Minggu, 23 Maret 2014
Seperti Taman Tuhan
Petrus Agung

Kej 13: 1-5
Lot artinya sebuah tudung/ covering. Terah dan Lot bukan orang yang dipanggil Tuhan untuk meninggalkan Ur-Kasdim menuju tanah perjanjian. Tapi karena di awal yang memimpin adalah Terah, maka Lot ikut dibawa.

Ay 1 – Saat berangkat- Lot ada dalam/ di bawah covering Abraham.
Ay 5 – karena kebersamaan dengan Abraham, maka Lot mempunyai ternak dan kemah.
Dua ayat ini adalah cara Tuhan berbicara bahwa Lot mendapat semua yang dimilikinya karena berada di bawah tudung Abraham.

Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh, (Mzm 1:1)

Pergaulan dengan orang fasik dan pencemooh tidak akan membawa hasil. Jika kita bergaul dengan orang yang curang, pesimis, maka akan merusak hidup kita, merusak kebiasaan positif kita, dan itu juga akan mempengaruhi destiny kita.

Janganlah kamu sesat: Pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik. (1Kor 15: 33)

Lot bukan orang jahat, tapi orang benar. Kisah ini bicara tentang keputusan yang harus kita ambil dalam kehidupan, dan ini menentukan seberapa jauh perjalanan iman kita bersama Tuhan.

Kesaksian:
Sehabis ikut mendoakan tanah yang sekarang adalah lokasi lokasi Holy Stadium, Ps Jon Avanzini minta diantar ke rumah p Agung. Ps Jon ingin memastikan bahwa orang-orang yang terkoneksi dengan dia juga hidup dalam berkat melimpah dari Tuhan, seperti ps Jon. Ps Jon menyarankan supaya tanah di belakang rumah dibeli. Akhirnya p Agung membeli tanah itu. Setahun kemudian ps Jon khotbah di Jakarta. Ps Jon membiayai pembangunan kolam renang p Agung.

Dengan siapa kita bergaul – itu menentukan seberapa jauh Tuhan bawa hidup kita.
Tuhan sering tidak bisa memberkati kita, karena saat diberkati, justru jadi tinggi hati.

Kej 13: 6-13 – (Ay 6) Begitu kekayaan meningkat, untiy jadi rapuh.

Lalu Lot melayangkan pandangnya dan dilihatnyalah, bahwa seluruh Lembah Yordan banyak airnya, seperti taman TUHAN, seperti tanah Mesir, sampai ke Zoar. Hal itu terjadi sebelum TUHAN memusnahkan Sodom dan Gomora (Kej 13: 10)

Lot diberi kesempatan untuk memilih. Tapi cara berfikir dan memilih Lot salah. Seharusnya sesuai namanya, dia harus hidup dalam covering yang jelas. Di akhir hidupnya semua yang dimilikinya habis. Sejak keluar dari covering Abraham, cara berfikir Lot jadi beda, selalu membuat pilihan yang salah.

Saat kita sering salah membuat keputusan, carilah nasehat dari orang yang lebih bijak.

“Seperti taman Tuhan” artinya taman Tuhan yang palsu, bukan yang sejati.
“Dari Mesir sampai ke Zoar” artinya diawali dari Mesir dan berakhir di Zoar. Di jaman itu Mesir pemilik budaya tertinggi di dunia. Ujung yang dipilih Lot adalah Zoar, yang artinya “kecil, insignifican, biasa saja, nyaris tidak berarti.

Lot seperti menubuatkan masa depannya dengan memilih lembah Yordan. Di Zoar, dalam keadaan mabuk Lot berhubungan dengan 2 anak gadisnya, yang lalu melahirkan Amon dan Moab.

2Ptr 2: 6-8
Selama Lot memilih bersama Abraham, Lot punya segala-galanya dan hartanya bertambah banyak.
Saat ada pertikaian antara gembala-gembala Abraham dan gembala-gembala Lot, seharusnya Lot memerintahkan gembala-gembalanya untuk mengutamakan gembala- gembalanya Abraham. Tapi Lot merasa bahwa semua yang dimilikinya adalah hasil usahanya sendiri. Lot terbiasa hidup dalam covering, dibimbing dan berhasil. Tapi kali ini Lot harus memutuskan sediri, padahal dia tidak terlatih untuk membuat keputusan yang benar.
Lot memutuskan berdasar apa yang dilihatnya saat itu: tanah yang subur. Tapi itu keputusan yang salah karena Sodom kota yang jahat.

Saat hendak membuat keputusan: jangan melihat bagian depannya, tapi ujungnya jadi seperti apa.

Orang yang tidak pernah membuat keputusan, tidak pernah membuat analisa secara daging dan rohani, dan tidak bisa menghitung ujungnya.

Lot tinggal di kota yang penduduknya melakukan hubungan sejenis. Jiwa Lot tersiksa karena melihat kehidupan moral yang bejat. Tapi selain itu ada kesalahan lain dari kota Sodom:

Lihat, inilah kesalahan Sodom, kakakmu yang termuda itu: kecongkakan, makanan yang berlimpah- limpah dan kesenangan hidup ada padanya dan pada anak- anaknya perempuan, tetapi ia tidak menolong orang- orang sengsara dan miskin (Yeh 16: 49)

Kesalahan Sodom:
1. kecongkakan
Kesombongan mendahului kejatuhan. Kesombongan yang terucap mempercepat kejatuhan.

Kesaksian:
Saat melayani di Palembang, seorang ibu memberi persembahan makanan dan sebuah amplop permohonan doa. Makanan diserahkan kepada gereja lokal karena p Agung besoknya harus ke Batam. Tapi amplop berisi permohonan doa itu disimpan di buku khotbah p Agung. P Agung sangat berhati-hati dan tidak mau mengabaikan permohonan doa dari ibu itu.

Saat Sodom dihancurkan, Lot yang merupakan orang benar, akhirnya hanya punya Zoar.

Meremehkan orang lain adalah salah satu bentuk kecongkakan/ kesombongan. Kita harus waspada terhadap kesombongan. Karena hidup-mati, naik-turun, terangkat-jatuh: mutlak di tangan Tuhan! Maka minta Roh Kudus jagai hati kita setiap saat.

Tuhan senang jika kita sadar bahwa seluruh hidup kita tergantung pada Tuhan

Cara p Agung mengatasi kemarahan: menimbang semua resiko yang mungkin terjadi dialami jika marah, maka artinya p Agung juga menimbang bagaimana reaksi yang harus ada. Yang paling p Agung takuti adalah jika Tuhan tidak suka, apalagi menyakiti hati Tuhan. Kita sudah terima sangat banyak dari Tuhan. Jika kita tahu diri- sebenarnya tidak ada hak bagi kita untuk mengeluh/ komplain.

Usia manusia 70-90 tahun. Apakah kita akan mengisinya dengan keluhan, omelan, gerutu, dll, padahal Tuhan tawarkan yang kekal. Atau kita isi dengan penuh rasa syukur pada Tuhan. Kekhawatiran tidak menambahkan usia kita.

2. Tidak perduli kepada orang lain

Jika kita sombong, hidup hanya fokus pada diri sendiri, maka ujungnya Zoar. Jika kita belajar hidup rendah hati, ujungnya akan berbeda

Artikel psikologi :
Seorang ahli menemukan satu pengobatan hebat bagi orang yang hampir gila: disuruh membagikan makanan di tempat kumuh. Orang yang kena gangguan jiwa mungkin semua berpusat pada diri sendiri. Saat fokus itu dibalikkan ke orang lain, tiba-tiba semua jadi luar biasa.

Yang dilihat setiap hari oleh Lot: amoral, orang sombong, orang yang tidak perduli dan berbagi dengan orang lain. Ujungnya dia hanya dapatkan Zoar.

Mari hidup dalam keseimbangan. Jangan cari yang seperti taman Tuhan, tapi cari taman Tuhan yang sejati, maka hidup kita akan jadi berkat bagi orang lain.

Portal Bahtera: http://web.keluargarhema.com/

Korespondensi:
antoniusfw@facebook.com (FB);
antonius_fw@yahoo.com (YM);
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 24D0C381
WhatsApp , WeChat, Line, Viber, Telegram – 085 727 868 064

Minggu, 09 Februari 2014
Roh yang Menyala
Nany Susanty

Saat tanda-tanda akhir jaman mulai tergenapi, ada beberapa hal yang harus kita perhatikan supaya bisa mencapai garis akhir.

Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala- nyala dan layanilah Tuhan.
Bersukacitalah dalam pengharapan, sabarlah dalam kesesakan, dan bertekunlah dalam doa! (Rm 12: 11-12)

Kerajinan kita tidak boleh kendor! Sering saat menunggu janji Tuhan, kita jadi letih, roh kita mulai meredup. Kita harus siap dan berjaga-jaga, sehingga mampu melihat tanda-tanda kedatangan Tuhan. Tapi jika kita tidak berjaga-jaga dan lengah, maka kedatangan Tuhan seperti pencuri.

Maklumkanlah hal ini di antara bangsa- bangsa: bersiaplah untuk peperangan, gerakkanlah para pahlawan; suruhlah semua prajurit tampil dan maju! Tempalah mata bajakmu menjadi pedang dan pisau- pisau pemangkasmu menjadi tombak; baiklah orang yang tidak berdaya berkata: ” Aku ini pahlawan! ” (Yoel 3: 9-10)

Supaya kerajinan kita tidak kendor, roh kita tetap menyala-nyala, dan kapasitas kita diperbesar:
1. Tempalah mata bajakmu menjadi pedang
Mata bajak berfungsi untuk menggemburkan tanah sebelum ditanami.
Mata bajak berbicara tentang keahlian dan talenta yang Tuhan beri pada kita: profesi, bakat, keahlian, apapun yang ada di tangan kita.

Rutinitas mengakibatkan kebosanan dan kejenuhan, akibatnya kerajinan kita kendor

Tahun-tahun menjelang Tuhan datang, mata bajak kita tidak bisa terus digunakan, tapi harus ditempa jadi pedang. Mata bajak berasal dari besi tebal, keras dan pendek; harus ditempa menjadi pedang yang tipis dan panjang. Fungsi dan bentuknya dirubah. Pedang berbicara tentang ketepatan dan ketajaman.
Kita harus punya ketepatan dan ketajaman dalam segala hal.

Sebelum ditempa, mata bajak harus dipanaskan hingga suhu tertentu, lalu dipukuli hingga bentuk berubah jadi seperti pedang.

Tokoh Alkitab yang mengalami transformasi fungsi talentanya: Yael (Hak 4: 17-21)
Yael artinya kijang yang berkulit halus. Kijang mampu berlari cepat, bisa naik gunung dengan kecepatan tinggi, tahu persis tempat berpijak yang tepat.
Saat peristiwa terjadi, Heber-suami Yael sedang berperang. Mereka adalah orang Keni yang merupakan ipar Musa, artinya keturunan Yetro. Yael adalah ibu rumah tangga, dan pekerjaannya membuat kemah. Dia rajin membuat patok untuk kemah. Dia bisa memasang patok, tahu mana tanah gembur atau keras, lokasi tempat patok bisa terpasang kuat.
Wanita biasanya ngeri melakukan pembunuhan, tapi Yael berani mengambil resiko besar untuk mematok kepala Sisera.

Saat kita menghadapi berbagai persoalan, Tuhan akan membawa kita dari profesi awal ke profesi berikutnya, lalu talenta atau profesi itu bisa kita gunakan, hingga kita menjadi seorang pahlawan.

Kesaksian:
Bu Ribka passion-nya di bidang musik, dan semula mengajar di sekolah musik. Di setiap kesempatan mengajukan permohonan pada Tuhan, bu Ribka selalu minta untuk memiliki sekolah musik. Saat ini bu Ribka dipercaya untuk memimpin dan mengelola sekolah musik Terang Bangsa.

Dalam profesi kita masing-masing: Tuhan akan berikan penambahan dan ketajaman, sehingga mata bajak menjadi pedang.

Kesaksian:
Bu Nany tidak pernah bermimpi untuk jadi notaris, pengkhotbah, dan hamba Tuhan. Bu Nany adalah anak ke-7. Warisan didapat dari kehidupan orang tuanya, dengan memperhatikan dan membantu: berdagang, menjahit kasur dan mengisinya dengan kapuk, dll. Saat kuliah di Bandung, bu Nany belajar mengerjakan pekerjaan rumah tangga. Dalam pelayanan bu Nany dari guru sekolah minggu, Tuhan ubah dan asah semua itu hingga menjadi hamba Tuhan.

2. Tempa pisau- pisau pemangkasmu menjadi tombak
Pisau pangkas jangkauannya pendek, tapi tombak jangkauannya jauh, bahkan bisa dilempar. Maka artinya kapasitas kita harus dikembangkan. Kita di desain Tuhan untuk punya kapasitas yang luar biasa. Banyak kapasitas kita belum tergali, maka harus terus digali.

Tokoh Alkitab yang memperluas jangkauannya: Debora (Hak 4: 4-5)
Debora artinya lebah. Lebah menghasilkan madu yang memberi kemanisan dan kekuatan. Tapi jika diganggu akan menyengat.
Debora adalah salah satu hakim Israel. Di masa itu orang Israel kurang menghargai wanita, tapi orang Israel mengangkat Debora menjadi pemimpin.

Deskripsi Debora dari sebuah artikel:
Debora keturunan Efraim, anak orang yang kaya. Kakak-kakak Debora sudah menikah, ibunya meninggal saat dia di usia 10 tahun. Maka mulai usia itu Debora mengatur semua masalah rumah tangga. Di usia 14 tahun Debora dipinang oleh Lapidot, orang Efraim, tinggal di daerah Betel-Rama.
Debora punya keintiman dengan Tuhan, banyak mengarang puisi, lalu dinyanyikan. Lapidot bangga pada istrinya karena mampu mengurus rumah tangga, suami, dan juga punya keintiman dengan Tuhan. Karena keintiman dengan Tuhan, Debora mendapat hikmat dari Tuhan, sehingga bisa menyelesaikan berbagai masalah. Akhirnya kemampuannya dikenal di seluruh Israel, kemudian orang-orang Israel mengangkat Debora menjadi hakim atas Israel.

Tuhan mau supaya kita punya kapasitas yang lebih lagi dan menjadi berkat

Hak 4: 3 – Secara pribadi kita tidak boleh puas dengan kondisi kita sekarang, tapi harus kembangkan dan perluas lebih lagi.

Hak 4: 6 – Debora sudah mendapat strategi dari Tuhan, dia tidak sembarangan mengatur strategi.
Tentara lawan sangat besar dan punya kereta besi, sementara orang Israel tanpa senjata. Tuhan memerintahkan supaya naik ke gunung Tabor. Gunung Tabor adalah gunung kemuliaan. Sebelum melakukan apapun, kita harus naik ke gunung Tabor, artinya mencari kemuliaan Tuhan.

Tuhan perintahkan pasukan Israel naik dan berkemah di gunung Tabor. menggiring pasukan lawan ke sungai Kison. Sungai Kison berada di lembah dekat gunung Tabor. Sungai Kison tidak terlalu besar, tapi jika hujan turun sungainya meluap. Maka banjir, dan lumpur turun dari puncak gunung. Maka saat itulah israel menyerbu dengan panah dan tombak, sementara kereta-kereta Yabin tidak bisa bergerak.

TUHAN, ketika Engkau bergerak dari Seir, ketika Engkau melangkah maju dari daerah Edom, bergoncanglah bumi, tirislah juga langit, juga awan tiris airnya; (Hak 5: 4)

Israel tanpa kereta, tapi Tuhan bisa melumpuhkan pasukan dengan 900 kereta. Yang pertama kali diserang adalah kudanya. Maka saat di serang, Israel menang.

Perluas daerah, talenta dan pelayanan kita, jangan terpatok pada yang ada saat ini.

Kesaksian:
Seseorang punya hoby utak-utik dan memperbaiki barang-barang yang rusak. Salah satu yang berhasil diperbaiki adalah organ gereja. Saat mendapat mesin laser dari Singapura yang rusak, orang ini bertanya ke produsen mesin itu: bagaimana cara memperbaikinya. Akhirnya dia bisa perbaiki.

Tekuni apa yang ada di tangan kita, jangan berpindah-pindah pekerjaan

3. Baiklah orang yang tidak berdaya berkata: ” Aku ini pahlawan!
Perkatakan yang positif: katakan bahwa bersama dengan Tuhan kita kuat!

Portal Bahtera: http://web.keluargarhema.com/

Korespondensi:
antoniusfw@facebook.com (FB);
antonius_fw@yahoo.com (YM);
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 24D0C381
WhatsApp – 085 727 868 064

Minggu, 16 Maret 2014
Menang Dalam Penolakan
Victor Purnomo

Mzm 118: 13-14
Daud menulis mazmur dari pengalaman hidupnya. Dalam bahasa Ibrani dikatakan “aku ditolak dan ditolak hingga aku jatuh”. Daud ditolak dengan hebat, tapi Tuhan menolong dia.

Frase “Tuhan adalah mazmurku” artinya Tuhan adalah melodi/ lagu, membuat semua yang semula kacau di hidup kita, jadi sebuah alunan melodi yang begitu bagus, dan mengubah hati Daud dari yang tertolak dan kacau, jadi lagu yang mengalun begitu manis.

Tuhan ingin jadi mazmur bagi kita, membuat kita menang atas segala penolakan dalam hidup kita.

Setiap orang pernah mengalami penolakan: dari pacar, dari kerja, dll. Yang terpenting adalah reaksi kita saat penolakan datang: menyerah atau bangkit, menjadi lemah atau justru menjadi kuat.

Reaksi yang benar saat mengalami penolakan membuat kita mengalami terobosan dalam kehidupan

Hak 11: 1-11
Nama “Yefta” artinya he opens, yaitu orang yang punya kapasitas membuka apapun dalam hidupnya. Yefta berhasil membuka tembok dan pintu yang tertutup dalam hidupnya.

Banyak hal dalam hidup yang berusaha membelenggu hidup kita, sehingga kita tidak bisa bergerak. Kita memerlukan kesanggupan dan kekuatan dari Tuhan untuk menerobos semua yang tertutup.

Ay 1 – yang Tuhan munculkan di awal sebagai predikat Yefta adalah: Pahlawan yang gagah perkasa. Manusia lebih mudah melihat kelemahan dan yang negatif dari orang lain, atau dirinya sendiri. Saat kita melihat kekurangan dan kelemahan kita, kita akan tertekan. Tuhan melihat kita dengan cara yang berbeda. Yang Tuhan pandang pertama dari Yefta bukan kekurangan atau kelemahannya, tapi kelebihan: Yefta mempunyai jiwa pahlawan.

Tuhan selalu melihat semua yang baik pada kita, untuk itulah Dia datang menebus kita.

Yefta punya cap yang tidak bisa dihilangkan dan diubah dari hidupnya: anak pelacur. Tapi bukan berarti dia harus terpuruk dan menerima begitu saja. Dunia dan orang lain bisa memberi cap dalam hidup kita, dan susah untuk lepas dari cap itu: pembohong, penipu, korupsi, dll. Tapi semua itu bisa ditumpuki dengan cap yang baru, sehingga akhirnya orang akan berkata bahwa kita sudah berubah. Saat kita berhasil menerobos tembok dalam hidup kita, cap yang baru akan begitu kuat, sementara cap yang lama melemah.

Kita harus bisa membuka dan menjebol semua belenggu dan batasan dalam hidup kita. Jika kita tidak cukup kuat, maka hidup kita akan terhenti dan tidak berkembang.

Ay 2 – Yefta diusir dari rumahnya, karena tidak disukai saudara-saudara dari ibu yang sah. Yefta harusnya punya hak, tapi hari itu hilang. Dari ayah-ibunya pun tidak ada pembelaan. Yefta pergi dengan hati yang hancur, dan tertolak.

Kita bisa lahir dalam kondisi apapun, tapi jangan sesali itu, kita harus terobos semua penghalang.

Ay 3 – Saat hidup Yefta kosong dan berantakan, yang datang menemani juga orang-orang senasib: yang tidak berarti, tidak berharga, kacau, gagal, yang sia-sia hidupnya. Lalu mereka bersama-sama menjadi perampok. Hidupnya tidak makin baik, tapi semakin hancur berantakan.

Ay 4-10 – Di tengah semua situasi yang berat, bani Amon menyerang daerah Gilead. Orang-orang Gilead tidak mampu menghadapinya, maka mereka meminta bantuan Yefta. Yefta lihat ini sebagai peluang untuk diterima kembali, bahkan menjadi pemimpin. Situasi ini dirancang Tuhan untuk mengubah hidup Yefta. Jika hari itu Yefta menolak, maka dia tidak pernah alami promosi Tuhan, dan namanya tidak ada di Alkitab. Tapi Yefta mengabaikan perasaannya.

Seringkali kemarahan dan kepahitan menghentikan hidup kita.

Jika Yefta tidak mau berperang, dia tetap jadi perampok. Tapi jika berperang melawan Amon, dia belum tentu menang. Ini pilihan yang tidak mudah. Dalam hidup ada pilihan-pilihan yang sukar. Jika kita ambil, ada kemungkinan bagi kita untuk di promosi dan naik tinggi. Banyak orang tidak berani mengambil pilihan yang beresiko. Yang terpenting saat menghadapi suatu pilihan yang sulit adalah minta petunjuk Tuhan sehingga pilihan kita tepat sesuai kehendak Tuhan.

Jangan pilih apa yang enak, tapi pilih apa yang berguna!

Kesaksian:
P Victor dihadapkan pada pilihan untuk berangkat ke bangsa-bangsa, atau tidak berangkat. Biayanya banyak, kesukarannya banyak, tapi apakah kita berani memilih yang sulit?

Orang-orang yang sebelumnya memusuhi dan mengusir Yefta, dibuat Tuhan jadi orang-orang yang mempromosikan hidup Yefta. Tuhan bisa membuat orang-orang yang memusuhi kita, jadi orang-orang yang mempromosikan hidup kita.

Saat pilihan kita benar, akan ada hasil yang baik. Jangan takut dengan penolakan!

Ilustrasi:
Seorang pemuda melamar menjadi office boy di microsoft, tapi ditolak karena tidak punya email. Dia tidak menyerah, dengan uang sisa yang dimiliki dia mencoba berjualan tomat, dan akhirnya berhasil dan kaya. Setelah kaya, dia mulai berfikir untuk meng-asuransikan berbagai miliknya. Agen asuransi heran karena walau sukses dan kaya, orang ini tidak punya email. Usahawan ini justru merasa beruntung tidak punya email, karena justru mungkin dia hanya jadi office boy microsoft.

Kita harus punya mental dan roh yang terus menerobos ke depan hingga mencapai sesuatu

Ay 11 – Yefta awalnya jadi penjahat. Tapi saat hendak mengambil keputusan yang besar bagi bangsanya diawali dengan menghadapkan masalahnya kepada Tuhan. Saat kita menghadapi persimpangan jalan, hadapkan pilihan-pilihan itu ke Tuhan, karena Tuhan yang tahu beberapa langkah ke depan kita.

Saat Tuhan memilihkan jalan bagi kita, kita akan mendapatkan yang terbaik.

Di akhir cerita Yefta memenangkan pertempuran. Tapi ada bagian yang menyedihkan yang seharusnya tidak perlu dikatakan: sumpah Yefta.

Lalu bernazarlah Yefta kepada TUHAN, katanya: “Jika Engkau sungguh-sungguh menyerahkan bani Amon itu ke dalam tanganku, maka apa yang keluar dari pintu rumahku untuk menemui aku, pada waktu aku kembali dengan selamat dari bani Amon, itu akan menjadi kepunyaan TUHAN, dan aku akan mempersembahkannya sebagai korban bakaran.” (Hak 11: 30-31)

Sumpah Yefta tidak menentukan kemenangan Yefta. Tuhan memang ingin dan akan memberikan kemenangan kepada Yefta. Yefta bersumpah karena dia sangat ingin menerima kemenangan, dihargai, dihormati dan diterima lagi. Ini karena ada kepahitan dan penolakan yang belum diselesaikan/ dibereskan. Ucapan nasar Yefta justru akhirnya menghancurkan hatinya. Itu merusak kemenangan Yefta.

Hati yang belum beres akan mencemari hal-hal baik yang Tuhan berikan

Tuhan punya banyak rencana yang bagus dan sempurna bagi hidup kita. Kita tidak perlu ikut campur dan ingin membantu Tuhan dengan: janji, nazar, kekuatan, pikiran, dll, karena itu bisa merusak semuanya.

Orang yang tertolak, pahit, marah, sering tidak sadar dengan kondisinya. Tapi reaksi yang muncul akan kelihatan.

Kisah orang tertolak yang akhirnya berhasil:
Klub river plate melatih anak-anak muda. Salah satu anak mengalami kelainan hormon, sehingga tidak bisa tinggi. Akhirnya anak ini diterima di klub lain, dan sekarang jadi Lionel Messi,pesepakbola top dunia. Jika dia putus asa, maka saat ini dunia tidak akan kenal Messi.
Seorang pekerja surat kabar dikeluarkan karena dianggap kurang punya imajinasi, ide tidak orisinil. Orang ini adalah Walt Disney, pendiri Disneyland dan berbagai kisah anak-anak yang disukai di seluruh dunia.
Seorang guru musik mengatakan bahwa salah seorang muridnya bodoh dan tidak pernah jadi pemain musik. Ternyata ujungnya anak ini jadi Ludwig van Beethoven.

Jika kita mau berjuang menerobos dan membuka semua yang tertutup, maka kita akan menjadi orang besar. Dunia membuktikan bahwa semua yang kuat dan bertahan akan menerobos ke depan. Tapi yang tidak tahan akan hilang ditelan masa, keadaan dan waktu.

Tuhan memberi Yefta sebagai contoh. Tapi saat Tuhan bekerja, jangan campuri dengan kemauan dan kekuatan kita sendiri.

Portal Bahtera: http://web.keluargarhema.com/

Korespondensi:
antoniusfw@facebook.com (FB);
antonius_fw@yahoo.com (YM);
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 24D0C381
WhatsApp , WeChat, Line, Viber – 085 727 868 064

Minggu, 02 Maret 2014
What do You See ?
Bill Wilson

Saat kecil, ibu dari ps Bill yang seorang pemabuk, dia meninggalkan ps Bill sendirian di pinggir jalan. Setelah 3 hari kelaparan, ada seseorang yang berhenti, memberi makanan dan minuman, lalu mengirim ps Bill ke kamp sekolah minggu. Di sana untuk pertama-kalinya ps Bill dengar tentang Tuhan Yesus. Orang itu mau berhenti walau anaknya sendiri menderita Leukimia di rumah sakit. Keberadaan ps Bill saat ini adalah bukti nyata bahwa 1 orang Kristen biasa bisa memilih untuk membuat perubahan. Program “Sponsportship” Metro dirancang untuk menyelamatkan sebanyak mungkin anak yang dibuang oleh orang tuanya. Sehingga suatu hari nanti anak itu bisa dipakai Tuhan secara luar biasa!

Kesaksian: Seorang wanita yang tinggal di tempat pembuangan sampah melihat seorang pria membuang anaknya yang buta, dan anak itu hampir terlindas truk sampah. Wanita itu lari dan menyelamatkan anak itu di saat terakhir, lalu memeliharanya seperti salah satu anaknya.

Ketika Kristus menyentuh kita, maka tidak perduli siapapun kita, dan apapun posisi kita, maka kasih Kristus itu akan mendorong kita melakukan sesuatu.

Yoh 20: 1-8 – Kisah ini bukan sekedar kisah kebangkitan Yesus. Ps Bill ingin mengajak jemaat melihat keluar melampaui dunia kita yang kecil. Saat kita bisa melihat sebuah kenyataan di depan mata kita, itu akan mengubah hidup kita.

Di setiap momen dalam hidup, kita harus memutuskan: apa yang kita lihat ?

Air mendidih di 100 derajat, tapi penguapan belum terjadi di suhu yang dibawahnya. Saat api menyentuh air, maka panasnya akan mengubah bentuk air menjadi bentuk lain dan tidak dikenali lagi. Saat api Roh Kudus menyentuh dan menyatu dengan kita, maka sesuatu akan terjadi, Dia mengubah hingga kita jadi begitu berbeda dari diri kita sebelumnya. Inilah yang ps Bill harapkan terjadi pada beberapa di antara yang hadir: berubah, bahkan ikut bergabung untuk menolong anak-anak terlantar secara langsung.

3 teman terdekat Yesus: Maria, Petrus dan Yohanes, datang ke kubur yang kosong, dan mereka melihat sesuatu. Mereka adalah teman dekat Yesus, kenal pribadi Yesus, menyaksikan mujizatNya, mendengar pengajaranNya. Mereka juga mendengar nubuatan Yesus tentang diriNya sendiri bahwa Yesus akan mati dan bangkit di hari ketiga. Maka saat melihat kubur yang kosong, seharusnya mereka langsung tahu bahwa Yesus menggenapi nubuatanNya. Tapi 2 dari 3 murid itu tidak mengerti apa yang mereka lihat.

Jemaat Jki setiap minggu mendengar dan menyaksikan semua pelayanan dan penjangkauan yang dilakukan gereja. Tapi tidak semua jemaat melihat hal itu secara benar.
Pagi ini ps Bill bangun jam 4, menyaksikan ada 400 bayi Chinese yang akan dijual. Apa yang kita “lihat” dari berita ini?

Foto: seorang wanita dengan perut besar tergeletak dan berdarah di pinggir jalan. Wanita itu “terlihat” sedang hamil. Tim Metro membawanya ke rumah sakit. Ternyata benjolan besar di perut itu adalah tumor besar, dan bukan bayi. Apa yang kita lihat dan duga di awal, ternyata bisa salah !

Pada hari pertama minggu itu, pagi-pagi benar ketika hari masih gelap, pergilah Maria Magdalena ke kubur itu dan ia melihat bahwa batu telah diambil dari kubur. (Yoh 20: 1)
Kata “melihat” di ayat ini adalah blepō = βλέπω (G991) = melihat dengan mata jasmani.
Orang pertama yang datang ke kubur adalah Maria. Maria melihat ke kubur yang kosong, melihat batu sudah terguling, tapi tidak mengerti apa yang sedang terjadi. Maria tidak sadar bahwa dia sedang menyaksikan mujizat yang memisahkan antara ke-Kristenan dengan agama lain.

Saat ke Afrika Selatan, selesai khotbah seseorang membawa anak yang punya tumor besar di wajahnya. Saat ps Bill menumpangkan tangan pada tumor anak itu untuk mendoakannya, beberapa orang lain yang hadir bergerak menjauh.

Kadang saat melihat sesuatu kebutuhan, ada beberapa orang yang bergerak ke arah kebutuhan itu, tapi ada juga yang justru bergerak menjauh.

Foto: saat ke Negeria, ps Bill dan rekannya dikejar menggunakan mobil. Salah satu temannya cacat permanen karena dilindas oleh mobil itu. Apa yang kita lihat?

15 tahun yang lalu ps Bill menumpangkan tangan ke tanah kosong yang saat ini adalah gedung Holy Stadium. Saat itu ps Bill melihat sesuatu yang lebih dari sekedar tanah kosong.

Maka datanglah Simon Petrus juga menyusul dia dan masuk ke dalam kubur itu. Ia melihat kain kapan terletak di tanah, (Yoh 20: 6)
Kata “melihat” di ayat ini adalah theōreō = θεωρέω (G2334) = melihat dengan pikirannya / berteori.
Petrus muncul, dan melihat sama seperti yang Maria lihat. Lalu dia menganalisa, mengembangkan teori di pikirannya. Petrus berusaha membuat dugaan dan perkiraan: apakah Yesus sudah bangkit atau tidak. Tapi Petrus tidak mengerti.

Foto: kue dari lumpur yang dikeringkan. Kue ini dibuat untuk anak-anak di Haiti yang sedang sekarat, sehingga mereka mati dengan tenang dan tidak menjerit-jerit. Apa yang kita lihat?

Maka masuklah juga murid yang lain, yang lebih dahulu sampai di kubur itu dan ia melihatnya dan percaya. (Yoh 20: 8)
Kata “melihat” di ayat ini adalah eidos = εἶδος (G1491) = melihat dengan hati dan percaya.
Yohanes datang dan melihat hal yang sama, dia melihat dan percaya. Yohanes melihat “hal yang sama” itu dengan hatinya, tidak dengan mata fisik atau pikirannya.

Foto: Seorang anak sekarat di dekat kantor pelayanan Metro di Haiti. Sebagian wajahnya tertutup tumor, dan anak itu tidak bisa makan apapun. Ps Bill berusaha dengan segala cara membawa anak itu untuk operasi di Amerika: membeli akte palsu, membeli paspor palsu, melanggar hukum. Banyak dokter tidak mau melakukan operasi karena menurut mereka anak itu pasti mati. Ps Bill tidak mau menyerah karena dulu pernah ada 1 orang yang tidak putus asa melihat kondisi ps Bill kecil. Setelah 7,5 jam di kamar operasi, kondisi anak ini memburuk. Ps Bill minta semua tim dokter untuk tidak menyerah. Akhirnya anak itu selamat.
Semua orang berkata bahwa anak itu tidak mungkin hidup, tapi ps Bill melihat sesuatu yang tidak dilihat orang lain. Saat ini anak itu masih kecil, tapi suatu saat dia akan tahu bahwa ada seseorang yang tidak menyerah saat kondisinya parah.

Kita harus bisa melihat dengan hati kita, sehingga kita bisa benar-benar mengerti apa yang kita lihat!

Program sponshorship ps Bill Wilson adalah memberikan donasi Rp 280.000,- / bulan kepada setiap anak, selama 2 tahun.

Portal Bahtera: http://web.keluargarhema.com/

Korespondensi:
antoniusfw@facebook.com (FB);
antonius_fw@yahoo.com (YM);
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 24D0C381
WhatsApp , WeChat, Line, Viber – 085 727 868 064

Minggu, 09 Maret 2014
Say No to Instant, Say Yes to Process
Petrus Agung

Mat 7: 24-27 – kisah ini merupakan bagian dari khotbah Yesus tentang akhir jaman.
Membangun rumah di atas pasir adalah cara instan dan sangat cepat. Ini karena fondasi bisa dipasang dengan mudah pada pasir. Tapi semua yang dibangun dengan cepat, dan membuang semua kesulitan yang harus kita lewati, Firman katakan sebagai orang yang bodoh. Karena akan ada berbagai hal datang menguji bangunan hidup kita, dan ujungnya akan roboh.

Orang yang membangun di atas batu karang, yaitu Tuhan sendiri, mendengar Firman dan melakukannya, mereka orang yang bijaksana. Prosesnya akan panjang dan berat, karena batu karang harus ditaklukkan. Tapi saat semuanya jadi, dan ujian datang, maka akan tetap kokoh, berdiri dan tidak goyah.

Tuhan kita adalah Tuhan atas sebuah proses, bukan Tuhan yang instan. Tapi semua orang suka segala yang cepat.

1Kor 3: 5-7
It’s not the one who plants or the one who waters who is at the center of this process but God, who makes things grow (1Kor 3: 5-7, MSG)

Semua orang mempunyai bagiannya, tapi yang terpenting adalah pusat dari proses, yaitu Tuhan sendiri. Kehidupan tidak bisa lepas dari proses. Maka kita harus melatih mental dan cara berfikir kita:

Say no to instant, say yes to process

Cara merebus jamu tradisional China:
Ramuan harus direbus dengan api yang kecil, dan proses pemanasan yang lambat. Maka proses itu membutuhkan waktu yang cukup lama.

Jangan mengejar sesuatu dan ingin cepat, karena yang muncul hanyalah masalah!

Keinginan mempercepat suatu proses yang harus kita waspadai:
1. Ingin cepat kaya
Tuhan menggunakan istilah kelimpahan, bukan istilah kaya. Limpah gambarannya kita mempunyai segelas air, lalu isinya meluber keluar dan memberkati yang lain. Tapi jika kita ingin kaya, seolah-olah membuat gelas yang begitu tinggi sehingga untuk diri sendiripun tidak cukup.

Harta yang cepat diperoleh akan berkurang, tetapi siapa mengumpulkan sedikit demi sedikit, menjadi kaya. (Ams 13: 11)

Tuhan bukan ingin mempersulit kita, tapi Tuhan mau kita melalui proses, sehingga bisa mengelola kekayaan yang kita dapatkan.

Tuhan ingin memberkati kita, tapi tidak mau kita jadi pengejar kekayaan, yang fokusnya hanya kekayaan tanpa perduli prosesnya.

Kesaksian:
Cucu bu Nany sekarang beratnya sekitar 20 kg. Tapi karena sejak bayi bu Nany biasa gendong dia, maka saat si cucu minta di gendong, bu Nany masih kuat. Itu karena bu Nany terlatih.

Penelitian di Amerika:
Para pemenang lotre kaya mendadak, namun hampir semuanya beberapa tahun kemudian hidup lebih miskin daripada sebelum mendapat lotre.
Ini karena:
1. Penghasilan besar hanya 1x, tapi pengeluarannya rutin, akibatnya tidak seimbang.
2. Mental tidak siap: banyak keinginan, tapi tidak memperhitungkan.

Jangan buang proses Tuhan dalam hidup kita, karena itu pendewasaan dan membuat kita jadi kuat.

Orang yang dapat dipercaya mendapat banyak berkat, tetapi orang yang ingin cepat menjadi kaya, tidak akan luput dari hukuman. (Ams 28: 20)

Kesaksian:
Ada orang yang bertemu p Agung, mendapat harta p Karno. Dia dapat nubuatan dari seorang sesepuh bahwa dia adalah satria piningit. Dia mau gunakan harta untuk berbagai proyek untuk kesejahteraan Indonesia, tapi p Agung harus “menabur” ke tim mereka sebanyak 3M terlebih dulu. Semua dokumen terlihat meyakinkan, dari bank luar negeri. Tapi setelah di cek di internet, banyak ke-tidak-tepatan. Di antaranya tanda tangan dari presdir bank yang tertera dengan tanda tangan di dokumen. Ternyata tim yang mendatangi p Agung itu juga tertipu banyak. Itu semua terjadi karena ingin cepat kaya.

Lebih baik jika kita bekerja dengan baik, menekuni pekerjaan kita. Lalu seiring berjalannya proses, kita akan bertumbuh dan belajar dari Tuhan. Maka jatah kita akan luar biasa.

Kesaksian: money game. Yang rugi sudah banyak. Jika kita sudah dapat banyak uang, itu dari uang pendaftaran rekan-rekan lain yang ikut mendaftar. Di suatu titik money game berhenti. Kemudian pemiliknya biasanya lari karena dia sudah tidak mampu membayar bonus para anggota.

Sebagian orang memilih judi. Penjudi adalah loser – orang yang kalah, karena tidak berani menghadapi realita hidup. Sebagian besar penjudi ujungnya jadi miskin dan keluarganya menderita.

Orang yang ingin cepat kaya tidak percaya bahwa Tuhan yang memimpin, menyertai, dan merencanakan hidupnya dengan sempurna.

Tuhan memang menjanjikan kelimpahan, tapi ada caraNYA yang harus kita jalani.

2. Proses harus lebih utama dari hasil
Contoh:
Saat SMP, bhs Inggris p Agung kacau. Untuk mengerjakan PR, p Agung mencontoh kerjaan teman. Hasilnya nilai p Agung bagus, tapi prosesnya dibuang. Seharusnya p Agung minta diajari temannya, sehingga tahu bagaimana prosesnya. Suatu hari diadakan ulangan mendadak, bahannya dari soal-soal PR. Nilai p Agung sangat buruk, dan ditegur oleh gurunya.

Saat kita hanya ber-orientasi hasil tanpa ikuti prosesnya, maka saat masalah yang sama datang kita tetap tidak bisa melakukan apa-apa. Sekalipun terasa berat, kita harus mau mengikuti proses Tuhan. Sekali kita bisa melewati proses, maka untuk untuk persoalan berikutnya yang kurang lebih sama, kita bisa keluar sebagai pemenang.

Fil 2: 5-11
Having become human, he stayed human. It was an incredibly humbling process. He didn’t claim special privileges. (Fil 2: 8, MSG)

Yesus menjadi manusia, dan mengalami proses perendahan yang luar biasa. Ujungnya Tuhan meninggikan Dia.

Ilustrasi:
Seorang ahli psikologi Amerika melakukan riset kepada beberapa anak-anak kecil. Anak-anak itu diminta mengerjakan sebuah tes yang sangat mudah. Kemudian mereka dibagi dalam 2 kelompok. Untuk 1 kelompok: nilai ujian ditunjukkan, dan mereka dipuji untuk hasilnya (pintar, jenius, top, no 1, dll). Kelompok kedua dipanggil, dibagikan dengan kata-kata pujian atas usahanya (kerja keras, pantang menyerah, sabar, ketekunan, berusaha, berjuang, dll).
Kemudian mereka diberi soal baru yang sangat sulit. Kelompok pertama kehilangan semangat, sebagian frustasi, bahkan hampir semua tidak mau kerjakan karena takut lebel “jenius”nya hilang.
Tapi kelompok kedua mencoba terus walau merasa sulit, dan ujungnya tetap tidak bisa.

Akibat dari pujian di awal: kelompok pertama berjuang untuk mendapat pujian, kelompok kedua menjadi pejuang yang tangguh. Mari terapkan hal ini pada anak-anak kita.

Seorang anak muda bergaul dengan anak-anak orang kaya. Dia lihat teman-temannya menggunakan uang dengan mudah, melihat hasil akhirnya saja. Saat ayahnya menegur, malah marah. Anak itu dan anak-anak keluarga kaya yang lain tidak mau mengerti proses, dan hanya tahu hasilnya. Jika tanpa pertolongan Tuhan, maka ujung dari semuanya adalah kerusakan.

Tuhan akan tolong kita melalui semua proses dalam kehidupan kita!

Rahasia hidup diberkati: Mzm 1: 1-3

Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh, tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam. (Mzm 1: 1-2)

Merenungkan seperti mengunyah, sapi memamah-biak.
Pohon yang ditanam mengalami proses: akar bertumbuh sehingga menemukan mata air. Maka saat kemarau dia tidak kering karena sumber air-nya dari bawah.

Rajawali
Saat ada rajawali betina dewasa yang belum menikah, maka akan ada jantan yang berusaha memikat hatinya. Jika ada yang menarik, si betina akan ambil sebatang kayu kering, dibawa ke tempat yang tinggi, lalu dijatuhkan. Jantan sejati akan menukik, mengejar dan menyambar batang kayu itu, lalu meletakkan di sarang si betina. Proses ini akan terjadi beberapa kali.

Saat akan melahirkan anak, rajawali membuat sarang, yang tersusun dari beberapa lapisan: ranting berduri, ranting kering, jerami kering, dan bulu rajawali halus yang dirontokkan induknya. Itulah tempat betina akan bertelur dan mengerami hingga menetas.

Selama sekian lama induk memberi makan anak-anaknya setiap hari. Suatu hari si ibu mengebaskan sayapnya, sehingga bulu-bulu hilang dan si anak mulai gatal terkena jerami. Sekian waktu kemudian jerami dibuang dan tinggal ranting-ranting kering, sehingga sarang jadi keras. Beberapa waktu kemudian ranting kering dibuang, yang tinggal ranting yang berduri. Maka si anak mulai terluka karena ranting-ranting.

Suatu ketika si anak ditendang induknya dari atas, dan jatuh ke bawah. Saat itulah rajawali jantan menyambarnya. Proses ini terjadi berkali-kali, hingga si anak bisa keluar refleks: mengembangkan sayap, dan mulai terbang.

Anak rajawali harus terbiasa tinggal di sarang yang berduri, karena di masa depan akan ada burung-burung malas yang hanya mau merampok hasil buruan rajawali. Karena terbiasa terkena semak duri, rajawali akan mampu mengabaikan patukan dan serangan burung lain, lalu terbang menuju matahari.

Kita seringkali tidak suka prosesnya, tapi saat kita bisa terbang, kita akan bisa menghargai semua proses Tuhan.

Pengumuman
> 12 maret – acara di bandung 16:00- di streaming radio rhema FM. Tema “The Rock of Salvation”

> 13-14 maret seminar di Jki Injil Kerajaan 18:30
1. Perjanjian garam
Mimpi p Agung: ada kota yang hancur- ditaburi garam, lalu pulih dan jadi baru dan bagus.
Bawa: barang apapun yang mewakili bisnis kita.

2. Keseimbangan
Keseimbangan adalah hal yang vital dalam hidup. Antara lain antara: karunia dan buah Roh
Gift: gelang dengan bandul delima dan lonceng seperti pada bagian bawah jubah imam.

Portal Bahtera: http://web.keluargarhema.com/

Korespondensi:
antoniusfw@facebook.com (FB);
antonius_fw@yahoo.com (YM);
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 24D0C381
WhatsApp , WeChat, Line, Viber – 085 727 868 064

Minggu, 23 Februari 2014
Rajawali Tidak Makan Bangkai
Petrus Agung

Dan ketika Anak Domba itu membuka meterai yang keempat, aku mendengar suara makhluk yang keempat berkata: “Mari!”. Dan aku melihat: sesungguhnya, ada seekor kuda hijau kuning dan orang yang menungganginya bernama Maut dan kerajaan maut mengikutinya. Dan kepada mereka diberikan kuasa atas seperempat dari bumi untuk membunuh dengan pedang, dan dengan kelaparan dan sampar, dan dengan binatang-binatang buas yang di bumi. (Why 6: 7-8)

Adapun makhluk yang pertama sama seperti singa, dan makhluk yang kedua sama seperti anak lembu, dan makhluk yang ketiga mempunyai muka seperti muka manusia, dan makhluk yang keempat sama seperti burung nasar yang sedang terbang. (Why 4: 7)

Dalam terjemahan lain dikatakan kuda kuning hijau sebagai pale house (kuda pucat). Secara global maut akan meraja-lela dan mematikan banyak orang. Tapi yang dibahas kali ini dalam hubungan antara kuda pucat dan rajawali.

Luk 17: 32-37 – Tuhan memberikan peringatan bahwa menjelang akhir jaman akan ada mayat dan bangkai, di situ berkerumun burung nasar. Para ahli berdebat, karena sebagian berkata bahwa itu bukan rajawali, karena rajawali tidak bergerombol dan tidak makan bangkai. Tapi menurut teks aslinya sangat mungkin itu rajawali.

Kita adalah generasi rajawali Tuhan, dan rajawali tidak di desain untuk makan bangkai.

Rajawali yang makan bangkai umurnya tidak bisa panjang. Maka artinya Tuhan memperingatkan kita semua: saat ada begitu banyak kematian, kita sebagai rajawalinya Tuhan tidak makan bangkai. Karena ini menentukan apakah kita menjadi pasukan Tuhan yang kuat, atau kita suatu saat kita akan terhentikan. Yesus adalah roti yang hidup, dan pasukan rajawali Tuhan harus makan roti yang segar dari Tuhan setiap hari, dan tidak boleh makan bangkai/ sesuatu yang mati.

Tak berkesudahan kasih setia TUHAN, tak habis-habisnya rahmat-Nya, selalu baru tiap pagi; besar kesetiaan-Mu! (Rat 3: 22-23)

Kita bisa memilih apa yang kita “makan” setiap pagi: berita-berita jelek dan buruk, atau firman Tuhan.

Rajawali berhadapan dengan pilihan untuk makan bangkai saat lemah dan tidak punya kekuatan untuk berburu. Sesuatu yang bergerak dan harus diburu membutuhkan kekuatan, kelincahan, dan energi yang besar.

tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.(Yes 40: 31)

Pada usia tertentu rajawali mengalami fase yang menyakitkan. Dia mencari tempat terpencil, lalu bulu-bulunya mulai rontok, bahkan sering harus mencabut bulunya sendiri dengan paruhnya. Kukunya pun mulai rontok. Beberapa saat kemudian barulah kuku dan bulu tumbuh kembali. Semua bagian yang sudah tidak berfungsi, digantikan oleh yang baru. Jika pulih, cakar dan kuku tumbuh baru, dan dia siap hidup sekian puluh tahun kemudian. Tidak semua rajawali sanggup melakukan hal ini.

Ada orang yang punya bulu-bulu lama di hidupnya yang belum dicabut: pengalaman dan trauma di masa lalu, dikecewakan di waktu lalu. Semua itu harus dicabut dan dibuang. Jika “bulu yang lama” dibiarkan tidak dicabut, maka yang baru tidak bisa muncul.

Jika tidak bisa melepaskan kepahitan yang lama, maka kekuatan yang baru tidak kita dapatkan

Rajawali yang sehat mampu terbang melayang di atas badai. Rajawali yang tidak alami peremajaan akan ketakutan dan memilih tinggal di bawah.

Perlu proses pengampunan, berdamai dengan Tuhan, berdamai dengan orang yang melukai kita. Seringkali orang Kristen terluka, tapi yang jadi sasaran kemarahan adalah Tuhan.
Padahal untuk masuk ke surga yang dibutuhkan adalah nama Yesus. 2000 tahun yang lalu Yesus sudah jalani semuanya untuk keselamatan kita.

Kita perlu melewati peoses-proses yang menyakiitkan: pengampunan, berdamai dengan Tuhan, berdamai dengan siapapun yang kita anggap telah melukai kita.

Seringkali orang Kristen terluka atau dirugikan oleh orang lain, tapi yang jadi sasaran kemarahan dan kepahitan adalah Tuhan. Padahal untuk masuk ke surga yang dibutuhkan adalah nama Yesus, bukan karena nama orang-orang lain yang sudah melukai kita.

Jangan korbankan surga kita karena satu-dua nama orang yang mengecewakan dan menyakiti kita.
Keselamatan kita sudah ditanggung Yesus, seharusnya kita berterima kasih sepanjang hidup kita

Kecewa terhadap beberapa orang Kristen adalah hal yang wajar. Karena yang membutuhkan tabib/ dokter adalah orang sakit. Orang yang datang kepada Yesus sadar bahwa dirinya sakit karena dosa. Maka benturan antar sesama pasien itu wajar, karena dokternya Yesus, dan bukan mereka. Jika ada benturan, jangan buang “dokter”nya.

Dunia mengharapkan kita seperti Kristus, tapi seringkali beberapa orang masih “sakit”

Rajawali yang tidak bisa mencabut hal-hal lama dari hidupnya, dia tidak lagi memiliki kekuatan yang dibaharui. Maka akibatnya tidak bisa berburu, kelincahan dan keberaniannya hilang.
Jika salah satu rajawali lemah, rajawali yang lain akan mencoba membantu dengan memberikan daging segar di dekatnya. Tapi jika sudah terlalu lemah, maka akan berhenti, ditinggalkan temannya, dan mulai makan bangkai atau binatang yang sudah mati.

tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam. Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil. (Mzm 1:2-3)

Orang Kristen yang menjauh dari Tuhan, firman Tuhan tidak lagi menarik. Tidak mau ke gereja karena merasa bisa mengikuti via internet, karena tidak mau bertemu orang yang menyakitinya.
Kecenderungannya mereka kemudian lebih suka mencari berita buruk tentang orang lain, gosip terbaru, dll. Berita-berita buruk harus kita kebaskan, karena tidak akan membangun iman kita. Jika kita suka hal-hal seperti itu, kita adalah rajawali yang sakit.

Kesaksian:
P Agung mendapat mobil dari p Yusak. Malamnya p Agung mimpi bahwa p Yusak berperang sebagai infanteri/ jalan kaki, dan kendaraan yang digunakan p Agung adalah milik p Yusak. Maka mobil itu dikembalikan ke p Yusak. P Agung bersyukur berhasil lulus saat melewati ujian ini: baik saat menerima maupun mengembalikan mobil. Ini terjadi sekitar 3 tahun yang lalu.
Tuhan beri mobil Jaguar ke p Agung tahun 2005. Sebulan terakhir p Agung sempat terlintas untuk ganti mobil, sebagai bagian persiapan pernikahan anaknya. Dengan bantuan teman-temannya, p Agung men-survey beberapa mobil, dan akhirnya memilih salah satu mobil.

Ada dua cara untuk mendapatkan sesuatu yang kita inginkan:
Tidak ada dana, lalu berdoa dan hadapkan ke Tuhan, hingga di suatu titik mendapatkan sesuatu dari Tuhan.
Diberkati limpah, sehingga saat ingin sesuatu bisa langsung membeli.

Cara pertama lebih aman karena hati kita terjaga. Sedangkan jika kita menggunakan kehendak bebas (freewill) kita, resikonya kita lakukan hal yang salah. Tuhan mau kita menikmati hal kedua, tapi dengan hati yang tidak bergeser dari Tuhan, selalu bertanya lebih dulu apakah Tuhan berkenan dengan yang kita inginkan.

P Agung bermimpi berada di istana yang pilarnya warna emas bening. Di tengahnya ada tahta Tuhan, atmosfir ruangan itu adalah kebaikan Tuhan (grace of God), dan semua yang berada dalam ruangan itu menangis, terharu dan tersungkur. P Agung merasa bahwa pemberian Tuhan terlalu banyak dibanding apa yang telah dikerjakan. Tuhan suka dengan sikap hati “tahu diri”, dan sikap hati itu yang membuat p Agung menerima banyak dari Tuhan.
Wujud dari mimpi di atas: seseorang menyelesaikan semua pembayaran mobil baru p Agung.

Jika Tuhan ingin memberi, tidak jadi masalah apakah kita punya uang atau tidak.

Menjelang Tuhan datang, banyak bangkai di sekitar kita. Rajawali yang sakit akan bergerombol makan bangkai, dan mati dalam sekejap. Yesus adalah roti hidup, kita harus makan roti hidup yang segar/ fresh setiap hari.

Hentikan semua yang membawa berita bangkai. Makan hanya dari Firman Tuhan yang hidup !

Sabtu sore – Minggu pagi – minggu sore 1-2 Maret 2014 – ps Bill Wilson
akhir Maret – ps John Avanzini
Mei – ps Kong Hee
Juli 22-23 – ps Benny Hinn

Pembukaan
Dalam beberapa minggu terakhir ada banyak bencana alam: banjir, gunung meletus, dll. P Agung mensyukuri respon dari jemaat yang membantu dan turun tangan dengan cepat. Ini adalah saat terbaik untuk memberitakan kabar baik. Pemberitaan Injil akan lebih efektif jika dilihat (Injil dalam bentuk perbuatan nyata), dibanding jika hanya didengar (dikhotbahkan). Ada satu desa dengan 600 KK yang hanya dilayani tim JKI. Kita akan tuntaskan hingga tanah daerah itu pulih.

Kebutuhan untuk bencana gn Kelud:
Tempat tidur tipis, jeep + sopirnya, sarung, sampo, pakaian laki, semprotan air, genset, sepatu boots.

Portal Bahtera: http://web.keluargarhema.com/

Korespondensi:
antoniusfw@facebook.com (FB);
antonius_fw@yahoo.com (YM);
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 24D0C381
WhatsApp , WeChat, Line, Viber – 085 727 868 064

Minggu, 02 Februari 2014
He is Coming Soon
Hengky Kusworo

Kita adalah gereja yang siap menantikan kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali.

Mat 16 : 1-3 – Orang-orang farisi dan Saduki tidak bisa mengerti atau membedakan tanda-tanda jaman, tetapi kita adalah generasi yang mengerti tanda-tanda jaman.

Tanda-tanda Jaman:
1. Meteor jatuh
Meteor jatuh di Rusia 15 Februari 2013. Ukuran sebesar 1,8 meter menimpa sebuah rumah, melukai 500 orang.

seperti bulan yang ada selama-lamanya, suatu saksi yang setia di awan-awan (Mzm 89: 37)

Menurut seorang hamba Tuhan, tanda dari bulan berbicara tentang Israel, sedangkan tanda dari matahari berbicara tentang gereja Tuhan atau dunia.

Semua di alam semesta berbicara tentang keberadaan Tuhan, dan tidak ada yang kebetulan.

Orang majus bisa menemukan Yesus di Betlehem dengan melihat tanda bintang di langit.

Kedatangan Yesus yang pertama ditandai dengan bintang di langit, kedatangan Tuhan yang kedua seperti kedatangan Tuhan yang pertama.

Luk 21: 24-28 – Yesus berbicara tentang akhir jaman
Ay 24 – Ini sudah terjadi ketika 1 juta orang Yahudi disalibkan oleh Kaisar Nero di Yerusalem.
Ay 28 – Kedatangan Tuhan sudah dekat, kita harus mempersiapkan hidup kita.

Dan akan ada tanda-tanda pada matahari dan bulan dan bintang-bintang, dan di bumi bangsa-bangsa akan takut dan bingung menghadapi deru dan gelora laut. (Luk 21: 25)

Ada banyak anak SD yang sudah mendapat mimpi bahwa dirinya akan tertinggal saat terjadi pengangkatan. Atau mimpi terangkat tapi keluarganya tertinggal.

2. Perubahan cuaca yang ekstrim
Perubahan cuaca ekstrim seperti saat ini belum pernah terjadi dalam 100 tahun terakhir:
Air terjun Niagara membeku di awal tahun 2014. Suhunya -50 derajat.
Kebekuan di kota-kota Amerika yang lain: Platsmouth, Nebraska, Chicago, New York.
Greenland yang merupakan daerah paling beku: mencair.
Danau menghilang di Chile.
15 Januari 2014 – Pertandingan tenis Australia Open sempat dihentikan, karena suhu 47,2° C. Para atlet dehidrasi.
Salju turun di Medinah, Arab Saudi.
Badai Heinan di Filipina, 10 ribu ulang mati.
Tsunami Aceh, Filipina, Jepang.
Banjir bandang Manado.

Tuhan sedang menyampaikan pesan pada gereja dan dunia:

Dan karena makin bertambahnya kedurhakaan, maka kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin. (Mat 24: 12)

Tanda bahwa kasih kita mulai dingin: tidak mau mengampuni, tidak mau ikut Tuhan sungguh-sungguh.

Kasih manusia menjadi dingin karena mengabaikan

3. USA meluncurkan chips yang ditanam pada manusia

4. Munculnya blood moon/ bulan darah (Kis 2: 19-21)
Matahari akan berubah menjadi gelap gulita dan bulan menjadi darah sebelum datangnya hari Tuhan, hari yang besar dan mulia itu (Kis 2: 20)

Kaitan blood moon dengan sejarah bangsa Israel yang pernah terjadi:
1492 – Inkuisisi Spanyol: orang Yahudi dianiaya dan diusir keluar dari Spanyol. Di tahun yang sama Columbus temukan Amerika. Maka orang Yahudi banyak yang pindah ke Amerika.
1948 – Israel merdeka di bulan Mei
1967 – perang 6 hari Israel, Israel merebut Yerusalem
2014 – akan ada blood moon
15 April 2014 – paskah Yahudi (jewish passover)
8 Oktober 2014 – hari raya Tabernakel (feast of tabernacle)
20 Maret 2015 – tahun baru keagamaan Yahudi (1 nissan)
4 April 2015 – paskah Yahudi (jewish passover)
13 September 2015 – Tahun baru Yahudi (Rosh Hashanah/ Yom Teruah/ feast of trumpets)
28 September 2015 – hari raya pondok daun (feast of tabernacle)

5. Nubuatan
Rabbi Yitzhak Kaduri (1902-2006, 108 th). Dia bernubuat tentang tsunami Aceh 2004. Di 2004 dia mendapat pengelihatan tentang Mesias, dan dia katakan bahwa Mesias sudah pernah ada di Israel. Padahal secara umum orang Yahudi tidak percaya Mesias sudah datang. Sebelum meninggal dia bernubuat bahwa Mesias akan segera datang setelah meninggalnya pm Ariel Sharon. Nubuatan ini di Januari 2006, beberapa hari setelah itu Ariel Sharon terkena stroke, dan menderita koma selama 8 tahun hingga meninggal pada 11 Januari 2014.
Nubuatan terakhir Yitzhak Kaduri dibuka pada tahun 2007, 1 tahun setelah dia meninggal: Mesias adalah Yeshua Hammasiah (Yesus Kristus).

Tuhan berbicara kepada seorang pemuka agama yang disegani berbagai agama besar dunia (Yahudi, Katolik, Kristen, Islam) : DIA segera datang ! Waktu sudah singkat!

Kesaksian lawatan Tuhan:
Divotion anak SMP Terang Bangsa. Lawatan dan hadirat Tuhan luar biasa. 707 siswa bertobat, pelepasan, ditahirkan, dan dibabtis.
Retret SMK, peserta sekitar 300 orang.
Dalam 3 hari sekitar 2700 jiwa bertobat dan ditahirkan

6. Kasih menjadi dingin
Dan karena makin bertambahnya kedurhakaan, maka kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin. (Mat 24: 12)

Kedurhakaan (lawlessness, iniquity) :
Menolak teguran Tuhan atas dosa-dosa kita.
Mengabaikan teguran dan peringatan Tuhan.

Contoh kedurhakaan di Korea Utara:
Pemerintahan kaya raya, tapi rakyat dan anak kecil dipekerjakan.
Presidennya membunuh orang yang tidak disukai, bahkan pamannya sendiri

Hati nurani jadi tumpul dan hilang saat kita mengabaikan teguran dan peringatan Tuhan. Gereja tidak boleh mengabaikan tanda-tanda jaman, karena itu akan menyebabkan kasih kita menjadi dingin.

2Ptr 3: 3-10 – Tuhan tidak lalai, tapi sabar menunggu kita berbalik.
Saat Tuhan menegur Kain, jawaban Kain: “apakah aku penjaga adikku?” Tapi kita memang adalah penjaga saudara-saudara kita.

7. Dunia perfilman mengangkat kisah-kisah Alkitab
Holywood merilis 4 film rohani di tahun 2014 : Son of God, Exodus, Noah, Heaven is for Real (berdasar kisah nyata). Holywood tidak akan membuat film jika tidak untung, karena biaya pembuatannya mahal.

Ketika manusia mengabaikan tanda-tanda langit, maka Tuhan berbicara melalui film

Film “Heaven is for Real” diambil dari kisah nyata. Tuhan hendak berkata bahwa surga itu ada, karena banyak orang tidak percaya adanya Surga.

Trailer film Noah

Niagara membeku:

Petenis pingsan di Australia open 2014

chip implan

gerhana bulan
http://eclipse.gsfc.nasa.gov/lunar.html

Yitzhak Kaduri
http://eliotelwarapologetics.com/2014/01/11/rabbi-yitzhak-kaduri-predictions/

Trailer Noah h
ttp://www.youtube.com/watch?v=6qmj5mhDwJQ

Trailer Son of God

Trailer Heaven is for Real

*) dibutuhkan 1000 pakaian pantas pakai (kaos + celana pendek) untuk penjangkauan di valentin

Portal Bahtera: http://web.keluargarhema.com/

Korespondensi:
antoniusfw@facebook.com (FB);
antonius_fw@yahoo.com (YM);
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 24D0C381
WhatsApp – 085 727 868 064

Minggu, 26 Januari 2014
Daud dan Goliat
Petrus Agung

1Sam 17: 1-11, 22-51
Selama ini kita menganggap pertempuran Daud melawan Goliat merupakan mujizat. Namun dengan berkembangnya ilmu pengetahuan, dapat diketahui bahwa peristiwa itu adalah gurauan Tuhan.

Dasar kemenangan Daud:
Samuel mengambil tabung tanduk yang berisi minyak itu dan mengurapi Daud di tengah-tengah saudara-saudaranya. Sejak hari itu dan seterusnya berkuasalah Roh TUHAN atas Daud. Lalu berangkatlah Samuel menuju Rama (1Sam 16: 13)

Saat Roh Tuhan menguasai kita, maka IA akan membangkitkan semua potensi dan skill di dalam kita

Ada 4 fakta yang mendasari mengapa Tuhan bisa gunakan Daud:
1. Sebesar apapun yang kita hadapi, di dalamnya ada kerapuhan dan kelemahan
Di hadapan Tuhan tidak ada sesuatupun yang besar. Di balik besarnya lawan kita, selalu ada banyak kelemahan dan kerapuhan.

Kerapuhan pasukan Filistin:
a. Posisi pasukan
Pasukan Israel dan Filistin masing-masing ada di bukit. Medan perang ada di lembah. Siapapun yang ingin menyerang harus turun ke lembah, lalu mendaki ke bukit lawannya. Siapapun yang maju lebih dulu akan dihujani batu, panah dan tombak.

b. Kerapuhan Goliat
Analisa pakar militer: jika senjata Goliat diayunkan, maka akan menjebolkan perisai maupun baju zirah siapapun. Ini membuat Goliat sangat percaya diri, dan memaki-maki pasukan Israel dengan perkataan yang sama selama 40 hari. Senjata setan selalu sama: makian.

Buat orang tidak ber-iman: Goliat terlalu besar dan kuat untuk dihadapi.
Bagi orang beriman: Goliat adalah sasaran bidikan yang terlalu besar untuk meleset.

Setelah diselidiki para ahli, ternyata Goliat besar badannya karena penyakit acromegaly, yaitu tumor di bagian otak pituitary, yang menghasilkan hormon pertumbuhan yang berlebihan.

Tumor menyebabkan syaraf mata terjepit, dan menekan tengkorak. Artinya pengelihatan Goliat kabur, dan tengkorak bagian dahinya menipis, terutama bagian jidat. Bukti mata Goliat kabur:

So the Philistine said to David, “Am I a dog, that you come to me with sticks?” (1Sam 17: 43a, NKJV)

Goliat berkata Daud membawa tongkat-tongkat, padahal yang dibawa hanya satu. Di luar kekuatan fisik Goliat besar, tapi di dalamnya rapuh.
Goliat perlu pembawa perisai. Alasan klise adalah sebagai penghormatan. Tapi sebetulnya pembawa senjata inilah penuntun Goliat.

Goliat-Goliat yang kita hadapi tidak sempurna, hanya terlihat menakutkan. Di balik itu ada kelemahan yang mematikan, dan hanya Tuhan yang mengetahuinya.

Tak ada musuh sempurna, yang ada Tuhan yang sempurna yang menyertai kita!

2. Jangan hadapi lawan dengan cara dan senjata yang sama
Goliat menantang orang Israel karena dia tahu kekuatannya sendiri. Saul terpengaruh pikirannya, sehingga saat Daud akan maju diberi baju zirah, ketopong, dll, seolah-olah akan duel jarak dekat. Daud maju tanpa tahu apa yang harus dilakukan, makanya dia juga mencoba baju zirah Saul. Padahal sekuat apapun baju zirah itu, akan hancur saat dihantam Goliat.

Jangan hadapi lawan dengan cara dan senjata yang sama dengan yang lawan gunakan.

Contoh:
Orang yang berhutang dan terlambat membayar, harusnya tidak lari. Tapi mengaku salah dan merendah.
Perang kemerdekaan Amerika. Awalnya George Washington membuat kesalahan: berperang menurut gaya Inggris: frontal, akibatnya kalah telak. Setelah siasat diubah jadi ber-gerilya, barulah mendapat kemenangan

Saat lawan menyerang dengan kejahatan, kalahkan dengan kasih!

3. Mengerjakan tanggung-jawab kita dengan segenap hati
Sebelum melawan Goliat, Daud menggembalakan kambing domba orang tuanya. Di situlah keahlian Daud terasah: mengumban. Keterampilan/ skill yang tercipta dari tanggung-jawab yang dilkerjakan.

Kerjakan tanggung-jawab kita segenap hati, karena saat itu Tuhan sedang melatih kita.

Hak 20: 16 – keahlian yang dilatih hingga sangat tajam.

Dalam kemiliteran, pasukan darat terdiri dari: infanteri (pasukan jalan kaki dengan senjata ringan dan berat), kaveleri (berkuda/ berkendaraan), arteleri (pemanah dan pengumban)
Secara strategi militer: Kaveleri bisa menang lawan arteleri karena mampu bergerak sangat cepat. Tapi infanteri sangat rawan menjadi korban dari arteleri. Goliat termasuk infantri berat, sedangkan Daud adalah artileri. Daud mampu mengumban dengan sangat cepat. Singa dan beruang yang cepat pun bisa kena, apalagi Goliat yang lamban.

Batu yang ada di sekitar medan pertempuran dan diperkirakan digunakan Daud untuk merobohkan Goliat: barium sulfat. Batu ini sangat padat seperti logam, dan kecepatannya sekitar 122 km/jam. Maka Goliat seperti bertemu seorang sniper, dan kalah dalam sekali bidik.

Bersama Tuhan tidak ada lawan yang seimbang buat kita

Jika Allah di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita? (Rm 8:31)
For with God nothing will be impossible (Luk 1: 37, NKJV)

4. Marah dan sombong
Kesombongan dalam diri kita membuat mata rohani kita jadi kabur, tidak bisa lagi melihat kebenaran, tidak bisa berfikir jernih, maka semuanya rusak.

Kesombongan membuat kita menanggung sesuatu yang seharusnya tidak perlu kita tanggung

Ilustrasi kesombongan:
Ada sebuah jalan yang panjang. Di ujung-ujungnya ada 2 tempat potong rambut. Karena dipanas-panasi, mereka bersaing memberikan bonus kepada pelanggan.

Amerika membuka isolasi Jepang dengan senjata mutahir, mengalahkan senjata tradisional Jepang.

Portal Bahtera: http://web.keluargarhema.com/

Korespondensi:
antoniusfw@facebook.com (FB);
antonius_fw@yahoo.com (YM);
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 24D0C381
WhatsApp – 085 727 868 064

(http://en.wikipedia.org/wiki/Acromegaly)

Selasa, 28 Januari 2014
Saat Tidak Ada Apa-Apa, Apa yang Kita Buat
Rhema Radio
Petrus Agung

Seringkali setelah mengalami banyak hal (bencana, kerugian, dll), kita merasa tidak punya apa-apa lagi. Kemudian timbul pertanyaan tentang hal yang selanjutnya harus dilakukan. Banyak orang lalu membayangkan dirinya berada di kondisi-kondisi yang berbeda, sehingga kondisi yang buruk itu tidak perlu dialami. P Agung hadapkan semua ke Tuhan, dan Tuhan berikan 10 hal yang harus dilakukan saat kita merasa tidak punya apapun dan tidak ada peluang.

10 poin penting yang harus kita lakukan saat kita merasa tidak memiliki apapun
1. Tenanglah !
Tetapi segera Yesus berkata kepada mereka: “Tenanglah! Aku ini, jangan takut!” (Mat 14: 27)

Jika kita tenang, kita bisa mendengar suara Tuhan, dan itu akan mengubah segalanya.

Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya (Yak 5: 16b)
Karena itu kuasailah dirimu dan jadilah tenang, supaya kamu dapat berdoa. (1 Ptr 4: 7)

2. Jangan negative thinking / cara berfikir yang negatif
Cara berpikir negatif bentuknya mengasihani dan mengutuki diri sendiri (nelangsa, miserable). Contoh: memang nasibku begini, saya memang sial, saya dari keluarga yang tidak punya apa-apa dan miskin, saya memang tidak bisa, dst.

Dampak cara berfikir negatif:
Mewarnai apapun yang kita lihat dan alami.
Melumpuhkan dan membuat kita tidak berdaya
Mengurangi kemampuan kerja kita

Contoh: Perumpamaan tentang talenta 5-2-1. Hamba yang terima 5 dan 2 talenta tidak mengeluh, tapi segera bekerja. Hamba yang terima 1 talenta yang mengomel. Gerutuan dan omelan membuat kekuatan dan kemampuan kerja kita menurun.

Kita boleh kritis dan mempertanyakan banyak hal secara kritis. Tapi jika cara berfikir kita selalu negatif maka kita tidak akan melakukan apapun.

Contoh: 2 orang di desa penghasil kelapa. Yang seorang mulai mengumpulkan sabut kelapa, rekannya mencemooh. Beberapa waktu kemudian usaha orang pertama maju dan berhasil, karena batok kelapa yang semula hanya sampah, sekarang menjadi bahan bakar yang harganya mahal. Sementara rekannya tidak melakukan apapun, dan bertahun-tahun nasibnya tetap sama.

Hidup dan mati dikuasai lidah, siapa suka menggemakannya, akan memakan buahnya. (Ams 18: 21)
Sebab seperti orang yang membuat perhitungan dalam dirinya sendiri demikianlah ia (Ams 23: 7a)

3. Jangan marah terhadap Tuhan dan orang lain.
Biasanya orang yang panik juga berfikir negatif, apapun kemungkinan yang diajukan kepadanya dibantah, kesempatan dianggap hambatan. Karena panik dan berfikir negatif, maka tidak mendapatkan apapun. Tapi karena orang seperti ini merasa dirinya benar, maka dia marah. Marah pada orang lain karena iri, marah pada Tuhan karena merasa Tuhan tidak adil.

Diberkati Tuhan bukanlah dosa, tapi merupakan sebuah tanggung-jawab

Contoh: Untuk memberi makan dan memberkati korban-korban bencana hingga ke tempat-tempat yang sulit dijangkau, diperlukan biaya besar.

Jika marah, hati kita akan jadi busuk, dan ujungnya kita tidak diberkati. Pemarah mudah dikuasai dan ditaklukkan musuh. Jika ada orang dunia yang berhasil, jangan iri atau marah. Pelajari keberhasilan dan metode mereka.

Orang yang tak dapat mengendalikan diri adalah seperti kota yang roboh temboknya. (Ams 25: 28)

4. Jangan berharap kepada manusia.

Beginilah firman TUHAN: “Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari pada TUHAN ! (Yer 17: 5)
Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN (Yer 17:7)

Manusia cenderung berharap pada manusia lain, tapi pasti kita akan kecewa. Tuhan ingin setiap kita berharap kepada Tuhan. Tuhan sering kali memakai orang lain untuk memberkati kita, tapi sumber berkatnya adalah Tuhan.

Kadang kita melihat seseorang cukup diberkati, dan kita mengira dia bisa dan pasti menolong kita. Jika saat kita meminta bantuan ternyata dia sedang dalam masalah atau pergumulan, lalu menolak membantu, kebanyakan orang cenderung jadi marah. Begitu kita marah dengan penolakan itu, artinya kita mengandalkan manusia.

5. Jangan berharap pada pekerjaan yang tidak jelas.
Ada orang-orang yang hidupnya hanya mengandalkan 1 pekerjaan, dan pekerjaan itu tidak jelas.

Contoh: Pemburu harta karun. Pekerjaan seperti ini jangan dijadikan pekerjaan utama, cukup sebagai hobi saja, jangan sampai mengganggu perekonomian dan keluarga kita.

Kita harus punya sumber pemasukan yang jelas! Yang tidak jelas tidak boleh jadi yang utama.

6. Jangan jadikan hutang sebagai pilihan utama
Sedapat mungkin kita menghindari hutang, karena:

yang berhutang menjadi budak dari yang menghutangi. (Ams 22: 7b)

Hutang bisa mengakibatkan persahabatan dan persaudaraan renggang, bahkan putus.
Hutang tidak membuang persoalan cuma mengesernya saja, dan kelak tetap harus kita hadapi.

Hutang dengan perjanjian dan hitungan jelas bisa dipertimbangkan karena produktif/ menghasilkan, biasanya dalam urusan dagang. Contoh hutang yang tidak produktif: untuk biaya sekolah.

7. Jangan Takut
Tuhan mengucapkan frasa “jangan takut” sebanyak 365 kali di dalam Alkitab. Artinya setiap hari Tuhan berkata kepada kita: “jangan takut”, dan ini adalah sebuah jaminan.

Jika ada yang salah: bertobat, jujur, akui, bereskan semuanya di hadapan Tuhan.

8. Ada Mujizat di Sekitar Kita.
Contoh di Alkitab:
Kisah Hagar dan Ismail diusir dan hanya membawa serkibat air. Saat Hagar putus asa dan memohon kepada Tuhan, lalu Tuhan mendatangi Hagar dan membuka matanya sehingga melihat sebuah sumur. Sumur sudah ada di situ, tapi tidak terlihat sebelum Tuhan membuka mata Hagar.

Jika kirbat air kita sudah kering, minta Tuhan membuka mata rohani kita, supaya kita bisa melihat sumur yang sudah Tuhan sediakan bagi kita.

Janda dan minyak. Dengan menjual minyak yang Tuhan lipat-gandakan, dia membayar hutangnya, dan hidup dari lebihnya.

Tuhan melipat-gandakan apa yang kita punya, mujizat sudah di tangan kita

Tepung dan minyak di genggaman janda Sarfat-lah yang dilipat-gandakan Tuhan lewat perkataan nabi Elia.
5 roti dan 2 ikan
Pesta di Kana: Air menjadi anggur. Saat anggur habis, air dan tempayan sudah ada di situ.
Kisah kota Samaria dikepung tentara Aram. Saat orang-orang kusta masuk perkemahan tentara Aram, makanan dan harta benda orang Aram ditinggalkan begitu saja.

9. Iman ada ukurannya.

Sebab siapakah di antara kamu yang kalau mau mendirikan sebuah menara tidak duduk dahulu membuat anggaran biayanya, kalau-kalau cukup uangnya untuk menyelesaikan pekerjaan itu? (Luk 14: 28)

Berdasarkan kasih karunia yang dianugerahkan kepadaku, aku berkata kepada setiap orang di antara kamu: Janganlah kamu memikirkan hal-hal yang lebih tinggi dari pada yang patut kamu pikirkan, tetapi hendaklah kamu berpikir begitu rupa, sehingga kamu menguasai diri menurut ukuran iman, yang dikaruniakan Allah kepada kamu masing-masing. (Rm 12: 3)

Cara mengetahui ukuran iman kita: dari pengalaman kita dengan Tuhan. Iman dan keinginan sangat berbeda. Kita baru bisa berkata “beriman tentang suatu hal” jika sudah mendapat rhema dari Tuhan. Artinya hal itu sudah disetujui (approve) oleh Tuhan.

Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus. (Rm 10: 17)

Perkataan “saya imani” sebenarnya berarti: “saya ingini”. Keinginan kita belum tentu merupakan keinginan Tuhan. Keinginan tidak ada hitungannya, karena sangat dekat dengan hawa napsu. Orang beriman mencukupkan dengan apa yang ada, orang yang ber-keinginan ingin meraih segala sesuatu yang dia pikir mengagumkan, hasrat untuk pamer, dan ada muatan kesombongan.

Jika kita menginginkan sesuatu, hadapkan hal itu pada Tuhan. Jika Tuhan menyetujuinya, maka itu akan menciptakan iman, dan iman menimbulkan ketenangan.

Contoh: mobil.
Jika kita ber-iman mempunyai mobil, kita juga harus beriman dalam hal pajak, bahan bakar, pemeliharaannya. Jika hal yang lain itu tidak dihitung, artinya kita ngawur/ asal saja, dan ujungnya akan memberatkan hidup kita.

Jika kita tidak punya apa-apa, ingini supaya kebutuhan kita tercukupi Tuhan.

Semakin seseorang bisa mengelola keuangan dengan baik, semakin hati-hati dia membelanjakan uangnya. Orang yang digerakkan keinginan akan sangat berani berhutang, bahkan untuk hal-hal yang bukan kebutuhan primer.

10. Peperangan rohani.
Tuhan sudah memberi kita kemenangan, secara yuridis kita sudah menang. Tapi secara de-vacto kita harus menggusur, memerangi dan mengusir iblis.

Ilustrasi:
Kita punya tanah, tapi diduduki orang lain secara liar. Saat digugat, kita memenangkan perkara dan punya surat resminya. Tapi penghuni liar tidak mau menyingkir dengan mudah dan berusaha terus menguasai tanah tersebut. Baru setelah keluar perintah penggusuran, kita bisa singkirkan mereka.

Sesudah Iblis mengakhiri semua pencobaan itu, ia mundur dari pada-Nya dan menunggu waktu yang baik (Luk 4: 13)

Iblis tidak mudah menyerah begitu saja, tidak bisa diajak kompromi, dan merupakan bapak dari segala penipu. Semua bentuk kompromi dengan iblis ujungnya memperdaya kita.

Pelajari peperangan rohani: menjarah dengan kuat, memerintahkan berkat datang dalam hidup kita, mengucap syukur dalam segala perkara.

Firman menjadikan yang tidak ada menjadi ada. Dengarkan rhema Tuhan, maka kita akan memiliki segalanya.

Portal Bahtera: http://web.keluargarhema.com/

Korespondensi:
antoniusfw@facebook.com (FB);
antonius_fw@yahoo.com (YM);
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 24D0C381
WhatsApp – 085 727 868 064

Selasa, 07 Januari 2014
SEMINAR “WADAH YANG BESAR”
Sesi 2: Hamba yang Setia dan Bijaksana
Seminar Bisnis dan Akhir Jaman – Januari 2013
Petrus Agung

Mat 24: 45-51 – Hamba yang setia dan bijaksana
Ay 45 – Tugas kita adalah memberi makan hamba-hamba lain pada waktunya (kairos/ momentumnya)
Ay 46 – Tuhan mencari hamba yang setia dan bijaksana. Tujuan Tuhan untuk menjadikan hamba yang seperti itu sebagai penguasa atas segala milikNya.

Dalam perumpamaan “anak yang hilang” (Luk 15: 11-32) Yesus menunjukkan kerinduan hati Bapa atas kita. Bapak di kisah itu berkata kepada si sulung:

Kata ayahnya kepadanya: Anakku, engkau selalu bersama-sama dengan aku, dan segala kepunyaanku adalah kepunyaanmu.(Luk 15: 31)

Jatah masing-masing orang berbeda, seperti kisah “talenta 5-2-1”. Tapi berapapun itu, jika digabungkan dengan Tuhan, maka hasilnya dahsyat. Karena Tuhan tak terhingga, dan berapapun dikalikan tak terhingga, hasilnya tak terhingga.

Di akhir jaman Tuhan cari orang-orang yang setia dan bijaksana

Orang yang pernah menjadi penguasa atas segala milik tuannya: Yusuf.
Yusuf awalnya seorang anak berusia 17 tahun yang menggembalakan kambing-domba orang tuanya, akhirnya jadi penguasa atas seluruh tanah Mesir. Ketika Yakub meninggal di Mesir, jenasahnya di balm/ mumi. Yang memberi instruksi untuk me-mumi-kan ayahnya adalah Yusuf. Padahal prosesnya rumit, harus mengerti anatomi dan cara menangani masing-masing organ.

Kej 37: 1-11
Yakub punya 4 istri. Yusuf bekerja dibawah anak-anak dari Bilha dan Zilpa yang statusnya gundik ayahnya, dan tingkat/ strata-nya di bawah Yusuf.

Untuk bisa melayani dan bekerja dengan baik pada situasi yang tidak nyaman seperti Yusuf, kita harus punya sikap/ attitude yang baik.

Yusuf tetap bekerja dengan baik, tidak ter-intimidasi oleh kakak-kakaknya. Kakak-kakak Yusuf sangat jahat, mereka menjual adiknya, dan tega membiarkan ayahnya bertahun-tahun sedih dan meratapi Yusuf, karena Yakub menduga Yusuf sudah mati.

Israel lebih mengasihi Yusuf dari semua anaknya yang lain, sebab Yusuf itulah anaknya yang lahir pada masa tuanya; (Kej 37: 3)

Frase “anak pada masa tuanya” adalah idiom Yahudi yang artinya anak yang bijaksana (a wise son). Yakub cinta Yusuf karena Yusuf bijaksana, bukan semata-mata karena Yusuf lahir dari Rahel.

1. Sikap/ attitude yang benar
Jika kita hidup dalam kondisi tidak nyaman seperti Yusuf, kita harus tetap obyektif dan tahu mana yang benar dan salah. Tuhan mau dan ingin memberkati kita, supaya kita menang atas semua kebobrokan dan kekacauan di sekitar kita. Hal ini hanya mungkin jika kita mempunyai sikap/ attitude.

Banyak orang hancur karena sikap yang salah: Iri saat orang lain diberkati, merasa tidak mampu, mengasihani diri sendiri.

Saat begitu banyak kekisruhan dan kebobrokan di sekitar kita, Tuhan ingin kita memiliki sikap yang benar dan iman yang terlihat. Itu yang membuat kita berbeda dibanding dengan yang lain.

Sikap/ attitude Yusuf bagus: melayani. Diletakkan dimanapun posisinya tidak enak: dimusuhi saudara, difitnah istri potifar, dipenjara sampai waktu yang tidak diketahui. Tapi Yusuf ubah setiap neraka-nya menjadi sorga kecil-nya.

Attitude yang benar akan mengubah setiap “neraka” kita menjadi “sorga kecil” kita

Saat dijual Yusuf juga meratap. Semua orang saat mengalami hal yang berat akan meratap.

Mereka berkata seorang kepada yang lain: “Betul-betullah kita menanggung akibat dosa kita terhadap adik kita itu: bukankah kita melihat bagaimana sesak hatinya, ketika ia memohon belas kasihan kepada kita, tetapi kita tidak mendengarkan permohonannya. Itulah sebabnya kesesakan ini menimpa kita.” (Kej 42: 21)

Tapi setelah itu Yusuf kalahkan semua ketakutan, kemarahan, kekuatirannya, diubah menjadi sikap/ attitude yang luar biasa. Di rumah Potifar Yusuf terus dipromosi, hingga mencapai posisi di bawah Potifar. Di penjara Yusuf jadi wakil kepala penjara, dan kepala penjara bahkan tidak perlu melakukan apa-apa lagi.

Contoh lain: Banyak surat-surat Paulus ditulis saat dia dibelenggu dalam penjara, dan itu memberkati banyak orang hingga hari ini.

Orang yang memiliki sikap/ attitude adalah orang yang bisa mendatangkan surga turun ke dunia.

Sikap/ attitude yang benar membuat kita mampu melihat kebutuhan orang lain melampaui kebutuhan kita sendiri:
Walau tidak punya rumah, kita bisa memberkati orang-orang yang tidur di bawah jembatan, memberi mereka makan dan mendoakan mereka.
Walau kontrakan habis dan tidak jelas hendak ke mana, kita bisa memberi makan korban-korban banjir yang rumahnya terendam.
Saat perusahaan kita sedang goyang, kita bisa ajak rekan-rekan seriman untuk mendoakan, memberi kata-kata yang membangun semangat pada bos, dll.

Tuhan selalu melihat apa yang kita buat!

Jika attitude kita salah, yang keluar hanya omelan, kemarahan, kesombongan, Maka kemanapun kita pergi, orang yang sejenis yang akan menempel ke hidup kita.

Di tahun 2009 p Agung mendapat gelar doctoral. Doctor adalah seseorang yang melihat sekitarnya, tahu masalah yang dihadapi, lalu dia renungkan, kemudian datang dengan sebuah solusi.

2. Memberi standart lebih tinggi dari yang diminta
Kej 39: 6 – Dengan bantuan Yusuf, Potifar hanya perlu mengatur makanannya sendiri.
Kej 39: 21 – Yusuf menjadi asisten kepala penjara karena bisa dipercayai untuk mengatur semuanya.

Yusuf bekerja dengan memberi standart lebih tinggi dari yang diminta atasannya, mengerjakan apapun tanpa harus diperintah. Ini beda dengan orang yang menjilat. Penjilat hanya menyenangkan tuannya, tapi hasil kerjaannya tidak ada.

3. Murah hati
Yusuf adalah seperti pohon buah-buahan yang muda, pohon buah-buahan yang muda pada mata air. Dahan-dahannya naik mengatasi tembok. (Kej 49: 22)

Tuhan akan membangun tembok-tembok kita. Tapi jika kita ingin jadi penguasa, maka tembok itu tidak boleh menghilangkan kemurahan hati kita.

Adat yang berlaku di Indonesia: jika kita menanam pohon dan dahannya menjuntai hingga halaman tetangga, maka buah yang ada di dahan yang terjulur itu adalah hak tetangga, dan jika diambil maka kita tidak boleh marah.

Tembok kita dibangun untuk memberi proteksi dan dignity/ harga diri/ kebanggaan, tapi apapun yang kita miliki (dahan-dahannya) harus melewati tembok sehingga orang lain bisa ikut menikmatinya.

Hasil survey berbagai lembaga:
Orang yang murah hati dan suka memberi terbanyak ada di kalangan menengah ke bawah. Sedangkan orang yang semakin kaya, cenderung makin kikir.

Tuhan sangat ingin memberkati kita. Tapi apakah suatu kali kita berubah jadi kikir ketika makin kaya?Semakin kecil uang kita, semakin mudah memberi perpuluhan. Tapi semakin banyak berkatnya, semakin susah melepaskan uangnya.

Liga basket NBA Amerika pernah berhenti, dan itu saat CSR (community social responsibility / dana sosial) dihentikan.

Affluence = kemakmuran, kekayaan, berasal dari kata latin yang berarti “to flow to” (mengalir kepada). Rahasia diberkati: jika dalam hidup kita ada “mengalir kepada”. Semakin hidup kita jadi saluran berkat, maka affluence (kemakmuran) jadi milik kita.

Siapa menaruh belas kasihan kepada orang yang lemah, memiutangi TUHAN, yang akan membalas perbuatannya itu (Ams 19: 17)

Kesaksian:
Saat p Agung akan membeli rumah pertama, uangnya tidak cukup. Angsuran besar, p Agung tidak punya pekerjaan, khotbah dari kampung ke kampung tanpa persembahan, yayasan Sangkakala juga sedang menurun. Seseorang memanggil p Agung dan menasehati tentang kehidupan selama 5 jam, tanpa menawari makan, dan ujungnya tidak memberi uang sedikitpun.

Orang yang sedang butuh bantuan orang lain berada dalam posisi tidak berdaya. Jangan buat orang lain menderita: jika bisa tolong, lakukan segera; jika tidak mau tolong, jangan tambahi kesusahannya.

Kesaksian:
P Agung pernah ditawari seorang konglomerat untuk menggembalakan gerejanya di Jakarta. Tapi Tuhan perintahkan untuk tetap di Semarang. Saat ini ternyata gereja jadi besar.

4. Mampu mengatur/ manage upaya siapapun yang berusaha memahitkan hatinya
The archers have bitterly grieved him, Shot at him and hated him. But his bow remained in strength, And the arms of his hands were made strong By the hands of the Mighty God of Jacob (From there is the Shepherd, the Stone of Israel), (Kej 49: 23-24, NKJV)

Para pemanah-pemanah sudah membuat dia menjadi begitu pedih dan pahit. Kemudian menembak dan membencinya.
Tembakan dari lawan adalah kepahitan. Kita harus tahu cara mengatur/ manage upaya siapapun, terutama setan untuk memahitkan hati kita. Karena orang yang pahit ujungnya tidak pernah mendapatkan apa-apa. Semakin kita diberkati, selalu ada seseorang yang iri, dan berusaha melukai hingga kita kepahitan. Tangan kita harus liat, semua kepahitan harus kita tangkis dengan perisai iman.

Kepahitan yang berbahaya: Ibr 12: 15-17

looking carefully lest anyone fall short of the grace of God; lest any root of bitterness springing up cause trouble, and by this many become defiled (Ibr 12: 15, NKJV)

Fall short” artinya tertinggal. Gambarannya seperti serombongan orang berjalan bersama, tapi setelah sekian waktu ternyata salah satu tertinggal.

Contoh:
Ada saatnya beberapa orang bersama-sama. Satu kali yang lain diberkati, tapi ada seorang yang tertinggal. Pilihan dari orang yang tertinggal: bitter (kepahitan) atau better (lebih baik).

Sikap orang yang tertinggal: minta petunjuk Tuhan mengapa ia tertinggal, dan minta diajari cara mengejarnya.

Kadang kita berhak marah dan pahit atas semua penderitaan kita. Tapi Tuhan kita hidup dan melihat semuanya. Dalam keadilanNya: Dia bisa angkat kita dengan cara Tuhan secara luar biasa.

Portal Bahtera: http://web.keluargarhema.com/

Korespondensi:
antoniusfw@facebook.com (FB);
antonius_fw@yahoo.com (YM);
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 24D0C381
WhatsApp – 085 727 868 064

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 3,335 other followers