesehatan seperti p Yusak.

.

Pergaulan dan kedekatan kita dengan seseorang akan mempengaruhi anugrah-destiny-pengurapan kita, karena anugrah-destiny-pengurapan orang tersebut bisa masuk juga ke hidup kita

.
Di rumah sakit ternyata ada banyak cairan di paru-paru p Agung, indikasinya ada masalah di jantung. Ternyata jantung p Agung membesar, dan harus di kateter. Di hari ke-2 p Yusak dan bu Yusak mengunjungi p Agung, sekaligus bu Yusak memeriksakan jantungnya. Hasil pemeriksaannya bu Yusak harus di-kateter juga di rumah sakit yang sama dengan p Agung. Selama 3 hari p Yusak ngobrol dengan p Agung, sehingga seperti ditunggui.

.

Kita bisa punya pengetahuan, kekayaan, orang-orang terbaik yang menangani, peralatan terbaik; tapi hidup kita tergantung hati dan iman kita kepada Tuhan. Maka kita harus bangun manusia roh kita!

.

Hari jumat akhirnya diambil tindakan. Banyak hamba Tuhan mendoakan dan meminta p Agung supaya imannya bangkit, karena saat didorong masuk ruang operasi adalah saat kita sendiri hanya dengan Tuhan. Bahkan dokter tidak bisa tentukan hidup dan mati kita.

.
Kepandaian manusia adalah pemberian Tuhan, tapi hidup kita karena iman percaya kita

.
Dokter mengira masalah p Agung sederhana, tapi ternyata p Agung mengalami sumbatan 100% dan panjang. Alternatif tindakan: di ring atau bypass. Ternyata tidak memungkinkan di bypass, keputusannya di-kateter kemudian di ring. Ternyata alatnya tidak bisa masuk karena sumbatan terlalu keras. Di titik ini p Agung hanya bisa bergantung kepada Tuhan, bangkit dan memperkatakan perkataan iman: terbuka” . Dua jam kemudian akhirnya jalur yang tertutup bisa jebol/ tembus.

.
Bangun manusia roh kita! Hidup kita punya banyak tantangan, masalah dan persoalan. Tapi ujungnya hanya kita sendirian dengan Tuhan. Saat manusia batiniah kita bangkit, maka masalah selesai.

.
Dua faktor yang mempengaruhi destiny kita:

Pergaulan pribadi kita dengan Tuhan

Peperangan rohani.

.

Kita boleh punya ilmu, kekuatan, kehebatan, jangan pernah semua itu jadi yang utama; karena keputusan akhirnya ada pada Yesus dan bukan pada manusia.

.

Bangun manusia roh kita, baca Firman, doa, perkatakan Firman, buat peperangan rohani !

.

Maillist:

http://groups.yahoo.com/group/MinyakCadangan/

.

Korespondensi:

antonius_fw@yahoo.com (email, YM dan FB);

@Antonius_FW (tweeter);

pin BB: 29C12B56

WhatsApp 0858-7511-8451

LINE: antonfw (085-727-868-064)

VIBER: 085-727-868-064