Minggu, 01 Juni 2014
Pilihan Terbaik
Petrus Agung

Yoh 12: 1-8
Ada 3 pihak yang terlibat dalam penguburan Yesus:
1. Maria saudara Marta dan Lazarus membawa minyak narwastu seharga 1 tahun kerja.
2. Nikodemus bawa mur dan gaharu seberat 50 kati (30kg), seharga kira-kira 100 tahun kerja.
3. Kelompok ke-3: Maria Magdalena, Maria ibu Yakobus, dan Salome. Pagi-pagi benar mereka membeli rempah-rempah yang berbau harum.
Pilihan terbaik dilakukan oleh Maria.

Jesus said, “Let her alone. She’s anticipating and honoring the day of my burial.But Jesus said, Let her alone. It was [intended] that she should keep it for the time of My preparation for burial. [She has kept it that she might have it for the time of My embalming.] (Yoh 12: 7, AMP)

Maria selama ini sudah menyiapkan dan menyimpan minyak narwastu itu, dan akan digunakan untuk mem-balsam mayat Yesus kelak.

Maria mendahului 2 kelompok yang lain. Maria tahu bahwa Yesus akan mati, maka dia siapkan yang terbaik. Hari itu Maria memutuskan untuk menggunakan minyak itu sebelum Tuhan mati.
Kelompok ke-3 terlambat karena Yesus sudah bangkit, dan rempah-rempah yang mereka bawa tidak berguna. Nikodemus bawa lebih banyak, tapi Tuhan sudah mati, sehingga tidak bisa merasakan ataupun me-respon.

3 wujud Yesus:
Yesus yang hidup sebagai manusia.
Yesus yang sudah jadi mayat.
Yesus yang bangkit dari mati.

Maria mengurapi Yesus saat Yesus masih hidup, sehingga Tuhan masih bisa merasakan, me-respon, dan meng-apresiasi pemberian Maria.

Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya di mana saja Injil diberitakan di seluruh dunia, apa yang dilakukannya ini akan disebut juga untuk mengingat dia.” (Mrk 14: 9)

3 pemberian untuk penguburan Yesus:
Maria memberikan saat Yesus masih hidup
Nikodemus memberikan saat Yesus sedang jadi mayat
Wanita-wanita memberikan setelah Yesus bangkit.

Mrk 16: 1-6
Banyak pengabdian yang terlambat dan tidak tepat. Pengabdian yang tepat dasarnya karena kita punya pilihan terbaik. Maria punya kepekaan dan ketepatan, sementara yang lain seperti pengabdian yang salah tempat dan waktu.

Luk 10: 38-42 – Alasan mengapa Maria bisa memiliki ketepatan dan kepekaan.

But the Lord said to her, “My dear Martha, you are worried and upset over all these details! There is only one thing worth being concerned about. Mary has discovered it, and it will not be taken away from her.” (Luk 10: 41-42, NLT)

Sesuatu yang berharga, mulia, dan ajaib harus ditemukan.

Martha sibuk melayani, Maria duduk diam dan mendengarkan perkataan Tuhan. Ada sesuatu yang membuat Maria tidak beranjak dari tempatnya dan mendengarkan Tuhan Yesus. Dia mendengar sesuatu yang membuat fokusnya hanya pada Yesus, dan hal lain bukan lagi jadi prioritas. Maria belajar memilih jadi yang terbaik.

discover disusun dari dua kata: dis dan cover. Discover artinya menghilangkan sesuatu yang menutupi.

Hanya orang yang berjalan dan belajar dari Tuhan yang akan melihat sesuatu terbuka/ disingkapkan

Kemuliaan Allah ialah merahasiakan sesuatu, tetapi kemuliaan raja-raja ialah menyelidiki sesuatu. (Ams 25:2)

Ini adalah proses belajar dengan Tuhan. Saat kita bergaul dengan Roh Kudus, akan membuat roh kita makin cerdas, sehingga kita bisa selalu membuat pilihan terbaik.

Di Hongkong ada salah satu orang terkaya bernama Li Ka Shing. Dia punya sopir yang setia dan sudah kerja bertahun-tahun padanya. Karena faktor umur, maka sudah waktunya sopir itu pensiun. Saat akan memberikan pesangon sebesar 20 juta dollar Hongkong, sopir itu berkata dia punya uang sejumlah itu. Ternyata selama jadi sopir, setiap kali bos-nya memerintahkan untuk beli/ jual suatu saham, maka sopir ini ikut walau dalam jumlah sedikit. Setelah sekian tahun, bos-nya super kaya, tapi sopirnya lumayan kaya.

Kita harus bisa belajar dari orang-orang yang bergaul dengan kita

JKI dan Bahtera mengalami kegerakan yang luar biasa. Bisakah jemaat belajar dari hal itu? Jika bisa, maka semua itu akan mendewasakan kita.

Setiap saat kita harus belajar dan menangkap sesuatu dari Roh Tuhan.

P Agung suka melayani hanba-hamba Tuhan lain, karena bisa belajar banyak.
Dalam kesembuhan ilahi, yang membuat berat adalah harapan dari mereka yang sakit untuk langsung mengalami kesembuhan. Sikap hati p Agung saat melayani KKR kesembuhan didapat dari pergaulan dengan ps Peter Yongren. Saat menemani ps Yongren di bandara, p Agung menduga ps Yongren akan ambil waktu khusus untuk berdoa, ternyata dia memilih untuk ngobrol dan mencoba fasilitas handphone barunya.
Saat p Agung bertanya tentang persiapan khusus ps Yongren, dia berkata bahwa yang menyembuhkan orang-orang sakit adalah Tuhan. Sambil ngobrol dengan p Agung, hati ps Yongren berkomunikasi dengan Roh Kudus. Yang dia butuhkan adalah jaminan penyertaan Tuhan.

Kadang kita terjebak dalam kebiasaan-kebiasaan agamawi. Dalam setiap pergaulan kita dengan Tuhan dan manusia, kita harus belajar hingga menemukan/ discover sesuatu. Hasil proses seseorang yang belajar akan jadi dewasa, bijaksana, dan kenal dengan Tuhan.

Moshe Dayan (jendral Israel) memimpin pendudukan Yerusalem. Setiap kali perang, di depan ada peta, di sisi ada Alkitab. Dia belajar apa yang Tuhan pernah lakukan di kota tersebut. Dari situ dia susun strategi, kemudian merebut kemenangan.

Portal Bahtera: http://web.keluargarhema.com/

Korespondensi:
antoniusfw@facebook.com (FB);
antonius_fw@yahoo.com (YM);
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 24D0C381
WhatsApp , WeChat, Line, Viber, Telegram – 085 727 868 064

Kamis, 29 Mei 2014
Betania
Petrus Agung
Hari Kenaikan Tuhan Yesus Kristus

Luk 24: 50-54
Sebelum terangkat Yesus membawa mereka ke luar kota, ke area dekat Betania. Betania adalah tempat kediaman Marta, Maria dan Lazarus. Di kota itu Lazarus dibangkitkan dari mati. Dalam peristiwa itu Yesus membuat sebuah pernyataan:

Then Jesus became explicit: “Lazarus died. And I am glad for your sakes that I wasn’t there. You’re about to be given new grounds for believing. Now let’s go to him. ” (Yoh 11: 14-15 , MSG)

Tuhan akan memberikan pada kita pijakan-pijakan baru untuk percaya.

Ps Kong mengalami pergulatan hidup dalam 4 tahun terakhir.
Tahun 90an ekonomi Singapura jatuh. Kemudian masuk dana dari Hongkong (Li Ka Shing), lalu mereka membangun kawasan Suntec. Singapura negara maju, tapi penuh mistis. Kota-kota di Eropa juga dibangun berdasar mistis. Karena di belakang semuanya adalah demonik, maka yang bisa mengalahkan hanya gereja Tuhan, karena hanya pada gereja-lah Yesus memberikan kuasa.

Ps Kong membeli 40% kepemilikan Suntec sebesar Rp 3,2T. Saat akan mengumumkan ke jemaat, ps Kong didatangi iblis penguasa Singapura, dan baru bisa diusir setelah 1 jam. Ps Kong tahu bahwa akan ada masalah dengan pembelian ini.
Saat pembelian Suntec diumumkan pada hari Minggu, Senin mulai timbul serangan dari media karena merasa gereja terlalu agresif. Setelah diberi gereja, properti Suntec naik 2 kali lipat, maka artinya uang gereja juga meningkat.

Arsitek yang mendesain Suntec adalah anak Tuhan. Orang ini mendesain Suntec berdasar pesanan. Gambar desain Suntec berasal dari dukun, maka inspirasinya dari iblis. Gambar desain Suntec seperti telapak tangan kiri menghadap atas: 4 gedung tingginya 45 lantai (seperti 4 jari), 1 gedung tingginya 18 lantai (seperti jempol). Di tengah area ada kolam kemakmuran, di sebelahnya ada convension hall yang digunakan untuk ibadah. Letaknya di pergelangan tangan.
Arsitek Suntec mengatakan bahwa selain berbentuk tangan, area Suntec juga berbentuk mulut naga. Di dasar kolam ditanam segala macam jimat dari berbagai macam dukun.
Maka Suntec adalah simbol kekayaan Singapura yang berasal dari iblis sendiri. Sehingga saat gereja masuk, iblis marah, pemerintah Singapura juga marah.
Sejak ada masalah di Suntec, pergelangan tangan ps Kong sering sakit. Ps Kong juga kehilangan 12 ribu jemaat.

Kita harus belajar peperangan rohani dengan lebih serius!

Iblis kerjanya: mencuri, membunuh, dan membinasakan. Jika kita tidak berperang, iblis akan tetap berbuat sesukanya pada kita. Peperangan rohani saat ini semakin riil karena setan tahu bahwa waktu mereka sempit. Saat Tuhan kembali ke dunia, maka waktu setan habis.

Hidup tidak bisa diselesaikan hanya dengan kekuatan manusia, tapi harus dengan kekuatan Tuhan

Kesaksian:
Di acara Solo, sesaat sebelum kesembuhan Ilahi, di panggung yang sama ada reog dan beberapa orang kerasukan. Tapi saat doa kesembuhan, Tuhan melawat dan bekerja secara luar biasa.

Selesai acara retret di Belanda, Tuhan minta p Agung ke Austria. P Agung mendarat di Salzburg, kotanya Mozart. Saat akan landing, p Agung mendapat visi banyak bayi terlentang penuh darah dan menangis menjerit-jerit. Dri pemetaan rohani, didapat kisah bahwa di Salzburg jaman dahulu, pada masa Romawi pernah terjadi pembantaian 200 bayi dan anak-anak oleh penyihir-penyihir. Oleh warga Salzburg para penyihir itu dibakar hidup-hidup. 200 jiwa-jiwa bayi itu pernah dipersembahkan ke setan. Karena ikatan setan ada batas-waktunya, maka sudah saatnya ikatan terhadap bayi-bayi itu dilepaskan. Tuhan perintahkan peperangan rohani di Austria karena hampir semua raja Eropa cikal-bakalnya di Austria.

Saat makan, ada 2 orang mendapat visi di toilet: dikeroyok bayi-bayi yang minta tolong supaya dilepaskan. Di Salzburg Tuhan minta tim menyembah malam hari dengan piano. Akhirnya tim mendapatkan tempat di gereja Babtis. Tim menyembah menggunakan grand piano, dan Tuhan melawat dengan dahsyat. Sebelum pulang, di dekat landasan ada sekitar 20-30 anak SD berdiri berjajar sambil melambaikan tangan kepada orang-orang yang akan naik pesawat.

Setelah acara selasa selesai, ada seseorang yang ingin membelikan JKI piano. Harganya 168 jt. Setelah nego, harganya 131 jt. Orang yang diperintahkan Tuhan membeli piano jadi yakin bahwa itu perintah Tuhan karena ulang-tahunnya 13 Januari (13-1), sama dengan harga piano.

Hidup kita bukan sekedar kebetulan. Di Betania Yesus berikan pijakan baru untuk iman murid-muridNya. Maka ini saatnya kita naik ke next level, bangkit jadi pasukan Tuhan, sehingga kita tidak mudah dibodohi setan.

Portal Bahtera: http://web.keluargarhema.com/

Korespondensi:
antoniusfw@facebook.com (FB);
antonius_fw@yahoo.com (YM);
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 24D0C381
WhatsApp , WeChat, Line, Viber, Telegram – 085 727 868 064

Minggu, 11 Mei 2014
Cut Off
Hengky Kusworo

Untuk menjadi Kristen kita tidak perlu bayar apapun, karena Yesus yang bayar keselamatan kita.
Tapi untuk menjadi seorang murid Yesus, sering kita harus menyerahkan segalanya.

Kej 17: 1- 16
Ay 9 – Dalam sebuah perjanjian dengan Tuhan, bagian Tuhan adalah melaksanakan janjiNya. Tapi dari pihak manusia juga harus memegang janji Tuhan itu.

Manusia ada karena sebuah alasan dan tujuan. Tidak ada manusia yang muncul secara kebetulan. Tuhan merancang kita tidak dengan asal-asalan atau berjudi.

Sebelum menerima janji Tuhan dalam hidupnya, Abraham mengalami banyak hal. Tuhan melihat potensi besar dalam hidup Abram, tapi itu tidak akan bisa besar jika tidak ada sesuatu yang dipotong/ dikerat dari hidupnya.

Tetapi orang Yahudi sejati ialah dia yang tidak nampak keyahudiannya dan sunat ialah sunat di dalam hati, secara rohani, bukan secara hurufiah. Maka pujian baginya datang bukan dari manusia, melainkan dari Allah.(Rm 2: 29)

Hati kita harus di-sunat, karena dari situ muncul hal-hal yang jahat: cabul, najis, dengki, iri hati, kemarahan.

Sunat memotong sesuatu yang najis dan tidak kudus dalam hati dan hidup kita.

Sunat dalam hidup Abraham
1. Nama Abram diganti Tuhan. berkaitan dengan karakter.
Nama “Abram” tidak bisa membuat nya jadi besar, tidak bisa membawa destiny untuk menurunkan bangsa-bangsa. Nama “Abram” artinya bapa yang ditinggikan.

Sebelum namanya diganti, fokus Abram adalah pujian untuk dirinya sendiri, dan bukan fokus kepada Tuhan. Tuhan masukkan unsur Jehova pada nama Abram sehingga menjadi “Abraham”.

Hati kita harus disunat ! Kita tidak bisa besar jika fokus kita hanya pada diri kita sendiri.

Kata “sunat” artinya cut off, sesuatu yang dipotong. Sunat memotong sesuatu yang najis-kotor-tidak berkenan di hidup kita. Saat Tuhan akan membuat kita jadi besar, maka yang Tuhan urusi pertama adalah karakter kita. Bahkan Tuhan bawa kita masuk ke proses yang membuat kita mendapatkan kerendahan hati. Misalnya: meminta maaf walau tidak bersalah.

Saat Yakub meninggal, saudara-saudara Yusuf takut Yusuf membalas dendam. Tapi ternyata dalam hati Yusuf sudah tidak ada kemarahan-kebencian-dendam-iri, bahkan menjamin semua keluarganya dan keturunannya. Yusuf rela sunat terjadi dalam hatinya, dan inilah yang membuat Yusuf jadi besar.

Nama Yakub artinya penipu. Maka harus diubah jadi Israel yang artinya pangeran Tuhan.

Ada identitas dalam hati dan hidup kita yang Tuhan mau kerat.

Yang membuat Saul tidak sampai pada destinynya: iri. Saul berakhir tragis karena Saul tidak pernah berurusan dan bereskan hatinya di hadapan Tuhan.

Nama Abram diubah menjadi “Abraham”, artinya “bapak segala bangsa. Maka destiny Abraham berubah: harus menjadi berkat buat banyak bangsa dan banyak orang, fokusnya bukan lagi dirinya.

Nama Sarai jadi Sarah. Nama “Sarai” artinya princess/ chief. Nama “Sarah” artinya wanita yang bermartabat (noble woman). Fokusnya tidak bisa bossy – selalu memimpin, tapi harus menjadi orang yang bermartabat dan memiliki mental yang mulia. Tuhan mau hati Sarah harus besar, penuh dengan pengampunan, karena dari rahimnya Tuhan akan menurunkan raja-raja.

Jepang pernah menjadi penjajah terkejam di dunia. Tapi setelah bom atom dijatuhkan sekutu di Heroshima-Nagasaki, maka sesuatu berubah: mental mereka berbeda. Mereka punya integritas, menghargai orang lain, jujur, hidup harmony dengan alam.
Saat tsunami Jepang, supermarket dibuka tanpa penjagaan, mereka antri tanpa dijaga, dan ambil seperlunya. Fokusnya pada saudaranya
Tanpa pengawasan, jalan-jalan bersih.
Orang Jepang susah di-injili karena merasa dirinya baik.

Orang yang punya mentalitas mulia tidak akan punya kecenderungan melukai orang lain. Bahkan saat dilukai akan belajar mengampuni, dan meletakkan haknya. Hati yang mulia tidak penuh dengan kebencian/ dendam, mau mengorbankan harga diri dengan merendahkan diri.

Kesaksian:
P Hengky dulu punya kecenderungan kikir. Saat pembangunan gereja, Tuhan meminta p Hengky untuk mempersembahkan deposito yang merupakan dana persiapan kelahiran anaknya. P Hengky menahan dan menunggu peneguhan. Tuhan ber-urusan dengan hati p Hengky:
Saat mengendarai mobil, truk di hadapan p Hengky tulisannya “pelit”.
Seorang anak kecil datang dan berkata bahwa p Hengky pelit.

Akhirnya deposito dipersembahkan. Tiba saat istrinya melahirkan, istri p Hengky terpaksa masuk ke kelas VIP karena kelas 1 penuh. Selain itu istri p Hengky harus operasi cesar karena anaknya “kalung-usus”. Ternyata sebelum membayar, ada seseorang yang memberi persembahan. Dan saat membayar, ternyata potongan harganya sangat banyak.

Setelah memanggil Musa, tiba-tiba Tuhan ber-ikhtiar membunuh Musa, karena Musa lupa menyunat anaknya. Tindakan Zipora menyunat anaknya menyelamatkan Musa.

2. Mengusir Ismael dan Hagar – Menyunat kedagingan
Kej 21: 8-13 – Sarah meminta Abraham mengusir Ismael dan Hagar, dan Tuhan menyetujui hal itu. Hati Abraham terkoyak saat harus melepaskan Ismael. Apapun yang terjadi, Ismael adalah anak kandung Abraham.

Ay 10 – Ismael sekitar usia 15, Ishak sekitar 5-6 tahun. Arti kata “bermain” adalah mocking, seperti di bully, dibuat permainan.

Orang yang takut akan Tuhan akan menjaga kata-katanya. Cemoohan kita harus kita pertanggung-jawabkan.

Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan. (Rm 10:10b)
Hidup dan mati dikuasai lidah, siapa suka menggemakannya, akan memakan buahnya. (Ams 18: 21)

Anak yang dari Roh ditindas oleh anak yang dari daging

Now Sarah saw the son of Hagar the Egyptian, whom she had borne to Abraham, mocking [ Isaac ] (Kej 21: 9, AMP)
One day Sarah saw the son that Hagar the Egyptian had borne to Abraham, poking fun at her son Isaac (Kej 21: 9, MSG)

Roh tidak boleh ditindas oleh kedagingan, karena lama-kelamaan tidak akan tahan.
Contoh: saat tinggal di Sodom, roh Lot tersiksa.

Kita harus sunat kedagingan dalam diri kita. Jika tidak, maka destiny, tujuan dan panggilan Tuhan dalam hidup kita akan hilang.

Ilustrasi:
Di dalam diri kita seperti ada 2 anjing, yang satu baik dan yang lain jahat. Mereka selalu bertengkar. Yang menang adalah anjing yang diberi makan.

Jika kita masukkan dan telan semua yang jahat, maka itu yang menang. Tapi jika kita beri makan roh kita dengan semua yang baik, maka roh kita yang akan menang!

2011 – Jeremy Lin, pemain basket asal Taiwan, tingginya hanya 180 cm, maka sangat berat menghadapi lawan-lawan di NBA yang tingginya rata-rata 2 m. Lin dihina, ditolak berbagai klub, tidak pernah dipasang, dan mengalami rasisme. Lin tidak mengijinkan semua yang dialami untuk mencederai hatinya. Saat ada kesempatan bermain, Lin langsung mencetak 20 poin di penampilan pertama. Kemudian dia selalu mencetak skor dalam 7 pertandingan. Saat di wawancara tentang keberhasilannya, Lin selalu berkata bahwa semua karena Kristus yang memberi kekuatan. Setiap kali bertanding, Lin membeli 50 tiket VIP bagi anak-anak disable, dan meminta mereka mendoakannya. Sejak itu, dana sosial NBA yang sempat terhenti, kembali dialirkan.

Mari ijinkan Tuhan berperkara dalam hidup kita !

3. Tuhan meminta Abraham mengorbankan Ishak – yang paling dicintai
Kej 22: 1-9
Sunat ketiga dalam hidup Abraham: melepaskan yang paling dicintainya. Jika yang diminta harta atau hal yang lain, itu tidak akan menyentuh hati Abraham. Tapi saat yang diminta adalah anak perjanjian yang telah ditunggunya selama 30 tahun.

Dalam perjalanan hidup kita, akan ada titik dimana Tuhan minta kita lepaskan yang paling kita kasihi.

Saat meletakkan Ishak di atas mezbah, Abraham tidak tahu bahwa dia sedang melakukan tindakan profetik. Karena di tempat yang sama didirikan bait Allah oleh raja Salomo. Dan Bapa kelak harus menyerahkan anak yang paling dicintai: Yesus, untuk disalibkan sebagai korban penebus manusia.

Jim Caveizel – pemeran Yesus di film “the Passion of the Christ”. Yang paling dia takuti adalah shooting penyambukan, karena menggunakan cambuk asli, sementara punggungnya hanya dilapisi papan. Pemeran algojo adalah seorang yang tidak percaya Tuhan. Saat pengambilan gambar, ada ujung cambuk yang mengenai tubuh Jim. Maka dia berteriak memaki penyambuk-nya. Di saat itu Jim sadar: saat Yesus dicambuk, yang keluar bukan makian, tapi pengampunan.
Pemeran algojo akhirnya terima Yesus, karena sadar betapa besar penderitaan Yesus.

Kesaksian:
Tim basket SD TerBang ikut camp selama 2 minggu. Suatu saat pelatih menemukan sampah di kamar mandi. Mereka dihukum tidur di teras rumah. Satu-persatu anak dipanggil si pelatih, ditanya apakah mau pasang badan dan menanggung hukuman bagi teman-temannya. Akhirnya seluruh tim setelah ditanya, hanya satu anak yang tidak mau berkorban karena latar belakangnya. Anak ini akhirnya ditinggal di luar sementara teman-temannya boleh masuk. Kemudian si pelatih menjelaskan pada anak itu bahwa semua harus mau berkorban demi teman yang lain. Akhirnya semua anak tidak dihukum.

Yesus berkorban bagi kita. Karena Salib-Nya maka kita bisa berdiri di hadapan Bapa di Surga.

Jangan korbankan saudara, tapi mari rela berkorban bagi saudara-saudara kita.

Keith Johnson 20-21 Mei, di JKI permata 18:00

Portal Bahtera: http://web.keluargarhema.com/

Korespondensi:
antoniusfw@facebook.com (FB);
antonius_fw@yahoo.com (YM);
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 24D0C381
WhatsApp , WeChat, Line, Viber, Telegram – 085 727 868 064

Minggu, 04 Mei 2014
The Cup of Blessing
Petrus Agung

The cup of blessing which we bless, is it not the communion of the blood of Christ? The bread which we break, is it not the communion of the body of Christ? (1Kor 10: 16, NKJV)

Ritual Paskah Yahudi: saat merayakan paskah mereka meminum minimal 4 cawan. Cawan yang Tuhan Yesus bagikan dalam perjamuan terakhir, dan sekarang kita lakukan dalam perjamuan kudus, adalah cawan ke-3, yaitu “cawan berkat” (the cup of blessing).

Liturgi perayaan Paskah Yahudi
Bagian pertama
Perayaan paskah Yahudi dimulai oleh imam berkata “biarlah perayaan ini dimulai”.
Menaikkan doa-doa.
Minum cawan pertama: anggur dicampur sedikit air.
Bagian kedua:
Makan sayur pahit yang dicelup cuka/ garam, untuk mengingat pahitnya nasib mereka di Mesir, sekaligus mengingatkan bahwa ada perjanjian garam antara mereka dengan Tuhan. Diharap itu membuat mereka tidak lagi berdosa hingga dibuang jadi budak bangsa lain.
Imam membaca kitab keluaran, bagaimana Tuhan memukul Mesir dengan berbagai tulah, perayaan Paskah pertama, lalu Tuhan membawa bangsa Israel keluar dengan membawa jarahan yang luar biasa, dan akhirnya masuk tanah Kanaan.
Menaikkan doa, membaca Mazmur 113 dan 114, menaikkan pujian.
Minum cawan ke-2.
Bagian ke-3
Makan berbagai makanan dengan pengertian profetik:
2 Roti, salah satu dipecah, diletakkan di atas roti yang lain.
Roti yang dibungkus daun pahit.
Makan domba paskah.
Minum cawan yang ke-3 (cawan berkat = the cup of blessing).
Bagian ke-4
Menaikkan doa dan menyanyi lagu-lagu yang luar biasa bagi Tuhan: “great hallel”
Beberapa doa
Minum cawan ke-4
Imam menutup perayaan dengan berkata “tetelestai”, artinya: “sudah selesai” (it is finish)

Dalam perjamuan terakhir, Yesus tidak menyelesaikan ibadah Paskah dan berhenti pada cawan ke-3. Setelah selesai menyanyikan “the great hallel”, Yesus tidak melanjutkan liturgi, tapi langsung mengajak murid-muridNya ke bukit Zaitun.

Sesudah menyanyikan nyanyian pujian, pergilah Yesus dan murid- murid- Nya ke Bukit Zaitun. (Mat 26: 30)

Di taman Getsemani Yesus menaikkan doa-doa:
“Ya Bapa- Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada- Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki. ” (Mat 26: 39)

Yesus ditangkap di taman Getsemani. Kemudian disiksa semalaman. Esoknya Yesus disalibkan.

Tuhan berikan kepada kita “the cup of blessing”, tapi cawan ke-4 Yesus minum sendiri.

Sesudah itu, karena Yesus tahu, bahwa segala sesuatu telah selesai, berkatalah Ia– supaya genaplah yang ada tertulis dalam Kitab Suci–: ” Aku haus! ” Di situ ada suatu bekas penuh anggur asam. Maka mereka mencucukkan bunga karang, yang telah dicelupkan dalam anggur asam, pada sebatang hisop lalu mengunjukkannya ke mulut Yesus. Sesudah Yesus meminum anggur asam itu, berkatalah Ia: ” Sudah selesai. ” Lalu Ia menundukkan kepala- Nya dan menyerahkan nyawa- Nya. (Yoh 19: 28-30)

Tuhan tidak selesaikan perayaan Paskah hingga cawan ke-4, sebab cawan itu berisi murka Tuhan karena dosa manusia sejak Adam hingga akhir jaman.

Saat ibu Yohanes dan Yakobus minta supaya anak-anakNya duduk di sisi kanan dan kiri Yesus, mereka tidak tahu cawan apa yang Yesus maksudkan. Manusia tidak ada yang sanggup meminum cawan murka Tuhan, bahkan Yesus pun menawar supaya itu lalu.

Yesus meminum sendiri cawan ke-4, itu membuktikan cinta Yesus kepada kita.

Pemimpin dunia berkata: Aku senang, kamu senang; aku susah, kamu ikut susah
Yesus berkata: Aku senang, kamu ikut senang; yang susah Yesus tanggung sendiri.

Ucapan imam menutup perayaan paskah Yahudi, digenapkan Yesus di kayu salib.

Sesudah Yesus meminum anggur asam itu, berkatalah Ia: “Sudah selesai.” Lalu Ia menundukkan kepala-Nya dan menyerahkan nyawa-Nya (Yoh 19: 30)

Semua kutuk dosa, penghukuman di neraka, kemiskinan, sakit-penyakit: semua sudah selesai!

Minum “the cup of blessing” dengan ucapan syukur, karena kita tidak perlu minum cawan ke-4.

Kaitan antara cawan berkat dengan kehidupan kita.

LORD, You alone are my inheritance, my cup of blessing. You guard all that is mine (Mzm16:5,NLT)

Tuhan adalah cawan berkat kita, yang memegang dan menjamin masa depan kita.

Di taman Getsemani, Yesus mengungkapkan keinginan manusiawiNya. Tapi Bapa tetap meminta Yesus meminumnya, karena tidak ada manusia di sepanjang jaman yang akan sanggup menebus dosa, dan menanggung murka Tuhan. Di puncak semua penderitaan di Golgota, saat tahu semua sudah terbayar, Yesus berkata “aku haus”. Setelah minum, Yesus tidak lupa menutup perayaan Paskah terakhir Yesus, sebagai bagian tugas ke-imam-anNya

Kitab Wahyu, sebagai penutup Alkitab, diberikan pada Yohanes, satu-satunya murid yang menghadiri penutupan ibadah Paskah terakhir Yesus.

Yang bisa bertahan sampai akhir adalah yang punya ikatan hati dan jiwa sangat kuat dengan Tuhan!
Setialah sampai akhir!

Didik hidup kita untuk setia sampai akhir. Tuhan akan selesaikan apa yang Dia sudah mulai dalam hidup kita. Walau seolah-olah belum selesai atau terhenti, Tuhan akan tuntaskan!

Tuhan adalah cawan berkat kita, dan Tuhan yang memegang dan menjamin masa depan kita.

Portal Bahtera: http://web.keluargarhema.com/

Korespondensi:
antoniusfw@facebook.com (FB);
antonius_fw@yahoo.com (YM);
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 24D0C381
WhatsApp , WeChat, Line, Viber, Telegram – 085 727 868 064

Minggu, 27 April 2014
The Finger of God
Petrus Agung

Jari Tuhan disebutkan di dalam Alkitab antara lain:
Di jaman Musa: jari Tuhan menulis 10 hukum
10 tulah di Mesir: nyamuk. Ahli sihir menyebut itu sebagai perbuatan trelunjuk Tuhan.
Di kitab Daniel: jari Tuhan menulis di dinding tembok kerajaan: “mene-mene-tekel-ufarsin”
Di Mazmur : telunjuk Tuhan menciptakan langit
Yesus mengusir setan dengan telunjuk Tuhan

Tuhan Yesus tidak pernah menghapus hukum Taurat, tapi menggenapinya.

Tuhan bekerja sangat akurat dan tepat, sesuai yang tertulis dalam Alkitab. Demikian pula bagi hidup kita, Tuhan juga bekerja dengan sangat tepat dan akurat.

Yoh 8: 1-11 – Yesus menyelamatkan wanita yang berdosa dari kematian karena dirajam.
Yesus sedang mengajar rakyat di bait Allah. Kemudian ahli-ahli Taurat dan orang Farisi membawa wanita yang kedapatan berdosa.
Pertanyaan ini sebuah jebakan:
Jika dijawab: ‘dirajam’, Yesus akan dianggap melanggar hukum Romawi (penjajah).
Jika dijawab ‘ampuni’, Yesus akan dianggap melanggar hukum Taurat.

Saat mereka mengajukan pertanyaan, Yesus berhenti mengajar, membungkuk, menulis sesuatu dengan jariNya. Apakah yang Yesus tulis?
Alkitab mencatat bahwa “jari Tuhan menulis”:
1. Pada 2 Loh batu : menulis 10 perintah
2. Di dinding kerajaan Babel: menulis “mene-mene-tekel-ufarsin”

Dan ini adalah kali ke-3 kalinya Alkitab mencatat: jari Tuhan menulis

Para penuduh tetap mendesak Yesus, maka setelah menulis dan kembali berdiri, Yesus berkata:

Barangsiapa di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan itu. ” (Yoh 8: 7b)

Peristiwa yang terjadi di injil Yohanes pasal 8 latar-belakangnya ada di pasal 7. Saat itu orang Israel sedang merayakan pesta Tabernakel/ pondok daun. Salah satu upacara/ prosesi/ ritual perayaan adalah penuangan air. Di masa itu imam Bait Allah dibagi menjadi 3 kelompok. Kelompok ke-3 membawa bokor/ kendi emas (golden vessel) ke kolam Siloam, lalu mereka mengambil air dari kolam Siloam, sambil mengucapkan: “ini adalah air kehidupan”. Sesampainya di bait Allah, mereka mencurahkan air itu di altar.

Dan pada hari terakhir, yaitu pada puncak perayaan itu, Yesus berdiri dan berseru:”Barangsiapa haus, baiklah ia datang kepada- Ku dan minum! Barangsiapa percaya kepada- Ku, seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci: Dari dalam hatinya akan mengalir aliran-aliran air hidup.”(Yoh 7:37-38)

Di puncak perayaan “hari pondok daun”, Yesus berkata bahwa hari itu Alkitab digenapi: Yesus-lah air hidup “living water”. Air hidup tidak lagi diambil dari suatu tempat, tapi dalam diri kita, jika kita percaya pada Yesus.

Yesus menggenapkan semua yang tertulis di Alkitab:
Yesus menubuatkan penghancuran bait Allah. Ini digenapi saat bait Allah dijarah dan dibakar oleh pasukan Romawi yang dipimpin jenderal Titus.
Zakaria menubuatkan tentang mesias yang memasuki Yerusalem dengan menunggang keledai. Ini digenapi Yesus 600 tahun kemudian.

Jika nubuatan tentang batu: ternyata terjadi. Apalagi tentang janji Tuhan buat kita. Tuhan tidak pernah lupa akan semua janjiNya!

Peristiwa Tuhan menulis di Yohanes pasal 8 ini menggenapi 2 peristiwa di perjanjian lama.

1. Mereka yang meninggalkan Tuhan, sumber air kehidupan, namanya akan ditulis di debu tanah.
Salah satu ayat yang selalu dibaca pada hari raya Tabernakel:

O LORD, the hope of Israel, All who forsake You shall be ashamed. “Those who depart from Me Shall be written in the earth, Because they have forsaken the LORD, The fountain of living waters.” (Yer 17: 13, NKJV)

Orang Israel yang selalu mengikuti perayaan Tabernakel akan hapal ayat ini.
Saat Yesus menulis di tanah, banyak ahli percaya bahwa yang ditulis itu adalah nama-nama mereka. Mereka baru merayakan upacara “air kehidupan”, dan baru mendengar pernyataan ayat di kitab Yeremia. Siapapun di situ yang namanya ditulis di tanah oleh Yesus, akan sadar bahwa jari Tuhan sedang menulis lagi.

2. Yesus hari itu bertindak sebagai imam.
Bil 5: 11 – hukum tentang cemburu, yaitu untuk suami yang mencurigai istrinya ber-zinah.
Suami membawa istrinya dan saksi-saksi kepada imam. Jika tidak ada saksi, maka istri dibawa sendiri, lalu imam akan membungkuk dan menulis nama orang-orang yang terlibat. Debu itu dimasukkan ke air suci. Lalu imam menulis semua kutuk pada sebuah gulungan, dan dimasukkan juga ke air suci. Wanita itu harus meminumnya. Jika benar berdosa, maka kutuk itu akan kena.
Dalam hukum Taurat seharusnya suami mendampingi istrinya saat menghadap imam, dan pelaku yang lain juga dibawa. Tapi hari itu baik pelaku lain dan si suami tidak ikut di bawa menghadap.

Yesus bisa menggunakan cara lain yang mengagumkan manusia, tapi Dia pilih menggenapi Taurat dengan cara yang tepat dan elegan:
1. Yesus baru saja memberikan “air hidup” dalam perayaan Tabernakel, tapi orang-orang itu datang untuk mencari air kotor, karena punya maksud busuk untuk menjebak Yesus.
2. Yesus juga berfungsi sebagai imam yang menjalankan tugasnya: menulis, dan mempersiapkan ujian bagi para penuduh: minum cawan kutuk.

Barangsiapa di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan itu. ” (Yoh 8: 7b)

Ayat ini (Yoh 8: 7b) adalah “cawan kutuk” yang Yesus tawarkan kepada orang-orang yang membawa wanita pendosa itu: sebelum menghakimi pendosa lain, mereka sendiri dihakimi.
Tidak ada yang berani menyentuh batu, karena mereka sadar bahwa dosa mereka banyak.

Di akhir jaman, Tuhan tidak akan berteriak-teriak menyebut dosa kita. Orang-orang akan ke neraka karena dibuat Tuhan sadar akan dosanya sendiri, dan mereka tidak bisa ke surga.

Yesus menulis di tanah, lalu diambil dan dimasukkan ke air suci, lalu dibawa. Di taman getsemani Yesus meminum semua kutuk dosa kita, dan ditanggungNya di kayu salib.

Orang yang percaya Yesus bukan sekedar ber-agama, tapi mereka yang sadar dan tahu bahwa semua dosa dan kutuk dosa dari hidupnya sudah ditanggung dan diminum oleh Yesus. Sebagai gantinya, Tuhan berikan cawan berkat (The Cup of Blessings)

Saat semua orang pergi dan tidak menghakimi, Yesus yang seharusnya berhak menghakimi, ternyata tidak melakukan penghakiman juga.

Jangan menghakimi orang lain! Karena jika tuduhan itu tidak berlaku, maka “cawan kutuk” nya harus diminum si penuduh.

Harusnya kita saling memberkati, bukan saling menghakimi

Kita sudah terima “the cup of blessing”, maka dari hidup kita seharusnya keluar mata air kehidupan.

Jangan lagi cari air kotor, air pahit, atau air beracun, karena Tuhan sudah sediakan air hidup.

Kesaksian:
Seorang hamba Tuhan yang sakit di rumah sakit, di telpon oleh hamba Tuhan lainnya. Ternyata itu bukan simpati atau ingin mendoakan, tapi penelepon ingin meyakinkan bahwa si hamba Tuhan benar-benar sakit, sehingga dia bisa gembira. Ini adalah air kotor, yang membuat hati Tuhan sedih.

Jika kita tidak berhati-hati, kita bisa berduka karena berkat orang lain, atau bersuka karena kemalangan orang lain.

Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah,
dan oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus Yesus. (Rm 3: 23-24)

Kita orang-orang yang diampuni, dibenarkan, dan kita terima air hidup, bukan air kotor.

Pengejaran dalam kehidupan
Tidak ada yang lebih ajaib dari tinggal di hadirat Tuhan. Sebagian besar manusia mengejar sesuatu dalam kehidupannya. Jika saat kita sampai pada yang kita kejar, tapi tidak ada Tuhan di situ, maka hidup kita hanyalah sebuah kehampaan.

Rata-rata pemasukan perkapita Indonesia 36 jt/ tahun, sementara Qatar 1,2 milyar/ tahun. Saat ini pendapatan perkapita Qatar terbesar di seluruh dunia. Apapun yang diimpikan dunia ada di Qatar, tetapi Qatar juga tercatat sebagai negara dengan angka kecelakaan kendaraan bermotor yang fatal tertinggi di dunia.

Jika kita punya Yesus, kita akan dibawa from glory to glory. Manusia terdiri dari tubuh-jiwa-roh. Jika kekayaan jasmani tergenapi, sebenarnya kita hanya mendapat 30%, karena masih ada faktor jiwa dan roh, dan itu tidak bisa dibeli dengan uang.

Cintai Tuhan lebih dari segalanya, karena hanya di dalam Tuhan : tubuh-jiwa-roh kita utuh digenapi, dan Tuhan berikan dalam takaran yang sempurna.

Yang bisa menikmati kebahagiaan hanyalah mereka yang cinta dan percaya kepada Yesus!

Kamis-Jumat, 1-2 Mei seminar: Cup of Blessings. Rencana akan dibagi replika cawan.
Minggu sore, 4 Mei: kebaktian dengan Morris Cerullo (80 tahun)

Portal Bahtera: http://web.keluargarhema.com/

Korespondensi:
antoniusfw@facebook.com (FB);
antonius_fw@yahoo.com (YM);
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 24D0C381
WhatsApp , WeChat, Line, Viber, Telegram – 085 727 868 064

Jumat, 18 April 2014
Perjanjian Darah (The Blood covenant)
Petrus Agung

For this is My blood of the new covenant, which [ ratifies the agreement and ] is being poured out for many for the forgiveness of sins. (Mat 26: 28, AMP)

Darah Yesus mengesahkan sebuah perjanjian yang baru antara kita dengan Tuhan.

Mengikut Tuhan dengan iman itu baik, tapi lebih baik lagi jika itu dilengkapi dengan pengertian dan pewahyuan dari Tuhan. Karena Firman berkata umatKu binasa karena kurang pengetahuan (Hos 4:6).

My people are destroyed for lack of knowledge (Hos 4:6a, AMP)

Ada 7 pengertian tentang perjanjian darah (blood covenant), yang harus kita mengerti, yang akan terjadi saat 2 orang atau lebih mengadakan perjanjian darah (blood covenant). Begitu perjanjian darah dilakukan, mereka menjadi saudara darah (blood brothers), sekalipun bukan saudara kandung.

1. Pertukaran jubah
Contoh Alkitab:
Daud dan Yonatan pernah melakukan pertukaran jubah. Sejak menerima jubah Yonatan, Daud berhasil dan bersikap bijaksana. Perilaku seorang pangeran/ anak raja masuk ke hidup Daud.
Elia dan Elisa. Elisa minta hak kesulungan dari Elia. Saat Elia diangkat, Elisa mengkoyakkan jubahnya dan mengenakan jubah Elia. Lalu Elisa membelah sungai Yordan dengan memukulkan jubah Elia.
Bartimeus melepaskan jubahnya untuk perubahan hidup.

Yesus menawarkan perjanjian darah kepada kita, karena kita tidak punya nilai tawar. Saat kita terima tawaran Yesus, maka Yesus melepaskan jubahNya, dan kita melepaskan jubah kita. Lalu Yesus memakai jubah kita, dan kita memakai jubah Yesus.

Perjanjian darah dimulai saat Yesus melepaskan yang Dia punya: hidupNya. Maka kita harus melepaskan seluruh hidup kita untuk Yesus.

2. Pertukaran sabuk/ ikat pinggang
Di jaman dahulu sabuk adalah tempat untuk meletakkan pedang dan pundi-pundi. Sabuk kita tidak ada apa-apanya, tapi sabuk Tuhan adalah tempat Tuhan meletakkan pundi-pundi dan pedangNya.

Tuhan memberikan senjata kepada kita: pedang Roh dalam hidup kita, yaitu Firman Tuhan. Sehingga setiap kali kita berteriak “demikianlah Firman Tuhan”, maka itu akan mengguncangkan alam roh.

Tuhan memberikan pundi-pundiNya kepada kita. Saat kita berada dalam perjanjian darah, uang kita bukan lagi milik kita, tapi adalah uang Tuhan.

Setiap kali perjamuan kudus, artinya ajakan Tuhan untuk bertukar jubah dan ikat pinggang.

Orang yang lahir baru berubah perilakunya, karena mengenakan jubah Tuhan. Selain jubah, Tuhan juga berikan ikat pinggangNya

Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. (Yoh 10:10b)

3. Ada korban
Ketika terjadi perjanjian darah antara Tuhan dengan Abraham, ada lembu, kambing, domba jantan, dan burung merpati yang dibelah dua. Lalu mereka yang terlibat perjanjian berjalan di tengah-tengah potongan hewan tersebut. Jalan-nya berbentuk angka 8, artinya awal yang baru (new beginning)

Kita perlu kembali ke pengertian dasar supaya kita tahu bahwa yang kita terima dari Tuhan luar biasa.

Ilustrasi: Seseorang selalu memiliki blackberry terbaru, tapi hanya digunakan untuk telpon, tanpa tahu semua fasilitas dan kecanggihan yang lain.

4. Membuat luka di telapak tangan
Telapak tangan dari masing-masing yang membuat perjanjian digores pisau, lalu tangan mereka saling ditempelkan. Di beberapa tradisi ada goresan luka di bagian tubuh yang lain.

Saat ada gangguan apapun dalam hidup kita, kita bisa tunjukkan kepada iblis bahwa kita punya saudara sedarah: Yesus, yang akan membela dan memproteksi kita.

Selanjutnya janganlah ada orang yang menyusahkan aku, karena pada tubuhku ada tanda-tanda milik Yesus (Gal 6: 17)

Paulus berkata bahwa di tubuhnya ada tanda (mark/ stigmata) yang menunjukkan bahwa dia milik Kristus. Darah Paulus mulai ditumpahkan karena nama Yesus.

Tidak ada yang akan berani menyentuh hidup kita, karena ada tanda Tuhan di hidup kita, dan Yesus berjalan bersama kita.

Seringkali beberapa orang mengalami bahwa hidupnya seperti “masa aniaya”, baik fisik maupun mental. Itu adalah bagian dari perjanjian darah.

Setelah Yesus bangkit, lubang di tubuhNya (tangan-kaki-lambung) masih ada hingga saat ini, karena itulah tanda perjanjian darah antara Tuhan dengan kita.

5. Saling bertukar nama
Setelah melalui 4 proses di atas, mereka yang melakukan perjanjian darah saling bertukar nama.
Tuhan mengganti nama banyak orang, lalu menambahkan namaNya pada orang tersebut: Abram ditambah Yehova jadi Abraham, Sarai ditambah Yehova jadi Sarah, Yakub ditambah Elohim jadi Israel. Sementara itu Tuhan mengambil nama manusia itu menjadi namaNya: Allah Abraham, Allah Ishak, Allah Yakub.

Yesus disebut anak manusia, kita disebut anak-anak Allah.

Ada bagian kita yang diambil Tuhan, dan ada bagian nama Tuhan yang diberikan pada kita.

Kesaksian:
Seorang oma cucunya sakit panas tinggi. Karena sudah tengah malam dan terjepit, dia teriak: “Tuhan Allah-nya pak Petrus, sembuhkan cucuku”. Dalam 5 menit anak itu sembuh.
Tuhan tidak marah dengan doa itu karena memang Tuhan ambil nama kita menjadi namaNya.

Kristen artinya seperti Kristus (Christ like). Nama Kristus masuk dan menjadi identitas kita hingga hari ini. Kristus di dalam kita, dan kita di dalam Kristus.

Nama Yesus berkuasa, dan nama Yesus diberikan kepada kita.

6. Makan roti dan minum anggur
Ini adalah tanda pengesahan.

Saat Abraham baru selesai perang, dia disambut Melkisedek di lembah Syawe dengan roti dan anggur. Begitu Abraham terima itu, dia diberkati oleh Allah El-Elyon. Lalu Abraham mengembalikan 1/10 dari semuanya.

Kisah penginjil Stenley di Afrika. Kemana-mana dia bawa domba untuk diambil susunya, karena kesehatan penginjil ini sudah berkurang. Saat mengunjungi suku yang ganas, mereka dipaksa melakukan blood covenant. Kepala suku meminta domba Stanley, sedangkan Stanley mendapat tombak kepala suku. Ternyata tombak itu adalah tanda kekuasaan. Banyak suku di Afrika bisa dijangkau dan dimenangkan karena mereka takluk pada tombak itu.

Tawaran dari Melkisedek berupa roti dan anggur adalah perjamuan raja-raja. Respon Abraham adalah mengembalikan seper-sepuluh dari semuanya.

Perpuluhan bukan pajak/ pungutan, tapi tanda bagian kita dalam perjanjian darah dengan Yesus.
Yesus berikan tubuh dan darahNya, bagian kita menyerahkan persepuluhan sebagai simbol dari semua yang kita punya.

Setelah Abraham mengembalikan persepuluhan, di pasal berikutnya Tuhan mendatangi Abraham, dan menjadi perisai bagi Abraham. Tuhan berkata bahwa kompensasi Abraham sangat banyak, hadiah Abraham sangat besar, dan keturunan Abraham seperti bintang.

Saat kita masuk dalam perjanjian darah, “anak” kita akan menjadi seperti bintang. “Anak” maksudnya dalam berbagai hal: dalam pekerjaan, pelayanan, hubungan, karier.

7. Menanam pohon
Saat perjanjian antara Abraham dan Abimelekh diadakan di Bersyeba, Abraham menanam pohon pohon Tamariska. Dalam perjanjian antara Yesus dengan kita, yang ditanam adalah salib di Golgota.

Salib adalah pohon perjanjian antara kita dengan Tuhan.

Kehebatan pohon Tamariska: mampu hidup di padang gurun. Karena pohon inilah maka padang gurun bisa menjadi kebun buah-buahan. Benihnya akan tersebar oleh angin. Pohon tamariska dalam jumlah banyak akan menarik air dari bawah. Sehingga sekian tahun kemudian akan muncul sumur atau mata air.

Saat Tuhan tertanam di hidup kita, akan muncul echo. Maka di mana-mana akan tumbuh yang sejenis. Maka akan ada mata air di sekitar kita.

Perjanjian darah (blood covenant) menjamin seluruh hidup kita.

Portal Bahtera: http://web.keluargarhema.com/

Korespondensi:
antoniusfw@facebook.com (FB);
antonius_fw@yahoo.com (YM);
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 24D0C381
WhatsApp , WeChat, Line, Viber, Telegram – 085 727 868 064

kisah penginjil Stenley di Afrika
http://wci888.com/JesusSeriesDetails.php?blogID=1824

Senin, 14 April 2014
Doa Buat Bangsa
Petrus Agung

Janji dan jaminan Tuhan untuk bangsa Indonesia:
1. Mazmur 46: 1-11
Sebab itu kita tidak akan takut, sekalipun bumi berubah, sekalipun gunung-gunung goncang di dalam laut (Mzm 46: 2)
Ay 2 – Bumi sedang berubah: ada perubahan iklim, bencana alam, dll.
Ay 5 – Tuhan kota benteng kita! Semua yang ingin membuat kerusuhan dihentikan.

2. Ayub 22: 27-28
You will make your prayer to Him, and He will hear you, and you will pay your vows. You shall also decide and decree a thing, and it shall be established for you; and the light [ of God’s favor ] shall shine upon your ways. (Ayb 22: 27-28)

Hari ini kita akan memutuskan dan mendeklarasikan sesuatu: semua ancaman setan dibatalkan dan diganti berkat Tuhan untuk bangsa Indonesia. Tuhan memberi kehormatan: doa kita didengar Tuhan. Maka kita harus memutuskan dan membuat dekrit, sebagai tanggung-jawab atas bangsa Indonesia.

Minta proteksi atas: keluarga kita, gereja dan pelayanan kita masing-masing, kota kita, bangsa kita.

7 hal yang akan dipatahkan dan dihancurkan, lalu diganti dengan perjanjian Tuhan yang baru
1. Mematahkan kebodohan dan penyesatan dalam gereja – dibalikkan dengan perjanjian Daniel
Gereja yang fokusnya beralih tidak akan pernah mencapai kehendak Tuhan yang sempurna. Yang dikejar bukan kehendak Tuhan, tapi untuk kepentingan diri sendiri, saling menjatuhkan.

Contoh kebodohan:
Ada hamba Tuhan menampilkan foto penyembahan di Holy Stadium saat penari tersungkur. Dia berkata bahwa itu menyembah pembicara. Maka saat ada barang/ orang lain di depan kelompok yang tersungkur atau berlutut, akan dianggap menyembah barang atau orang itu. Lalu ke arah mana harus berlututnya? Daripada mengkhotbahkan sekedar sensasi murahan, lebih baik jika hamba Tuhan ini belajar menangkap pesan Tuhan dan memberitakannya.

Kebodohan dan penyesatan adalah kuda putih yang harus dipatahkan. Tuhan berjanji pada Daniel bahwa sebelum kedatangan Tuhan, bumi akan penuh dengan pengetahuan akan kemuliaan Tuhan.

Where there is no vision,the people perish – Umatku binasa karena kurang pengetahuan (Ams 29: 18)

2. Mematahkan semua bencana, huru-hara, kerusuhan – dibalikkan dengan perjanjian garam
Di berbagai negara sedang chaos: Venezuela, Ukraina, Syria, dll.
Kita minta perjanjian garam dari Tuhan, yang akan membuat kita semua berdamai.
Cawan kebaikan kita harus penuh: tolong sebanyak mungkin orang.

3. Mematahkan roh hutang – dibalikkan dengan perjanjian persepuluhan
Semua roh hutang, kemiskinan, kebangkrutan harus dipatahkan! Mentalitas hutang harus dipatahkan, karena orang yang berhutang tidak bisa diberkati.

Janganlah takut, Abram, Akulah perisaimu; upahmu akan sangat besar. (Kej 15: 1)

Upah dalam bahasa aslinya berarti kompensasi.

4. Minta ampun atas dosa bangsa – dibalikkan dengan perjanjian darah Kristus
Banyak penumpahan darah di indonesia: G30S, Timor-Timur, Reformasi 1998, dll.
Ada banyak dosa bangsa dan hutang darah yang harus kita mintakan ampun ke Tuhan. Semuanya dibalikkan dan dihapuskan dengan perjanjian darah Kristus.

5. Minta ampun untuk semua pemimpin yang minta bantuan kepada roh-roh jahat – dibalikkan dengan perjanjian hak kesulungan
Kita mintakan ampun atas dosa para pemimpin bangsa:
Banyak pemimpin bangsa minta bantuan roh-roh jahat untuk memperoleh kedudukan
Keputusan-keputusan yang diambil dengan menggadaikan kehormatan dan kekayaan bangsa tanpa memikirkan kepentingan orang banyak
Banyak keputusan salah dan tidak sesuai kehendak Tuhan.
Kita berdoa supaya kita terima perjanjian kesulungan yang membuat bangsa ini menjadi bertanggung-jawab.

6. Membatalkan semua ancaman bencana alam – dibalikkan dengan perjanjian pelangi
Ancaman-ancaman bencana alam: gunung meletus, tsunami, banjir, semua dipatahkan. Kemudian akan ada perjanjian pelangi seperti yang pernah Tuhan buat dengan Nuh: Tuhan tidak akan menghukum bumi lagi dengan cara demikian.

7. Mematahkan kutuk generasi – dibalikkan dengan perjanjian Abraham
Ada iniquity, kecenderungan-kecenderungan, kebiasaan-kebiasaan yang menyakiti hati Tuhan, dan telah terjadi turun-temurun. Semua dibalikkan dengan perjanjian Abraham, yang memberikan berkat dari generasi ke generasi.

Portal Bahtera: http://web.keluargarhema.com/

Korespondensi:
antoniusfw@facebook.com (FB);
antonius_fw@yahoo.com (YM);
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 24D0C381
WhatsApp , WeChat, Line, Viber, Telegram – 085 727 868 064

Minggu, 13 April 2014
Perjanjian Kesulungan
Petrus Agung

Dalam anugerah Tuhan, kita semua bisa menerima perjanjian kesulungan

Ada orang-orang yang melakukan kesalahan, tapi terbebas dari hukuman di dunia.
1. Kain – Kej 4: 13-15
Saat Kain membunuh Habel, ternyata Kain tidak dibunuh sebagai gantinya. Padahal saat itu hukumnya: “mata ganti mata, nyawa ganti nyawa”. Kain ter-proteksi karena tanda yang Tuhan berikan kepadanya. Kain dapatkan tanda itu karena dia adalah anak sulung, sehingga di dalam dirinya ada
Gereja Tuhan perlu mendapatkan tanda ini sehingga terlindungi dari yang jahat.

Dalam diri Kain ada proteksi perjanjian kesulungan.

2 Harun
Harun beberapa kali melakukan hal yang fatal:
1. Harun dan Miriam memberontak terhadap Musa, saat Musa kawin dengan perempuan Kush. Tuhan marah, lalu Miriam kena kusta, tapi Harun tidak.
2. Saat Musa naik ke gunung, orang Israel mendesak Harun membuat anak lembu emas, lalu mereka menyembahnya. Tuhan marah, dan membunuh semua yang menyembah anak lembu emas, tapi Harun tidak tersentuh.

Proteksi yang dialami Harun karena ia memakai pakaian imam besar, dan itu adalah gambaran dari Kristus. Saat jubah Harun dilepas, Harun mati.

Dalam kehidupan kita ada hal-hal yang Tuhan taruh, dan ternyata itu mem-proteksi kehidupan kita.

3. Tanda T – Yeh 9: 4-6
Kata tanda dalam huruf Ibrani adalah tâv (תּו , H8420), artinya tanda (mark).
Jika ada orang diberi tanda oleh Tuhan, maka saat apapun terjadi akan ada proteksi Tuhan dan tak tersentuh apapun

Saat wawancara dengan ps John Avanzini di rhema FM, salah satu pertanyaan p Agung adalah tentang tanda antikris (666). Menurut ps John:

Jika kita punya tanda yang dari Tuhan, tidak perlu khawatir dengan tanda yang dari setan

Tanda meterai dari Tuhan: Why 7: 1-3, Why 9: 1-4

katanya: ” Janganlah merusakkan bumi atau laut atau pohon- pohon sebelum kami memeteraikan hamba- hamba Allah kami pada dahi mereka! ” (Why 7: 3)

Dan kepada mereka dipesankan, supaya mereka jangan merusakkan rumput- rumput di bumi atau tumbuh- tumbuhan ataupun pohon- pohon, melainkan hanya manusia yang tidak memakai meterai Allah di dahinya. (Why 9: 4)

Tanda 666 baru disebutkan di kitab Wahyu pasal 13. Tapi sebelumnya ada 2 pasal yang berkata tentang tanda pada dahi hamba-hamba Tuhan.
Kita memerlukan meterai dari Tuhan di dahi kita.

Semua visi yang Tuhan tunjukkan belumlah final, karena itu artinya kita punya hak untuk bersyafaat, menawar dan mencoba mengubahnya.

Hak kesulungan seharusnya bagi anak tertua. Tapi Alkitab menyebutkan bahwa hak kesulungan beberapa kali bergeser:
Ismael geser ke Ishak
Ruben geser ke Yusuf
Esau geser ke Yakub

Ada orang-orang yang mendapatkan hak kesulungan sekalipun bukan anak sulung secara jasmani

Kej 49: 26 – berkat Yakub yang adalah hak kesulungan, berpindah dari Ruben pada Yusuf

Berkat ayahmu melebihi berkat gunung- gunung yang sejak dahulu, yakni yang paling sedap di bukit- bukit yang berabad- abad; semuanya itu akan turun ke atas kepala Yusuf, ke atas batu kepala orang yang teristimewa di antara saudara- saudaranya. (Kej 49: 26)

Semua berkat kesulungan yang diterima Yakub diturunkan kepada Yusuf. Tapi Yesus lahir dari keturunan Yehuda, dan bukan keturunan Yusuf.

Yehuda, engkau akan dipuji oleh saudara- saudaramu, tanganmu akan menekan tengkuk musuhmu, kepadamu akan sujud anak- anak ayahmu. (Kej 49: 8b)

Frase “anak-anak ayahmu sujud kepadamu” – adalah mimpi Yusuf. Dari mimpi itu Yusuf mendapat hak kesulungan. Maka hal ini seperti hak kesulungan bercabang 2:
Yusuf menerima hak kesulungan berdasarkan warisan.
Tapi ada cara lain: melalui cara Yehuda

Meterai Tuhan hanya aktif saat kita mengerjakan bagian kita dengan bertanggung-jawab.

Bagi orang yang tidak terima hak kesulungan secara warisan, ada peluang untuk mendapatkannya seperti Yehuda.

Kesulungan dan tanda dari Tuhan hanya diaktifkan saat kita melaksanakan tanggung-jawab kita.

Kej 37: 26 – Respon Yehuda saat saudara-saudaranya akan membunuh Yusuf. Hati Yehuda terusik dan sadar bahwa hal yang akan dilakukan terhadap Yusuf itu tidak benar. Yehuda mencegah saudara-saudaranya dan muncul sebagai pemimpin yang menunjukkan tanggung jawab.

Banyak orang mimpi atau mendapat pengelihatan tentang kekacauan di Indonesia, bahkan pertumpahan darah. Kita adalah orang yang bertanggung-jawab jika kita mencegah hal itu dengan memenuhi cawan-cawan kita: doa, kebaikan dan deklarasi.

Kej 38: 1-2 – Sejak Yusuf dijual, Yehuda terganggu hatinya, lalu meninggalkan saudara-saudaranya yang jahat. Dia menumpang seorang Adulam bernama Hira.
Adulam artinya “keadilan bagi manusia” (justice of the people). Yehuda seperti sedang mencari keadilan untuk adiknya yang dijual.

Hira artinya keluarga yang terhormat, keluarga bangsawan (a noble family). Yehuda seolah berkata bahwa seharusnya keluarga Yakub adalah keluarga yang terhormat, bukan saling jual keluarga.

Tuhan banyak bicara kepada kita, itu artinya kita harus ikut bertanggung-jawab dengan melakukan bagian kita.

Jangan sampai kejadian kerusuhan 1998 terulang, karena yang jadi korban adalah rakyat kecil. Contoh kehancuran bangsa:
Syria saat ini.
Ukraina: Tahun lalu p Agung sudah sampaikan pesan Tuhan. Saat ini terjadi perang.
Thailand: di KKR minggu lalu, p Agung sudah menyampaikan pesan Tuhan untuk negara itu.

Kej 42: 37-38 – Kelaparan terjadi di Kanaan, dan saudara-saudara Yusuf harus membeli gandum di Mesir. Untuk pembelian berikutnya, Yusuf meminta anak-anak Yakub membawa Benyamin. Ruben mau menyerahkan 2 anaknya sebagai jaminan Benyamin, tapi Yakub menolaknya.

Kej 43: 8-9 – Kelaparan semakin parah. Yakub akhirnya menyerahkan Benyamin kepada Yehuda, karena Yehuda bisa dipercaya. Sementara Ruben reputasinya tidak bisa dipercaya, pernah tidur dengan gundik Yakub.

Jika orang Kristen tidak sungguh-sungguh mendoakan bangsa kita, suatu hari Tuhan akan tanyakan tanggung jawab kita untuk bangsa ini.

Jika Tuhan menyatakan sesuatu kepada kita, itu artinya kita bisa dipercaya.

Kej 44: 12-34 – Saat Yusuf melakukan muslihat untuk menahan Benyamin, dan hal itu membahayakan nyawa Yakub. Maka Yehuda yang menjelaskan situasinya kepada Yusuf, sementara Ruben diam saja. Penjelasan Yehuda dan kesediaannya menggantikan posisi Benyamin, membuat Yusuf sadar bahwa keluarganya berubah, karena ada satu orang yang bertanggung-jawab. Kemudian Yusuf membuka identitasnya.

Saat kita ambil tanggung-jawab, tiba-tiba hak kesulungan akan menjadi bagian kita.

Jika ada berita di TV atau koran tentang situasi yang buruk, segera berdoa dan patahkan semua yang buruk, hanya kehendak Tuhan yang sempurna yang boleh jadi.

Kej 46: 28 – Yusuf menjemput Yakub dengan kereta yang megah. Sesampai di Mesir, Yakub memerintahkan Yehuda untuk bertemu Yusuf lebih dulu. Ini adalah kepercayaan yang diberikan karena tanggung-jawab.

Lihat apa yang terjadi pada kota dan bangsa kita. Jika tidak ada yang bertanggung-jawab, maka akan habis. Abraham gagal menyelamatkan Sodom, tapi doanya membuat Lot selamat.

Jika kita bertanggung-jawab, maka kita akan mendapat perlindungan istimewa dari Tuhan

Saat tanda Tuhan ada pada kita, tidak perlu khawatir akan tanda apapun dari si jahat, karena ada proteksi Tuhan atas kita. Tapi tanda itu hanya aktif saat kita mau mengambil tanggung-jawab.

Saat Yehuda mau memikul tanggung-jawabnya, maka berkat Yakub membuka peluang bagi Yehuda untuk menerima hak kesulungan

Dunia bisa membedakan antara orang yang bertanggung-jawab dan yang tidak. Seringkali orang tidak mau lagi berbisnis atau mempekerjakan kita karena tidak mempunyai tanggung jawab.

Pengumuman:
Ibadah Jumat Agung jam 7 pagi. Perjamuan kudus menggunakan roti yang kosher, dari toko orang Yahudi di Bangkok.
Senin 18:30 – pembukaan impact, doa untuk bangsa, jemaat di-doakan satu-persatu.
Kamis: Penjangkauan dewasa muda jam 18:00

Portal Bahtera: http://web.keluargarhema.com/

Korespondensi:
antoniusfw@facebook.com (FB);
antonius_fw@yahoo.com (YM);
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 24D0C381
WhatsApp , WeChat, Line, Viber, Telegram – 085 727 868 064

Rabu, 08 Januari 2014
Sesi 04: Pelitaku Tetap Menyala
Seminar Bisnis dan Akhir Jaman – Januari 2014
Petrus Agung

Apapun yang kelak akan Tuhan berikan kepada kita, tidak boleh membuat kita melekat pada dunia. Saat Tuhan datang, hati kitalah yang mempertimbangkan: ingin Tuhan atau ingin dunia. Jika hati kita cenderung pada dunia, maka tarikan Tuhan tidak akan mempan, dan kita akan tertinggal.

Hati kita harus melekat pada Tuhan, bukan pada yang duniawi

Mat 25: 1-13 – Ini perumpamaan kedua yang berkaitan dengan kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali. Dikatakan gadis yang bijaksana dan yang bodoh, tapi tidak ada yang dikatakan jahat.

Di masa menjelang Tuhan datang, kita harus kerjakan tugas-tugas kita dengan maksimal, dan tidak bermalas-malasan.

Di perumpamaan seperti terbagi 2: 50% bijaksana, 50% bodoh. Tidak dikatakan 90%-10% atau prosentasi lain. Ini seperti penyakit “kebodohan” yang mewabah di kalangan anak-anak Tuhan. Ada sesuatu yang membuat terjadinya kebodohan secara masal.

Jika kita ingin pelita kita tetap menyala, maka kita tidak boleh bodoh! Karena kebodohan memadamkan banyak hal dalam hidup kita.

For as he thinks in his heart, so is he. (Ams 23: 7a, Amp)

Thinks = menghitung/ Kalkulasi = שׁער = sha’ar (H8176) : seperti orang yang membuka gerbang (open, to act as gate keeper).
Kita akan menjadi sesuai kalkulasi/ hitungan di jiwa kita. Kalkulasi di jiwa itu seperti membuka gerbang bagi hidup kita. Kebodohan adalah saat kita salah menghitung apa yang ada di jiwa kita.

Kesaksian:
Ibu p Agung pernah bertemu sorang peramal. Dia ramalkan p Agung akan jadi jutawan. Setelah lahir baru, perkataan itu dipatahkan, karena jutawan tidak pernah bisa punya uang dalam skala milyar.

Apapun yang kita aminkan, kita akan jadi seperti itu.

P Agung hadiah mendapat ultah berupa buku dari anak-anak bu Lisa-Jakarta. Judulnya: “Cara Berfikir Seorang bilioner”. Buku itu berdasar sebuah riset. Teori di bab 1 buku itu: T -> F -> A = R
Tought (pemikiran) kita akan mempengaruhi feeling (perasaan). Apa yang kita rasa itu akan membuat kita bertindak (action). Lalu tindakan itu akan memberikan hasil (result). Ini cara kerja manusia secara umum.

Saat tidak ada kebodohan, maka tidak ada orang miskin di antara kita

Tetapi dari riset tentang kepribadian dan keberhasilan seseorang, berkaitan dengan keuangan orang tersebut, ternyata ada satu faktor yang terabaikan dalam teori di atas. Faktor itu adalah: P (past programming), yaitu sesuatu yang sudah terprogram di masa lalu.
Faktor P: apapun yang kita dapatkan saat kita kecil hingga remaja: apa yang kita dengar, model kehidupan yang kita lihat, kejadian-kejadian yang kita alami, dll. Semua itu mempengaruhi bawah sadar/ sub-concious kita. Faktor ini ternyata begitu dominan dan mengalahkan logika kita.

Contoh:
Orang yang di bawah sadar berfikir bahwa kerja adalah seni, di kehidupan nyata ternyata tidak mendapat gaji.
Ada lagu-lagu rohani lama yang semua di fokus-kan ke surga. Ini membuat orang Kristen jadi miskin. Padahal jika kita diberkati, kita bisa melakukan banyak hal yang Tuhan perintahkan.
Pepatah-pepatah kuno yang baik, tapi mempengaruhi bawah sadar kita, dan ujungnya mempengaruhi seberapa besar kita terima berkat:
urip mung mampir ngombe (hidup hanya mampir minum).
sing penting dapure ngepul (yang penting dapur berasap).

Dalam kehidupan, ada orang-orang yang menabrak logika yang ada. Ini karena ada yang tersimpan di bawah sadar kita. Bagian di bawah-sadar kita ini seperti thermostat (pengukur suhu). Ada titik yang merupakan batasan bagi kita untuk mencapai sesuatu. Berapa “thermostat” kita tentang berkat?

Kita harus sering diingatkan tentang apa yang Tuhan mau dalam hidup kita.

Model kehidupan yang kita lihat juga mempengaruhi cara fikir kita.
Contoh:
P Agung melihat sejak masa mudanya: pendeta hidupnya susah, puasa karena terpaksa, menjadi pendoa bagi orang-orang kaya. Saat lahir baru dan jadi hamba Tuhan, apa yang p Agung lihat bertahun-tahun itu membayanginya. P Agung tidak mau terima gambaran itu sebagai kebenaran. P Agung baca buku Keneth Hagin tentang iman. Hingga p Agung sampai pada kesimpulan bahwa jika mengerti tentang iman, hidupnya tidak akan susah.
Suatu kali p Agung menemani pdt Jeremia Rim saat antri tiket pesawat. Saat akan membayar tiket pesawat, p Agung lihat bahwa uang di dompet ps Rim sangat banyak. Hal ini menghancurkan kesimpulan bawah sadar p Agung yang semula. P Agung sampai pada kesimpulan bahwa hamba Tuhan juga bisa hidup diberkati.

Masing-masing kita punya peristiwa-peristiwa berbeda dalam kehidupan, dan itu membentuk kita.

Ada atmosfir yang mengelilingi dan mempengaruhi kita, menabrak semua logika normal, dan bisa membuat berkat seolah menjauh dari kita.

Ingat bagaimana masa kecil kita, lawan semua yang negatif dengan deklarasi firman Tuhan!

Kita harus belajar dan baca firman Tuhan terus-menerus karena itu akan membersihkan jiwa kita. Perkataan p Yusak yang juga mempengaruhi p Agung: mau surga dan juga mau menikmati dunia.

Cek apakah yang menghalangi kita selama ini adalah past-programming kita, lalu patahkan. Contoh:
Ada yang melihat keluarga-keluarganya bangkrut di masa tua.
Sejak kecil terbiasa jika sakit sedikit langsung minum obat. Akibatnya sulit terima mujizat kesembuhan.

5 gadis tidak jahat, tapi bodoh. Kebodohan itu karena kalkulasi di jiwanya keliru. Seringkali kalkulasi yang salah itu oleh karena karena pihak lain, pengaruh lingkungan, atau masa lalu kita.
Jangan didik anak dengan cara menakut-nakuti, karena itu merusak past-programing mereka. Tapi masukkan firman Tuhan, karena itu akan membuat mereka kelak jadi bijaksana.

Beda gadis bodoh dengan yang bijaksana:
1. Yang bodoh hanya ber-reaksi, yang bijak punya antisipasi.
Di jaman itu jika mempelai pria terlambat adalah kejadian umum. Maka tindakan tidak membawa minyak cadangan adalah tindakan yang aneh dan bodoh, dan di luar logika.

Banyak anak Tuhan yang karena didikan masa lalu, mencetak sesuatu di pikiran dan jiwa kita, dan membuat banyak orang kehilangan banyak hal yang Tuhan sudah sediakan.

2. Yang bijaksana menggunakan uangnya untuk meyakinkan bahwa saat mempelai datang, mereka siap menyambut karena pelitanya tetap menyala. Yang bodoh menyimpan uangnya.

Pelita adalah tanda kesiapan melakukan apapun yang Tuhan perintahkan

Nyalakan pelita kita di banyak tempat, manfaatkan dan gunakan uang kita secara tepat sesuai yang Tuhan perintahkan.

Tuhan segera datang, mari songsong Dia dengan pelita yang masih menyala

Gift: lentera, mengingatkan bahwa Tuhan segera datang, dan kita harus siap menyongsong Tuhan dengan pelita yang tetap menyala.

Prosentasi tertinggi angket permintaan materi seminar: intim dan mendengar suara Tuhan.

Portal Bahtera: http://web.keluargarhema.com/

Korespondensi:
antoniusfw@facebook.com (FB);
antonius_fw@yahoo.com (YM);
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 24D0C381
WhatsApp , WeChat, Line, Viber, Telegram – 085 727 868 064

Rabu, 08 Januari 2014
SEMINAR “WADAH YANG BESAR”
Sesi 03: Repture
Seminar Bisnis dan Akhir Jaman – Januari 2014
Petrus Agung

Berbagai perkembangan dunia saat ini sudah menggenapi nubuatan para nabi dan juga Tuhan Yesus tentang hal-hal yang terjadi menjelang kedatangan Tuhan yang kedua. Jika kedatangan Tuhan masih tertunda, kita harus melihatnya sebagai sebuah kesempatan dan anugerah yang Tuhan masih berikan, sehingga kita bisa memperbaiki hidup, mempersiapkan diri, dan berbuah lebih banyak. Sehingga saat Tuhan datang yang kedua kalinya, kita akan melihat kemuliaanNya.

Gereja harus selalu diingatkan dari waktu ke waktu bahwa dunia kita tidak selamanya seperti ini, tapi akan ada perubahan yang luar biasa, yang diawali dengan kedatangan Tuhan Yesus yang kedua.

Mat 24: 31-44
Dan Ia akan menyuruh keluar malaikat-malaikat-Nya dengan meniup sangkakala yang dahsyat bunyinya dan mereka akan mengumpulkan orang-orang pilihan-Nya dari keempat penjuru bumi, dari ujung langit yang satu ke ujung langit yang lain. (Mat 24: 31)

Ay 31 tergenapi di tahun 1948, ketika Israel yang dilambangkan sebagai pohon ara, berhasil muncul sebagai negara yang berdaulat. Ini berarti waktunya sudah dekat dan sudah di ambang pintu.

Ay 34 – Yang dimaksud dengan “angkatan ini” adalah angkatan dari pohon ara yang mulai bertunas. Ada berbagai teori yang berkata 1 angkatan adalah sekitar 40, 50, 70 atau 80 tahun. Jika kita gunakan 80 tahun, maka 1948 + 80 = 2028. Ini hanya tafsiran, karena Alkitab berkata bahwa tidak ada yang tahu hari dan jamnya. Tapi Alkitab tidak berkata bahwa kita tidak bisa mengetahui tahun-nya.

Di akhir 2005, saat KKR pertama Bahtera, seorang anak Tuhan dari kota lain diperintah Tuhan datang pagi-pagi ke Holy Stadium. Di HS dia mendapat penglihatan sebuah Bahtera yang sangat besar. Maka Bahtera bukan sekedar nama, tapi merupakan tugas bagi kita. Selama hampir 9 tahun Bahtera dibuat Tuhan jadi begitu profetis. Apa yang kita tarikan, deklarasikan, itulah yang terjadi. Semakin hari masa antara Firman dan penggenapannya semakin pendek, mereka yang bisa menyambar dengan cepat akan mengalami percepatan Tuhan.
Ini artinya Tuhan sedang benar-benar membangun Bahtera-Nya di akhir jaman.

Saat Tuhan datang, kita harus didapati sedang melakukan tugas kita.

Ay 40 – pada waktu seperti jaman Nuh akan terjadi pengangkatan/ repture.

Pada waktu itu kalau ada dua orang di ladang, yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan; kalau ada dua orang perempuan sedang memutar batu kilangan, yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan. (Mat 24: 40-41)

Ini berarti ada orang yang akan ditinggal, dan ada yang akan dibawa.

Hati Bapa: Tidak ada bapak yang tega menyerahkan anak-anaknya kepada musuh untuk disiksa.

Tuhan selalu menawarkan keselamatan kepada manusia. Jangan hidup di luar Bahtera-Nya Tuhan yaitu Yesus, karena Tuhan rindu semua anak-anakNya menikmati kebahagiaan kekal bersama Tuhan.

Tetapi kecualikan pelataran Bait Suci yang di sebelah luar, janganlah engkau mengukurnya, karena ia telah diberikan kepada bangsa-bangsa lain dan mereka akan menginjak-injak Kota Suci empat puluh dua bulan lamanya. (Why 11: 2)

Ada bagian halaman Bait Suci yang sengaja diserahkan. Ini berarti orang Kristen model “halaman” yang harus mengalami masa aniaya besar.
Jika hidup kita terlalu duniawi dan hanya fokus ke dunia, maka akan ada masanya kita bisa memiliki semua yang ditinggalkan oleh mereka yang terangkat. Dengan kata lain kita tidak terangkat.

Fokus kita harus pada Tuhan, karena Tuhan tahu siapa yang hatinya cinta dan merindukan Dia ! Tapi kita juga hidup di dunia dengan cara yang wajar.

Sesungguhnya aku menyatakan kepadamu suatu rahasia: kita tidak akan mati semuanya, tetapi kita semuanya akan diubah, dalam sekejap mata, pada waktu bunyi nafiri yang terakhir. Sebab nafiri akan berbunyi dan orang-orang mati akan dibangkitkan dalam keadaan yang tidak dapat binasa dan kita semua akan diubah. (1 Kor 15: 51-52)

Tidak semua kita akan mati. Saat nafiri terakhir dibunyikan, akan ada orang hidup yang mendapat tubuh baru. Sedangkan yang sudah mati dibangkitkan dengan tubuh yang tidak bisa binasa. Tubuh baru seperti yang dimiliki Yesus: bisa disentuh, bisa komunikasi, bisa makan, bisa tembus tembok, tapi tidak bisa binasa dan tidak bisa sakit.

Saat inilah waktunya membawa orang-orang kepada Tuhan, sehingga kelak tidak ada penyesalan karena kita melewatkan kesempatan untuk membawa mereka kepada Tuhan.

Mimpi p Agung minggu pagi:
P Agung berdiri di tengah gerbang besar. Tampak Tuhan Yesus, menggandeng 2 orang di tangan kanan dan kiriNya. Orang yang digandeng ini menggandeng orang yang lain lagi, orang selanjutnya menggandeng orang yang lain lagi, hingga jumlahnya begitu banyak.
Tuhan mau percayakan banyak jiwa-jiwa kepada p Agung. Walau gerbang kita besar, tapi ternyata tidak cukup besar untuk jumlah besar yang masih ada di luar.

Gandeng 1 atau 2 orang yang belum kenal Yesus, lalu bawa kepada Yesus!

Tuhan Yesus ingin semua orang diselamatkan dan tidak ada yang binasa!

1Tes 4: 15-18
Saat Tuhan datang kedua kali, yang pertama terjadi adalah kubur dari mereka yang milik Yesus akan terbuka, dan mereka bangkit. Kubur yang tiba-tiba terbuka itu adalah tanda bagi mereka yang hidup bahwa ada sesuatu terjadi. P Agung memperkirakan rentang antara tanda ini dengan pengangkatan hanya berjarak beberapa detik.

Mat 27: 50-53 – Orang di jaman Yesus sudah pernah melihat hal ini terjadi: kubur terbuka, orang kudus bangkit dalam jumlah yang cukup besar, dan menampakkan diri di kota kudus.

Kedatangan Tuhan Yesus sudah sangat singkat. Maka kita harus meng-kalkulasi hidup seperti apa yang akan kita jalani.

Tahun ini akan terjadi 2 kali bloodmoon (gerhana bulan). Dalam 1000 tahun sudah terjadi 3 kali, tahun ini adalah yang ke-4. Semua berkaitan dengan orang Yahudi, dan terjadi pada hari raya Paskah dan hari raya Tabernakel.
Abad 14 Pengusiran orang Yahudi dari Spanyol.
1948 – Israel merdeka sebagai suatu negara.
1967 – Yerusalem direbut Israel setelah perang 6 hari.
Tahun ini, bloodmoon terjadi sekitar April dan Oktober, dan ini akan menciptakan tanda bagi orang Yahudi. Secara prinsip perdamaian antara Israel-Palestina sudah disepakati.

Perkembangan politik Eropa: Austria baru saja melantik menlu berusia 27 tahun. Dia dikenal sebagai orang yang jenius dan tampan. Dia bisa mendamaikan imigran timur-tengah dengan masyarakat asli Austria. Austria diyakini para ahli sebagai bagian dari suku Dan yang hilang. Suku ini yang pertama kali menyembah berhala, dan tidak disebutkan di kitab Wahyu.
Antikris akan meniru Yesus secara keseluruhan. Yesus memulai pelayanan berusia 30 tahun.
Ada kemungkinan menlu Austria ini akan bisa mendamaikan timur-tengah dalam 3 tahun ke depan.

Klip gambaran pengangkatan

Renungkan: dimana kita berada saat repture terjadi? Terangkat atau tertinggal?

Altar call dan re-commitmen bagi:
Mereka yang belum terima Tuhan Yesus
Mereka yang hidup jauh dari Tuhan
Mereka yang kehidupan doanya kacau
Mereka yang hidup semaunya sendiri
Mereka yang tidak yakin akan ikut terangkat dalam repture
Mereka yang sudah lama tidak ke gereja

Portal Bahtera: http://web.keluargarhema.com/

Korespondensi:
antoniusfw@facebook.com (FB);
antonius_fw@yahoo.com (YM);
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 24D0C381
WhatsApp , WeChat, Line, Viber, Telegram – 085 727 868 064

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 3,379 other followers