Jumat, 14 Maret 2014
Sesi 2: Touching Heaven Changing Earth (Menyentuh surga – mengubah dunia)
Seminar “Wadah yang Besar” Maret 2014
Petrus Agung

Semua orang rindu untuk berubah dan mencapai yang lebih baik. Manusia cenderung berusaha merubah sekelilingnya, dan ini dibuat oleh pemerintahan dunia dan orang-orang yang punya otoritas atas hidup orang lain. Tapi seringkali saat kita ingin berubah, naluri dosa manusia membawa ke hal yang lebih buruk, bukan lebih baik. Contoh:
Saat menetapkan ingin berpuasa, maka sejak pagi akan terasa lapar. Biasanya sarapan jam 10 pagi, jadinya makan lebih pagi
Anak yang di masa kecil sering dipukul orang tuanya, akan berketetapan tidak akan meniru orang tuanya. Tapi ternyata saat punya anak, dan anaknya nakal, maka secara refleks ia menghajar anaknya.

Prinsip Tuhan agar terjadi perubahan di hidup kita:
Touching Heaven-Changing Earth (menyentuh Surga, mengubah dunia)

Kel 28: 33 – Giring-giring = lonceng. Jubah imam besar di bagian gamis ada bel kecil berselang-seling dengan buah delima dipasang sekeliling. Di dalam bel biasanya ada bandul yang menghantam sisi dalam bel, dan menyebabkan bel berbunyi. Untuk bel pada baju imam besar, yang membunyikan bel adalah jika bel berbenturan dengan buah delima yang terpasang selang-seling.
Kita adalah imamat yang rajani. Maka setiap kali masuk dan keluar Ruang Maha Kudus maka bel kita harus berbunyi. Jika tidak berbunyi, maka artinya kita mati.

Jika kita ingin bergema, nyaring terdengar, dan kita benar-benar hidup di hadapan Tuhan, maka kita harus selalu bersentuhan dengan buah delima Tuhan dalam hidup kita.

Setiap kali imam besar masuk hadirat Tuhan, akan ada keputusan Tuhan yang bisa merubah destiny umat Israel. Maka setiap kali kita masukhadirat Tuhan, akan ada keputusan Tuhan yang akan mengubah nasib, destiny, dan hidup kita, juga hidup banyak orang lain.

1Kor 12 – Bicara tentang 9 karunia, 1Kor 14 – Bicara tentang karunia, 1Kor 13 – Bicara tentang kasih. Di antara 2 bel (fasal 12 dan 14 bicara karunia) ada 1 buah (fasal 13 bicara tentang kasih).

Jika kita ingin mempertajam karunia kita, maka buah Roh dalam hidup kita harus muncul. Karunia tanpa buah Roh akan membuat kita jahat dan manipulatif terhadap Tuhan dan manusia.

Sekalipun aku dapat berkata- kata dengan semua bahasa manusia dan bahasa malaikat, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama dengan gong yang berkumandang dan canang yang gemerincing. (1Kor 13: 1)

Hidup kita akan berbunyi di hadapan Tuhan, yang membuat kita hidup, jika “buah” kita membuat “bel” hidup kita berbunyi.

Franklin Graham, anak dari ps Billy Graham, terinspirasi oleh kisah “orang Samaria yang baik hati”, dan membuat yayasan “Samaritan purse” (Dompet orang Samaria)
Kisah orang Samaria sangat terkenal karena dia punya bel dan buah delima. Yang merupakan Bel adalah uangnya yang digunakan untuk merawat korban perampokan. Tapi uangnya tidak berarti jika dia tidak turun menolong. Imam dan Lewi melayani Tuhan, tapi tidak menyentuh buah.

Semua yang kita miliki tidak ada artinya kecuali jika hidup kita memiliki kasih dan compassion kepada orang lain di sekitar kita.

“Jangan kamu memberikan barang yang kudus kepada anjing dan jangan kamu melemparkan mutiaramu kepada babi, supaya jangan diinjak- injaknya dengan kakinya, lalu ia berbalik mengoyak kamu (Mat 7: 6)

Anjing simbol kenajisan. Mutiara melambangkan sesuatu yang berharga. Babi bagi orang Yahudi adalah simbol kecerdasan. Konon jika keluyuran kemana-mana, babi bisa pulang sendiri ke kandang-nya. Jadi kisah ini sebenarnya Yesus menegur ahli-ahli Taurat.
Orang yang pegang mutiara Tuhan: orang yang berani menjual semuanya. Tapi orang yang tidak rohani dan tidak kenal Tuhan tidak bisa mengerti hal tersebut, dan justru menyerang.

Jika ada peng-kritik negatif: tidak perlu diskusi karena dia akan menyerang kita.

[ Keep on asking and it will be given you; keep on seeking and you will find; keep on knocking [ reverently ] and [ the door ] will be opened to you. For everyone who keeps on asking receives; and he who keeps on seeking finds; and to him who keeps on knocking, [ the door ] will be opened. (Mat 7: 7-8, Amp)

Minta dan terus minta, cari dan terus cari, ketuk dan terus ketuk, bukan hanya dilakukan 1 kali. Tuhan memberikan kita solusi yang utuh, matang dan sempurna, yaitu touching heaven- changing earth (menyentuh surga- mengubah dunia), yaitu:

“Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka. Itulah isi seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi. (Mat 7: 12)

Aplikasi:
Seorang kaya yang anaknya malas sekolah. Dia sebaiknya beri beasiswa kepada anak-anak yang membutuhkan bantuan. Nanti tiba-tiba Tuhan buka terobosan bagi anak tersebut. Bisa dengan perbaikan prestasi di masa kini, bisa di masa depan anak itu.
Keluarga ada yang sakit, maka beri bantuan orang yang tidak mampu berobat.
Orang yang dihantui/ trauma kelaparan dan kemiskinan masa kecil, maka orang ini memberi makan orang miskin, atau menyumbang dapur umum.

Kesaksian
1991 Jki Injil Kerajaan dimulai. Di awal JKI tidak punya apapun, bahkan untuk sewa gedung. Akhirnya mendapat gudang di jl Gajahmada, di belakang RM Majesti, bersebelahan dengan GBI Bethany. Ibadah GBI 06:30, JKI 07:00. Saat itu jl Gajahmada 1 arah, maka p Agung setiap minggu pagi harus melewati GBI. Di awal p Agung masih bisa bersukacita dan memberkati GBI yang jemaatnya sedang berkembang pesat. Tapi karena jemaat JKI tidak berkembang, hanya sekitar 25 orang, pemandangan jemaat GBI yang banyak itu meng-iritasi hati p Agung. Ujungnya setiap Sabtu p Agung stress karena sadar bahwa minggunya akan kembali menyaksikan pemandangan yang sama.

Jika hati kita ter-iritasi, suatu kali Tuhan biarkan kita alami ledakan, dan harus buat keputusan: bertobat atau murtad.

Suatu hari ada KKR di Bethany, yang khotbah p Timotius Arifin. Tamu yang hadir sangat banyak. Saat masuk ke parkiran gereja, dan melihat parkiran penuh, p Agung dengan naif menyangka ada ledakan jemaat. Tapi ternyata orang-orang itu hanya numpang parkir, karena inisiatif tukang parkir. P Agung emosi. Sore hari Roh Kudus berurusan dengan hati p Agung yang tidak beres:
Tuhan tidak bisa berkati dan beri kepercayaan lebih besar kepada p Agung jika hati p Agung tetap seperti itu. Maka P Agung bertobat.
Roh Kudus beri solusi supaya hati p Agung tidak sakit saat melihat Bethany: menyumbangkan semua kas untuk pembangunan gereja Bethany. P Agung datangi p Sebaja (gembala Bethany), lalu bercerita semuanya dan meminta maaf atas reaksinya yang salah. Saat pulang, hati p Agung sembuh.

Begitu “bel” p Agung berbunyi, dalam waktu 1 tahun Tuhan beri gedung Permata yang luasnya sama dengan gereja Bethany.

Saat kita biarkan hati kita dikuasai kemarahan, sakit hati dan kebencian, maka kita tidak bisa mengubah dunia kita.

Kesaksian
Di tahun 2013 p Agung diperintahkan Tuhan memberkati beberapa jemaat yang kontrakannya habis. Ujungnya dapat rumah secara ajaib

Buah Delima
Delima dianggap sebagai buah mujizat karena kasiatnya banyak. Buah ini termasuk yang dibawa pengintai-pengintai tanah Kanaan yang diutus Musa.

4 hal berkaitan dengan buah delima
1. Keagungan dan kemuliaan
Buah delima adalah simbol keagungan (majestik) dan kemuliaan (glory) bagi orang Yahudi, karena pada buah delima ada bentuk seperti mahkota.

Ada banyak hal yang bisa selesai dengan cara simple: buah. Saat orang membentur kita, ternyata mereka membentur buah, dan bukan logam. Maka akan ada perbedaan.

Contoh:
Saat Rehabeam menggantikan ayahnya, rakyat datang dan minta keringanan pajak. Karena Rehebeam menolak untuk bermurah hati, maka kerajaan pecah. Ini karena Rehebeam memilih menyentuhkan bel-nya ke logam lain, bukan pada buah.
Amerika adalah negara super power sampai saat ini. Bantuan sosial diberikan oleh 70% rakyatnya. Saat ada beberapa hamba Tuhan jatuh, jemaat menolak memberi persembahan kepada gereja. Akibatnya dana misi di berbagai negara dipotong, misionaris dipanggil pulang. Saat sentuhan kasih Amerika pada dunia menurun, saat itulah kekayaan Amerika mulai menurun. Ini terjadi karena hukum Tuhan.
Lebih dari 50% orang terkaya dunia adalah orang Yahudi. Ini karena mereka biasa hidup secara sosial untuk menolong orang miskin di komunitas mereka.

2. Hukum Tuhan
Di dalam buah delima, secara konsisten terdapat 613 biji. Di dalam Perjanjian lama ada 613 hukum Tuhan. Ini artinya:

Di setiap Taurat ada kekuatan Firman yang menjadikan yang tidak ada menjadi ada.

Saat bel kita bersentuhan dengan buah, artinya kita melaksanakan Firman Tuhan

3. Keintiman

Your cheeks are like halves of a pomegranate behind your veil. (Kid 4: 3b, Amp)

Yang berada di balik tirai (behind the veil) adalah ruang Maha Kudus, dan itu adalah tempat keintiman. Orang yang punya keintiman akan mendapat kekhususan (previlage) dari Tuhan.

Rhema p Agung:
Jika Tuhan angkat dan berkati hidup p Agung, p Agung tidak boleh melupakan saudara-saudaranya.

Tahun ini banyak bencana terjadi. Di sisi lain Jki mendapat kesempatan menolong banyak orang.
P Timotius dan tim juga aktif melayani gereja-gereja yang ditekan oleh kelompok tertentu.

Kesaksian:
Seorang hamba Tuhan yang diasingkan di desanya, rumahnya hampir dibakar, tapi gagal karena penyertaan Tuhan. Di sekeliling pembakar yang ditangkap warga banyak terdapat korek api yang gagal dinyalakan.
Seorang hamba Tuhan yang sering digrebek dan diusir. Suatu hari dia diundang ke sebuah pertemuan, ternyata di dalam ruangan ada banyak orang bersenjata. Dengan dikuasai Roh Kudus, hamba Tuhan ini berkata: ” jika dengan membunuhnya, agama mereka puas, silahkan bunuh!” Ternyata mereka kaget, dan membiarkan hamba Tuhan itu pergi.

Banyak hamba-hamba Tuhan lain yang hidupnya sangat berat. Jemaat yang di kota jauh lebih enak, dan tekanannya lebih ringan. Maka visi p Agung:
Membangun lumbung di sebelah rumah Shalom. Tujuan: menyimpan persembahan berupa barang: pakaian, bahan makanan, elektronik, furnitur, jas, dll. Persembahan-persembahan itu akan digunakan untuk memberkati hamba-hamba Tuhan pedesaan.

Persembahan kita akan seperti bel yang menyentuh buah delima, dan itu akan menggema hingga ke Surga. Maka tidak akan ada orang miskin di antara kita.

4. Multiplikasi
Delima termasuk buah dengan biji terbanyak: 613 benih baru. Ini melambangkan multiplikasi.

Pengumuman
Semua persembahan hari ini untuk pembangunan lumbung ini (2 lantai).
BCA 870 010 3855 a/n Ribkah Ningrum
Minggu perayaan Purim, baca kitab Ester

Portal Bahtera: http://web.keluargarhema.com/

Korespondensi:
antoniusfw@facebook.com (FB);
antonius_fw@yahoo.com (YM);
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp , WeChat, Line, Telegram – 085 727 868 064