Minggu, 25 Januari 2015
At The End of Your Rope
Hengky Kusworo

Peringatan untuk gereja: Luk 16: 19-31
Tuhan sudah beri semua bagi kita, dan Tuhan sudah sampaikan banyak hal bagi kita, melalui Alkitab, mimpi, visi, dll. Jika kesaksian musa dan para nabi tidak bisa meyakinkan kita, maka kesaksian orang yang kembali dari kematianpun tidak akan bisa meyakinkan.

Kita bisa percaya pada Tuhan pada hari ini hanya karena anugerah.

1. Tuhan memperhitungkan
Orang kaya tidak selamat bukan karena kekayaannya, karena Tuhan ingin kita limpah:

Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan (Yoh 10:10b)

Yang membuat orang kaya tidak selamat:
1. Tidak percaya pada kebenaran Firman dan kesaksian para nabi.
2. Tidak berdampak

Lazarus berbaring di depan rumah orang kaya. Si kaya tidak berikan sesuatu untuk si miskin. Si kaya tidak berdampak, walau sudah diberi kesempatan menjadi kaya.

Kita tidak harus menjadi kaya terlebih dulu sebelum bisa menjadi berkat. Kita bisa memberkati orang-orang yang membutuhkan di sekitar kita

Tuhan memperhitungkan: apakah hidup kita berdampak bagi orang lain. Jika harta hanya untuk kita dan tidak pernah terulur bagi orang lain, maka artinya kita tidak berfungsi. Orang yang egois hanya melihat kepentingan sendiri, tidak perduli kondisi orang lain.

Kesaksian:
Seorang anak yang manja dan egois, selalu minta sepatu yang baru setiap ada edisi baru. Orang tuanya sudah tidak tahu cara untuk menangani anak ini. Suatu kali dia lihat temannya selama setahun tidak pernah ganti sepatu, walau lubang dan rusak, karena ekonominya sulit. Anak ini tersentuh dan berubah, dia berikan 2 pasang sepatu dari koleksi sepatunya ke rekan yang tadi. Anak ini berdampak. Hal ini membuat orang tuanya berbahagia karena anaknya berubah.

Mzm 106: 28-31
Hal itu diperhitungkan kepadanya sebagai jasa turun- temurun, untuk selama- lamanya (Mzm 106: 31)

Yang diberkati Tuhan tidak bisa dikutuk. Bileam semula nabi Tuhan, tapi raja Median memintanya mengutuk israel. Bileam melihat celahnya, menyarankan supaya raja Median memasukkan wanita-wanita ke perkemahan Israel, sehingga orang Israel berjinah dan berdosa. Saat berdosa, semua tudung dan perlindungan Tuhan atas Israel terbuka. Pinehas membela Tuhan dan bertindak menjalankan hukum. Maka tulah berhenti, dan ini diperhitungkan Tuhan turun-temurun sampai selama-lamanya.

Daud menggembalakan bangsa dengan ketulusan hati dan kecakapan tangannya. Daud bertanggung-jawab terhadap 2-3 domba yang digembalkakannya, bahkan mempertahankan domba yang diterkam singa atau beruang. Ini diperhitungkan Tuhan. Maka tahta Daud tidak terputus hingga saat ini. Menurut silsilahnya, pangeran Charles dari kerajaan Inggris masih keturunan Daud.

Ada sesuatu yang kita kerjakan yang Tuhan perhitungkan, dan itu berdampak hingga keturunan-keturunan kita. Kita tidak tahu standart dan ukuran Tuhan atas yang kita lakukan, tapi semua diperhitungkan Tuhan. Apapun yang kita kerjakan: lakukan untuk Tuhan, dan bukan untuk manusia. Jika kita beri air putih segelas, atau hal-hal sekecil apapun bagi Tuhan, itu diperhitungkan.

Dan barangsiapa memberi air sejuk secangkir sajapun kepada salah seorang yang kecil ini, karena ia murid-Ku, Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya ia tidak akan kehilangan upahnya dari padanya.” (Mat 10: 42)

Kesaksian
Ada seorang pendeta Korsel yang melayani dengan tekun dan segenap hati, walau khotbahnya membosankan dan membuat jemaat mengantuk. Suatu kali saat berkhotbah, atap gereja di atas mimbar runtuh. Reflek si pendeta adalah menutupi Alkitab dari runtuhan batu, karena pendeta ini mencintai Firman Tuhan. Tindakan pendeta itu diperhitungkan Tuhan. Sejak peristiwa itu, jemaatnya meledak hingga pernah mencapai puluhan ribu.

Kesaksian
Oma dari bu Lisye (istri pdt Hengky) di awal hidup keluarganya pas-pasan. Setiap pagi si oma berlutut dan mendoakan keluarganya satu-demi satu. Saat ini semua keluarganya diberkati.

2. Miskin di hadapan Tuhan.
Lazarus = yang ditolong Tuhan (to whom Gods help), yang butuh pertolongan orang lain.

Yang membuat Lazarus masuk kerajaan Surga bukan kemiskinannya.

Ada 2 arti kata miskin dalam bahasa Yunani:
Miskin (penes) : orang yang makan dari hasil kerjanya sehari. Jika tidak bekerja maka tidak bisa makan. Yang termasuk kelompok ini adalah budak dan buruh tani.
Miskin (potokoai) – pengemis, orang yang hanya bisa hidup karena uluran tangan dari orang lain, tidak bisa menolong dirinya sendiri.

Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. (Mat 5: 3)

Yang membuat Lazarus masuk kerajaan Surga: merasa yang tidak bisa jika tanpa Tuhan, tidak berdaya, tidak sanggup.

Miskin di hadapan Tuhan : Saat seluruh kesadaran kita menyadari bahwa kita tidak bisa-sanggup-mampu melakukan apapun tanpa Tuhan.

Kesaksian
Seorang wanita sering disiksa suaminya dengan sadis. Dia tidak bisa lari dari pulau itu, karena banyak masyarakat yang masih keluarga suaminya. Ibu dari si istri ini Kristen, suka menyanyi, lalu tiba-tiba menangis. Saat ditanya mengapa, ibunya menjawab bahwa itu hadirat Tuhan. Saat dia disiksa, tiba-tiba dia ingat peristiwa mamanya, lalu minta tolong pada Tuhan Yesus yang belum dikenal. Akhirnya ibu ini diselamatkan Tuhan.

Kesaksian
P Hengky pacaran 7 tahun, tapi restu tidak juga diberikan. Berbagai cara dan jalur pertolongan dicoba, tapi tidak berhasil. Padahal p Hengky tidak mau kawin tanpa berkat orang tua. Saat berpuasa untuk mengisi camp, p Hengky dapat mimpi siapa jodohnya. Di titik ini p Hengky belajar arti “miskin di hadapan Tuhan”. Suatu kali seorang hamba Tuhan berikan pesan ke orang tua dari pacar p Hengky: mengapa menghalangi, karena itu jodoh dari Tuhan.

“You’re blessed when you’re at the end of your rope. With less of you there is more of God and his rule (Mat 5: 3, MSG)

Kesaksian
Seseorang gagal di pekerjaan, di black-list bank, diusir dari keluarganya. Sempat tidur di SPBU. Akhirnya dia berseru pada Tuhan, dan dia mendapat rhema untuk doa pagi, pujian-penyembahan, dan membaca Alkitab. selama setahun melamar pekerjaan hingga 100x, tapi tidak diterima. Akhirnya tiba-tiba Tuhan memberkati dia secara kuar biasa.

Saat kita tidak sanggup, hidup kita di ujung tali pengaman, itulah saat kita berbahagia. Karena pertolongan Tuhan datang saat Tuhan bertambah dan diri kita berkurang.

Kesaksian keponakan p Hengky mimpi diangkat ke Surga, lalu menggambar apa yang dilihatnya:
Gambar 1: Anak ini melihat gerbang dari emas dan banyak permatanya. Saat didekati gerbangnya terbuka dengan sendirinya. Dia lihat surga sangat bersih, dia berjalan tanpa alas kaki, tapi tidak merasa kakinya kotor.
Gambar 2: Anak ini bertemu 4 orang teman, lalu makan dan jajan.
Gambar 3: Anak ini sampai pada sebuah jembatan, diseberang ada kakek-nya, si kakek tersenyum dan menyapa cucunya, usia si kakek sekitar 27-33 tahun.
Gambar 4: Anak ini masuk ke istana yang besar, dan bertemu Tuhan Yesus. Dia berkata bahwa Yesus rambutnya coklat dan keriting, matanya biru. Anak ini menatap mata Yesus dan merasakan kedamaian, tidak ada penghakiman atau kemarahan. Kemudian Tuhan tunjukkan tanganNya, dan minta anak ini menyentuhnya. Anak ini merasakan ada lubang, dan Tuhan berkata “remember this” (ingatlah ini.)

Hidup kita hanya bergantung pada belas-kasihan dan berkat Tuhan. Sekalipun kita diberkati, harus sadar bahwa kita tidak bisa dapat semua itu tanpa Tuhan.

Portal Bahtera: http://web.keluargarhema.com/

Korespondensi:
antoniusfw@facebook.com (FB);
antonius_fw@yahoo.com (YM);
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp, Line, WeChat 085 727 868 064