Minggu, 05 April 2015
Victory
Petrus Agung

Yoh 20: 6-8
1. Kematian Yesus membawa penebusan dan pendamaian bagi kita
Dengan kematian Yesus, Yesus membawa darahNya sendiri masuk ke ruang maha kudus Bapa di Surga. Pendamaian antara Tuhan dengan umat ciptaanNya dilakukan oleh imam besar Harun dan keturunannya setahun sekali, sejak jaman Musa, atas perintah Tuhan. Pada hari kematian Yesus semua yang profetik itu digenapi dengan pengorbanan Yesus.

Seringkali kita tidak terlalu memahami betapa besar penebusan Tuhan.

Ilustrasi tentang dibenarkan:
Kisah sekitar tahun 50-60an. Ada petani penggarap di pinggiran Semarang. Saat itu ada kemarau panjang di Jawa. Karena kurang air, sawah tidak bisa dikerjakan, maka petani-petani penggarap tidak mendapat penghasilan. Petani ini pergi ke kota tanpa keahlian apapun, hanya bermodal tenaga. Dia jadi tukang becak, tapi tidak tahu jalan. Maka petani ini minta pembayaran yang oleh penumpangnya dianggap wajar, tapi minta tolong diberitahu arah yang harus ditempuh. Dia berfikir untuk menjadi tukang becak selama 2 minggu, lalu kembali pulang ke kampungnya.
Suatu hari dia melanggar jalan yang harusnya tidak dimasuki. Tiba-tiba ada mobil pejabat yang keluar, dan tertabrak oleh becak. Pejabat itu meminta polisi menahan si tukang becak. Saat sidang, si tukang becak mengaku bersalah. Hakim beri 2 pilihan: bayar denda, atau masuk penjara sekian waktu.
Tukang becak ini sangat sedih, tidak tahu hukuman mana yang harus dipilih. Karena jika membayar denda maka semua penghasilan selama beberapa minggu akan habis, bahkan masih kurang. Tapi jika harus dipenjara, maka sekian waktu tidak ada yang memberi nafkah keluarganya.
Hakim men-skors sidang, lalu memanggil si petani. Hakim meminta si tukang becak mempelajari rambu-rambu sebelum kembali menarik becak. Hakim itu memberi uang pribadinya pada si petani untuk membayar denda. Setelah sidang dibuka lagi, si petani menjawab dengan penuh percaya diri, bahwa dia memilih membayar denda. Maka si petani bebas dan pulang sebagai orang merdeka.
Terdakwa-nya adalah tukang becak, tapi yang membayar kesalahannya adalah si hakim.

Inilah penebusan Tuhan Yesus! Kelak semua manusia akan jadi terdakwa, dan Yesus-lah yang menjadi hakimnya. Maka pada sidang itu kita bisa berkata bahwa kita bebas, karena Yesus sudah bayar semuanya dengan mati menggantikan kita. Jika kita tidak mengerti bahwa Yesus sudah membayar semuanya, maka kita dalam masalah besar.

Contoh: Seseorang membunuh 3 orang, lalu memberi makan 1000 orang. Pembunuh ini tetap bersalah. Kebaikan hatinya tidak bisa menyelamatkannya dari jerat hukum.

Kebaikan hati dan perbuatan baik tidak bisa menghapus dosa atau membayar kesalahan kita. Di dunia saja hal ini tidak berlaku.

Kesaksian
Seorang Kristen melarikan diri karena membunuh seseorang. Dia melukis Yesus bermahkota duri dengan pensil, dan minta p Agung menjual lukisan karena dia kehabisan uang.
Orang ini seperti berteriak bahwa hanya Yesus yang bisa ampuni dosa yang dilakukannya, dan perbuatan baik apapun tidak bisa menghapuskan hutang darahnya.

Setiap orang percaya pada Yesus, saat meninggal kita tidak menghadapi maut. Tapi kita pulang sebagai anak, dan masuk ke dalam kekekalan bersama Tuhan.

2. Yesus memproklamirkan kemenanganNya di dunia orang mati
1Ptr 3: 18-20
Frase “memberitakan Injil” lebih tepat diterjemahkan sebagai “memproklamirkan”.

Kol 2: 13-15
Sebelum kematian dan kebangkitan Yesus, Firdaus masih tertutup. Semua orang yang sudah meninggal tinggal di tempat penantian. Saat Yesus berkata “sudah selesai” dan menyerahkan nyawaNya kepada Bapa di Surga, roh-Nya turun ke dunia orang mati (hades). Di situ berkumpul jiwa-jiwa orang yang sudah meninggal dari jaman penciptaan hingga jaman Yesus. Lalu Yesus memproklamirkan kemenanganNya pada semua orang benar di Hades. Orang-orang kudus jaman lampau bangkit dari kubur, lalu semua orang benar bangkit dengan tubuh baru. Tapi mereka baru keluar dari makam setelah Yesus lebih dulu keluar. Setelah Yesus keluar, barulah mereka keluar dan menampakkan diri kepada banyak orang.
Setelah memproklamirkan kemenanganNya, Yesus berurusan dengan setan. Tuhan menciptakan manusia supaya mereka berkuasa. Saat jatuh ke dalam dosa, otoritas itu jatuh ke tangan setan. Yesus meremukkan kepala setan, dan mengambil balik kuasa yang dicuri setan dari Adam dan Hawa.
Iblis berfikir bahwa membunuh Yesus semuanya selesai. Dia tidak tahu bahwa dengan matinya Yesus, Roh Allah yang ada di dalamNya masuk ke kerajaan iblis. Lalu Yesus melucuti semua kuasa iblis.

Setiap kali berhadapan dengan kuasa gelap, kita menang dengan berkata “di dalam nama Yesus”.

3. Kain peluh yang terlipat adalah pesan Tuhan bahwa Dia akan kembali

Tetapi dalam semuanya itu kita lebih dari pada orang-orang yang menang, oleh Dia yang telah mengasihi kita. (Rm 8: 37)

Menang artinya decisive victory, kemenangan yang mutlak dan menentukan.

Ada banyak tafsiran tentang kain peluh yang dalam keadaan tergulung rapi. Salah satunya seperti ilustrasi berikut.

Ilustrasi
Di jaman dulu saat seorang tuan akan makan, tuan itu akan meletakkan serbet di pangkuan.
Jika di tengah-tengah makan tuan itu pergi, lalu serbet diletakkan di meja, maka pelayan akan membereskan semua sisanya karena artinya tuan itu sudah selesai makan.
Tapi jika si tuan belum selesai, maka si tuan akan melipat serbetnya, diletakkan dalam keadaan terlipat di samping piring. Pelayan yang melihat serbet terlipat rapi mengetahui artinya: si tuan pergi dan akan kembali untuk menyelesaikan makan.

Saat Yohanes melihat kain peluh terlipat, dia percaya bahwa Yesus akan kembali dan tidak hilang.

Tuhan beri tanda kain peluh itu di kubur, karena Tuhan mau berkata bahwa Dia akan kembali ke kubur-kubur dari anak-anakNya:
kubur bisnis mereka
kubur rumah tangga mereka
kubur destiny mereka
kubur pendidikan mereka
kubur masa depan kesehatan mereka
kubur masa depan anak-anak mereka
kubur hutang mereka
kubur kesulitan ekonomi mereka
dan apapun yang saat ini membelenggu anak-anakNya.

Tuhan akan kembali pada kubur-kubur anak-anakNya, dan semua akan dipulihkan!

Tuhan akan kembali saat kita berseru minta tolong padaNya. Saat Dia kembali, Yesus beri kemenangan yang dahsyat pada anak-anakNya.

Korespondensi:
antoniusfw@facebook.com (FB); antonius_fw@yahoo.com (YM);
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp, Line, WeChat 085 727 868 064

Jumat, 03 April 2015
Close to the Cross but Far From the Blood
Petrus Agung

Mat 27:31-54
Ada banyak orang di sekitar Yesus saat Dia disalibkan. Mereka sangat dekat dengan salib, tapi sangat jauh dari darahNya.

Contoh “dekat dengan salib tapi jauh dari darah Yesus”:
Retret JKI beberapa tahun yang lalu. Setelah doa malam, mereka baru sadar bahwa tempatnya angker. Kemudian peserta berdoa dan menengking iblis. Tiba-tiba ada suara tanpa sosok: “awas kamu”! Salah seorang peserta retret mengambil salib yang tergantung di dinding, lalu salib itu diacung-acungkan sambil menantang setan. Tapi itu sama sekali tidak menolong.

Yang berkuasa bukan salib, tapi darah Yesus.

Ilustrasi:
Saat kita makan, yang hebat bukan piringnya, tapi makanannya.
Saat kita minum, yang menyegarkan adalah cairan di dalamnya, dan bukan cangkirnya

Salib adalah sebuah alat untuk membuat darah Yesus dicurahkan.

Dalam kisah penyaliban ada beberapa tipe orang di dekat salib Yesus

1. Majelis agama (Sanhedrin), imam-imam, ahli Taurat, dan tua-tua Yahudi
Mereka dekat dengan salib Yesus, tapi jauh dari darahNya. Mereka hanya bisa mengolok-olok Yesus. Menurut prinsip perjanjian lama, peristiwa penyaliban Yesus harusnya sakral. Di perjanjian lama imam besar masuk Ruang Maha Kudus 1 tahun sekali, lalu memercikkan darah pendamaian pada Tabut Perjanjian, sehingga ada pendamaian antara Tuhan dan manusia.
Ibadah ini berbahaya, imam besar bisa mati. Maka imam besar diikat pada tali, dan di bajunya ada bel. Jika bel tidak lagi berbunyi, maka imam-imam di ruang kudus harus menarik tali itu, karena selain imam besar tidak ada yang boleh masuk Ruang Maha Kudus.
Orang-orang ini sangat beragama, maka mereka seharusnya sadar bahwa Yesus adalah “anak domba Allah” yang disembelih bagi mereka, dan setiap tetesan darahNya mendamaikan manusia dengan Bapa di Surga.

Orang-orang berusaha mencari lokasi Tabut Perjanjian. Salah satu ahli berkata bahwa Tabut ada persis di gua di bawah Golgota. Dia melihat di gua itu ada retakan yang tembus hingga posisi salib Tuhan. Secara pribadi, dengan logika Alkitab, p Agung percaya ini benar. Tuhan pasti menggenapi apa yang diperintahkanNya sendiri dalam perjanjian lama. Darah Yesus mengalir, merembes ke bawah, hingga menetes pada Tabut Perjanjian. Maka secara sah Yesus membawa darahNya sendiri untuk dihadapkan pada Bapa, dan mendamaikan antara Bapa dengan manusia.

Jika kita tidak bisa memahami dan mengerti pengorbanan dan apapun yang Yesus lakukan, maka kita akan menyingkirkan banyak hal yang Tuhan ingin berikan dalam hidup kita.

Setiap anak Tuhan harus kenal dengan Tuhan melalui membaca Alkitab, dan minta roh pengertian dari Tuhan mengajari kita.

Kesaksian
Kebaktian khusus Bob Wainer di JKI Permata. Ps Bob menceritakan bebannya untuk memenangkan India. Ps Bob akan kumpulkan dan melatih banyak anak Tuhan India, sehingga mereka bisa menginjil di India. Dana yang dibutuhkan untuk acara itu sangat banyak.
Persembahan hari itu, ditambah kas gereja, semua diserahkan pada ps Bob untuk misi di India.
Ps Bob ajak p Agung ikut mengajar di India. Saat KKR di lapangan, massa yang hadir tidak tertib: ngobrol sendiri, berjalan kesana-kemari, tidak ada hadirat Tuhan. Ps Bob marah karena mereka tidak tahu harga yang dibayar ps Bob dan pembicara yang lain. Ps Bob bercerita perjuangannya selama 1 tahun: membagi visi dan mengumpulkan dana untuk acara itu, demi memenangkan India bagi Tuhan. Sejak saat itu tiba-tiba ada ketertiban, dan ada jemaat yang lebih responsif.

Saat Yesus melakukan pengorbanan yang luar biasa, ternyata respon banyak orang sangat berbeda. Pengorbanan Yesus tidak penting bagi pemuka agama, dan mereka terus mengejek dan meminta bukti bahwa Yesus adalah Mesias. Padahal selama 3 tahun Yesus sudah membuktikan bahwa Dia adalah Mesias.
Lazarus sudah 4 hari mati, tapi dibangkitkan. Menurut tradisi Yahudi, setelah 4 hari maka roh seseorang tak mungkin kembali ke tubuhnya.
Anak dari janda di Nain dibangkitkan.

Tuhan tidak bisa di dikte manusia. Tuhan membuktikan bahwa Dia Mesias dengan caraNya sendiri.

Seringkali kita menggunakan banyak atribut salib (kalung, anting, baju, dll), mengerti tentang agama, tapi ternyata jauh dari darahNya. Kelompok pertama ini harusnya mengucap syukur kepada Tuhan, tapi mereka memilih untuk mencemooh.

Orang yang biasa mencemooh apa yang Tuhan kerjakan tidak akan pernah kemana-mana.

2. Prajurit-prajurit yang membuang undi untuk mendapatkan jubah Yesus.
Orang-orang agamawi mencemooh pengorbanan Yesus, sementara mereka membiarkan perjudian terjadi di depan mereka.

Jubah Yesus adalah jubah terusan dari atas hingga ke bawah. Ternyata itu adalah jubah seorang imam. Di bagian leher ada penguat supaya tidak robek. Imam besar yang jubahnya robek akan kehilangan keimamannya.

Jangan pernah menghakimi siapapun, karena orang yang menghakimi dekat dengan kemarahan. Kemarahan tanpa kendali menyebabkan seseorang kehilangan anugerah dan berkat besar dalam hidupnya

Dengan pakaiannya Yesus mengatakan bahwa Dia adalah imam besar. Salah satu alasan Kayafas marah pada Yesus karena Yesus mengenakan pakaian seperti imam besar.
Saat Kayafas bertanya apakah Yesus anak Allah, Yesus berkata: “Engkau sendiri mengatakannya” (Mat 26: 63-65). Mendengar itu Kayafas marah, DAN MEROBEK SENDIRI PAKAIANNYA.

Maka Imam Besar itu mengoyakkan pakaiannya dan berkata: “Ia menghujat Allah. Untuk apa kita perlu saksi lagi? Sekarang telah kamu dengar hujat-Nya.(Mat 26: 65)

Mulai saat itulah Kayafas bukan lagi imam besar di hadapan Tuhan, karena Kayafas memecat dirinya sendiri. Sementara jubah imam besar yang digunakan Yesus tidak robek. Tuhan membuat supaya orang Romawi tidak merobek jubah Yesus, tapi membuang undi atasnya. Yang dirobek: tirai bait Allah. Tirai ini membatasi antara Tuhan dan manusia. Robekan dari atas, artinya inisiatif dari pihak Tuhan. Hari itu semua orang bisa melihat ke dalam Ruang Maha Kudus.

Kesaksian
Seseorang hamba Tuhan punya karunia kerasulan, membuka banyak gereja di mana-mana. Banyak hamba Tuhan lain mengeluh, mengejek, menghujat, bahkan membuat lelucon tentang hamba Tuhan itu. P Agung sering dengar ini, dan mulai meracuni hatinya. Tuhan selamatkan p Agung dengan memerintahkan supaya tidak ikut-ikutan menghakimi dan bergosip tentang hamba Tuhan itu. Karena saat itu dilakukan, sama dengan menolak semua anugerah, berkat, urapan, karunia, favor Tuhan di hidupnya, dan tidak akan bisa mengalir pada p Agung. Jika merasa harus berbicara, bicarakan 4 mata dengan hamba Tuhan itu.
Satu kali JKI membeli tanah Holy Stadium, dan diberi waktu 2 tahun untuk melunasinya. Ada persembahan dari anak Tuhan dari Jakarta berupa ruko 3 lantai. Tuhan perintahkan supaya ruko itu dipersembahkan p Agung untuk sesuatu yang sedang dibangun hamba Tuhan itu. Sebelum ruko dipersembahkan, ada anak Tuhan lain memberikan 3 sertifikat dengan harga beberapa kali lipat dari yang akan dipersembahkan p Agung.
Setelah p Agung memberikan persembahan, hamba Tuhan itu mengurapi p Agung, dan meng-impartasi-kan urapannya pada p Agung.
Hingga saat ini p Agung tidak pernah melihat orang-orang yang dulu menghina hamba Tuhan itu, hidupnya menjadi luar biasa.

Bicarakan hal-hal yang membangun, bukan yang meruntuhkan.

Bagi tentara di kaki salib, jubah Yesus hanyalah properti yang bagus, dan mahal, tanpa tahu kedalaman dan nilainya, semua hanya diukur uang.
Mari ikut Tuhan di kedalamanNya, bukan hanya di permukaan. Saat kita bisa tangkap value-nya, kita akan mengalami anugerah Tuhan yang luar biasa.

3. Simon dari Kirene
Ada orang yang dekat dengan salib dan bersentuhan dengan darah, yaitu Simon dari Kirene. Kota Kirene terletak di dekat Libya.

Pada waktu itu lewat seorang yang bernama Simon, orang Kirene, ayah Aleksander dan Rufus, yang baru datang dari luar kota, dan orang itu mereka paksa untuk memikul salib Yesus. (Mrk 15: 21)

Salam kepada Rufus, orang pilihan dalam Tuhan, dan salam kepada ibunya, yang bagiku adalah juga ibu. (Rm 16: 13)

Rekonstruksi kisah
Pada hari raya Paskah, orang-orang Yahudi yang saleh di seluruh dunia pulang ke Yerusalem untuk merayakan Paskah dan Pentakosta, setelah itu mereka kembali ke daerahnya. Di antaranya adalah Simon dari Kirene. Yesus memanggul salib sendiri, dan terjatuh beberapa kali. Karena melihat Yesus tidak kuat, maka tentara Romawi memaksa Simon untuk membantu memikul salib Yesus. Simon takut pada orang Romawi, maka dia terpaksa memikul salib. Simon pasti bertanya-tanya tentang Yesus, dan apa kesalahan yang menyebabkan Yesus disalib. Selain itu saat penyaliban terjadi gempa, dan gerhana matahari total di atas Yerusalem. Beberapa hari kemudian ada berita kebangkitan Yesus.

Pada hari Pantekosta, semua orang Yahudi kembali kumpul di Yerusalem. Roh Kudus dicurahkan pada para rasul. Para rasul berbicara dalam berbagai bahasa, termasuk kirene. P Agung yakin bahwa saat Petrus berkhotbah itulah Simon tersadar bahwa yang dikatakan Petrus benar. Di hari itu Simon termasuk dalam 3000 orang yang percaya dan dibabtis.
Simon mengalami perubahan. Saat kembali ke Kirene, dia bawa hidup baru dan berita itu kepada keluarganya, lalu menceritakan semua yang dilaminya. Maka seluruh keluarga Simon terima Yesus sebagai Tuhan dan Mesias. Simon bukan hanya close to the cross, tapi juga touch by the blood.

Siapapun yang bersentuhan dengan Tuhan, terutama Tuhan dalam penderitaanNya, maka dia tidak bisa lari dari Tuhan.

Setiap kali salib dan darah menyentuh hidup kita, semua tidak akan sama.

Iman Simon ditanam kuat dalam keluarganya. Sejarah membuktikan bahwa di kota Roma ada jemaat Tuhan, dan beberapa orang pemimpin yang terkenal adalah Alexander dan Rufus. Paulus memberikan salam kepada mereka, dan bahkan menganggap istri Simon dari Kirene sebagai ibunya.

Orang yang dekat dengan salib, mengerti pengorbanan Tuhan, lalu mengijinkan darah Tuhan masuk di hidup kita, itu akan mengubah kita selamanya.

Kadang kita seperti dipaksa memikul salib, tapi jangan pernah sesali, karena Tuhan sedang merencanakan sesuatu yang luar biasa dengan hidup dan keluarga kita.

Kesaksian keponakan p Hengky (Jeden)
Anak ini mimpi di bawa ke surga. Saat bertemu Yesus, Tuhan tunjukkan tanganNya yang berlubang dan berpesan: “always remember this”. Kita harus ingat saat Yesus disalib, mati, dan bangkit bagi kita.

Cinta Tuhan pada kita sangat besar, hingga Dia berikan nyawaNya bagi manusia.

Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. (Yoh 3: 16)

Biarkan salib dan darah Yesus menyatu dengan hidup kita.

Penutup
Ps John Avanzini berkata bahwa dia melihat di hidup p Agung ada perjanjian garam. Ps John berpesan supaya setiap kali Tuhan gerakkan, maka p Agung harus menaburi persembahan dengan garam. Karena perjanjian garam berkata: “lemaknya buat Tuhan, dagingnya buat kita”.

Korespondensi:
antoniusfw@facebook.com (FB); antonius_fw@yahoo.com (YM);
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp, Line, WeChat 085 727 868 064

Minggu, 22 Maret 2015
Sesuai dengan Hikmat dan Kehendak Tuhan
Petrus Agung

Tidak ada yang kebetulan: hubungan antara Iran dan Israel
Roh Kudus minta p Agung memperhatikan segala sesuatu yang terjadi akhir-akhir ini, karena semua berlangsung sangat cepat. Semua dalam hidup kita tidak kebetulan, tapi di desain Tuhan.

Artikel
Presiden Amerika Serikat meminta Iran membebaskan beberapa orang USA yang masih ditahan, dalam rangka tahun baru Iran (Nowruz). Iran punya tahun baru tradisional: Nowruz (artinya new day, hari baru), yaitu 20 Maret, bertepatan dengan 1 Nissan. Berarti ada sesuatu yang bertumpuk: tahun baru rohani Yahudi dengan tahun baru Iran. Hari-hari ini hubungan 2 negara ini sedang tidak baik.

Menurut pdt Afsin (orang Iran yang sudah pindah ke Kanada): Di dalam sejarah Alkitab, Iran selalu jadi pembela Israel. Beliau yakin suatu hari nanti Iran akan mendukung Israel.
1. Ahasyweros melalui saran Ester, menolong bangsa Yahudi dari pembantaian yang dirancang Haman.
2. Raja Koresi / Cyrus mengeluarkan dekrit mengijinkan orang Yahudi pulang ke Israel. Raja ini dinubuatkan Yesaya ratusan tahun sebelumnya. Pelaksana dekrit adalah penerusnya yang bernama raja Artasasta (nama kecilnya juga Cyrus).
3. Salah satu dari orang Majus diyakini berasal dari Iran, karena di masa itu Persia adalah yang paling maju dalam ilmu perbintangan

Est 1: 1-8 – Pesta pertama hanya untuk pembesar/ pejabat, berlangsung selama 6 bulan. Di pesta kedua rakyat dan pejabat berpesta selama 7 hari. Puri Susan sekarang adalah kota Sos. Tanggal 29 Maret 2015, sekian abad yang lalu adalah permulaan pesta 7 hari Ahasyweros.

Setelah genap hari-hari itu, maka raja mengadakan perjamuan lagi tujuh hari lamanya bagi seluruh rakyatnya yang terdapat di dalam benteng Susan, dari pada orang besar sampai kepada orang kecil, bertempat di pelataran yang ada di taman istana kerajaan. (Est 1:5)

Maka artinya dari tanggal 29 Maret kita akan masuk dan menikmati pesta raja. Semua yang jasmani dan rohani paralel. Saat ada pesta rohani, akan ada pesta jasmani.

Indonesia-Iran punya hubungan:
1. Saat red-carpet, JKI pernah kirim utusan ke Iran
Ketentuan Iran: bagi orang yang pernah ke Israel akan ditolak masuk Iran. Tapi suatu hari beberapa duta besar datang ke Semarang, diantaranya duta besar Iran. JKI membantu hospitality-nya. Duta besar itulah yang membantu sehingga tim bisa mendapat visa Iran, walau mereka sebelumnya juga pernah ke Israel. Di Iran mereka memenangkan dan membabtis beberapa jiwa.

2. Pengungsi Iran di Indonesia
Nori, orang Iran, terima Tuhan Yesus. Di Iran dianiaya, lalu bersama 2 anaknya lari dari Iran. Kapalnya pecah di perairan Medan. Mereka ditangkap dan ditampung di Semarang sebagai pengungsi. Sang istri yang semula menentang, akhirnya menyusul ke Indonesia, dan mau percaya Tuhan.
Mereka lalu dilayani oleh pdt Avsin. Kemudian mereka sekeluarga dibabtis di Semarang. Akhirnya mereka dipindah ke Jakarta atas perintah PBB (UNHCR).

Ada koneksi indonesia-Iran. Dalam misi ke Iran, tim membabtis orang Iran. Di Indonesia JKI juga membabtis orang Iran

Sesuai dengan Hikmat dan Kehendak Tuhan

Ezr 7: 17-25
Salary dari kata salarium (latin) = garam. Tentara Roma masa itu digaji dengan garam.
Saat terima perak, gandum, anggur, minyak, ada batasnya. Tapi saat terima salarium dari Tuhan: tak terbatas (unlimitted).

Beberapa poin yang harus kita mengerti, sehingga kita hidup sesuai hikmat dan kehendak Tuhan

1. Milikilah pengertian
Modal Ezra adalah ahli kitab, dia mahir dalam hal Taurat Musa. Ezra bukan politikus atau tentara. Alkitab diberikan pada semua kita, maka untuk bisa mahir dalam Firman Tuhan tidak harus jadi teolog.

Dalam banyak perumpamaan yang semacam itu Ia memberitakan firman kepada mereka sesuai dengan pengertian mereka, (Mrk 4: 33)

Yesus jika berkhotbah, masing-masing jemaat akan mendapat pengertian masing-masing. Semakin dalam pengertian seseorang, semakin banyak Tuhan bicara.

With many similar parables Jesus spoke the word to them, as much as they could understand. (Mrk 4: 33, NIV)

Semakin banyak pengertian kita, semakin banyak Yesus bisa berbicara, maka hidup kita semakin hidup kita berubah. Jika pemahaman dangkal, Tuhan akan berbicara tidak terlalu dalam dengan kita.

Kesaksian
Di masa muda p Agung memburu pengertian tentang iman: apakah iman itu, bagaimana cara kerjanya, bagimana rasanya beriman, dst. Karena p Agung yakin saat dia mengerti dan tahu tentang iman, maka dia tidak akan miskin dan hidupnya berubah. Sayangnya jarang anak Tuhan yang memburu seperti ini.

With many stories like these, he presented his message to them, fitting the stories to their experience and maturity. (Mrk 4: 33, MSG)

Seseorang bisa menangkap pengajaran Yesus sesuai pengalaman hidup dan kedewasaan mereka.

Ilustrasi:
Untuk mendapatkan SIM kita seharusnya ujian. Kita harus tahu aturan dan rambu-rambu, kemudian di test. Ketika melanggar rambu-rambu, bagaimanapun cara mendapatkan SIM-nya (ujian atau mujizat), tetap akan ditilang.
Seorang teman p Agung 3x tidak lulus ujian SIM di USA. Dia tidak lulus pada saat men-starter mobil. Seharusnya sebelum starter mesti lihat semua spion, baru start mesinnya.
Setiap negara atau wilayah ada aturannya, saat kita mengerti dan ikuti, kita akan dapatkan keuntungannya. Tidak memiliki pengetahuan dan pengertian akan mendatangkan berbagai masalah. Kadang walau memiliki pengetahuan dan pengertian masih bisa mendatangkan berbagai masalah.

Contoh pentingnya pengetahuan budaya:
Saat bertamu ke rumah seseorang suku Madura, tamu harus berdiri di luar rumah/ halaman dan bertanya keberadaan si bapak. Karena jika si bapak tidak ada, dan kita bertemu istrinya, hukum lokal yang berlaku adalah carok (duel dengan senjata celurit)

Ada banyak orang masuk area tertentu, tapi tidak mengerti aturannya. Kita harus mengenali Tuhan, memiliki pengertian tentang Firman Tuhan!

2. Hitung segala sesuatunya
Luk 4: 29- 32
Di awal pelayanan, Yesus masuk Nazaret, tempat Dia dibesarkan. Yesus mengajar di rumah ibadat. Saat membuka kitab Yesaya, lalu membaca Yes 61: 1, lalu berkata bahwa hari itu nubuat itu digenapi, dengan kata lain Yesus memproklamirkan diri sebagai Mesias.
Orang Nazaret sudah mendengar bahwa Yesus adalah rabbi baru yang penuh kuasa, dan mampu membuat mujizat. Di awal mereka kagum, lalu mulai bergunjing satu sama lain, dan mengenali bahwa Yesus berasal dari daerah yang sama. Mereka merasa Yesus adalah kelompok mereka, lalu mereka merendahkan, marah, lalu seret Yesus ke jurang. Yesus menyelinap pergi, kemudian mengajar di Kaparnaum.

Kita kadang menghadapi batu sandungan yang tidak bisa ditembusi, dan susah dirubah. Jangan habiskan sisa hidup kita untuk terhenti oleh masalah itu. Kebaskan, jalani lagi, ambil berputar, lalu teruskan hidup kita. Suatu saat masalah itu akan selesai dengan sendirinya.

Contoh penghalang untuk maju:
Seorang wanita menikah dengan pria yang salah. Di awal seperti pangeran, tapi setelah menikah ternyata mengerikan sifat dan kelakuannya. Tapi perkawinan tidak bisa dibatalkan kecuali maut memisahkan. Si istri harusnya tidak terhenti oleh masalah ini dengan meratapi kondisinya. Doakan suami itu, urapi saat tidur, besarkan anak-anak dengan kasih, lanjutkan hidup, lakukan yang Tuhan perintahkan.
Saat berhutang besar jangan hanya fokus dengan itu. Janganlah itu menghalangi kita untuk memberkati orang lain yang lebih susah, terutama yang Tuhan perintahkan kita untuk berkati.
Orang yang dikasihi meninggal, jangan habiskan waktu meratapi orang yang meninggal, karena masih ada anak-anak atau hal lain yang harus diurusi.

Yesus ditolak di Nazaret, tapi tidak berhenti dan terpuruk karena penolakan di kampungnya. Dia menyngkir, melanjutkan pelayanan, dan mengajar di kota lain.

P Agung pernah dididik 2 guru yang bijaksana
1. Guru SMP. Saat menghadapi tes kenaikan kelas, guru ini memberi arahan. Ada 50 soal tes yang harus selesai dalam 90 menit. Jika ada soal yang sulit dan tidak dimengerti, harus dilompati. Setelah semua soal yang bisa dikerjakan diselesaikan, jika masih ada waktu maka digun akan untuk memeriksa dan mengerjakan soal yang sulit itu. Arahan ini sangat membantu p Agung.

2. Dosen pembimbing p Agung.
Dosen ini memberi nasehat supaya kuliah cepat selesai: jangan terlalu ikut kegiatan kampus yang tidak ada kaitan dengan studi, di awal ambil kuliah sebanyak-banyaknya, secepat-cepatnya, sehingga tidak ada yang tertinggal. Mata kuliah terberat adalah saat skripsi, karena semua mandiri. Maka saat skripsi tidak perlu tambahan mata kuliah yang membebani.
P Agung menjalankan nasehat ini, sehingga p Agung hanya perlu 4 bulan untuk menyelesaikan skripsinya, karena tidak ada beban mata kuliah lain

Dua cara di atas bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Korespondensi:
antoniusfw@facebook.com (FB); antonius_fw@yahoo.com (YM);
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp, Line, WeChat 085 727 868 064

Pengumuman
24-25 acara di Jayapura, Papua
KKR anak, KKR youth, pasar rakyat, KKR kesembuhan, babtisan, seminar.

Kebaktian istimewa bersama Ps Jon Avanzini di bulan maret: tanggal 27 jam 18:00, tanggal 28 jam 17:00, tanggal 29 jam 07:00 dan 17:00
Tanggal 27, sekian abad yang lalu, orang Israel sedang bersiap-siap menyeberang Yordan dan masuk tanah Kanaan
Tanggal 29, sekian abad yang lalu adalah permulaan pesta 7 hari Ahasyweros.

Tahun baru tradisional Iran : Nowruz
http://en.wikipedia.org/wiki/Nowruz

Jumat, 20 Maret 2015
Nissan Tanggal 1
Petrus Agung

Tanggal 1 nissan adalah tahun baru rohani Yahudi, karena yang menetapkan Tuhan sendiri. Rosh-Hashanah adalah tahun baru jasmani bagi orang Yahudi. Tanggal 1 nissan juga sebagai acuan masa pemerintahan raja-raja Israel.

” Bulan inilah akan menjadi permulaan segala bulan bagimu; itu akan menjadi bulan pertama bagimu tiap- tiap tahun. (Kel 12: 2)

Dalam sejarah Israel ada beberapa event terjadi pada 1 nissan:
1. Musa mendirikan kemah pertemuan pada 1 nissan. Saat itulah kemuliaan Tuhan turun.

Dan terjadilah dalam bulan yang pertama tahun yang kedua, pada tanggal satu bulan itu, maka didirikanlah Kemah Suci. (Kel 40: 17)

Lalu awan itu menutupi Kemah Pertemuan, dan kemuliaan TUHAN memenuhi Kemah Suci, sehingga Musa tidak dapat memasuki Kemah Pertemuan, sebab awan itu hinggap di atas kemah itu, dan kemuliaan TUHAN memenuhi Kemah Suci. (Kel 40: 34-35)

2. Raja Hizkia mentahbiskan/ me-rededikasikan kembali bait Allah pada 1 nissan.

3. Koresy/ Cyrus dinobatkan menjadi raja Media-Persia. Yesaya menubuatkan tentang Koresy beberapa abad sebelumnya, bahkan dengan tepat menyebut namanya. Raja inilah yang mengijinkan orang Yahudi kembali dari pembuangan ke tanah perjanjian, dan membangun kembali bait Allah.

Kisah tentang broadcast BBM
Ada broadcast tentang suatu penguumuman CNN, tapi setelah di cek ternyata berita itu tidak ada. Tapi inti beritanya mengandung kebenaran: orang Yahudi ingin membangun kembali Bait Allah.

Tetapi kecualikan pelataran Bait Suci yang di sebelah luar, janganlah engkau mengukurnya, karena ia telah diberikan kepada bangsa-bangsa lain dan mereka akan menginjak-injak Kota Suci empat puluh dua bulan lamanya. (Why 11:2)

Ayat ini adalah gambaran orang-orang “Kristen halaman” yang akan tertinggal saat pengangkatan.

Penemuan ahli arkeologi memberikan kemungkinan penafsiran lain dari ayat di atas:
Semula diduga bahwa pondasi bait Allah Salomo tepat di bawah masjid Al Aqsa. Jika Israel nekat membangun Bait Allah di lokasi itu, maka akan terjadi perang. Tapi setelah diteliti lebih jauh, ternyata masjid itu dulunya adalah bagian dari halaman. Maka orang-orang Yahudi tidak akan menyentuh masjid itu, dan hanya membangun ruang Kudus dan Ruang Maha Kudus.
Menurut nubuatan dalam Alkitab sebelum terjadi pembangunan akan didahului oleh perundingan, perdamaian, kesepakatan. Sehingga akan terjadi pembangunan tanpa perang. Tapi ternyata yang terpilih sebagai perdana menteri Israel adalah Benyamin Netanyahu yang sangat keras, dan hampir mustahil ada perdamaian.

Data lain menyebutkan
Di suatu negara lahir red heifer (lembu merah). Lembu ini dipotong, dibakar, dan abunya ditaburkan di tanah tempat bait Allah akan dibangun.
Warna ungu dan biru untuk pakaian iman didapat dari keong tertentu. Selama ini keong itu sudah punah, tapi sekarang tiba-tiba muncul di suatu negara dengan jumlah besar.

4. Raja Artahsasta (nama kecilnya Koresy) adalah yang mengeluarkan dekrit mengijinkan orang israel pulang, dan yang memimpin perjalanan umat Tuhan kembali ke Yerusalem adalah imam dan ahli kitab bernama Ezra.

Ez 7: 1-28
Daftar leluhur Ezra ditulis terperinci (ay 1-5). Ini artinya:
1. Tidak ada generasi yang hilang di mata Tuhan.
2. Warisan rohani yang Ezra dapat dari leluhurnya.

Apapun yang kita dapat hari ini adalah warisan dari generasi sebelum kita yang sudah membayar harganya, dan semua dalam perencanaan Tuhan

Kesaksian
P Agung mulai full timer 1987. Saat di undang bu Nany ke Cirebon, di sana p Agung bertemu orang tua dari p Yusak dan bu Nany. Saat bercakap-cakap dengan si opa, dia tiba-tiba berdiri dan menunjuk pada p Agung: “kamu orangnya!”. Si opa berkata bahwa dia sudah menunggu p Agung selama 25 tahun. Sekitar tahun 1960-an ada hamba Tuhan Afrika, anak seorang raja, melayani KKR di Jepara. Suatu kali setelah makan malam, dia berkata: suatu kali akan bertemu seorang muda, yang saat anak muda itu berbicara membuat hati berkobar, seperti saat mendengar pendeta Afrika itu berbicara. Pendeta itu minta disampaikan pesan: “Tuhan akan pakai kamu dengan luar biasa”.
Selama 25 tahun si opa menunggu, dan bahkan bahkan lupa. Saat berbicara dengan p Agung, hatinya terbakar. Setelah tanya Tuhan, Tuhan meng-iya-kan bahwa memang p Agung-lah orangnya.
Tahun 1960 p Agung belum lahir. Ini artinya ada rencana Tuhan di hidup p Agung, juga di hidup semua anak Tuhan.

Ezra ini berangkat pulang dari Babel. Ia adalah seorang ahli kitab, mahir dalam Taurat Musa yang diberikan TUHAN, Allah Israel. Dan raja memberi dia segala yang diingininya, oleh karena tangan TUHAN, Allahnya, melindungi dia. (Ezr 7: 6)

Modal Ezra: ahli kitab, dan mahir dalam urusan kitab Taurat Musa. Ezra bukan politikus, ahli militer, pejabat, atau ilmuwan.

Tugas bagi jemaat:
Perbanyak baca Alkitab, duduk di kaki Tuhan dan belajar dari Tuhan. Inilah kunci untuk mendapatkan hal-hal yang luar biasa. Jangan asal baca, tapi setiap kali minta Tuhan Roh Kudus mengajari kita.

Ada kaitan antara mengerti kitab dan huklum-hukum Tuhan, dengan penyertaan Tuhan dan pemberian dari raja.

Ilustrasi:
Seseorang beranak 5. Si orang tua bercerita tentang harta miliknya. Saat sedang bercerita, 4 orang anak tertawa dan bergurau, hanya 1 yang mendengarkan dengan serius.
Jika 2-3 kali terjadi bahwa anak-anak yang lain tidak memperhatikan, maka si orang tua akan sampai pada batas kesabaran dan tidak melanjutkan ceritanya. Tapi si anak yang serius mendengarkan akhirnya bertanya pada orang tua-nya. Maka orang tua-nya akan menunjukkan lokasi penyimpanan harta-bendanya. 4 anak hanya mendapat recehan, tapi anak yang serius mewarisi paling banyak.

Tuhan hanya akan membuka rahasianya pada mereka yang tertarik dan terus mengejar hingga Tuhan buka rahasia hatiNya

Ezra seorang ahli kitab, mahir dalam soal Taurat Musa. Maka raja memberi segala yang diingininya.

Kesaksian
P Agung diundang berkhotbah di Ungaran. WL-nya baru lulus sarjana teologi. WL ini mengatakan bahwa teologi adalah ibu semua ilmu pengetahuan. Menurut p Agung pernyataan ini benar, karena saat kita kenal Tuhan, kita tahu segala-galanya.

Tepat pada tanggal satu bulan pertama ia memulai perjalanannya pulang dari Babel dan tepat pada tanggal satu bulan kelima ia tiba di Yerusalem, oleh karena tangan murah Allahnya itu melindungi dia. (Ez 7: 9)

Ezra tidak minta pengawalan raja karena malu, karena dia sudah berkata kepada raja bahwa Tuhan yang menyertai. Ternyata selama 5 bulan memang Tuhan menyertai.

Ez 7: 12-26
Dekrit yang diberikan raja kepada seorang yang memutuskan mempelajari taurat Tuhan. Saat kita punya kepentingan/ interest sama dengan Tuhan, maka hukum Tuhan akan menjadi pegangan kita (ay 14).

Pengajaran stewardship:
(ay 17) Otoritas yang raja berikan kepada Ezra: Ezra mendapat banyak harta dan kelimpahan, tapi prioritas pertama adalah untuk persembahan kepada Tuhan. Sisanya adalah apa yang dipandang baik, tapi tetap sesuai kehendak Allah Ezra.
(ay 20) Uang negara pun digunakan untuk menyembah Tuhan.

Alasan dubes Fiji datang ke JKI: negara mereka butuh gereja seperti JKI, yang tidak hanya beribadah di hari minggu, tapi perduli pada rakyat dan bangsanya.

Tuhan minta dibuat perjanjian garam hari ini, karena garam tidak terbatas, dan Tuhan sedang membawa kita dalam keajaiban yang tidak terbatas.

dengan memakai perak sampai jumlah seratus talenta, gandum sampai jumlah seratus kor, anggur sampai jumlah seratus bat, minyak sampai jumlah seratus bat, dan garam tidak terbatas. (Ez 7: 22)

Ay 23 – Akan tiba waktunya, orang-orang sekuler akan minta kita mendoakan mereka. Takut akan Tuhan akan begitu hebat, sehingga orang lain meminta kita berdoa bagi mereka.
Ay25 – Orang-orang yang belum tahu firman Tuhan harus diajar.

Ezr 7: 27- 28 pernyataan Ezra.

Di jaman Ezra peristiwa exodus terulang pada hari yang sama: 1 Nissan.
Saat exodus bangsa Israel keluar dari Mesir sebagai orang kaya. Di jaman Ezra, pada 1 Nissan, Ezra membawa bangsa Israel kembali dari pembuangan. Dan raja mengijinkan Ezra mengambil dana dari kas kerajaan.
Garam diambil dari kata romawi salarium, yang merupakan asal kata salary.

Jika bekerja bagi Tuhan, maka Tuhan-lah yang menggaji kita. Dan garam (salary) kita: tidak terbatas!

Kesaksian:
Rekan p Yusak di surabaya iri karena hidupnya tidak cukup, karena khotbahnya di desa. P Yusak menegur: jangan hidup berdasar persembahan, tapi hidup dari Tuhan.
Gaji bukan pengharapan kita untuk sebulan. Harusnya kita berseru bahwa gaji kita dari Tuhan dan tak-terbatas.

Kisah anak yang hilang
Sulung mengeluh pada bapanya karena tidak pernah dapat anak kambing. Tapi ayahnya menjawab: semua yang dimiliki si ayah adalah milik si sulung juga.

Saat kita bisa menggunakan uang Tuhan dengan bertanggung jawab, maka yang unlimitted akan menjadi bagian kita.

Perjanjian Garam

Now because we eat the salt of the king’s palace and it is not proper for us to witness the king’s discredit, therefore we send to inform the king (Ezr 4: 14, AMP)

Musuh-musuh Ezra menyebut bahwa mereka punya hubungan dengan raja, dalam terjemahan lain dikatakan bahwa mereka “makan garam dari istana raja”. Maka mereka tidak membiarkan raja di-jelek-kan.

Perintah Tuhan kepada orang Lewi: setiap persembahan harus dibubuhi garam. Di bagian lain dikatakan bahwa lemak korban dibakar untuk Tuhan, sedang dagingnya Tuhan berikan mereka makan. Inilah perjanjian garam.

Gambaran perjanjian garam adalah Tuhan dan manusia sedang makan bersama. Dari pihak Tuhan: yang diberikan kepada Tuhan adalah lemak dan ditaburi garam, sementara dagingnya dinikmati oleh orang yang mempersembahkan.

Pembangunan rumah sehat sempat terhenti, Tuhan minta p Agung untuk memulainya lagi dengan dasar perjanjian garam. Perjanjian garam berkata bahwa kita makan bersama Tuhan. Orang Yahudi tidak akan mau makan selain dengan sahabat mereka. Maka artinya Tuhan menawarkan persahabatan dengan kita.

Korespondensi:
antoniusfw@facebook.com (FB); antonius_fw@yahoo.com (YM);
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp, Line, WeChat 085 727 868 064

Deklarasi 6 panggilan
Pilar – bu Ribka
Imam – p Hasto
Tentara – p Hengky
Pekerja – Dewi Irna
Mempelai – Kezia
Raja – Hadasha

Persembahan hari ini: di Amplop ditulis nama, sebagai perjanjian dengan Tuhan.
27-28-29 Maret – ps John Avanzini

Red heifer (lembu merah)
http://www.israeltoday.co.il/NewsItem/tabid/178/nid/24701/Default.aspx?archive=article_title
http://www.breakingisraelnews.com/17303/holy-cow-red-heifer-born-us/#BrQLYyH06u1OhPX2.97

Mazmur 121
121:1 Nyanyian ziarah. Aku melayangkan mataku ke gunung-gunung; dari manakah akan datang pertolonganku?
121:2 Pertolonganku ialah dari TUHAN, yang menjadikan langit dan bumi.
121:3 Ia takkan membiarkan kakimu goyah, Penjagamu tidak akan terlelap.
121:4 Sesungguhnya tidak terlelap dan tidak tertidur Penjaga Israel.
121:5 Tuhanlah Penjagamu, Tuhanlah naunganmu di sebelah tangan kananmu.
121:6 Matahari tidak menyakiti engkau pada waktu siang, atau bulan pada waktu malam.
121:7 TUHAN akan menjaga engkau terhadap segala kecelakaan; Ia akan menjaga nyawamu.
121:8 TUHAN akan menjaga keluar masukmu, dari sekarang sampai selama-lamanya.

Minggu, 15 Maret 2015
Generasi dan Perjanjian Yosua
Petrus Agung

Yos 10: 7-14. Dalam perjanjian Yosua terdapat janji Tuhan:

1. Tuhan mendengarkan semua yang kita minta

There’s never been a day like that before or since–GOD took orders from a human voice! Truly, GOD fought for Israel. (Yos 10: 14, MSG)

Pada hari itu Tuhan terima perintah dari manusia. Baru setelah kematian dan kebangkitan Yesus, manusia punya akses langsung ke Tuhan, dan doa kita didengar Tuhan.

Jika secara manusia sesuatu tak mungkin terjadi, maka hanya Tuhan yang memungkinkan semua itu.

Kita bukan memerintah Tuhan, tapi Tuhan memberikan otoritas dan kuasa perkataan kepada kita.

Hidup dan mati dikuasai lidah, siapa suka menggemakannya, akan memakan buahnya. (Ams 18: 21)
Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan (Rm 10:10)

Saat ada pengakuan dari mulut kita, maka sesuatu akan terjadi.

2. Tuhan mendengar suara kita yang bertujuan menuntaskan semua tugas kita dan menahan antikris
Yosua menghentikan matahari dan bulan karena dia ingin menyelesaikan perangnya hingga tuntas. Di jaman itu peperangan hanya berlangsung siang hari, saat matahari terbenam mereka berhenti berperang.

Karena secara rahasia kedurhakaan telah mulai bekerja, tetapi sekarang masih ada yang menahan. Kalau yang menahannya itu telah disingkirkan, pada waktu itulah si pendurhaka baru akan menyatakan dirinya, tetapi Tuhan Yesus akan membunuhnya dengan nafas mulut- Nya dan akan memusnahkannya, kalau Ia datang kembali (2 Tes 2: 7-8)

Banyak orang tidak tahu cara menghitung, tapi setan tahu menghitung banyak hal. Contoh:
Saat Yesus ke Gadara, ada orang dirasuk legion dan tinggal di pekuburan. Saat bertemu Yesus, legion berteriak pada Yesus “apakah akan dihukum sebelum waktunya ?”.
Perkataan Tuhan tentang anak cucu Abraham: Ada 4 turunan tinggal di Mesir, barulah mereka kembali ke Kanaan, yaitu saat kedurjanaan orang Amori sudah genap.

Setan selalu menuntut Tuhan supaya adil/ fair, tapi setan tidak pernah bertindak fair. Akhir jaman belum terjadi karena ada yang menahan: Roh Kudus. Saat Yesus datang di awan-awan, maka Roh Kudus akan naik dan tidak ada lagi yang menahan. Tapi Roh Kudus juga menggunakan umat Tuhan untuk menahan.

Antikris sudah sejak ratusan tahun ingin merusak dunia, tapi selalu ada anak-anak Tuhan yang menahannya. Dan ini juga merupakan tugas kita. Iblis selalu mencoba mencuri start.

Cara menahan antikris adalah dengan hukum Tuhan: mendeklarasikan Firman Tuhan bahwa antikris baru bisa ambil alih setelah bangsa-bangsa di luar Israel genap jumlahnya.

Sebelum jaman Nuh ada seseorang bernama Metusalah. Arti nama Metusalah : “when he died the delude shall come” (saat dia mati air bah akan datang). Dan jika dihitung, memang Metusalah mati di tahun datangnya air bah. Perjanjian Nuh (perjanjian pengangkatan): taat melakukan hal-hal yang belum kelihatan, artinya melakukan hal profetik.

Kita bisa menahan antikris hingga waktu yang ditetapkan Tuhan, karena antikris selalu berusaha mencuri start: memulai lebih awal.

3. Kita mampu mengalahkan “yang tak terkalahkan”
Dalam kisah Yosua mengalahkan 5 raja, nama salah satu raja adalah Lakhis. Kata “Lakhis” artinya tak terkalahkan.

Perjanjian Yosua membuat kita mampu mengalahkan apa yang menurut kita tak terkalahkan.

Setiap perjanjian melibatkan lebih dari 1 pihak. Kita bayar harga, Tuhan berikan yang Dia janjikan.
Syarat perjanjian Yosua:
1. Pengabdian
Yosua adalah hamba Musa, pengabdiannya tidak pasif. Predikat Yosua: hamba Musa. Baru di akhir hidupnya dia disebut hamba Allah.

Contoh:
Saat 70 tua-tua dipenuhi roh Tuhan, ada 2 yang tertinggal tapi juga dipenuhi. Dalam anggapan Yosua 2 orang ini diluar ketetapan Musa, maka mereka bisa mengancam posisi Musa. Tapi Musa dengan rendah hati membiarkan 2 orang itu.
Saat dikirim sebagai pengintai masuk tanah perjanjian, hanya Yosua dan Kaleb yang berdiri membela Musa, walau nyaris dirajam batu oleh umat.

Pengabdian Yosua bukan hanya pada manusia, tapi juga ingin dekat kepada Tuhan.
Saat kemuliaan Tuhan turun, Yosua tetap tinggal dan menunggu Musa.

Yosua melakukan apa yang tidak bisa dilakukan tuannya, menyelesaikan yang dikerjakan tuannya.

Generasi Yosua akan menyelesaikan tugas yang tercecer dan belum selesai dari generasi sebelumnya, menuntaskan apa yang sebelumnya tidak terselesaikan.

Tidak semua hamba Tuhan di Alkitab mempunyai orang-orang yang memiliki pengabdian seperti Yosua.
Perwira-perwira Daud melindungi Daud di masa tuanya, saat stamina Daud sudah menurun, dan hampir terbunuh.

Pemimpin akan berbahagia jika memiliki dan dikelilingi orang-orang yang penuh pengabdian, karena orang dengan tipe seperti ini makin langka. Sebagian orang hanya mendekat pada orang yang berhasil. Tapi saat orang itu mulai goyah, mereka mundur.

Saat pemimpin dalam kondisi lemah, sikap kita menentukan posisi kita: naik atau turun

Saat Alkitab menyebutkan urutan anak-anak Nuh, Ham selalu disebutkan di urutan kedua, tapi saat melakukan kesalahan dan menceritakan aib ayahnya, posisi Ham turun jadi bungsu.
Tindakan Yosua sama dengan Sam dan Yafet: saat musa tak berdaya, Yosua tidak berontak dan tetap disebut hamba Musa.

Kita punya kuasa lebih dari pemenang. Di generasi Yosua tengkuk Lakhis ditekan dan dikalahkan.

2. Konsekuen
Awal kisah peperangan Yosua diawali oleh kesalahan Yosua: berdamai dan membuat perjanjian dengan orang Gibea, tanpa bertanya lebih dulu kepada Tuhan. Tapi Yosua konsekuen, dan kesalahannya tidak berbuah kesalahan berikutnya. Suatu hari 5 raja menyerang Gibea, lalu Gibea minta tolong pada Yosua. Kali ini Yosua bertanya pada Tuhan, dan Tuhan menyertai Yosua.

Seringkali kita terjebak dengan penampilan orang lain, lalu lupa bertanya pada Tuhan.

Yosua melakukan bagiannya: berperang. Saat belum tuntas, musuh masih banyak, sementara waktu terbatas, Yosua sadar tidak cukup waktu. Saat itulah Yosua meminta pada Tuhan, dan Tuhan terima perintah dari Yosua.

Kita mungkin pernah buat kesalahan besar. Tapi jika selanjutnya kita selesaikan dengan bertanya pada Tuhan, maka pembalikan keadaan akan terjadi.

Mungkin kita pernah berhutang, jadi penjamin bagi orang lain, dll. Kita harus bertanya pada Tuhan, lalu menyelesaikannya, karena ini adalah tahun pembalikan keadaan. Tuhan akan berperang bersama kita, dan menuntaskan tahun ini.

Korespondensi:
antoniusfw@facebook.com (FB); antonius_fw@yahoo.com (YM);
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp, Line, WeChat 085 727 868 064

Minggu, 15 Maret 2015
Perjanjian Nuh
Petrus Agung

Perjanjian Nuh berkata bahwa kita luput dari bencana, dan juga masuk dalam pengangkatan.

Ketika TUHAN mencium persembahan yang harum itu, berfirmanlah TUHAN dalam hati- Nya: ” Aku takkan mengutuk bumi ini lagi karena manusia, sekalipun yang ditimbulkan hatinya adalah jahat dari sejak kecilnya, dan Aku takkan membinasakan lagi segala yang hidup seperti yang telah Kulakukan. Selama bumi masih ada, takkan berhenti- henti musim menabur dan menuai, dingin dan panas, kemarau dan hujan, siang dan malam. ” (Kej 8: 21-22)

Perjanjian harus dilakukan antara lebih dari 1 pihak, dan masing-masing harus melakukan bagiannya. Dalam perjanjian Nuh, semua yang Tuhan minta sebagai persyaratan, ternyata sudah dipenuhi tanpa disadari.
Bagian kita dalam perjanjian Nuh:
1. Hidup bergaul dengan Tuhan

Inilah riwayat Nuh: Nuh adalah seorang yang benar dan tidak bercela di antara orang- orang sezamannya; dan Nuh itu hidup bergaul dengan Allah. (Kej 6: 9)

Kesaksian
P Agung melayani full time sejak 1980-an, lahir baru karena sebuah pergerakan. Dari awal hanya 1 orang yang selalu berkhotbah “Tuhan berkata… “, Yaitu p Yusak. Sejak itu banyak anak-anak Tuhan belajar dan mulai bergaul karib dengan Tuhan, dan mendengar suara Tuhan. Hal ini membuka pintu keajaiban bagi banyak orang.

Seseorang akan terima pengangkatan jika bergaul karib dengan Tuhan

Aku tidak menyebut kamu lagi hamba, sebab hamba tidak tahu, apa yang diperbuat oleh tuannya, tetapi Aku menyebut kamu sahabat, karena Aku telah memberitahukan kepada kamu segala sesuatu yang telah Kudengar dari Bapa-Ku. (Yohanes 15:15 )

2. Ketaatan, terutama untuk hal yang belum terlihat

Karena iman, maka Nuh– dengan petunjuk Allah tentang sesuatu yang belum kelihatan– dengan taat mempersiapkan bahtera untuk menyelamatkan keluarganya; dan karena iman itu ia menghukum dunia, dan ia ditentukan untuk menerima kebenaran, sesuai dengan imannya. (Ibr 11: 7)

Sesuatu yang belum kelihatan bahasa lainnya adalah profetik. Nuh melakukan sesuatu untuk hal yang belum kelihatan. Bahtera selama ini belajar melakukan hal-hal yang profetik. Seluruh perjanjian lama adalah profetis, karena perjanjian lama adalah bayang-bayang (shadow), sementara perjanjian baru adalah riil/ nyata (substance). Gereja tidak pernah membuang perjanjian lama.

Ilustrasi tentang perjanjian:
Kita menginap di hotel selama 5 hari. Lalu kita membayar untuk 5 hari dan membubuhkan tanda tangan. Pembayaran dan tanda tangan adalah bagian kita. Bagian hotel adalah menyediakan kunci kamar. Maka di hari yang kita pesan, selama 5 hari kamar dan semua fasilitasnya di bawah otoritas dan kekuasaan kita.

Karena bagian kita sudah kita lakukan, maka kita punya hak yang sah atas perjanjian Nuh, sehingga bisa mendeklarasikan: tidak ada bencana atas bangsa-hidup-keluarga-pribadi kita; dan ada jaminan pengangkatan.

3. Pemberita Kebenaran

dan jikalau Allah tidak menyayangkan dunia purba, tetapi hanya menyelamatkan Nuh, pemberita kebenaran itu, dengan tujuh orang lain, ketika Ia mendatangkan air bah atas dunia orang- orang yang fasik; (2Ptr 2 : 5)

Nuh dijuluki sebagai pemberita kebenaran. Pemberita kebenaran tidak sekedar menginjil. Pemberita kebenaran seperti seseorang yang membawa mandat khusus dari raja, dan punya otoritas untuk memaksa pendengar melakukannya.

Contoh:
Di akhir jaman saat semua yang diundang tidak mau hadir, Tuhan perintahkan hamba-hambanya memaksa orang-orang miskin, sakit dan lumpuh untuk masuk, karena rumah Tuhan harus penuh.

Yang dilakukan bahtera:
Di JaTim bu Aning melayani ±1400 dan sebagian orang gila. Dimandikan, dan dibimbing untuk mengucapkan percaya kepada Tuhan.
Pelayanan di Papua
Pelayanan dalam keraton Solo

Kita harus menjadi proklamator kebenaran. Kita hanya ingin melihat kerajaan Tuhan ditegakkan, kebenaran dinyatakan, dan jiwa-jiwa diselamatkan.

4. Ada persembahan yang harum

Ketika TUHAN mencium persembahan yang harum itu, … (Kej 8: 21a)

Istilah “harum” bukan berarti sesuatu yang membangkitkan selera makan. Tetapi artinya menenangkan, membuat nyaman.

Kegelisahan terbesar Tuhan adalah jika umatNya binasa karena dosa. Yang membuat Tuhan tenang dan nyaman adalah saat anak-anakNya hidup berdamai dengan Dia, yaitu pertobatan di hidup kita.

Contoh
Kisah anak yang hilang. Selama si bungsu pergi, si ayah gelisah dan menunggu anaknya pulang. Bapak ini yakin anaknya pulang karena kemiskinan sering membuat seseorang bertobat.

Seringkali saat Roh Kudus mengingatkan dosa kita, dan kita berbantah, itu membuat Tuhan tidak tenang. Karena setiap dosa dan pemberontakan ujungnya maut.

Saat hadapi apapun, apa reaksi dan sikap hati kita: berdalih atau berbalik ?

Hati Tuhan akan tenang jika hidup kita selalu mau berbalik pada Tuhan, bertanya pada Tuhan apa yang tidak tepat dalam hidup kita, tidak mencari alasan dan pembenaran diri.

Sikap yang memberontak, mencari pembenaran diri, tidak bisa ditegur : membuat Tuhan sedih.

Persembahan terbaik adalah pertobatan kita: minta ampun untuk semua kesalahan dan kebodohan di hidup kita.

Dalam roti yang dimakan saat hari raya Purim ada bagian yang namanya “telinga Haman”. Ini karena Haman keras kepala dan tidak bisa menerima nasehat dan didikan.

Yang didapat dari perjanjian Nuh:
1. Nuh diluputkan dari bencana
2. Nuh menerima pengangkatan.

Mat 24: 37-42

Sebab sebagaimana mereka pada zaman sebelum air bah itu makan dan minum, kawin dan mengawinkan, sampai kepada hari Nuh masuk ke dalam bahtera, (Mat 24: 38)

Makan dalam ayat di atas adalah gelojoh, makan berlebihan.
Minum dalam ayat di atas adalah minum-minuman keras.
Kawin-mengawinkan dalam ayat di atas adalah mengumbar hawa nafsu, free-sex.

Jangan sampai terjadi saat Tuhan datang kita tidak tahu apa-apa, kemudian tertinggal.

Peringatan dari hidup Nuh
1. Jangan mabuk dengan berkat Tuhan
Begitu Nuh selesai dengan kisah air bah, dia jadi petani kebun anggur, lalu mabuk hingga telanjang.

Jika Tuhan memberkati kita, jangan mabuk dengan hal-hal duniawi. Berkat Tuhan yang diberikan kepada kita bukan untuk berfoya-foya semau kita, atau untuk memuaskan kedagingan kita.

2. Posisi kita bisa digeser jika respon hati kita salah
Kej 9: 20-29

Alkitab menyebut urutan anak-anak Nuh: Sem-Ham-Yafet. Artinya Ham adalah anak ke-2. Tapi di ayat 24 disebutkan Ham anak bungsu. Karena peristiwa di perikop di atas, Ham digeser jadi bungsu. Para ahli Alkitab memperkirakan bahwa Ham memanggil anak bungsunya: Kanaan, melihat kelemahan Nuh. Sem dan Yafet tidak mau melihat kelemahan ayahnya, memutuskan menutupi kelemahannya. Setelah Nuh sadar, dan tahu yang terjadi: Ham dan keturunannya dikutuk, Sem dan Yafet diberkati.

Naik dan turunnya hidup kita ditentukan oleh respon hati kita, terutama saat muncul kelemahan dan ke-tidak-berdaya-an dari pemimpin kita.

Saat Elia akan diangkat ke Surga, banyak nabi di berbagai kota mengucapkan perpisahan, tapi tidak ada yang ikut kecuali Elisa. Nabi-nabi itu tidak ikut Elia, karena sudah pernah melihat Elia ketakutan saat diancam Izebel. Mereka tidak tahu bahwa Elia masih memiliki jubahnya.

Jangan biasakan mentertawakan dan menghina pemimpin kita : baik rohani maupun jasmani.
Dunia sering merusak hati kita, dan kita jangan ikut-ikutan.

Kesaksian.
Suatu kali di dalam yayasan Sangkakala ada perbedaan pendapat antara beberapa orang dengan p Adi. Walau perbedaan ini tidak mendasar, tapi kondisi semakin memanas. Beberapa orang berencana keluar dan membuat “New Sangkakala”.
Saat p Agung diberi kesempatan bicara, p Agung berkata bahwa apapun masalahnya, dia tidak mau menjamah orang yang diurapi. Malam sebelumnya Tuhan berkata supaya p Agung tidak jadi Absalom.
Akhirnya tidak ada “new sangkakala”. P Agung dikata-katai sebagai pengkhianat.
Hari ini semua yang ikut pertemuan hari itu, tidak ada satupun yang bisa menanjak/ mengorbit.

Kesaksian
Akhir 1980 an ada banyak persekutuan doa menjadi gereja. P Adi punya impian membuat Christian Center (Maranatha Indonesia Christian Center), dana yang dibutuhkan saat itu sekitar 1,3M. P Adi mencoba menggalang dana, tapi hanya terkumpul sekitar 25 juta. (Bendaharanya mami mertua p Agung). Kemudian orang-orang Indonesia di Amerika meminta p Adi menggembalakan mereka, perpuluhannya bisa sebagai sumber dana MICC. Saat p Adi pindah ke Amerika, ada suara yang berkata bahwa p Adi membawa lari uang MICC ke Amerika.
Ada orang lain menawari p Agung uang 2M untuk membangun gereja. Saat disampaikan ke p Adi, p Adi tidak mengatakan untuk menerima atau menolak. Tapi p Agung tahu nada bicara p Adi. Akhirnya p Agung menolak.
Suatu kali ada kelompok yang menceritakan konsep gereja ideal, lalu ajak masuk ke sinode mereka. Tapi p Agung tidak ikut. Hamba Tuhan ini marah, tapi dalam hatinya berkata bahwa sikap p Agung benar. Bertahun-tahun kemudian ternyata hamba Tuhan itu berkata kepada anak-anak buahnya untuk memperhatikan sikap p Agung, karena hanya sikap seperti itu yang membuat jadi besar.

Perjanjian Nuh harus diikuti sikap hati yang benar. Pilihan terbaik adalah cara Ham dan Yafet: tidak melihat dan mengumbar kelemahan dari pemimpin.

Pengumuman
Dalam kebaktian malam jemaat diminta menuliskan semua keinginan kita. Karena Tuhan mendengarkan doa manusia di masa Yosua.
Gerhana tgl 20 Maret: 17:18 WiB – Kebaktian istimewa perjanjian garam tgl 20 Maret 17:00
Doa pembalikan keadaan setiap hari jam 18:30 di HS

Korespondensi:
antoniusfw@facebook.com (FB); antonius_fw@yahoo.com (YM);
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp, Line, WeChat 085 727 868 064

Sabtu, 14 Maret 2015
Perjanjian Yoel
Petrus Agung

Perjanjian tidak bisa dilakukan 1 pihak, tapi minimal 2 pihak atau lebih. Demikian juga dengan perjanjian dengan Tuhan, masing-masing harus ada sesuatu yang dilakukan.

Aku akan mengadakan mujizat- mujizat di langit dan di bumi: darah dan api dan gumpalan- gumpalan asap. Matahari akan berubah menjadi gelap gulita dan bulan menjadi darah sebelum datangnya hari TUHAN yang hebat dan dahsyat itu. (Yoel 2: 30-31)

Kita hidup di masa generasi Yoel, karena dalam masa ini apa yang digambarkan itu terjadi.
Yoel artinya Yehova adalah Elohim, Yehova adalah Tuhan. Yoel adalah anak dari Petuel. Petuel artinya visi dari Tuhan. Tugas generasi Yoel: membalikkan keadaan secara ekonomi.

Yoel 1: 4-12, 15-20 – kondisi ini sudah terjadi, dan harus dibalikkan, baik secara bangsa maupun pribadi demi pribadi.
Bagian yang harus kita lakukan untuk menggenapi perjanjian dan membalikkan keadaan, ternyata sudah dilakukan tanpa kita sadari. Saat men-deklarasikan pembalikan keadaan, maka akan terjadi.

Bagian kita:
1. Puasa
Adakanlah puasa yang kudus, maklumkanlah perkumpulan raya; kumpulkanlah para tua-tua dan seluruh penduduk negeri ke rumah TUHAN, Allahmu, dan berteriaklah kepada TUHAN. (Yl 1: 14)
Tiuplah sangkakala di Sion, adakanlah puasa yang kudus, maklumkanlah perkumpulan raya(Yl2:15)

Tanpa direncanakan sudah dilakukan bahtera dari tanggal 1-12 Maret.

2. Meniup sangkakala
Tiuplah sangkakala di Sion dan berteriaklah di gunung-Ku yang kudus! Biarlah gemetar seluruh penduduk negeri, sebab hari TUHAN datang, sebab hari itu sudah dekat; suatu hari gelap gulita dan kelam kabut, suatu hari berawan dan kelam pekat; seperti fajar di atas gunung-gunung terbentang suatu bangsa yang banyak dan kuat, yang serupa itu tidak pernah ada sejak purbakala, dan tidak akan ada lagi sesudah itu turun-temurun, pada masa yang akan datang. (Yl 2: 1-2)
Tiuplah sangkakala di Sion, adakanlah puasa yang kudus, maklumkanlah perkumpulan raya(Yl2:15)

JKI adalah gereja yang melakukan pelayanan shofar (meniup sangkakala).
Gereja JKI cikal bakalnya adalah yayasan/ persekutuan doa “Sangkakala” yang dibentuk oleh pdt Adi Susanto. Anggotanya kebanyakan anak-anak muda yang dilahirkan kegerakan pelajar di akhir tahun 70-an. Kelompok ini selalu menghebohkan dengan terobosan-terobosan yang Tuhan berikan: babtisan Roh Kudus, membangkitkan orang mati, peperangan rohani, dll.
Salah satu gereja awal sinode JKI ada di desa Sampetan, Boyolali. Awalnya kurang berhasil. Sejak pendetanya menghancurkan santet, gereja itu bertumbuh. Beberapa tahun kemudian pendeta yang lain lagi (penggantinya) membangkitkan orang yang sudah mati 15 jam.

3. Percaya adanya kelimpahan yang dari Tuhan
Di depannya api memakan habis, di belakangnya nyala api berkobar. Tanah di depannya seperti Taman Eden, tetapi di belakangnya padang gurun tandus, dan sama sekali tidak ada yang dapat luput. (Yl 2:3)

Pasukan generasi Yoel menatap ke depan dan melihat Eden. Eden artinya kesenangan (delight), kenikmatan (enjoy), kemewahan (luxury).
Pembalikan keadaan ekonomi tidak akan terjadi jika seseorang tidak percaya adanya kelimpahan yang dari Tuhan, karena yang terjadi hanyalah yang kita percayai.

4. Menjadi pasukan Tuhan
Pasukan-Nya sangat banyak dan pelaksana firman-Nya kuat. (Yl 2: 11b)

JKI dan bahtera sudah membangun pasukan, bahkan dalam red-carpet mengirim utusan hampir ke seluruh dunia.

5. Ada 3 generasi yang melayani Tuhan
Kemudian dari pada itu akan terjadi, bahwa Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas semua manusia, maka anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat; orang-orangmu yang tua akan mendapat mimpi, teruna-terunamu akan mendapat penglihatan-penglihatan. Juga ke atas hamba-hambamu laki-laki dan perempuan akan Kucurahkan Roh-Ku pada hari-hari itu. (Yl 2: 28-29)

Di bahtera ada 3 generasi melayani Tuhan: Pak Yusak, anak dan cucunya melayani Tuhan; Ayah p Agung, p Agung, dan anak-anaknya juga melayani Tuhan.

Semua persyaratan yang jadi bagian kita sudah dipenuhi, maka pemulihan akan terjadi.

Korespondensi:
antoniusfw@facebook.com (FB); antonius_fw@yahoo.com (YM);
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp, Line, WeChat 085 727 868 064

Tidak Ada yang Kebetulan
Petrus Agung

Tidak ada yang kebetulan dalam kehidupan kita. Peristiwa yang terjadi pada 1 Nissan:
1. Tuhan minta bahtera melakukan puasa Daniel selama 1-12 Maret.

2. Peperangan dan deklarasi : mulai dari tgl 12-20, setiap hari.
Tanggal 20 Maret ada gerhana matahari total. Jika peperangan dimulai tanggal 12, maka tanggal 20 adalah hari ke-9. Di jaman Musa ada 10 tulah yang Tuhan lepaskan terhadap Mesir. Tulah ke-9 adalah kegelapan, dan ini adalah gerhana matahari total.

3. Tanggal 20 Maret menurut penanggalan Yahudi adalah 1 Nissan.
Bulan inilah akan menjadi permulaan segala bulan bagimu; itu akan menjadi bulan pertama bagimu tiap- tiap tahun. (Kel 12: 2)
Bulan pertama dalam kalender Yahudi adalah bulan Nissan. Di bulan ini orang-orang Israel keluar dari Mesir, dan disebut juga sebagai bulan lahirnya bangsa Israel (bulan penebusan).
Nissan adalah bulan pertama tahun raja-raja Israel. Jumlah pemerintahan raja-raja Israel dihitung dari bulan Nissan.
Menurut Talmud Yahudi, Abraham, Ishak, Yakub, ketiganya lahir dan mati di bulan Nissan.

4. Di jaman Musa, setelah tulah kegelapan, disusul terjadinya exodus.
5. Di jaman Yesus: gerhana matahari terjadi saat Yesus disalib, lalu terjadi penebusan/ redemption.
Di masa kini, tanggal 20 Maret 2015, kita berperang, menang, dan masuk tahun Yobel besar: semua hutang, kelemahan, hal yang tidak benar, dihapus Tuhan dan diberikan kehidupan yang baru.

6. Kemah Musa didirikan pertama kali pada 1 Nissan. Saat itulah kemuliaan Tuhan turun memenuhi kemah suci. Artinya ada kemuliaan Tuhan (kabod) yang akan turun kepada gerejaNya.

Dan terjadilah dalam bulan yang pertama tahun yang kedua, pada tanggal satu bulan itu, maka didirikanlah Kemah Suci. (Kel 40: 17)
Lalu awan itu menutupi Kemah Pertemuan, dan kemuliaan TUHAN memenuhi Kemah Suci, sehingga Musa tidak dapat memasuki Kemah Pertemuan, sebab awan itu hinggap di atas kemah itu, dan kemuliaan TUHAN memenuhi Kemah Suci. (Kel 40: 34-35)

7. Raja Hizkia mendedikasikan kembali bait Allah.
8. Koresy/ Cyrus dinobatkan jadi raja.
Yesaya menubuatkan Koresi beberapa abad sebelumnya, bahkan dengan tepat menyebut namanya. Raja inilah yang mengijinkan orang Yahudi kembali dari tanah pembuangan ke tanah perjanjian, dan membangun ulang tembok Yerusalem.

9. Ezra memimpin umat Tuhan kembali dari pembuangan ke Yerusalem.

10. Tahun 2015 dilihat dari angka Ibrani, artinya hapakh : turn around, berbalik, transform.
Tahun 2015 akan terjadi pembalikan keadaan.

Semua ini tidak kebetulan, karena di tahun yang berbeda akan ada pergeseran antara tahun Yahudi dan tahun Masehi. Pada 12 Maret p Yusak berulang-tahun ke 80. Ternyata menurut sejarah Yahudi, itulah peringatan lahir dan matinya Musa. Nama Yusak/ Yosua didapat p Yusak dari Tuhan sendiri. Perkataan pertama Tuhan kepada Yosua: “Musa sudah mati”. Dengan perkataan ini Yosua mengambil alih pimpinan atas umat Israel masuk tanah perjanjian.

Korespondensi:
antoniusfw@facebook.com (FB); antonius_fw@yahoo.com (YM);
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp, Line, WeChat 085 727 868 064

Minggu, 08 Maret 2015
Purim
Petrus Agung

Kitab Ester tidak menyebut nama Tuhan, tapi mengisahkan bagaimana Tuhan bekerja melalui tangan yang tak terlihat. Purim artinya takdir, undian yang menentukan takdir seseorang.

Bagi orang kebanyakan orang, takdir adalah sesuatu yang tidak bisa diubah, takdir yang membawa kita, kita hanya menerima saja, dan tidak ada yang bisa dilakukan. Orang seperti ini merasa semuanya baik-baik saja. Jika pandangan ini benar, maka tidak ada penghakiman akhir. Padahal di Alkitab ada kisah tentang tingkatan-tingkatan surga.
Juga ada kisah talenta 5-2-1. Jika memang takdir yang menentukan, maka si tuan tidak akan meminta pertanggung-jawaban kepada si “satu talenta”, dan hamba ini akan berkata bahwa takdirnya tidak berbuah. Tapi tuannya berkata hamba itu yang malas dan jahat.

Ada tanggung-jawab di pihak kita sebagai manusia. Tanpa disadari manusia sering melemparkan tanggung-jawabnya kepada Tuhan, dan tidak mau disalahkan. Akibatnya kehidupan tidak membaik karena kebodohan kita sendiri, sikap hati kita salah.

Alkitab berkata bahwa Tuhan menciptakan manusia segambar dan serupa dengan Tuhan, tujuan supaya manusia berkuasa di bumi. Ada bagian yang Tuhan percayakan pada kita.

1. Ahasyweros
Nama “ahasyweros” artinya i will be silence n poor (aku akan mengunci mulut dan akan menjadi miskin). Tidak berarti kita harus cerewet, tapi ada saatnya anak-anak Tuhan harus menyuarakan kebenaran dan pesan Tuhan.

Hidup dan mati dikuasai lidah, siapa suka menggemakannya, akan memakan buahnya. (Ams 18: 21)

Dalam Alkitab ada orang-orang yang seharusnya menyuarakan kebenaran, tapi justru memilih diam, ujungnya hidupnya berantakan

Kej 3: 6 – Adam dan Hawa jatuh ke dalam dosa karena Adam memilih diam.
Beberapa ahli bahkan mengatakan bahwa Adam bersama dengan istrinya saat diperdaya ular. Saat Hawa berbicara dengan ular: Adam diam. Saat Hawa makan buah, Adam diam. Saat Adam memakan buah barulah mata manusia terbuka.
Tuhan Maha tahu. Maka pertanyaan Tuhan kepada Adam “Adam, di mana engkau?” berarti:
Saat iblis berbicara dengan Hawa, di manakah engkau? Mengapa diam?
Saat Hawa mulai mengingini buah terlarang, di manakah engkau?
Saat Hawa mulai memetik buah itu, di manakah engkau?
Saat Hawa makan buah, di manakah engkau?
Tuhan tahu Adam ada bersama Hawa saat semua terjadi, tapi Adam memutuskan untuk diam.

Karena Adam memilih untuk diam, akibatnya sejak hari itu semua kemewahan dan kemudahan taman Eden berakhir, mereka dibuang dari taman Eden, dan harus mencari makan dengan berpeluh.

Setiap orang harusnya tahu posisinya, dan bertindak sesuai otoritas yang Tuhan berikan.

Setiap orang punya kepribadian berbeda:
Tipe koleris tidak takut konfrontasi, dan mudah mengutarakan pendapat kepada siapapun, walau belum tentu benar.
Tipe melankolis: saat melihat hal yang salah hanya diam dan meneteskan air mata. Setidaknya tunjukkan “air mata” itu pada orang yang melakukan kesalahan.
Tipe plegmatis tidak suka bentrokan, memilih menghindar

Kita tidak bisa mengubah karakter, tapi harus bisa mengambil sikap: bertindak. Kemudian ajukan masalah itu ke hadapan Tuhan. Maka Tuhan akan memberitahukan apakah anggapan kita salah dan dimana salahnya, atau kita benar dan apa yang kemudian harus dilakukan (doakan, deklarasi, dll)

Kita bisa mengubah takdir kita sendiri dengan menyampaikan kebenaran kepada orang lain.

2. Penuhi cawan kita
Est 4: 11-16
Ester sudah 30 hari tidak dipanggil menghadap raja. Jika memaksakan diri menghadap tanpa dipanggil, resikonya dihukum mati. Bagi Ester semua pintu terasa tertutup baginya. Mordekhai seperti tidak mau tahu kondisi Ester, dan memaksa Ester bertindak. Kondisi Ester terjepit: di depan semua pintu tertutup, di belakang ada tekanan dari Mordekhai.

Kepribadian kita menentukan respon kita di kondisi seperti ini
Ada yang terduduk dan tidak berbuat apa-apa
Ada yang nekat dan menabrak masalah
Ada yang berusaha menenangkan pintu yang tertutup dan orang-orang yang menekan
Ada yang berbalik memarahi orang yang menekan

Sering kita menghadapi pintu dan tembok tertutup, sementara di belakang tekanan luar biasa.

Apa yang jasmani tidak bisa ditembus, bisa diterobos dengan cara Ilahi. Kita perlu membayar suatu harga untuk membuka yang tertutup. Ester memutuskan maju, tapi sadar kekuatannya tidak cukup. Maka Ester minta semua orang Yahudi berpuasa untuk Ester, bukan untuk Tuhan. Bahkan dayang-dayang Ester ikut berpuasa.

Pergilah, kumpulkanlah semua orang Yahudi yang terdapat di Susan dan berpuasalah untuk aku; janganlah makan dan janganlah minum tiga hari lamanya, baik waktu malam, baik waktu siang. Aku serta dayang-dayangkupun akan berpuasa demikian, dan kemudian aku akan masuk menghadap raja, sungguhpun berlawanan dengan undang-undang; kalau terpaksa aku mati, biarlah aku mati. (Est 4: 16)

Segala sesuatu ada takarannya: doa, air mata, dosa, kedurjanaan.
Contoh:
Keturunan Abraham harus tinggal di Mesir sekian ratus tahun hingga takaran kedurjanaan orang Amori terpenuhi, dan hukuman Tuhan bisa turun.
Elia harus berdoa 7x
Orang Israel yang bersungut-sungut 10x tidak bisa masuk Kanaan

Keep on asking and it will be given you; keep on seeking and you will find; keep on knocking [reverently] and [the door] will be opened to you (Mat 7:7, AMP)

Semakin banyak orang yang ikut membayar suatu harga, semakin cepat cawan tertentu itu penuh. Kita harus punya teman-teman yang tulus, dan mendoakan sungguh-sungguh, bukan sekedar mencari berita untuk gosip.

Semakin tua usia atau posisi semakin tinggi, seseorang semakin berat untuk minta didoakan. Tapi jika kita punya kerendahan hati, kita bisa minta orang lain mendoakan kita.

3. Kita harus tahu posisi dan tugas kita.

“So, if the king agrees, let him pronounce a royal ruling and have it recorded in the laws of the Persians and Medes so that it cannot be revoked, that Vashti is permanently banned from King Xerxes’ presence. And then let the king give her royal position to a woman who knows her place. (Est 1: 19, MSG)

Frase “lebih baik daripada nya” dalam terjemahan lain dikatakan “tahu posisinya”. Wasti tidak tahu tempatnya, maka harus digantikan seseorang yang tahu tempatnya.

Setiap kali kita masuk tempat tertentu, kita harus tahu posisi kita, dan tahu cara bersikap.

Contoh orang yang tidak tahu tempatnya:
Saat di Singapura, p Agung dan anak-anak makan fine dining. Tiba-tiba ada 2 pria dengan baju santai, mabuk dan bersuara keras, padahal lampu sedang diredupkan dan suasananya romantis.

Kita harus tahu panggilan kita, lalu berdiri di posisi itu, dan berfungsi dengan baik

Suami, istri, anak, dll harus tahu posisinya dan berfungsi, bertindak dengan hikmat Tuhan.
Ayah bukan algojo bagi anak-anaknya, karena itu akan melukai hati dan fisik anaknya, dan menanam bibit sakit hati dan dendam. Sikap seperti ini membuat hati Tuhan berduka.
Tetapi orang tua yang over-protektif juga tidak baik.

Orang yang tahu posisinya akan bertindak dengan hikmat Tuhan.

Contoh orang yang tidak tahu posisinya:
Beberapa waktu lalu sebuah kapal fery Korea tenggelam. Kapten kapal termasuk rombongan pertama yang minta diselamatkan. Padahal seharusnya dia yang bertanggung-jawab dan diselamatkan paling akhir.

Saat semua orang bisa tahu panggilan Tuhan, dan berfungsi di posisi yang Tuhan tentukan, maka hasilnya akan luar biasa.

4. Prosedur
Est 1: 12-13 – Raja sedang mabuk. Saat memanggil istrinya, dan istrinya tidak mau datang, dia marah. Tapi walau marah, si raja masih mengerti prosedur, dengan bertanya pada para penasehat dan ahli hukum. Raja bisa lakukan apapun karena posisinya, tapi tidak dilakukan.

Then the king said to the wise men who understood the times ( for this was the king’s manner toward all who knew law and justice, (Est 1: 13, NKJV)

Jika reaksi kita salah saat ada masalah dan pergumulan, urusan bisa jadi bertambah parah.

Arahan p Yusak pada p Agung:
Saat menghadapi sesuatu dan menemui jalan buntu, tanya Tuhan: mengapa gagal? Biasanya Tuhan bicara sesuatu. Jika Tuhan sudah 2 kali berkata jangan, maka jangan dilanjutkan. Karena Tuhan hanya berbicara kepada kita tentang sesuatu yang serius 2 atau maksimal 3 kali. Jika kita masih memaksakan hal yang sama, maka ujungnya akan gagal.
Contoh:
Kisah nabi-nabi yang meminta ijin pada Elisa untuk mencari mayat Elia. Ujungnya mereka gagal.
Paulus ingin ke Asia, tapi 2 kali dicegah Roh Tuhan. Paulus tidak mencoba yang ketiga kali. Setelah mendapat mimpi tentang Makedonia barulah Paulus menyeberang ke Asia.

Seringkali saat gagal dalam suatu hal, emosi begitu melingkupi kita, dan membuat kita ingin mencoba lagi dan membalas kekalahan. Tapi kita seharusnya tidak bertindak berdasarkan emosi, melainkan berdasarkan hukum Tuhan.

Kesaksian
P Agung pernah dimintai bantuan keuangan oleh seseorang, lalu dibantu karena rasa belas-kasihan. Ternyata bulan di kedua dan ketiga orang ini meminta lagi. Di bulan ke-4 orang itu minta bantuan dengan jumlah yang lebih besar. P Agung hari itu lupa mengirim dana, lalu siangnya tertidur dan mendapat mimpi. Di dalam mimpi orang itu datang dan meminta p Agung menimbun sumur orang itu. Ternyata sumur itu sangat dalam, dan tak berdasar. Di dalam mimpi ada suara: berapapun p Agung membantu, tidak akan menolong apapun.
Saat terbangun p Agung memutuskan menghentikan bantuan keuangan, karena p Agung bisa salah di hadapan Tuhan, karena mempergunakan harta kepercayaan Tuhan untuk sesuatu yang sia-sia.

Jangan pernah bergerak dan bertindak karena emosi, tapi ikuti prosedur hukum Tuhan

5. Pikirkan kepentingan yang lebih besar
Est 1: 14-22

Memucan spoke up in the council of the king and princes: “It’s not only the king Queen Vashti has insulted, it’s all of us, leaders and people alike in every last one of King Xerxes’ provinces. The word’s going to get out: ‘Did you hear the latest about Queen Vashti? King Xerxes ordered her to be brought before him and she wouldn’t do it! ‘ When the women hear it, they’ll start treating their husbands with contempt. The day the wives of the Persian and Mede officials get wind of the queen’s insolence, they’ll be out of control. Is that what we want, a country of angry women who don’t know their place?
(Est 1: 16-18, MSG)

Memukan meminta raja tidak memutuskan hanya berdasar kepentingan dan emosi pribadi, tapi harus melihat kepentingan yang lebih besar.

Apapun yang kita putuskan, harus melihat kepentingan yang lebih besar: kepentingan kerajaan Surga

Kesaksian
Sementara sudah 15 gereja dibantu renovasinya, dan hampir selesai. Kepentingan kita melakukan hal ini: demi kepentingan kerajaan Tuhan, karena mereka juga rekan sekerja kita. Saat kita merajut jala bersama, akan lebih banyak jiwa-jiwa dibawa kepada Tuhan.

Korespondensi:
antoniusfw@facebook.com (FB); antonius_fw@yahoo.com (YM);
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp, Line, WeChat 085 727 868 064

Minggu, 01 Maret 2015
Are You a part of the Problems or Solution
Petrus Agung

Ilustrasi:
2 orang diminta maju ke mimbar, dan masing-masing diberi 1 pisang yang sudah dikupas. Mereka diberi tugas menghabiskan pisang itu, tapi syaratnya tangan yang bebas diletakkan di belakang punggung, tangan yang satunya memegang pisang, terulur lurus ke depan dan tidak boleh ditekuk. Selama mereka berusaha sendiri-sendiri, maka tantangan ini tidak akan bisa ditaklukkan. Tapi saat mereka saling mendekat dan mengarahkan pisangnya pada rekan yang lain, maka tugas bisa diselesaikan.

Dalam kehidupan banyak tugas yang hanya bisa diselesaikan jika kita mengerti arti dari “menjadi bagian tubuh Tuhan”, dan dikerjakan dengan unity.

Saat menghadapi segala sesuatu, reaksi dan pilihan kitalah yang menentukan apakah kita bagian dari masalah, atau bagian dari solusi.

Masing-masing manusia punya kelebihan dan kelemahannya sendiri, hanya dengan unity semuanya menjadi saling melengkapi, menyempurnakan, dan menutup kekurangan yang ada.

Fil 4: 2-5 – Ada 3 level pekerja Tuhan dalam perikop ini.

1. Level terendah: Teman-teman sekerja

… dan kawan-kawanku sekerja yang lain, yang nama-namanya tercantum dalam kitab kehidupan (Fil 4: 3c)

Kita punya jutaan bahkan milyar-an teman sekerja di seluruh bumi. Yang menjadi pengikat kita: nama kita tercantum dalam kitab kehidupan. Tapi ikatannya longgar, dan kadang merasa tidak perlu kenal satu sama lain. Selama kita bekerja bagi Tuhan, kita sudah menyandang sebagai teman sekerja.
Di level ini masing-masing melakukan bagiannya sendiri. Tapi jika hanya di level ini, maka banyak hal yang tidak bisa diselesaikan.

Ada banyak teman sekerja yang harus kita uluri tangan sehingga bisa terjalin unity.

Indonesia diberkati Tuhan. Di negara/ tempat lain tidak mudah mengaku diri sebagai orang percaya.

Kesaksian.
Dalam pembuatan jamu PFA, didapatkan supplier bawang dari Tawangmangu. Secara perhitungan manusia, biayanya lebih mahal karena jauh. Tapi karena pengepul-nya adalah hamba Tuhan yang tinggal di daerah yang berat: dingin, banyak aliran keras, banyak yang kena narkoba. Tapi karena pendeta ini adalah rekan sekerja kita, maka kita menopangnya dengan keuangan secara tidak langsung (melalui pembelian bawang).

Kesaksian tim dewasa muda
Saat men-survey salah satu gereja di tempat terpencil, ternyata gereja itu curiga dan menanyakan tujuannya. Mereka tidak percaya adanya ketulusan, dan bahwa antara tubuh Tuhan bisa saling menolong. Ini artinya unity antar tubuh Tuhan buruk. Akhirnya gereja itu setuju. Saat sedang dikerjakan, salah satu tim mengamati bahwa gereja itu hanya punya 1 mikrofon. Tanpa banyak komentar dia segera membelikan seperangkat sound system. Ini karena gereja itu juga merupakan teman sekerja kita, dan tidak boleh diabaikan.

Artikel
Ada seorang tentara ISIS diberitakan sudah menerima Tuhan Yesus. Tentara ini sedang dirawat di rumah sakit, tubuhnya penuh darah karena tertembak. Dia sudah tergeletak selama 3 jam di jalan. Beberapa pastor Katolik yang masih bertahan mengumpulkan mayat-mayat untuk dikuburkan. Sebelum dimakamkan ternyata orang ini masih hidup, maka segera dirawat di rumah sakit. Saat sekarat dia diberi 2 pilihan: tetap mati tapi ke neraka, atau hidup tapi harus ikut Tuhan Yesus.
Dari artikel ini kita tahu bahwa ada banyak orang yang pekerjaan dan pelayanannya jauh lebih sulit dan ber-resiko dibanding kondisi kita saat ini, dan mereka juga rekan sekerja kita.

Tuhan sedang membuka mata kita bahwa kita punya banyak rekan sekerja.
Buka hati kita untuk para pelayan Tuhan yang melakukan bagian yang tidak bisa kita lakukan.

Kesaksian
P Agung datang ke salah satu pastori gereja yang di renovasi. Ternyata atapnya sudah sangat rapuh dimakan rayap. Sebelumnya p Agung sama sekali tidak kenal dan tidak ada hubungan dengan hamba Tuhan ini. Tapi mereka juga merupakan teman sekerja kita.

Tanpa rekan sekerja, tugas dari Tuhan tidak akan bisa selesai. Saat kita punya sikap hati unity, kita akan sangat mudah menyelesaikan tugas yang Tuhan berikan.

2. Level kedua: Kawan seperjuangan

Karena mereka telah berjuang dengan aku dalam pekabaran Injil, bersama-sama dengan Klemens (Fil 4: 3b)

Kawan seperjuangan adalah orang-orang yang bergulat-berjuang-bertempur bersama-sama rasul Paulus. “Teman-teman sekerja” tidak disebutkan namanya, tapi “kawan seperjuangan” disebut namanya. Sayangnya dua kawan seperjuangan tersebut sedang bertengkar.

Euodia (Εὐοδία – G2136) = perjalanan yang berkelimpahan (prosperous journey), fragrance (harum)
Sintikhe (Συντύχη – G4941) = beruntung

I implore Euodia and I implore Syntyche to be of the same mind in the Lord (Fil 4:2, NKJV)

Implore (παρακαλέω – G3870) = menyarankan, memohon dengan sangat.
Paulus menghormati mereka, dia tidak memerintahkan, tapi memohon agar mereka berdamai.
Pikiran (φρονέω – G5426) = cara berfikir, interest (kepentingan)

Orang-orang yang tidak terlalu hebat cenderung low-profile. Tapi justru orang-orang yang terpandang sering memberi contoh yang tidak baik. Misalnya bertengkar satu-sama lain.

Penyebab pertengkaran antara kawan seperjuangan:
1. Beda cara berfikir
Contoh
Saat ada seorang hamba Tuhan yang hidup ekonomi-nya berat, maka respon hamba Tuhan lain:
Ada yang berkata bahwa hamba Tuhan itu kurang ber-iman, semua kesalahannya sendiri.
Ada yang berkata: kasihan, tidak perlu ditolong

Contoh di Alkitab
Dalam sebuah misi, Paulus dan Barnabas mengajak Markus. Di tengah perjalanan Markus memaksa pulang. Paulus menyebut hal ini sebagai desersi (pemberontakan).
Di misi berikutnya Barnabas hendak mengajak Markus lagi, tapi Paulus marah, tidak setuju, dan memilih berpisah dari Barnabas.
Markus sekian waktu kemudian mengikuti Petrus, dan menjadi penulis surat Petrus 1 dan 2, bahkan akhirnya menulis injil Markus. Menjelang matinya, Paulus meminta dikirimkan Markus.
Cara berfikir Paulus dan Barnabas sama benarnya, tapi jika diletakkan pada masa yang berbeda.
Paulus benar karena Markus di awal harus dilatih dan di-disiplin.
Barnabas juga benar, karena ternyata Markus punya potensi besar di masa depan.

Perbedaan cara pikir antar rekan seperjuangan harusnya membuat kita jadi partner yang luar biasa

2. Beda perhatian (interest)
Contoh:
Ada gereja yang suka jika mengalami kelimpahan finansial, sebagai tanda berkat Tuhan.
Ada hamba Tuhan seperti p Adi Susanto yang menganggap bahwa gereja yang menyimpan uang terlalu banyak melakukan dosa besar. Seharusnya dana bisa digunakan untuk menjangkau jiwa-jiwa.

Bahkan, kuminta kepadamu juga, Sunsugos, temanku yang setia: tolonglah mereka. (Fil 4: 3a)

Paulus meminta Sunsugos menolong 2 teman yang bertengkar.
Kata “tolong” (συλλαμβάνω – G4815) artinya pegang, rangkul, peluk, tarik mereka. Gambarannya seperti memisahkan 2 petinju yang bertarung sengit, bahkan brutal.

Abraham adalah orang yang bijaksana. Saat Lot membela dan membiarkan gembalanya berkelahi dengan gembala-gembala Abraham, maka Abraham mengambil inisiatif untuk berpisah dengan Lot, supaya mereka tidak dihancurkan suku-suku lain di sekitar mereka.

Perbedaan pendapat seringkali merupakan hal yang sehat. Yang konyol adalah jika kita selalu merasa paling benar dan yang lain salah.

Jangan jadi pihak yang menganiaya atau menghancurkan siapapun. Karena saat kita begitu brutal, yang bertindak adalah Tuhan. Tubuh Tuhan sudah dipecahkan 2000 tahun yang lalu, jangan ada orang yang memecahkan tubuh Tuhan untuk kedua-kalinya.

Sifat kekanak-kanakan menyebabkan banyak gereja hanya jadi masalah, bukan bagian dari solusi

Dimanapun berada, hidup kita harusnya bagian dari solusi, dan bukan bagian dari masalah. Dibutuhkan kedewasaan menghadapi perbedaan pendapat, jangan brutal dan saling menjatuhkan.

Tetapi jikalau kamu saling menggigit dan saling menelan, awaslah, supaya jangan kamu saling membinasakan. (Gal 5: 15)

Kasus.
Ada kota kecil yang hanya memiliki 1 jalan raya. Kota ini panas dan kurang makmur. Di kota itu ada beberapa gereja. Satu hari ditemukan tambang, maka para pengusaha berdatangan. Seorang anak Tuhan yang kaya dari Jakarta datang dan ber-investasi di tambang daerah itu. Satu hari minggu dia pergi ke gereja di kota itu, yang sinodenya sama dengan gerejanya. Orang ini tidak bisa berkonsentrasi saat beribadah karena kepanasan. Akhirnya pengusaha ini membelikan AC, genset dan persediaan solar untuk genset.
Dampaknya di hari minggu berikutnya gereja itu penuh sesak, tapi gereja lain jadi sepi. Para pendeta gereja yang lain marah, lalu beberapa minggu kemudian gereja ber-AC itu “terbakar”.

Pertengkaran semacam ini brutal, harus diseret dan ditarik supaya terpisah, karena jika tidak akan saling menghancurkan tubuh Tuhan. Jangan miliki hati yang penuh kedengkian, jangan rendahkan-hina-jelekkan gereja lain. Ulurkan tangan, berkati gereja lain semampu kita.

Adakah sumber memancarkan air tawar dan air pahit dari mata air yang sama? (Yak 3: 11)

3. Level tertinggi: Teman satu kuk
Sunsugos (σύζυγος – G4805) = teman satu kuk (bajak, yoke).

Di level ini seseorang menganggap bahwa jika partnernya sakit atau lemah, akan memberatkannya. Dan jika sampai mati, maka akan melumpuhkannya.

Contoh:
Sepeda motor yang salah satu bannya kempes, akan memberatkan kerja ban yang lain.

Cara berfikir yang dewasa: mengerti bahwa semua yang dikerjakan adalah untuk kepentingan kerajaan Tuhan, dan bukan untuk kepentingan manusia

Tanda-tanda akhir jaman:
1. Sabat ke-10
Ada seorang nabi Yahudi: Ben Samuel, yang hidup di jaman kekaisaran Ottoman. Dia bernubuat bahwa akan ada 10 yobel, dan kekaisaran Ottoman akan berkuasa selama 8 yobel (400 tahun), lalu selesai. Menurut sejarah, kekaisaran Ottoman berakhir setelah 400 tahun berkuasa.
Kekuasaan kekaisaran Ottoman atas kota Yerusalem berakhir saat jendral Allenby menguasai Yerusalem pada tahun 1700an. Setelah itu Yerusalem seperti tanpa tuan selama 1 Yobel.
Pada bulan Juni 1967 Israel masuk Yerusalem.
Setelah itu ada Yobel terakhir: yaitu Yobel yang ke-10, dan berakhir di tahun 2017.
Peristiwa negara Israel merdeka diibaratkan pohon ara yang mulai bertunas (1948). 1 generasi setelah 1948 adalah tahun 2018.

2. Penelitian ilmiah
Para ilmuwan menghitung berapa sisa umur bumi dari berbagai fenomena alam.
Contoh: Sekarang seluruh pantura mengalami rob, di Bandung sempat terjadi hujan es.
Di sisi lain korea utara mengembangkan nuklir.

3. Nubuatan
Tahun 1968 nenek di Norwegia usia 90 tahun bernubuat: setelah gereja diangkat akan terjadi perang dunia ke-3 yang sangat singkat.

4. Nubuatan Santo Malakhi dari gereja Katolik Roma
Dia menubuatkan ciri-ciri Paus-Paus dari jamannya akan muncul sekian Paus (pemimpin Katolik Roma). Dia menubuatkan bahwa posisi Paus ke-2 dari terakhir akan diganti sebelum wafat. Di malam Paus Benediktus mengundurkan diri, atap kubah Vatikan disambar petir.

Mari jadi “teman satu-kuk” dengan Tuhan Yesus, demikian juga satu-sama lain.
Jangan pernah ingini kehancuran siapapun, karena semua ditebus oleh darah Yesus.

Mat 4: 18-22 – murid-murid pertama Yesus.

Ia melihat dua orang bersaudara, yaitu Simon yang disebut Petrus, dan Andreas, saudaranya. Mereka sedang menebarkan jala di danau, sebab mereka penjala ikan (Mat 4: 18)
Yakobus anak Zebedeus dan Yohanes saudaranya, bersama ayah mereka, Zebedeus, sedang membereskan jala di dalam perahu. (Mat 4: 21b)

Membereskan (καταρτίζω – G2675): menambal, menyulam, merajut kembali, memperbaiki
Dua murid pertama dikatakan sedang menebarkan jala. Tuhan suka pada orang yang membawa jiwa-jiwa datang kepadaNya. Dua murid berikutnya sedang menambal dan memperbaiki, jala yang rusak.

Di tengah-tengah kebrutalan yang kita lihat di sekitar kita, mari pilih untuk menebarkan jala supaya banyak orang terima Tuhan. Tambal dan perbaiki jala yang robek, ulurkan tangan kita. Sedapat-dapatnya jika bergantung pada kita, berdamailah dengan orang lain. Lakukan bagian yang bisa kita lakukan. Jangan jadi bagian dari persoalan, tapi mari jadi bagian dari solusi.

Apapun yang dibuat dengan tujuan yang tidak baik, ujungnya akan mengerikan.

Saat kita satu kuk dengan Tuhan, dan satu kuk dengan yang lain, maka keruntuhan yang satu menyebabkan keruntuhan yang lain. Setiap pelemahan tubuh Tuhan di suatu tempat akan melemahkan tubuh Tuhan secara keseluruhan.

Penutup
Saat Yesus disalibkan ada gerhana matahari total yang diapit gerhana bulan. Peristiwa ini terulang tahun ini dan tahun lalu. Di 2014 ada 2 bloodmoon, lalu gerhana matahari, dan berikutnya ada bloodmoon ke-3 dan ke-4.

Tanda langit “matahari menjadi gelap” tidak pernah jadi tanda yang baik.
Mulai hari ini, selama 12 hari, semua diharap puasa daging.
Dari tgl 12-20, setiap kota bergantian peperangan rohani. Jatah JKI tgl 20 Maret.

Korespondensi:
antoniusfw@facebook.com (FB); antonius_fw@yahoo.com (YM);
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp, Line, WeChat 085 727 868 064