Minggu, 25 Agustus 2013
Christian Optimism
Tommy Barnet
20130825 Christian Optimism
Seharusnya orang Kristen jadi orang yang paling optimis dan positif di dunia, jadi pemimpi terbesar, bangun setiap pagi dengan pengharapan yang besar.

Where there is no vision, the people perish: but he that keepeth the law, happy is he (Ams 29: 18, KJV)

Semua orang perlu mimpi. Columbus bermimpi tentang tanah baru yang penuh kebebasan. Wright bersaudara bermimpi untuk membuat pesawat terbang. Henry Ford bermimpi membuat mobil yang terbeli oleh semua orang.

Mimpi yang besar tetap ada walau si pemimpi sudah meninggal.

Dalam keKristenan juga ada banyak mimpi: Charles Spurgeon, DL Moody, Jonathan Edward, dll. Semua pemimpi ini berbeda satu sama lain secara fisik. Kesamaannya adalah: mereka punya mimpi.

Ps Barnet adalah pelari di sekolahnya, dan punya mimpi untuk berlari dari Los Angels ke New York yang jaraknya lebih dari 4000 km. Karena kesibukannya, mimpi itu tertunda. Pada 4 Oktober 1994 di ulang tahun ke-60 ps Barnet mulai mewujudkan mimpi tersebut, dimulai dari Phoenix-Arizona menuju ke Los Angels yang jaraknya 436 mil.

Ps Barnet mengawali larinya dengan sangat bersemangat dan tekat yang besar, dan berhasil menempuh 35 km. Tapi di hari kedua tubuhnya sakit, kakinya bengkak, bayangan akan beratnya lintasan yang akan dilalui begitu meng-intimidasi. Mimpi itu jadi terlihat mustahil. Ps Gery (asistennya) setiap hari menyemangati: “hari ini jarak yang harus ditempuh sudah berkurang”. Maka ps Barnet mendapat semangatnya kembali. Walau perjalanan ini adalah pengalaman yang paling sulit dan menyakitkan yang pernah Ps barnet lakukan, tapi sekaligus petualangan terbesar dalam hidupnya.
Kini saat mengingat semua pengalaman itu, semua kesakitan yang dialami tidak sebanding dengan kemuliaan dan keberhasilan yang diperoleh setelah semua selesai. Ps Barnet menyelesaikan larinya selama 19 hari.

Ada kuasa dalam mimpi. Semua kita punya mimpi: positif atau negatif. Beberapa orang frustasi karena perlu waktu lebih panjang untuk menggapai mimpi. Tapi kita tidak boleh berhenti, menyerah, patah semangat.

weeping may endure for a night, but joy cometh in the morning (Mzm 30: 5B, KJV)

Kita harus bangun setiap pagi dengan mengetahui bahwa hari ini adalah hari yang dijadikan Tuhan. Ini bisa menjadi hari terobosan bagi kita, hari saat pertolongan bagi kita datang.

Jangan ijinkan waktu menyebabkan kita hilang harapan !

Turn you to the strong hold, ye prisoners of hope: (Za 9: 12, KJV)

Saat kita menjadi tawanan dari sesuatu, maka kita ter-rantai padanya, dan tidak bisa lari daripadanya. Ada orang yang ditawanan oleh ketakutan, keraguan, keputus-asaan. Tapi kita bisa mematahkan rantai itu dan menjadi tawanan pengharapan (prisoners of hope).

Ada harapan bagi kita semua, walaupun sepertinya tidak mungkin. Kita akan menang, walau mungkin mengalami penundaan. Penundaan bukanlah pengingkaran.

Walau visi kelihatan tertunda, tapi saat kita tetap beriman maka visi itu akan tergenapi.

Rentang waktu antara mimpi ps Barnet tentang Dream Center dengan terwujudnya mimpi tersebut adalah 40 tahun. Di dalam masa penundaan itu ps Barnet membagikan mimpinya ke banyak orang, yang ternyata punya mimpi yang sama, dan mereka memiliki dana untuk membangun Dream Center.

Kita punya alasan untuk hidup dan bangun di pagi hari. Hidup kita penuh dengan kegairahan karena ada harapan dan mimpi di dalam kita. Jika hari yang baru dijadikan oleh Tuhan, maka itu adalah hari yang baik.

Berkat menanti kita jika kita tidak hilang harapan.

Ada peragu-peragu yang mencoba menghancurkan optimisme kita. Mereka akan mengatakan berbagai perkataan negatif. Katakan kepada para peragu: “Aku tahu ini PASTI terjadi, dan bukan hanya kemungkinan, karena aku adalah tawanan pengharapan! Aku tidak bisa membuat diriku berpikir negatif atau mengomel, atau berencana untuk menyerah.

Jawab semua ungkapan pesimis dari para peragu dengan ucapan optimis berdasar Firman Tuhan!

Walau situasinya kelabu, tapi Firman Tuhan berkata bahwa kita hidup karena percaya, bukan karena melihat. Kita tidak perlu melihat sesuatu untuk bisa percaya.

Saat kita tidak jadi lemah, maka pada masanya visi kita akan terjadi

Banyak orang yang tidak mencapai masanya karena menjadi lemah.

Kadang saat kita lebih banyak berdoa, tapi kondisi justru semakin buruk. Kita lakukan hal baik, tapi respon orang buruk. Tapi sebaliknya daripada menjadi pahit, kita bisa memilih untuk berkata bahwa kita sudah berjalan terlalu jauh, dan alami terlalu banyak, sehingga tidak bisa mundur. Tekanan semakin meningkat karena visi itu mendekati masa kelahirannya. Kondisi kelahiran sebuah visi seperti proses kelahiran sebuah bayi.
Saat bayi lahir dan si ibu menggendong bayinya, semua rasa sakit selama mengandung terlupakan dan tidak berarti.

Saat ps Barnet menyelesaikan larinya, menyentuh garis finis, mendapat cek untuk membiayai Dream Center, semua penderitaan dan sakit fisiknya jadi tidak berarti.

Kesulitan terbesar biasanya terjadi sesaat sebelum kelahiran visi.

Dream Center berada di daerah kumuh LA, tidak ada pekerjaan di daerah itu, kebanyakan ayah melarikan diri, kriminalitas tinggi. Ps Barnet merasa tidak mungkin membangun gereja di lingkungan itu. Kemudian Roh Kudus berkata kepada ps Barnet:

Jika kita menjangkau orang-orang yang tidak mau dijamah orang lain, Tuhan akan berikan orang-orang yang diinginkan semua gereja lain. Dream center berisi anggota gang, orang-orang tuna wisma, orang-orang termiskin di kota. Tapi Dream Center juga dihadiri bintang-bintang film Hollywood, lebih banyak dari gereja lain.

Mungkin kita sedang berada di situasi sulit dan menyakitkan, itu karena kelahiran visi hampir terjadi. Saat kita tetap percaya, tetap berharap, tetap mendesak, maka kita akan melahirkan mimpi itu.

Selalu ada kegelapan sebelum fajar menyingsing.

Eksperimen:
Seekor tikus diletakkan di air, sementara lampu gelap total. Ternyata si tikus menyerah dan tenggelam dalam 3 menit. Di percobaan kedua diijinkan ada secercah cahaya, ternyata tikus itu bisa bertahan 36 jam, 700 kali lebih lama dari tikus yang tanpa sinar.
Tikus yang tanpa sinar tidak punya harapan, sehingga tidak ada alasan untuk terus berenang.

Yesus adalah terang dunia, Dia adalah satu-satunya harapan bagi dunia.

Maka Yesus berkata pula kepada orang banyak, kata-Nya: “Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup. (Yoh 8: 12)

Dalam situasi sulit kita harus selalu mengingatkan diri sendiri bahwa Terang dari jagad raya ini menuntun langkah kita; dan langkah-langkah kita ditetapkan Allah.

Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku. (Mzm 119: 105)
TUHAN menetapkan langkah-langkah orang yang hidupnya berkenan kepada-Nya; (Mzm 37: 23)

Kita mungkin lebih dekat kepada terwujudnya mimpi kita daripada yang kita pikirkan!

Walau kekhawatiran dunia menekan kita, dan banyak hal menunda mimpi kita, saat mimpi kita seperti tercerai berai, kita bisa memilih diantara 2 pilihan: Menjadi pahit : orang yang pahit, hidup yang pahit, kepahitan kepada gereja dan Allah; atau bermimpi lagi.

Selama kita bisa bermimpi kembali, kita tidak akan patah semangat.

Tuhan adalah sumber hidup kita, maka tidak masuk akal jika kita marah pada sumber kita.

Ada seorang juara angkat besi dan lari dari Amerika bernama Bob Wieland. Dia terkena ranjau di Vietnam hingga kehilangan kedua kakinya. Dia tidak putus asa dan melatih kedua tangannya hingga menjadi sangat kuat, dan bisa menjadi juara angkat berat. Tapi gelar juaranya dicabut karena peraturan lomba menyebutkan bahwa saat mengangkat beban, kedua kaki harus menempel ke lantai.
Tapi orang ini tidak terhentikan, dan berencana menyeberangi 4000 mil Amerika (coast to coast) dengan kedua tangannya. Dia membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk menyelesaikannya.
Saat berhasil, dia mendapat penghargaan dari banyak orang, menjadi pahlawan dan motifasi bagi orang-orang Amerika.

Jangan menjadi pahit, buat keputusan bahwa semua penundaan dan penderitaan kita, digunakan Tuhan untuk membuat kita menjadi lebih baik !

Petrus Agung
Kita adalah bait Roh Kudus, ke mana kita membuat keputusan untuk pergi, Tuhan akan menyertai kita, dan semua impian kita menjadi kenyataan.

Kamis 18:30 – pertemuan, doa dan pengurapan bagi yang akan pergi ke bangsa-bangsa.

Maillist:
http://groups.yahoo.com/group/MinyakCadangan/

Korespondensi:
antonius_fw@yahoo.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 24D0C381
WhatsApp, Line, WeChat, Kakao, Viber – 085 727 868 064