Minggu, 18 Oktober 2015
Great Awekening (pagi)
Henry Jones

Pembukaan – Petrus Agung
Pewahyuan akan Tuhan mengubah hidup kita:
Saat seseorang mendengar bahwa Yesus adalah juru selamat, lalu mata mereka terbuka, maka mereka diselamatkan
Saat seseorang tahu bahwa Tuhan adalah Jehova Rapha, maka mereka disembuhkan

Tuhan memperkenalkan diriNya sebagai El-Shaddai kepada Abraham saat kekuatan Abraham sudah habis, Abraham dan Sara tidak mungkin punya anak dari benihnya sendiri. Di sisi lain mereka sedang menunggu anak perjanjian.
Kata “El Shaddai” artinya “the almighty God” – Tuhan yang maha kuasa dan perkasa; atau “the God who is more than enough” – Tuhan yang lebih dari cukup.
Kata “shaddai” digambarkan seperti seorang ibu yang sedang menyusui anaknya, memberikan penyediaan terbaik bagi anak-anaknya.

Mrs Jones – Pesan Tuhan di ibadah pagi: tentara Yosafat

Dalam peperangan ini tidak usah kamu bertempur. Hai Yehuda dan Yerusalem, tinggallah berdiri di tempatmu, dan lihatlah bagaimana TUHAN memberikan kemenangan kepadamu. Janganlah kamu takut dan terkejut. Majulah besok menghadapi mereka, TUHAN akan menyertai kamu.” (2 Taw 20: 17)

Yosafat menghadapi pasukan musuh, Tuhan berkata kepadanya: tidak perlu bertempur, tempatkan posisimu, berdiri dengan diam, dan melihat keselamatan yang dari Tuhan.

Apapun situasi yang kita hadapi, tantangan apapun, Tuhanlah yang melindungi kita.

Di Indonesia kita terlindung. Seberapa besarpun visi p Agung, Tuhan berkata supaya kita diam dan tetap di posisi kita, dan mengikuti para pemimpin, karena Tuhan yang berperang bagi kita. Ada kemenangan di dalam perlindungan Tuhan.

Kesanggupan kita terbatas. Tapi Tuhan berjanji bahwa Dialah yang akan memelihara kita semua.

Nothing to Hard for Our God – Ps. Henry Jones
El Shaddai adalah Allah yang lebih dari cukup. Pertanyaan dari Tuhan kepada Abraham dan kita:

Adakah sesuatu apapun yang mustahil untuk TUHAN? (Kej 18: 14a)

Tuhan telah berkata kepada Abraham bahwa ia akan punya anak, padahal Abraham dan Sara sudah melewati masa untuk bisa punya anak. Maka mereka mulai mempertanyakan Tuhan.

Pernahkah kita mempertanyakan Tuhan? Ps Jones sering bertanya pada Tuhan: apakah sudah waktunya untuk kembali ke Indonesia? Saat mendengar suara Tuhan, ps Jones berusaha menanggapinya dengan cepat.

Nubuatan: umat Tuhan akan melihat berkat-berkat Tuhan di limpahkan di wilayah sekitar Semarang

Yeremia menjawab pertanyaan Tuhan:

Ah, Tuhan ALLAH! Sesungguhnya, Engkaulah yang telah menjadikan langit dan bumi dengan kekuatan-Mu yang besar dan dengan lengan-Mu yang terentang. Tiada suatu apapun yang mustahil untuk-Mu! (Yer 32: 17)

Manusia terus-menerus bertanya kepada Tuhan:
Apakah Tuhan perduli pada kita? Perduli apa yang kita hadapi? Mendengar doa kita? Mengapa Tuhan tidak membela saya? Mengapa Tuhan tidak bergerak bagi masalah kita? Mengapa Tuhan berdiam diri, terutama di masa-masa tersulit kita?

Tuhan itu besar, tidak ada yang lebih besar dariNya. Saat Yesus datang ke bumi, membangun gerejaNya untuk melakukan kehendakNya. Tuhan sanggup melaksanakan apapun yang dijanjikan, semua digenapi. Ada 30 ribu janji dalam Alkitab, semuanya pasti akan digenapi, karena Tuhan tidak bisa berbohong dengan mengingkari janji.

Kesaksian
Ps Jones dan istrinya ingin anak-anaknya melakukan hal-hal yang lebih besar. Tapi ada kalanya mereka menyimpang, dan melakukan perkara-perkara mereka sendiri. Mrs. Jones kadang bangun di tengah malam dan mendoakan anak-anaknya karena percaya bahwa Tuhan mendengarkan doanya.

Saat kita memanggil nama Tuhan, maka Dia akan datang dan melakukan perkara-perkara yang kita ingin Tuhan lakukan bagi kita. Kita tidak mendapatkan apa-apa karena tidak minta apa-apa.

Kita harus selalu bertanya pada Tuhan: mengapa kita hidup? Apa tujuan hidup kita? Minta ditunjukkan tujuan dan rencana Tuhan dalam hidup kita.
Kenali diri kita, kenali impian kita, ketahui tujuan hidup kita. Caranya dengan bertanya pada Tuhan, karena Tuhan tahu rencana untuk kita, untuk memberikan masa depan yang penuh harapan.

Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan (Yer 29: 11)

Tuhan kita sanggup melakukan segala perkara dan tidak ada yang terbatas bagiNya. Saat kita panggil namaNya, Dia akan mendengarkan, menggenapi impian-impian kita, dan memberikan apa yang kita minta.

Allah bukanlah manusia, sehingga Ia berdusta bukan anak manusia, sehingga Ia menyesal. Masakan Ia berfirman dan tidak melakukannya, atau berbicara dan tidak menepatinya? (Bil 23: 19)

Ada pengurapan baru yang segar, yang sedang turun di masa ini. Akan ada kegerakan yang lebih besar di Indonesia. Inilah saatnya saling terhubung untuk penggenapan janji Tuhan Tuhan. Musim datang dan pergi, tapi firman Tuhan teguh selamanya.

> Doa kesembuhan, pemulihan, terobosan

Petrus Agung
Kej 18: 1-15
Kata “kasih” dalam ayat di atas dari bahasa Inggris favor. Kata favor berasal dari kata Ibrani chen. Chen pengertiannya mirip seperti cinta pada pandangan pertama. Dari kata chen lahir kata chanut yang artinya toko. Toko adalah tempat melakukan bisnis. Dari kata chen juga muncul kata koin.

Tuhan cinta semua orang sama, tapi selalu ada favorit Tuhan.

Abraham melihat 3 orang datang, dan Abraham melihat bahwa mereka bukan orang sembarangan, dan memiliki favor, serta membawa berkat besar. Saat melihat Abraham, Abraham menjadi favorit dari tamunya.
Maka arti pertanyaan Abraham: jika benar ada favor Tuhan bagi Abraham, maka Abraham meminta waktu dari mereka untuk menunggu sementara Abraham melayani mereka dengan mempersiapkan berbagai hidangan.

Yang Abraham tawarkan hanya air dan roti. Tapi selain dari yang ditawarkan, Abraham mengerjakan lebih lagi: juga memberikan daging. Saat menghidangkan, Abraham menunggui mereka dengan sikap seorang pelayan. Begitu 3 tamu itu makan, mereka bertanya di mana Sara, istri Abraham. Orang asing itu tahu nama Sara, karena Dialah yang mengubah nama Sarai menjadi Sara. Setelah makan itulah muncul keputusan Tuhan.

Setiap kali ada kunjungan Tuhan dalam hidup kita, lihat mataNya.
Saat Tuhan datang dengan favor-Nya, semua yang di hati dan hidupNya mau diberikan bagi kita, tapi semua tergantung reaksi kita. Jika kita ber-reaksi benar, akan ada penetapan Tuhan dalam hidup kita.

Lihat kunjungan Tuhan dalam hidup kita. Kita harus bisa melihat bahwa favor Tuhan yang turun bagi kita bukan sekedar diliputi kasih Tuhan, tapi hingga hal-hal prinsip dan kecil di hidup kita.

Respon yang tepat melahirkan dekrit Tuhan bagi hidup kita, bahkan penetapan waktu terlaksananya janji Tuhan.

Saat favor Tuhan turun, dampaknya akan sangat besar bagi hidup kita.

Kesaksian: favor Tuhan bisa menular
Pulang dari tour Israel, salah seorang peserta salah boarding-pass. Saat diganti ternyata kursinya di upgrade ke bisniss-class. Saat dia sedang bersaksi, ternyata semua anggota rombongan lain juga di upgrade ke bisnis-class.

Saat melihat momentum favor Tuhan sedang turun, kita harus bersikap seperti Abraham

Tuhan sedang mengunjungi bangsa Indonesia, dan Tuhan akan lakukan sesuatu yang dahsyat.

Kesaksian:
Seorang anak ditinggalkan orang tuanya di sebuah panti asuhan. Tim pencari bakat JKI mengajak anak ini masuk sekolah terang bangsa, dan jadi tim basket. Setelah 1 tahun di sekolah TerBang, anak ini memberi diri dibabtis dan percaya pada Yesus. Hari ini anak ini masuk dalam tim nasional basket Indonesia U-16. Tuhan sanggup mengubah nasib seseorang.

Korespondensi:
antoniusfw@facebook.com (FB); antonius_fw@yahoo.com (YM);
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp, Line, WeChat 085 727 868 064