Senin, 17 Agustus 2015
5 poin Tentang kemerdekaan
Petrus Agung

1. Bebas dari masa lalu yang tidak baik

Ps Nieman menceritakan perbedaan antara Simson dengan Yusuf. Simson diurapi, tapi tidak bisa mengendalikan hawa nafsunya, dari hakim yang terhormat berakhir menjadi pelawak.
Mike Tyson dulunya juara tinju, sekarang benar-benar jadi pelawak di Las Vegas.
Tuhan merindukan orang-orang seperti Yusuf: berani berkata tidak terhadap rayuan istri Potifar.

Saat p Agung tanyakan tentang kejatuhan Daud dengan Barsyeba. Ps Nieman menjawab bahwa kemungkinan besar dosa Daud dengan Bersyeba adalah karena kutuk keturunan. Daud berkata bahwa dia dikandung dalam kelemahan (iniquity). Jika dikandung dalam hubungan suami-istri, maka tidak akan dikatakan dikandung dalam kelemahan daging.
Saat Samuel minta Isai kumpulkan semua anak-anaknya, ternyata Daud tidak dipanggil. Daud saat itu sedang menggembalakan kambing domba, padahal menggembalakan bukan tanggung jawab seorang anak, tapi tugas seorang budak. Setelah Daud diurapi Samuel sebagai jadi raja israel, Isai tidak meng-istimewakan Daud, dan perintahkan Daud untuk kembali menggembalakan domba.
Para ahli menyimpulkan bahwa kemungkinan besar Daud bukan dari istri sah Isai.
Daud tidak kebal dengan penolakan-penolakan keluarganya di masa lalu.

Kita harus bebas dari ikatan masa lalu

Ilustrasi:
Anjing diikat dengan tali pada sebuah tiang. Setiap kali memberontak, tali itu menyakiti lehernya.
Suatu kali tuannya memberikan makanan dengan jarak sedikit di luar jangkauan tali. Anjing ini kembali berontak, tapi lehernya luka. Timbul “the pain inside”, luka di dalam.
Beberapa hari kemudian rantai dilepas, tapi anjing itu tetap tidak mau mendapati makanannya walau sebenarnya dia bisa menjangkaunya.

Kita punya kenangan indah maupun buruk. Beberapa kenangan bisa membuat kita sangat terkekang. Kesakitan di jiwa kita sering menghalangi kita membuat yang Tuhan mau. Ijinkan Tuhan patahkan dan bebaskan semua kekang dari masa lalu kita, sehingga tidak ada masa lalu yang bisa mengejar kita.

2. Kebebasan dari kebutaan
Banyak anak Tuhan hidup dalam kebutaan hati, mata fisik normal, tidak bisa melihat pengharapan dan hal-hal yang sudah Tuhan siapkan bagi kita.

Contoh: Hagar, saat Tuhan buka matanya baru bisa melihat sumur.

Kebutaan menciptakan kepanikan, dan kepanikan itu yang membunuh kita.

Ilustrasi ps Kong Hee
Eksperimen dengan 2 tikus. Kedua tikus dimasukkan dalam 2 kotak berisi air. Satu kotak disimpan di ruang yang gelap total, yang satu di ruang yang terang.
Tikus yang di tempat gelap tenggelam dalam 3 jam, tikus di ruang yang terang bisa bertahan 3 hari.
Kesimpulan: saat mahluk hidup dalam keadaan yang gelap, tapi tidak melihat apa-apa, maka tidak ada harapan baginya, menciptakan kepanikan, frustasi, dan itu menggerus tenaganya sehingga akhirnya tenggelam dan mati.
Tikus yang di ruangan terang masih melihat bahwa ada harapan, sehingga daya juangnya membuat dia bisa bertahan hidup lebih lama, matinyapun karena kelaparan.

Orang percaya harus punya kemampuan melihat, sehingga selalu memiliki pengharapan.

Pengharapan tidak mengecewakan (Rm 5: 5), karena diletakkan seperti sauh.

Berdoa: minta Tuhan singkirkan dan singkapkan semua kebutaan di jiwa dan roh, yang menutup mata kita dari melihat pengharapan yang ada di depan mata kita.

3. Kebebasan di bidang keuangan
Banyak orang sudah cukup atau limpah materi, tapi belum bebas, karena harta itu mengikatnya.

Saat Musa berkali-kali menawar kepada Firaun untuk membawa bangsa Israel menyembah Tuhan di padang gurun, permintaan terakhir Firaun: harta dan ternak tak boleh dibawa. Ini karena:

Karena di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada. (Mat 6: 21)

Harta bisa mengikat kita. Saat kita bisa mengalami kebebasan dalam hal keuangan, maka Tuhan akan pakai hidup kita dengan luar biasa. Tuhan mau kita berkelimpahan.

Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. (Yoh 10:10b)

Kelimpahan artinya bukan banyaknya jumlah uang kita, tapi kebebasan untuk melakukan apapun kehendak Tuhan.

Tuhan bicara kepada 6 hamba Tuhan untuk membangun 100 ribu pasukan Tuhan, dan ini disambut dengan antusias. Dalam beberapa minggu sudah banyak orang yang tergerak ambil bagian dan men-support.

Bagaimana sikap kita setiap kali ada project dan tugas dari Tuhan:
Meng-amin-kan dengan antusias, ambil bagian dan menganggap sebagai sebuah kehormatan
Merasa ini sebuah beban, tugas berat, keluar uang lagi, dll. Ini berarti kita belum merdeka dalam bidang keuangan.

4. Kebebasan dari rasa takut

Dalam Alkitab ada 365 kali Tuhan berkata: “JANGAN TAKUT”

Ini tidak kebetulan, sebenarnya Tuhan mau mengingatkan anak-anakNya setiap hari: “jangan takut”. Di depan Tuhan ketakutan adalah masalah yang serius bagi anak-anakNya. Maka setiap hati Tuhan beri vitamin/ vaksin kepada anak-anakNya berupa perkataan “jangan takut”. Karena setiap hari ada kemungkinan anak Tuhan takut, dan ketakutan bisa merusak iman, kehidupan, dll.

Kesaksian
Saat terbang dari Surabaya, pesawat mengalami badai. Penumpang menjerit, berteriak, dan berdoa. Di tengah situasi yang panik itu, P Agung seperti mendengar suara dari luar pesawat, lembut tapi berwibawa: “jangan takut”. Maka tiba-tiba ketakutan itu hilang begitu saja.
Inilah keberanian yang dari Tuhan, dan bukan diusahakan sendiri.

5. Kebebasan dengan tanggung-jawab (freedom with responsibilities)
Sebelum manusia jatuh dalam dosa, Tuhan berikan kebebasan pada manusia:

Lalu TUHAN Allah memberi perintah ini kepada manusia: ” Semua pohon dalam taman ini boleh kaumakan buahnya dengan bebas, tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kau makan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati. ” (Kej 2: 16-17)

Semua kebebasan yang kita peroleh harus dilakukan dengan tanggung-jawab, tidak boleh semaunya, tidak merugikan orang lain; baik itu kebebasan untuk memilih, berbicara, berpendapat, dll.

Jika anak Allah membebaskan kita, maka kita sungguh-sungguh merdeka. Tapi kemerdekaan itu adalah kemerdekaan yang bertanggung-jawab. Tanpa tanggung-jawab, kebebasan yang kita jalankan akan merusak, tidak membawa kebaikan, tapi justru mencederai dan merugikan orang lain, dan merugikan kepentingan kerajaan Tuhan.

Korespondensi:
antoniusfw@facebook.com (FB); antonius_fw@yahoo.com (YM);
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp, Line, WeChat 085 727 868 064

Advertisements

Minggu, 14 Juni 2015
Ada Apa Dengan Eliezer
Petrus Agung

Kej 15:1-6
Tuhan bicara ke Abram bahwa keturunannya akan sangat banyak, tapi Abram belum punya anak, dan berkata bahwa Eliezer yang akan mewarisi hartanya. Tuhan menjawab bahwa “orang itu” (Eliezer orang Damsyik) tidak akan jadi ahli waris Abram.

And behold, the word of the LORD came to him, saying, “This one shall not be your heir, but one who will come from your own body shall be your heir.” (Kej 15:4, NKJV)

Tuhan sangat perduli dengan nama kita. Tuhan memanggil kita dengan nama kita. Dalam kitab kehidupan juga tertulis nama kita. Tuhan berkali-kali memberi atau mengganti nama seseorang.

Untuk dia penjaga membuka pintu dan domba-domba mendengarkan suaranya dan ia memanggil domba-dombanya masing-masing menurut namanya dan menuntunnya ke luar (Yoh 10: 3)

Dr Yonggi Cho punya banyak persoalan, letih, dan ingin pulang ke Surga. Tapi Tuhan datang dan memperlihatkan kitab kehidupan, di situ tertulis nama Dr.Cho, tertulis tanggal dan jam Dr Cho kelak pulang.

Eliezer adalah orang Damsyik / Damaskus. Di dalam terjemahan Septuaginta (Alkitab perjanjian lama yang diterjemahkan ke dalam bahasa Yunani), Eliezer ditulis Dam-Masek (H1834) artinya anak dari Masek. Menurut para ahli Alkitab, kemungkinan besar Eliezer adalah anak dari pelayan perempuan Abraham yang bernama Masek. Eliezer sudah dianggap keluarga oleh Abraham. Dammasek artinya anak yang berhak menerima warisan (the son of inheritance). Eliezer sebenarnya berhak menerima warisan Abraham, jika Abraham meninggal tanpa punya anak.

Ada 2 hal yang Tuhan tidak suka tentang Eliezer

Lalu berkatalah ia: ” TUHAN, Allah tuanku Abraham, buatlah kiranya tercapai tujuanku pada hari ini, tunjukkanlah kasih setia- Mu kepada tuanku Abraham. (Kej 24:12)

1. Eliezer tidak menganggap Tuhan sebagai Allahnya sendiri yang dia sembah
Bagi Eliezer, Allah adalah “Allah dari tuanku Abraham”. Ternyata sekalipun sudah lama ikut Abraham dan melihat bagaimana Tuhan menyertai dan memberkati Abraham, Eliezer tetap punya Allah sendiri.

Tuhan tidak menyebut nama Eliezer secara pribadi, karena yang tertulis di kitab kehidupan hanya nama anak-anakNya

Sikap yang berbeda ditunjukkan Rut. Rut melihat orang pilihan Tuhan yang mengalami berbagai persoalan, hingga akhirnya sebatang-kara, tapi tidak meninggalkan Allah Jehova. Kesetiaan Naomi kepada Allah Jehova membuat Rut menjadikan Allah Yehova sebagai Allah-nya juga.

Tetapi kata Rut: “Janganlah desak aku meninggalkan engkau dan pulang dengan tidak mengikuti engkau; sebab ke mana engkau pergi, ke situ jugalah aku pergi, dan di mana engkau bermalam, di situ jugalah aku bermalam: bangsamulah bangsaku dan Allahmulah Allahku; (Rut 1:16)

Kita perlu kenal Tuhan secara pribadi, bukan sekedar mengekor

Hubungan pribadi dengan Tuhan menciptakan jalur anugrah bagi kehidupan kita masing-masing. Jangan hanya dengar kesaksian orang bersama Tuhan tapi ingini alami yang sama.

Kesaksian tentang Dr Cho
Dr Cho punya penyakit prostat, sehingga harus kencing setiap 30 menit sekali, sehingga khotbahnya pendek. Dr Cho memiliki hubungan pribadi dengan Tuhan. Suatu saat Dr Cho mengeluh mengenai prostatnya. Tuhan datang dan memerintahkan Dr Cho untuk membuka celananya. Tuhan membawa sesuatu di tangannya, kemudian bawah pusarnya ditekan, dan Tuhan berkata bahwa itu prostat baru. Dr Cho sembuh hingga hari ini.

Kesaksian tentang Dr Cho
Dr Cho pernah terkena parkinson dan bungkuk. Saat di datangi malaikat, Dr Cho disuruh membuka baju, kemudian punggungnya dipijit. Hari ini bungkuk dan gemetarnya berkurang.

Kesaksian tentang Dr Cho
Saat Oral Robert sakit di rumah sakit tiba-tiba dia bernyanyi dengan keras. Anak-anaknya menegur. Ps Robert berkata bahwa para dokter memberi-tahu bahwa kondisi ps Robert sudah parah dan sewaktu-waktu bisa meninggal. Ps Robert bisa pulang sewaktu-waktu, jadi ini saatnya dia bertemu Tuhan yang puluhan Tahun dilayani, dicintai dan mencintai ps Robert. Ps Robert ajak semua perawat, dokter dan anak-anaknya ikut menyanyi. Setelah sekian waktu ps Robert kecapekan, tertidur, dan pulang ke rumah Bapa.

Eliezer adalah hamba yang setia, tapi tidak kenal pribadi dengan Tuhan.

2. Eliezer tdk punya Iman yg sama dgn Abraham

supaya aku mengambil sumpahmu demi TUHAN, Allah yang empunya langit dan yang empunya bumi, bahwa engkau tidak akan mengambil untuk anakku seorang isteri dari antara perempuan Kanaan yang di antaranya aku diam. (Kej 24: 1-3)

Tuanku itu telah mengambil sumpahku: Engkau tidak akan mengambil untuk anakku seorang isteri dari antara perempuan Kanaan, yang negerinya kudiami ini, (Kej 24:37)

Tuhan berjanji memberikan tanah Kanaan pada Abraham. Abraham berkata bahwa dia tinggal di tanahnya sendiri, di antara orang Kanaan. Saat mengulang perkataan Abraham, Eliezer berkata bahwa Abraham tinggal di tanah MILIK ORANG KANAAN.

Abraham berbicara bahasa Iman, bahwa tanah itu sudah jadi miliknya. Tapi Eliezer melihat kenyataan bahwa tanah ini masih milik orang Kanaan.

Karena itu Aku berkata kepadamu: apa saja yang kamu minta dan doakan, percayalah bahwa kamu telah menerimanya, maka hal itu akan diberikan kepadamu. (Mrk 11:24)

Masalah yg besar : Tidak adanya hubungan pribadi dan tidak ada iman

Pengantar
Ada 4 hal yg Tuhan tetapkan mulai dari acara bahtera – KKR Yobel Besar
1. Tuhan tetapkan bahwa kita semua akan terima berkat 30, 60 atau 100x ganda, tergantung respon pribadi masing-masing terhadap pesan Tuhan.
2. Kita BELUM MASUK tahun Yobel (baru masuk nanti September 2015), maka saat ini adalah tahun ke-6, dan Tuhan perintahkan berkat turun dalam hidup kita 3 kali lipat biasanya.
3. Pasukan harus dilipat gandakan. Banyak pintu bangsa-bangsa terbuka, dan tidak mungkin hamba-hamba Tuhan melayani semuanya. Dalam 6 bulan ke depan kekuatan pasukan harus 2 kali lipat kekuatan saat ini, karena pekerjaan dan kepercayaan Tuhan semakin besar.
4. Sudah saatnya muncul orang-orang berkarunia khusus, misalnya membangkitkan orang mati, mencelikkan mata yang buta, menyembuhkan kanker, dll. Semua harus diingini dan dilatih.

Ber-iman itu gratis, tidak ber-iman efeknya akan mahal. Iman: kita percaya, Tuhan yang mengerjakan

Bagian JKI/ p Agung pada KKR bahtera adalah di tanggal 18 pagi. Ada metode yang Tuhan berikan:

Dan apabila kamu maju berperang di negerimu melawan musuh yang menyesakkan kamu, kamu harus memberi tanda semboyan dengan nafiri, supaya kamu diingat di hadapan TUHAN, Allahmu, dan diselamatkan dari pada musuhmu (Bil 10: 9)

Jemaat akan diminta menulis semua hal yang menyesakkan dalam hidup masing-masing. Kertas itu diletakkan di depan, dikelilingi kelompok peniup shofar, lalu shofar ditiup 7 kali, maka Tuhan akan bereskan semua masalah kita.

Seorang hamba Tuhan mendapatkan sebuah pengertian dan pengelihatan, lalu ditulis dalam sebuah artikel di majalah Kharisma: Tuhan sedang mengirimkan malaikat terobosan, supaya Tahun ini mereka mengalami terobosan

Satu sisi dari transfer of wealth : peredaran uang narkoba
Di beberapa daerah di Kalimantan lebih mudah untuk mencari narkoba daripada mencari sayur. Kondisi Indonesia saat ini seperti masa perang candu di Cina.
Data perputaran uang narkoba dunia 7500 triliun rupiah per-tahun. Data perputaran uang narkoba yang terdeteksi di Indonesia 360 triliun rupiah per-tahun, jadi sekitar 30 trilyun per-bulan, atau 1 triliun per-hari hanya untuk beli narkoba.
Yang harus dilakukan: doa dan perangi narkoba dengan serius, minta supaya uang yang semula untuk narkoba itu Tuhan pindahkan untuk anak-anak Tuhan. Karena di tahun Yobel semua akan dipindahkan ke anak-anak Tuhan secara permanen.

Nubuatan Maurice Sklar:
Maksimal 9 bulan lagi ada berkat besar sekali yang seperti ambrol bagi gereja.
Minggu pagi dia mendoakan Samuel, dan memanggil dia Joseph. Padahal ps Sklar tidak tahu jika Samuel tidak boleh lagi di panggil Sammy, karena Tuhan mengganti namanya menjadi Joseph.

Korespondensi:
antoniusfw@facebook.com (FB); antonius_fw@yahoo.com (YM);
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp, Line, WeChat 085 727 868 064

Minggu, 09 Agustus 2015
Who We Are 2 (Reputasi yang Tuhan mau dalam hidup kita)
Petrus Agung

Review minggu lalu
Perjanjian dengan Tuhan sangat kuat, karena Tuhan selalu pegang janjiNya. Orang Yahudi punya perjanjian dengan Tuhan. Karena Mordekhai orang Yahudi, maka istri Haman berkata bahwa Haman pasti jatuh. Kabar gembira bagi kita: Tuhan punya perjanjian baru dengan anak-anakNya. Setiap kali kita terima tubuh dan darah Tuhan, kita berkata bahwa ada perjanjian antara kita dengan Tuhan, maka kita akan hidup dalam kemenangan.

Predikat orang percaya
Nama dan predikat dari tokoh Alkitab menentukan destiny-nya. Kita bisa memilih predikat mana yang akan ditaruh dalam kita oleh Tuhan.

1. Mordekhai (Est 7: 9)

Sembah Harbona, salah seorang sida-sida yang di hadapan raja: “Lagipula tiang yang dibuat Haman untuk Mordekhai, orang yang menyelamatkan raja dengan pemberitahuannya itu, telah berdiri di dekat rumah Haman, 50 hasta tingginya.” Lalu titah raja: ” Sulakan dia pada tiang itu.” (Est 7: 9)

Predikat Mordekhai adalah orang yang menyelamatkan raja dengan pemberitahuaan-nya. Kita tidak perlu menyelamatkan atau membela Tuhan, karena sang Raja-lah yang menyelamatkan kita. Jika kita ingin menyukakan hati Raja, kita harus dikenal sebagai orang yang menyelamatkan anak-anak/ ciptaan-ciptaan Raja dengan pemberitaan kita. Gereja yang tidak menyampaikan kebar baik kepada mereka yang terhilang, tidak pernah akan memiliki predikat seperti Mordekhai.

Mordekhai dikatakan sebagai orang yang memperhatikan kepentingan raja lebih dari segala-galanya. Mordekhai bisa diam saja dan tidak perduli, karena dia bukan orang Persia. Tapi hari itu memutuskan untuk hidup bagi kerajaan di mana dia tinggal.

Tuhan mau gereja memiliki cara berfikir kerajaan surga (kingdom minded): menyelamatkan banyak orang dengan pemberitaan kita, dan memperhatikan kepentingan Raja lebih dari segala-galanya.

Hidup kita singkat, jika kita hanya memikirkan diri kita sendiri, tidak akan terlalu berguna banyak. Hidup setiap hari hanya 24 jam, ada yang menggunakannya untuk hal yang tidak berguna, tapi ada yang menggunakan waktu dengan bijaksana, efisien dan efektif.

Tidak semua orang ingin “menyelamatkan Raja dengan pemberitahuannya”

Contoh tidak memperhatikan kepentingan kerajaan Tuhan
Ada rekan yang dengan antusias menceritakan teman lain yang sedang bermasalah keuangan, dan dikatakan bisa bangkrut. Padahal orang yang diceritakan itu menurut p Agung cinta Tuhan, dan melayani dengan hartanya. Seandainya rekan itu benar-benar bangkrut, apakah kerajaan Tuhan diuntungkan? Di pihak manakah sebenarnya teman yang bercerita ini?
Ternyata masalahnya karena diantara mereka pernah ada gesekan.

Banyak orang percaya tidak ikut kepentingan kerajaan Tuhan, tapi hanya kepentingan dirinya sendiri.

Saat ada gesekan dengan anak Tuhan yang lain, jangan harapkan kejatuhannya, tapi pertimbangkan kepentingan kerajaan Surga. Jika kita dikenal Tuhan sebagai orang yang karena pemberitaannya, maka kepentingan kerajaan Tuhan ditegakkan, akan ada pembelaan Tuhan di hidup kita.

Contoh tidak memperhatikan kepentingan kerajaan Tuhan
Di sebuah pulau penghuninya mayoritas Kristen. Di kota itu ada 5-6 gereja. Suatu kali ada pengusaha tambang dari Jakarta berbisnis di daerah itu. Suatu minggu dia ikut kebaktian di salah satu gereja yang se-denominasi dengan gerejanya di Jakarta. Karena kondisi panas, pengusaha ini tidak tahan, lalu menemui gembalanya. Pengusaha ini menyumbang AC, genset, dan juga men-suply BBM-nya.
Saat AC dan perangkatnya datang dan dipasang, berita ini menyebar dengan cepat ke seluruh kota. Saat dicoba, perbandingan antara suhu di kuar dan dalam gereja seperti antara “surga dan neraka”.
Hari minggu tiba-tiba jumlah jemaat gereja itu meledak, sementara gereja-gereja yang lain jadi sepi. Pendeta-pendeta yang lain marah, lalu gereja ber-AC dibakar.
Apakah Tuhan bahagia dengan hal ini? Kepentingan siapa yang mereka bela?

Apakah mulut kita untuk membangun kerajaan Tuhan? Atau justru menghancurkan pekerjaan Tuhan, karena tidak ada sangkut-pautnya dengan kita, atau karena kita tersinggung dan marah?
Saat seseorang menginginkan kehancuran orang lain, maka doa dan kerinduannya tidak akan pernah digenapi, karena hal ini jahat di mata Tuhan.

Jangan pernah menghancurkan dan menjelekkan orang lain dengan perkataan dan pemberitaan kita!

Mari membangun kerajaan Tuhan dengan perkataan kita, karena dengan itulah dunia tahu bahwa kita adalah anak-anak Tuhan.

Racun yang pernah kita perkatakan, suatu hari akan kita telan sendiri, dan ujungnya akan merusak diri sendiri. Mari ucapkan yang membangun, yang memuliakan Tuhan, yang membuat hati Tuhan disukakan. Jangan pernah ingin melihat kehancuran atau kerusakan terjadi pada tubuh Tuhan yang lain, sebab itu juga akan merusak kehidupan kita.

Untuk orang punya kingdom mindded salah satu dasarnya: menghargai orang lain. Orang yang menjelekkan dan bicara jahat tentang orang lain karena tidak menghargai dan memandang rendah. Orang yang memandang rendah orang lain akan punya banyak pembenaran diri.

Contoh:
Saat ditanya, seorang pembuat jam palsu tidak merasa merugikan siapapun. Dia punya 3 alasan untuk membuat dan menjual jam palsu: harga jual barang asli terlalu mahal, tidak mengurangi pasaran jam asli, dan menolong mengangkat harga diri orang miskin.
Masalah pemalsu ini: tidak menghargai orang-orang yang merancang barang yang asli, hanya melihat kepentingannya sendiri.

Jika seseorang tidak bisa menghormati/ menghargai gereja-hamba Tuhan-anak Tuhan lain, dan mengingini kejatuhan mereka, sebenarnya dia sedang membela kepentingan setan.

2. Elia dan Elisa (2Raj 3: 10-12)

Di sini ada Elisa bin Safat, yang dahulu melayani Elia (2Raj 3: 11b)

Elisa dikenal sebagai “yang dahulu melayani Elia”. Reputasi Elisa ada pada pelayanannya.

Kita seharusnya punya reputasi melayani orang lain dan Raja.

Kesaksian
Mempersiapkan konferensi di Eropa sebenarnya berat, karena beda lokasi yang sangat jauh. Panitia Eropa hanya sedikit orang, tapi bekerja rapi, tertib, efektif dan efisien.
Mereka yang hadir awalnya tidak tahu dan kenal kegerakan Bahtera. Di akhir acara, tetua kelompok gereja Arabic memberi sambutan. Mereka melihat semua pelayanan yang dilakukan panitia, dan berterima-kasih dan memberi apresiasi yang tinggi.

Pelayanan kita adalah bukti yang tak terbantah. Siapapun yang ingin menjadi yang tertinggi/ terutama, harus jadi yang melayani semuanya. Hati yang mau melayani harus jadi bagian dari reputasi kita.

Tanggung-jawab JKI berikutnya adalah KKR Bahtera bulan Desember 2015. Tuhan minta 100 ribu orang hadir di KKR hari ke-3 dan ke-4. Suzzete Hattingh juga akan hadir. Ini bukan beban, tapi tanggung-jawab yang Tuhan berikan bagi kita.

Mari dikenal sebagai orang yang punya hati melayani bagi masyarakat.

3. Rut (Rut 2: 5-12)

Boas menjawab: “Telah dikabarkan orang kepadaku dengan lengkap segala sesuatu yang engkau lakukan kepada mertuamu sesudah suamimu mati, dan bagaimana engkau meninggalkan ibu bapamu dan tanah kelahiranmu serta pergi kepada suatu bangsa yang dahulu tidak engkau kenal. (Rut 2: 11)

Rut dikenal dengan pengabdian, kesetiaan, kerja keras yang melewati yang manusia biasa lakukan. Karena itulah Tuhan membalasnya dengan menjadikannya salah satu leluhur Tuhan Yesus.

Kesaksian
Sepulang dari Eropa, saat check in ter-delay 20-30 menit. Pesawat dari Jerman ke Istambul-Turki delay hingga 4 jam. Saat berpindah pesawat di Istambul, rombongan Bahtera terpisah. Beberapa orang yang semula sudah naik pesawat akhirnya turun dan menginap di Istambul.
Saat akan berangkat keesokan harinya masih bermasalah, tapi karena seluruh tim saling mendukung, maka pihak maskapai tidak bisa bertindak semaunya.
Kejadian-kejadian yang dialami tim Bahtera dilaporkan ke kantor perusahaan maskapai tersebut di Jakarta, dan tim Bahtera mendapat kompensasi yang cukup besar.
Masalah maskapai ini tetap diurus karena pada acara September ada rombongan Bahtera yang menggunakan jasanya. Jika tidak diberi peringatan, pengaturan yang kacau dari maskapai itu bisa merugikan kepentingan kerajaan Surga.

Saat ada pengabdian, unity, saling-topang, ujungnya akan kuat luar biasa.

Kita harus membina ikatan persahabatan dalam tubuh Tuhan. Jika tidak ada ikatan persahabatan, maka yang diuntungkan adalah iblis.

Pengumuman
Jumat (14/8 – 18:30) – Sabtu (15/8 – 17:00) – Minggu (16/8) kebaktian di HS dilayani oleh ps Charles Nieman.
Jumat setelah kebaktian ada briefing acara akhir tahun
20 Agustus – makan siang p Agung dengan hamba Tuhan sekitar Semarang.

Korespondensi:
antoniusfw@facebook.com (FB); antonius_fw@yahoo.com (YM);
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp, Line, WeChat 085 727 868 064

Minggu, 05 Juli 2015
Obed Edom – the Presence of God
Mathew Barnett

1 Taw 13: 12-14
Kuasa Tuhan dalam Alkitab digambarkan dalam bentuk Tabut Perjanjian. Tabut Tuhan dimaksudkan untuk memimpin umat Tuhan. Tabut diletakkan di depan saat peperangan, sebagai wakil hadirat Tuhan (presence of God).

Hadirat Tuhan harus mengawali setiap kegiatan kita, kuasa Tuhan seharusnya selalu memimpin umat Tuhan.

Sebelum pindah ke kota lain, hal terpenting yang harus diketahui: adakah hadirat Tuhan di kota itu.

Saat orang Filistin mencuri Tabut Tuhan, banyak peristiwa buruk menimpa orang Filistin. Selama 20 tahun Tabut tidak bersama umat Tuhan. Tiba-tiba Tabut itu kembali ke Yerusalem, dan Daud sangat gembira dan merayakannya.

Kita sangat bersemangat karena berada di rumah Tuhan. Dan saat hadirat Tuhan datang di hidup kita, kita tidak akan bisa menanggungNya.

Sebelum Tabut kembali ke kota Daud, Tabut tinggal selama 3 bulan di rumah Obed-Edom. Seorang pria biasa terpilih untuk menyimpan Tabut Tuhan selama 3 bulan. Bayangkan berkat Tuhan yang diterima Obed-Edom. Hadirat Tuhan mencengkeramnya, Obed-Edom berubah dan tidak pernah sama lagi. Saat Tabut Tuhan dipindahkan dari rumah Obed-Edom ke kota Daud, Obed-Edom tidak depresi, tapi membawa seluruh keluarganya untuk pindah dan tinggal di kota Daud. Di setiap peluang untuk melayani apapun di dekat Tabut Tuhan, Obed-Edom selalu menyediakan dirinya, sehingga selalu berada dekat dengan hadirat Tuhan.

1. Obed-Edom termasuk salah satu dari petugas kebersihan (cleaning-service- janitor) di bait Allah – (1Taw 16: 38). Kata “porters” (H7778) salah satu artinya adalah janitor atau cleaning-service.

And Obed-edom with their brethren, threescore and eight; Obed-edom also the son of Jeduthun and Hosah to be porters (1Taw 16: 38, KJV)

2. Obed-Edom termasuk salah satu dari pemain harpa (1Taw 15: 21). Tugasnya memainkan harpa di sekitar Tabut Tuhan.

And Mattithiah, and Elipheleh, and Mikneiah, and Obed-edom, and Jeiel, and Azaziah, with harps on the Sheminith to excel. (1Taw 15: 21, KJV)

3. Obed-Edom termasuk salah satu dari penjaga pintu (door keeper) (1Taw 15: 24) bait Allah.

And Shebaniah, and Jehoshaphat, and Nethaneel, and Amasai, and Zechariah, and Benaiah, and Eliezer, the priests, did blow with the trumpets before the ark of God: and Obed-edom and Jehiah were doorkeepers for the ark (1Taw 15: 24, KJV)

4. Obed-Edom termasuk salah satu dari penjaga gerbang (gate keeper) (1Taw 26: 13, 15) bait Allah.

Untuk setiap pintu gerbang mereka membuang undi, menurut puak-puak mereka, baik puak yang kecil maupun puak yang besar (1Taw 26: 13)
Bagi Obed-Edom ialah pintu selatan dan bagi anak-anaknya gudang perlengkapan (1Taw 26: 15)

Obed-Edom kecanduan hadirat Tuhan. Ps Mathew tahu bagaimana kondisi orang-orang kecanduan di Dream Center. Mereka bahkan berani mencuri dari keluarga sendiri.

Orang-orang yang kecanduan hadirat Tuhan hanya ingin selalu berada dekat Tuhan, tidak akan mau terpisah lagi dari hadirat Tuhan seumur hidupnya

Jemaat yang lapar dan rindu akan hadirat Tuhan, selalu membutuhkan Tuhan sejak mengenal Yesus. Kita harus hati-hati supaya tidak menjadi “Kristen profesional” yang bergaya seperti orang Kristen, tapi sudah tersingkir dari hadirat Tuhan.

Saat kita biarkan talenta memimpin kita, dan bukan hadirat Tuhan, maka akan timbul masalah

Kesaksian
Ps Mathew bermain di turnamen baseball sepanjang hari, tapi hampir pingsan karena kesulitan bernafas. Ternyata ada gumpalan darah di paru-paru ps Mathew. Dokter yang memeriksanya berkata bahwa dia harus berbaring selama 3 bulan untuk pulih. Ps Mathew bedoa kepada Tuhan bahwa gereja membutuhkannya. Tapi Tuhan perintahkan supaya ps Mathew beristirahat dan tinggal di dalam hadirat Tuhan selama 3 bulan.
Dalam 3 bulan tinggal di hadirat, Dream Center mengalami terobosan terbesar dalam sejarahnya: membeli Rumah Sakit, dan Angelus building (gedung yang dulunya pusat kegerakan Asuza street). Tuhan mengingatkan bahwa semua bukan karena kekuatan manusia, tapi oleh kuasa Tuhan.
Ada masa ps Mathew bekerja keras, tapi tak terjadi apapun. Tapi ada masa dalam hidup ps Mathew dimana tidak mampu lakukan apapun, tapi Tuhan buat hal-hal besar terjadi.

Seperti sepasang sayap pesawat terbang, gereja harus memiliki 2 hal berikut untuk bisa sukses: balas-kasihan (compasion) dalam pelayanan sosial, dan kelaparan akan hadirat Tuhan.

Kesaksian
Pelayanan pertama yang dimiliki ps Mathew di usia 20 tahun adalah pendoa: mendoakan orang-orang yang lewat di jalan-jalan lingkungan itu. Ps Mathew ketakutan di sana karena liingkungan yang buruk. Dia diutus karena ps Tommy tidak berhasil temukan pendeta lain yang mau melakukannya.
Di hari pertama melayani, ada seorang mati tertembak di tangga gereja, karena dia terlibat perang gang. Ps Mathew kemudian membatalkan kebaktian, lalu melayani keluarga dari si korban.
Saat itu anggota gang sedang berkumpul di rumah anak yang tertembak. Mereka sedang merencanakan pembalasan pada gang lawan. Ps Mathew memberikan persembahan gereja kepada keluarga itu, dan mendoakan anggota keluarga itu. Awalnya ps. Mathew mendoakan doa yang sudah dihapal. Tapi Tuhan menegur dan memerintahkan ps Mathew untuk meminta hadirat Tuhan di tempat itu, karena itulah kesempatan satu-satunya untuk memberitakan Injil kepada para anggota gang.
Ps Mathew menantang mereka untuk terima Tuhan Yesus. Dan Tuhan buat semua anggota gang menerima Tuhan Yesus, bahkan kemudian menjadi jemaat dan staf Dream Center. Maka revival mulai terjadi di daerah itu, semua karena hadirat Tuhan.

Satu doa dan satu orang yang percaya bahwa Tuhan masih memegang kontrol, akan mengubah lingkungan sekitarnya.

Orang-orang yang punya semangat Obed-Edom: “di manapun hadirat Tuhan berbicara, di situlah tempatku berada”, merekalah yang akan merubah kota-bangsa-dunia.
Banyak orang melayani Tuhan sebagai keharusan dan ketaatan, dan motivasi ini baik. Tapi yang membuat kita melangkah lebih jauh: melayani Tuhan karena “mereka boleh melayani Tuhan”.

Altar call bagi yang mau membawa roh Obed-Edom, yang membuat kita selalu ingin dekat dengan hadirat Tuhan.

Penutup – Petrus Agung
Di masa raja Ahasyweros ada masalah besar bagi orang Israel: pemusnahan oleh Haman. Respon orang Yahudi bisa bermacam-macam. Alkitab mengajarkan kita cara menyelesaikan persoalan: ada di hadapan raja. Orang Yahudi bisa kabur, tapi akar masalahnya tidak akan pernah selesai.

Kita adalah anak-anak dari raja di atas segala raja. Setiap kali hadapi apapun, jangan hadapi dengan kekuatan sendiri, tapi bawa ke hadirat Tuhan. Dalam hadirat Tuhan keputusan-keputusan besar sedang dibuat Raja untuk kebaikan kita.

Sebab lebih baik satu hari di pelataran-Mu dari pada seribu hari di tempat lain (Mzm 84: 10a)

Kedekatan kita dengan Tuhan akan mendatangkan sesuatu yang ajaib.

Dalam hadirat Tuhan: utarakan masalah kita, maka akan ada penyelesaian yang ajaib dari Tuhan.

Pengantar – Petrus Agung
Pengaturan Tuhan itu sempurna. Alam semesta menampilkan ciptaan Tuhan yang mengagumkan.
Yang salah seringkali adalah persepsi kita.

P Agung baru pulang dari pelayanan di Australia.
Di Philips Island, selatan Melbourne, tinggal pinguin terkecil di dunia, tingginya hanya 30 cm. Pinguin ini punya keistimewaan. Saat akan kawin, pinguin jantan membangun rumah. Pinguin betina memilih jantan yang rumahnya paling bagus. Jika tinggal lama dan tidak punya anak, betina akan mencari jantan lain yang rumahnya lebih bagus. Maka kadang-kadang ada pinguin yang mencuri material jantan lain, supaya rumahnya bagus. Naluri pinguin: harus menghasilkan anak dan bertambah banyak. Penguin betina cari rumah yang bagus, yang kelak bisa memproteksi anak-anak mereka.
Penguin berkelompok. Saat pulang dari laut, mereka tidak langsung ke rumahnya sendiri-sendiri, tapi menunggu seluruh anggota kelompoknya berkumpul, baru jalan pulang ke rumah.

Di antara semua ciptaan Tuhan, manusia adalah yang paling sempurna
Di antara semua manusia, yang istimewa adalah yang diberi kuasa menjadi anak-anak Allah

Korespondensi:
antoniusfw@facebook.com (FB); antonius_fw@yahoo.com (YM);
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp, Line, WeChat 085 727 868 064

Minggu, 02 Agustus 2015
Who We Are (Siapa kita di hadapan Tuhan)
Petrus Agung

Seringkali sebuah nama disebut dalam Alkitab, lalu diikuti sebutan atau predikat yang mengikuti. Ternyata sebutan itu mempengaruhi destiny dan hal-hal yang akan kita alami dengan Tuhan.

Orang percaya yang kenal siapa dirinya di hadapan Tuhan, maka cara pandangnya akan berbeda.

1. Percaya walau belum melihat
Hak 6: 11-12
Ay 11 – Gideon bukan pemberani, karena dia bersembunyi
Ay 12 – nama Gideon diberi atribut oleh Tuhan, dan isinya berlawanan dengan kenyataannya

TUHAN menyertai engkau, ya pahlawan yang gagah berani (Hak 6: 12b)

Manakah yang mau kita percayai: janji Tuhan atau kenyataan dalam hidup kita?
Pada kenyataannya tidak mudah untuk memegang janji Tuhan. Saat mendengar kata malaikat, Gideon bisa berfikir bahwa hal itu ejekan atau sindiran.

Ketidaksabaran kita sering mematikan janji Tuhan.
Kita harus sabar dan memberi waktu dan kesempatan kepada Tuhan menggenapi janjiNya.

Kesaksian
Ayah P Agung memberi buku tentang kisah dari Tan Hok Tjuan, pendiri sinode gereja Isa Almasih. Di bagian akhir ada kesaksian dari beberapa orang yang pernah mengalami hidup bersama beliau.

Kesaksian ayah p Agung di buku tersebut:
Saat p Agung masih bayi, dalam penyerahan anak, pendeta Tjuan dan ps Charles Doss (Amerika) bernubuat. Nubuat pdt Tjuan untuk p Agung: suatu hari akan disebut Petra, melalui hidupnya akan membangun gereja, bangsa-bangsa akan datang kepadanya, dan dia diberkati luar biasa.
Ps Doss juga bernubuat: di abad-mu gerbang akan terbuka sangat lebar, sahat itu harus cepat lari dan masuk sambil membawa pasukan masuk, tabur benih yang kudus sampai tuaian terjadi, menuai luar biasa, mengalami lawatan Tuhan, sampai sungai Efrat dikeringkan malaikat.

Kenyataannya:
Di TK kelas 0 besar, papi-mami p Agung harus me-loby ke guru, karena nilainya pas, bahkan harus les. Di masa sekolah P Agung sebal karena tidak bisa bermain, harus les, tapi nilai tetap 6. Lulus SD nilainya pas-pasan. P Agung daftar hanya di satu SMP terbaik, dan ternyata diterima.
Di SMP p Agung hampir tidak naik kelas, karena nilai merahnya 7.
Latar belakang ini membuat P Agung tidak suka bersaing, karena itu artinya akan kalah lagi. Orang yang sering menang akan suka bersaing, karena suka merasakan kemenangan.
Selesai SMP daftar hanya di 1 SMA terbaik, dan diterima. Tes hasil masuk p Agung rata-rata 8,9.
Selesai SMA hanya daftar 1 universitas: UNDIP, dan diterima.
Nubuatan tentang p Agung luar biasa bagus, tapi kenyataannya di awal sangat tidak qualified.

P Agung besar sebagai anak yang minder, dari dasarnya tidak mungkin jadi hamba Tuhan. Hari ini nubuatan tentang p Agung itu sudah digenapi Tuhan. Tuhan tidak pernah lupa dengan apa yang Dia janjikan dan rencanakan, tidak ada yang tidak mungkin bagi orang yang percaya kepadaNya.

Pegang saja firman Tuhan! Tuhan sanggup menggenapi apa yang Dia janjikan dalam hidup kita!

2. Reputasi Tuhan adalah menggenapi janjiNya
Est 6: 13
Istri Haman berkata bahwa suaminya akan kalah, jika Mordekhai adalah Yahudi. Nama Yahudi diambil dari nama Yehuda. Ada perjanjian antara Tuhan dengan suku Yehuda: tongkat kerajaan (artinya otoritas dan kekuasaan) tidak akan beranjak dari suku Yehuda.

Kesaksian KKR Linz, Austria
P Agung mendapat visi dari Tuhan untuk Eropa, tapi p Agung tidak punya kontak. Tuhan kirimkan pendeta asal Iran. Tiga minggu sebelum acara, hanya 40 orang bersedia hadir dari 120 tempat yang tersedia. Dengan bantuan kepala sekolah Alkitab Betlehem, maka pada hari H ada 100-an peserta KKR di Linz Austria. Ada 2 kelompok hadir: hamba-hamba Tuhan berbahasa Persia dan berbahasa Arab. Kedua kelompok ini semula tidak bisa makan bersama, tidak bisa tidur di lokasi yang sama, tidak bisa duduk di tempat yang sama. Di acara malam, pendeta dari Iran mengakui bahwa sakit hati terhadap orang Arab, padahal konflik-nya beberapa abad yang lalu. Hari itu terjadi rekonsiliasi.

Kesaksian KKR Cologne, Jerman
ada 2 kelompok juga, jumlah masing-masing kelompok sama besar. Kelompok Arab adalah dari Kristen tradisional keturunan, jadi merasa tidak ada kaitan dengan perseteruan dengan orang-orang Kristen Persia. Tempat dengan kapasitas 180 orang dihadiri 200 jiwa lebih. Di acara terakhir, perlu pemulihan terlebih dulu bagi hamba-hamba Tuhan Persia, barulah mereka bisa mengikuti ibadah penutupan bersama-sama, dan terjadi rekonsiliasi.

Beri waktu kepada Tuhan untuk menggenapi janjiNya, jangan kecewa, walau kadang di awal segalanya terlihat kacau. Orang yang mau berpegang pada yang Tuhan katakan, akan mengalami hal-hal yang luar biasa.

Eropa sedang kebanjiran pengungsi dari Afrika dan Timur Tengah. Beberapa gereja lokal Eropa bergerak menjangkau dan mem-follow up para pengungsi itu.

Reputasi Tuhan menggenapi janjiNya dikenal bahkan oleh orang-orang yang di luar umat Tuhan.
Bahkan Tuhan rela mati bagi kita karena reputasiNya menepati janji-janjiNya

> Klip pelayanan di Eropa

Korespondensi:
antoniusfw@facebook.com (FB); antonius_fw@yahoo.com (YM);
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp, Line, WeChat 085 727 868 064

Pembukaan – Kesaksian Mesir
Presiden Mursi pernah ingin merubah Mesir jadi negara agama, dan bersumpah bahwa partainya akan berkuasa selama 400 tahun. Suatu kali ada demo besar-besaran. Gereja dari Philip (asal Mesir, worship leader untuk KKR Eropa) dibuka sebagai rumah sakit darurat. Mendengar sumpah Mursi, sejumlah 78 ribu orang-orang Kristen berdoa bersama dan meneriakkan nama Yeshua. Di puncaknya ada seseorang berdiri dan bernubuat bahwa Mursi harus jatuh. Besoknya ada kudeta, dan Mursi jatuh.

Jangan pernah sepelekan nama Yesus. Setiap kali menghadapi masalah yang di luar kemampuan manusia, sebut nama Yesus, Nama di atas segala nama! Maka sesuatu yang Ilahi akan terjadi.

Minggu, 05 Juli 2015
Doing Good
Mathew Barnett

yaitu tentang Yesus dari Nazaret: bagaimana Allah mengurapi Dia dengan Roh Kudus dan kuat kuasa, Dia, yang berjalan berkeliling sambil berbuat baik dan menyembuhkan semua orang yang dikuasai Iblis, sebab Allah menyertai Dia. (Kis 10: 38)

Gereja Dream Center buka 24 jam sehari. Siapapun yang lari dari rumah, tuna wisma, dll, bisa datang dan tinggal setiap waktu. Dampaknya: kejahatan di lingkungan sekitar Dream Center turun 73%.

Agama tidak bisa memberi label dan mendefinisikan Yesus. Karena Yesus menjalani hidup di luar kebiasaan umumnya. Orang-orang yang dijangkau Yesus me-labeli Yesus secara sederhana:

“Yesus dari Nazaret yang berkeliling dan berbuat baik”

Di akhir hidupNya, Yesus datang ke Yerusalem dan orang-orang mengelu-elukannya. Tapi Yesus melihat ke atas pohon dan menemukan Zakeus. Kemanapun pergi, Yesus mengubah atmosfir di tempat itu jadi baik. Tuhan ingin kita seperti Yesus: menjalani kehidupan yang penuh kebaikan, dan berbuat baik, sehingga orang-orang mengenal kita sebagai orang-orang yang berbuat baik.

Ada orang-orang yang merasa tidak bisa melayani Tuhan dan berbuat baik, karena sudah berbuat buruk di masa lalu. Iblis menipu mereka : kamu buruk, tidak ada gunanya lagi berbuat baik.
Cara iblis bekerja: membuat kita jatuh, lalu menjaga supaya kita tetap jatuh di bawah, bahkan terkubur dalam dan tak pernah lagi berbuat baik.
Saat orang-orang berada di situasi terendah di hidupnya, gereja Dream Center memberi perhatian dan kasih yang tidak mereka dapatkan sebelumnya.

Saat Tuhan menjamah hati kita, itu adalah awal yang baru. Kita akan berubah dan bertumbuh, kemudian melayani seperti Yesus.

Kemanapun Yesus pergi selalu akan ada seseorang yang diberi makan, seseorang yang disembuhkan, seseorang yang dikuatkan. Karena Yesus pergi berkeliling dan berbuat baik.

Kesaksian dampak perbuatan baik
Ada seorang tunawisma yang sudah 20 tahun tinggal di bawah jembatan. Ps Mathew bertahun-tahun mengajak dia ke Dream Center, tapi selalu ditolak. Suatu hari seorang gadis aktifis berusia 17 tahun bilang akan ajak pria itu ke Dream Center. Dalam hati ps Mathew meragukan, tapi ternyata gadis ini berhasil memaksa pria tuna wisma itu datang ke Dream Center. Awalnya ps Mathew merasa bahwa orang ini hanya memanfaatkan pelayanan Dream Center karena hanya ambil makan gratis, tapi tidak mengikuti program. Tuhan berkata pada ps Mathew:

Jika kamu ingin jadi jembatan pengharapan bagi dunia, kamu harus biarkan orang-orang memanfaatkanmu, seperti sebuah jembatan yang dilalui banyak orang untuk mencapai suatu tempat.

Akhirnya di usia 60 tahun dia mengikuti program rehabilitasi, terima Tuhan Yesus, masuk sekolah Alkitab dan lulus. Saat ini dia (Barry) jadi salah seorang pendeta dan staf di Dream Center, dan berkhotbah 18x seminggu. Ini karena seorang gadis berusia 17 tahun yang berbuat baik.

Kesaksian
Di usia 22 tahun Mathew merasa gagal karena jemaat menurun, hingga akhirnya habis. Saat hampir menyerah, Tuhan minta jangan berhenti. Khotbah yang direncanakan sebagai yang terakhir dilakukan kepada mahasiswa di Oral Robert university.
Seorang kulit hitam yang sangat ceria jadi pemandu ps Mathew. Ternyata pemandu ini mengenali ps Mathew. Di dalam lift, pemandu ini menekan tombol emergency, lalu bersaksi tentang hidupnya. Semula dia tuna wisma dan pecandu narkoba. Kemudian ada pengerja-pengerja dari Dream Center Oklahoma yang menjangkaunya. Dia sekarang percaya Yesus dan diselamatkan. Kemudian pemandu ini meminta ijin untuk mendoakan ps Mathew dan berkata berkali-kali sambil mengelilinginya: “kamu adalah hamba Tuhan yang penuh Roh Kudus”. Kemudian menuang sebuah botol besar berisi minyak urapan ke kepala ps Mathew. Sejak itu ps Mathew tidak pernah melihat orang ini.

Saat kita letih, lelah, merasa dilupakan, ingatlah bahwa kita adalah hamba Tuhan yang penuh Roh Kudus, dan diurapi dengan kuasa untuk berbuat baik.

Tidak masalah apa yang terjadi di masa lalu. Setiap pagi Tuhan memberi kemurahan yang baru dalam hidup kita. Jangan menjalani hidup dengan ikatan dari masa lalu, tapi menjalaninya dengan anugerah Tuhan yang segar dan baru setiap hari.

Di Dream Center banyak orang terpenjara masa lalu, percaya bahwa mereka tidak punya masa depan. Tapi Dream Center tidak melihat ke belakang, tapi menyongsong masa depan yang baru.
Ps Mathew pernah 3 kali keluar dari pelayanan di tahun pertama pelayanannya. Tapi Tuhan minta supaya ps Mathew melayani 1 hari lagi. Dan Tuhan terus-menerus melakukan hal ini.

Kita tidak bisa mengubah masa lalu, tapi bisa membangun masa depan yang indah

Kesaksian pelayanan 24 jam
Setiap orang menyediakan waktu selama 24 jam, pergi keluar melayani orang-orang di kota.
Ada seseorang yang membagikan kaos kaki kepada orang-orang tuna wisma pada jam 3 pagi. Ada seorang tuna wisma ber-julukan Frisbee-Ray. Dia heran karena ada orang yang menyapanya, karena selama ini dia merasa tidak terlihat. Ps Mathew bermain fresbee bersama Ray, sambil bercerita tentang Yesus. Ps Mathew berkata kepada Ray: “kamu bukan tak terlihat, tapi Tuhan melihatmu”. Ray akhirnya terima Yesus sebagai juru selamat dan Tuhannya.

Yesus berkeliling, berbuat baik, memberkati orang-orang, menyorotkan lampu sorot pada orang-orang yang merasa seolah-olah dia tak terlihat oleh dunia.

Kesaksian
Ps Mathew lahir baru di usia 16 tahun, dalam sebuah youth-camp. Ps Mathew berkata dia ingin jadi pengkhotbah, tapi ditertawakan teman-temannya karena dia sebenarnya gagap. Dalam pengalaman pertama berkhotbah, apa yang akan dikhotbahkan selama 45 menit, disampaikan dalam 5 menit karena begitu gugup. Ps Mathew merasa gagal. Banyak pendeta lain juga menganggap ps Mathew bukan pengkhotbah yang baik. Oma dari ps Mathew terus menguatkannya.
Kemudian ps Mathew mulai berlatih berkhotbah kepada pohon-pohon di hutan. Seorang cleaning service gereja sering melihat ps Mathew berlatih saat dia membuang sampah, dan dia selalu mengacungkan jempol. Suatu hari ps Mathew mengadakan altar call bagi pohon-pohon. Tiba-tiba petugas cleaning service itu meletakkan keranjang sampahnya, datang ke depan ps Mathew, lalu mengucapkan doa pertobatan dan menerima Yesus.

Kehidupan adalah tentang melayani Yesus, dengan cara mendedikasikan hidup kita untuk melayani dan berbuat baik bagi orang lain.

Kesaksian
Di peringatan pelayanan yang ke-15 tahun, staf ingin merayakannya bagi ps Mathew. Tuhan tidak mengijinkan pesta, tapi ingin ps Mathew pergi ke lokasi awal pelayanannya, yaitu di Skid Row, dan tinggal di sana selama 3 hari seperti tuna wisma, dengan ditemani seorang staf yang pernah tinggal di daerah itu. Ps Mathew melihat bahwa narkoba ada di mana-mana, tuna wisma ada di mana-mana, sebagian wanita pernah diperkosa.
Tuhan perintahkan ps Mathew untuk berjalan berkeliling sambil mengangkat Alkitab. Orang-orang mulai berteriak dan bertanya dari tenda-tenda mereka: “hai pria dengan Alkitab, apakah Tuhan masih selamatkan saya?”, “Apakah saya telah pergi terlalu jauh?”, “Apakah Tuhan masih mengampuni saya?”. Lalu ps Mathew memberitakan pembebasan dalam nama Yesus, melayani mereka, berkata bahwa Yesus tetap selamatkan mereka, dan ini awal yang baru. Malam itu ratusan orang diangkut dengan bis ke Dream Center, diselamatkan dan mengikuti program rehabilitasi.
Saat kisah ini disaksikan di gereja, 2 pengusaha kaya tergerak untuk membiayai penjangkauan di daerah itu lebih lagi. Dalam KKR kali ini lebih banyak lagi orang yang diselamatkan.

Tuhan secara mutlak sanggup melakukan segala sesuatu !

Kelompok agama akan mengijinkan seseorang bergabung setelah orang itu percaya apa yang kelompok agama itu percayai. Tapi Yesus mengajak manusia mengikutiNya dan menjadi bagian dari kelompoknya, walau belum tahu apapun tentang Yesus, supaya mereka menemukan jalan keselamatan. Yesus meletakkan dirinya di dalam hidup orang lain.

Altar call:
1. Bagi orang yang melakukan kesalahan dan dosa dalam hidup, musuh sudah mendesak lama, dan merasa tidak bisa bangkit lagi. Ambil masa lalu kita, bangkit, serahkan pada Yesus, lalu melayani dan berbuat baik. Mari memulai kembali hidup kita, terima semua anugerah keselamatan Tuhan. Kita melayani Tuhan yang memberi kesempatan kedua, ketiga, atau berapa kalipun yang dibutuhkan.

2. Bagi mereka yang memerlukan pengurapan untuk melayani.
Mungkin lelah atau takut. Diurapi untuk kesadaran dan kemampuan bisa berbuat baik

Penutup – Petrus Agung
Sesuatu dari masa lalu bisa sangat menghancurkan. Tuhan selamatkan keluarga Lot, tapi berpesan supaya jangan menoleh ke belakang. Istri Lot menoleh dan jadi tiang garam. Tinggalkan masa lalu, menatap apa yang Tuhan sediakan bagi kita. Tuhan berikan fresh start bagi kita.

Pengantar – Petrus Agung
Akar kata dari “dosa” artinya meleset dari target (miss the target). Jika seseorang menembak sebuah target dan meleset adalah dosa, bagaimana mungkin kita hidup tanpa target dan visi?
Banyak orang hidup tanpa target dan visi, maka semua arah hidup kita akan miss the target. Banyak orang hidup seperti tanah di pinggir jalan, ditaburi benih apapun tak berguna karena dimakan burung.

Tanpa visi, banyak waktu-anugrah-kesempatan yang Tuhan beri: hilang sia-sia
Kita harus hidup dengan sebuah visi dan target yang jelas.

Banyak orang bingung saat liburan, karena tidak ada target. Buang cara hidup seperti ini, karena kita tidak mungkin mencapai sasaran yang Tuhan tetapkan dalam hidup kita.

P Agung baru pulang dari pelayanan di Australia.
Di Philips Island, selatan Melbourne, tinggal pinguin terkecil di dunia, tingginya hanya 30 cm. Pinguin ini punya keistimewaan. Saat akan kawin, pinguin jantan membangun rumah. Pinguin betina memilih jantan yang rumahnya paling bagus. Jika tinggal lama dan tidak punya anak, betina akan mencari jantan lain yang rumahnya lebih bagus. Maka kadang-kadang ada pinguin yang mencuri material jantan lain, supaya rumahnya bagus. Naluri pinguin: harus menghasilkan anak dan bertambah banyak. Penguin betina cari rumah yang bagus, yang kelak bisa memproteksi anak-anak mereka.

Jika fokus dengan apapun yang Tuhan letakkan dalam hidup kita, kita tidak akan miss the target

Korespondensi:
antoniusfw@facebook.com (FB); antonius_fw@yahoo.com (YM);
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp, Line, WeChat 085 727 868 064

Minggu, 19 Juli 2015
Beli Minyak
Victor Purnomo

Mat 25: 1-13
Inti khotbah Yesus tentang akhir jaman ini: tetap berjaga-jaga, tetap siap, tetap mengerjakan tugas dan bagian kita. 10 gadis ini dipanggil untuk suatu tugas dan tanggung-jawab: menyambut mempelai laki-laki dengan lampu yang menyala. Lampu yang dibawa tidak kecil, tapi cukup besar untuk menerangi acara yang akan berlangsung di malam hari. Tugas ini tidak bisa dikerjakan dengan sempurna oleh 5 gadis yang bodoh, akibatnya mereka ditinggal di luar. Artinya 5 gadis bodoh tidak menerima keselamatan yang Tuhan berikan.

Tuhan panggil setiap kita, artinya ada misi dan tugas dalam hidup masing-masing kita, baik itu besar atau kecil. Ada yang bertugas khotbah, memimpin pujian, kolektan, pendoa, donatur, dll. Semua itu harus dikerjakan

Tidak dikatakan bahwa 5 gadis bodoh berbuat dosa, mereka hanya tidak mengerjakan tugas. Tugasnya juga sederhana, hanya memastikan lampu menyala. Saat mereka gagal melaksanakan tugas, tidak ada alasan yang bisa diterima, dan mereka ditinggal di luar.

Bijaksana artinya ketajaman dalam berfikir. 5 gadis bijaksana mengerti bahwa mereka perlu membawa minyak cadangan.

Bodoh dalam bahasa aslinya berarti tidak beriman atau tidak ber-Tuhan.
Seseorang bisa Kristen dan berada di dalam gereja, tapi ternyata tidak beriman, tidak bisa bergantung pada Tuhan, tapi bergantung pada kekuatannya sendiri.

Bagi seseorang yang sudah mendapat banyak pengertian Firman Tuhan, lalu masalah-tantangan-persoalan datang, seharusnya iman mereka bekerja. Pengharapan pada Tuhan tidak boleh hilang.

Ilustrasi:
Menjelang ibadah sore, petugas lupa membeli solar untuk genset. Maka ibadah akan berlangsung dalam gelap, semua alat musik dan lampu mati. Kelalaian ini bukan dosa, tapi kesalahan besar.

Bukan hanya dosa yang dihitung Tuhan, tapi kelalaian mengerjakan tugas juga dihitung Tuhan.

Pelita kita harus menyala. Ciri-ciri hati yang menyala: siap mengerjakan apapun yang disodorkan Tuhan. Tapi jika pelita kita mulai padam, maka tugas kecilpun tidak dilakukan dengan serius.
Saat hati kita mulai dingin, kita harus minta Tuhan bakar lagi hati kita, sehingga bisa menyala.
Supaya pelita bisa menyala, harus ada minyak. Untuk mendapat minyak dalam hidup kita: tidak gratis, tapi harus beli, ada yang harus dibayar. Tanya pada Tuhan: apa yang membuat hati kita berkobar-kobar, lalu kita “beli” itu.

Kesaksian
Seorang rekan diajak p Victor membagikan makanan bagi orang-orang di jalan. Rekan ini bersaksi bahwa saat menyerahkan makanan, hatinya terbakar. Itulah Tuhan yang membakar hatinya, dan itulah “minyak” bagi rekan itu.
Seorang rekan merasa seperti lahir baru dan berkobar-kobar saat melakukan misi. Itulah “minyak”nya.
P Victor merasa berkobar saat melayani jiwa-jiwa: memberitakan Firman dan mendoakan. Inilah “minyak” dalam hidup p Victor.

Untuk membeli sesuatu ada yang harus dikorbankan. Jika tidak ada yang dikorbankan artinya gratis.

Pada musim dingin si pemalas tidak membajak; jikalau ia mencari pada musim menuai, maka tidak ada apa-apa. Rancangan di dalam hati manusia itu seperti air yang dalam, tetapi orang yang pandai tahu menimbanya. (Ams 20: 4-5)

Di musim dingin suasana tidak enak, angin kencang dan dingin. Orang lebih suka santai dan tidur di rumah. Tapi jika mereka tidak bekerja, maka di musim menuai mereka tidak mendapat apa-apa, dan jadi pengemis. Sementara mereka yang bijaksana dan menanam di musim dingin mendapatkan sesuatu.

Saat ada “musim dingin” di hidup kita jangan hanya diam dan santai. Mari bajak sawah kita, sehingga saat menuai kita mendapat kelimpahan.

Orang berhikmat yang bisa mengubah rancangan di hati yang tak terlihat menjadi kenyataan, visi dan impian menjadi kenyataan.

Barang yang tidak mengerjakan fungsinya tidak berguna. Misal: TV yang tidak menyala.

Tuhan ingin setiap kita menjadi bijaksana, tahu apa yang harus dikerjakan, berfungsi dengan baik.
Jika hati kita menyala, kita akan sangat berguna bagi kerajaan Tuhan.

“Haruslah kauperintahkan kepada orang Israel, supaya mereka membawa kepadamu minyak zaitun tumbuk yang murni untuk lampu, supaya orang dapat memasang lampu agar tetap menyala. Di dalam Kemah Pertemuan di depan tabir yang menutupi tabut hukum, haruslah Harun dan anak-anaknya mengaturnya dari petang sampai pagi di hadapan TUHAN. Itulah suatu ketetapan yang berlaku untuk selama-lamanya bagi orang Israel turun-temurun.” (Kel 27: 20-21)

Ke-7 kaki dian di Bait Allah harus tetap menyala. Untuk menyalakannya diperlukan minyak dari biji zaitun murni yang ditumbuk dan diperas.

Hidup kita adalah Bait Allah rohani, maka pelita kita harus tetap menyala.

Untuk menyalakan pelita hati kita harus ada minyak zaitun tumbuk. Artinya jika ada sesuatu yang tidak enak, tidak kita kehendaki, tapi merupakan kehendak Tuhan, maka harus kita kerjakan. Setiap kali kita mengerjakannya, minyak sedang mengalir di hidup kita.

Hanya mereka yang siap yang akan diajak Tuhan masuk dalam pengangkatan

Akhir-akhir ini banyak pesan tentang akhir jaman. Seharusnya kita sudah siap dijemput Tuhan. Kita siap dengan jalan mengerjakan apa yang Tuhan mau kita kerjakan, dengan passion dan tanggung-jawab, walaupun yang harus kita kerjakan hanya hal yang kecil.

Ilustrasi:
Jika calon mempelai wanita masih mengenakan daster dan rambut di roll saat menjelang acara pernikahan, maka mempelai pria akan meninggalkannya.

Korespondensi:
antoniusfw@facebook.com (FB); antonius_fw@yahoo.com (YM);
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp, Line, WeChat 085 727 868 064

Minggu, 19 Juli 2015
Plan B
Victor Purnomo

Kej 2: 8-15
Tuhan menyiapkan semua yang terbaik bagi kehidupan manusia. Kata “eden” artinya sesuatu yang menyenangkan, nikmat, baik, dan luar biasa.

Ada 4 sungai di Eden:
1. Pison = increase = bertambah-tambah. Tuhan merencanakan kita supaya selalu bertambah. Tuhan tidak panggil kita untuk tetap sama, tapi jasmani dan rohani akan selalu bertambah.
2. Gihon = bursting forth = menjebol dan menerobs. Tuhan beri kita kesanggupan untuk menjebol dan menerobos apapun yang kita lewati dalam hidup kita.
3. Tigris = rapid = akselerasi, cepat. Tuhan ingin membawa kita dalam sebuah kecepatan.
4. Efrat = fruitfullness = berbuah lebat.

4 kesanggupan yang sejak awal Tuhan beri pada manusia: bertambah-tambah, kemampuan untuk menerobos, memiliki kecepatan, hidup penuh dengan buah.

Manusia gagal mengalami semua yang Tuhan beri, gagal mengalami “plan A” Tuhan, dan diusir keluar dari Eden. Bayangkan perasaan jika kita kehilangan jatah yang seharusnya jadi bagian kita. Mereka yang pernah mengalami kehilangan akan tahu rasanya kehilangan.

Walau manusia gagal menerima rencana awal Tuhan, Tuhan tidak menyerah. Tuhan membuat rencana baru bagi manusia: keturunan manusia, yaitu Yesus, akan meremukkan kepala iblis. Tuhan mau manusia kembali mengalami 4 hal dalam hidup kita. Jika ada dari 4 hal di atas hilang dalam hidup kita, minta ke Tuhan supaya itu dikembalikan ke arah semula.

Ilustrasi: aplikasi android “waze”
Jika akan keluar kota, tinggal ketik alamatnya. Maka ditunjukkan jalannya, kemacetannya, dll. Saat kita tidak mengikuti petunjuk waze dan masuk jalan lain, maka aplikasi itu akan menghitung ulang, dan memberikan petunjuk untuk kembali ke arah semula.

Banyak orang mengalami banyak kesulitan, tapi Tuhan selalu menunjukkan jalan berbalik, sehingga kita bisa kembali ke jalur Tuhan.
Kita alami banyak hal yang sukar karena sedang keluar dari rencana Tuhan.

Kisah anak bungsu
Si bungsu menghambur-hamburkan uang bapaknya. Di satu titik saat kelaparan dan ingin memakan makanan babi. Si bungsu sadar, kemudian memutar jalannya, dan berbalik pulang ke jalan yang benar. Pulang artinya berbalik ke titik semula darimana kita mulai pergi.
Anak bungsu hanya berfikir untuk jadi budak di rumah bapaknya, yang penting bisa makan. Dia tidak tahu bahwa ternyata bapaknya memulihkan dia: memberi jubah-cincin-sepatu. Otoritas dan hak-nya sebagai anak dikembalikan bapaknya pada hari itu.

Nubuatan akhir jaman: hamba-hamba akan mengembalikan kepada tuannya, dan tuan akan memberikan itu pada anak-anaknya. Banyak anak-anak Tuhan hari-hari ini hampir mati, sementara hamba-hamba yang lain berkelimpahan. Itu karena keluar dari rencana dan jalur Tuhan.

Kesaksian
Saat dari kuar kota, “waze” mengarahkan lewat jalan kecil dan gelap. P Victor belajar percaya. Tiba-tiba mobil muncul kembali di jalan besar.

Kadang-kadang Tuhan tuntun kita di jalan yang gelap dan sepi. Kita harus belajar percaya pada Tuhan, dan menjalani jalan itu. Karena ujungnya kita akan kembali ke jalan besar yang sudah Tuhan siapkan bagi kita. Perlu ketaatan untuk mentaati Tuhan.

Jika hari ini kita sedang susah dan sesat, jangan berfikir bagaimana cara pulihnya karena itu urusan Tuhan. Yang Tuhan mau: kita berbalik ke jalan Tuhan. Nanti Tuhan yang akan urusi hidup kita.

Setiap kali seseorang memilih untuk kembali, Tuhan selalu memulihkan.

Kisah Yunus
Niniwe adalah musuh orang Israel, dan mereka kejam. Itu sebabnya Yunus tidak mau menyampaikan pesan Tuhan pada Niniwe, dan berharap supaya rencana pertama Tuhan langsung jadi: kehancuran Niniwe. Yunus tahu Tuhan punya rencana kedua bagi Niniwe: bencana batal jika Niniwe bertobat.

Tuhan selalu memberikan kesempatan bagi manusia, termasuk bagi orang-orang jahat.

Ikan menelan Yunus, dan memuntahkannya lagi di tempat semula (Yafo), kembali ke tempat awal (Niniwe tidak punya laut). Jaman itu orang-orang Niniwe menyembah Dagon, dan lambangnya adalah ikan. Orang-orang Niniwe mendengar bahwa Yunus ditelan ikan, dimuntahkan, tapi masih hidup. Maka orang Niniwe bertobat dengan mudah, karena mereka menganggap Yunus adalah utusan dewa mereka. Orang Niniwe berpuasa secara ekstrim, bahkan hewan peliharaan dipaksa ikut berpuasa.
Akhirnya Tuhan menyesal, dan mengubah rencanaNya terhadap Niniwe.

Setiap kali kita pulang kepada rencana Tuhan yang semula, maka hati Tuhan terjamah.

Kisah Naomi dan Rut
Naomi lari dari Betlehem Yehuda ke Moab. Keluarga dan hartanya habis. Hatinya tidak lagi fokus ke Tuhan, maka 2 anaknya diijinkan menikah dengan orang Moab, padahal Tuhan melarang hal itu.
Saat Naomi mendengar bahwa Tuhan memperhatikan umatNya, dia berkemas dan pulang.

Ada orang yang keras kepala: walau hancur dan gagal, tetap memaksa berjalan di jalan yang salah.

Frase “Tuhan melawat” artinya mata Tuhan sedang terarah pada Betlehem Yehuda. Akibatnya tempat lain belum Tuhan perhatikan. Maka Naomi mendapat pengertian: ke mana mata Tuhan memandang, ke situ dia menuju. Sehingga saat Tuhan melihat Naomi di Betlehem, Tuhan mengubah serta memperbaiki hidup Naomi. Akhirnya Naomi dan Rut mengalami pembalikan keadaan, mengalami “plan B” Tuhan dalam hidupnya.

Tuhan tidak sekedar memulihkan hidup mereka, tapi Tuhan ubah rencananya sehingga Rut menjadi salah satu leluhur raja Daud.
Saat kita berbalik dan pulang kepada Tuhan, sehancur apapun hidup kita, Tuhan membuat rencana yang baru bagi kita.

Kesaksian
P Victor melayani di luar negeri (Thailand). Gembala lokal sudah berencana menutup gerejanya, lalu diserahkan pada orang lain, dan pendeta ini jadi pengusaha. Ini karena imannya sedang di tahap terendah. Setelah 3 hari acara yang dilayani p Victor dan tim, gembala ini mengubah rencananya, tidak jadi menutup gereja, tapi tetap melayani di jalan Tuhan, dan Imannya pulih.

Setan selalu punya rencana merusak hidup kita, dengan menunjukkan arah yang berbeda dengan yang Tuhan berikan dalam hidup kita.
Jangan dengarkan suara musuh, tapi dengarkan suara Tuhan.

Kesaksian
Seorang misionaris di Thailand dilepaskan dari 2 roh jahat. Di masa lalu dia mencari ilmu/ meditasi di berbagai kuil di berbagai negara. Setelah dilepaskan, hamba Tuhan ini bercerita bahwa ada spirit yang selalu berkata bahwa seharusnya dia menikmati hidup dan tidak jadi hamba Tuhan.

Kisah Yehuda
Yehuda adalah leluhur raja-raja. Hidup Yehuda sebenarnya kacau. 2 anaknya jahat di mata Tuhan, maka mereka mati. Yehuda tidak menyerahkan anak ke-3 nya pada Tamar, menantunya. Dalam sebuah peristiwa Tamar menyamar jadi pelacur, dan tidur dengan Yehuda. Tamar hamil dan melahirkan 2 anak kembar: Perez dan Zerah.
Anak Yehuda yang menurunkan raja-raja Israel dan juga Tuhan Yesus, bukan dari jalur keturunan Syela, tapi keturunan Perez.

Jika rencana A Tuhan gagal, Tuhan masih punya rencana B. Yang Tuhan minta: pulang, sehingga semua yang hilang bisa kembali.

Kisah Rahab
Rahab adalah pelacur. Tapi Tuhan tulis namanya dalam silsilah Tuhan Yesus.
Saat Musa mengirim 2 pengintai, Rahab yang menyembunyikan mereka dalam tumpukan tali rami. Di akhir kisah, tali rami itu juga yang menyelamatkan Rahab dan keluarganya: dengan mewarnainya merah, dan dipasang di luar pintu. Rahab mendengar bahwa Tuhan menyelamatkan orang Israel, dan dia percaya dan mau supaya Tuhan juga menyalamatkannya. Di titik itu Tuhan ubah hidupnya, bahkan menjadi leluhur Tuhan Yesus.

Sekacau apapun dan seberat apapun hidup kita, saat kita berbalik pada Tuhan, Tuhan sediakan hal yang baru dan baik bagi kita, dan memulihkan hidup kita.

Otot terkuat dalam tubuh adalah jantung. Saat ada penyumbatan, jantung bisa membuat pembuluh-pembuluh baru, sehingga si sakit masih bisa bertahan hidup.
Tuhan juga seperti itu. Saat jalan utama di hidup kita buntu, Tuhan bisa membuat jalur yang baru sehingga kita bisa mencapai target Tuhan di hidup kita.

Korespondensi:
antoniusfw@facebook.com (FB); antonius_fw@yahoo.com (YM);
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp, Line, WeChat 085 727 868 064

Minggu, 26 Juli 2015
Wait on The Lord
Hengky Kusworo

Yang Tuhan ciptakan pertama kali adalah: terang.

Para ahli membuat survey:
Tikus diletakkan dalam baskom berisi air dalam ruangan yang gelap total. Dalam beberapa jam tikus mati tenggelam. Tikus kedua diletakkan dengan kondisi yang sama, tapi diberikan 1 titik cahaya. Tikus ini mampu bertahan hingga 3 hari dan 3 malam.

Manusia dan semua mahluk hidup butuh terang. Saat ada terang dalam hidup kita, kita bukan hanya bertahan hidup, tapi jadi penakluk (overcomer).

Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku (Mzm 119: 105)

Saat Firman Tuhan jadi terang bagi hidup kita, maka akan ada kehidupan.

1. Menanti-nantikan Tuhan
Mzm 91: 1-16

He who dwells in the secret place of the Most High Shall abide under the shadow of the Almighty.(Mzm 91:1, NKJV)
He who dwells in the secret place of the Most High shall remain stable and fixed under the shadow of the Almighty [ Whose power no foe can withstand ] (Mzm 91:1, Amp)

Semua kabutuhan manusia ada di perikop ini, tapi ada syaratnya: duduk dalam lindungan yang Maha Tinggi. Seringkali kita bukan tinggal (dwell), tapi sekedar berkunjung (visit) ke hadirat Tuhan, akibatnya banyak orang tidak mengalami janji Tuhan.

Saat kita tinggal di dalam hadirat Tuhan, semua janji Tuhan jadi milik kita.

Semua berkat ada di alam surga. Itu semua akan jadi daging saat kita berada dalam hadirat Tuhan. Orang yang hidup dalam dosa tidak bisa tinggal di dalam hadirat Tuhan.
Kata “tinggal” juga berarti berharap-harap, menanti-nanti.

tetapi orang- orang yang menanti- nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah. (Yes 40: 31)

Rajawali punya kebiasaan di usia 40 tahun. Jika dia terus berburu, itu akan memperpendek umurnya. Rajawali harus naik ke tebing tertinggi, di mana tidak ada satu musuhpun yang bisa mengganggunya, dan tinggal di sana.
Di usia 40an paruh rajawali semakin melengkung dan sulit digunakan. Rajawali akan menghantamkan paruhnya ke batu hingga paruhnya pecah. Dia akan tunggu hingga tumbuh paruh yang baru.
Setelah paruh baru muncul, dia cabuti bulu-bulunya, karena sudah kotor dan terlalu berat. Kemudian dia tunggu hingga bulu-bulu baru tumbuh.
Kemudian rajawali pukulkan cakarnya ke batu hingga pecah, lalu tunggu hingga cakar baru tumbuh.
Setelah semua pulih, kekuatan rajawali kembali seperti usia 17 tahun, terbang lebih tinggi dan menyambar lebih kuat.

Tubuh manusia semakin tua dan lemah. Tapi saat kita tinggal dalam Tuhan, walau usia semakin tua, kekuatan kita semakin baru.

Banyak orang Kristen melakukan 1-2 hal: berpuasa, berdoa, menanti-nantikan Tuhan, deklarasi, dll tapi setelah tidak terjadi apa-apa, mereka putus asa. Manusia ingin yang instan dan cepat, padahal Tuhan punya jadwal (time-table) Nya sendiri.

Kesaksian
Di awal pernikahan ada nabi yang menubuatkan p hengky punya anak laki-laki. Mertua-nya juga bermimpi mendapat cucu laki-laki. Beberapa bulan kemudian saat mendoakan seorang yang sakit, Tuhan bicara melalui orang ini kepada p Hengky: akan punya anak, dan harus diberi nama Daud. Setelah beberapa waktu, p Hengky mulai lelah.
P Hengky hampir diyakinkan bahwa tidak akan punya anak.
Suatu kali saat membaca firman Tuhan, p Hengky mendapat rhema, lalu di-aminkan. Akhirnya p Hengky memiliki anak.

Hati yang menanti, mencari dan percaya, bisa pudar karena lelah menunggu janji Tuhan.
Kenyataan tidak bisa mengubah Firman, kenyataan harus mengikuti Firman.
Masalahnya: apakah kita mau tinggal dalam hadirat Tuhan ?

Ilustrasi
Gajah adalah binatang terbesar, tapi diikat dengan rantai dan pasak yang kecil. Padahal gajah mempunyai kekuatan dahsyat. Ini karena sejak kecil gajah ini dirantai dengan pasak yang kecil. Di masa kecil itu gajah ini berkali-kali berusaha lepas, tapi gagal. Akhirnya menyerah.

Banyak orang Kristen tidak berdaya gara-gara masalah yang kecil. Dia sudah berdoa-berpuasa-deklarasi, lalu tidak terjadi apapun, ini menyakitinya, tak berdaya. Kita diyakinkan bahwa kita tidak bisa lepas, padahal sebenarnya kita bisa, karena ada potensi Roh Tuhan yang besar dalam diri kita.

Waktu seringkali menjadi ujian terakhir kita: menjadi lelah, atau tetap menanti-nantikan Tuhan
Saat belajar menantikan Tuhan, Tuhan akan memperbarui kekuatan kita jadi baru seperti rajawali.

2. Akui letak kejatuhan kita di hadapan Tuhan
Mrk 10: 46-52

Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus. (Rm 10: 17)

Iman timbul dari pendengaran, maka setiap orang harus mendengar firman Tuhan. Sebutan “anak Daud” artinya Mesias. Bartimeus mendengar bahwa Yesus sang pembuat mujizat dari Nazaret muncul. Tiba-tiba Bartimeus mengalami pencerahan (enlighten), mendapat rhema, maka dia panggil Yesus sebagai Mesias.

Saat seseorang mendapat rhema- Tuhan berhenti, dan terkesima.

Ay 50 – Bartimeus yakin sembuh, maka dia melepaskan jubah kebutaan-nya.
Ay 51 – walau tahu bahwa Bartimeus buta, Yesus tetap bertanya apa yang Bartimeus minta.

Saat Tuhan bertanya: apa yang kita ingin Tuhan buat dalam hidup kita, ucapkan dengan jujur, maka akan jadi dalam hidup kita. Saat kita tidak minta apa-apa, kita juga tidak dapat apa-apa.

Kita harus belajar jujur dan berkata apa yang kita butuhkan kepada Tuhan.
Saat firman menjadi rhema oleh penerangan Roh Kudus, lalu kita ucapkan: maka pasti jadi.

2Raj 6: 1-5
Tetapi berkatalah abdi Allah: ” Ke mana jatuhnya? ” (2Raj 6: 6a)

Kesaksian
Di tahun 1965 ps Cho Yonggi membangun gereja terbesar di dunia, menampung 10 ribu jemaat.
Korea pernah jadi negara termiskin ke-3 di dunia, pernah belajar dari Indonesia, tapi sekarang termasuk negara no-4 termaju di dunia. Saat membangun gereja, Korea sedang krisis ekonomi. Banyak orang menyalahkan dr Cho, bahkan jadi skandal nasional. Dr Cho merasa beban terlalu berat, dan ingin bunuh diri. Saat akan meloncat, Tuhan kirim banyak tawon, dan tawon-tawon itu menyengat dr Cho. Setelah batal bunuh diri, tawon-tawon itu pergi. Kemudian Tuhan bertanya apa masalah dr Cho, dijawab: “ingin gedung gereja itu jadi”. Jawaban Tuhan: “ikuti cara Tuhan, bukan cara manusia.”

Seorang pendoa ajak ps Cho berdoa bersama para pendoa. Ternyata dalam ibadah doa itu yang hadir dari ratusan hingga ribuan. Bahkan untuk menghentikan jemaat ber-bahasa Roh digunakan lonceng. Seorang oma minta diijinkan bicara selama 5 menit sebelum konser doa. Awalnya dia ditolak, karena tua, miskin, hidup dalam flat yang disediakan pemerintah. Tapi Tuhan minta ps Cho beri oma ini kesempatan.
Oma ini berkata kepada jemaat bahwa suami dan anaknya meninggal dalam perang melawan jepang, sekarang dia tidak punya apa-apa selain 1 mangkok dan sepasang supit. Ps Cho sedang kesulitan menyelesaikan pembiayaan gedung gereja, maka oma ini akan mempersembahkan 1 mangkok dan sepasang supit. Hari itu banyak jemaat dijamah Tuhan, terkumpul 2 juta dollar, dan pembangunan gedung gereja selesai.

Tuhan bertanya pada kita: di mana letak kejatuhan kita. Katakan pada Tuhan, maka Tuhan akan pulihkan kita di tempat itu.

Korespondensi:
antoniusfw@facebook.com (FB); antonius_fw@yahoo.com (YM);
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp, Line, WeChat 085 727 868 064

Minggu, 12 Juli 2015
Hati yang Menimbang dengan Bijak
Petrus Agung

Mat 13: 4-8
Banyak orang kehilangan potensi ajaib dari firman Tuhan, padahal potensi itu bisa membuat kita mencapai 100x lipat. Ini karena kita tidak sadar bahwa peluang mendekati kita. Baru kelak di hadapan Tuhan, kita tahu bahwa kita kehilangan banyak hal.

Ada berbagai alasan membaca Firman: kebiasaan, kewajiban, dll. Saat membaca dan mendengar Firman, adalah saat yang penting, karena ada benih kebenaran yang ditaburkan Tuhan. Jika tanah kita baik, maka bisa berubah dahsyat: 30-60-100 kali ganda.

Sayangnya kebanyakan orang seperti tanah di pinggir jalan. Banyak orang datang ke gereja karena rutinitas. Setelah pulang, kembali ke rutinitas kehidupan. Hari senin-nya Firman itu sudah hilang dan terlupakan. Itu masih di tahap mengingat, belum sampai tahap mengubah kehidupan.

Benih Firman Tuhan itu kuasanya tidak pernah hilang dalam hidup kita, dan mempunyai daya pelipat-gandaan tak terbatas.

Ilustrasi:
Ditemukan mumi mesir berusia 3 ribu tahun. Setelah dibuka, ada mayat wanita yang memegang seikat bunga. Para arkeolog menemukan biji bunga yang dipegang, lalu diserahkan pada ahli botani. Setelah ditanam, ternyata tumbuh jadi bunga yang indah, dan dinamai dahlia.
Benih bunga bisa bertahan 3 ribu tahun, maka benih firman Tuhan itu kekal.

Setiap kali mendengar Firman, minta Roh Kudus ajari, karena itulah yang akan merubah hidup kita

Ilustrasi meletakkan sesuatu dengan salah:
Samuel kecil ber-ulang tahun. Orang tua-nya membelikan hadiah: kue tart dan mobil dengan remote control. Anak ini meletakkan mobil di atas tart, dihidupkan, maka mobil berputar. Ujungnya roti tart berantakan, dan mobil rusak total.

Letakkan firman di dalam hidup kita dengan benar.

Belajar dari Yusuf
Kej 37:3, 41: 14

Then Pharaoh sent and called Joseph, and they brought him hastily out of the dungeon. But Joseph [ first ] shaved himself, changed his clothes, and made himself presentable; then he came into Pharaoh’s presence. (Kej 41: 14, AMP)

1. Pakaian kita menunjukkan siapa diri kita saat ini dan kelak
Yakub mencintai Yusuf sejak kecil, bukan sekedar karena Yusuf lahir di masa tua yakub. Ungkapan itu artinya Yusuf anak yang bijaksana dan bertanggung-jawab. Yakub memberikan jubah bangsawan/ pangeran pada Yusuf.

Bagi orang Yahudi pakaian sangat penting, karena bukan hanya menunjukkan siapa dirinya, tapi juga akan jadi apa kelak di masa depan.

Kesaksian
Di TV Amerika, Lisa Bevere menjawab sebuah pertanyaan di stasiun TV : apakah anak gadis boleh mengenakan rok mini dan pakaian yang terbuka?
Jawabannya: tidak ada yang melarang. Tapi penampilan seseorang menunjukkan dia seperti apa, dan ingin jadi seperti apa? Jika kamu putri raja (princess), berpakaianlah seperti princess, jika kamu pelacur, berpakaianlah seperti pelacur.

Pakaian menunjukkan keyakinan kita, dan siapa kita di hari ini dan di masa depan.

Contoh di Alkitab:
Salomo punya hikmat yang tak tertandingi. Salah satu hal yang membuat ratu Sheba tercengang adalah saat melihat cara berpakaian para pegawainya.
Yakub punya iman dan meletakkan impian itu pada Yusuf

Akar kata pakaian dalam bahasa Ibrani adalah pengkhianat. Artinya pakaian bisa mengkhianati kita.
Contoh: Anak ingin jadi pricess. Tapi orang tua membiarkan dia berpakaian yang “menjual”. Maka pakaian yang dikenakannya mengubah destiny-nya, seperti mengkhianatinya di masa depan.

Jika kita punya cita-cita yang hebat, tapi berpakaian buruk, maka pakaian yang kita kenakan itu seperti mengkhianati kita.

Contoh nubuat bagi diri sendiri:
P Agung ke Sentosa Island – Singapura bersama p Timotius. Salah seorang rekan berfoto di bekas penjara, seolah-olah dia adalah tahanan. 4 tahun kemudian dia benar-benar dipenjara. Tanpa sadar dia bernubuat bagi dirinya sendiri.
Saat masih miskin, John Avanzini memotong koran hingga seukuran uang kertas, lalu menumpuknya. Di luar tumpukan dipasang uang pecahan $100, lalu diikat dan dikantongi. Setiap kali kekurangan uang, dia pegang dan lihat tumpukan kertas itu. Ps John sedang mengajari jiwanya untuk percaya bahwa Tuhan bisa memberkatinya berkelimpahan.

Mari bernubuat dengan benar, baik dan tepat dalam hidup kita.

Banyak hal besar gagal karena masalah sepele, contohnya:
Seorang anak muda kaya penampilannya sederhana, dan cenderung tampil miskin. Saat akan menandatangani kontrak puluhan milyar, dia berpakaian biasa, naik metro mini. Saat turun dari metro mini, pemimpin perusahaan yang akan memberi kontrak baru itu turun dari mobilnya. Bos itu membatalkan kontrak itu. Anak muda ini bertobat, berdoa, berusaha menjelaskan, akhirnya mendapatkan kontrak itu setelah ada rekomendasi banyak orang.

2. Penampilan kita menunjukkan apa yang di dalam kita
Firaun ingin cepat-cepat bertemu Yusuf, tapi Yusuf menunda, dan lebih dulu membuat dirinya pantas bertemu Firaun dengan bercukur dan mandi. Ini karena orang Mesir di masa itu tidak suka jenggot, tapi lebih suka penampilan tercukur bersih, tidak berjanggut, tidak berkumis, gondrong, dll.
Maka saat tampil di depan Firaun, Yusuf langsung dipercayai, di antaranya karena penampilannya.

Ilustrasi
Presiden Lincoln (USA) membutuhkan menteri. Seseorang yang sangat qualified diajukan. Setelah di wawancara, ternyata orang itu ditolak, karena wajahnya jelek. Presiden Lincoln berkata bahwa sebelum usia 40 tahun wajah seseorang adalah pembawaan. Tapi di atas 40 tahun, wajah menunjukkan siapa dia: apakah pengomel dan pengeluh, atau suka mengucap syukur.

Kata “wajah” dalam bahasa Ibrani artinya insight , yang di dalam.

Ekspresi wajah kita tergantung reaksi kita: marah, mengomel, mengeluh; atau penuh ucapan syukur

Neh 2: 1-2 – Perkataan raja membuat Nehemia ketakutan. Ini karena salah satu arti kata “muram” adalah “jahat (evil)”. Saat raja melihat wajah yang “jahat” dari bawahannya, raja bisa membunuhnya.

Fil 4:4 – Tuhan mengajak kita bersukacita, karena dampaknya sangat besar dalam hidup kita.

Apapun kewajiban kita bukanlah beban, tapi adalah kepercayaan Tuhan pada kita.

3. Jangan pasif
2 Raj 7: 1-4
Di kota ada kelaparan. Orang kusta ada di luar tembok kota dan biasa mendapat belas-kasihan keluarganya dan orang-orang kota. Mereka dihadapkan pada beberapa pilihan: duduk-duduk saja, pasif, seperti pilihan kebanyakan orang, lalu mati kelaparan. Atau bergerak ke perkemahan lawan dengan kemungkinan mati dibunuh atau mendapat makan.

Jangan membiasakan hidup dari pertolongan dan kemurahan hati orang lain.

Jika kita terbiasa hidup dari uluran tangan orang lain, maka kita tidak akan pernah lepas dari cara ini. Orang yang dibantu saat kesulitan, seringkali akan datang lagi di waktu lain dengan kebutuhan lain. Setiap orang punya tingkat keletihan dalam membantu. Jika mereka membantu, tapi tidak ada hasilnya, tidak ada laporan (report) dan tidak ada hasilnya, mereka akan letih dan berhenti.

Kita punya Tuhan yang hidup, jangan selalu andalkan orang lain, tapi andalkan Tuhan.

Mujizat dalam kata Ibrani “nes”. Dari kata ini ada 2 arti: “mujizat” dan panji “nissi”.
Kata “nes” artinya panji-panji yang diangkat dan digerakkan maju, sebagai tanda pasukan bergerak maju dalam peperangan.

Jika kita ingin mengalami mujizat, kita harus berdiri, mengangkat panji-panji, dan bergerak, maka Tuhan akan membuka pintu di depan kita.

Ilustrasi iman:
Gedung-gedung modern pintunya selalu tertutup. Tapi saat kita mendekati, pintu akan terbuka sendiri.

Selama kita jadi orang yang pasif, tidak akan ada sesuatu yang terjadi.
Petrus tidak akan berjalan di atas air jika dia tidak melangkah keluar dari perahu.
Henokh, Nuh, Abraham, Musa, semua hidup-bergaul-berjalan bersama Tuhan.
Orang sakit di tepi kolam Bethesda. Yang Yesus perintahkan pertama kali bukan kesembuhan, tapi tindakan yang bisa dilakukan jika si sakit sembuh. Saat si sakit bergerak, dia sembuh.
Ps. Mathew Barnett sekarang memiliki Dream Center dan Angelus Temple, dll. Tapi semua diawali karena dia bergerak.

Resume
Benih yang terbaik jatuh di tanah subur
Cara berpakaian menentukan masa depan
Jangan pernah berhenti bergerak

Korespondensi:
antoniusfw@facebook.com (FB); antonius_fw@yahoo.com (YM);
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp, Line, WeChat 085 727 868 064