Minggu, 4 Desember 2016
Aku Datang Untuk Melayani
Tina Agung Purnomo

Bambang Budiyanto (In house consultant) – Pengantar

Hari ini adalah peluncuran new chapter JKI Injil Kerajaan:
1. Visi yang baru: menghadirkan kerajaan Allah di 20 ribu komunitas, mencetak pemimpin-pemimpin yang transformatif.
2. Komitmen baru sebagai keluarga Allah. Gereja adalah keluarga Allah, semua yang hadir adalah keluarga, ruang ibadah adalah ruang tengah (living room), bukan restoran. Komitmen kekeluargaan akan dipertebal, saling mendukung dan mendoakan.
3. Komitmen melengkapi jemaat. Memperlengkapi jemaat dan memberi kesempatan jemaat untuk melayani.
4. Komitmen untuk mencintai Firman Tuhan, berdiri dan melakukan Firman. Segala sesuatu harus berdasar Firman Tuhan yang kokoh.

JKI IK akan belajar dari kitab Markus mulai 4 des 2016 s/d 9 April 2017.
Injil Markus adalah yang pertama kali ditulis, dan merupakan tuangan hati Petrus, pemimpin dari murid-murid Yesus Kristus. Disarankan setiap jemaat membaca pasal yang akan di bahas di minggu sebelumnya. Aplikasi dan pendalaman Firman Tuhan akan dilakukan di MK- MK yang ada.

Aku Datang untuk Melayani – Tina Agung Purnomo

The beginning of the gospel of Jesus Christ, the Son of God. (Mrk 1: 1)

Markus ingin memberitakan kabar baik yang berbeda, sesuatu pengumuman yang besar.

Kata “gospel/ kabar baik” yang digunakan: evangelion (tunggal), bukan evangelia (jamak)
Artinya kabar baik hanya dalam Yesus. Markus ingin memproklamirkan bahwa kabar baik itu hanya 1, yaitu Injil Yesus Kristus.

Markus banyak menceritakan tindakan Yesus, dan tempat-tempat yang dikunjungiNya. Markus melihat betapa luar biasanya Tuhan.

Gaya bahasanya mudah, injil Markus ditujukan pada orang non-Yahudi, karena berkali-kali Markus menjelaskan adat-istiadat orang Yahudi.

Inti Injil Markus : Yesus hadir untuk melayani, bukan dilayani.

Tidaklah demikian di antara kamu. Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu, dan barangsiapa ingin menjadi yang terkemuka di antara kamu, hendaklah ia menjadi hamba untuk semuanya. Karena Anak Manusia juga datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa- Nya menjadi tebusan bagi banyak orang. ” (Mrk 10: 43-45)

Melayani: melakukan sesuatu, bukan pasif.

Mengenal Yohanes Markus (John Mark)
Yohanes adalah nama Yahudi, Markus adalah nama Latin. Ini berarti Markus seorang Yahudi yang ada kaitan/ koneksi dengan pemerintah Romawi.

Kis 12: 12-17 – Petrus dipenjara. Dengan ajaib Tuhan bebaskan, dan Petrus langsung menuju rumah Yohanes Markus.

Dan setelah berpikir sebentar, pergilah ia ke rumah Maria, ibu Yohanes yang disebut juga Markus. Di situ banyak orang berkumpul dan berdoa. (Kis 12: 12)

Keluarga Markus kaya, buktinya punya pembantu. Diperkirakan rumah orang tua Markus besar – sehingga bisa menampung banyak jemaat di Yerusalem.
Para ahli memperkirakan bahwa rumah Markus adalah:
1. Tempat berkumpul jemaat perjanjian baru (Kis 12: 12-17)
2. Tempat bersekutu setelah Yesus terangkat ke Surga, menunggu datangnya Roh Kudus
3. Tempat perjamuan terakhir yang lengkap dan tersedia

Markus tidak asing dengan Tuhan Yesus, tapi saat Yesus masih hidup Markus masih sangat muda.

Salam kepada kamu dari Aristarkhus, temanku sepenjara dan dari Markus, kemenakan Barnabas–tentang dia kamu telah menerima pesan; terimalah dia, apabila dia datang kepadamu– (Kol 4: 10)

Markus adalah keponakan Barnabas, teman sepelayanan Paulus.

Barnabas dan Saulus kembali dari Yerusalem, setelah mereka menyelesaikan tugas pelayanan mereka. Mereka membawa Yohanes, yang disebut juga Markus (Kis 12: 25)

Barnabas membawa Markus masuk ke pelayanan

Setiba di Salamis mereka memberitakan firman Allah di dalam rumah-rumah ibadat orang Yahudi. Dan Yohanes menyertai mereka sebagai pembantu mereka (Kis 13: 5)

Markus ikut Paulus dan Barnabas sebagai pembantu.

Lalu Paulus dan kawan-kawannya meninggalkan Pafos dan berlayar ke Perga di Pamfilia; tetapi Yohanes meninggalkan mereka lalu kembali ke Yerusalem (Kis 13: 13)

Markus meninggalkan pelayanan. Kemungkinan karena tidak siap menghadapi beratnya pelayanan, karena latar belakangnya dari keluarga kaya.

Barnabas ingin membawa juga Yohanes yang disebut Markus; tetapi Paulus dengan tegas berkata, bahwa tidak baik membawa serta orang yang telah meninggalkan mereka di Pamfilia dan tidak mau turut bekerja bersama-sama dengan mereka. Hal itu menimbulkan perselisihan yang tajam, sehingga mereka berpisah dan Barnabas membawa Markus juga sertanya berlayar ke Siprus. (Kis 15: 37-39)

Saat Barnabas mau membawa Markus lagi, Paulus menolak dengan tegas. Akibatnya Barnabas berpisah dari Paulus. Barnabas melihat sesuatu yang baik di dalam Markus, maka tetap membawa Markus. Jika Markus tidak diajak lagi masuk pelayanan kemungkinan tidak akan ada injil Markus.

Adakah Barnabas-Barnabas di antara jemaat? Jika di masa lalu pernah menginjili seseorang dan ditolak, jangan menyerah. Kita tidak pernah tahu akan jadi apa orang yang pernah kita injili.

Kesaksian
Bu Tina berkali-kali ajak opa-nya terima Yesus, tapi selalu ditolak. Suatu kali opa-nya koma. P Agung dan bu Tina mengunjungi, lalu menginjili dan mengajak opa untuk terima Yesus. Opa menitikkan air mata. Beberapa jam kemudian opa meninggal.

Salam kepadamu dari Epafras, temanku sepenjara karena Kristus Yesus, dan dari Markus, Aristarkhus, Demas dan Lukas, teman-teman sekerjaku (Flm 1: 23-24)

Beberapa tahun kemudian (sekitar 12 tahun) Markus jadi teman sekerja Paulus.

Hanya Lukas yang tinggal dengan aku. Jemputlah Markus dan bawalah ia ke mari, karena pelayanannya penting bagiku (2Tim 4: 11)

Di surat terakhirnya Paulus bahkan minta Markus supaya datang, karena pelayanan Markus sangat berharga bagi Paulus.

Walau Paulus berselisih dengan Barnabas, Markus bisa melayani keduanya.

Salam kepada kamu sekalian dari kawanmu yang terpilih yang di Babilon, dan juga dari Markus, anakku (1Ptr 5: 13)

Pelayanan Markus juga penting bagi Petrus, bahkan dianggap sebagai anaknya sendiri. Barnabas memuridkan Markus, yang kelak jadi orang yang penting bagi banyak Rasul lain.

Markus menulis karena diperintahkan oleh Petrus. Maka api Petrus terasa di Injil Markus.

Anak muda di taman Getsemani yang lari dengan telanjang diperkirakan adalah Markus (Mrk 14: 51-52)

Jangan menilai pribadi seseorang, karena kita tidak tahu bagaimana Tuhan bisa merubahnya kelak.

Kesaksian
Bu Tina bertobat tahun 1980 di youth jambore generation di Tawangmangu. Bu Tina sekolah di Jakarta, pertobatan itu saat pulang ke Semarang.
Sekembalinya ke Jakarta, bu Tina masuk ke berbagai gereja karena kehausan akan Tuhan. Bu Tina pernah ke gereja berbahasa Jawa, gereja berbahasa batak, gereja berbahasa mandarin.
Prinsip bu Tina: Yesus beribadah setiap Sabat, maka orang Kristen seharusnya juga beribadah setiap Minggu.
Suatu hari p Bambang ke jakarta, dan antarkan bu Tina ke CWS (Charismatic Worship Service) di hotel Hyatt. Ternyata lagu2nya dikenali. Maka bu Tina mulai berjemaat di situ.
Bu Tina selalu datang awal. Bu Tina melihat bahwa ada seorang pelayan yang menurunkan piano dari atas ke tempat ibadah, lalu membagi warta di setiap kursi. Bu Tina menawarkan diri untuk membantu membagi warta dan mengangkat piano. Dalam pelayanan sederhana itu bu Tina bertumbuh, akhirnya dibabtis.

Selesai kuliah, bu Tina kembali ke Semarang, bergabung dengan teman2 di yayasan Sangkakala. Mereka membuat opret, dan sukses dalam menginjil. P Adi melihat potensi bu Tina, lalu diarahkan untuk melayani. Dari situ bu Tina belajar melayani.

Pelayanan adalah salah satu cara untuk tetap bertumbuh di dalam Tuhan. Selain itu, pelayanan akan jadi kenangan yang indah bagi kita di waktu yang akan datang.

Kata Yesus kepada mereka: ” Makanan- Ku ialah melakukan kehendak Dia yang mengutus Aku dan menyelesaikan pekerjaan- Nya. (Yoh 4: 34)

Pengertian umum: makanan rohani kita adalah Firman Tuhan.
Tapi firman berkata bahwa makanan kita adalah melakukan kehendak Bapa, artinya melayani.
Saat kita berhenti makan- kita akan mati. Saat kita berhenti melayani- rohani kita akan berhenti bertumbuh.

Lakukan pelayanan, walau kecil dan tidak dilihat manusia, tapi Tuhan melihat. Kita bisa melakukan banyak hal.

Korespondensi:
antoniusfw@facebook.com (FB);
antoniusfw1@gmail.com (email);
@Antonius_FW (tweeter); pin BB 5CE70545
WhatsApp, Line, 085 727 868 064