Sabtu, 14 Maret 2015
Perjanjian Yoel
Petrus Agung

Perjanjian tidak bisa dilakukan 1 pihak, tapi minimal 2 pihak atau lebih. Demikian juga dengan perjanjian dengan Tuhan, masing-masing harus ada sesuatu yang dilakukan.

Aku akan mengadakan mujizat- mujizat di langit dan di bumi: darah dan api dan gumpalan- gumpalan asap. Matahari akan berubah menjadi gelap gulita dan bulan menjadi darah sebelum datangnya hari TUHAN yang hebat dan dahsyat itu. (Yoel 2: 30-31)

Kita hidup di masa generasi Yoel, karena dalam masa ini apa yang digambarkan itu terjadi.
Yoel artinya Yehova adalah Elohim, Yehova adalah Tuhan. Yoel adalah anak dari Petuel. Petuel artinya visi dari Tuhan. Tugas generasi Yoel: membalikkan keadaan secara ekonomi.

Yoel 1: 4-12, 15-20 – kondisi ini sudah terjadi, dan harus dibalikkan, baik secara bangsa maupun pribadi demi pribadi.
Bagian yang harus kita lakukan untuk menggenapi perjanjian dan membalikkan keadaan, ternyata sudah dilakukan tanpa kita sadari. Saat men-deklarasikan pembalikan keadaan, maka akan terjadi.

Bagian kita:
1. Puasa
Adakanlah puasa yang kudus, maklumkanlah perkumpulan raya; kumpulkanlah para tua-tua dan seluruh penduduk negeri ke rumah TUHAN, Allahmu, dan berteriaklah kepada TUHAN. (Yl 1: 14)
Tiuplah sangkakala di Sion, adakanlah puasa yang kudus, maklumkanlah perkumpulan raya(Yl2:15)

Tanpa direncanakan sudah dilakukan bahtera dari tanggal 1-12 Maret.

2. Meniup sangkakala
Tiuplah sangkakala di Sion dan berteriaklah di gunung-Ku yang kudus! Biarlah gemetar seluruh penduduk negeri, sebab hari TUHAN datang, sebab hari itu sudah dekat; suatu hari gelap gulita dan kelam kabut, suatu hari berawan dan kelam pekat; seperti fajar di atas gunung-gunung terbentang suatu bangsa yang banyak dan kuat, yang serupa itu tidak pernah ada sejak purbakala, dan tidak akan ada lagi sesudah itu turun-temurun, pada masa yang akan datang. (Yl 2: 1-2)
Tiuplah sangkakala di Sion, adakanlah puasa yang kudus, maklumkanlah perkumpulan raya(Yl2:15)

JKI adalah gereja yang melakukan pelayanan shofar (meniup sangkakala).
Gereja JKI cikal bakalnya adalah yayasan/ persekutuan doa “Sangkakala” yang dibentuk oleh pdt Adi Susanto. Anggotanya kebanyakan anak-anak muda yang dilahirkan kegerakan pelajar di akhir tahun 70-an. Kelompok ini selalu menghebohkan dengan terobosan-terobosan yang Tuhan berikan: babtisan Roh Kudus, membangkitkan orang mati, peperangan rohani, dll.
Salah satu gereja awal sinode JKI ada di desa Sampetan, Boyolali. Awalnya kurang berhasil. Sejak pendetanya menghancurkan santet, gereja itu bertumbuh. Beberapa tahun kemudian pendeta yang lain lagi (penggantinya) membangkitkan orang yang sudah mati 15 jam.

3. Percaya adanya kelimpahan yang dari Tuhan
Di depannya api memakan habis, di belakangnya nyala api berkobar. Tanah di depannya seperti Taman Eden, tetapi di belakangnya padang gurun tandus, dan sama sekali tidak ada yang dapat luput. (Yl 2:3)

Pasukan generasi Yoel menatap ke depan dan melihat Eden. Eden artinya kesenangan (delight), kenikmatan (enjoy), kemewahan (luxury).
Pembalikan keadaan ekonomi tidak akan terjadi jika seseorang tidak percaya adanya kelimpahan yang dari Tuhan, karena yang terjadi hanyalah yang kita percayai.

4. Menjadi pasukan Tuhan
Pasukan-Nya sangat banyak dan pelaksana firman-Nya kuat. (Yl 2: 11b)

JKI dan bahtera sudah membangun pasukan, bahkan dalam red-carpet mengirim utusan hampir ke seluruh dunia.

5. Ada 3 generasi yang melayani Tuhan
Kemudian dari pada itu akan terjadi, bahwa Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas semua manusia, maka anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat; orang-orangmu yang tua akan mendapat mimpi, teruna-terunamu akan mendapat penglihatan-penglihatan. Juga ke atas hamba-hambamu laki-laki dan perempuan akan Kucurahkan Roh-Ku pada hari-hari itu. (Yl 2: 28-29)

Di bahtera ada 3 generasi melayani Tuhan: Pak Yusak, anak dan cucunya melayani Tuhan; Ayah p Agung, p Agung, dan anak-anaknya juga melayani Tuhan.

Semua persyaratan yang jadi bagian kita sudah dipenuhi, maka pemulihan akan terjadi.

Korespondensi:
antoniusfw@facebook.com (FB); antonius_fw@yahoo.com (YM);
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp, Line, WeChat 085 727 868 064

Tidak Ada yang Kebetulan
Petrus Agung

Tidak ada yang kebetulan dalam kehidupan kita. Peristiwa yang terjadi pada 1 Nissan:
1. Tuhan minta bahtera melakukan puasa Daniel selama 1-12 Maret.

2. Peperangan dan deklarasi : mulai dari tgl 12-20, setiap hari.
Tanggal 20 Maret ada gerhana matahari total. Jika peperangan dimulai tanggal 12, maka tanggal 20 adalah hari ke-9. Di jaman Musa ada 10 tulah yang Tuhan lepaskan terhadap Mesir. Tulah ke-9 adalah kegelapan, dan ini adalah gerhana matahari total.

3. Tanggal 20 Maret menurut penanggalan Yahudi adalah 1 Nissan.
Bulan inilah akan menjadi permulaan segala bulan bagimu; itu akan menjadi bulan pertama bagimu tiap- tiap tahun. (Kel 12: 2)
Bulan pertama dalam kalender Yahudi adalah bulan Nissan. Di bulan ini orang-orang Israel keluar dari Mesir, dan disebut juga sebagai bulan lahirnya bangsa Israel (bulan penebusan).
Nissan adalah bulan pertama tahun raja-raja Israel. Jumlah pemerintahan raja-raja Israel dihitung dari bulan Nissan.
Menurut Talmud Yahudi, Abraham, Ishak, Yakub, ketiganya lahir dan mati di bulan Nissan.

4. Di jaman Musa, setelah tulah kegelapan, disusul terjadinya exodus.
5. Di jaman Yesus: gerhana matahari terjadi saat Yesus disalib, lalu terjadi penebusan/ redemption.
Di masa kini, tanggal 20 Maret 2015, kita berperang, menang, dan masuk tahun Yobel besar: semua hutang, kelemahan, hal yang tidak benar, dihapus Tuhan dan diberikan kehidupan yang baru.

6. Kemah Musa didirikan pertama kali pada 1 Nissan. Saat itulah kemuliaan Tuhan turun memenuhi kemah suci. Artinya ada kemuliaan Tuhan (kabod) yang akan turun kepada gerejaNya.

Dan terjadilah dalam bulan yang pertama tahun yang kedua, pada tanggal satu bulan itu, maka didirikanlah Kemah Suci. (Kel 40: 17)
Lalu awan itu menutupi Kemah Pertemuan, dan kemuliaan TUHAN memenuhi Kemah Suci, sehingga Musa tidak dapat memasuki Kemah Pertemuan, sebab awan itu hinggap di atas kemah itu, dan kemuliaan TUHAN memenuhi Kemah Suci. (Kel 40: 34-35)

7. Raja Hizkia mendedikasikan kembali bait Allah.
8. Koresy/ Cyrus dinobatkan jadi raja.
Yesaya menubuatkan Koresi beberapa abad sebelumnya, bahkan dengan tepat menyebut namanya. Raja inilah yang mengijinkan orang Yahudi kembali dari tanah pembuangan ke tanah perjanjian, dan membangun ulang tembok Yerusalem.

9. Ezra memimpin umat Tuhan kembali dari pembuangan ke Yerusalem.

10. Tahun 2015 dilihat dari angka Ibrani, artinya hapakh : turn around, berbalik, transform.
Tahun 2015 akan terjadi pembalikan keadaan.

Semua ini tidak kebetulan, karena di tahun yang berbeda akan ada pergeseran antara tahun Yahudi dan tahun Masehi. Pada 12 Maret p Yusak berulang-tahun ke 80. Ternyata menurut sejarah Yahudi, itulah peringatan lahir dan matinya Musa. Nama Yusak/ Yosua didapat p Yusak dari Tuhan sendiri. Perkataan pertama Tuhan kepada Yosua: “Musa sudah mati”. Dengan perkataan ini Yosua mengambil alih pimpinan atas umat Israel masuk tanah perjanjian.

Korespondensi:
antoniusfw@facebook.com (FB); antonius_fw@yahoo.com (YM);
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp, Line, WeChat 085 727 868 064

Minggu, 08 Maret 2015
Purim
Petrus Agung

Kitab Ester tidak menyebut nama Tuhan, tapi mengisahkan bagaimana Tuhan bekerja melalui tangan yang tak terlihat. Purim artinya takdir, undian yang menentukan takdir seseorang.

Bagi orang kebanyakan orang, takdir adalah sesuatu yang tidak bisa diubah, takdir yang membawa kita, kita hanya menerima saja, dan tidak ada yang bisa dilakukan. Orang seperti ini merasa semuanya baik-baik saja. Jika pandangan ini benar, maka tidak ada penghakiman akhir. Padahal di Alkitab ada kisah tentang tingkatan-tingkatan surga.
Juga ada kisah talenta 5-2-1. Jika memang takdir yang menentukan, maka si tuan tidak akan meminta pertanggung-jawaban kepada si “satu talenta”, dan hamba ini akan berkata bahwa takdirnya tidak berbuah. Tapi tuannya berkata hamba itu yang malas dan jahat.

Ada tanggung-jawab di pihak kita sebagai manusia. Tanpa disadari manusia sering melemparkan tanggung-jawabnya kepada Tuhan, dan tidak mau disalahkan. Akibatnya kehidupan tidak membaik karena kebodohan kita sendiri, sikap hati kita salah.

Alkitab berkata bahwa Tuhan menciptakan manusia segambar dan serupa dengan Tuhan, tujuan supaya manusia berkuasa di bumi. Ada bagian yang Tuhan percayakan pada kita.

1. Ahasyweros
Nama “ahasyweros” artinya i will be silence n poor (aku akan mengunci mulut dan akan menjadi miskin). Tidak berarti kita harus cerewet, tapi ada saatnya anak-anak Tuhan harus menyuarakan kebenaran dan pesan Tuhan.

Hidup dan mati dikuasai lidah, siapa suka menggemakannya, akan memakan buahnya. (Ams 18: 21)

Dalam Alkitab ada orang-orang yang seharusnya menyuarakan kebenaran, tapi justru memilih diam, ujungnya hidupnya berantakan

Kej 3: 6 – Adam dan Hawa jatuh ke dalam dosa karena Adam memilih diam.
Beberapa ahli bahkan mengatakan bahwa Adam bersama dengan istrinya saat diperdaya ular. Saat Hawa berbicara dengan ular: Adam diam. Saat Hawa makan buah, Adam diam. Saat Adam memakan buah barulah mata manusia terbuka.
Tuhan Maha tahu. Maka pertanyaan Tuhan kepada Adam “Adam, di mana engkau?” berarti:
Saat iblis berbicara dengan Hawa, di manakah engkau? Mengapa diam?
Saat Hawa mulai mengingini buah terlarang, di manakah engkau?
Saat Hawa mulai memetik buah itu, di manakah engkau?
Saat Hawa makan buah, di manakah engkau?
Tuhan tahu Adam ada bersama Hawa saat semua terjadi, tapi Adam memutuskan untuk diam.

Karena Adam memilih untuk diam, akibatnya sejak hari itu semua kemewahan dan kemudahan taman Eden berakhir, mereka dibuang dari taman Eden, dan harus mencari makan dengan berpeluh.

Setiap orang harusnya tahu posisinya, dan bertindak sesuai otoritas yang Tuhan berikan.

Setiap orang punya kepribadian berbeda:
Tipe koleris tidak takut konfrontasi, dan mudah mengutarakan pendapat kepada siapapun, walau belum tentu benar.
Tipe melankolis: saat melihat hal yang salah hanya diam dan meneteskan air mata. Setidaknya tunjukkan “air mata” itu pada orang yang melakukan kesalahan.
Tipe plegmatis tidak suka bentrokan, memilih menghindar

Kita tidak bisa mengubah karakter, tapi harus bisa mengambil sikap: bertindak. Kemudian ajukan masalah itu ke hadapan Tuhan. Maka Tuhan akan memberitahukan apakah anggapan kita salah dan dimana salahnya, atau kita benar dan apa yang kemudian harus dilakukan (doakan, deklarasi, dll)

Kita bisa mengubah takdir kita sendiri dengan menyampaikan kebenaran kepada orang lain.

2. Penuhi cawan kita
Est 4: 11-16
Ester sudah 30 hari tidak dipanggil menghadap raja. Jika memaksakan diri menghadap tanpa dipanggil, resikonya dihukum mati. Bagi Ester semua pintu terasa tertutup baginya. Mordekhai seperti tidak mau tahu kondisi Ester, dan memaksa Ester bertindak. Kondisi Ester terjepit: di depan semua pintu tertutup, di belakang ada tekanan dari Mordekhai.

Kepribadian kita menentukan respon kita di kondisi seperti ini
Ada yang terduduk dan tidak berbuat apa-apa
Ada yang nekat dan menabrak masalah
Ada yang berusaha menenangkan pintu yang tertutup dan orang-orang yang menekan
Ada yang berbalik memarahi orang yang menekan

Sering kita menghadapi pintu dan tembok tertutup, sementara di belakang tekanan luar biasa.

Apa yang jasmani tidak bisa ditembus, bisa diterobos dengan cara Ilahi. Kita perlu membayar suatu harga untuk membuka yang tertutup. Ester memutuskan maju, tapi sadar kekuatannya tidak cukup. Maka Ester minta semua orang Yahudi berpuasa untuk Ester, bukan untuk Tuhan. Bahkan dayang-dayang Ester ikut berpuasa.

Pergilah, kumpulkanlah semua orang Yahudi yang terdapat di Susan dan berpuasalah untuk aku; janganlah makan dan janganlah minum tiga hari lamanya, baik waktu malam, baik waktu siang. Aku serta dayang-dayangkupun akan berpuasa demikian, dan kemudian aku akan masuk menghadap raja, sungguhpun berlawanan dengan undang-undang; kalau terpaksa aku mati, biarlah aku mati. (Est 4: 16)

Segala sesuatu ada takarannya: doa, air mata, dosa, kedurjanaan.
Contoh:
Keturunan Abraham harus tinggal di Mesir sekian ratus tahun hingga takaran kedurjanaan orang Amori terpenuhi, dan hukuman Tuhan bisa turun.
Elia harus berdoa 7x
Orang Israel yang bersungut-sungut 10x tidak bisa masuk Kanaan

Keep on asking and it will be given you; keep on seeking and you will find; keep on knocking [reverently] and [the door] will be opened to you (Mat 7:7, AMP)

Semakin banyak orang yang ikut membayar suatu harga, semakin cepat cawan tertentu itu penuh. Kita harus punya teman-teman yang tulus, dan mendoakan sungguh-sungguh, bukan sekedar mencari berita untuk gosip.

Semakin tua usia atau posisi semakin tinggi, seseorang semakin berat untuk minta didoakan. Tapi jika kita punya kerendahan hati, kita bisa minta orang lain mendoakan kita.

3. Kita harus tahu posisi dan tugas kita.

“So, if the king agrees, let him pronounce a royal ruling and have it recorded in the laws of the Persians and Medes so that it cannot be revoked, that Vashti is permanently banned from King Xerxes’ presence. And then let the king give her royal position to a woman who knows her place. (Est 1: 19, MSG)

Frase “lebih baik daripada nya” dalam terjemahan lain dikatakan “tahu posisinya”. Wasti tidak tahu tempatnya, maka harus digantikan seseorang yang tahu tempatnya.

Setiap kali kita masuk tempat tertentu, kita harus tahu posisi kita, dan tahu cara bersikap.

Contoh orang yang tidak tahu tempatnya:
Saat di Singapura, p Agung dan anak-anak makan fine dining. Tiba-tiba ada 2 pria dengan baju santai, mabuk dan bersuara keras, padahal lampu sedang diredupkan dan suasananya romantis.

Kita harus tahu panggilan kita, lalu berdiri di posisi itu, dan berfungsi dengan baik

Suami, istri, anak, dll harus tahu posisinya dan berfungsi, bertindak dengan hikmat Tuhan.
Ayah bukan algojo bagi anak-anaknya, karena itu akan melukai hati dan fisik anaknya, dan menanam bibit sakit hati dan dendam. Sikap seperti ini membuat hati Tuhan berduka.
Tetapi orang tua yang over-protektif juga tidak baik.

Orang yang tahu posisinya akan bertindak dengan hikmat Tuhan.

Contoh orang yang tidak tahu posisinya:
Beberapa waktu lalu sebuah kapal fery Korea tenggelam. Kapten kapal termasuk rombongan pertama yang minta diselamatkan. Padahal seharusnya dia yang bertanggung-jawab dan diselamatkan paling akhir.

Saat semua orang bisa tahu panggilan Tuhan, dan berfungsi di posisi yang Tuhan tentukan, maka hasilnya akan luar biasa.

4. Prosedur
Est 1: 12-13 – Raja sedang mabuk. Saat memanggil istrinya, dan istrinya tidak mau datang, dia marah. Tapi walau marah, si raja masih mengerti prosedur, dengan bertanya pada para penasehat dan ahli hukum. Raja bisa lakukan apapun karena posisinya, tapi tidak dilakukan.

Then the king said to the wise men who understood the times ( for this was the king’s manner toward all who knew law and justice, (Est 1: 13, NKJV)

Jika reaksi kita salah saat ada masalah dan pergumulan, urusan bisa jadi bertambah parah.

Arahan p Yusak pada p Agung:
Saat menghadapi sesuatu dan menemui jalan buntu, tanya Tuhan: mengapa gagal? Biasanya Tuhan bicara sesuatu. Jika Tuhan sudah 2 kali berkata jangan, maka jangan dilanjutkan. Karena Tuhan hanya berbicara kepada kita tentang sesuatu yang serius 2 atau maksimal 3 kali. Jika kita masih memaksakan hal yang sama, maka ujungnya akan gagal.
Contoh:
Kisah nabi-nabi yang meminta ijin pada Elisa untuk mencari mayat Elia. Ujungnya mereka gagal.
Paulus ingin ke Asia, tapi 2 kali dicegah Roh Tuhan. Paulus tidak mencoba yang ketiga kali. Setelah mendapat mimpi tentang Makedonia barulah Paulus menyeberang ke Asia.

Seringkali saat gagal dalam suatu hal, emosi begitu melingkupi kita, dan membuat kita ingin mencoba lagi dan membalas kekalahan. Tapi kita seharusnya tidak bertindak berdasarkan emosi, melainkan berdasarkan hukum Tuhan.

Kesaksian
P Agung pernah dimintai bantuan keuangan oleh seseorang, lalu dibantu karena rasa belas-kasihan. Ternyata bulan di kedua dan ketiga orang ini meminta lagi. Di bulan ke-4 orang itu minta bantuan dengan jumlah yang lebih besar. P Agung hari itu lupa mengirim dana, lalu siangnya tertidur dan mendapat mimpi. Di dalam mimpi orang itu datang dan meminta p Agung menimbun sumur orang itu. Ternyata sumur itu sangat dalam, dan tak berdasar. Di dalam mimpi ada suara: berapapun p Agung membantu, tidak akan menolong apapun.
Saat terbangun p Agung memutuskan menghentikan bantuan keuangan, karena p Agung bisa salah di hadapan Tuhan, karena mempergunakan harta kepercayaan Tuhan untuk sesuatu yang sia-sia.

Jangan pernah bergerak dan bertindak karena emosi, tapi ikuti prosedur hukum Tuhan

5. Pikirkan kepentingan yang lebih besar
Est 1: 14-22

Memucan spoke up in the council of the king and princes: “It’s not only the king Queen Vashti has insulted, it’s all of us, leaders and people alike in every last one of King Xerxes’ provinces. The word’s going to get out: ‘Did you hear the latest about Queen Vashti? King Xerxes ordered her to be brought before him and she wouldn’t do it! ‘ When the women hear it, they’ll start treating their husbands with contempt. The day the wives of the Persian and Mede officials get wind of the queen’s insolence, they’ll be out of control. Is that what we want, a country of angry women who don’t know their place?
(Est 1: 16-18, MSG)

Memukan meminta raja tidak memutuskan hanya berdasar kepentingan dan emosi pribadi, tapi harus melihat kepentingan yang lebih besar.

Apapun yang kita putuskan, harus melihat kepentingan yang lebih besar: kepentingan kerajaan Surga

Kesaksian
Sementara sudah 15 gereja dibantu renovasinya, dan hampir selesai. Kepentingan kita melakukan hal ini: demi kepentingan kerajaan Tuhan, karena mereka juga rekan sekerja kita. Saat kita merajut jala bersama, akan lebih banyak jiwa-jiwa dibawa kepada Tuhan.

Korespondensi:
antoniusfw@facebook.com (FB); antonius_fw@yahoo.com (YM);
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp, Line, WeChat 085 727 868 064

Minggu, 01 Maret 2015
Are You a part of the Problems or Solution
Petrus Agung

Ilustrasi:
2 orang diminta maju ke mimbar, dan masing-masing diberi 1 pisang yang sudah dikupas. Mereka diberi tugas menghabiskan pisang itu, tapi syaratnya tangan yang bebas diletakkan di belakang punggung, tangan yang satunya memegang pisang, terulur lurus ke depan dan tidak boleh ditekuk. Selama mereka berusaha sendiri-sendiri, maka tantangan ini tidak akan bisa ditaklukkan. Tapi saat mereka saling mendekat dan mengarahkan pisangnya pada rekan yang lain, maka tugas bisa diselesaikan.

Dalam kehidupan banyak tugas yang hanya bisa diselesaikan jika kita mengerti arti dari “menjadi bagian tubuh Tuhan”, dan dikerjakan dengan unity.

Saat menghadapi segala sesuatu, reaksi dan pilihan kitalah yang menentukan apakah kita bagian dari masalah, atau bagian dari solusi.

Masing-masing manusia punya kelebihan dan kelemahannya sendiri, hanya dengan unity semuanya menjadi saling melengkapi, menyempurnakan, dan menutup kekurangan yang ada.

Fil 4: 2-5 – Ada 3 level pekerja Tuhan dalam perikop ini.

1. Level terendah: Teman-teman sekerja

… dan kawan-kawanku sekerja yang lain, yang nama-namanya tercantum dalam kitab kehidupan (Fil 4: 3c)

Kita punya jutaan bahkan milyar-an teman sekerja di seluruh bumi. Yang menjadi pengikat kita: nama kita tercantum dalam kitab kehidupan. Tapi ikatannya longgar, dan kadang merasa tidak perlu kenal satu sama lain. Selama kita bekerja bagi Tuhan, kita sudah menyandang sebagai teman sekerja.
Di level ini masing-masing melakukan bagiannya sendiri. Tapi jika hanya di level ini, maka banyak hal yang tidak bisa diselesaikan.

Ada banyak teman sekerja yang harus kita uluri tangan sehingga bisa terjalin unity.

Indonesia diberkati Tuhan. Di negara/ tempat lain tidak mudah mengaku diri sebagai orang percaya.

Kesaksian.
Dalam pembuatan jamu PFA, didapatkan supplier bawang dari Tawangmangu. Secara perhitungan manusia, biayanya lebih mahal karena jauh. Tapi karena pengepul-nya adalah hamba Tuhan yang tinggal di daerah yang berat: dingin, banyak aliran keras, banyak yang kena narkoba. Tapi karena pendeta ini adalah rekan sekerja kita, maka kita menopangnya dengan keuangan secara tidak langsung (melalui pembelian bawang).

Kesaksian tim dewasa muda
Saat men-survey salah satu gereja di tempat terpencil, ternyata gereja itu curiga dan menanyakan tujuannya. Mereka tidak percaya adanya ketulusan, dan bahwa antara tubuh Tuhan bisa saling menolong. Ini artinya unity antar tubuh Tuhan buruk. Akhirnya gereja itu setuju. Saat sedang dikerjakan, salah satu tim mengamati bahwa gereja itu hanya punya 1 mikrofon. Tanpa banyak komentar dia segera membelikan seperangkat sound system. Ini karena gereja itu juga merupakan teman sekerja kita, dan tidak boleh diabaikan.

Artikel
Ada seorang tentara ISIS diberitakan sudah menerima Tuhan Yesus. Tentara ini sedang dirawat di rumah sakit, tubuhnya penuh darah karena tertembak. Dia sudah tergeletak selama 3 jam di jalan. Beberapa pastor Katolik yang masih bertahan mengumpulkan mayat-mayat untuk dikuburkan. Sebelum dimakamkan ternyata orang ini masih hidup, maka segera dirawat di rumah sakit. Saat sekarat dia diberi 2 pilihan: tetap mati tapi ke neraka, atau hidup tapi harus ikut Tuhan Yesus.
Dari artikel ini kita tahu bahwa ada banyak orang yang pekerjaan dan pelayanannya jauh lebih sulit dan ber-resiko dibanding kondisi kita saat ini, dan mereka juga rekan sekerja kita.

Tuhan sedang membuka mata kita bahwa kita punya banyak rekan sekerja.
Buka hati kita untuk para pelayan Tuhan yang melakukan bagian yang tidak bisa kita lakukan.

Kesaksian
P Agung datang ke salah satu pastori gereja yang di renovasi. Ternyata atapnya sudah sangat rapuh dimakan rayap. Sebelumnya p Agung sama sekali tidak kenal dan tidak ada hubungan dengan hamba Tuhan ini. Tapi mereka juga merupakan teman sekerja kita.

Tanpa rekan sekerja, tugas dari Tuhan tidak akan bisa selesai. Saat kita punya sikap hati unity, kita akan sangat mudah menyelesaikan tugas yang Tuhan berikan.

2. Level kedua: Kawan seperjuangan

Karena mereka telah berjuang dengan aku dalam pekabaran Injil, bersama-sama dengan Klemens (Fil 4: 3b)

Kawan seperjuangan adalah orang-orang yang bergulat-berjuang-bertempur bersama-sama rasul Paulus. “Teman-teman sekerja” tidak disebutkan namanya, tapi “kawan seperjuangan” disebut namanya. Sayangnya dua kawan seperjuangan tersebut sedang bertengkar.

Euodia (Εὐοδία – G2136) = perjalanan yang berkelimpahan (prosperous journey), fragrance (harum)
Sintikhe (Συντύχη – G4941) = beruntung

I implore Euodia and I implore Syntyche to be of the same mind in the Lord (Fil 4:2, NKJV)

Implore (παρακαλέω – G3870) = menyarankan, memohon dengan sangat.
Paulus menghormati mereka, dia tidak memerintahkan, tapi memohon agar mereka berdamai.
Pikiran (φρονέω – G5426) = cara berfikir, interest (kepentingan)

Orang-orang yang tidak terlalu hebat cenderung low-profile. Tapi justru orang-orang yang terpandang sering memberi contoh yang tidak baik. Misalnya bertengkar satu-sama lain.

Penyebab pertengkaran antara kawan seperjuangan:
1. Beda cara berfikir
Contoh
Saat ada seorang hamba Tuhan yang hidup ekonomi-nya berat, maka respon hamba Tuhan lain:
Ada yang berkata bahwa hamba Tuhan itu kurang ber-iman, semua kesalahannya sendiri.
Ada yang berkata: kasihan, tidak perlu ditolong

Contoh di Alkitab
Dalam sebuah misi, Paulus dan Barnabas mengajak Markus. Di tengah perjalanan Markus memaksa pulang. Paulus menyebut hal ini sebagai desersi (pemberontakan).
Di misi berikutnya Barnabas hendak mengajak Markus lagi, tapi Paulus marah, tidak setuju, dan memilih berpisah dari Barnabas.
Markus sekian waktu kemudian mengikuti Petrus, dan menjadi penulis surat Petrus 1 dan 2, bahkan akhirnya menulis injil Markus. Menjelang matinya, Paulus meminta dikirimkan Markus.
Cara berfikir Paulus dan Barnabas sama benarnya, tapi jika diletakkan pada masa yang berbeda.
Paulus benar karena Markus di awal harus dilatih dan di-disiplin.
Barnabas juga benar, karena ternyata Markus punya potensi besar di masa depan.

Perbedaan cara pikir antar rekan seperjuangan harusnya membuat kita jadi partner yang luar biasa

2. Beda perhatian (interest)
Contoh:
Ada gereja yang suka jika mengalami kelimpahan finansial, sebagai tanda berkat Tuhan.
Ada hamba Tuhan seperti p Adi Susanto yang menganggap bahwa gereja yang menyimpan uang terlalu banyak melakukan dosa besar. Seharusnya dana bisa digunakan untuk menjangkau jiwa-jiwa.

Bahkan, kuminta kepadamu juga, Sunsugos, temanku yang setia: tolonglah mereka. (Fil 4: 3a)

Paulus meminta Sunsugos menolong 2 teman yang bertengkar.
Kata “tolong” (συλλαμβάνω – G4815) artinya pegang, rangkul, peluk, tarik mereka. Gambarannya seperti memisahkan 2 petinju yang bertarung sengit, bahkan brutal.

Abraham adalah orang yang bijaksana. Saat Lot membela dan membiarkan gembalanya berkelahi dengan gembala-gembala Abraham, maka Abraham mengambil inisiatif untuk berpisah dengan Lot, supaya mereka tidak dihancurkan suku-suku lain di sekitar mereka.

Perbedaan pendapat seringkali merupakan hal yang sehat. Yang konyol adalah jika kita selalu merasa paling benar dan yang lain salah.

Jangan jadi pihak yang menganiaya atau menghancurkan siapapun. Karena saat kita begitu brutal, yang bertindak adalah Tuhan. Tubuh Tuhan sudah dipecahkan 2000 tahun yang lalu, jangan ada orang yang memecahkan tubuh Tuhan untuk kedua-kalinya.

Sifat kekanak-kanakan menyebabkan banyak gereja hanya jadi masalah, bukan bagian dari solusi

Dimanapun berada, hidup kita harusnya bagian dari solusi, dan bukan bagian dari masalah. Dibutuhkan kedewasaan menghadapi perbedaan pendapat, jangan brutal dan saling menjatuhkan.

Tetapi jikalau kamu saling menggigit dan saling menelan, awaslah, supaya jangan kamu saling membinasakan. (Gal 5: 15)

Kasus.
Ada kota kecil yang hanya memiliki 1 jalan raya. Kota ini panas dan kurang makmur. Di kota itu ada beberapa gereja. Satu hari ditemukan tambang, maka para pengusaha berdatangan. Seorang anak Tuhan yang kaya dari Jakarta datang dan ber-investasi di tambang daerah itu. Satu hari minggu dia pergi ke gereja di kota itu, yang sinodenya sama dengan gerejanya. Orang ini tidak bisa berkonsentrasi saat beribadah karena kepanasan. Akhirnya pengusaha ini membelikan AC, genset dan persediaan solar untuk genset.
Dampaknya di hari minggu berikutnya gereja itu penuh sesak, tapi gereja lain jadi sepi. Para pendeta gereja yang lain marah, lalu beberapa minggu kemudian gereja ber-AC itu “terbakar”.

Pertengkaran semacam ini brutal, harus diseret dan ditarik supaya terpisah, karena jika tidak akan saling menghancurkan tubuh Tuhan. Jangan miliki hati yang penuh kedengkian, jangan rendahkan-hina-jelekkan gereja lain. Ulurkan tangan, berkati gereja lain semampu kita.

Adakah sumber memancarkan air tawar dan air pahit dari mata air yang sama? (Yak 3: 11)

3. Level tertinggi: Teman satu kuk
Sunsugos (σύζυγος – G4805) = teman satu kuk (bajak, yoke).

Di level ini seseorang menganggap bahwa jika partnernya sakit atau lemah, akan memberatkannya. Dan jika sampai mati, maka akan melumpuhkannya.

Contoh:
Sepeda motor yang salah satu bannya kempes, akan memberatkan kerja ban yang lain.

Cara berfikir yang dewasa: mengerti bahwa semua yang dikerjakan adalah untuk kepentingan kerajaan Tuhan, dan bukan untuk kepentingan manusia

Tanda-tanda akhir jaman:
1. Sabat ke-10
Ada seorang nabi Yahudi: Ben Samuel, yang hidup di jaman kekaisaran Ottoman. Dia bernubuat bahwa akan ada 10 yobel, dan kekaisaran Ottoman akan berkuasa selama 8 yobel (400 tahun), lalu selesai. Menurut sejarah, kekaisaran Ottoman berakhir setelah 400 tahun berkuasa.
Kekuasaan kekaisaran Ottoman atas kota Yerusalem berakhir saat jendral Allenby menguasai Yerusalem pada tahun 1700an. Setelah itu Yerusalem seperti tanpa tuan selama 1 Yobel.
Pada bulan Juni 1967 Israel masuk Yerusalem.
Setelah itu ada Yobel terakhir: yaitu Yobel yang ke-10, dan berakhir di tahun 2017.
Peristiwa negara Israel merdeka diibaratkan pohon ara yang mulai bertunas (1948). 1 generasi setelah 1948 adalah tahun 2018.

2. Penelitian ilmiah
Para ilmuwan menghitung berapa sisa umur bumi dari berbagai fenomena alam.
Contoh: Sekarang seluruh pantura mengalami rob, di Bandung sempat terjadi hujan es.
Di sisi lain korea utara mengembangkan nuklir.

3. Nubuatan
Tahun 1968 nenek di Norwegia usia 90 tahun bernubuat: setelah gereja diangkat akan terjadi perang dunia ke-3 yang sangat singkat.

4. Nubuatan Santo Malakhi dari gereja Katolik Roma
Dia menubuatkan ciri-ciri Paus-Paus dari jamannya akan muncul sekian Paus (pemimpin Katolik Roma). Dia menubuatkan bahwa posisi Paus ke-2 dari terakhir akan diganti sebelum wafat. Di malam Paus Benediktus mengundurkan diri, atap kubah Vatikan disambar petir.

Mari jadi “teman satu-kuk” dengan Tuhan Yesus, demikian juga satu-sama lain.
Jangan pernah ingini kehancuran siapapun, karena semua ditebus oleh darah Yesus.

Mat 4: 18-22 – murid-murid pertama Yesus.

Ia melihat dua orang bersaudara, yaitu Simon yang disebut Petrus, dan Andreas, saudaranya. Mereka sedang menebarkan jala di danau, sebab mereka penjala ikan (Mat 4: 18)
Yakobus anak Zebedeus dan Yohanes saudaranya, bersama ayah mereka, Zebedeus, sedang membereskan jala di dalam perahu. (Mat 4: 21b)

Membereskan (καταρτίζω – G2675): menambal, menyulam, merajut kembali, memperbaiki
Dua murid pertama dikatakan sedang menebarkan jala. Tuhan suka pada orang yang membawa jiwa-jiwa datang kepadaNya. Dua murid berikutnya sedang menambal dan memperbaiki, jala yang rusak.

Di tengah-tengah kebrutalan yang kita lihat di sekitar kita, mari pilih untuk menebarkan jala supaya banyak orang terima Tuhan. Tambal dan perbaiki jala yang robek, ulurkan tangan kita. Sedapat-dapatnya jika bergantung pada kita, berdamailah dengan orang lain. Lakukan bagian yang bisa kita lakukan. Jangan jadi bagian dari persoalan, tapi mari jadi bagian dari solusi.

Apapun yang dibuat dengan tujuan yang tidak baik, ujungnya akan mengerikan.

Saat kita satu kuk dengan Tuhan, dan satu kuk dengan yang lain, maka keruntuhan yang satu menyebabkan keruntuhan yang lain. Setiap pelemahan tubuh Tuhan di suatu tempat akan melemahkan tubuh Tuhan secara keseluruhan.

Penutup
Saat Yesus disalibkan ada gerhana matahari total yang diapit gerhana bulan. Peristiwa ini terulang tahun ini dan tahun lalu. Di 2014 ada 2 bloodmoon, lalu gerhana matahari, dan berikutnya ada bloodmoon ke-3 dan ke-4.

Tanda langit “matahari menjadi gelap” tidak pernah jadi tanda yang baik.
Mulai hari ini, selama 12 hari, semua diharap puasa daging.
Dari tgl 12-20, setiap kota bergantian peperangan rohani. Jatah JKI tgl 20 Maret.

Korespondensi:
antoniusfw@facebook.com (FB); antonius_fw@yahoo.com (YM);
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp, Line, WeChat 085 727 868 064

Minggu, 04 Januari 2015
4 Hal yang Membedakan dari Bangsa Lain
Yosea Dwi C

Saat hidup kita sama dengan orang lain atau sekitar kita, maka kita dianggap rata-rata. Padahal destiny yang Tuhan tetapkan atas hidup kita adalah di atas rata-rata. Sering terjadi kita membandingkan diri dengan orang lain. Saat kita merasa kalah, semangat kita turun, dan turun, dan melemah.

Bangsa Israel adalah bangsa yang dibangun dan didasari atas janji Tuhan sendiri.
Kita adalah Israel rohani, maka kita seharusnya juga mengalami apa yang dialami bangsa Israel.

Jika belum mengalami janji Tuhan ini, kita harus merindukannya, dan minta Tuhan membawa kita mengalaminya.
Kej 12 – janji Tuhan pada Abraham. Janji ini diikuti perwujudan oleh Tuhan dan ketaatan Abraham. Sampai saat ini bangsa Israel masih merupakan bangsa yang istimewa. Bangsa Israel dari abad ke abad dihajar Tuhan, dihukum karena tegar tengkuk, tapi tetap jadi bangsa yang istimewa.

Sebagai orang tua, kita bisa melihat perbandingan anak-anak kita. Setelah sekian tahun, hati orang tua akan bergeser pada anak yang lebih menurut.
Bagaimanapun kelakuan Israel jasmani, Allah tetap setia pada bangsa Israel, karena bangsa ini dibangun berdasar janji Tuhan sendiri.

Kel 33: 13-16 – perkataan Musa kepada Tuhan.
Tuhan menjamin akan terus membimbing dan memberi ketenteraman kepada bangsa Israel.

Dari manakah gerangan akan diketahui, bahwa aku telah mendapat kasih karunia di hadapan- Mu, yakni aku dengan umat- Mu ini? Bukankah karena Engkau berjalan bersama- sama dengan kami, sehingga kami, aku dengan umat- Mu ini, dibedakan dari segala bangsa yang ada di muka bumi ini?

Refleksi:
Berapa lama kita Kristen? Berapa lama kita lahir baru? Apakah kita berbeda dengan sekitar kita ? Apakah kita punya standart tertentu atau biasa-biasa saja?

Segala proses melalui berbagai fase:
1. Benih (impian)
2. Persiapan
3. Pertumbuhan/ perubahan
4. Berbuah
5. Berlipat ganda

Fase berbuah dan berlipat ganda adalah fase pembuktian.
Di masa sekolah yang membuat siswa diingat guru adalah sangat pintar atau sangat nakal. Beberapa orang menunjukkan bakat yang menonjol. Tapi ini bukan masa pembuktian. Masa pembuktian adalah ketika studi selesai dan mencapai sesuatu dalam hidup. Semua ditentukan dalam masa persiapan. Jika di saat masa persiapan meleset, maka akan terlihat di masa pembuktian.
Saat reuni, masing-masing hadir dengan penampilannya, dan seperti panggung untuk menampilkan sesuatu. Inilah masa pembuktian

Kesaksian
P Yosea punya 3 anak: yang terbesar proses skripsi, yang kedua kuliah semester 1, yang terkecil kelas 1 SMP. Masing-masing anak berada pada fase yang berbeda. Yang terkecil masuk fase remaja, ada benturan karena orang tua dianggap kolot. Yang mulai kuliah ada di fase persiapan. Anak sulung berada di fase magang, karena pembuktiannya baru sekitar 10 tahun berikutnya. Pembuktian didasari apa yang kita punya.

Dalam hal iman, pembuktian iman kita adalah saat Yesus datang di awan-awan, dan di saat penghakiman akhir. Semua akan muncul apa adanya di hadapan Tuhan tanpa bisa ditutupi.

Mat 25 – kita bukan kambing, tapi domba

Perbedaan 1: Memiliki Tuhan Yehova, Gosyen dan tanah perjanjian.
Paket Tuhan-Gosyen-tanah perjanjian ini membedakan Israel dengan bangsa lain.
Tuhan Yehova berperang bagi Israel
Gosyen sangat subur di tanah Mesir, sementara tanah lain biasa saja
Tanah perjanjian penuh dengan susu dan madu.

Kej 17: 4-8 – Pengulangan perjanjian, ada estafet iman dari kakek-moyang Israel hingga hari ini.

Refleksi
Apakah ada degradasi nilai dari orang tua ke anak kita: iman, ekonomi?

Kej 47: 5-6
Dalam Perjanjian Baru, orang yang percaya pada Tuhan Yesus mempunyai:
Secret place – tempat kita bertemu Tuhan.
Tuhan Roh Kudus
Janji Keselamatan
Janji penyertaan Tuhan

Yang membedakan satu orang dengan orang yang lain: reaksi kita.
Apa yang di dalam kita akan membedakan respon kita.

Contoh: anak kecil jatuh dari sepeda biasa. Tapi jika terlalu cinta anak, maka akan dipasangi helm, deker, dll. Maka seumur hidupnya anak ini tidak akan bisa naik sepeda.

Kesaksian
Anak p Yosea kuliah di Surabaya. Di awal p Yosea membekalinya dengan banyak hal. Setelah sekian bulan, dia bisa merasakan bedanya. Dia bisa merasakan kesendirian. Tapi tentunya tidak bisa ditarik balik ke Semarang, tapi harus melalui semuanya.

Tuhan ingin kita kuat dan berhasil. Tuhan sangat ingin memberkati kita, tapi fondasi hidup kita harus diperbaharui jika ingin berkat yang lebih besar.
Jika kita tidak punya secret place, kita akan lemah, rapuh dan labil

Perbedaan 2: Memiliki hikmat Ilahi yang berpengaruh besar
Daniel 2: 20-23 – Orang yang mengandalkan dan bergantung pada Tuhan, yang diagungkan adalah Tuhan, dan bukan idenya dan dirinya.

Sampai hari ini bangsa Israel memiliki hikmat, buktinya sebagian besar pemenang Nobel adalah orang Israel. Seharusnya kita bisa seperti bangsa Israel jasmani.

Orang berhikmat biasanya tidak banyak bicara, tahu kapan harus bicara atau diam, terus-menerus menggali kebenaran, tidak mudah menyimpulkan, dan pengaruhnya besar.

Hikmat Ilahi memiliki:
Kuasa penciptaan: Tuhan memberikan pada kita bertahap, maka mimpi kita juga harus bertahap, jangan melompat terlalu jauh/ tinggi. Hikmat dan pengenalan akan Tuhan membuat kita berani berbicara tentang impian kita. Bukan mengomel dan mengeluh tentang orang lain yang kita lihat punya kesempatan lebih.
Kuasa pelopor: yang belum ada dijadikan ada.
Memberi pengertian: kita mengerti banyak hal, tapi tidak sombong, justru tenang dan teduh, walau hal yang sama membuat orang lain goncang
Jalan keluar: orang yang mengalami firman akan tahu bahwa di firman-lah ada jalan keluar
Memelihara hidup

Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna. (Rm 12: 2)

Perbedaan 3: Memiliki penyertaan Tuhan dalam kerja kerasnya
Hukum universal: orang yang bekerja keras akan sukses.

Yang membedakan orang dunia yang sukses dengan bangsa pilihan Tuhan: penyertaan Tuhan.

Kej 39: 1-5
Yusuf anak ke-11 Yakub, paling disayang dan dimanja orang-tuanya. Dalam konsep masyarakat umumnya orang yang disayang dan dimanja biasanya tidak bisa bekerja. Tapi Yusuf berbeda.

Budak belian yang dijual adalah yang terbaik. Saat dipajang untuk dijual, budak hanya mengenakan cawat. Jika Yusuf gendut, maka tidak akan dipilih. Artinya tubuh dan otot Yusuf pasti bagus. Bukti penyertaan Tuhan pada Yusuf: keberhasilan saat bekerja di rumah Potifar. Karena jika tidak berhasil maka tidak akan dipercaya.

Bukti penyertaan Tuhan adalah keberhasilan dalam hidup kita.

Yakub tahu bagaimana bekerja dengan passion: bekerja selama 14 tahun untuk mendapatkan Rahel. Yakub pasti pernah menceritakan bagaimana pengalaman kerjanya kepada anak-anaknya. Yakub juga melatih Yusuf.

Ayah yang mencintai anak-anaknya akan mentransferkan pengalaman iman pada anak-anaknya.

Kerja keras tanpa penyertaan Tuhan akan menghasilkan susah payah.
Banyak orang yang sukses dan kaya, tapi tidak bisa menikmati hidup. Apalagi jika ada deal dengan kuasa gelap, maka seseorang tidak akan bisa menikmati, justru harus membayar dengan mengorbankan keluarganya. Tapi orang yang dalam penyertaan Tuhan, maka kerja kerasnya diberkati Tuhan, tanpa adanya kebocoran

Berkat Tuhanlah yang menjadikan kaya, susah payah tidak akan menambahinya (Ams 10: 22)

Perbedaan 4: Takut akan Tuhan

Maka sekarang, hai orang Israel, apakah yang dimintakan dari padamu oleh TUHAN, Allahmu, selain dari takut akan TUHAN, Allahmu, hidup menurut segala jalan yang ditunjukkan-Nya, mengasihi Dia, beribadah kepada TUHAN, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu, berpegang pada perintah dan ketetapan TUHAN yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, supaya baik keadaanmu. Sesungguhnya, TUHAN, Allahmulah yang empunya langit, bahkan langit yang mengatasi segala langit, dan bumi dengan segala isinya; (Ul 10: 12-14)

Takut akan TUHAN ialah membenci kejahatan; aku benci kepada kesombongan, kecongkakan, tingkah laku yang jahat, dan mulut penuh tipu muslihat. (Ams 8: 13)

Sampai hari ini orang Israel masih menunggu kedatangan Mesias, sehingga mereka menjagai tata ibadahnya. Israel jasmani tahu bahwa mereka negara kecil dan banyak musuh, sadar bahwa ketergantungan pada perlindungan Tuhan sangat tinggi, ada “takut akan Tuhan” dalam hidup mereka.

Orang yang tidak takut akan Tuhan: melawan Tuhan, tidak sejalan dengan cara kerja Tuhan

Contoh tidak takut akan Tuhan:
Menghakimi.
Membalas kejahatan dengan kejahatan.
Membalas tekanan dengan tekanan balik.

Tuhan ingin Israel rohani berhasil dalam hidup dan mengalami janji Tuhan seperti yang diterima oleh Israel jasmani.

Penutup
Saat jemaat bisa menempel gembala, melakukan visi yang dikatakan gembala, maka kita juga akan mengalami dan menerima hal yang sama dengan yang diterima gembala.

Ibadah itu bertemu Tuhan di rumah Tuhan.
Saran: tunggu hingga berkat Tuhan turun, sehingga berkat yang kita terima utuh.

Korespondensi:
antoniusfw@facebook.com (FB);
antonius_fw@yahoo.com (YM);
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp, Line, WeChat 085 727 868 064

Minggu, 22 Februari 2015
What I do Have I Give You
Petrus Agung

Kis 3: 1-10 – Pengemis lumpuh yang disembuhkan Petrus dan Yohanes.

Hal-hal yang bisa dipelajari dari perikop di atas
1. Datang ke tempat ibadah dengan hati yang hanya tertuju pada Tuhan.

Pengemis lumpuh ini setiap hari digotong temannya untuk mengemis di gerbang indah bait Allah. Beberapa ahli menduga gerbang indah adalah gerbang Nikanor karena di situ ada ukiran yang indah.

Di antara semua orang yang datang ke bait Allah, ada orang yang setiap hari datang ke Bait Allah bukan untuk menyembah Tuhan, tapi untuk meminta-minta kepada manusia yang lain, dan bukan kepada Tuhan.

Manusia punya banyak kebutuhan untuk hidup di dunia. Tapi jika datang ke rumah Tuhan dengan tujuan yang berbeda dari yang seharusnya, akan ironis. Tapi hal ini selalu terjadi.

Contoh
Setiap tempat keramat atau kuburan mempunyai ciri yang sama: selalu ada banyak pengemis.
Berduyun-duyun orang datang ke tempat keramat untuk dapat berkat, jodoh, anak, dll. Tapi anehnya selalu ada pelanggan setia: para pengemis.

Di gerbang Nikanor ada 15 tangga yang melambangkan Mzm 120-134, yaitu nyanyian ziarah. Di setiap 1 tangga dinyanyikan 1 mazmur, melambangkan naik dari satu level ke next level.
Tapi pengemis lumpuh di kisah memilih untuk tetap di satu posisi, yang penting mendapat uang.

Saat kita datang ke rumah Tuhan, jangan pikirkan hal lain selain Tuhan, karena Dialah segalanya. Tuhan jauh lebih besar dari kebutuhan kita sehari-hari.

Kesembuhan pengemis itu nilainya jauh labih besar dari semua penghasilan yang pernah diperolehnya.

Cerita p Victor
Seorang jemaat punya usaha konveksi. Salah satu pegawai kena kanker, dan sebelum meninggal sempat dipimpin terima Tuhan Yesus, didoakan dan dibabtis. Karena kondisi berat dan kesakitan, apapun yang dikatakan orang lain di-iyakan tanpa terlalu mengerti. Begitu dibabtis, besoknya meninggal. Beberapa hari setelah meninggal, dia mendatangi majikannya dalam mimpi, dan bercerita bahwa setiap orang harus ikut Tuhan Yesus. Dia menghadapi sidang karena mungkin pengakuan percaya-nya dilakukan tanpa pengertian. Dalam mimpi itu hakim berkata bahwa peluangnya 50% – 50%. Tiba-tiba Tuhan Yesus datang membela, dan berkata bahwa orang ini pernah melakukan sesuatu untuk Yesus : menjahit jaket untuk dibawa ke Turki.
Di Surga orang ini tinggal di sebuah rumah besar untuk sekitar 150 orang.

Orang yang mengerjakan sesuatu tanpa pengertian akan jadi masalah

Contoh:
Seseorang yang menyimpan uang di lipatan-lipatan baju untuk kondisi darurat. Suatu kali bajunya dicuci, tapi tidak ada yang menemukan uangnya, dan dia lupa. Suatu kali dia naik motor, dan kehabisan bensin. Di. Dekat tempat mogok-nya ada penjual bensin eceran, tapi karena merasa tidak membawa uang di dompet, maka motor dituntun hingga sampai di rumah. Setelah diingatkan istrinya, ternyata di sakunya ditemukan uang.

Kesaksian
Ada pekerja lain yang ingin bunuh diri, tapi batal karena dia berkata didatangi orang yang berbaju putih dan sangat tampan.

Mari ikut Tuhan segenap hati, datang bukan hanya untuk kebutuhan materi di dunia.
Semua di dunia hanya sementara, tidak bisa dibandingkan dengan kekekalan bersama Tuhan

2. Datang ke Tuhan dengan membawa sesuatu untuk kemuliaan namaNya.
Ruangan dimana diperkirakan pengemis itu ada adalah tempat dimana wanita diperbolehkan masuk. Ruang ini bagian dari halaman, dan di tempat itu orang datang untuk memberikan persembahan. Ada banyak kotak persembahan dengan berbagai tujuan.

Orang datang ke bait Allah untuk membawa persembahan, tapi orang ini datang untuk minta uang.
Mari datang ke Tuhan dengan membawa sesuatu untuk kemuliaan namaNya

Mentalitas yang harus diubah: beribadah dengan tujuan hanya untuk mencari keuntungan dan berkat uang. Tidak ada orang tua yang bangga jika anaknya datang hanya jika butuh uang.

Adalah lebih berbahagia memberi dari pada menerima.” (Kis 20: 35c)
Walaupun dalam keterbatasan materi, kita tetap bisa memilih dan memutuskan untuk memberi

Kesaksian
Anak seorang pendeta bercerita kepada p Agung tentang ayahnya. Ayahnya adalah gembala sebuah gereja yang selalu datang ke KKR bahtera, bahkan membawa jemaatnya, dan merasa diberkati. Anak pendeta ini sering membandingkan ayahnya dengan p Agung. Padahal tidak ada manusia yang bisa dibandingkan karena tantangan masing-masing orang berbeda. Awalnya disikapi dengan halus, tapi karena terjadi terus-menerus, akhirnya marah, dan jadi anti terhadap bahtera, bahkan hingga kepahitan. Tuhan biarkan p Agung mendengar hal ini karena Tuhan mau memberkati pendeta itu.
Kondisi rumah pendeta itu buruk. Setiap kali diajukan permintaan dana ke majelis, selalu diminta mengutamakan gereja lebih dulu. Tuhan minta supaya p Agung memberkati gereja itu. Setelah ditawarkan kepada si pendeta, beliau mengucap syukur dan merasa ini adalah jawaban Tuhan, dan sikapnya terhadap p Agung berbalik seperti semula.

Dan Aku berkata kepadamu: Ikatlah persahabatan dengan mempergunakan Mamon yang tidak jujur, (Luk 16: 9a)

Semua yang Tuhan beri kepada kita bisa digunakan untuk membebat, membalut, dan memberkati saudara-saudara kita. Hati manusia banyak menyimpan sesuatu, dan ini yang menjadi dasar bagi seseorang untuk membuat pernyataan tertentu.

3. Kenali orang-orang di sekitar kita! Perhatikan dengan siapa kita berteman.
Alkitab menceritakan beberapa kisah tentang orang yang sakit dan teman-temannya:
Si sakit yang mempunyai teman-teman terbaik: orang lumpuh yang teman-temannya menggotongnya untuk bertemu Yesus, bahkan sampai naik ke atap dan membongkar atap, lalu menurunkan si lumpuh ke hadapan Tuhan Yesus, sehingga dia disembuhkan.
Orang lumpuh di kisah ini nasibnya peringkat no 2: teman-temannya mendukungnya untuk mengemis. Mereka seperti mendukung kelumpuhan si sakit.
Yang paling tidak beruntung: orang yang 38 tahun menunggu air bergolak di kolam Betesda, dan selama itu tidak ada yang menolongnya untuk masuk ke air ketika air kolam bergolak.

Jika kita punya teman-teman seperti di kisah ini maka akan menjadi masalah. Karena saat kita sakit hati, mereka mendukung dan menimpali, bahkan memanas-manasi, tapi tidak dibawa pada Yesus.

Kenali orang-orang di sekitar kita! Perhatikan dengan siapa kita berteman.

Orang-orang yang mudah jadi favorit adalah mereka yang mendukung pendapat kita, sepakat dengan masalah dan sakit hati kita. Saat hati kita sakit dan mengalami kelumpuhan, orang-orang seperti ini tidak membawa kesembuhan, tapi justru semakin memperburuk keadaan karena tidak membawa kita kepada Yesus.

Pengemis ini bertemu Petrus dan Yohanes. Petrus dan Yohanes memberikan apa yang mereka miliki: kesembuhan dalam nama Tuhan Yesus, dan bukan hanya sekedar uang.

Tapi walau tidak punya siapapun, kita tetap punya Tuhan Yesus yang selalu ada bagi hidup kita

4. Jadilah pengelola (steward) atas semua kepercayaan Tuhan

Peter said, “I don’t have a nickel to my name, (Kis 3: 6a, MSG)

Arti perkataan Petrus: Petrus tidak mempunya nikel/ uang yang di dalam/ bawah otoritasnya.
Di jaman itu yang punya otoritas atas uang adalah Caesar, ditandai dengan gambarnya pada mata uang. Sikap Petrus ini disebut stewardship (pengelola).

Petrus dan Yohanes bukan pertama kali melihat pengemis ini, tapi hari itu Roh Kudus melarang Petrus memberi uang, tapi menyembuhkan si pengemis.
Petrus sebenarnya punya uang, karena jemaat gereja awal memberi persembahan secara luar-biasa: menjual rumah, tanah, dll. Tapi semua uang itu di luar otoritas Petrus. Petrus hanya pengelolanya.

Hidup kita adalah steward/ pengelola dari semua yang Tuhan percayakan kepada kita.

Di Injil Matius pasal 24 ada perumpamaan tentang seorang hamba yang diberi kepercayaan untuk memberi makan hamba-hamba yang lain pada waktunya.

Tuhan mempercayakan:
KKR di Jayapura pada bulan Maret.
Segera dibuka Impact di Manchester, Inggris.

Semua di atas adalah bagian dari menjadi pengelola, melakukan apapun yang Tuhan perintahkan.

Banyak orang datang ke p Agung dengan kebutuhan, tapi p Agung selalu menunggu arahan Roh Kudus tentang hal apa yang harus dilakukan.

5. Tuhan punya takaran yang besar untuk membuat murid-muridNya hidup secara berbeda.

Jawaban Petrus sebenarnya berlebihan (emas dan perak tidak ada padaku), dan bisa menyinggung perasaan, padahal si pengemis hanya butuh 1 keping uang. Tapi inilah bahasa Tuhan :

Tuhan tidak bisa berbicara recehan kepada para murid-muridNya.

Orang yang berjalan dalam kehendak Tuhan, dan melakukan apa yang Tuhan perintahkan, bekal-nya adalah emas dan perak.
Saat kita melakukan tugas Tuhan, standart-nya bukan recehan, tapi emas dan perak. Tuhan tidak pernah berlebihan. Tuhan punya takaran untuk membuat murid-muridNya hidup secara berbeda.

Portal Bahtera: http://web.keluargarhema.com/

Korespondensi:
antoniusfw@facebook.com (FB);
antonius_fw@yahoo.com (YM);
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp, Line, WeChat 085 727 868 064

Minggu, 15 Februari 2015
God’s Way
Petrus Agung

and caught a ship back to Antioch, where it had all started–launched by God’s grace and now safely home by God’s grace. A good piece of work. (Kis 14: 26, MSG)

Dua rasul Tuhan diutus dari Anthiokia oleh anugerah Tuhan, sekarang bisa pulang dan selesaikan tugasnya dengan baik karena anugerah Tuhan.

Segala sesuatu dimulai dengan diserahkan pada tangan anugerah Tuhan, lalu semua dilalui dengan hidup dalam tangan anugerah Tuhan, dan akhirnya bisa kembali karena anugerah Tuhan.

Tuhan berikan 3 pilihan dalam hidup kita:
1. Kemampuan manusia.
Orang-orang yang bekerja dengan kekuatan manusia kita: melatih skill, mengambil pendidikan, dll. Banyak orang yang cerdas, pintar, cerdik, bisa mensiasati kehidupan, berjuang dan menghasilkan banyak hal yang ajaib.

2. Anugerah Tuhan.
Kebanyakan orang kemampuannya hanya rata-rata. Orang jenius, cerdas atau smart itu langka. Bahkan ada juga yang kondisinya di bawah. Untuk orang yang kemampuannya menengah dan di bawah, atau yang tidak punya pilihan inilah ditawarkan anugerah Tuhan.
Contoh:
Orang yang sudah 38 tahun sakit dan terbaring di tepi kolam Betesda. Saat Tuhan Yesus datang, Ia tawarkan kesembuhan, dan orang itu disembuhkan walau tidak memiliki iman atau andil apapun.

3. Kombinasi antara anugerah Tuhan dan pengembangan talenta yang Tuhan tanam di dalam kita.
Walau memiliki kemampuan yang cukup, tapi sadar bahwa dia tidak bisa lakukan apapun tanpa pertolongan Tuhan.

Anugerah Tuhan berkaitan dengan cara Tuhan, dan cara-caraNya sering tidak bisa diterima logika manusia. Untuk mengerti jalan-jalan Tuhan, kita harus mengerti cara berfikir Tuhan.
Setiap orang punya cara/ pola berfikir tertentu yang mewarnai hidupnya setiap hari:
Arsitek akan berbicara dan berfikir seperti arsitek
Agen asuransi akan berbicara tentang nyawa dan tabungan

Tuhan juga punya pola berfikir, dan polanya bukan manusia.

Jika kita ingin hidup dalam anugerah Tuhan, dan menyelesaikan semua tugas kita, kita harus mempelajari dan mengerti jalan-jalan dan cara berfikir Tuhan.

1. Kekuatan sebuah nama (Hk 13: 17-18)

Mengapa engkau juga menanyakan nama- Ku? Bukankah nama itu ajaib? (Hk 13: 18b)

Kisah Lot
Lot mulai dari nol, naik ke puncak, akhirnya ber-ujung di nol. Tidak ada orang yang ingin punya hidup seperti Lot, semua ingin hidup yang terus naik dari kemuliaan kepada kemuliaan (from glory to glory).
Yang mendapat panggilan Tuhan untuk keluar dari Ur-Kasdim adalah Abraham. Tapi awalnya pemimpin rombongan adalah Terah, dan Terah membawa cucunya: Lot.
Nama “Lot” artinya tudung (covering). Maka selama dalam tudung, hidup Lot akan luar biasa.

Setiap nama punya arti, dan arti nama itu akan membawa pada destiny bagi hidup kita
Jika nama tidak penting, Tuhan tidak akan pernah memberi nama atau mengubah nama seseorang.

Nama menentukan destiny seseorang:
Abram (bapa yang dihormati) – Abraham (bapa banyak bangsa)
Sarai – Sara
Yakub (tukang tipu) – Israel (pangeran Tuhan)
Simon (buluh) – Petrus (batu karang)
Saulus – Paulus
Yohanan: the grace of God. Zakaria harus menamai anaknya Yohanes, walau tidak ada anggota keluarga yang bernama Yohanes. Karena destiny Yohanes pembabtis adalah memberitakan keselamatan oleh anugerah Tuhan.
Anak-anak Nuh: Sem (nama, ketenaran, poluler), Ham (panas, gelap, hitam), Yafet (ditambahkan, diperluas, dibuka). Saat Nuh tahu Ham menceritakan ketelanjangannya, Nuh mengutuk Ham dan Kanaan (anak terkecil Ham). Kanaan artinya yang ditundukkan, dikalahkan, direndahkan.

Selama Lot ikut Abraham, dia berubah dari tidak punya apa-apa, menjadi kaya-raya, punya kambing-domba dan gembala-gembalanya. Yang terima janji berkat adalah Abraham, sehingga siapapun yang berada di bawah tudung Abraham akan ikut diberkati. Tapi Lot tidak memahami hal ini.
Suatu hari gembala-gembala Lot dan gembala-gembala Abraham bertengkar. Abraham mengerti hukum Tuhan dan tahu tentang mandatnya. Abraham menawarkan untuk berpisah, dan mempersilahkan Lot memilih.

Banyak orang yang tidak sadar bahwa tudung/ covering yang dimiliki membawa sesuatu yang ajaib.

Peristiwa perpisahan ini terjadi antara Betel dan Ai. Betel artinya rumah Tuhan, Ai artinya timbunan puing-puing. Lot memilih Sodom. Sodom artinya terbakar. Saat diselamatkan dari Sodom, Lot memilih Soar yang artinya insignificant, kecil, tidak penting. Lot melihat secara fisik: seperti taman Tuhan, tapi tidak mengerti tentang destiny. Destiny selalu menang atas yang kelihatan.

Dalam hidup kita ada pilihan: melihat sesuatu sebagai hal yang bagus dan menguntungkan, atau melihat bahwa destiny-nya tidak baik.

2Sam 12: 24-25
Tuhan beri nama kepada anak Daud: Yedija (artinya the beloved of Jehova – yang dikasihi Jehova, the friend of God – Sahabat Tuhan). Tapi Daud tidak menuruti dan tetap memanggilnya Salomo.
Pengertian p Agung: Tidak ada orang tua yang ingin anaknya mengalami kesusahan yang pernah dialaminya di masa lalu. Daud merasa bahwa nama Yedija akan jadi masalah bagi destiny-nya.
Daud dikatakan sebagai kekasih Tuhan, resikonya di dalam hidupnya Daud mengalami banyak proses berat. Maka Daud merasa nama itu terlalu berat, lalu nama diganti jadi Salomo (Shalom)
Abraham adalah sahabat Allah. Daud tidak mau Salomo harus diminta mengorbankan anaknya seperti yang dialami Abraham.

Contoh pengaruh nama dalam destiny dan hidup seseorang:
Ada anak diberi nama Mangkujagat. Ternyata sering sakit. Namanya kemudian diganti Waras.
Nama “Maria” artinya kepahitan. Nama Alkitab aslinya Miriam.
Thomas artinya kembar. Dalam keluarga p Thomas ada 2 yang bernama Thomas: Suami dan ayah bu Ribka.

Saat nama yang diberikan orang tua kita diucapkan, itu seperti deklarasi.

Akhirnya selama hidup Salomo selalu ada Shalom. Tapi tidak bisa seperti ayahnya. Jatuh pada penyembahan berhala di akhir hidupnya, setelah dia meninggal kerajaannya terpecah dua.
Di silsilah Yesus hanya 1 yang disebut sebagai raja: raja Daud.

Hidup itu sebuah pilihan: Apakah kita mau destiny yang kekal, atau destiny yang biasa-biasa saja dan hanya baik selama hidup di dunia

2. Mengucap syukur (grateful)
Lot merasa bahwa semua keberhasilannya adalah hasil usahanya sendiri, tidak ada kaitan dengan Abraham atau Tuhan. Dengan berpisah seolah Lot berkata bahwa dia tidak butuh Abraham lagi.
Setelah berpisah, Abraham masih menolong Lot 2 kali: saat dikalahkan Kedorlaomer, dan Abraham bersyafaat saat Tuhan akan menghancurkan Sodom.

Tuhan menghargai orang yang tahu berterima-kasih

Luk 17: 11 – Kisah 10 orang kusta yang disembuhkan, hanya satu yang berterima kasih.

Orang yang tidak tahu berterima kasih tidak akan menghargai pemberian Tuhan dalam hidupnya.

Kesaksian
Setiap kali selesai pelayanan di luar negeri, p Agung selalu ingat dengan guru bahasa Inggris SMP. Guru ini ikut karate dan tingkatannya sabuk coklat. Beliau mengajar dengan keras dan menggunakan hukuman fisik. Hoby-nya memberi PR vocabullary (kosa kata) sebanyak 20-30 kata. Jika murid tidak hapal, dihukum dengan keras.
P Agung justru nekat mendaftar ikut ekstra-kurikuler bahasa Inggris yang diajar guru ini. Di ekstra guru ini tidak pernah memukul.
Suatu hari guru ini memerintahkan mengarang tentang natal. Ternyata yang benar hanya 1, yaitu karangan p Agung. Ini sangat berarti buat p Agung yang minder.
Hari Selasa kemarin p Agung mendapat alamat guru ini, lalu janjian untuk menemui beliau. P Agung melihat orang yang berbeda. Jadi banyak senyum dan bicara. Guru ini merasa bersyukur karena ternyata ada murid yang mengingat dia sebagai pribadi. Tuhan ingin p Agung mendatangi guru ini- sebagai ucapan terima-kasih, karena guru ini sudah beri investasi yang kuat di hidup p Agung.

Sebelum Daud jadi raja ada peristiwa Ziklag. Saat pulang membawa jarahan, Daud membuat peraturan bahwa sebagian jarahan diberikan kepada para penatua dari suku Yehuda. Sekalipun para penatua itu mungkin tidak ikut berkeliling bersama Daud. Selanjutnya Daud diangkat jadi raja Yehuda di Hebron oleh tua-tua suku Yehuda.

Jika kita diberkati itu karena tanggung-jawab kita untuk memberkati gereja-gereja lain.

Kesaksian
Di awal tahun JKI diminta Tuhan membantu beberapa gereja lain. Saat ini ada 10 gereja sedang dalam perbaikan. Ada laporan dari Samuel tentang sebuah gereja. Gerejanya masih baik, tapi ibu gembala sudah 13 tahun sakit di 2 panggulnya, karena pernah jatuh tersenggol bis, dan panggulnya retak. Panggulnya harus diganti, dan biaya operasi sepasang panggul paling murah 100 jt, paling mahal 170 jt. Dengan kondisi jemaat mereka, tidak ada dana untuk operasi.
Di SHRK, Tuhan minta p Agung ceritakan hal ini dan bantu doa. Begitu selesai acara, seseorang memberi cek dan menutup semua biaya bagi operasi bu gembala tsb. Awal maret ibu ini akan dioperasi oleh seorang dokter tulang dari Jerman yang sedang pulang ke Indonesia.

Saat kita lakukan sesuatu yang luar biasa bersama-sama, kita bisa buat banyak hal yang luar biasa.

Dengan apa yang kita punya, ke mana Tuhan gerakkan kita, mari berkati mereka yang butuh bantuan.

Kesaksian
Sebuah gereja kecil dengan jemaat 5 orang dewasa dan 3 anak-anak. Setiap hujan maka ibadah terpaksa berhenti karena gedung bocor. JKI juga sedang membantu renovasi gereja ini.

Saat kita membereskan urusan orang lain, Tuhan membereskan urusan kita.

Saat kita punya hati yang grateful atas semua berkat Tuhan, kita akan gunakan berkat itu untuk memberkati mereka.

Jalan Tuhan tidak pernah bisa dimengerti oleh daging kita. Jalan Tuhan: kita akan menjadi berkat dimanapun kita berada. Bendahara Tuhan tidak memberi berdasar suka atau tidak suka (like-dislike), tapi memberi sesuai ke mana Tuhan mengarahkan.

Pengumuman
18 Feb 2015 – Peperangan menjelang pergantian tahun, 18:30
25-26 Feb 2015 – Seminar warisan, 18:30

Portal Bahtera: http://web.keluargarhema.com/

Korespondensi:
antoniusfw@facebook.com (FB);
antonius_fw@yahoo.com (YM);
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp, Line, WeChat 085 727 868 064

Minggu, 08 Februari 2015
Pengampunan
Petrus Agung

P Agung sedang mempelajari tentang kedatangan Tuhan Yesus yang kedua. Semakin dipelajari, semakin didapat bahwa waktu yang tersisa semakin sedikit.

Artikel ilmiah
Para ilmuwan menghitung cuaca, politik, nuklir, bencana, dll. Lalu mereka hitung doomsday/ kiamat. Beberapa tahun lalu mereka sebut waktu kiamat kurang 5 menit, tapi beberapa minggu lalu mereka bilang 3 menit.

Kemungkinan tentang pembuatan bahtera Nuh
Ada teori bahwa bahtera Nuh dibangun di tanah Jawa, karena contoh kayu yang tersisa dari bahtera Nuh paling mirip dengan pohon jati jawa. Teori ini bisa benar dan juga bisa salah.

Selalu ada yang konsisten di Alkitab tentang angka, waktu, dan tempat.

Bahtera Nuh dibangun selama 120 tahun. Maka timbul pertanyaan apakah pelayanan bahtera hanya 12 tahun. Artinya mungkin pelayanan bahtera tinggal kurang dari 3 tahun. Jika kemungkinan ini meleset, maka kita mendapat anugerah untuk bertobat dan membawa lebih banyak jiwa datang pada Tuhan. Tapi kita akan bertindak ceroboh jika peringatan-peringatan Tuhan ini diabaikan.

Fokus pada apa yang Tuhan mau, lepaskan beban dan dosa yang merintangi kita untuk lari kepada yang Tuhan tetapkan dalam kehidupan kita.

2Yoh 1: 1-4
Yohanes merasa sangat bersukacita karena 1/2 anak ibu itu hidup dalam kebenaran. Ini artinya 1/2 lagi dari anak ibu ini hidup dalam ketidak-benaran. Maka artinya nilai gereja hanya 5.

Kesaksian
Saat SMP nilai bahasa Inggris p Agung jelek, biasanya mendapat nilai 3 atau 4. P Agung sangat bersukacita saat tahu nilainya 5. Karena jika di bawah 5, maka artinya nilai mati dan tidak naik kelas.

Ada bagian yang harusnya kita menangkan: sifat, karakter, kepribadian, reaksi hati. Karena yang membuat hidup kita berbobot adalah buah Roh dalam hidup kita.

Yang harus dimiliki anak Tuhan: pengampunan!

Mat 18: 23-35

Salah satu hal yang paling berbobot dalam hidup kita: jika muncul hati yang rela mengampuni.

Tuhan Yesus tidak sekedar menuntut manusia, karena Yesus sudah memberikan contoh. Kita semua sangat berdosa, dan Tuhan sudah mengampuni kita. Maka dari hidup kita seharusnya juga keluar pengampunan yang besar, karena kita sudah mengalami pengampunan Tuhan lebih dulu.

Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian. (Kol 3: 13)

1. Melepaskan keinginan dan otoritas untuk menghukum

Jika seseorang menjadi korban dari kejahatan, atau hak-nya dirampas orang lain, maka si korban otomatis hidupnya di atas si pelaku. Karena si korban-lah yang punya otoritas untuk mengampuni atau tidak mengampuni si pelaku.

Siapapun yang memegang kunci pengampunan adalah orang yang lebih tinggi dari yang membutuhkan pengampunan. Saat seseorang mempunyai dan memberikan pengampunan, maka posisinya di depan Tuhan adalah di atas orang yang diampuni.

Kata forgive (mengampuni) diambil dari 2 kata dalam bahasa Inggris kuno: for dan giefan. Kata “for” artinya completely (sepenuhnya), kata giefan artinya memberi. Jika digabung, forgive (mengampuni) artinya giving completely (memberi seluruhnya).
Forgive artinya “to give up desire or power to punish”. Artinya menyerahkan semua hawa nafsu, hak, keinginan, dan kuasa untuk menghukum; dan tidak menggunakannya.

Jika orang bersalah pada kita, yang punya kuasa untuk menghukum adalah kita. Saat kita punya kuasa untuk menghukum, tapi kita dengan rela tidak menggunakannya, maka itulah yang dahsyat.

Pengampunan adalah kerelaan kita untuk melepaskan keinginan dan otoritas untuk menghukum seseorang yang bersalah pada kita.

Yoh 20: 21-23 – ada kuasa untuk menghukum

Jikalau kamu mengampuni dosa orang, dosanya diampuni, dan jikalau kamu menyatakan dosa orang tetap ada, dosanya tetap ada (Yoh 20: 23)

Kisah tentang pengampunan di Iran.
Seorang remaja 18 tahun bernama Abdollah Hosseinzadeh, anak dari Samareh Alinejad, ditikam dan dibunuh oleh Balal di tahun 2007. Setelah ditangkap dan disidang, Balal dijatuhi hukuman gantung. Menurut hukum di Iran, yang meng-eksekusi adalah keluarga dari korban, biasanya dilakukan oleh ibu korban. Eksekusi dilakukan dengan menendang kursi tempat terpidana tergantung.
Keluarga Abdollah sangat marah dan dendam. Tapi 10 hari sebelum eksekusi, ibu Abdollah bermimpi bertemu anaknya. Dalam mimpi itu Abdollah meminta supaya ibunya tidak balas dendam. Dua hari sebelum eksekusi, Abdollah datang lagi di mimpi ibunya, tapi kali ini dia tidak mau bicara pada ibunya.
Ibu Abdollah punya kuasa untuk menghukum. Saat menghadapi si pembunuh, si ibu menamparnya. Tiba-tiba setelah menampar, semua kemarahan, dendam dan kebenciannya hilang. Lalu ibu itu berkata: aku mengampunimu.
Hari itu Balal diselamatkan oleh orang yang paling berhak mengambil nyawanya menurut hukum Iran.
Kisah ini di apresiasi seluruh dunia, karena ibu ini melakukan sesuatu yang tidak banyak orang lain sanggup memberikan.

Jika kita mau hidup yang berbobot: lepaskan pengampunan!
Jangan hidup dengan dendam dan kebencian, tapi hiduplah dengan kasih

2. Tuhan mendamaikan kita dengan musuh kita (Mzm 23: 5-6)

Engkau menyediakan hidangan bagiku, di hadapan lawanku (Mzm 23: 5a)

Interpretasi kebanyakan orang atas ayat ini: Kita berpesta, menikmati kebahagiaan, sementara musuh kita menderita dan tak berdaya di depan kita. Tapi Tuhan kita yang penuh kasih tidak sekejam itu.

Tradisi Yahudi
Orang Yahudi hanya bisa makan dengan sahabatnya. Jika seorang Yahudi menawari kita makan, artinya dia mau bersahabat dengan kita. Orang Yahudi tidak akan makan dengan musuh.

Ayat di atas berarti Tuhan mendamaikan kita dengan musuh, sehingga bisa makan bersama.

Seringkali dalam jamuan makan penuh dengan basa-basi dan kemunafikan. Bahkan meng-entertain tamu dengan tujuan supaya keinginannya dituruti.

Tuhan mendamaikan aku dengan siapapun yang bermusuhan dengan aku.

Kecenderungan orang Indonesia usia 50 ke atas: saat bersalah, jarang orang tua meminta maaf kepada anaknya. Ini adalah kesombongan.

Keinginan supaya Tuhan melenyapkan musuh kita adalah ungkapan-ungkapan dari kemarahan, kebencian dan kesombongan dalam hidup dan hati kita.

3. Memberikan kebaikan dan bukan balas dendam

Tetapi, jika seterumu lapar, berilah dia makan; jika ia haus, berilah dia minum! Dengan berbuat demikian kamu menumpukkan bara api di atas kepalanya. Janganlah kamu kalah terhadap kejahatan, tetapi kalahkanlah kejahatan dengan kebaikan! (Rm 12: 20-21)

Khotbah p Agung di retret AoC: Kita dan pentul korek. Jika kita mudah marah saat ada gesekan, maka kita adalah pentul korek. Tapi kepala kita bukan pentul korek.

Kehidupan di daerah timur tengah:
Di jaman Perjanjian Baru tidak ada listrik, maka semua butuh bara untuk menyalakan api. Jika karena berbagai sebab api di rumah mati, sebuah keluarga bisa mati beku. Maka pria yang menjadi kepala rumah tangga akan meminta api kepada tetangganya. Tempat untuk bara api itu diletakkan di atas kepalanya, lalu dibawa pulang. Pria jaman itu menenakan sorban tebal, sehingga bisa menyunggi kendi air atau tempat bara api.

Maka ayat di atas artinya:
Orang yang jahat kepada kita hatinya beku, tidak ada kasih Tuhan, sehingga pikirannya jahat: menjatuhkan, menghancurkan, merampas, merugikan, dll. Orang yang bersikap seperti itu suatu hari akan menuai sesuatu, diantaranya mengalami kemiskinan. Saat orang jahat ini menderita kelaparan dan kehausan, kita harus memberinya makanan dan minuman. Maka tindakan ini seperti memberikan kehangatan dan api cinta di hidup dan hati orang itu, maka dia tidak lagi berbuat jahat.

Budaya pertobatan di Mesir: pertobatan ditunjukkan dengan menyunggi bara api di atas kepala.

Saat memiliki kemampuan untuk mengampuni, memberikan kebaikan dan bukan balas dendam, itu akan membuat orang yang bersalah itu bertobat.

Kepustakaan
http://www.etymonline.com/index.php?term=forgive

http://www.theguardian.com/world/2014/apr/25/interview-samereh-alinejad-iranian-mother-spared-sons-killer
https://www.youtube.com/watch?v=f52PgOXseNQ – CNN Reports of Execution in Iran, Victim’s Mother Forgive Killer, Halt Hanging in Iran

Portal Bahtera: http://web.keluargarhema.com/

Korespondensi:
antoniusfw@facebook.com (FB);
antonius_fw@yahoo.com (YM);
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp, Line, WeChat 085 727 868 064

Minggu, 01 Februari 2015
Hidup Bebas dari Kutuk
Petrus Agung

Seringkali kutuk digambarkan adalah akibat tindakan nenek moyang, atau karena orang lain mengutuki kita. Tapi ada banyak orang hidup di bawah kutuk karena tindakannya sendiri: berbuat sesuatu sehingga dia bersalah di hadapan Tuhan, lalu setan menuntut orang ini di hadapan Tuhan.

Ada 5 kata Ibrani yang artinya kutuk
1. qalal ( קלל )

Aku akan memberkati orang- orang yang memberkati engkau, dan mengutuk orang- orang yang mengutuk engkau, dan olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat. (Kej 12: 3)

qalal (H7043) = To make less/ light , membuat hidup seseorang berkurang atau ringan, mendorong seseorang keluar dari jalan yang sedang dijalaninya.

Kadang kutuk berasal dari diri kita sendiri karena kita mengutuki orang lain. Contohnya jika kita menyebut orang lain sesat, atau merendahkan. Jika kita mengutuki seseorang anak Tuhan, maka hukum Tuhan berlaku:

Seperti burung pipit mengirap dan burung layang-layang terbang, demikianlah kutuk tanpa alasan tidak akan kena. (Ams 26: 2)

Di Alkitab ada pola. Saat di suatu tempat terjadi sesuatu, akan terjadi pengulangan
Tradisi Yahudi percaya bahwa gua Makhpela adalah letak pertama kalinya Adam dan Hawa setelah dikeluarkan dari taman Eden, maka Abraham mau membelinya, sebagai bagian dari perjanjian penebusan oleh Tuhan.
Tanah yang dibeli Daud dari Arauna adalah tanah dimana Abraham pernah akan mengorbankan Ishak. Di lokasi itu Salomo membangun bait suci. Berikutnya 2000 tahun kemudian, di tempat itulah Yesus disalib.

Jika terjadi sesuatu di sebuah lokasi, akan ada pengulangan yang menguatkan dan mengkonfirmasi apa yang pernah terjadi sebelumnya

Yesus hidup menggenapi perjanjian lama. Yesus disalib menjelang hari raya Paska, karena Dialah sebenarnya “anak domba” yang dikorbankan sebagai penebusan dosa.
Roh Kudus dicurahkan pada hari Pentakosta, karena saat itulah panen dan tuaian jiwa-jiwa.

Artikel tentang bahtera Nuh.
Ahli arkeologi Cina dan Turki membuat ekspedisi ke gunung Ararat Turki, untuk menyelidiki sisa-sisa bangkai kapal Nuh. Mereka ambil sample kayu bahtera Nuh. Dunia sebelum air bahtera tidak seperti sekarang, Indonesia-Australia-Asia, bahkan seluruh dunia dulunya menyatu. Mereka bandingkan kayu sample itu dengan sample dari kayu di seluruh dunia. Kayu yang paling mendekati adalah kayu jati Jawa, sekitar Jawa Tengah dan Jawa Timur. Kesimpulan mereka Nuh membangun bahtera di tanah Jawa, dekat dengan sumber kayu.

Buku tulisan arkeolog Brazil
Setelah meneliti di seluruh dunia, mencari bekas-bekas kota Atlantis, dia berkesimpulan bahwa Atlantis yang hilang ada di bawah lautan Indonesia.

Hipotesa/ kemungkinan menurut logika rohani dari beberapa artikel di atas:
Kemungkinan di Indonesia pernah ada sebuah kebudayaan yang maju, dan Nuh tinggal dan membangun bahteranya di Jawa. Jika Nuh membangun bahtera di sekitar Jawa Tengah, maka perintah Tuhan untuk “membangun bahtera” yang diawali di Semarang adalah sebuah perulangan.

Jika ini benar, maka akan sangat berbahaya bagi mereka yang menghina dan menghujat kegerakan bahtera, karena kejadiannya serupa dengan di jaman Nuh: ada kelompok yang masuk bahtera, dan ada kelompok yang tidak masuk bahtera dan tenggelam dalam air bah. Nuh di jaman itu dianggap orang gila, dan tidak ada orang lain yang percaya. Hal yang serupa di alami kegerakan bahtera. Setiap orang berhak memiliki pendapat yang berbeda. Tapi perhatikan supaya ucapan kita tidak mengutuki atau merendahkan orang lain.

Dalam kehidupan kita harus waspada. Kita bisa tidak setuju pada sesuatu, lalu timbul pernyataan yang menghakimi, menjatuhkan mental, atau merendahkan orang lain tanpa sadar.

Hidup bebas dari kutuk menyangkut lebih banyak tentang sikap hati.

2. arar ( ארר )

‘Curse Meroz, ‘ said the angel of the LORD, ‘Curse its inhabitants bitterly, Because they did not come to the help of the LORD, To the help of the LORD against the mighty. ‘ (Hk 5: 23, NKJV)

Arar (H779) berasal dari kata pahit (bitter) = menghimpit dengan rintangan dan hambatan, menjadikan tidak berdaya. Artinya kutukan muncul dalam bentuk kepahitan. Apapun yang kita lewati jangan membuat kita kepahitan. Jika kita memutuskan untuk pahit, maka kita akan dihimpit oleh berbagai masalah, sehingga akhirnya jadi tidak berdaya.

Orang yang kepahitan hidup di bawah kutuk, maka lepaskan diri kita dari kepahitan dengan memberikan pengampunan.

Contoh orang-orang yang mengalami kepahitan:
Perumpamaan tentang “anak yang hilang”. Saat si sulung menilai kebaikan Bapa, si sulung menganggap bungsu tidak layak, maka jadi pahit.
Perumpamaan tentang “hamba yang diberi talenta”. Orang yang terima hanya 1 talenta jadi pahit karena hamba yang lain diberi 3 dan 5 talenta.

Penyebab kepahitan :
Banyak orang tidak suka juga orang lain diberkati, timbul reaksi marah di dalamnya. Padahal seharusnya kita ikut berbahagia saat orang lain diberkati.
Mengalami sesuatu yang kita rasa tidak adil.

3. alah ( אלה )

Barulah engkau lepas dari sumpahmu kepadaku, jika engkau sampai kepada kaumku dan mereka tidak memberikan perempuan itu kepadamu; hanya dalam hal itulah engkau lepas dari sumpahmu kepadaku. (Kej 24: 41)

Kata “sumpah” berasal dari kata “alah (H423)” diterjemahkan sebagai “kutuk”, artinya “to bring to null” membuat jadi nihil.
Dengan bersumpah, artinya Eliezer tidak boleh menipu Abraham. Jika Eliezer mengambil gadis yang bukan dari keluarga Abraham, maka akan mendatangkan kutuk yang membuat hidupnya jadi nihil.

Saat seseorang tidak hidup dalam integritas, suka menipu, ini membuat hidup di bawah kutuk.

Contoh penipuan:
“Kotak harta terpendam” yang dibagikan pada KKR bahtera desember 2014 harusnya tidak diperjual-belikan. Tapi ternyata ada yang menjualnya. Orang ini memilih hidup dalam kutuk, dan hidupnya akan jadi nihil.
Kursi pada acara bahtera atau SHRK diperjual-belikan.
Di internet beredar akun-akun facebook yang meng-atas-namakan p Agung, padahal itu palsu. Bahkan mereka menerima persembahan.
P Agung bertemu seorang gembala sidang, mengeluh bahwa pembelian apapun di gerejanya di mark-up.
P Agung ditawari channel gratis untuk TV berbayar. Syaratnya dalam setahun harus ada 30 ribu pelanggan yang bergabung, masing-masing membayar dekoder seharga 500 ribu. Penawaran ini seperti menganggap gereja sebagai pangsa pasar.

Semua pelaku penipuan sebaiknya didoakan dan diserahkan kepada Tuhan, karena perbuatannya mendatangkan kutuk bagi hidupnya, dan membuat hidup si pelakunya jadi nihil. Bahkan bisa berdampak hingga anak-cucunya.

Yesus mati di salib bukan untuk memberi kesempatan seseorang untuk menipu semaunya. Penebusan Tuhan untuk mereka yang bertobat dan minta ampun pada Tuhan. Pengorbanan Tuhan tidak pernah bisa menjadi alasan bagi kita untuk berbuat semau-maunya.

Lakukan semua pekerjaan kita dengan integritas !
4. naqab ( נקב )

Then he said, “Name me your wages, and I will give it. ” (Kej 30: 28, NKJV)

Naqab (H5344) = to perforate, dilubangi.
Frase “name me” yang diucapkan Laban arti harafiahnya “kutukilah aku”.

Kutuk ini berasal dari ketidak-adilan dan penindasan, karena tidak rela memberikan hak orang lain.

Salah satu alasan Tuhan memberkati adalah supaya kita menjadi berkat bagi mereka yang nasibnya kurang beruntung dari kita.

Sayangnya banyak orang lebih suka membahas kenapa satu-dua orang tidak diberkati.

Kesaksian
P Adi Sutanto dan rekan sedang berkendara. Di sebuah lampu lalu-lintas ada seorang pengamen. P Adi bertanya mengapa anak muda itu jadi pengamen. Rekan p Adi coba menjawab, tapi semua jawaban salah. Jawaban p Adi: karena pengamen itu tidak kenal p Adi. Jika kenal maka p Adi akan sekolahkan, diberi pekerjaan yang baik, di-Injili hingga terima Tuhan.
Pernyataan p Adi ini artinya:
P Adi hidupnya diberkati, dan dia mengambil tanggung-jawab untuk memastikan supaya semua orang yang dia kenal tidak ikut diberkati.

Jika kita diberkati, maka ada tanggung-jawab yang harus dilakukan. Jika tidak kita salurkan, maka kita akan terkutuk dan ada banyak lubang di hidup kita, yang membuat berkat Tuhan di hidup kita bocor.

Kesaksian
Pada 28 Desember 2014 ada 3 kejadian di hari yang sama:
Bahtera mengalami hadirat Tuhan di Holy Stadium
Pesawat Air Asia kecelakaan di pagi harinya
Kamar tamu yang runtuh di salah satu gereja di Semarang
Sebuah gereja mengadakan KKR Natal. Pembicara tamunya tidur di pastori. Menjelang jam 3 sore, ibu pendeta tamu sedang tidur dengan seorang anaknya. Dia mendengar suara: “keluar sana”. Ibu ini keluar dan bercakap-cakap dengan tuan rumah. Tiba-tiba terdengar suara sesuatu yang runtuh. Ternyata kamar tamu itu runtuh atapnya, anak pendeta tamu yang berusia 3 tahun kepalanya tertimpa tiang kayu (blandar). Perlu 30 menit untuk menyingkirkan puing-puing. Anak usia 3 tahun itu dalam kondisi parah, dan nadinya sempat hilang. Kakak perempuannya yang berusia 7 tahun berdoa, menangis dan teriak pada Tuhan supaya adiknya hidup. 15 menit kemudian adiknya sadar. Ajaibnya tidak ada bagian tubuh yang cedera.
Kemungkinan runtuhnya bangunan karena rayap atau konstruksi awalnya kurang kuat.
P Agung tidak tahu mengapa semua ini terjadi, tetapi tahu bahwa ada tanggung-jawab yang harus dilakukan, yaitu membantu renovasi rumah tersebut.

Jika kita tidak melakukan tugas dengan benar, maka banyak lobang dalam hidup kita. Di saat tertentu ini bisa meruntuhkan kita sendiri.

Berbahagialah hamba, yang didapati tuannya melakukan tugasnya itu, ketika tuannya itu datang.
(Mat 24: 46)

Saat kita terbukti bisa jadi bendahara kerajaan Surga, maka Tuhan tidak akan pernah tinggalkan kita dalam kegerakan apapun.

5. qabab ( קבב )
Lalu Bileam mengucapkan sanjaknya, katanya: ” Dari Aram aku disuruh datang oleh Balak, raja Moab, dari gunung- gunung sebelah timur: Datanglah, katanya, kutuklah bagiku Yakub, dan datanglah, kutuklah Israel. Bagaimanakah aku menyerapah yang tidak diserapah Allah? Bagaimanakah aku mengutuk yang tidak dikutuk TUHAN? (Bil 23: 7-8)

Qabab (H6895) = kutuk, artinya menikam dengan kata-kata.
Jagai perkataan kita, walau dalam konteks bergurau sekalipun. Sebelum berbicara tajam, pertimbangkan berbagai aspek

Kesaksian
P Agung minum ramuan untuk kesehatan. Saat akan beli lagi, ternyata supplier kehabisan, maka p Agung ber-inisiatif membuat sendiri, lalu dijual dan keuntungannya digunakan untuk bea-siswa murid. Maka produk tersebut tov (berfungsi dengan baik) bagi p Agung, konsumen, dan produsen bahannya.
Suatu kali daerah sekitar Semarang kehabisan bawang-lanang, stok yang ada di Tawangmangu. Saat akan mengambil bawang, p Charlie mengomel kepada p Hengky karena tempatnya jauh dan butuh biaya bensin.
Saat akan meninjau tanah di daerah Merapi untuk gereja, p Agung membuat janji bertemu dengan pendeta dari Tawangmangu yang merupakan supplier “bawang-lanang”. Pendeta ini berasal dari Palembang, sekolah Alkitab di Tawangmangu, ditempatkan di Jakarta. Suatu hari Tuhan suruh dia balik ke Tawangmangu. Di sana tantangannya sangat berat, bahkan banyak penduduk yang menggunakan narkoba. Tapi di desa itu setiap bulan ada jiwa yang diselamatkan. Pendeta ini banyak menginjil di ladang kepada petani-petani.
Mendengar kesaksian pendeta ini, p Charlie bertobat dan baru memahami maksud Tuhan.

Seandainya kita punya pendapat lebih baik, tetap jangan tusuk rekan kita yang akan bertindak.

Portal Bahtera: http://web.keluargarhema.com/

Korespondensi:
antoniusfw@facebook.com (FB);
antonius_fw@yahoo.com (YM);
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp, Line, WeChat 085 727 868 064

Minggu, 25 Januari 2015
At The End of Your Rope
Hengky Kusworo

Peringatan untuk gereja: Luk 16: 19-31
Tuhan sudah beri semua bagi kita, dan Tuhan sudah sampaikan banyak hal bagi kita, melalui Alkitab, mimpi, visi, dll. Jika kesaksian musa dan para nabi tidak bisa meyakinkan kita, maka kesaksian orang yang kembali dari kematianpun tidak akan bisa meyakinkan.

Kita bisa percaya pada Tuhan pada hari ini hanya karena anugerah.

1. Tuhan memperhitungkan
Orang kaya tidak selamat bukan karena kekayaannya, karena Tuhan ingin kita limpah:

Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan (Yoh 10:10b)

Yang membuat orang kaya tidak selamat:
1. Tidak percaya pada kebenaran Firman dan kesaksian para nabi.
2. Tidak berdampak

Lazarus berbaring di depan rumah orang kaya. Si kaya tidak berikan sesuatu untuk si miskin. Si kaya tidak berdampak, walau sudah diberi kesempatan menjadi kaya.

Kita tidak harus menjadi kaya terlebih dulu sebelum bisa menjadi berkat. Kita bisa memberkati orang-orang yang membutuhkan di sekitar kita

Tuhan memperhitungkan: apakah hidup kita berdampak bagi orang lain. Jika harta hanya untuk kita dan tidak pernah terulur bagi orang lain, maka artinya kita tidak berfungsi. Orang yang egois hanya melihat kepentingan sendiri, tidak perduli kondisi orang lain.

Kesaksian:
Seorang anak yang manja dan egois, selalu minta sepatu yang baru setiap ada edisi baru. Orang tuanya sudah tidak tahu cara untuk menangani anak ini. Suatu kali dia lihat temannya selama setahun tidak pernah ganti sepatu, walau lubang dan rusak, karena ekonominya sulit. Anak ini tersentuh dan berubah, dia berikan 2 pasang sepatu dari koleksi sepatunya ke rekan yang tadi. Anak ini berdampak. Hal ini membuat orang tuanya berbahagia karena anaknya berubah.

Mzm 106: 28-31
Hal itu diperhitungkan kepadanya sebagai jasa turun- temurun, untuk selama- lamanya (Mzm 106: 31)

Yang diberkati Tuhan tidak bisa dikutuk. Bileam semula nabi Tuhan, tapi raja Median memintanya mengutuk israel. Bileam melihat celahnya, menyarankan supaya raja Median memasukkan wanita-wanita ke perkemahan Israel, sehingga orang Israel berjinah dan berdosa. Saat berdosa, semua tudung dan perlindungan Tuhan atas Israel terbuka. Pinehas membela Tuhan dan bertindak menjalankan hukum. Maka tulah berhenti, dan ini diperhitungkan Tuhan turun-temurun sampai selama-lamanya.

Daud menggembalakan bangsa dengan ketulusan hati dan kecakapan tangannya. Daud bertanggung-jawab terhadap 2-3 domba yang digembalkakannya, bahkan mempertahankan domba yang diterkam singa atau beruang. Ini diperhitungkan Tuhan. Maka tahta Daud tidak terputus hingga saat ini. Menurut silsilahnya, pangeran Charles dari kerajaan Inggris masih keturunan Daud.

Ada sesuatu yang kita kerjakan yang Tuhan perhitungkan, dan itu berdampak hingga keturunan-keturunan kita. Kita tidak tahu standart dan ukuran Tuhan atas yang kita lakukan, tapi semua diperhitungkan Tuhan. Apapun yang kita kerjakan: lakukan untuk Tuhan, dan bukan untuk manusia. Jika kita beri air putih segelas, atau hal-hal sekecil apapun bagi Tuhan, itu diperhitungkan.

Dan barangsiapa memberi air sejuk secangkir sajapun kepada salah seorang yang kecil ini, karena ia murid-Ku, Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya ia tidak akan kehilangan upahnya dari padanya.” (Mat 10: 42)

Kesaksian
Ada seorang pendeta Korsel yang melayani dengan tekun dan segenap hati, walau khotbahnya membosankan dan membuat jemaat mengantuk. Suatu kali saat berkhotbah, atap gereja di atas mimbar runtuh. Reflek si pendeta adalah menutupi Alkitab dari runtuhan batu, karena pendeta ini mencintai Firman Tuhan. Tindakan pendeta itu diperhitungkan Tuhan. Sejak peristiwa itu, jemaatnya meledak hingga pernah mencapai puluhan ribu.

Kesaksian
Oma dari bu Lisye (istri pdt Hengky) di awal hidup keluarganya pas-pasan. Setiap pagi si oma berlutut dan mendoakan keluarganya satu-demi satu. Saat ini semua keluarganya diberkati.

2. Miskin di hadapan Tuhan.
Lazarus = yang ditolong Tuhan (to whom Gods help), yang butuh pertolongan orang lain.

Yang membuat Lazarus masuk kerajaan Surga bukan kemiskinannya.

Ada 2 arti kata miskin dalam bahasa Yunani:
Miskin (penes) : orang yang makan dari hasil kerjanya sehari. Jika tidak bekerja maka tidak bisa makan. Yang termasuk kelompok ini adalah budak dan buruh tani.
Miskin (potokoai) – pengemis, orang yang hanya bisa hidup karena uluran tangan dari orang lain, tidak bisa menolong dirinya sendiri.

Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. (Mat 5: 3)

Yang membuat Lazarus masuk kerajaan Surga: merasa yang tidak bisa jika tanpa Tuhan, tidak berdaya, tidak sanggup.

Miskin di hadapan Tuhan : Saat seluruh kesadaran kita menyadari bahwa kita tidak bisa-sanggup-mampu melakukan apapun tanpa Tuhan.

Kesaksian
Seorang wanita sering disiksa suaminya dengan sadis. Dia tidak bisa lari dari pulau itu, karena banyak masyarakat yang masih keluarga suaminya. Ibu dari si istri ini Kristen, suka menyanyi, lalu tiba-tiba menangis. Saat ditanya mengapa, ibunya menjawab bahwa itu hadirat Tuhan. Saat dia disiksa, tiba-tiba dia ingat peristiwa mamanya, lalu minta tolong pada Tuhan Yesus yang belum dikenal. Akhirnya ibu ini diselamatkan Tuhan.

Kesaksian
P Hengky pacaran 7 tahun, tapi restu tidak juga diberikan. Berbagai cara dan jalur pertolongan dicoba, tapi tidak berhasil. Padahal p Hengky tidak mau kawin tanpa berkat orang tua. Saat berpuasa untuk mengisi camp, p Hengky dapat mimpi siapa jodohnya. Di titik ini p Hengky belajar arti “miskin di hadapan Tuhan”. Suatu kali seorang hamba Tuhan berikan pesan ke orang tua dari pacar p Hengky: mengapa menghalangi, karena itu jodoh dari Tuhan.

“You’re blessed when you’re at the end of your rope. With less of you there is more of God and his rule (Mat 5: 3, MSG)

Kesaksian
Seseorang gagal di pekerjaan, di black-list bank, diusir dari keluarganya. Sempat tidur di SPBU. Akhirnya dia berseru pada Tuhan, dan dia mendapat rhema untuk doa pagi, pujian-penyembahan, dan membaca Alkitab. selama setahun melamar pekerjaan hingga 100x, tapi tidak diterima. Akhirnya tiba-tiba Tuhan memberkati dia secara kuar biasa.

Saat kita tidak sanggup, hidup kita di ujung tali pengaman, itulah saat kita berbahagia. Karena pertolongan Tuhan datang saat Tuhan bertambah dan diri kita berkurang.

Kesaksian keponakan p Hengky mimpi diangkat ke Surga, lalu menggambar apa yang dilihatnya:
Gambar 1: Anak ini melihat gerbang dari emas dan banyak permatanya. Saat didekati gerbangnya terbuka dengan sendirinya. Dia lihat surga sangat bersih, dia berjalan tanpa alas kaki, tapi tidak merasa kakinya kotor.
Gambar 2: Anak ini bertemu 4 orang teman, lalu makan dan jajan.
Gambar 3: Anak ini sampai pada sebuah jembatan, diseberang ada kakek-nya, si kakek tersenyum dan menyapa cucunya, usia si kakek sekitar 27-33 tahun.
Gambar 4: Anak ini masuk ke istana yang besar, dan bertemu Tuhan Yesus. Dia berkata bahwa Yesus rambutnya coklat dan keriting, matanya biru. Anak ini menatap mata Yesus dan merasakan kedamaian, tidak ada penghakiman atau kemarahan. Kemudian Tuhan tunjukkan tanganNya, dan minta anak ini menyentuhnya. Anak ini merasakan ada lubang, dan Tuhan berkata “remember this” (ingatlah ini.)

Hidup kita hanya bergantung pada belas-kasihan dan berkat Tuhan. Sekalipun kita diberkati, harus sadar bahwa kita tidak bisa dapat semua itu tanpa Tuhan.

Portal Bahtera: http://web.keluargarhema.com/

Korespondensi:
antoniusfw@facebook.com (FB);
antonius_fw@yahoo.com (YM);
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp, Line, WeChat 085 727 868 064

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 3,541 other followers