Minggu, 18 Januari 2015
Unity
Petrus Agung

Di awal tahun p Agung mendapat visi untuk memberkati gereja-gereja dan hamba-hamba Tuhan lain. Setelah berbagai laporan masuk, ada tim yang bergerak dan meninjau ke lokasi. Sudah 32 gereja yang ditinjau, dan dibuat skala prioritas, akan ditangani sesuai yang kondisinya paling mendesak. Saat meliohat hasil survey dan membahas langkah-langkah yang harus dilakukan, tiba-tiba Tuhan berkata pada p Agung bahwa Tuhan sangat berbahagia saat anak-anakNya rukun, saling mambantu, saling mendukung, dan saling memberkati. Tuhan sedih jika anak-anakNya saling mencederai, saling menghujat, saling menghakimi, saling menghajar dan saling meruntuhkan.

Sepulang dari pertemuan itu, sebelum tidur Tuhan ingatkan Mzm 133. Semula p Agung merasa sudah tahu, tapi setelah Tuhan jelaskan, maka p Agung menangkap sesuatu yang baru.
Walau kita sudah mendapat pengertian dari suatu ayat, Tuhan tetap bisa membuka pengertian-pengertian baru dari ayat-ayat tersebut. Ada jutaan buku rohani Kristen, sumbernya satu: Alkitab.

Ada kuasa Tuhan yang sangat dahsyat di dalam sebuah kesatuan (unity).

Nyanyian ziarah Daud. Sungguh, alangkah baiknya dan indahnya, apabila saudara-saudara diam bersama dengan rukun! Seperti minyak yang baik di atas kepala meleleh ke janggut, yang meleleh ke janggut Harun dan ke leher jubahnya. Seperti embun gunung Hermon yang turun ke atas gunung-gunung Sion. Sebab ke sanalah TUHAN memerintahkan berkat, kehidupan untuk selama-lamanya. (Mzm 133)

Nyanyian ziarah diterjemahkan NIV sebagai “a song to ascend”, (sebuah lagu untuk naik). Artinya ini adalah sebuah lagu yang diciptakan untuk naik ke tempat yang lebih tinggi. Asosiasinya pergi ke Bait Allah, karena Bait Allah terletak di Yerusalem, dan kota ini terletak di tanah yang tinggi.

Bagi kita, jika kita bisa mengerti maksud Tuhan, lagu ini adalah cara bagi kita untuk naik ke next level

Orang Kristen menyanyikan unity sambil bergandengan dan bersalaman. Tapi jika hanya sebagai formalitas, rutinitas, hanya di permukaan, maka itu tidak berguna.

Hidup rukun digambarkan dengan dua hal.
1. Unity digambarkan seperti minyak urapan

Seperti minyak yang baik di atas kepala meleleh ke janggut, (Mzm 133: 2a)
It’s like costly anointing oil flowing down head and beard, (Mzm 133: 2a, MSG)

Minyak yang baik adalah minyak urapan yang mahal harganya. Harun dan kaum Lewi hanya boleh diurapi menggunakan minyak urapan. Unity digambarkan seperti minyak urapan.
Banyak diajarkan bahwa ayat ini menggambarkan persatuan antara Kristus sebagai kepala dengan gereja sebagai tubuhNya.

Kel 30: 22-33 – cara membuat minyak urapan.
Alkitab berkata bahwa minyak urapan itu kudus, apapun dan siapapun yang disentuh minyak jadi kudus, dan kuasa Tuhan dialirkan. Alkitab tidak berkata bahwa supaya minyak urapan menjadi kudus, maka campuran berbagai bahan itu harus dihadapkan ke Tuhan terlebih dulu, lalu Tuhan memberkati atau mencelupkan tanganNya.

Yang membuat minyak biasa berubah menjadi minyak urapan yang kudus, adalah saat terjadi pencampuran.

Saat semua unsur diambil sesuai takaran dan dicampur, maka saat itulah campuran itu menjadi minyak urapan yang kudus. Mur paling mahal, zaitun adalah mayoritas, tebu paling manis, tapi tanpa dicampur dengan bahan yag lain, maka itu bukanlah minyak urapan.

Setiap anak Tuhan mewakili salah satu unsur penyusun minyak urapan, masing-masing punya bagian yang spesifik di dalam tubuh Tuhan. Ada yang bagian rempah-rempah, ada yang bagian kayu teja, ada yang bagian minyak zaitun, dll. Saat terjadi unity, masing-masing kelompok ber-kontribusi dan dicampur, maka akan jadi sesuatu yang luar biasa.

Jika masing-masing berkontribusi sesuai apa yang kita punya, sesuai takaran yang Tuhan tetapkan, lalu dicampur oleh Roh Tuhan, maka akan menghasilkan urapan yang luar biasa.

Kita harus sadar bahwa kita tidak bisa lakukan semua hal seorang diri. Jika kita merasa bisa sendiri, kita tidak akan bisa jadi minyak urapan bagi Tuhan. Jika kita ingin hidup pada next level, kita tidak bisa hidup sendiri, karena membutuhkan orang lain.

Ilustrasi
Bagian p Agung mendengar apa yang Tuhan katakan, lalu disampaikan kepada jemaat.
Beberapa jemaat berkontribusi: melaporkan gereja-gereja yang perlu dibantu.
Beberapa jemaat berkontribusi di bidang dana, bahkan sudah ada 5 orang yang mengadopsi masing-masing 1 gereja.
Jika masing-masing berdiri sendiri, mungkin kelihatan hebat. Tapi saat di campur jadi satu, akan bisa memberkati banyak orang.

Kesaksian
Seorang jemaat memberi p Agung resep obat herbal yang bisa meningkatkan kesehatan. Terdiri atas campuran 5 bahan: madu, lemon, jahe, aple cider, bawang (laki/ lanang). Karena tidak suka bawang, p Agung menolak dan berterima-kasih. Tapi kemudian Tuhan berkata: “itu baik”. Hari minggu-nya p Yosea menceritakan tentang ramuan herbal yang sama, dan memaparkan berbagai manfaatnya.
2 tahun sebelumnya ps Benny Hinn pernah bercerita bahwa dia makan garlic (bawang) setiap hari, karena itu menyehatkan. Suatu kali saat melayani di Hongkong, kondisinya pernah kurang fit, maka ps Hinn merendam kakinya di tumbukan rendaman bawang, maka ps Hinn pulih dengan depat.
Tapi soal makanan, p Agung tetap tidak suka bawang.
P Agung meminta rekan-rekan pelayanan JKI membuat ramuan itu sendiri.
Ramuan ini bisa jadi luar biasa ketika unsur-unsurnya dicampur jadi satu.

Yang membuat kita disebut minyak urapan yang mahal dan berharga (precious annointing oil) adalah saat saat unsur-unsur disatukan, tercampur menjadi satu dan berkontribusi. Saat kita berikan kontribusi terbaik, lalu diletakkan di bawah kaki Tuhan, maka hidup kita akan mengubah dan memberkati banyak orang.

Yang bisa merusak urapan adalah lalat yang mati

Lalat yang mati menyebabkan urapan dari pembuat urapan berbau busuk; demikian juga sedikit kebodohan lebih berpengaruh dari pada hikmat dan kehormatan. (Pkh 10: 1)

Salah satu gelar setan: beelzebub (raja lalat)
Mengurapi adalah pekerjaan para gembala pada musim tertentu saat banyak terdapat lalat. Mereka mengurapi kepala dan telinga domba secara teratur, supaya lalat tidak bertelur di telinga domba. Jika telur lalat menetas di dalam telinga domba, dan tidak bisa keluar, dia akan mati. Lalu muncul larva yang akan masuk ke dalam dan melukai bagian dalam telinga domba. Saat infeksinya masuk hingga ke otak, maka domba jadi gila, membenturkan kepala kemana-mana. Ujungnya mati masuk jurang.

Lalat mati merusak pengurapan dan unity, karena pekerjaan setan adalah memberi telinga kita berita-berita buruk.

Saat visi membantu gereja lain diumumkan, selalu ada yang bertanya mengapa tidak membantu jemaat sendiri lebih dulu. Mereka berkata seperti pemberitaan Injil: dari Yerusalem, lalu Yudea, kemudian Samaria, setelah itu baru ke ujung dunia. Tapi ternyata kalimat yang diucapkan Tuhan tidak seperti itu, karena menurut tenses (bentuk waktu kalimat) artinya Injil diberitakan bersamaan di Yerusalem, Yudea, Samaria, dan ujung bumi. Jika saat itu para murid hanya fokus di Yerusalem, maka saat ini tidak akan ada ke-Kristenan, karena dalam serbuan Romawi ke Yerusalem tahun 70-an hampir semua laki-laki Yahudi yang ada di kota itu dibunuh.

But ye shall receive power, after that the Holy Ghost is come upon you: and ye shall be witnesses unto me both in Jerusalem, and in all Judea, and in Samaria, and unto the uttermost part of the earth. (Kis 1: 8, KJV)

Kesaksian
Dalam acara youth akhir tahun: “Fresh start”, Hadasha merupakan salah satu panitia. Dia minta uang pada p Agung untuk biaya acara. P Agung tapi tidak memberikan uang sedikitpun dari pribadi maupun kas gereja, tapi mengajarkan iman, karena Sasha yakin bahwa rencana acara adalah dari Tuhan. Tujuannya supaya ke depan Sasha bisa selalu bergumul sendiri dalam hal keuangan dan menang, karena setiap pelayanan selalu membutuhkan dana. Jika terbiasa meminta dan disediakan, maka imannya tidak terbangun.
P Agung mau anak-anaknya dan jemaat bisa ber-iman dan jalan sendiri dengan Tuhan, dan jadi pemenang. Tidak meminta bantuan keuangan, tapi justru mencari siapa yang bisa dibantu secara keuangan. Mentalitas iman yang memberkati seperti ini yang harus jadi.

2. Unity digambarkan seperti embun dari Hermon

Seperti embun gunung Hermon yang turun ke atas gunung- gunung Sion. (Mzm 133: 3a)

Ada berbagai bentuk air: lautan yang luas, danau, sungai, hujan, badai, gerimis, dll. Bentuk air yang paling kecil dan rapuh adalah embun, karena begitu terkena sinar matahari akan lenyap.
Gunung Sion di Yerusalem. Jarak dengan gunung Hermon sekitar 191 km (2,5 jam dengan bis). Embun gn Hermon sebenarnya tidak mungkin bisa mencapai gn Sion, karena seperti melompat sejauh 200 km.

Unity bisa membuat kita mengalami lompatan yang luar biasa dalam berbagai hal

Dari Semarang bisa menjangkau dunia karena adanya unity.
2 tahun lalu dalam red carpet, banyak orang yang semula tidak berarti, bisa mencapai berbagai negara di dunia. Ini karena doa bersama, masing-masing kelompok berkontribusi. Akhirnya hampir semua negara di dunia dijangkau dalam waktu 6 bulan.
Setelah misi ke Inggris, salah seorang pendeta di Manchester mendapat berkat: bisa menggunakan sebuah gudang sebagai gereja. Pendeta ini meminta supaya JKI membuka cabang Impact di Manchester.

Dalam sebuah kamus, arti pertama kata unity adalah delay (penundaan).
Jika kita ingin unity, maka kita harus cepat mendengar, tapi delay dalam berkata-kata, delay dalam menghakimi, delay menilai, dan delay dalam mengatai negatif. Biarkan buahnya muncul lebih dulu sebelum menghakimi.

Portal Bahtera: http://web.keluargarhema.com/

Korespondensi:
antoniusfw@facebook.com (FB);
antonius_fw@yahoo.com (YM);
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp, Line, WeChat 085 727 868 064
Minggu, 18 Januari 2015
Unity
Petrus Agung

Di awal tahun p Agung mendapat visi untuk memberkati gereja-gereja dan hamba-hamba Tuhan lain. Setelah berbagai laporan masuk, ada tim yang bergerak dan meninjau ke lokasi. Sudah 32 gereja yang ditinjau, dan dibuat skala prioritas, akan ditangani sesuai yang kondisinya paling mendesak. Saat meliohat hasil survey dan membahas langkah-langkah yang harus dilakukan, tiba-tiba Tuhan berkata pada p Agung bahwa Tuhan sangat berbahagia saat anak-anakNya rukun, saling mambantu, saling mendukung, dan saling memberkati. Tuhan sedih jika anak-anakNya saling mencederai, saling menghujat, saling menghakimi, saling menghajar dan saling meruntuhkan.

Sepulang dari pertemuan itu, sebelum tidur Tuhan ingatkan Mzm 133. Semula p Agung merasa sudah tahu, tapi setelah Tuhan jelaskan, maka p Agung menangkap sesuatu yang baru.
Walau kita sudah mendapat pengertian dari suatu ayat, Tuhan tetap bisa membuka pengertian-pengertian baru dari ayat-ayat tersebut. Ada jutaan buku rohani Kristen, sumbernya satu: Alkitab.

Ada kuasa Tuhan yang sangat dahsyat di dalam sebuah kesatuan (unity).

Nyanyian ziarah Daud. Sungguh, alangkah baiknya dan indahnya, apabila saudara-saudara diam bersama dengan rukun! Seperti minyak yang baik di atas kepala meleleh ke janggut, yang meleleh ke janggut Harun dan ke leher jubahnya. Seperti embun gunung Hermon yang turun ke atas gunung-gunung Sion. Sebab ke sanalah TUHAN memerintahkan berkat, kehidupan untuk selama-lamanya. (Mzm 133)

Nyanyian ziarah diterjemahkan NIV sebagai “a song to ascend”, (sebuah lagu untuk naik). Artinya ini adalah sebuah lagu yang diciptakan untuk naik ke tempat yang lebih tinggi. Asosiasinya pergi ke Bait Allah, karena Bait Allah terletak di Yerusalem, dan kota ini terletak di tanah yang tinggi.

Bagi kita, jika kita bisa mengerti maksud Tuhan, lagu ini adalah cara bagi kita untuk naik ke next level

Orang Kristen menyanyikan unity sambil bergandengan dan bersalaman. Tapi jika hanya sebagai formalitas, rutinitas, hanya di permukaan, maka itu tidak berguna.

Hidup rukun digambarkan dengan dua hal.
1. Unity digambarkan seperti minyak urapan

Seperti minyak yang baik di atas kepala meleleh ke janggut, (Mzm 133: 2a)
It’s like costly anointing oil flowing down head and beard, (Mzm 133: 2a, MSG)

Minyak yang baik adalah minyak urapan yang mahal harganya. Harun dan kaum Lewi hanya boleh diurapi menggunakan minyak urapan. Unity digambarkan seperti minyak urapan.
Banyak diajarkan bahwa ayat ini menggambarkan persatuan antara Kristus sebagai kepala dengan gereja sebagai tubuhNya.

Kel 30: 22-33 – cara membuat minyak urapan.
Alkitab berkata bahwa minyak urapan itu kudus, apapun dan siapapun yang disentuh minyak jadi kudus, dan kuasa Tuhan dialirkan. Alkitab tidak berkata bahwa supaya minyak urapan menjadi kudus, maka campuran berbagai bahan itu harus dihadapkan ke Tuhan terlebih dulu, lalu Tuhan memberkati atau mencelupkan tanganNya.

Yang membuat minyak biasa berubah menjadi minyak urapan yang kudus, adalah saat terjadi pencampuran.

Saat semua unsur diambil sesuai takaran dan dicampur, maka saat itulah campuran itu menjadi minyak urapan yang kudus. Mur paling mahal, zaitun adalah mayoritas, tebu paling manis, tapi tanpa dicampur dengan bahan yag lain, maka itu bukanlah minyak urapan.

Setiap anak Tuhan mewakili salah satu unsur penyusun minyak urapan, masing-masing punya bagian yang spesifik di dalam tubuh Tuhan. Ada yang bagian rempah-rempah, ada yang bagian kayu teja, ada yang bagian minyak zaitun, dll. Saat terjadi unity, masing-masing kelompok ber-kontribusi dan dicampur, maka akan jadi sesuatu yang luar biasa.

Jika masing-masing berkontribusi sesuai apa yang kita punya, sesuai takaran yang Tuhan tetapkan, lalu dicampur oleh Roh Tuhan, maka akan menghasilkan urapan yang luar biasa.

Kita harus sadar bahwa kita tidak bisa lakukan semua hal seorang diri. Jika kita merasa bisa sendiri, kita tidak akan bisa jadi minyak urapan bagi Tuhan. Jika kita ingin hidup pada next level, kita tidak bisa hidup sendiri, karena membutuhkan orang lain.

Ilustrasi
Bagian p Agung mendengar apa yang Tuhan katakan, lalu disampaikan kepada jemaat.
Beberapa jemaat berkontribusi: melaporkan gereja-gereja yang perlu dibantu.
Beberapa jemaat berkontribusi di bidang dana, bahkan sudah ada 5 orang yang mengadopsi masing-masing 1 gereja.
Jika masing-masing berdiri sendiri, mungkin kelihatan hebat. Tapi saat di campur jadi satu, akan bisa memberkati banyak orang.

Kesaksian
Seorang jemaat memberi p Agung resep obat herbal yang bisa meningkatkan kesehatan. Terdiri atas campuran 5 bahan: madu, lemon, jahe, aple cider, bawang (laki/ lanang). Karena tidak suka bawang, p Agung menolak dan berterima-kasih. Tapi kemudian Tuhan berkata: “itu baik”. Hari minggu-nya p Yosea menceritakan tentang ramuan herbal yang sama, dan memaparkan berbagai manfaatnya.
2 tahun sebelumnya ps Benny Hinn pernah bercerita bahwa dia makan garlic (bawang) setiap hari, karena itu menyehatkan. Suatu kali saat melayani di Hongkong, kondisinya pernah kurang fit, maka ps Hinn merendam kakinya di tumbukan rendaman bawang, maka ps Hinn pulih dengan depat.
Tapi soal makanan, p Agung tetap tidak suka bawang.
P Agung meminta rekan-rekan pelayanan JKI membuat ramuan itu sendiri.
Ramuan ini bisa jadi luar biasa ketika unsur-unsurnya dicampur jadi satu.

Yang membuat kita disebut minyak urapan yang mahal dan berharga (precious annointing oil) adalah saat saat unsur-unsur disatukan, tercampur menjadi satu dan berkontribusi. Saat kita berikan kontribusi terbaik, lalu diletakkan di bawah kaki Tuhan, maka hidup kita akan mengubah dan memberkati banyak orang.

Yang bisa merusak urapan adalah lalat yang mati

Lalat yang mati menyebabkan urapan dari pembuat urapan berbau busuk; demikian juga sedikit kebodohan lebih berpengaruh dari pada hikmat dan kehormatan. (Pkh 10: 1)

Salah satu gelar setan: beelzebub (raja lalat)
Mengurapi adalah pekerjaan para gembala pada musim tertentu saat banyak terdapat lalat. Mereka mengurapi kepala dan telinga domba secara teratur, supaya lalat tidak bertelur di telinga domba. Jika telur lalat menetas di dalam telinga domba, dan tidak bisa keluar, dia akan mati. Lalu muncul larva yang akan masuk ke dalam dan melukai bagian dalam telinga domba. Saat infeksinya masuk hingga ke otak, maka domba jadi gila, membenturkan kepala kemana-mana. Ujungnya mati masuk jurang.

Lalat mati merusak pengurapan dan unity, karena pekerjaan setan adalah memberi telinga kita berita-berita buruk.

Saat visi membantu gereja lain diumumkan, selalu ada yang bertanya mengapa tidak membantu jemaat sendiri lebih dulu. Mereka berkata seperti pemberitaan Injil: dari Yerusalem, lalu Yudea, kemudian Samaria, setelah itu baru ke ujung dunia. Tapi ternyata kalimat yang diucapkan Tuhan tidak seperti itu, karena menurut tenses (bentuk waktu kalimat) artinya Injil diberitakan bersamaan di Yerusalem, Yudea, Samaria, dan ujung bumi. Jika saat itu para murid hanya fokus di Yerusalem, maka saat ini tidak akan ada ke-Kristenan, karena dalam serbuan Romawi ke Yerusalem tahun 70-an hampir semua laki-laki Yahudi yang ada di kota itu dibunuh.

But ye shall receive power, after that the Holy Ghost is come upon you: and ye shall be witnesses unto me both in Jerusalem, and in all Judea, and in Samaria, and unto the uttermost part of the earth. (Kis 1: 8, KJV)

Kesaksian
Dalam acara youth akhir tahun: “Fresh start”, Hadasha merupakan salah satu panitia. Dia minta uang pada p Agung untuk biaya acara. P Agung tapi tidak memberikan uang sedikitpun dari pribadi maupun kas gereja, tapi mengajarkan iman, karena Sasha yakin bahwa rencana acara adalah dari Tuhan. Tujuannya supaya ke depan Sasha bisa selalu bergumul sendiri dalam hal keuangan dan menang, karena setiap pelayanan selalu membutuhkan dana. Jika terbiasa meminta dan disediakan, maka imannya tidak terbangun.
P Agung mau anak-anaknya dan jemaat bisa ber-iman dan jalan sendiri dengan Tuhan, dan jadi pemenang. Tidak meminta bantuan keuangan, tapi justru mencari siapa yang bisa dibantu secara keuangan. Mentalitas iman yang memberkati seperti ini yang harus jadi.

2. Unity digambarkan seperti embun dari Hermon

Seperti embun gunung Hermon yang turun ke atas gunung- gunung Sion. (Mzm 133: 3a)

Ada berbagai bentuk air: lautan yang luas, danau, sungai, hujan, badai, gerimis, dll. Bentuk air yang paling kecil dan rapuh adalah embun, karena begitu terkena sinar matahari akan lenyap.
Gunung Sion di Yerusalem. Jarak dengan gunung Hermon sekitar 191 km (2,5 jam dengan bis). Embun gn Hermon sebenarnya tidak mungkin bisa mencapai gn Sion, karena seperti melompat sejauh 200 km.

Unity bisa membuat kita mengalami lompatan yang luar biasa dalam berbagai hal

Dari Semarang bisa menjangkau dunia karena adanya unity.
2 tahun lalu dalam red carpet, banyak orang yang semula tidak berarti, bisa mencapai berbagai negara di dunia. Ini karena doa bersama, masing-masing kelompok berkontribusi. Akhirnya hampir semua negara di dunia dijangkau dalam waktu 6 bulan.
Setelah misi ke Inggris, salah seorang pendeta di Manchester mendapat berkat: bisa menggunakan sebuah gudang sebagai gereja. Pendeta ini meminta supaya JKI membuka cabang Impact di Manchester.

Dalam sebuah kamus, arti pertama kata unity adalah delay (penundaan).
Jika kita ingin unity, maka kita harus cepat mendengar, tapi delay dalam berkata-kata, delay dalam menghakimi, delay menilai, dan delay dalam mengatai negatif. Biarkan buahnya muncul lebih dulu sebelum menghakimi.

Portal Bahtera: http://web.keluargarhema.com/

Korespondensi:
antoniusfw@facebook.com (FB);
antonius_fw@yahoo.com (YM);
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp, Line, WeChat 085 727 868 064

Minggu, 04 Januari 2015
Tongkat Kerajaan
Petrus Agung

Tongkat kerajaan tidak akan beranjak dari Yehuda ataupun lambang pemerintahan dari antara kakinya, sampai dia datang yang berhak atasnya, maka kepadanya akan takluk bangsa-bangsa. (Kej 49: 10)

Suku Yehuda mendapat nubuatan bahwa tongkat kerajaan tidak beranjak darinya. Tapi sebelum itu menjadi kenyataan, ada proses Tuhan yang tetap harus dilewati. Karena ada bagian di hidup Yehuda yang Tuhan tidak suka.

Proses Tuhan dalam hidup Yehuda
1. Yehuda egois
Kej 37: 26-27
Yakub lebih mencintai Yusuf dibanding anak-anak yang lain, bahkan memberikan jubah bangsawan. Yakub seperti bernubuat bahwa Yusuf kelak menjadi pembesar. Ini membuat semua saudara yang lain iri. Saat saudara-saudara Yusuf ingin membunuhnya, Ruben mencegah, dan Yusuf dimasukkan ke dalam sumur kering. Yehuda adalah anak ke-4. Ia menyarankan supaya Yusuf dijual ke orang Mesir.

Frase “Apa untungnya buat kita” (mah betsa = apa keuntungannya buat aku). Ini artinya Yehuda adalah orang yang sangat egois.

Untuk seseorang dibuat Tuhan jadi besar, ia harus hidup di luar ke-egoisan

Orang egois hanya perduli dan hidup bagi dirinya sendiri, keuntungannya sendiri, tidak perduli dampaknya bagi orang lain.
Frase “saudara-saudara Yehuda mendengarkan dia”. Di dalam kata “mendengarkan” ada respon mentaati yang dikatakan.

Ilustrasi
2 orang meninggal, dan akan masuk Surga, menghadap rasul Petrus. Sopir taxi masuk surga, si pendeta tidak masuk surga. Ini karena dampaknya: Sopir taxi menyopir dengan ugal-ugalan, sehingga penumpangnya jadi rohani dan berdoa; si pendeta saat berkhotbah membuat jemaatnya tidur.

Mari mengerjakan apapun dengan mempertimbangkan dampaknya bagi orang lain.

Dari 10 orang yang bermufakat melakukan kejahatan terhadap Yusuf, Yehuda yang harus membayar paling mahal.

2. Yehuda tidak menggunakan potensinya
Kej 37: 32-35 – Yusuf sudah dijual, jubahnya diperciki darah kambing dan dikirimkan kepada Yakub. Maka Yakub membuat kesimpulan bahwa Yusuf diterkam hewan buas, lalu Yakub berkabung belasan tahun.

Di kisah berikutnya Yehuda meninggalkan keluarganya, pergi ke bangsa lain, lalu menikah dengan wanita Kanaan, dan punya anak Er, Onan, dan Syela. Er menikah dengan orang Kanaan bernama Tamar. Er jahat, maka dibunuh Tuhan. Onan juga jahat karena tidak mau memberi keturunan bagi kakaknya. Maka Onan juga dibunuh Tuhan.
Tanggung jawab penipuan terhadap Yakub ada pada Yehuda. Yakub meratapi anaknya yang dianggap mati, maka akibatnya 2 anak Yehuda mati.

Potensi dalam hidup kita sering sudah dilihat Tuhan sebagai sebuah realita.

Contoh:
Yehuda punya potensi otoritas raja, apa yang dikatakan diikuti saudara-saudaranya
Gideon yang sedang ketakutan menghadapi orang Filistin disebut malaikat Tuhan sebagai pahlawan yang gagah perkasa. Ternyata di ujung kisah memang Gideon adalah pahlawan yang gagah perkasa.

Tuhan sudah letakkan potensi dalam diri kita. Jika bisa difungsikannya, maka status akan menyertai

Kesaksian tentang “berfungsi”
P Agung memulai pelayanan dengan nol, tapi Tuhan berkata bahwa p Agung akan melayani Tuhan dengan hartanya. Di awal bahkan p Agung dan istri menumpang makan ke orang tua, mertua, atau kakeknya. Di masa itu ada seorang hamba Tuhan keturunan Indonesia timur yang sebatang kara dan miskin. Karena pernyataan Tuhan, P Agung ajak pendeta ini makan seminggu 3 kali. Ini artinya p Agung berfungsi walau hanya dengan sedikit yang dipunyai. Ini terhenti saat hamba Tuhan itu menikah. Saat ini apa yang Tuhan katakan sudah mulai terjadi.

Yehuda punya potensi kerajaan, tapi berfungsi dan digunakan secara salah. Ide Yehuda-lah yang menyebabkan Yusuf menderita di Mesir. Seharusnya Yehuda bisa kembalikan Yusuf kepada bapaknya. Jika ini yang terjadi, tetap Tuhan punya banyak cara membawa Yusuf jadi penguasa dunia, tanpa perlu melalui tindakan saudara-saudaranya yang jahat.

Yusuf sejak masa muda berfungsi sebagai raja muda di rumah Yakub. Semua kejahatan kakak-kakaknya dilaporkan. Di rumah Potifar dan di penjara, Yusuf tetap berfungsi jadi raja muda yang mengurus semua tugas pemimpinnya.

Kita sering bermimpi berada di posisi atas, tapi tidak berfungsi sesuai dengan potensi yang sudah Tuhan berikan
Jika berfungsi, kelak kita dapat kursi. Jika kita kejar kursi, belum tentu kita berfungsi

Cara Tuhan untuk kita jadi besar:

Barangsiapa terbesar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu. (Mat 23: 11)

Kenali panggilan dan impian kita, lalu berfungsi, maka kita akan jadi luar biasa

Kesaksian tentang “berfungsi”
Setahun setelah lahir baru p Agung sudah mulai menulis buku sendiri, tapi tidak pernah diterbitkan dan sekarang draft-nya sudah hilang. Temanya pertumbuhan gereja, ditulis tangan. Ini artinya p Agung berfungsi, walau belum ada yang mau menerbitkan bukunya.
Suatu kali seorang penerbit menyarankan p Agung menulis buku, lalu dia yang mencetak dan menyebarkan. Selama KKN, p Agung menulis buku. Judul buku yang ditulis “transfer Roh”. Sampai 1 tahun tidak diterbitkan, dan penerbit berkata bahwa materinya terlalu berat, dan yang dicari buku humor-humor rohani. Buku ini juga tidak diterbitkan.
Buku pertama p Agung yang diterbitkan: hadirat Tuhan, gambar sampul depannya “tabut Tuhan”, dan buku itu laris. Suatu ketika penerbit yang pernah menawari mencetak buku p Agung datang dan meminta supaya bisa mencetak buku-buku p Agung, tapi ditolak pihak toko buku Rhema, karena pemasaran mereka kurang, omset-nya masih kalah dibanding jika dicetak sendiri.

Seringkali saat kita berfungsi, tapi orang lain tidak mau menerima. Tapi jika kita kerjakan dan berfungsi dengan tekun, maka ujungnya akan luar biasa.

3. Yehuda menipu ayahnya

Juga dikatakannya: “Periksalah, siapa yang empunya cap meterai serta kalung dan tongkat ini?” (Kej 38: 25b)

Yehuda menahan supaya Syela tidak menikahi Tamar. Suatu kali Tamar menyamar menjadi pelacur dan tidur dengan Yehuda. Tamar meminta tongkat dan cap-nya sebagai jaminan. Saat Tamar mengandung, Yehuda marah. Lalu Tamar ditangkap. Tamar mengatakan bahwa laki-laki yang menghamilinya adalah pemilik tongkat dan cap, dan meminta supaya Yehuda memeriksanya (bahasa Ibraninya “haker na ?” H5234 + H4994)

Saat menjual Yusuf, Yehuda dan saudara-saudaranya berkata pada Yakub: “kamu mengenali ini?” (bahasa Ibraninya “haker na ?” H5234 + H4994)

Jubah maha indah itu mereka suruh antarkan kepada ayah mereka dengan pesan: “Ini kami dapati. Silakanlah bapa periksa apakah jubah ini milik anak bapa atau tidak?” (Kej 37:32)

Maka Yehuda sadar bahwa ucapan yang digunakan pada ayahnya, digunakan menantunya padanya. Yehuda mengaku dia yang salah, dan peristiwa ini menjadi titik balik dalam hidupnya.

P Agung susah untuk bisa berkumpul dengan orang yang menghina orang-orang yang di bawah. Tidak ada orang ingin dilahirkan di keluarga miskin. Maka saat kita menghina si miskin, akan jadi masalah.

Yang ajaib, Tuhan Yesus adalah keturunan dari anak hasil hubungan Yehuda-Tamar. Ini karena Tuhan itu pengampun dan penuh kasih

4. Yehuda akhirnya berani mengambil tanggung-jawab
Saat Yusuf jadi raja muda di Mesir, kelaparan di mana-mana. Yakub menyuruh anak-anaknya membeli gandum di Mesir. Yusuf mengenali saudara-saudaranya. Pada kunjungan terakhir Yusuf tidak mau Benyamin pulang, tapi mereka tahu bahwa jika Benyamin tidak pulang, Yakub bisa mati. Dari 10 orang kakak-kakaknya tidak ada yang berani bicara selain Yehuda.

Lalu tampillah Yehuda mendekatinya dan berkata: “Mohon bicara tuanku, izinkanlah kiranya hambamu ini mengucapkan sepatah kata kepada tuanku dan janganlah kiranya bangkit amarahmu terhadap hambamu ini, sebab tuanku adalah seperti Firaun sendiri. (Kej 44: 18)

Artikel Yahudi yang membahas kata “mendekat”
Kata “mendekat” dari kata naghas (H5066). Kata naghas (נגשׁ), terdiri dari 3 huruf nun-gimel-shin.
Nun, artinya anak laki-laki sebagai pewaris.
Gimel, gambarnya seseorang yang melangkah ke depan
Shin, artinya api yang berkobar naik.

Artinya Yehuda saat itu seperti seseorang pewaris tahta yang maju melewati api, lalu mengambil tanggung jawab menggantikan adiknya, demi supaya bapaknya tidak mati.

Jika kita ingin semua potensi dari Tuhan supaya muncul, kita harus bisa ber-tanggung jawab, berfungsi sesuai panggilan Tuhan, maka kursi akan datang dengan sendirinya.

Yusuf tidak tahan karena melihat Yehuda yang berbeda. Yehuda yang dulu menjual Yusuf demi keuntungannya sendiri. Sejak saat itu apapun yang diucapkan tentang Yehuda jadi luar biasa.

Kej 46: 28 – yang disuruh Yakub untuk menemui Yusuf adalah Yehuda dan bukan Ruben. Artinya Yakub percaya pada Yehuda.

Kej 49: 8-12 – berkat Yakub bagi Yehuda
Yehuda, engkau akan dipuji oleh saudara-saudaramu, (Kej 49: 8a)

Nama Yehuda artinya praise (memuji). Saat Yehuda berfungsi, dia juga dipuji saudara-saudaranya. Seperti nama Samuel artinya didengar oleh Allah, tapi sekaligus mendengar yang Tuhan katakan.

tanganmu akan menekan tengkuk musuhmu, kepadamu akan sujud anak-anak ayahmu(Kej 49:8b)

Semula Yusuf bermimpi saudara-saudaranya berlutut padanya. Begitu Yehuda berfungsi, Yakub menubuatkan bahwa saudara-saudaranya akan sujud pada Yehuda. Ini berarti Yehuda mendapat hak kesulungan.

Dan inilah tentang Yehuda. Katanya: “Dengarlah, ya TUHAN, suara Yehuda dan bawalah dia kepada bangsanya. Berjuanglah baginya dengan tangan-Mu, dan jadilah Engkau penolongnya melawan musuhnya.” (Ul 33: 7)

Dari awal suara Yehuda selalu mempengaruhi.

Mari kita berfungsi, dan bukan mencari kursi.

Tahun ini Tuhan janjikan hal-hal yang luar biasa. Kita harus berfungsi seperti Yehuda, seorang pewaris yang maju mengambil tanggung-jawab dan keluar sebagai pemenang.

Pengumuman
Persembahan/ perpuluhan di BCA 009 414 0583
Jumat 9 Januari, 18:00 : Natal sekota Semarang, Pembicara: Jimy Oentoro
Dimeriahkan oleh: True Worshippers (Sari Simorangkir)

Pengantar
Eliezer mencari jodoh untuk anak Abraham ke Ur-Kasdim, membawa 10 unta. Dia berdoa pada Tuhan, dan meminta kriterianya kepada Tuhan. Untuk menghilangkan haus 10 unta artinya perlu menimba berkali-kali. Ternyata Ribka memenuhi kriteria yang diminta Eliezer kepada Tuhan. Ini artinya Tuhan menjawab doa Eliezer.
Tuhan berkata kepada p Agung bahwa di tahun 2014 sebenarnya bahtera genap tanpa jeda selama 10 tahun memberi makan dan minum unta-unta. Bahtera dimulai desember 2005. maka pada desember 2014 adalah 10 tahun bahtera.
Ribka tanpa mengerti memberi minum unta-unta Eliezer, maka dia dijadikan spesial: diberi perhiasan, menjadi satu-satunya istri Ishak. Demikian pula Tuhan akan menjadikan bahtera spesial, dan memberi hadiah yang tidak bisa dinikmati orang lain. Tapi p Agung belum tahu bagaimana bentuk hadiahnya.
Percaya bahwa 2015 kita menikmati yang terbaik dari Tuhan.

Saat bercakap-cakap dengan hamba-hamba Tuhan lain, bu Iin berkata bahwa saat Natal dan KKR Bahtera gedung HS sudah terlalu penuh, bahkan jemaat di ujung-ujung tidak bisa melihat atau mendengar secara jelas. Maka menurut bu Iin harusnya ada gedung baru.
Respon awal P Agung mengeluh, tapi tetap mau melaksanakan jika Tuhan perintahkan.
Tahun 2015 adalah Yobel besar. Bagian yang harus dilakukan p Agung selama 6 bulan ke depan adalah akan membantu 15 gereja lain yang pembangunannya berhenti karena kurang dana.
Peran serta jemaat:
1. Doa
2. Informasi untuk gereja yang sudah terhenti lama pembangunannya

Portal Bahtera: http://web.keluargarhema.com/

Korespondensi:
antoniusfw@facebook.com (FB);
antonius_fw@yahoo.com (YM);
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp, Line, WeChat 085 727 868 064

Minggu, 11 Januari 2015
Mintalah Maka Akan Diberikan Kepadamu
Petrus Agung

Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; (Mat 7:7a)

Kita sering mendengar ayat ini, tapi sering ada pengajaran Tuhan yang luput dari perhatian dan pengertian kita.

1. The knowledge of the secrets of the kingdom of heaven

He replied, “The knowledge of the secrets of the kingdom of heaven has been given to you, but not to them. Whoever has will be given more, and he will have an abundance. Whoever does not have, even what he has will be taken from him (Mat 13: 11-12, NIV)

“The knowledge of the secrets of the kingdom of heaven” = Pengetahuan tentang rahasia- rahasia kerajaan surga. Dalam perikop ini Yesus bukan bicara tentang talenta, tapi tentang rahasia-rahasia/ secrets / misteri-misteri kerajaan surga. Rahasia adalah sesuatu yang hanya boleh diketahui dan dibuka untuk kelompok kecil tertentu, dan tidak boleh diketahui oleh umum.

Yesus sebenarnya menyatakan bahwa jika kita tahu rahasia kerajaan surga, maka Yesus akan beri lebih banyak lagi rahasia-rahasia kerajaan-kerajaan surga, hingga berkelimpahan.

He replied, “You’ve been given insight into God’s kingdom. You know how it works. Not everybody has this gift, this insight; it hasn’t been given to them MSG(Mat 13: 11, MSG)

Dalam terjemahan The Message, kata “rahasia” artinya tahu dan memahami bagaimana cara kerjanya (You know how it works)

Kalimat yang sama akan ditemukan dalam kisah di Mat 25: 28-30, tapi bukan merupakan kejadian yang sama.

Karena setiap orang yang mempunyai, kepadanya akan diberi, sehingga ia berkelimpahan. Tetapi siapa yang tidak mempunyai, apapun juga yang ada padanya akan diambil dari padanya. (Mat 25: 29)

Yesus berbicara kalimat yang sama sebanyak dua kali di peristiwa yang berbeda.
Pada peristiwa pertama, murid-murid diberikan pengetahuan akan rahasia-rahasia kerajaan Surga. Semakin orang menerimanya, akan ditambahkan hingga berkelimpahan. Tapi orang yang tidak mau belajar, apa yang dimiliki akan diambil daripadanya. Peristiwa kedua berlaku dalam hal talenta/ harta.

Dalam urusan apapun yang berurusan dengan kebutuhan kita di dunia, kita tidak bisa memahami kerajaan Surga secara emosional. Tapi kita bisa memasuki kerajaan Surga dengan mengenali cara/ sistem kerja atau rahasia-rahasia kerajaan surga.

Ilustrasi:
Seseorang yang butuh uang, datang ke ATM lalu mengemis kepada mesin itu, maka uang tidak akan keluar. Mesin ATM hanya mengeluarkan uang jika kita tahu mekanismenya: punya kartu atm, pin.

Jika kita datang kepada Tuhan dengan mengemis dan mengiba-iba, maka Tuhan hanya beri secukupnya (just enough), tapi tidak limpah.

Kita akan mendapat secara limpah dari Tuhan jika kita tahu sistem kerja dan hukum-hukum yang berlaku dalam kerajaan Surga.

Banyak orang tidak faham rahasia sistem kerajaan Surga:
Yudas – buat apa uang sekian dinar dipecahkan untuk mengurapi Yesus.
Penerima 1 talenta berkata bahwa tuannya kejam

Kesanggupan kita berjalan dalam rahasia-rahasia kerajaan surga akan menentukan seberapa kita bisa menikmati berkat yang dari Tuhan.

Ilustrasi
Jika kita punya 5 orang anak, dan uang 10M, kita tidak bisa membagi uang itu secara merata begitu saja. Kita harus jujur dan jeli melihat talenta masing-masing anak. Misalnya anak ke-1 seorang penjudi, maka uang 2M akan habis dalam 2 hari; anak ke-2 penakut, maka uang akan tetap dan tidak kemana-mana; sementara anak-anak yang lain bisa dipercayai, dan adalah anak yang bisa berkembang. Maka pada 3 anak itulah si ayah akan membagi hartanya, sementara si ayah sendiri yang menjaga anak ke 1 dan 2.

Dalam kisah talenta, pemberontakan dilakukan hamba ke 3, merasa tuannya tidak adil. Jika hidup kita penuh kemarahan, pahit, kecewa, merasa diperlakukan tidak adil, maka kita tidak dapat apa-apa. Kita harus mengerti bagaimana cara kerjanya.

Ilustrasi
Dua orang masuk restoran terkenal. Orang pertama merasa enak dan akan mampir lagi, tapi orang kedua mencoba menebak bumbunya, bahkan berusaha mencari tahu resepnya. Di tahun selanjutnya orang pertama akan jadi pelanggan setia dan terus menghabiskan uangnya, sementara orang kedua akan mulai menghasilkan uang, karena membuka restauran dengan rasa yang hampir sama.

Kesaksian
Di Korea p Agung membutuhkan jaket karena musim dingin. P Agung semakin kedinginan karena jaket yang digunakan salah. Setelah membeli dan mengenakan jaket yang benar, barulah p Agung merasa nyaman. Walau cuaca dan suhu-nya sama, tapi jaket yang digunakan berbeda, maka yang dirasakan p Agung berbeda.
Pepatah Norwegia: sebenarnya tidak ada cuaca buruk, yang ada adalah pakaian yang buruk.

Kita tidak perlu minta Tuhan ubah kondisi sekitar kita. Saat kita mengubah cara hidup kita, maka kita bisa melaluinya dengan nyaman.

Orang Kristen harus baca Alkitab secara rutin, maka Roh Tuhan akan memimpin kita pada setiap kebenaran, sehingga tahu rahasia-rahasia kerajaan surga. Inilah yang menentukan apakah kita sama atau berbeda dengan manusia umumnya.

Kesaksian
P Agung punya kartu elite plus garuda karena sering menggunakan penerbangan untuk bepergian, sehingga tidak perlu antri untuk check-in. Samuel tahu sistem ini, dan memanfaatkan ini dengan ikut fasilitas p Agung, dan tidak antri.

Salah satu rahasia kerajaan Surga: Saat kita meminta kepada Bapa atau kepada Yesus, di dalam nama Yesus, maka yang Bapa lihat adalah Yesus dan bukan kita. Nama kita tidak berlaku, yang berlaku adalah nama Yesus, karena Bapa melihat pengorbanan Yesus. Keajaiban kita: jika kita di dalam Yesus, maka kita bisa nebeng Tuhan.

Mengerti hukum-hukum kerajaan surga seperti belajar naik sepeda. Sekali kita kuasai, maka akan tetap bisa seimbang. Hukum-hukum kerajaan surga terukir di hati kita, sehingga melekat di hati kita, dan membuat kita jadi luar biasa dan tanpa batas (unlimmited).

Kesaksian
Pesawat p Agung menuju Korea mengalami delay karena pesawat mengalami gangguan. Setelah tertunda 2 jam, akhirnya ganti pesawat. Saat pesawat baru siap terbang, p Agung dan keluarga mendapat fasilitas diangkut mobil langsung ke pesawat, sementara penumpang lain harus melalui lorong yang normal. P Agung tidak tahu mengapa mengalami ini, dan anggota keluarga yang lainpun tidak melakukan apa-apa, tapi semua mendapat kemudahan (favor).

Saat kita mendapat rhema dari pembacaan Alkitab, pendekatan kita pada Tuhan tidak lagi merengek-rengek, dan kita akan tahu apa yang harus dilakukan.

2. Setiap kelimpahan dan kemudahan yang Tuhan beri, selalu mengandung tanggung-jawab
Est 4: 12-14
Siapa tahu, mungkin justru untuk saat yang seperti ini engkau beroleh kedudukan sebagai ratu. (Est 4:14b)

Alkitab tidak menceritakan bahwa Hadasa hidup saleh, membaca Taurat, beriman, pintar atau memiliki jasa tertentu. Tiba-tiba Hadasa mendapat promosi menjadi ratu. Selama sekian waktu Ester menikmati posisinya sebagai ratu, mendapat berbagai fasilitas terbaik dan istimewa di kerajaan.
Ester mendapat semua kemudahan, favor, anugerah dengan sangat mudah, karena satu hari kelak dia mempunyai sebuah tugas dan tanggung-jawab yang harus kita kerjakan.

Ada orang-orang yang diberkati Tuhan dengan mudah. Orang-orang ini harus sadar bahwa ada tanggung-jawab yang harus dilakukan bagi Tuhan.

Kesaksian
P Agung punya teman-teman di berbagai kota. Setiap kali mendengar suatu pesan Tuhan yang harus dilakukan, mereka selalu melangkah paling awal untuk mengambil bagian tanpa diminta. Mereka ini orang-orang seperti Ester, tahu bahwa Tuhan sudah beri mereka kemudahan karena suatu tujuan.

Jika Tuhan berkati hidup kita, tidak berarti kita boleh bermewah-mewah.

Dalam segala sesuatu telah kuberikan contoh kepada kamu, bahwa dengan bekerja demikian kita harus membantu orang-orang yang lemah dan harus mengingat perkataan Tuhan Yesus, sebab Ia sendiri telah mengatakan: Adalah lebih berbahagia memberi dari pada menerima.” (Kis 20: 35)

Tidak perduli berapa banyak yang kita tabur, selama Tuhan sang sumber berkat ada bersama kita, maka kita tidak akan kekurangan.

Tidak perduli berapa susu yang kita tumpahkan, selama sapinya ada bersama kita, kita tidak akan kekurangan susu (Pepatah texas)

Kita harus tahu di mana bagian tanggung-jawab kita, karena jika kita kerjakan, maka Tuhan akan berkati kita dengan limpah.

3. Menyimpan harta di Surga
Mat 6: 19-21 – Yesus sendiri yang berkata supaya kita menyimpan harta di surga. Masalahnya di surga kita sudah tidak lagi butuh harta. Jalannya berlapis emas, permata ada di mana-mana.

Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama- Ku, diberikan- Nya kepadamu. (Yoh 15: 16)

Setiap kali Tuhan suruh kita melakukan sesuatu, yang biasanya ditolak oleh daging kita, itu seperti menabung di surga. Ini yang dimaksud saat Tuhan berkata “Simpan hartamu di Surga”. Jika dilakukan dengan menggerutu, bersungut-sungut, marah, maka kita tidak mendapatkan apapun.
Semakin banyak kita peroleh, semakin banyak simpanan kita di Surga. Jika tidak, maka tidak dapat apa-apa.

Kesaksian
Suatu kali sebelum memberkati sebuah pernikahan, Roh Kudus berkata pada p Agung, bahwa ia sudah mulai terbiasa melayani, dan mengerjakannya seperti rutinitas. Tapi dari sisi pengantin dan keluarganya, pernikahan itu adalah acara spesial dan hanya sekali dalam seumur hidup.
Roh Kudus minta p Agung juga memberikan pelayanan yang spesial, dan bukan sekedar rutinitas.

Cara kita menyimpan harta di surga: hidup kita berbuah; semua yang kita lakukan bagi Tuhan diperhitungkan.

Kesaksian
Sehabis kebaktian minggu pagi p Agung menerima kunjungan sepasang suami-istri paruh baya asal Wonosobo. Setelah bersalaman dan didoakan p Agung, suami-istri ini gantian mendoakan p Agung. P Agung mau dan meng-aminkan doanya, dan menganggap doa itu sebagai sesuatu yang berharga (precious). Karena sikap hati yang benar, Tuhan berjanji akan mengurapi p Agung lebih lagi.

Terima apapun dari orang lain dengan serius, rendah hati dan ucapan syukur.

Semakin kita punya banyak harta di surga, saat menginginkan sesuatu dan kita berdoa, maka kita akan mendapatkannya dengan mudah, karena hitungan/ ukuran yang berlaku di surga adalah limpah.
Semakin kita berbuah, hasilnya buah Roh, kita akan semakin jauh dari kedagingan.

Setiap kali memuji dan menyembah Tuhan, lakukan sepenuh hati, karena itu seperti mengumpulkan harta di surga.

Portal Bahtera: http://web.keluargarhema.com/

Korespondensi:
antoniusfw@facebook.com (FB);
antonius_fw@yahoo.com (YM);
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp, Line, WeChat 085 727 868 064

Minggu, 11 Januari 2015
Mintalah Maka Akan Diberikan Kepadamu
Petrus Agung

Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; (Mat 7:7a)

Kita sering mendengar ayat ini, tapi sering ada pengajaran Tuhan yang luput dari perhatian dan pengertian kita.

1. The knowledge of the secrets of the kingdom of heaven

He replied, “The knowledge of the secrets of the kingdom of heaven has been given to you, but not to them. Whoever has will be given more, and he will have an abundance. Whoever does not have, even what he has will be taken from him (Mat 13: 11-12, NIV)

“The knowledge of the secrets of the kingdom of heaven” = Pengetahuan tentang rahasia- rahasia kerajaan surga. Dalam perikop ini Yesus bukan bicara tentang talenta, tapi tentang rahasia-rahasia/ secrets / misteri-misteri kerajaan surga. Rahasia adalah sesuatu yang hanya boleh diketahui dan dibuka untuk kelompok kecil tertentu, dan tidak boleh diketahui oleh umum.

Yesus sebenarnya menyatakan bahwa jika kita tahu rahasia kerajaan surga, maka Yesus akan beri lebih banyak lagi rahasia-rahasia kerajaan-kerajaan surga, hingga berkelimpahan.

He replied, “You’ve been given insight into God’s kingdom. You know how it works. Not everybody has this gift, this insight; it hasn’t been given to them MSG(Mat 13: 11, MSG)

Dalam terjemahan The Message, kata “rahasia” artinya tahu dan memahami bagaimana cara kerjanya (You know how it works)

Kalimat yang sama akan ditemukan dalam kisah di Mat 25: 28-30, tapi bukan merupakan kejadian yang sama.

Karena setiap orang yang mempunyai, kepadanya akan diberi, sehingga ia berkelimpahan. Tetapi siapa yang tidak mempunyai, apapun juga yang ada padanya akan diambil dari padanya. (Mat 25: 29)

Yesus berbicara kalimat yang sama sebanyak dua kali di peristiwa yang berbeda.
Pada peristiwa pertama, murid-murid diberikan pengetahuan akan rahasia-rahasia kerajaan Surga. Semakin orang menerimanya, akan ditambahkan hingga berkelimpahan. Tapi orang yang tidak mau belajar, apa yang dimiliki akan diambil daripadanya. Peristiwa kedua berlaku dalam hal talenta/ harta.

Dalam urusan apapun yang berurusan dengan kebutuhan kita di dunia, kita tidak bisa memahami kerajaan Surga secara emosional. Tapi kita bisa memasuki kerajaan Surga dengan mengenali cara/ sistem kerja atau rahasia-rahasia kerajaan surga.

Ilustrasi:
Seseorang yang butuh uang, datang ke ATM lalu mengemis kepada mesin itu, maka uang tidak akan keluar. Mesin ATM hanya mengeluarkan uang jika kita tahu mekanismenya: punya kartu atm, pin.

Jika kita datang kepada Tuhan dengan mengemis dan mengiba-iba, maka Tuhan hanya beri secukupnya (just enough), tapi tidak limpah.

Kita akan mendapat secara limpah dari Tuhan jika kita tahu sistem kerja dan hukum-hukum yang berlaku dalam kerajaan Surga.

Banyak orang tidak faham rahasia sistem kerajaan Surga:
Yudas – buat apa uang sekian dinar dipecahkan untuk mengurapi Yesus.
Penerima 1 talenta berkata bahwa tuannya kejam

Kesanggupan kita berjalan dalam rahasia-rahasia kerajaan surga akan menentukan seberapa kita bisa menikmati berkat yang dari Tuhan.

Ilustrasi
Jika kita punya 5 orang anak, dan uang 10M, kita tidak bisa membagi uang itu secara merata begitu saja. Kita harus jujur dan jeli melihat talenta masing-masing anak. Misalnya anak ke-1 seorang penjudi, maka uang 2M akan habis dalam 2 hari; anak ke-2 penakut, maka uang akan tetap dan tidak kemana-mana; sementara anak-anak yang lain bisa dipercayai, dan adalah anak yang bisa berkembang. Maka pada 3 anak itulah si ayah akan membagi hartanya, sementara si ayah sendiri yang menjaga anak ke 1 dan 2.

Dalam kisah talenta, pemberontakan dilakukan hamba ke 3, merasa tuannya tidak adil. Jika hidup kita penuh kemarahan, pahit, kecewa, merasa diperlakukan tidak adil, maka kita tidak dapat apa-apa. Kita harus mengerti bagaimana cara kerjanya.

Ilustrasi
Dua orang masuk restoran terkenal. Orang pertama merasa enak dan akan mampir lagi, tapi orang kedua mencoba menebak bumbunya, bahkan berusaha mencari tahu resepnya. Di tahun selanjutnya orang pertama akan jadi pelanggan setia dan terus menghabiskan uangnya, sementara orang kedua akan mulai menghasilkan uang, karena membuka restauran dengan rasa yang hampir sama.

Kesaksian
Di Korea p Agung membutuhkan jaket karena musim dingin. P Agung semakin kedinginan karena jaket yang digunakan salah. Setelah membeli dan mengenakan jaket yang benar, barulah p Agung merasa nyaman. Walau cuaca dan suhu-nya sama, tapi jaket yang digunakan berbeda, maka yang dirasakan p Agung berbeda.
Pepatah Norwegia: sebenarnya tidak ada cuaca buruk, yang ada adalah pakaian yang buruk.

Kita tidak perlu minta Tuhan ubah kondisi sekitar kita. Saat kita mengubah cara hidup kita, maka kita bisa melaluinya dengan nyaman.

Orang Kristen harus baca Alkitab secara rutin, maka Roh Tuhan akan memimpin kita pada setiap kebenaran, sehingga tahu rahasia-rahasia kerajaan surga. Inilah yang menentukan apakah kita sama atau berbeda dengan manusia umumnya.

Kesaksian
P Agung punya kartu elite plus garuda karena sering menggunakan penerbangan untuk bepergian, sehingga tidak perlu antri untuk check-in. Samuel tahu sistem ini, dan memanfaatkan ini dengan ikut fasilitas p Agung, dan tidak antri.

Salah satu rahasia kerajaan Surga: Saat kita meminta kepada Bapa atau kepada Yesus, di dalam nama Yesus, maka yang Bapa lihat adalah Yesus dan bukan kita. Nama kita tidak berlaku, yang berlaku adalah nama Yesus, karena Bapa melihat pengorbanan Yesus. Keajaiban kita: jika kita di dalam Yesus, maka kita bisa nebeng Tuhan.

Mengerti hukum-hukum kerajaan surga seperti belajar naik sepeda. Sekali kita kuasai, maka akan tetap bisa seimbang. Hukum-hukum kerajaan surga terukir di hati kita, sehingga melekat di hati kita, dan membuat kita jadi luar biasa dan tanpa batas (unlimmited).

Kesaksian
Pesawat p Agung menuju Korea mengalami delay karena pesawat mengalami gangguan. Setelah tertunda 2 jam, akhirnya ganti pesawat. Saat pesawat baru siap terbang, p Agung dan keluarga mendapat fasilitas diangkut mobil langsung ke pesawat, sementara penumpang lain harus melalui lorong yang normal. P Agung tidak tahu mengapa mengalami ini, dan anggota keluarga yang lainpun tidak melakukan apa-apa, tapi semua mendapat kemudahan (favor).

Saat kita mendapat rhema dari pembacaan Alkitab, pendekatan kita pada Tuhan tidak lagi merengek-rengek, dan kita akan tahu apa yang harus dilakukan.

2. Setiap kelimpahan dan kemudahan yang Tuhan beri, selalu mengandung tanggung-jawab
Est 4: 12-14
Siapa tahu, mungkin justru untuk saat yang seperti ini engkau beroleh kedudukan sebagai ratu. (Est 4:14b)

Alkitab tidak menceritakan bahwa Hadasa hidup saleh, membaca Taurat, beriman, pintar atau memiliki jasa tertentu. Tiba-tiba Hadasa mendapat promosi menjadi ratu. Selama sekian waktu Ester menikmati posisinya sebagai ratu, mendapat berbagai fasilitas terbaik dan istimewa di kerajaan.
Ester mendapat semua kemudahan, favor, anugerah dengan sangat mudah, karena satu hari kelak dia mempunyai sebuah tugas dan tanggung-jawab yang harus kita kerjakan.

Ada orang-orang yang diberkati Tuhan dengan mudah. Orang-orang ini harus sadar bahwa ada tanggung-jawab yang harus dilakukan bagi Tuhan.

Kesaksian
P Agung punya teman-teman di berbagai kota. Setiap kali mendengar suatu pesan Tuhan yang harus dilakukan, mereka selalu melangkah paling awal untuk mengambil bagian tanpa diminta. Mereka ini orang-orang seperti Ester, tahu bahwa Tuhan sudah beri mereka kemudahan karena suatu tujuan.

Jika Tuhan berkati hidup kita, tidak berarti kita boleh bermewah-mewah.

Dalam segala sesuatu telah kuberikan contoh kepada kamu, bahwa dengan bekerja demikian kita harus membantu orang-orang yang lemah dan harus mengingat perkataan Tuhan Yesus, sebab Ia sendiri telah mengatakan: Adalah lebih berbahagia memberi dari pada menerima.” (Kis 20: 35)

Tidak perduli berapa banyak yang kita tabur, selama Tuhan sang sumber berkat ada bersama kita, maka kita tidak akan kekurangan.

Tidak perduli berapa susu yang kita tumpahkan, selama sapinya ada bersama kita, kita tidak akan kekurangan susu (Pepatah texas)

Kita harus tahu di mana bagian tanggung-jawab kita, karena jika kita kerjakan, maka Tuhan akan berkati kita dengan limpah.

3. Menyimpan harta di Surga
Mat 6: 19-21 – Yesus sendiri yang berkata supaya kita menyimpan harta di surga. Masalahnya di surga kita sudah tidak lagi butuh harta. Jalannya berlapis emas, permata ada di mana-mana.

Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama- Ku, diberikan- Nya kepadamu. (Yoh 15: 16)

Setiap kali Tuhan suruh kita melakukan sesuatu, yang biasanya ditolak oleh daging kita, itu seperti menabung di surga. Ini yang dimaksud saat Tuhan berkata “Simpan hartamu di Surga”. Jika dilakukan dengan menggerutu, bersungut-sungut, marah, maka kita tidak mendapatkan apapun.
Semakin banyak kita peroleh, semakin banyak simpanan kita di Surga. Jika tidak, maka tidak dapat apa-apa.

Kesaksian
Suatu kali sebelum memberkati sebuah pernikahan, Roh Kudus berkata pada p Agung, bahwa ia sudah mulai terbiasa melayani, dan mengerjakannya seperti rutinitas. Tapi dari sisi pengantin dan keluarganya, pernikahan itu adalah acara spesial dan hanya sekali dalam seumur hidup.
Roh Kudus minta p Agung juga memberikan pelayanan yang spesial, dan bukan sekedar rutinitas.

Cara kita menyimpan harta di surga: hidup kita berbuah; semua yang kita lakukan bagi Tuhan diperhitungkan.

Kesaksian
Sehabis kebaktian minggu pagi p Agung menerima kunjungan sepasang suami-istri paruh baya asal Wonosobo. Setelah bersalaman dan didoakan p Agung, suami-istri ini gantian mendoakan p Agung. P Agung mau dan meng-aminkan doanya, dan menganggap doa itu sebagai sesuatu yang berharga (precious). Karena sikap hati yang benar, Tuhan berjanji akan mengurapi p Agung lebih lagi.

Terima apapun dari orang lain dengan serius, rendah hati dan ucapan syukur.

Semakin kita punya banyak harta di surga, saat menginginkan sesuatu dan kita berdoa, maka kita akan mendapatkannya dengan mudah, karena hitungan/ ukuran yang berlaku di surga adalah limpah.
Semakin kita berbuah, hasilnya buah Roh, kita akan semakin jauh dari kedagingan.

Setiap kali memuji dan menyembah Tuhan, lakukan sepenuh hati, karena itu seperti mengumpulkan harta di surga.

Portal Bahtera: http://web.keluargarhema.com/

Korespondensi:
antoniusfw@facebook.com (FB);
antonius_fw@yahoo.com (YM);
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp, Line, WeChat 085 727 868 064

Minggu, 25 Mei 2014
Simbol Roh Kudus
Kong Hee

Yesus memiliki Roh Kudus tanpa batas, demikian juga seharusnya kita.

Sebab siapa yang diutus Allah, Dialah yang menyampaikan firman Allah, karena Allah mengaruniakan Roh-Nya dengan tidak terbatas (Yoh 3 :34)

Roh Kudus adalah paling misterius diantara Trinitas. Kita bisa menceritakan Bapa surgawi karena kita memiliki ayah duniawi. Kita bisa menceritakan Yesus karena Dia pernah hadir sebagai manusia, dan Alkitab menceritakannya. Tapi ada masalah saat akan menceritakan tentang Roh Kudus, karena Roh Kudus tidak suka membicarakan diriNya sendiri. Roh Kudus selalu berbicara, meninggikan, dan memuliakan Yesus.
Alkitab menggunakan simbol-simbol supaya kita bisa memahami dan mengenali Roh Kudus. Setidaknya ada 14 simbol Roh Kudus, tapi kali ini hanya dibahas 7 simbol.

1. Roh Kudus seperti Atmosfir

The earth was without form, and void; and darkness was on the face of the deep. And the Spirit of God was hovering over the face of the waters (Kej 1: 2, NKJV)

Bumi seperti diselubungi atmosfir Roh Kudus. Atmosfir mempertahankan dan menopang kehidupan manusia. Roh Kudus bertahan seakan menunggu sesuatu, yaitu Bapa mengucapkan sesuatu, maka yang diucapkan Bapa itu jadi.

Roh Kudus akan mengerjakan mujizatNya saat kita percaya dan memperkatakan Firman Tuhan.

Ketika Roh Kudus menyatakan diriNya, dan kita percaya Firman Tuhan, lalu mulai memperkatakan janji Tuhan itu, maka mujijat itu akan datang pada kita.

Kesaksian
Ps Kong dan istri merindukan memiliki seorang anak. Istri ps Kong pernah keguguran 2 kali. Pada tahun 2003, selama 6 bulan ps Kong dan istri begitu sibuk berkeliling dunia untuk pelayanan dan konser. Di bandara Changi Tuhan perintahkan ps Kong untuk membeli tester kehamilan, padahal beliau berhubungan 1 kali dengan istri selama 6 bulan. Saat di tes, ternyata negatif, lalu hasil tes dibuang ke tempat sampah. Malamnya ps Kong menemukan bahwa tester tidak masuk ke tempat sampah, dan ternyata positif. 5 menit setelah bergembira, mrs Kong mengalami pendarahan, dan kejadiannya seperti keguguran kedua. Mrs Kong segera dilarikan ke Rumah Sakit. Selama 3 minggu mrs Kong terus muntah dan mengalami pendarahan. Dokter berkata bahwa mustahil mempertahankan kehamilan, tapi para dokter tetap berusaha.
Setelah 6 bulan, dokter menduga bahwa anak ps Kong akan mengalami down syndrom. Mereka menawarkan untuk menggugurkan kandungan. Ps Kong menolak karena 2 alasan: Kristen, dan ps Kong adalah pendeta yang tugasnya menyelamatkan jiwa, dan bukan menghilangkan jiwa.
Ps Kong dan istri membutuhkan mujizat. Setiap malam sebelum tidur, ps Kong menumpangkan tangan dan mendoakan janin mereka. Mereka membacakan Alkitab bagi anak itu: Mazmur, Amsal (supaya bijaksana seperti Salomo dan tidak down syndrom), injil Yohanes (supaya si anak segera lahir baru), Kejadian (supaya si anak memahami hukum-hukum pertama dari Firman Tuhan), Wahyu (supaya si anak siap menyambut kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali).
Ps Kong mulai membayangkan seperti apa anaknya kelak: tinggi, kulit bagus, sehat, rambut panjang, kuat, banyak bicara. Setiap malam ps Kong merasakan atmosfir Roh Kudus di dalam ruangan, dan ps Kong selalu mengucapkan firman Tuhan. Saat lahir 9 bulan kemudian, bayi itu sempurna, tidak ada down syndrome! Dan segala sesuatu yang ps Kong deklarasikan dalam doa terjadi.

2. Roh Kudus seperti minyak
Di jaman Alkitab minyak adalah bahan bakar lampu. Di kegelapan kita tidak bisa melihat. Roh Kudus adalah roh kebenaran, roh hikmat dan roh pengertian.

Urapan membuat kita memahami segala sesuatu.

Semua jawatan harus diurapi: nabi-nabi, raja-raja, imam-imam, supaya semua memiliki hikmat dalam memimpin jemaat maupun kerajaan. Saat Alkitab berkata bahwa Yesus diurapi Roh Kudus, itu bukan sekedar kuasa, tapi juga memiliki hikmat untuk memberitakan Injil, hikmat untuk menghibur hati yang remuk, hikmat untuk melepaskan yang tertawan, dll.

Kesaksian
Tahun 2002 ps Kong mendapat visi untuk menerobos Taiwan dengan Injil. Ada seorang hamba Tuhan yang sangat canggung, pemalu dan kuno, anggota gerejanya hanya 200 orang, pendeta ini diminta mengantar ps Kong selama di Taiwan. Roh Kudus meminta ps Kong untuk membantu pendeta itu membangun gereja yang paling penuh kuasa di Taiwan. Selama 8 tahun berikutnya Ps Kong bersahabat dengan pendeta itu, saling sharing dan mendoakan, dan juga mengajari pendeta ini dan pemimpin-pemimpin di gerejanya. Ps Kong juga mengajari pendeta ini untuk mengubah penampilan menjadi lebih modern. Saat pendetanya berubah, jemaatnya juga berubah.
Saat ini gereja “New Life Church” adalah gereja dengan pertumbuhan tercepat di Taiwan. Jemaatnya 3000 orang. Semua artis terkenal Taiwan pergi ke gereja itu.
Pdt Abraham Ku yang dulunya sangat kuno, dan gerejanya tidak berkembang. Tapi saat Roh Kudus bekerja, gereja ini jadi yang paling maju di Taiwan.

Saat Roh Kudus bekerja, semua logika tidak berlaku.

Saat minyak pengurapan Roh Kudus turun, Tuhan memberi kita hikmat untuk bekerja dengan orang-orang yang tepat.

3. Roh Kudus seperti pakaian
Lebih dari 100 kali Alkitab berkata “Roh Kudus turun ke atas… “. Saat Roh Kudus turun atas kita, gambarannya seolah-olah Tuhan mengenakan pakaian kepada kita. Saat kita mengenakan “pakaian” Roh Kudus, kita akan memiliki kuasa dan otoritas.

Ilustrasi: Polisi mampu menghentikan truk-truk besar karena otoritas dari seragamnya.

Roh Kudus datang untuk memberi kita otoritas.
Kesaksian
1999 rev Marilyn Hicky ingin memperkenalkan ps Kong kepada ps Yonggi Cho di konferensi CGI di Korea Selatan. Tapi rev Marilyn terlambat datang ke Korea. Karena tidak ada yang kenal dengan ps Kong, mereka ditolak masuk ke jamuan pembukaan acara, di hadapan semua undangan VIP lain.
2003 Phill Pringer dan Ulf Eckman mengajak ps Kong ke Korea Selatan untuk bertemu ps Cho. Ps Phill terlambat. Ps Kong masuk bersama ps Eckman. Kali inipun ps Kong kembali ditolak.
2004 Dr Cho datang ke Taiwan di sebuah konferensi. Ternyata Dr Cho mengenali dan memanggil ps Kong. Roh Kudus memberitahukan kepada Dr Cho semua tentang ps Kong, lalu mendoakannya.
2008 Adalah aniversary ke 50 Dr Cho. Ps Kong mendapat undangan VIP. Ps Kong mendapat tempat duduk di belakang Dr Cho, dan bahkan diijinkan berkhotbah di gereja Dr Cho.
Tiba-tiba ps Kong mendapat otoritas untuk masuk ruangan manapun, mengikuti rapat manapun, duduk di kursi manapun, karena nama ps Kong ada dalam list.

Di dalam Yesus Kristus nama kita masuk dalam daftar, dan duduk bersama Yesus di alam Surgawi
Roh Kudus sudah beri kita otoritas, maka kemanapun kita berjalan setan harus tunduk.

4. Roh Kudus seperti angin
Kata “roh” dalam bahasa Yunani πνεῦμα (pneuma, G4151) artinya nafas.
Kata “roh” dalam bahasa Ibrani רוּח (ruach, H7307) artinya angin.
Sebagai nafas, Roh Kudus memberi kita kehidupan. Di hari Pantekosta Roh Kudus hadir sebagai mighty wind (angin yang sangat kuat), artinya tidak ada yang bisa menghentikan Roh Kudus. Roh Kudus sangat kuat.

Kesaksian
Ada gadis menderita kanker getah bening yang sangat besar di lehernya. Suatu kali oksigen gagal masuk ke otak selama 10 menit. Maka gadis ini koma selama 1 minggu. Saat sadar gadis ini lumpuh. Setelah dibawa berkali-kali ke gereja, perlahan-lahan semua kelumpuhan dan kanker-nya dipulihkan, fungsi-fungsi tubuh mulai pulih, dan tidak ada bagian otak yang rusak.

Saat tidak ada harapan di ilmu medis, Roh Kudus akan membawa kesembuhan dari Tuhan

5. Roh Kudus seperti api

Ia akan membaptiskan kamu dengan Roh Kudus dan dengan api. (Mat 3:11b, Luk 3: 16b)

Ilustrasi api yang memurnikan
Di abad 14 Eropa mengalami wabah black-death, hampir seluruh Eropa binasa, dan tidak ada obatnya. Di tahun 1666 ada 100 ribu orang mati di London. Lalu ada kebakaran besar yang membakar 80% kota London. Api itu masuk hingga ke saluran bawah tanah, dan membakar semua tikus pembawa wabah. Di musim semi berikutnya tidak ada lagi penyakit mematikan itu di London, karena api membunuh semua penyakit itu.

Sadrah, Mesakh, dan Abednego dilemparkan ke api. Api tidak bisa menyentuh mereka, tapi bisa membakar habis tali pengikat mereka.

Apapun belenggu atau kecanduan kita, api Roh Kudus bisa membakarnya habis.

6. Roh Kudus seperti burung merpati
Di seluruh dunia burung merpati adalah simbol perdamaian. Seperti merpati, Roh Kudus penuh kasih, lemah-lembut, dan penuh damai sejahtera. Sebaliknya setan selalu membuat kita kuatir, takut, dan cemas sepanjang waktu. Damai sejahtera adalah senjata yang sangat berkuasa. Injil adalah injil damai sejahtera. Alkitab berkata bahwa Allah damai sejahtera akan menghancurkan iblis di bawah kaki kita.

And the God of peace will crush Satan under your feet shortly. (Rm 16: 20a, NKJV)

Kesaksian
Ps Kong disidang dalam masalahnya selama 4 th. Ada aturan di Singapura bahwa setelah interogasi selama 2 tahun, dan tidak ditemukan kesalahan, seharusnya ps Kong bebas. Tapi di bulan ke-25 (Juni 2012) ps Kong ditangkap dengan 3 tuduhan, masing-masing dengan ancaman hukuman seumur hidup. Ps Kong ditahan di beberapa penjara dan diborgol, bahkan diikat ke tembok. Itu hari terburuk bagi ps Kong. Dua tahun sebelumnya ps Kong adalah pendeta yang sukses dan terkenal, setiap minggu 400 jiwa baru dimenangkan, ada 32 ribu jemaat. Saat itu seluruh kehidupan ps Kong terlintas di depannya: istri dan anak ps Kong, para pemimpin dan penatua gereja. Ps Kong berharap mereka semua baik-baik saja. Saat memikirkan semua itu, tiba-tiba sebuah lagu keluar dari hati ps Kong, yaitu lagu yang sering dinyanyikan saat gerejanya masih kecil: “How great You are”

Ps Kong menyanyikan lagu itu terus-menerus selama 6 hingga 7 jam. Melewati apapun, Tuhan tetap Tuhan yang besar, dan ps Kong tidak akan pernah menyangkalinya, sekalipun jika dia harus dipenjara seumur hidup. Saat itu hadirat Yesus datang, dan di tempat itu jadi seperti surga. Tangan ps Kong terantai, tapi dia merasa damai, tidak ada rasa takut, tidak ada kecemasan, karena Tuhan hadir di situ dan menemani ps Kong.

Saat Roh Kudus muncul, meski kondisi apapun yang kita alami, neraka kita akan menjadi surga.

7. Roh Kudus seperti air

Dan pada hari terakhir, yaitu pada puncak perayaan itu, Yesus berdiri dan berseru: ” Barangsiapa haus, baiklah ia datang kepada- Ku dan minum! Barangsiapa percaya kepada- Ku, seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci: Dari dalam hatinya akan mengalir aliran- aliran air hidup. (Yoh 7: 37-38)

Roh Kudus menyegarkan kita saat jiwa kita kering, atau kehilangan sesuatu dalam hidup kita.

Yesus menjanjikan bahwa saat kita meminum air hidup, maka dari hati kita yang terdalam akan muncul aliran air kehidupan

Ini artinya bendungan dari rasa sakit hati, kepahitan, kepahitan, dan kebencian, akan dihancurkan. Apapun yang membuat kita terpenjara dalam batin kita, Roh Kudus akan meledakkannya sehingga terbuka dan memancar keluar untuk memberkati dunia.

Kesaksian
Ps Kong tumbuh dalam keluarga yang rusak, banyak mengalami aniaya, keluarga selalu bertengkar. Ini membuat ps Kong tumbuh jadi anak yang pemalu dan pendiam. Suatu kali menjelang ujian akhir, di usia 14 tahun, orang tua ps Kong bertengkar lagi. Saat itu ps Kong memutuskan untuk tidak akan disakiti lagi oleh pertengkaran-pertengkaran keluarga. Ps Kong tidak lagi perduli dengan keluarganya.

Hati kita spesial dan hanya satu, kita tidak bisa mematikan satu bagian hati kita, tanpa mematikan seluruh bagian hati yang lain.

Saat berkeluarga masalah mulai timbul. Setiap ada masalah ps Kong berusaha menghilang. Sebaliknya istri ps Kong hidup di keluarga yang bahagia, suka berbicara dan hangat. Untuk mengungkap masa lalu ps Kong, mrs Kong mengajaknya makan. Saat mencoba bercerita, ternyata ps Kong tidak bisa mengingat apapun yang dialami di bawah usia 14 tahun.
Tiba-tiba Roh Kudus hadir, dan ps Kong berteriak meminta pertolongan Tuhan. Kemudian tiba-tiba ps Kong mengingat semua masa lalunya yang berat, lalu Roh Kudus mulai menyembuhkan hatinya.
Hari ini orang tua ps Kong sudah diselamatkan dan tidak ada lagi kekerasan dalam rumah.

Minum dari Roh Kudus akan membawa kesembuhan bagi jiwa kita

Kita hidup di dunia yang penuh tantangan, sepanjang waktu terjadi peperangan rohani, terutama jika kita melayani Tuhan dengan segenap hati dan kekuatan. Iblis menyerang keluarga, kesehatan kita, pelayanan kita, iblis tidak ingin kita berhasil.
Tapi, seperti Yesus, kita juga bisa dipenuhi Roh Kudus tanpa batas. Roh Kudus ingin memberi atmosfir hadiratNya, mengurapi kita dengan minyak, mengenakan pakaian otoritas pada kita, menghembuskan anginNya yang kuat, memurnikan hati kita.
Seseorang bisa saja melayani Tuhan, tapi merasa kering karena: patah hati, kepahitan, kemarahan. Tapi di tengah badai-pun kita bisa mengalami kedamaian saat Roh Kudus datang.

Pengumuman: Kamis 07:00 – kebaktian kenaikan Tuhan Yesus

Portal Bahtera: http://web.keluargarhema.com/

Korespondensi:
antoniusfw@facebook.com (FB);
antonius_fw@yahoo.com (YM);
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp , WeChat, Line, Telegram – 085 727 868 064

kepustakaan:
http://www.citynews.sg/2010/04/abraham-ku-a-journey-of-faith/
http://en.wikipedia.org/wiki/Black_Death
http://letras.com/hillsong-united/how-great-you-are/

How Great You Are

You are deserving of all my praises Lord
(Engkau layak menerima semua pujianku Tuhan)
My heart is yearning to be in Your presence ones more
(Hati ku sungguh merindukan untuk satu kali lagi berada di hadiratMu)

Deep inside my heart is burning I want to give You more
(jauh di dasar hatiku ada kerinduan untuk memberikan lebih kepadaMu)
You’re the only one that I adore
(Engkau satu-satunya yang kupuja)

How great You are, how great You are
(Betapa besar Engkau Tuhan, betapa besar Engkau Tuhan)
You are the mighty King
(Engkau Raja yang perkasa)
Yet You came and reign in me
(walau begitu Engkau datang dan memerintah di dalam ku)
How great You are, how great You are
(Betapa besar Engkau Tuhan, betapa besar Engkau Tuhan)
I give You all the praises of my heart
(Kuberikan padaMu segala pujian dari hatiku)

Minggu, 25 Mei 2014
Roh Kudus
Kong Hee

Semuanya itu Kukatakan kepadamu, selagi Aku berada bersama-sama dengan kamu; tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu. (Yoh 14: 25-26)

Untuk pertama kalinya Yesus memberitahukan bahwa Roh Kudus akan diberikan pada murid-muridNya.
Rahasia untuk sukses dalam karir dan pelayanan adalah Roh Kudus

Kita memerlukan Roh Kudus untuk 3 alasan yang sangat penting
1. Roh Kudus memiliki kehadiranNya

Saat Roh Kudus di dekat kita, kita bisa merasakan kehadiranNya. Hati kita luluh, air mata mengalir, gemetar dan terguncang dalam hadirat Tuhan. Kadang saat hadirat begitu kuat, hingga kita bertelut dan tidak mampu berdiri. Sayangnya banyak orang berkurang nilai ke-Kristenannya, tidak lagi mengalami Tuhan, tidak lagi ada iman, hanya sekedar filsafat. Padahal Roh Kudus bisa kita rasakan, seperti api yang menghangatkan hati, seperti hujan yang jatuh atas kita, seperti minyak yang mengalir dalam diri kita, dll.

Kesaksian
Di tahun 70an, saat berusia 11 tahun dan sedang liburan, ps Kong melihat banyak orang berpakaian rapi dan ber-jas masuk ke salah satu hotel besar. Ps Kong penasaran karena Singapura cuacanya panas, belum banyak yang menggunakan AC, tidak ada orang mengenakan jas jika bukan acara penting. Ps Kong mengikuti orang-orang itu, lalu secara kebetulan menghadiri kebaktian yang dihadiri Jim Baker, di sana ada juga ps Yonggi Cho, dan ps Benny Hinn. Mereka semua datang untuk mendengar ps David Tublesi (saat ini usianya 70), yang dikenal sebagai bapak Pantekosta. Ps David berkhotbah dan bercerita tentang Roh Kudus. Di akhir khotbah dia bertanya siapa yang ingin menerima Roh Kudus? Ps David hanya berbisik “terimalah Roh Kudus”, maka semua jemaat dijamah Roh Kudus.
Mulai saat itu hingga hari ini, Roh Kudus dan hadiratNya selalu menyertai ps Kong. Saat kuliah, saat semua teman kecanduan berbagai hal positif dan negatif, ps Kong kecanduan Roh Kudus. Di luar rutinitas kuliah, dalam saat teduhnya ps Kong membaca Alkitab, lalu menyembah. Seringkali ps Kong menyembah hingga 4-5 jam.

2. Roh Kudus membawa kuasa (power)

But you shall receive power when the Holy Spirit has come upon you; and you shall be witnesses to Me in Jerusalem, and in all Judea and Samaria, and to the end of the earth (Kis 1:8, NKJV)

Kesaksian
Membangun gereja sangat sulit. Selama 6 tahun awal hanya ada ratusan orang, tidak berkembang, tidak ada terobosan, dan ps Kong sudah berfikir untuk menyerah. Di 1996 ps Kong diundang ke Hawaii di salah satu kongres. Di hotel, saat beristirahat dan membawa keluhan tentang Singapura kepada Tuhan, tiba-tiba lawatan Tuhan terjadi dengan kuat di kamar hotel. Ps Kong. Selama 1 jam Ps Kong dan istrinya mengalami saat-saat bersama Tuhan. Roh Kudus mengajarkan Mat 22: 37-39 kepada ps Kong. Di gereja ps Kong banyak anak muda, musiknya bagus. Tapi Roh Kudus berkata bahwa kegairahan dan semangat tanpa belas kasihan akan membunuh revival.

Dasar untuk membangun segala sesuatu haruslah: mengasihi Tuhan dan mengasihi manusia.

Jawab Yesus kepadanya: “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Itulah hukum yang terutama dan yang pertama. Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. (Mat 22: 37-39)

Gereja harus mulai menjangkau orang-orang yang terhilang, punya belas-kasihan pada jiwa-jiwa, menjadi gereja pemenang jiwa.

Kesaksian
Ps Kong mendapat janji Tuhan: jika ps Kong membawa pengurapan Tuhan dari dalam gedung gereja keluar, maka Tuhan akan menumbuhkan jemaat gereja hingga 3000 jiwa pada akhir tahun. Saat itu gereja ps Kong di wilayah yang buruk: dikitari area gangster dan mafia, area agama lain, area pelacuran. Gereja ps Kong mulai menjangkau keluar, menemukan kebutuhan orang-orang sekitar dan memenuhinya, menjadi gereja tanpa tembok. Maka mulai dari 10 orang diselamatkan, meningkat dari minggu ke minggu. Dalam 10 bulan pertumbuhan jadi 3200, saat ini 32 ribu jemaat. Gereja ps Kong tidak ambil jemaat dari gereja lain, tapi dari memenangkan jiwa. Inilah kuasa Roh Kudus.

Kesembuhan Ilahi juga terjadi dari waktu ke waktu. Seorang jemaat dari Taiwan buta karena tumor yang menekan bola matanya. Dia rutin kunjungi gereja dan persekutuan. Di suatu malam saat menyembah dalam persekutuan, mata kiri bisa melihat. Selanjutnya di malam yang sama kebutaannya di malam hari hilang. Esoknya saat di MRI, tidak ada lagi tumor, semua karena kuasa Roh Kudus. Namanya Wei Ling, sekarang sudah selesai sekolah Alkitab dan mulai melayani Tuhan.

Segala sesuatu yang Tuhan kerjakan di dalam nama Tuhan Yesus, oleh kuasa Roh Kudus.

3. Roh Kudus adalah pribadi
Roh Kudus seperti api, tapi bukan api; seperti merpati tapi bukan burung. Roh Kudus adalah pribadi, bisa melihat sehingga bisa memberikan visi pada kita, punya tangan untuk menyentuh sehingga kita bisa mengalami perjumpaan. Roh Kudus mengerti perasaan kita yang terdalam, sehingga Dia bisa menolong dan menjadi penghibur kita.

Seberapa sukses dan besarnya kita, ada kalanya kita tetap merasa lemah. Itulah saat Roh Kudus datang, menghibur kita, mengangkat kita, dan memulihkan kita.

Kesaksian
Di 2011 ps Kong mendapat pembagian kepemilikan dari Suntec convention hall, seharga 2,4T. Sebelum menyampaikan hal ini pada jemaat, malamnya iblis penguasa Singapura datang dan mengintimidasi ps Kong. Sejak pengumuman, media menyerang dan menyorot ps Kong dan gerejanya, bagaimana mereka bisa mendapat begitu banyak uang, ada yang berpendapat bahwa gereja city harvest terlalu agresif.
Seseorang nabi Amerika bernubuat bahwa iblis menuntut ps Kong, seperti iblis menuntut Petrus (Luk 22: 31-32). Ps kong akan ditangkap, tapi Yesus mendoakannya, dan setelah bebas maka ps Kong harus menguatkan saudara-saudaranya. Saat itu ps Kong harusnya mengisi 1 minggu seminar, tapi hari setelah nubuatan itu ps Kong pulang dan tidak melanjutkan pelayanan.
Di seminar terakhir, salah seorang nabiah dari Australia memberi nubuatan yang sama. Di penutupan seminar, ps Yonggi Cho memberi pesan pada ps Kong: “Jangan lupa bahwa Yesus Kristus sangat mengasihimu”. Saat itu Roh Kudus hadir seperti seorang sahabat lama yang memeluk dan menguatkan ps Kong. Esoknya ps Kong ditangkap polisi saat sarapan pagi. Selama 2 tahun berikutnya hidup ps Kong sangat berat, setiap hari berita tentang ps Kong masuk di koran.
Proses pengadilan sudah berlangsung selama 4 tahun. Secara teknikal, saat berkhotbah-pun ps Kong adalah seorang tahanan. Reputasi ps Kong dihancurkan, tapi Tuhan tetap setia.
Jika sebelumnya Roh Kudus tidak memperingatkan melalui nabi dari Amerika, nabiah dari Australia, dari ps Cho, maka ps Kong akan sangat terguncang.

Semoga Allah, sumber pengharapan, memenuhi kamu dengan segala sukacita dan damai sejahtera dalam iman kamu, supaya oleh kekuatan Roh Kudus kamu berlimpah-limpah dalam pengharapan (Rm 15: 13)

Roh Kudus adalah penghibur terbaik.

Istri ps Kong menjadi aktris untuk memenangkan jiwa di bidang musik. Dan mrs. Kong juga dihentikan dari semua kegiatan gereja. Peraturan di Singapura: seseorang hanya bisa di suspend selama 1 tahun, setelah itu bebas jika tidak ditemukan satu kesalahanpun. Di akhir tahun pemerintah meminta mrs. Kong melanjutkan suspend secara sukarela. Selama seminggu Roh Kudus menuntun ps Kong langkah demi langkah. Di bulan Mei 2012 pemerintah Singapore membebaskan mrs. Kong tanpa syarat dari semua tuduhan, sehingga dia bisa memimpin gereja.

Setahun setelah ditangkap, seorang sahabat dari Amerika memberi hadiah kepada ps Kong: sebutir batu berbentuk hati yang dipungut dari tanah dan dibersihkan di toilet. Ps Kong tidak tahu harus marah atau berterima kasih. Sorenya seorang misionaris Korea berkata bahwa hati ps Kong berat dan sedih. Walau coba mengelak, Roh Kudus mengingatkan tentang batu di kantongnya. Walau ps Kong lupa tentang batu itu, tapi Tuhan tidak lupa akan batu itu, dan Tuhan juga tidak melupakan kita sebagai manusia.

Roh Kudus memberi semangat, membawa kehadiran, membawa kuasa, dan memiliki kepribadian

Pengumuman
Kamis 07:00 – kebaktian kenaikan

Portal Bahtera: http://web.keluargarhema.com/

Korespondensi:
antoniusfw@facebook.com (FB);
antonius_fw@yahoo.com (YM);
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp , WeChat, Line, Telegram – 085 727 868 064

Minggu, 18 Mei 2014
Zakheus
Petrus Agung

Luk 19: 1-10
Ada 3 hal yang harus kita atasi dalam hidup kita, sehingga kita bisa berkembang dengan kuat di dalam Tuhan. Hal itu bisa dipelajari dari kisah Zakheus.

1. Zakheus mengatasi kelemahannya sendiri
Zakheus adalah kepala pemungut cukai, artinya punya jabatan dalam pemerintahan romawi. Sejarah mencatat bahwa pajak Romawi di Israel pernah mencapai 30%. Pemungut cukai di masa itu adalah jabatan yang dilelang, pemenangnya orang yang berani menjanjikan setoran pajak tertinggi dalam 1 tahun. Selain itu juga dinilai kemampuan berhitung dan menaksir barang/ pajak. Setelah lulus, orang tersebut harus memberikan uang jaminan lebih dulu, artinya harus punya modal besar di awal.

Zakheus pendek, tapi kelemahan itu tidak membuat dunianya tertutup atau minder. Dia bisa jadi pemungut cukai, dan prestasinya ajaib sehingga bisa jadi kepala pemungut cukai. Artinya Zakheus punya kekayaan dan pandai.

Kita semua punya kelemahan, tapi kita berharga di mata Tuhan. Tuhan memberikan anugerah yang khusus dan istimewa kepada setiap kita, kita harus fokus pada potensi itu, lalu mengembangkannya.

Contoh:
Pelatih bulutangkis china di wawancarai wartawan. Dia ditanya tentang rahasia membuat China jadi negara yang bulu-tangkisnya paling maju. Jawabannya adalah sang pelatih ber-konsentrasi dan memberi prioritas untuk mengembangkan dan meningkatkan kekuatan dan kelebihan si pemain. Pembenahan kelemahan si pemain bukanlah prioritas.

Kebanyakan orang berkutat pada kelemahan dan ketidak-mampuannya, dan lupa mengelola potensi Tuhan yang luar biasa di dalam kita. Jika kita bisa temukan habitat kita, dan tahu apa yang Tuhan berikan pada kita, maka kita akan berkembang luar biasa.

Everybody is a genius. But if you judge a fish by its ability to climb a tree, it will live its whole life believing that it is stupid (Albert Einstein)

Kesaksian P Agung:
P Agung kurang menikmati masa-masa sekolah SD hingga SMA, karena nilainya kurang bagus. Saat kuliah barulah p Agung menemukan habitatnya.
Dalam sebuah tes bahasa Inggris, p Agung bisa selesaikan sebuah soal yang sebenarnya adalah pengecualian. Sejak saat itu si dosen selalu ajak p Agung berunding tentang materi kuliah yang harus diberikan. Maka p Agung ajukan hal-hal yang sangat dikuasainya: menterjemahkan buku-buku pegangan mata kuliah di jurusan Sejarah. Karena teman-temannya tidak mampu, maka p Agung terjemahkan buku-buku itu dan meringkasnya, rekan-rekan yang lain tinggal menyalin. Karena sudah membaca lebih dulu, maka nilai-nilai p Agung sangat bagus. Maka p Agung merasa dirinya jenius.

Masalah kita adalah membandingkan diri dengan orang lain.

Tuhan selalu sediakan “pohon” bagi Zakheus dan kita: untuk dipanjat !

Jika kita biarkan tuduhan setan bahwa kita bodoh dan tidak berguna, lalu kita frustasi dengan kelemahan kita, kecewa dengan orang lain dan Tuhan, maka kita tidak akan bisa kemana-mana.

2. Zakheus harus mengatasi orang banyak
Yang menghalangi Zakheus untuk melihat Yesus: badannya yang pendek dan orang banyak. Maka Zakheus BERLARI mendahului orang banyak.

Suara mayoritas/ rakyat seringkali bukanlah suara Tuhan. Contohnya Saul kehilangan jabatannya sebagai raja karena mendengarkan rakyat.

Dunia punya standart, kita harus bisa melebihi standart itu

Orang banyak bisa menghalangi kita mencapai Tuhan dengan berbagai ungkapan: jangan terlalu fanatik, jangan terlalu sungguh-sungguh, dll. Padahal Alkitab bercerita bahwa mereka yang mampu melebihi batasannya akan memperoleh mujizat Tuhan.

Tuhan menyediakan pohon. Tapi kita harus berlari mendahului orang-orang lain

Kita harus “cukup gila” dalam mencintai Tuhan, supaya kita bisa hidup di atas rata-rata.

Kesaksian ps John Avanzini
Ps John asalnya dari Suriname, orang tuanya tidak bisa beri dia pendidikan. Saat remaja ps John bekerja sebagai kuli bangunan. Pelayanan ps John berkembang karena dia percaya bahwa Tuhan mampu angkat hidupnya dengan luar biasa, maka anugerah Tuhan turun dalam hidupnya.

Jika kita percaya bahwa kita warga negara kerajaan Surga, maka kita bisa hidup di atas rata-rata

Jika kita gampang terpengaruh orang lain, maka akan jadi masalah. Jika kita adalah rajawali, maka kita bisa dan biasa jalan sendirian.

Kisah nyata:
Di sebuah pantai Amerika, ada seorang penjual kepiting. Jumlah persediaan kepiting-nya banyak dan tidak diikat. Ternyata kepiting punya sifat yang buruk, yang mengakibatkan tidak ada kepiting yang bisa meloloskan diri. Jika jumlah kepitingnya banyak, saat salah satu kepiting berusaha naik, maka akan ditarik ke bawah beramai-ramai oleh teman-tamannya.

Jika ada seseorang yang bagus, seharusnya diteladani, bukan dicari kelemahannya.

Suara orang banyak bisa mengangkat kita, tapi bisa juga menarik kita turun.
Jika kita enggan memberitakan Injil, kita kelak tidak akan bisa mempertanggung-jawabkan semua berkat yang Tuhan sudah percayakan pada kita.
Contoh:
Di kaparnaum Tuhan mengajar, ada ahli Taurat dan orang Farisi. Ada seseorang membawa teman yang sakit, mereka tidak bisa masuk, maka mereka naik ke atas, membongkar atap, dan menurunkan si sakit. Si sakit disembuhkan karena Yesus melihat iman teman-teman si sakit.

3. Zakheus mengatasi cinta akan harta
Jika penguasa/ raja berkata untuk menumpang di rumah seseorang, maka tamulah yang mempersiapkan dan menanggung semua kebutuhan pesta. Zakheus dibenci bangsanya sendiri karena memeras dan korupsi dengan luar biasa. Tapi hari itu Tuhan mau menumpang di rumahnya. Kunjungan dan penerimaan Yesus lebih berarti bagi Zakheus dibanding semua hartanya.
Tuhan tidak mempertahankan reputasi dan harga diri. Dengan menumpang di rumah orang berdosa, maka reputasi Yesus dipertanyakan orang banyak.

Saat kita jatuh cinta dengan Tuhan, maka uang tidak pernah jadi masalah !
Jika segala sesuatu kita ukur dengan uang, maka hati kita condong ke mamon, bukan ke Yesus

Zakheus mengembalikan harta yang diperas 4x lipat, ini memenuhi hukum Taurat. Dengan tindakan radikal ini, Zakheus menghargai undangan Yesus, jauh melebihi kecintaannya pada harta.

Zakheus mengabdi kepada siapapun yang menjadi tuannya dengan luar biasa dan gila-gilaan. Awalnya kepada Romawi, setelah peristiwa ini Zakheus mengabdi kepada Yesus.

Kesaksian p Agung:
Qatar pendapatan perkapita 1,2 milyar per tahun. Jumlah penduduk asli 400 ribu, pekerja non Qatar 1,2 juta jiwa. Orang asli tidak kena pajak, listrik dan air gratis, jika menikah mendapat sumbangan dari pemerintah, RS gratis, pasangan yang baru menikah mendapat pinjaman dana dari pemerintah, dengan syarat pengembalian sangat ringan. Secara manusia, negara Qatar seperti surga.
Tapi perilaku orang Qatar aneh-aneh. Angka kecelakaan lalu lintas yang berakibat fatal adalah yang tertinggi di dunia. Saat ini ada hoby anak-anak orang kaya: adu mobil dengan ditabrakkan.

Tuhan didik kita untuk berkorban dan menolong orang lain supaya apapun kekayaan yang Tuhan berikan dalam hidup kita, tidak akan pernah jadi berhala yang mematikan kita.

Saat Zakheus mengembalikan hasil pemerasannya, maka Zakheus tidak lagi terikat pada mamon. Dan Yesus berkata bahwa dia termasuk anak Abraham. Sebelumnya karena sifat buruknya, para rabbi mengeluarkan pernyataan bahwa Zakheus bukan lagi keturunan Abraham

Pengumuman
20-21 Mei (Selasa – Rabu) – DR Keith Johnson, di JKI Permata
22-23 Mei (Kamis pagi, Kamis sore, Jumat pagi) – ev Yusak Cipto mengajar di Impact
23 sore, 24 sore, 25 pagi & sore – ps Kong Hee (City Harvest, Singapura)

Tuhan memilih kita
Banyak orang hanya mencintai perbuatan Tuhan. Tapi bisa mencintai pribadi Tuhan adalah anugrah yang besar. Sejak manusia jatuh dalam dosa dan putus hubungan dengan penciptanya, maka naluri jiwa manusia selalu berusaha mencari Tuhan.
Contoh: Ada kecenderungan pelaku kejahatan untuk kembali ke rumahnya.
Manusia tidak bisa menemukan Tuhan, Tuhanlah yang datang mencari kita. Kita jadi anak-anak Tuhan bukan karena pilihan kita, tapi Tuhan yang memilih kita.

Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu (Yoh 15: 16a)

Hati kita seharusnya untuk Tuhan dan untuk Injil.

Portal Bahtera: http://web.keluargarhema.com/

Korespondensi:
antoniusfw@facebook.com (FB);
antonius_fw@yahoo.com (YM);
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp , WeChat, Line, Telegram – 085 727 868 064

Jumat, 14 Maret 2014
Sesi 2: Touching Heaven Changing Earth (Menyentuh surga – mengubah dunia)
Seminar “Wadah yang Besar” Maret 2014
Petrus Agung

Semua orang rindu untuk berubah dan mencapai yang lebih baik. Manusia cenderung berusaha merubah sekelilingnya, dan ini dibuat oleh pemerintahan dunia dan orang-orang yang punya otoritas atas hidup orang lain. Tapi seringkali saat kita ingin berubah, naluri dosa manusia membawa ke hal yang lebih buruk, bukan lebih baik. Contoh:
Saat menetapkan ingin berpuasa, maka sejak pagi akan terasa lapar. Biasanya sarapan jam 10 pagi, jadinya makan lebih pagi
Anak yang di masa kecil sering dipukul orang tuanya, akan berketetapan tidak akan meniru orang tuanya. Tapi ternyata saat punya anak, dan anaknya nakal, maka secara refleks ia menghajar anaknya.

Prinsip Tuhan agar terjadi perubahan di hidup kita:
Touching Heaven-Changing Earth (menyentuh Surga, mengubah dunia)

Kel 28: 33 – Giring-giring = lonceng. Jubah imam besar di bagian gamis ada bel kecil berselang-seling dengan buah delima dipasang sekeliling. Di dalam bel biasanya ada bandul yang menghantam sisi dalam bel, dan menyebabkan bel berbunyi. Untuk bel pada baju imam besar, yang membunyikan bel adalah jika bel berbenturan dengan buah delima yang terpasang selang-seling.
Kita adalah imamat yang rajani. Maka setiap kali masuk dan keluar Ruang Maha Kudus maka bel kita harus berbunyi. Jika tidak berbunyi, maka artinya kita mati.

Jika kita ingin bergema, nyaring terdengar, dan kita benar-benar hidup di hadapan Tuhan, maka kita harus selalu bersentuhan dengan buah delima Tuhan dalam hidup kita.

Setiap kali imam besar masuk hadirat Tuhan, akan ada keputusan Tuhan yang bisa merubah destiny umat Israel. Maka setiap kali kita masukhadirat Tuhan, akan ada keputusan Tuhan yang akan mengubah nasib, destiny, dan hidup kita, juga hidup banyak orang lain.

1Kor 12 – Bicara tentang 9 karunia, 1Kor 14 – Bicara tentang karunia, 1Kor 13 – Bicara tentang kasih. Di antara 2 bel (fasal 12 dan 14 bicara karunia) ada 1 buah (fasal 13 bicara tentang kasih).

Jika kita ingin mempertajam karunia kita, maka buah Roh dalam hidup kita harus muncul. Karunia tanpa buah Roh akan membuat kita jahat dan manipulatif terhadap Tuhan dan manusia.

Sekalipun aku dapat berkata- kata dengan semua bahasa manusia dan bahasa malaikat, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama dengan gong yang berkumandang dan canang yang gemerincing. (1Kor 13: 1)

Hidup kita akan berbunyi di hadapan Tuhan, yang membuat kita hidup, jika “buah” kita membuat “bel” hidup kita berbunyi.

Franklin Graham, anak dari ps Billy Graham, terinspirasi oleh kisah “orang Samaria yang baik hati”, dan membuat yayasan “Samaritan purse” (Dompet orang Samaria)
Kisah orang Samaria sangat terkenal karena dia punya bel dan buah delima. Yang merupakan Bel adalah uangnya yang digunakan untuk merawat korban perampokan. Tapi uangnya tidak berarti jika dia tidak turun menolong. Imam dan Lewi melayani Tuhan, tapi tidak menyentuh buah.

Semua yang kita miliki tidak ada artinya kecuali jika hidup kita memiliki kasih dan compassion kepada orang lain di sekitar kita.

“Jangan kamu memberikan barang yang kudus kepada anjing dan jangan kamu melemparkan mutiaramu kepada babi, supaya jangan diinjak- injaknya dengan kakinya, lalu ia berbalik mengoyak kamu (Mat 7: 6)

Anjing simbol kenajisan. Mutiara melambangkan sesuatu yang berharga. Babi bagi orang Yahudi adalah simbol kecerdasan. Konon jika keluyuran kemana-mana, babi bisa pulang sendiri ke kandang-nya. Jadi kisah ini sebenarnya Yesus menegur ahli-ahli Taurat.
Orang yang pegang mutiara Tuhan: orang yang berani menjual semuanya. Tapi orang yang tidak rohani dan tidak kenal Tuhan tidak bisa mengerti hal tersebut, dan justru menyerang.

Jika ada peng-kritik negatif: tidak perlu diskusi karena dia akan menyerang kita.

[ Keep on asking and it will be given you; keep on seeking and you will find; keep on knocking [ reverently ] and [ the door ] will be opened to you. For everyone who keeps on asking receives; and he who keeps on seeking finds; and to him who keeps on knocking, [ the door ] will be opened. (Mat 7: 7-8, Amp)

Minta dan terus minta, cari dan terus cari, ketuk dan terus ketuk, bukan hanya dilakukan 1 kali. Tuhan memberikan kita solusi yang utuh, matang dan sempurna, yaitu touching heaven- changing earth (menyentuh surga- mengubah dunia), yaitu:

“Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka. Itulah isi seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi. (Mat 7: 12)

Aplikasi:
Seorang kaya yang anaknya malas sekolah. Dia sebaiknya beri beasiswa kepada anak-anak yang membutuhkan bantuan. Nanti tiba-tiba Tuhan buka terobosan bagi anak tersebut. Bisa dengan perbaikan prestasi di masa kini, bisa di masa depan anak itu.
Keluarga ada yang sakit, maka beri bantuan orang yang tidak mampu berobat.
Orang yang dihantui/ trauma kelaparan dan kemiskinan masa kecil, maka orang ini memberi makan orang miskin, atau menyumbang dapur umum.

Kesaksian
1991 Jki Injil Kerajaan dimulai. Di awal JKI tidak punya apapun, bahkan untuk sewa gedung. Akhirnya mendapat gudang di jl Gajahmada, di belakang RM Majesti, bersebelahan dengan GBI Bethany. Ibadah GBI 06:30, JKI 07:00. Saat itu jl Gajahmada 1 arah, maka p Agung setiap minggu pagi harus melewati GBI. Di awal p Agung masih bisa bersukacita dan memberkati GBI yang jemaatnya sedang berkembang pesat. Tapi karena jemaat JKI tidak berkembang, hanya sekitar 25 orang, pemandangan jemaat GBI yang banyak itu meng-iritasi hati p Agung. Ujungnya setiap Sabtu p Agung stress karena sadar bahwa minggunya akan kembali menyaksikan pemandangan yang sama.

Jika hati kita ter-iritasi, suatu kali Tuhan biarkan kita alami ledakan, dan harus buat keputusan: bertobat atau murtad.

Suatu hari ada KKR di Bethany, yang khotbah p Timotius Arifin. Tamu yang hadir sangat banyak. Saat masuk ke parkiran gereja, dan melihat parkiran penuh, p Agung dengan naif menyangka ada ledakan jemaat. Tapi ternyata orang-orang itu hanya numpang parkir, karena inisiatif tukang parkir. P Agung emosi. Sore hari Roh Kudus berurusan dengan hati p Agung yang tidak beres:
Tuhan tidak bisa berkati dan beri kepercayaan lebih besar kepada p Agung jika hati p Agung tetap seperti itu. Maka P Agung bertobat.
Roh Kudus beri solusi supaya hati p Agung tidak sakit saat melihat Bethany: menyumbangkan semua kas untuk pembangunan gereja Bethany. P Agung datangi p Sebaja (gembala Bethany), lalu bercerita semuanya dan meminta maaf atas reaksinya yang salah. Saat pulang, hati p Agung sembuh.

Begitu “bel” p Agung berbunyi, dalam waktu 1 tahun Tuhan beri gedung Permata yang luasnya sama dengan gereja Bethany.

Saat kita biarkan hati kita dikuasai kemarahan, sakit hati dan kebencian, maka kita tidak bisa mengubah dunia kita.

Kesaksian
Di tahun 2013 p Agung diperintahkan Tuhan memberkati beberapa jemaat yang kontrakannya habis. Ujungnya dapat rumah secara ajaib

Buah Delima
Delima dianggap sebagai buah mujizat karena kasiatnya banyak. Buah ini termasuk yang dibawa pengintai-pengintai tanah Kanaan yang diutus Musa.

4 hal berkaitan dengan buah delima
1. Keagungan dan kemuliaan
Buah delima adalah simbol keagungan (majestik) dan kemuliaan (glory) bagi orang Yahudi, karena pada buah delima ada bentuk seperti mahkota.

Ada banyak hal yang bisa selesai dengan cara simple: buah. Saat orang membentur kita, ternyata mereka membentur buah, dan bukan logam. Maka akan ada perbedaan.

Contoh:
Saat Rehabeam menggantikan ayahnya, rakyat datang dan minta keringanan pajak. Karena Rehebeam menolak untuk bermurah hati, maka kerajaan pecah. Ini karena Rehebeam memilih menyentuhkan bel-nya ke logam lain, bukan pada buah.
Amerika adalah negara super power sampai saat ini. Bantuan sosial diberikan oleh 70% rakyatnya. Saat ada beberapa hamba Tuhan jatuh, jemaat menolak memberi persembahan kepada gereja. Akibatnya dana misi di berbagai negara dipotong, misionaris dipanggil pulang. Saat sentuhan kasih Amerika pada dunia menurun, saat itulah kekayaan Amerika mulai menurun. Ini terjadi karena hukum Tuhan.
Lebih dari 50% orang terkaya dunia adalah orang Yahudi. Ini karena mereka biasa hidup secara sosial untuk menolong orang miskin di komunitas mereka.

2. Hukum Tuhan
Di dalam buah delima, secara konsisten terdapat 613 biji. Di dalam Perjanjian lama ada 613 hukum Tuhan. Ini artinya:

Di setiap Taurat ada kekuatan Firman yang menjadikan yang tidak ada menjadi ada.

Saat bel kita bersentuhan dengan buah, artinya kita melaksanakan Firman Tuhan

3. Keintiman

Your cheeks are like halves of a pomegranate behind your veil. (Kid 4: 3b, Amp)

Yang berada di balik tirai (behind the veil) adalah ruang Maha Kudus, dan itu adalah tempat keintiman. Orang yang punya keintiman akan mendapat kekhususan (previlage) dari Tuhan.

Rhema p Agung:
Jika Tuhan angkat dan berkati hidup p Agung, p Agung tidak boleh melupakan saudara-saudaranya.

Tahun ini banyak bencana terjadi. Di sisi lain Jki mendapat kesempatan menolong banyak orang.
P Timotius dan tim juga aktif melayani gereja-gereja yang ditekan oleh kelompok tertentu.

Kesaksian:
Seorang hamba Tuhan yang diasingkan di desanya, rumahnya hampir dibakar, tapi gagal karena penyertaan Tuhan. Di sekeliling pembakar yang ditangkap warga banyak terdapat korek api yang gagal dinyalakan.
Seorang hamba Tuhan yang sering digrebek dan diusir. Suatu hari dia diundang ke sebuah pertemuan, ternyata di dalam ruangan ada banyak orang bersenjata. Dengan dikuasai Roh Kudus, hamba Tuhan ini berkata: ” jika dengan membunuhnya, agama mereka puas, silahkan bunuh!” Ternyata mereka kaget, dan membiarkan hamba Tuhan itu pergi.

Banyak hamba-hamba Tuhan lain yang hidupnya sangat berat. Jemaat yang di kota jauh lebih enak, dan tekanannya lebih ringan. Maka visi p Agung:
Membangun lumbung di sebelah rumah Shalom. Tujuan: menyimpan persembahan berupa barang: pakaian, bahan makanan, elektronik, furnitur, jas, dll. Persembahan-persembahan itu akan digunakan untuk memberkati hamba-hamba Tuhan pedesaan.

Persembahan kita akan seperti bel yang menyentuh buah delima, dan itu akan menggema hingga ke Surga. Maka tidak akan ada orang miskin di antara kita.

4. Multiplikasi
Delima termasuk buah dengan biji terbanyak: 613 benih baru. Ini melambangkan multiplikasi.

Pengumuman
Semua persembahan hari ini untuk pembangunan lumbung ini (2 lantai).
BCA 870 010 3855 a/n Ribkah Ningrum
Minggu perayaan Purim, baca kitab Ester

Portal Bahtera: http://web.keluargarhema.com/

Korespondensi:
antoniusfw@facebook.com (FB);
antonius_fw@yahoo.com (YM);
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp , WeChat, Line, Telegram – 085 727 868 064

Kamis, 13 Maret 2014

Sesi 1: Perjanjian Garam (salt covenant)

Seminar “Wadah yang Besar” Maret 2014

Petrus Agung

Hukum penyebutan pertama (the law of 1st mention) : Apapun yang disebutkan untuk pertama kalinya di Alkitab adalah pola yang paling orisinil dari sebuah pengertian.


Contoh: penyembahan (worship)

Asosiasi umum: ibadah, berbahasa Roh, menyembah dengan lagu-lagu yang lebih lambat, mengangkat tangan, berlutut, dll.

Di dalam Alkitab kata “penyembahan” ditulis pertama kali saat Tuhan perintahkan Abraham untuk mengorbankan anak yang dikasihinya. Saat akan naik ke gunung Moria, Abraham berkata kepada bujangnya: “kalian tinggal di sini, kami akan menyembah”

and I and the lad will go yonder and worship, and come again to you (Kej 22: 5b, NKJV)

Pengertian orisinil dari kata penyembahan (worship) mengandung sebuah pengorbanan yang berat. Yang bisa Abraham lakukan mungkin hanya meneteskan air mata, tapi dia tetap melakukan yang Tuhan perintahkan.


Kitab Kejadian mungkin bukan kitab yang paling tua, tapi menceritakan awal dari segala sesuatunya


Setiap kali manusia melakukan pelanggaran dan dosa yang berat, Tuhan selalu menutupi pelanggaran itu dengan sesuatu. Contoh:

  1. Adam dan Hawa harus dihukum karena dosa. Tapi Tuhan mengorbankan anak domba. Keturunan manusia akan meremukkan kepala ular, dan ini digenapi oleh Yesus Kristus.

  2. Kisah Kain membunuh Habel. Dosa pembunuhan itu ditutup Tuhan dengan perjanjian garam. Hingga saat ini, ke-tidak-rukun-an antar saudara sering terjadi.

  3. Saat seluruh dunia berdosa, Tuhan perintahkan Nuh untuk membangun Bahtera. Setelah air bah reda, Tuhan berikan perjanjian pelangi.

Seminar hari ini seminar fokus kepada perjanjian yang ke-2: perjanjian garam


5 hal tentang perjanjian garam

1. Pemurnian dan unity

For every one shall be salted with fire, and every sacrifice shall be salted with salt. Salt is good, but if the salt has lost his saltness, with what will ye season it? Have salt in yourselves, and have peace one with another. ” (Mrk 9: 49-50, KJV)


Api bicara tentang pemurnian. Setiap orang harus digarami dengan api, dan setiap korban harus ditaburi dengan garam. Miliki garam dalam diri kita sendiri, dan berdamai satu-sama lain.

Salah satu problem manusia sepanjang masa: melempar tanggung jawab kepada orang lain.

Contoh:

  • Manusia pertama jatuh dalam dosa. Bukannya berlutut dan meminta ampun, Adam justru melempar tanggung-jawab kepada Hawa. Berdasar kata-kata Adam, yang paling bersalah adalah Hawa, tapi kemudian juga Tuhan.

  • Persembahan Kain dan Habel. Yang berkenan kepada Tuhan: “Habel dan persembahannya” , bukan hanya Habel. Jika kita berkenan di hadapan Tuhan, maka kita akan bisa persembahkan persembahan yang berkenan.


Di masa kini banyak terjadi: saat melihat orang yang lain lebih diberkati, atau lebih berkenan, maka yang lain bernafsu untuk menciderai dan menghabisi.

Dalam pekerjaan Tuhan diperlukan unity dalam gerejaNya

Unity bukan sekedar berkumpul dan bersalaman, tapi dari dalam hati. Bukan juga sama rata. Perlu kerendahan hati, tahu diri, sadar posisi kita di hadapan Tuhan.

Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi. Dengan demikian semua orang akan tahu, bahwa kamu adalah murid-murid-Ku, yaitu jikalau kamu saling mengasihi.” (Yoh 13: 34-35)


Jika kita saling mengasihi, maka dunia tahu bahwa kita murid-murid Yesus. Kita sebenarnya dituntut untuk me-representasi-kan Tuhan.


Banyak yang berstatus hamba Tuhan, membawa nama Tuhan, tetapi kelakuannya buruk.
Hanya orang yang pernah melewati “digarami dengan api”, hatinya akan berubah

Orang yang belum benar-benar “digarami dengan api”, masih punya sifat sombong dan angkuh. Untuk melewati “digarami dengan api”, kita harus korbankan harga diri kita. Saat ujian ini selesai, akan muncul orang yang berbeda.


Tuhan melihat hati! Sikap kita menentukan seberapa kedewasaan kita di depan Tuhan. Kedewasaan itu menentukan seberapa kita jadi anak yang dewasa/ akil baliq di hadapan Tuhan. Dan itu menentukan seberapa besar kepercayaan Tuhan kepada kita.


Setiap orang yang rela melewati api dalam hidupnya, di dalamnya akan berbeda. Bahkan saat melihat harta, hati kita akan ber-respon beda, dan tidak ada ketamakan. Inilah yang Tuhan inginkan!


Apapun yang kita korbankan: pikiran, tenaga, uang, talenta, semua itu harus digarami!


Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati. (Rm 12: 1)


Sebenarnya jika Tuhan suka dengan respon kita, semua masalah akan selesai. Masalahnya sering kali sikap kita seperti mencari gara-gara di hadapan Tuhan.


Setiap kita harus digarami, dan jadi garam bagi dunia yang sebenarnya


Kita hanya bisa mendidik sikap hati dengan menjaga sikap hati kita saat melewati api pemurnian. Jika setiap kali respon kita benar, maka Tuhan suka, dan akan memberkati dengan mudah. Tapi seringkali kita justru menjengkelkan hati Tuhan:


Sikap hati yang salah: setiap kali kita berdosa, kita bertobat, maka Tuhan tetap mengampuni. Tapi saat ada seseorang berdosa 1x pada kita, kita menghakimi dengan luar biasa!


Pernyataan: “semua sudah saya lakukan” artinya orang tersebut benar dan Tuhan yang salah. Sebenarnya perkataan itu artinya kita berjalan dengan hukum Taurat: harus ini dan itu.


Hobi lain yang Tuhan tidak suka: Menyimpan kesalahan orang lain.

Semua hal tersebut adalah masalah, dan membuat Tuhan tidak bisa menurunkan berkatNya.

Contoh ketidak-rukunan sesama saudara:

  • Seharusnya yang Kain lakukan: bertanya mengapa Habel bisa berkenan kepada Tuhan.

  • Esau-Yakub – ribut sejak di perut ibunya: berebut hak kesulungan.

  • Yusuf hampir dibunuh saudara-saudaranya.

  • Saul-Daud. Saul iri karena nyanyian wanita-wanita yang menyanjung Daud.


Masalah antar gereja dasarnya hanya iri, dan ini adalah persaingan yang konyol.


Di surga tidak ada duka dan air mata, semua damai, tidak ada orang yang marah-marah. Tuhan tidak akan membawa anak-anakNya yang punya sifat-sifat buruk: iri, marah, bertikai.


Kita tidak pernah dipanggil untuk ribut dengan siapapun dalam tubuh Tuhan. Tidak perlu menanggapi kritikan, atau menanggapi gosip dari orang lain.


Orang yang mencuri, janganlah ia mencuri lagi, tetapi baiklah ia bekerja keras dan melakukan pekerjaan yang baik dengan tangannya sendiri, supaya ia dapat membagikan sesuatu kepada orang yang berkekurangan. Janganlah ada perkataan kotor keluar dari mulutmu, tetapi pakailah perkataan yang baik untuk membangun, di mana perlu, supaya mereka yang mendengarnya, beroleh kasih karunia. Dan janganlah kamu mendukakan Roh Kudus Allah, yang telah memeteraikan kamu menjelang hari penyelamatan. Segala kepahitan, kegeraman, kemarahan, pertikaian dan fitnah hendaklah dibuang dari antara kamu, demikian pula segala kejahatan. Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu (Ef 4: 28-32 )

Setiap kali kita mendapatkan apapun yang tidak baik: respon kita seharusnya berterima-kasih kepada Tuhan, dan minta Roh Kudus untuk mendidik kita, sehingga reaksi kita tidak mendukakan Roh Kudus. Karena jika Roh Kudus terus didukakan, Dia akan undur dari kita.


Kej 1: 1 – salah satu pengertian kata “melayang-layang” adalah seperti induk ayam mengerami telurnya. Kombinasi Roh Kudus dan Firman menjadikan semua Firman jadi daging, impian jadi kenyataan. Seperti telur ayam yang tidak akan menetas jika tidak di-erami, maka kita perlu Roh Kudus untuk “menetaskan” semua Firman jadi daging.

Roh Kudus suka jika kita tahu cara meng-handle saudara kita, bahkan yang paling nakal dan liar.


Roh Kudus adalah pribadi yang sangat lembut, tidak bisa dibawa dalam suasana perang, peritikaian, pertengkaran, konfrontasi, menjatuhkan, dll. Jika kita lakukan itu, maka Roh Kudus akan berduka dan undur. Saat Roh Kudus mundur, maka tidak akan ada Firman Tuhan yang “menetas”, bahkan sekalipun kita deklarasi hingga mulut berbusa.


Respon yang Roh Kudus mau saat kita menghadapi masalah: diam, ampuni, kebaskan, bertobat, akui, merendah, punya cool spirit. Jika punya semua ini kita kerjakan, maka Roh Kudus seperti melingkupi, membungkus dan mengerami kita.

Ini sebab mengapa ada orang-orang yang doanya dikabulkan dengan cepat dan mudah oleh Tuhan.


Mereka yang ingin percepatan:

  • Jangan mendukakan Roh Kudus

  • Jangan lukai saudara seiman dan anak-anak Tuhan yang lain.

  • Hidup berdamai satu dengan yang lain.

  • Jika ada anak Tuhan yang jatuh: kebaskan, doakan, angkat di depan Tuhan, jangan tercemar.

Maka kita akan melihat kemuliaan Tuhan dinyatakan.

2. Kekuatan (strength) dan Kualitas (quality)


You are the salt of the earth, but if salt has lost its taste ( its strength, its quality ), how can its saltness be restored? It is not good for anything any longer but to be thrown out and trodden underfoot by men. (Mat 5: 13, AMP)


Yesus berkata bahwa kita adalah garam dunia. Kata “rasa” berarti kekuatan (strength) dan kualitas (quality) dari suatu benda.

Maka jika kita adalah garam dunia, artinya kita punya kekuatan (strength) dan kualitas (quality)

Fungsi garam awalnya: perasa, membuat awet bahan. Selain itu sebuah artikel menyebutkan bahwa garam mempunyai lebih dari 140 ribu fungsi.

Saat ada orang yang tidak melakukan apapun bagi Tuhan, kerajaanNya, dan sekitarnya: seperti garam yang kehilangan kekuatan dan kualitasnya.


Banyak orang tersinggung dan merasa harga dirinya diinjak-injak: ini artinya orang itu garam yang kehilangan/ tidak muncul kekuatan dan kualitasnya.


Kita bisa berfungsi sangat banyak dalam kerajaan Tuhan.


Salah satu fungsi garam:

Orang-orang miskin di timur tengah mengumpulkan kotoran sapi untuk dinding rumah. Kotoran itu dicampur garam sambil dibakar. Ini menyebabkan bau dan bakterinya hilang. Tembok ini bisa menahan cuaca panas dan dingin gurun, sehingga yang di dalam rumah bisa nyaman.


Jangan mau ditipu perkataan setan: “kita tidak bisa apa-apa”.

Jika mau, kita bisa berfungsi sangat banyak. Maka minta kepada Tuhan:

  • Ajari bersikap benar, jadikan garam dunia

  • Beri minimal satu pelayanan dalam hidupku


Semua yang berfungsi membuat Tuhan bahagia. Jika kita hanya diam saja dan sekedar menyerap, maka kita belum berfungsi.


3. Garam Perjanjian

Dan tiap-tiap persembahanmu yang berupa korban sajian haruslah kaububuhi garam, janganlah kaulalaikan garam perjanjian Allahmu dari korban sajianmu; beserta segala persembahanmu haruslah kaupersembahkan garam. (Im 2: 13)

Di Perjanjian Lama semua kurban kepada Tuhan harus dibubuhi garam, dan merupakan garam perjanjian dengan Tuhan.

Segala persembahan khusus, yakni persembahan kudus yang dipersembahkan orang Israel kepada TUHAN, Aku berikan kepadamu dan kepada anak-anakmu laki-laki dan perempuan bersama-sama dengan engkau; itulah suatu ketetapan untuk selama-lamanya; itulah suatu perjanjian garam untuk selama-lamanya di hadapan TUHAN bagimu serta bagi keturunanmu.” (Bil 18: 19)

Ayat ini untuk imam Harun dan keluarganya. Kita adalah imamat yang rajani, maka ayat ini berlaku juga bagi kita.

TUHAN berfirman kepada Harun: “Di negeri mereka engkau tidak akan mendapat milik pusaka dan tidak akan beroleh bagian di tengah-tengah mereka; Akulah bagianmu dan milik pusakamu di tengah-tengah orang Israel. (Bil 18: 20)

Ada bagian yang kita persembahkan kepada Tuhan. Ada bagian Tuhan yang diberikan kepada kita yang merupakan imam-imam dari kerajaan Tuhan, yaitu perjanjian garam.


Berkat dari Tuhan untuk kita bukanlah milik kita, tapi Tuhan beri bagianNya bagi kita !


Kebanyakan orang menganggap dirinya hidup dari pekerjaan, bisnis, dan karir. Ini anggapan yang salah, karena sebenarnya kita hidup dari Tuhan!


Jika kita sadar bahwa hidup kita bukan dari kantor-pekerjaan-dagang, tapi dari Tuhan, maka kita akan bisa lihat bahwa pemasukan kita per-bulan akan melebihi dari gaji/ penghasilan kita.


Kesaksian: teman p Yusak di Surabaya adalah penginjil desa. Dia memiliki pandangan yang salah: hidup dari kolekte gereja desa. P Yusak ajari: seharusnya dia hidup dari berkat Tuhan. Sejak itu dia melayani dan memberkati gereja-gereja desa, tapi juga bisa menikmati hidup di kota Surabaya. Bahkan bisa berlibur ke luar negeri.


Bagian Harun dan kita sebagai imamat yang rajani bukanlah tanah, tapi Tuhan sendiri!
Kita harus tetap bekerja, tapi kita harus ubah pola pikir kita: hidup kita dari anugerah Tuhan!


Now because we eat the salt of the king’s palace and it is not proper for us to witness the king’s discredit, therefore we send to inform the king, (Ezr 4: 14, AMP)


Orang-orang yang melaporkan Ezra berkata bahwa mereka “makan garam dari istana raja”. Artinya mendapat makan dari kerajaan, walaupun mereka tinggal jauh dari kerajaan.


Gaji bahasa Inggrisnya salary. Salary berasal dari kata latin salarium, artinya uang garam. Ini karena di jaman romawi prajurit digaji dengan garam, dan garam di masa itu lebih bernilai dari emas.


Stop berfikir bahwa pemasukan kita dari manusia, dari kerja-bisnis. Kita bekerja sebagai tanggung-jawab kita, supaya kita terlatih dan jadi berkat bagi orang lain.

Kita terima gaji dari Tuhan ! Kita makan garam dari istana RAJA


4. Garam adalah simbol kelahiran baru (2Raj 2: 19-21)

He said, Bring me a new bowl and put salt [ the symbol of God’s purifying power ] in it. And they brought it to him. (2 raj 2: 20)


Garam adalah simbol kelahiran baru. Semua yang menyebabkan mati, gugur, tidak berkembang, mandul: harus dihentikan!

Saat kita berfungsi sebagai garam dunia, maka apapun yang kita sentuh akan jadi.


5. Perjanjian garam memberi otoritas penuh kepada Tuhan untuk menjadi pembela kita.

2Taw 13: 1- 20

Ini rekor korban perang terbanyak dalam sejarah: mati 1/2 juta orang dalam 1 hari. Hal ini karena ucapan Abia: ada perjanjian garam antara Tuhan dengan Daud turun-temurun.


Tidakkah kamu tahu, bahwa TUHAN Allah Israel telah memberikan kuasa kerajaan atas Israel kepada Daud dan anak-anaknya untuk selama-lamanya dengan suatu perjanjian garam? (2Taw 13: 5)

Perjanjian garam memberi otoritas penuh kepada Tuhan untuk menjadi pembela kita


Perjamuan Paskah di awalnya bukan hanya roti dan anggur, tapi ada juga sawi pahit dan garam, Garam tersebut ada sebagai tanda perjanjian garam.

Setiap kali Yesus memecah roti, Yesus menyatakan diriNya sebagai tuan rumah. Lalu Yesus perintahkan untuk melakukan perjamuan kudus sebagai peringatan akan Dia. Maka setiap kali kita melakukan perjamuan kudus, sebenarnya kita berkata bahwa kita masuk di dalam rumah Tuhan, dan di dalam Tuhan. Di timur tengah, jika menerima tamu, tuan rumah menjamin tamunya dengan apapun.

Contoh: Tuhan kirim malaikat ke Sodom untuk menolong Lot. Saat pria-pria kota Sodom memaksa meminta tamu lot untuk keluar, Lot dalam kondisi terdesak menawarkan 2 anak gadisnya. Itu tanggung-jawab tuan rumah.


Tuhan beri kita perjanjian baru dan perjanjian garam. Perjanjian garam tidak pernah dihapuskan Tuhan, perjanjian baru melengkapi semuanya.


Saat kita berada dalam masalah, lalu kita lari ke Tuhan dan minta tolong. Maka Tuhan akan berdiri dan jadi pembela kita.


Dalam kitab wahyu Tuhan mengetok pintu. Jika kita mempersilahkan Tuhan masuk, Tuhan yang akan jadi tuan rumah kita. Saat setan tuntut kita, Yesus-lah yang keluar menemui setan, membela dan menjamin kita.


Selama kita tinggal di dalam Tuhan, kita akan terproteksi.


Gambaran proteksi Tuhan:

Saat bangkit dari antara orang mati, Yesus mengunjungi murid-muridNya yang ketakutan. Yesus makan ikan goreng lalu pergi. Saat Yesus melewati tembok, ikan gorengnya tetap ikut di dalam perut Yesus dan tidak jatuh. Bahkan ikan goreng itu ikut Yesus naik ke Surga.

Kita di dalam Yesus, maka tidak ada tembok apapun yang bisa menghalangi kita

Portal Bahtera: http://web.keluargarhema.com/

Korespondensi:

antoniusfw@facebook.com (FB);

antonius_fw@yahoo.com (YM);

antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);

@Antonius_FW (tweeter);

pin BB 2A67038C

WhatsApp , WeChat, Line, Telegram – 085 727 868 064

Minggu, 20 April 2014
Bangkit dan Menang
Petrus Agung

Iblis tidak maha tahu. Yang terjadi adalah dia memasukkan sesuatu dalam pikiran kita, dan kita menyetujuinya. Kelebihan iblis adalah umurnya panjang dan sudah ribuan tahun. Iblis mengamati perilaku manusia, dan bisa menjatuhkan manusia dengan berbagai trik dan tipu daya.

Iblis tidak tahu bahwa rencana Tuhan adalah akan mati dan bangkit kembali untuk menebus umatNya. Jika iblis tahu tujuan Tuhan untuk membinasakannya, dia tidak akan mencoba membunuh Yesus.

Dari pihak Tuhan: semua rencana Tuhan tergenapkan sempurna dan tidak bisa gagal

Yesus adalah pola kita, maka apapun yang terjadi dalam hidup Yesus, pola kemenangan Yesus, itu adalah rencana Tuhan yang sama bagi hidup kita.

Memang kamu telah mereka-rekakan yang jahat terhadap aku, tetapi Allah telah mereka-rekakannya untuk kebaikan, dengan maksud melakukan seperti yang terjadi sekarang ini, yakni memelihara hidup suatu bangsa yang besar. (Kej 50: 20)

Bukti-bukti bahwa iblis tidak mengetahui tujuan penebusan Yesus

Mat 8: 28-34 – Yesus mengusir setan yang merasuki 2 orang di Gadara

Dan mereka itupun berteriak, katanya: “Apa urusan-Mu dengan kami, hai Anak Allah? Adakah Engkau ke mari untuk menyiksa kami sebelum waktunya?” (Mat 8: 29)

Iblis berusaha menerka apa yang akan Yesus lakukan pada mereka. Iblis tahu bahwa suatu saat dia akan disiksa di neraka untuk selama-lamanya. Iblis menganggap Yesus sebagai musuh yang akan merusak pekerjaannya. Iblis anggap Yesus sebagai saingan dalam memperubutkan jiwa-jiwa. Iblis tidak punya gambaran seperti apa penebusan Tuhan untuk manusia.

Sementara itu sebelum hari raya Paskah mulai, Yesus telah tahu, bahwa saat-Nya sudah tiba untuk beralih dari dunia ini kepada Bapa. Sama seperti Ia senantiasa mengasihi murid-murid-Nya demikianlah sekarang Ia mengasihi mereka sampai kepada kesudahannya. (Yoh 13: 1)

Yesus tahu saatNya, Yesus tahu kehendak dan rancangan agung Bapa.

Mereka sedang makan bersama, dan Iblis telah membisikkan rencana dalam hati Yudas Iskariot, anak Simon, untuk mengkhianati Dia. (Yoh 13: 2)

Segala sesuatu yang terjadi pada diri Yesus untuk menggenapi perjanjian lama. Semua sudah dinubuatkan: mulai kelahiran Yesus hingga wafat di salib, waktu mati dan waktu bangkit, perkataan yang Yesus ucapkan di Salib, mati utuh – tanpa tulang yang patah, pakaian dibagi-bagi.

Tuhan menggiring setiap tindakan-tindakan setan, supaya arahnya menggenapkan rencana Bapa.

Jika kita mengalami berbagai kesulitan, minta pada Tuhan supaya semua problem itu Tuhan giring begitu rupa sehingga bisa menggenapkan rencana Bapa dalam hidup kita. Jangan frustasi!

Dan sesudah Yudas menerima roti itu, ia kerasukan Iblis. Maka Yesus berkata kepadanya: “Apa yang hendak kauperbuat, perbuatlah dengan segera.” (Yoh 13: 27)

Jangan biasakan mendengarkan bisikan iblis, karena tujuan iblis adalah ingin merasuki hidup kita.

Perkataan Yesus di Yoh 13: 27 ditujukan kepada Yudas dan iblis.

Iblis tidak bisa membunuh Yesus, Yesuslah yang menyerahkan nyawaNya.

Tanpa ijin Yesus tidak seorangpun bisa menangkapNya. Saat berkata: “Akulah Dia”, semua tentara yang akan menangkap Yesus terjatuh.

Ketika Ia berkata kepada mereka: “Akulah Dia,” mundurlah mereka dan jatuh ke tanah. (Yoh 18: 6)

Setiap kali Yesus bertindak dan membuat mujizat, iblis gelisah dan kuatir kerajaannya hancur. Maka iblis berusaha menghentikan dan membunuh Yesus. Saat Yesus mati, iblis merasa menang. Padahal itulah awal musibah bagi iblis, dan hal ini berlaku hingga hari ini.

Di perjanjian lama, setahun sekali, imam besar masuk ke Ruang Maha Kudus. Di Ruang Maha Kudus ada Tabut Perjanjian Tuhan, dan dia membawa darah anak domba yang disembelih untuk pengampunan dosa

Perjanjian lama adalah bayang-bayang (shadow), perjanjian baru adalah hakikatnya (substance)

Imam besar memercikkan darah anak domba pada Tabut Tuhan. Dengan pemercikan darah itu secara profetis ada pendamaian antara manusia dengan Tuhan. Tapi itu hanya gambaran karena dosa manusia tidak mungkin ditebus dengan darah binatang.

Sebab tidak mungkin darah lembu jantan atau darah domba jantan menghapuskan dosa (Ibr10:4)

Ada banyak teori tentang lokasi Tabut Perjanjian. Th 1980-an ada arkeolog Ron Wyatt. Saat tim Wyatt berada di area bukit Golgota bersama beberapa pejabat pemerintah Israel, tiba-tiba dia mendapat visi lokasi Tabut di suatu timbunan sampah. Pejabat Israel memberikan ijin penggalian untuk mencari Tabut Perjanjian.
Penggalian berlangsung bertahun-tahun. Suatu hari ditemukan sebuah lorong sempit, di dalamnya terdapat Tabut Perjanjian. Penemuan ini dirahasiakan pemerintah Israel, supaya tidak memicu Yahudi ekstrim untuk membangun bait Allah ketiga, yang akan memicu perang dunia ketiga, karena lokasi bait Allah berdekatan dengan situs Islam: masjid Al Aqsa. Selain itu, jika hal ini diberitakan, maka orang-orang Yahudi akan bertobat dan menjadi Kristen, dan ini tidak diinginkan pemerintah Israel

Ron Wyatt bertemu 4 malaikat. Di atas tutup pendamaian ada bercakan darah. Setelah diteliti, percikan itu bukan darah domba, tapi darah manusia, dan darah itu masih hidup.
Di atas gua ada retakan karena gempa bumi. Ternyata retakan itu menembus ke atas.

Menurut Wyatt: Saat disalibkan darah Yesus tercurah habis. Lalu darah Yesus itu mengalir dan menyentuh tutup pendamaian.

Selama ribuan tahun pendamaian antara manusia dengan Tuhan hanya profetis, tapi saat Yesus mati semua tergenapi situ jadi dan sah! Saat iblis tertawa dan merasa menang karena kematian Yesus, ternyata darah Yesus menyentuh tutup pendamaian, dan mendamaikan manusia dengan Tuhan.

1Ptr 3:18-20
Saat Yesus mati, rohNya tidak naik ke surga, tapi menuju dunia orang mati. Orang-orang kudus dari jaman ke jaman tinggal di Hades (tempat penantian). Di sana Yesus memproklamirkan apa yang dilakukanNya: penebusan dosa. Maka belenggu mereka yang percaya terlepas. Saat Yesus bangkit dari mati, mereka ikut bangkit.

dan kuburan-kuburan terbuka dan banyak orang kudus yang telah meninggal bangkit. Dan sesudah kebangkitan Yesus, merekapun keluar dari kubur, lalu masuk ke kota kudus dan menampakkan diri kepada banyak orang. (Mat 27: 52-53)

Yesus masuk ke alam maut, menghampiri tahta iblis dan melucutinya, dan meremukkan iblis, lalu membebaskan semua orang kudus. Setan akhirnya menyadiri bahwa dia ditipu.
Kebangkitan mereka yang sudah mati juga akan terjadi lagi saat kedatangan Yesus yang kedua.

For I know the plans I have for you,” declares the LORD, “plans to prosper you and not to harm you, plans to give you hope and a future. (Yer 29: 11, NIV)
Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan. (Yer 29: 11)

Tuhan selesaikan bagianNya, membebaskan orang-orang kudus yang terpenjara, menghancurkan tahta iblis. Saat mencobai Yesus, iblis klaim bahwa semuanya diserahkan pada iblis. Tapi setelah kebangkitan Yesus, semua kuasa itu sudah direbut balik.

Yesus mendekati mereka dan berkata: “Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi. Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, (Mat 28: 18-20)

Jangan takut akan hari depan karena Yesus sudah bangkit dari orang mati, dan dosa kita sudah diampuni.

Portal Bahtera: http://web.keluargarhema.com/

Korespondensi:
antoniusfw@facebook.com (FB);
antonius_fw@yahoo.com (YM);
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp , WeChat, Line, Telegram – 085 727 868 064

kisah penginjil Stenley di Afrika
http://wci888.com/JesusSeriesDetails.php?blogID=1824

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 3,496 other followers