Kamis, 21 Mei 2015
Seminar Wadah yang Besar 2015
Menyongsong Yobel Besar (1)
Petrus Agung

Pendahuluan: Kelimpahan
Ada orang-orang yang resah dengan pengajaran tentang kelimpahan. Ini karena mereka punya definisi dan pola pikir yang beda, yang tidak sesuai dengan hati Tuhan.

Kelimpahan artinya kebebasan untuk melakukan yang Tuhan mau.

Yang masalah: orang yang berfikir bahwa kelimpahan adalah bertambahnya jumlah harta dan menumpuk harta. Saat mereka terlalu banyak dengar pengajaran dengan interpretasi yang salah, maka Roh Kudus menempelak hatinya. Roh Kudus ingin berkata bahwa orang-orang ini sudah mengumpulkan banyak berkat, tapi tidak berfungsi seperti yang Tuhan inginkan.

Contoh kelimpahan:
Nepal diguncang gempa, semua rusak. Banyak orang hanya bisa merasa simpati dan kasihan. Sebaliknya tim JKI sudah 2 kali mengirim tim yang membawa banyak barang untuk melayani dan membantu di sana.
Di Papua JKI mengadakan: pasar murah, kesembuhan Ilahi, KKR pelajar, memenangkan jiwa.
GKKD Jogja berkeliling Indonesia, berkhotbah dan memberkati pendeta-pendeta di seluruh Indonesia.

Tidak ada yang salah dengan berita kelimpahan, selama kita tahu untuk apakah kelimpahan itu: menjalankan yang Tuhan mau.

Tidak ada yang salah jika seorang ayah yang baik memberkati anak-anaknya. Tidak ada salahnya jika orang tua membelikan baju yang bagus bagi anak-anaknya, memberi modal bagi anak-anaknya, dll.

Jika orang tua duniawi seperti itu, apalagi Bapa kita di surga! AnakNya saja Dia berikan, apalagi hal yang lain

Cara menghadapi kritik tentang pengajaran kelimpahan: minta si pengkritik memberi contoh bagaimana berbuah lebih baik dan lebih hebat.

Yobel Besar
Akan ada 2 sisi ekstrim dalam menyambut Yobel besar:
1. Seperti Anak sulung dalam kisah anak yang hilang
Sulung adalah orang yang tidak tahu hak-nya. Nasibnya malang, karena dia tidak diundang saat bapa memestakan adiknya. Ada anak-anak Tuhan yang seperti si sulung, tidak tahu hak-nya, sudah bekerja bagi Tuhan, merasa tidak pernah melanggar, hidup dalam kesucian (menurut dirinya sendiri), tapi tidak pernah mendapat apa-apa.

2. Seperti si bungsu dalam kisah anak yang hilang
Bungsu sangat tahu haknya, minta warisan dari bapaknya, tapi tidak mengerti bahwa berkat besar itu adalah tanggung-jawab. Mereka terima banyak, tapi tidak tahu cara mengelola yang Tuhan beri. Ujungnya semua yang diterima habis.

Kita harus menyongsong yobel besar sebagai orang yang tahu hak kita, tapi juga tahu cara mengelola setiap berkat yang Tuhan berikan

Ada paradigma yang salah yang harus Tuhan bongkar dari pikiran dan hati kita: pemisahan antara sekuler dan spiritual, hamba Tuhan dan awam, rohaniawan dan jemaat, dst. Kemudian saat kuliah, yang rohani sekolah di Teologia, yang sekuler di sekolah sekuler.

Contoh:
Makan apel. Apakah sifat kegiatannya jasmani atau rohani? Jika memang aktifitas jasmani, mengapa saat Adam makan buah dia mati secara rohani.

Segala sesuatu yang di jasmani, begitu bersentuhan dengan Firman, sudah bukan lagi hanya aktifitas jasmani, tapi meliputi aktifitas jasmani sekaligus rohani.

Kita sering bagi urusan sehari-hari dengan dunia, dan urusan rohani. Ini cara berfikir yang menghancurkan kita.

Contoh:
Orang yang kerja sekuler, saat ditegur takut. Saat ditegur di gereja malah membantah: menganggap tidak ada kasih, merasa harusnya diberi Firman aja.

Akibatnya disiplin dan profesional hanya di dunia sekuler, tapi di dunia rohani sembarangan

Contoh di Alkitab
Janda seorang nabi berhutang banyak dan tidak bisa membayar, dan anaknya hampir dijual sebagai budak. Saat diceritakan ke Elisa, dia tidak hanya di doakan. Janda ini juga diajarkan cara menerima mujizat, menjual hasilnya, dan cara mengelola keuangannya sehingga utang lunas dan bisa hidup dari sisa uangnya. Nabi tidak hanya mengurusi yang rohani, tapi juga jasmani. Hutang hanya ada saat kita hubungan dengan manusia.

Contoh di Alkitab:
Hamba Elisa datang dan berkata bahwa perumahan nabi sudah terlalu sempit. Elisa tidak hanya mendoakan, tapi ikut menebang pohon.

Alkitab tidak membedakan antara yang sekuler dan yang rohani.

Saat kita bekerja, pekerjaan itu adalah penyembahan di depan Tuhan. Saat berbisnis, kita sedang membangun kerajaan Tuhan melalui bisnis kita.

Saat ada pembedakan antara sekuler dan rohani, maka kekayaan Alkitab tidak akan kita miliki.

Aplikasi Alkitab di dunia nyata
Jend Mosey Dayan memimpin perang 7 hari untuk merebut Yerusalem. Sebelum berperang, dia selalu membuka Alkitab, mencari kisah di daerah itu di Alkitab, ambil hikmat dari Alkitab untuk mengatasi lawan. Jendral ini berkata bahwa Alkitab adalah senjata ter-ampuhnya.

Aplikasi : Saat dagangan sepi, mari berdoa dan buka Alkitab, tanya Tuhan harus menggunakan strategi yang mana? Alkitab adalah kamus abadi yang bisa menjawab semua kesulitan kita.

Yesus pernah menegur ahli-ahli Taurat: mereka mencuri kunci pengetahuan. Tidak dikatakan mereka mencuri kunci teologia atau Alkitab. Alkitab yang kita bawa adalah kunci pengetahuan. Masalahnya banyak orang tidak yakin. Ilmu politik, ilmu ekonomi, ilmu komunikasi, dll, semua ada di Alkitab.

Alkitab adalah pegangan dan sumber inspirasi terhebat dalam hidup kita, termasuk untuk menghadapi segala masalah sehari-hari

Ul 15: 1-4
Tuhan mengatur ekonomi umatNya. Setiap tahun ke-7 hutang diputihkan. Pemilik uang hanya akan memberikan pinjaman setelah tahun ke-8. Maka semua orang harus merencanakan bisnisnya selama beberapa tahun, minimal 6-7 tahun ke depan. Mereka harus hitung supaya semua hutang lunas pada tahun ke-6. Jika dalam proposal pinjaman dikatakan akan dibayar di tahun ke-7, artinya tidak mau mengembalikan hutang, maka tidak akan diberi hutang.

Tuhan memaksa umatNya untuk merencanakan dan mengatur keuangan mereka selama beberapa tahun ke depan.

Dengan aturan Tuhan maka tidak ada orang bisa semena-mena. Jika ada orang kaya yang semena-mena mengambil tanah si miskin, semua tanah balik pada tahun ke-7.

Kita akan masuk tahun Yobel, jika kita tidak bisa atur hidup kita, justru akan jadi masalah.
Pelajari seminar wadah yang besar di tahun 2014, sebagai persiapan masuk Yobel besar.

Review beberapa poin yang pernah dibagikan dalam seminar “Wadah yang Besar” tahun 2014

1. Luk 11: 52 – Kunci pengetahuan
Orang Farisi mengambil kunci pengetahuan dengan belajar Taurat hingga ahli, maka mereka disebut ahli Taurat. Kunci pengetahuan adalah Alkitab, dan bukan teologia.

Kunci pengetahuan didapat saat kita mempelajari dari Alkitab hingga mencapai taraf “ahli”

Contoh:
Colombus membuktikan bumi bulat. Ternyata Alkitab sudah sebutkan itu: bulatan bumi.

2. Kata “berkat” dalam bahasa Ibrani sama dengan kata “lutut” (bereh)

Artinya berkat berkaitan dengan sikap hati dan kerendahan hati kita.
Contoh kasus:
Dua orang sahabat bersengketa hingga di pengadilan. Saat di wawancara, si pemenang perkara hanya ingin permintaan maaf dari rekannya.

Saat ada bisa merendah, kita akan diberkati Tuhan.

3. Kata “toko” (store) berasal dari kata Ibrani “chanut”
Chanut berasal dari akar kita “khen”, artinya anugerah Tuhan. Saat seseorang anak Tuhan membuka toko, ada anugerah Tuhan yang turun.

Tuhan suka memberkati anak-anakNya. Tuhan tersenyum pada semua interaksi ekonomi dan bisnis anak-anakNya.

“Khen” (grace) juga menjadi kata dasar dari “koin”

Artinya dasar dari berkat Tuhan adalah anugerah Tuhan

Kisah ps John Avanzini
Uang tidak pernah dimasukkan dompet. Di awal, sebelum makmur, dia potong koran, ditumpuk tebal, ujung-ujungnya diberi uang, dijepit, lalu dikantongi. Maka dia merasakan tebalnya tumpukan uang (walau bagian tengahnya hanyalah kertas koran), sambil berkata: “aku menyentuh berkat Tuhan”.

Yang salah adalah saat kita hanya tumpuk kekayaan bagi diri kita sendiri.
Saat kita gunakan berkat Tuhan untuk mengubah sekitar kita, maka Tuhan disenangkan.

Tuhan lebih suka saat kita memberkati Nepal, memberkati Eropa, memberkati India, memberkati desa-desa, dll. Daripada harus melihat anak-anakNya menangis minta makan.

Tuhan sangat ingin memberkati kita, sehingga kita bisa selalu ada di mana Tuhan bergerak.

4. Kata “bisnis profesional” dalam bahasa Ibrani adalah “ohmein” : man of faith, orang yang ber-iman.
Kenyataan hari ini: ada beda antara orang berbisnis dengan orang yang beriman, ini karena pembedaan sekuler-rohani.

Iman tidak bolah digunakan sebagai alasan untuk bersikap tidak profesional. Kita harus bekerja dengan profesional sekaligus ber-iman.

Yang sering terjadi: beriman besar, profetis hebat, tapi tanpa profit/ keuntungan. Maka malah jadi batu sandungan bagi banyak orang.
Membebaskan hutang seseorang karena belas kasihan, bukan karena dimanfaatkan orang yang tidak bertanggung jawab.

Vav
Saat membaca Taurat (5 kitab pertama), 65% dari kalimat dimulai dengan kata “dan” (vav). Artinya 5 kitab ini tidak bisa dibaca terpisah, harus dibaca semua baru mengerti gambaran utuhnya.
Kata vav merupakan kata penghubung antara 2 kalimat.

Kita harus punya koneksi dengan Tuhan dan manusia.

Di kitab-kitab lain, jumlah yang menggunakan awalan kalimat “vav” hanya 45%. Artinya kitab-kitab ini bisa dibaca terpisah-pisah untuk mendapatkan pengertiannya.
Dalam kitab Rut penggunaan kata “vav” untuk mengawali kalimat mencapai 90%

Jika boleh merubah judul, p Agung mengubah judul kitab Rut jadi “kisah Cinderella”. Bedanya Rut janda, sementara Cinderella seorang gadis. Rut berasal dari Moab, suaminya mati, mertuanya mati, ipar-nya pulang kembali ke keluarganya, Rut mengikuti janda yang kepahitan dan tidak punya apa-apa. Di akhir cerita Rut jadi istri konglomerat, dan nasibnya berubah luar biasa.

Rahasia perubahan Rut: Kita perlu Tuhan, tapi juga perlu sesama.

Kitab Rut biasa dibaca orang Yahudi saat perayaan hari Pentakosta. Bagi orang Yahudi yang belum kenal Yesus, Pentakosta memperingati:
1. Turunnya Taurat
2. Panen/ tuaian besar

Kitab Rut dibaca di hari Pentakosta karena berkaitan dengan Taurat Tuhan yang melambangkan hubungan manusia dengan Tuhan. Di dalam Taurat ada kunci pengetahuan yang akan mendatangkan panen besar.

Kis 2: 1-13 – Pentakosta 2000 tahun yang lalu.
Saat Roh Kudus dicurahkan, hubungan Tuhan dengan manusia jadi luar biasa: berkomunikasi dengan Tuhan melalui bahasa Roh. Selain itu Roh Kudus membuat para rasul mampu berbicara dengan bahasa-bahasa manusia lain.

Pencurahan Roh Kudus membuat kita bisa berhubungan dengan Tuhan dan manusia
Kisah Morse
Samuel Morse menemukan telegraph. Ini adalah cikal bakal teknologi komunikasi jaman berikutnya. Telegraph di luncurkan pertama kali 24 Mei 1844. Pesan pertama dikirimkan dari Washington DC ke Baltimore, bertepatan dengan hari raya Pentakosta, pesannya diambil dari Bil 23: 23 – keajaiban yang diperbuat Allah.

Jemaat harus mengerti cara berkoneksi dengan Tuhan dan manusia.

Luk 6: 27-38
Give, and it shall be given to you; good measure, pressed down, and shaken together, and running over, shall men give into your bosom. For with the same measure that you mete with it shall be measured to you again (Luk 6: 38, KJV)

Setelah kita memberi, yang digunakan Tuhan untuk memberkati kita: orang lain. Dengan berkomunikasi, kita sedang membangun jalan tol antara hidup kita dengan orang di sekitar kita. Saat kita tahu cara menggunakannya, uang akan mengalir dengan mudah.

Korespondensi:
antoniusfw@facebook.com (FB); antonius_fw@yahoo.com (YM);
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp, Line, WeChat 085 727 868 064