Minggu, 11 Desember 2016
Berkenalan dengan Markus Sang Forerunner
Bambang Budiyanto

Kerinduan ELC : semua jemaat cinta dan memahami Firman Tuhan, sehingga kuat dan kokoh atas Firman Tuhan.

Syarat sehat secara jasmani: makanan sehat, dikunyah dengan baik, perlu olah-raga untuk membakar kalori. Secara rohani juga sama. Jika hanya ikut ibadah minggu, maka bisa hanya menumpuk pengetahuan di kepala. Bahan makanan yang disampaikan hari minggu dicerna dan dibahas di MK, lalu di -aplikasikan/ praktekkan. Jika semua dilakukan, maka rohani akan sehat.

Walau penyembahan sangat indah, tapi belum ada dampak pada jemaat dan lingkungan sekitar di hari senin-sabtu, maka itu belum merupakan gereja. Gereja harus berdampak pada masyarakat yang bersentuhan dengan tiap-tiap jemaat, maka barulah bisa disebut gereja.

Aplikasi Firman Tuhan minggu lalu: melayani dan bukan dilayani, baik di gereja, pekerjaan, keluarga, tetangga, di manapun. Jemaat bertumbuh hanya saat melayani.

Murid-murid rasul Yohanes yang menonjol: Ignatius, Polycarpus, Papias. Papias mengisahkan bahwa Markus menuliskan Injil yang di-diktekan Petrus. Kemungkinan besar Injil Markus adalah pesan-pesan Petrus kepada murid-muridnya dan jemaat di masa depan.

Markus tidak termasuk rasul, tapi dia menceritakan bahwa dia menyertai Yesus saat ditangkap.
Mrk 14: 51-52 – indikasinya anak muda ini adalah Markus di usia 12-13 tahun. Dalam hidupnya, Markus mengalami naik dan turun. Tapi pengalamannya bersama Yesus di taman Getsemani sangat berkesan baginya.

Kis 15: 37-39 – Markus membuat Paulus dan Barnabas berpisah. Markus down, merasa bersalah, lalu pergi ke Roma, dan menjadi murid Petrus.

1Ptr 5: 13 – Markus adalah anak rohani Petrus. Saat itu Petrus adalah bishop di Roma. Petrus dipakai Tuhan secara luar biasa dalam kesembuhan, membangkitkan orang mati, dll.

Yohanes sebagai rasul termuda – sangat menghormati Petrus. Maka banyak cerita Yohanes melaporkan peran penting dan menonjol pada Petrus. Tapi injil Markus berbeda. Petrus diktek-an 7 kesalahannya saat mengikut Yesus.

1. Petrus bodoh, tidak mengerti pengajaran Yesus (Mrk 7: 18)

And He said to them, Then are you also unintelligent and dull and without understanding? Do you not discern and see that whatever goes into a man from the outside cannot make him unhallowed or unclean (Mrk 7: 18, AMP)

Frase “tidak dapat memahami” = ἀσύνετος = asunetos (G801) = bodoh.

2. Petrus dipanggil iblis oleh Yesus (Mrk 8: 33)

Maka berpalinglah Yesus dan sambil memandang murid-murid-Nya Ia memarahi Petrus, kata-Nya: “Enyahlah Iblis, sebab engkau bukan memikirkan apa yang dipikirkan Allah, melainkan apa yang dipikirkan manusia.” (Mrk 8: 33)

Di seluruh Alkitab, hanya Petrus yang dikatakan “iblis” oleh Yesus.

3.Petrus bicara tanpa Berfikir (Mrk 9: 5-6)

Peter interrupted, “Rabbi, this is a great moment! Let’s build three memorials–one for you, one for Moses, one for Elijah.” He blurted this out without thinking, stunned as they all were by what they were seeing. (Mrk 9: 5-6)

di bukit kemuliaan, Petrus latah, bicara tanpa mikir.

4.Petrus sok pahlawan (Mrk 14: 29)

Kata Petrus kepada-Nya: “Biarpun mereka semua tergoncang imannya, aku tidak.” (Mrk 14: 29)

Petrus yakin bahwa tidak akan menyangkal Yesus.

5. Petrus diminta untuk doa, tapi ketiduran (Mrk 14: 37)

Setelah itu Ia datang kembali, dan mendapati ketiganya sedang tidur. Dan Ia berkata kepada Petrus: “Simon, sedang tidurkah engkau? Tidakkah engkau sanggup berjaga-jaga satu jam? (Mrk 14: 37)

6. Petrus lari meninggalkan Yesus seorang diri (Mrk 14: 50)

Lalu semua murid itu meninggalkan Dia dan melarikan diri (Mrk 14: 50)

7. Petrus menyangkal Yesus 3x karena seorang budak kecil wanita, bukan tentara Roma (Mrk 14: 68-71)

Pada waktu itu Petrus masih ada di bawah, di halaman. Lalu datanglah seorang hamba perempuan Imam Besar, dan ketika perempuan itu melihat Petrus sedang berdiang, ia menatap mukanya dan berkata: “Engkau juga selalu bersama-sama dengan Yesus, orang Nazaret itu.” (Mrk 14: 66-67)

Petrus kisahkan semua kesalahannya pada Markus yang sedang merasa bersalah atas perpecahan antara Paulus-Barnabas. Tuhan bisa pulihkan Petrus, Tuhan juga bisa pulihkan Markus. Petrus mengorbankan reputasinya untuk membangun Markus dan generasinya.

Penampilan terakhir Petrus di Injil Markus:

Dan pada saat itu berkokoklah ayam untuk kedua kalinya. Maka teringatlah Petrus, bahwa Yesus telah berkata kepadanya: “Sebelum ayam berkokok dua kali, engkau telah menyangkal Aku tiga kali.” Lalu menangislah ia tersedu-sedu (Mrk 14: 72)

Ps Budiyanto pernah mengalami berbagai kegagalan, merasa sebagai penyebab berbagai kesalahan
Injil Markus ini menolong ps Budiyanto, seperti kisah ini menolong Markus.

Seperti ada tertulis dalam kitab nabi Yesaya: “Lihatlah, Aku menyuruh utusan-Ku mendahului Engkau, ia akan mempersiapkan jalan bagi-Mu; ada suara orang yang berseru-seru di padang gurun: Persiapkanlah jalan untuk Tuhan, luruskanlah jalan bagi-Nya” (Mrk 1: 2-3)

Markus memulai injilnya dengan bercerita tentang Yohanes Pembabtis.

Ayat 2 dikutip dari Maleakhi 3: 1 dan Maleakhi 4: 5-6.

Seperti ada tertulis dalam kitab nabi Yesaya: “Lihatlah, Aku menyuruh utusan-Ku mendahului Engkau, ia akan mempersiapkan jalan bagi-Mu (Mrk 1: 2)

Lihat, Aku menyuruh utusan-Ku, supaya ia mempersiapkan jalan di hadapan-Ku! Dengan mendadak Tuhan yang kamu cari itu akan masuk ke bait-Nya! Malaikat Perjanjian yang kamu kehendaki itu, sesungguhnya, Ia datang, firman TUHAN semesta alam. (Mal 3: 1)

Ayat 3 dikutip dari Yes 40: 3-5

ada suara orang yang berseru-seru di padang gurun: Persiapkanlah jalan untuk Tuhan, luruskanlah jalan bagi-Nya”, (Mrk 1: 2)

Ada suara yang berseru-seru: “Persiapkanlah di padang gurun jalan untuk TUHAN, luruskanlah di padang belantara jalan raya bagi Allah kita! Setiap lembah harus ditutup, dan setiap gunung dan bukit diratakan; tanah yang berbukit-bukit harus menjadi tanah yang rata, dan tanah yang berlekuk-lekuk menjadi dataran; maka kemuliaan TUHAN akan dinyatakan dan seluruh umat manusia akan melihatnya bersama-sama; sungguh, TUHAN sendiri telah mengatakannya.” (Yes 40: 3-5)

Sebelum Mesias datang, Elia akan muncul dan memulihkan keluarga. Sebelum Yesus datang kedua kali, kembali akan terjadi pemulihan keluarga.

Sesungguhnya Aku akan mengutus nabi Elia kepadamu menjelang datangnya hari TUHAN yang besar dan dahsyat itu. Maka ia akan membuat hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya dan hati anak-anak kepada bapa-bapanya supaya jangan Aku datang memukul bumi sehingga musnah. (Mal 4: 5-6)

Elia yang dinubuatkan di Maleakhi adalah Yohanes Pembabtis. Sebelum kedatangan Tuhan yang ke-2, Tuhan akan mencurahkan lagi roh Elia.

Aku berkata kepadamu: Di antara mereka yang dilahirkan oleh perempuan tidak ada seorangpun yang lebih besar dari pada Yohanes, namun yang terkecil dalam Kerajaan Allah lebih besar dari padanya.” (Luk 7: 28)

Diantara orang yang lahir di dunia, yang terbesar adalah Yohanes Pembabtis.
Yohanes Pembabtis tidak pernah menyembuhkan orang sakit. Tapi orang-orang datang pada Yohanes Pembabtis, hati mereka berbalik, bertobat, lalu dibabtis. Mujizat terbesar adalah membuat orang berdosa bertobat.

Hanya ada 1 kejadian di PL dimana 1 bangsa bertobat, yaitu saat Elia menang terhadap nabi-nabi Baal di atas gunung Karmel.

Jika roh Elia turun atas kita seperti pada Yohanes, apakah tugas kita?

1. Menemukan dan Membangun Pemimpin – Pemimpin Masa Depan, Pilar-pilar Kerajaan

Yoh 1: 35-36 – Yohanes Pembabtis menyiapkan murid-murid awal Yesus.

Pada keesokan harinya Yohanes berdiri di situ pula dengan dua orang muridnya. Dan ketika ia melihat Yesus lewat, ia berkata: “Lihatlah Anak domba Allah!” (Yoh 1: 35-36)

Murid-murid awal Yesus adalah murid-murid Yohanes Pembabtis: Yohanes dan Andreas. Yakobus, Petrus, Filipus dan Natanael juga diperkirakan murid Yohanes Pembabtis, pernah di mentor oleh Yohanes Pembabtis.

Siapkan pemimpin-pemimpin bagi Tuhan Yesus. Lihat anak-anak muda, siapkan-didik-mentor mereka, sehingga siap jadi pemimpin di masa depan. Kita tidak tahu akan jadi apa anak-anak muda di masa depan. Maka usahakan supaya ada investasi dari kita pada hidup mereka, dilayani-dibimbing-dituntun dengan baik.

2. Merubah, melunakkan, mentransformasi hati orang banyak (masyarakat)

Saat kita dihinggapi roh Elia, maka bangsa ini akan berbalik.

Penelitian:
Orang dunia yang terima Tuhan Yesus, biasanya mengalami 5-7 kali perbuatan baik orang Kristus.
Perbuatan baik seperti membajak hati orang, sehingga saat mendengar Firman Tuhan hatinya sudah siap, dan bisa terjadi pertobatan.

MK harus fokus pada pemulihan keluarga. Keluarga yang kuat, maka negara kuat

3. Menyuarakan kebenaran di tengah masyarakat, apapun resikonya – courage

Menyuarakan kebenaran ber-resiko. Yohanes Pembabtis ambil resiko itu, menegur kesalahan Herodes, dan akhirnya dipenggal.

Saat orang baik tutup mulut, maka kejahatan meraja-lela.

Setelah kisah Yohanes Pembabtis, ada 3 perikop
1. Di Sinagoga – gambaran gereja

Mereka tiba di Kapernaum. Setelah hari Sabat mulai, Yesus segera masuk ke dalam rumah ibadat dan mengajar (Mrk 1: 21)

Yesus masuk ke Bait Allah, melepaskan banyak orang dari penyakit
Aplikasi: setiap akhir ibadah, pastoral berdiri di depan untuk mendoakan jemaat yang butuh

2. Di rumah Petrus – gambaran MK

Sekeluarnya dari rumah ibadat itu Yesus dengan Yakobus dan Yohanes pergi ke rumah Simon dan Andreas. (Mrk 1: 29)

Yesus sembuhkan ibu mertua Petrus, lalu orang-orang kota membawa orang-orang sakit untuk Yesus sembuhkan.

Saat Tuhan mulai hadir dalam hidup kita, maka setiap minggu di gereja akan ada pembebasan.

3. Di jalan – di market place

Jawab-Nya: “Marilah kita pergi ke tempat lain, ke kota-kota yang berdekatan, supaya di sana juga Aku memberitakan Injil, karena untuk itu Aku telah datang.” Lalu pergilah Ia ke seluruh Galilea dan memberitakan Injil dalam rumah-rumah ibadat mereka dan mengusir setan-setan. (Mrk 1: 38-39)

Kita dipakai Tuhan dimanapun, tidak hanya di gereja atau di MK. Masing-masing kita bisa mempercepat Tuhan datang, yaitu saat kita menyuarakan kebenaran, menyiapkan hati masyarakat, mempersiapkan pemimpin-pemimpin masa depan.

Tuhan bisa datang tanpa adanya Elia, tapi Dia tidak mau, karena semua sudah dinubuatkan dan akan Tuhan genapi. Saat Yesus datang, hanya ada 1 Elia. Tapi di akhir jaman akan ada ratusan bahkan ribuan Elia yang memulihkan banyak keluarga.

Doa: minta dipakai Tuhan, dan diperlengkapi dengan roh Elia

Pengumuman:
Holine Yayasan Terang Bangsa – 08-222-55-91-887

Korespondensi:
antoniusfw@facebook.com (FB);
antoniusfw1@gmail.com (email);
@Antonius_FW (tweeter); pin BB 5CE70545
WhatsApp, Line, 085 727 868 064