Minggu, 07 Februari 2016
Burning with the Spirit
Hengky Kusworo

Do not quench the Spirit (1Tes 5: 19, NKJV)

Artinya roh kita bisa padam. Ada 3 hal yang menyebabkan roh padam.

1. “dipadamkan” berarti tertindas (2 Ptr 2: 7-10)

tetapi Ia menyelamatkan Lot, orang yang benar, (2Ptr 2: 7)
…. sehingga jiwanya yang benar itu tersiksa (2Ptr 2: 8b)

Jika kita terus menerus melihat yang najis, maka roh kita tertindas, ujungnya kita ikut mengijinkan. Jika roh kita tertindas, maka lama-lama akan padam.

Bahaya tentang sesuatu yang diulang: akan masuk ke bawah sadar.

Kisah seorang hamba Tuhan
Pendeta ini punya 2 anak, keduanya bersekolah di sekolah Kristen. Saat masuk, 85% tidak setuju dengan homoseksual. Tapi ada kegiatan, dipertontonkan film, seperti brainwash, selama 2 jam. Ujungnya setelah acara 95% anak jadi bisa menerima homoseksual.

Akibat tertindas jiwa dan batinnya, ujungnya Lot incest dengan anaknya

Yusuf setiap hari dibujuk istri Potifar. Di titik dia tidak bisa mengatasi, dia lari keluar. Sayangnya banyak anak Tuhan tidak bisa, bahkan tidak mau lari dari godaan. Fenomena saat ini: 85% anak hari ini dididik oleh media.

Contoh bahaya pengulangan:
Seorang pencuri dimasukkan di sel teroris. Semula menolak. Tapi 3 bulan kemudian jadi pesuruh dari si teroris.

ada saatnya kita harus keluar dari situasi yang menekan supaya roh kita tidak padam.

2. “dipadamkan” juga berarti: ditundukkan (Hk 16: 4-5, 16, 19-20)

Simson jatuh cinta dan terus bermain-main dengan kelemahan: Delilah (artinya lemah / febel)

Seperti yang sudah- sudah, aku akan bebas dan akan meronta lepas. ” Tetapi tidaklah diketahuinya, bahwa TUHAN telah meninggalkan dia. (Hk 16: 20b)

Simson tahu saat dia kuat dan diurapi. Orang lain juga tahu. Tapi saat Roh Allah meninggalkan dia, Simson maupun orang lain tidak tahu. Simson harus bayar dengan nyawa, kehilangan kedua mata, tapi tidak mencapai destiny-nya.

Dosa perjinahan, jika kita minta ampun, Tuhan akan langsung ampuni. Tapi konsekuensinya terus berjalan (ps. Edwin Lewis Cole)

Contoh:
Daud berjinah, lalu bertobat. Tapi anak-anak Daud kena konsekuensinya.

Manusia punya kelemahan, tapi jadi murid Tuhan harus sangkal diri dan pikul salib. Tapi berita ini di masa sekarang tidak disukai. Orang lebih suka berita anugerah, setelah berbuat dosa lalu bertobat.

Kekuatan yang besar, pengurapan yang tak terkalahkan, bisa ditundukkan dengan kelemahan

Hidup kita tidak bisa bermain-main seperti Simson: walau berdosa, tapi pengurapan Tuhan masih bekerja dengan kuat.

Kesaksian
Rombongan ziarah menyeberangi danau Galilea. Tanpa alat musik, p Hengky memimpin penyembahan di kapal. Hadirat Tuhan menjamah semua peserta, hadiratNya sangat nyata.

Saat roh kita disentuh oleh Tuhan, semua akan berbeda. Tapi jika roh kita dicemari oleh yang najis dan kotor, maka kita akan seperti Lot yang tersiksa jiwanya, dan ujungnya melahirkan bangsa Moab dan Amon.

Kisah Jeremy Lin
Jeremy tidak setinggi orang Amerika, tapi punya impian tinggi: jadi pemain basket dunia. Di Amerika dia ditindas dan dihina. Jeremy sudah lahir baru, cinta Tuhan, rajin ke gereja, kuliah di Harvard.
Banyak pemain basket lain berusaha mencederai spirit-nya, tapi semua selalu dihadapkan ke Tuhan.
Di awal tidak ada yang mau menggaji Jeremy. Setelah ditolak banyak tim, akhirnya karena kasihan ada pelatih yang menerimanya, tapi selama 1 tahun hanya duduk di bangku cadangan. Ini membuat frustasi, tapi Jeremy ingat firman Tuhan: segala sesuatu dapat ditanggung karena Kristus.
Saat pertama main, ternyata buruk: banyak turnover, shoot meleset, dll.

Suatu hari playmaker tim kena cedera engkel di tengah permainan. Karena pemain habis, terpaksa pelatih memainkan Jeremy. Hari itu dia cetak 39 poin, dan mencetak rekor NBA, sebagai rookie (pemain pemula) yang mencetak poin terbanyak. Selanjutnya 9 pertandingan Jeremy terus dimainkan, dan tampil cemerlang.

Tidak ada kemuliaan tanpa bayar harga, tak ada mahkota tanpa duri (Jeremy Lin)

3. “dipadamkan” juga berarti: mendiamkan

Jika Roh Kudus didiamkan, tidak pernah diajak bicara, walau tidak pernah lakukan dosa besar, ujungnya roh akan padam.

Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala- nyala dan layanilah Tuhan (Rm 12: 11)

Roh yang menyala-nyala: dikobarkan dengan api, seperti air yang mendidih.
Orang yang diam dan tenang terhadap Roh Kudus, mengijinkan kepahitan masuk, maka hatinya akan jadi hitam.

Kis 8: 21-23
sebab kulihat, bahwa hatimu telah seperti empedu yang pahit dan terjerat dalam kejahatan (Kis 8: 23)

Kain membunuh adiknya karena marah: iri karena adiknya lebih baik, akhirnya membunuh.
Saul tidak pernah berjinah, tapi dia marah karena iri pada Daud.

Hati kita tidak lurus jika kita ijinkan iri hati dan marah. Kita bisa terlihat lurus di hadapan manusia, tapi belum tentu lurus di hadapan Allah. Jika hati kita pahit, kita akan terjerat kejahatan, jadi seperti empedu: pahit.

Supaya hati tidak hitam:
Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan. (Rm 12: 11)

Kita akan menyala-nyala jika hati kita dijamah Tuhan. Jika di dalam kita panas, yang hitam tidak akan menguasai. Jagai hati kita dengan segala kewaspadaan, jangan biarkan kebencian-kemarahan-iri hati mencemari hati kita. Jangan biarkan hati kita suam atau dingin.

Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan. (Ams 4: 23)

Kisah Manny Pacquiao (Pacman)
Pacman cinta Tuhan, dan dengar suara Tuhan. Di awal hidupnya sangat miskin. Suatu hari Pacman minggat dan menggelandang. Dia marah pada ayahnya, karena memasak anjing kesayangannya.
Di usia 14 tahun Pacman didatangi 2 malaikat. Sejak hari itu hidupnya membaik, dan kesukaaannya membaca Alkitab.

Saat di-wawancara oleh Rick Warren, Pacman mampu mengucapkan 60 pasal di luar kepala. Dan Pacman memberi quote:

Percaya dan kuasa doa saja tidak cukup, kita harus jadi pelaku Firman

Tujuan hidup Pacman bukan petinju, tapi memberitakan Yesus bagi semua orang. Roh Pacman tidak bisa dipadamkan oleh dunia dan kekayaan. Dia tetap bakar rohnya dengan membaca Alkitab.

Kesaksian
Dalam pesawat, seorang ayah berusaha menenangkan anaknya yang rewel. Selama 20 menit gagal, lalu capek dan tertidur. Setelah ayahnya menyerah, mamanya ganti mengangkat anaknya, menempelkan hidung ke anaknya, digoyang-goyang sebentar, lalu anak itu tidur.
Beda si ayah dan ibu: sentuhan. Si ayah tidak menyentuh si anak, sementara si ibu selalu bersentuhan dengan si anak.

Jika hidup kita tidak pernah disentuh Tuhan, akan kering, hitam. Hati dan hidup kita harus disentuh dengan api Tuhan terus-menerus, maka roh kita tidak akan pernah padam.

P Hengky pergi ke bekas tempat Ruang Maha Kudus. Sekitar 15 menit p Hengky diam dan merasakan hadirat Tuhan.

Kita harus ke gereja, masuk dalam hadirat Tuhan, sehingga bersentuhan dengan api Roh Kudus, yang membuat hati kita tidak dingin

Pesan P Agung (dari Philadelphia, USA)
Setiap kali seorang presiden membubuhkan tanda tangan, itu tanda persetujuannya. Artinya dia ikut bertanggung-jawab akan apa yang terjadi.

Ilustrasi cara menangkap kera
Ada kelapa yang lubangnya hanya se-tangan kera, lalu diisi kacang. Saat kera mencium bau kacang dan menggenggamnya, maka dia terperangkap.

Setiap yang kita lakukan ada tanggung-jawabnya. Jika semua kita lakukan tanpa motif pribadi, maka kita akan jadi orang yang merdeka, bertindak dengan bertanggung jawab, tidak bisa diperangkap jebakan iblis. Sebaliknya jika ada motif pribadi, kita akan seperti monyet yang terperangkap.

Tangan kita harus tetap terbuka untuk menolong orang lain dan menyembah Tuhan, bukan menggenggam sesuatu yang daging kita inginkan

Korespondensi:
antoniusfw@facebook.com (FB); antonius_fw@yahoo.com (YM);
antoniusfw1@gmail.com (email, dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp, Line, WeChat 085 727 868 064