Minggu, 05 Juli 2015
Obed Edom – the Presence of God
Mathew Barnett

1 Taw 13: 12-14
Kuasa Tuhan dalam Alkitab digambarkan dalam bentuk Tabut Perjanjian. Tabut Tuhan dimaksudkan untuk memimpin umat Tuhan. Tabut diletakkan di depan saat peperangan, sebagai wakil hadirat Tuhan (presence of God).

Hadirat Tuhan harus mengawali setiap kegiatan kita, kuasa Tuhan seharusnya selalu memimpin umat Tuhan.

Sebelum pindah ke kota lain, hal terpenting yang harus diketahui: adakah hadirat Tuhan di kota itu.

Saat orang Filistin mencuri Tabut Tuhan, banyak peristiwa buruk menimpa orang Filistin. Selama 20 tahun Tabut tidak bersama umat Tuhan. Tiba-tiba Tabut itu kembali ke Yerusalem, dan Daud sangat gembira dan merayakannya.

Kita sangat bersemangat karena berada di rumah Tuhan. Dan saat hadirat Tuhan datang di hidup kita, kita tidak akan bisa menanggungNya.

Sebelum Tabut kembali ke kota Daud, Tabut tinggal selama 3 bulan di rumah Obed-Edom. Seorang pria biasa terpilih untuk menyimpan Tabut Tuhan selama 3 bulan. Bayangkan berkat Tuhan yang diterima Obed-Edom. Hadirat Tuhan mencengkeramnya, Obed-Edom berubah dan tidak pernah sama lagi. Saat Tabut Tuhan dipindahkan dari rumah Obed-Edom ke kota Daud, Obed-Edom tidak depresi, tapi membawa seluruh keluarganya untuk pindah dan tinggal di kota Daud. Di setiap peluang untuk melayani apapun di dekat Tabut Tuhan, Obed-Edom selalu menyediakan dirinya, sehingga selalu berada dekat dengan hadirat Tuhan.

1. Obed-Edom termasuk salah satu dari petugas kebersihan (cleaning-service- janitor) di bait Allah – (1Taw 16: 38). Kata “porters” (H7778) salah satu artinya adalah janitor atau cleaning-service.

And Obed-edom with their brethren, threescore and eight; Obed-edom also the son of Jeduthun and Hosah to be porters (1Taw 16: 38, KJV)

2. Obed-Edom termasuk salah satu dari pemain harpa (1Taw 15: 21). Tugasnya memainkan harpa di sekitar Tabut Tuhan.

And Mattithiah, and Elipheleh, and Mikneiah, and Obed-edom, and Jeiel, and Azaziah, with harps on the Sheminith to excel. (1Taw 15: 21, KJV)

3. Obed-Edom termasuk salah satu dari penjaga pintu (door keeper) (1Taw 15: 24) bait Allah.

And Shebaniah, and Jehoshaphat, and Nethaneel, and Amasai, and Zechariah, and Benaiah, and Eliezer, the priests, did blow with the trumpets before the ark of God: and Obed-edom and Jehiah were doorkeepers for the ark (1Taw 15: 24, KJV)

4. Obed-Edom termasuk salah satu dari penjaga gerbang (gate keeper) (1Taw 26: 13, 15) bait Allah.

Untuk setiap pintu gerbang mereka membuang undi, menurut puak-puak mereka, baik puak yang kecil maupun puak yang besar (1Taw 26: 13)
Bagi Obed-Edom ialah pintu selatan dan bagi anak-anaknya gudang perlengkapan (1Taw 26: 15)

Obed-Edom kecanduan hadirat Tuhan. Ps Mathew tahu bagaimana kondisi orang-orang kecanduan di Dream Center. Mereka bahkan berani mencuri dari keluarga sendiri.

Orang-orang yang kecanduan hadirat Tuhan hanya ingin selalu berada dekat Tuhan, tidak akan mau terpisah lagi dari hadirat Tuhan seumur hidupnya

Jemaat yang lapar dan rindu akan hadirat Tuhan, selalu membutuhkan Tuhan sejak mengenal Yesus. Kita harus hati-hati supaya tidak menjadi “Kristen profesional” yang bergaya seperti orang Kristen, tapi sudah tersingkir dari hadirat Tuhan.

Saat kita biarkan talenta memimpin kita, dan bukan hadirat Tuhan, maka akan timbul masalah

Kesaksian
Ps Mathew bermain di turnamen baseball sepanjang hari, tapi hampir pingsan karena kesulitan bernafas. Ternyata ada gumpalan darah di paru-paru ps Mathew. Dokter yang memeriksanya berkata bahwa dia harus berbaring selama 3 bulan untuk pulih. Ps Mathew bedoa kepada Tuhan bahwa gereja membutuhkannya. Tapi Tuhan perintahkan supaya ps Mathew beristirahat dan tinggal di dalam hadirat Tuhan selama 3 bulan.
Dalam 3 bulan tinggal di hadirat, Dream Center mengalami terobosan terbesar dalam sejarahnya: membeli Rumah Sakit, dan Angelus building (gedung yang dulunya pusat kegerakan Asuza street). Tuhan mengingatkan bahwa semua bukan karena kekuatan manusia, tapi oleh kuasa Tuhan.
Ada masa ps Mathew bekerja keras, tapi tak terjadi apapun. Tapi ada masa dalam hidup ps Mathew dimana tidak mampu lakukan apapun, tapi Tuhan buat hal-hal besar terjadi.

Seperti sepasang sayap pesawat terbang, gereja harus memiliki 2 hal berikut untuk bisa sukses: balas-kasihan (compasion) dalam pelayanan sosial, dan kelaparan akan hadirat Tuhan.

Kesaksian
Pelayanan pertama yang dimiliki ps Mathew di usia 20 tahun adalah pendoa: mendoakan orang-orang yang lewat di jalan-jalan lingkungan itu. Ps Mathew ketakutan di sana karena liingkungan yang buruk. Dia diutus karena ps Tommy tidak berhasil temukan pendeta lain yang mau melakukannya.
Di hari pertama melayani, ada seorang mati tertembak di tangga gereja, karena dia terlibat perang gang. Ps Mathew kemudian membatalkan kebaktian, lalu melayani keluarga dari si korban.
Saat itu anggota gang sedang berkumpul di rumah anak yang tertembak. Mereka sedang merencanakan pembalasan pada gang lawan. Ps Mathew memberikan persembahan gereja kepada keluarga itu, dan mendoakan anggota keluarga itu. Awalnya ps. Mathew mendoakan doa yang sudah dihapal. Tapi Tuhan menegur dan memerintahkan ps Mathew untuk meminta hadirat Tuhan di tempat itu, karena itulah kesempatan satu-satunya untuk memberitakan Injil kepada para anggota gang.
Ps Mathew menantang mereka untuk terima Tuhan Yesus. Dan Tuhan buat semua anggota gang menerima Tuhan Yesus, bahkan kemudian menjadi jemaat dan staf Dream Center. Maka revival mulai terjadi di daerah itu, semua karena hadirat Tuhan.

Satu doa dan satu orang yang percaya bahwa Tuhan masih memegang kontrol, akan mengubah lingkungan sekitarnya.

Orang-orang yang punya semangat Obed-Edom: “di manapun hadirat Tuhan berbicara, di situlah tempatku berada”, merekalah yang akan merubah kota-bangsa-dunia.
Banyak orang melayani Tuhan sebagai keharusan dan ketaatan, dan motivasi ini baik. Tapi yang membuat kita melangkah lebih jauh: melayani Tuhan karena “mereka boleh melayani Tuhan”.

Altar call bagi yang mau membawa roh Obed-Edom, yang membuat kita selalu ingin dekat dengan hadirat Tuhan.

Penutup – Petrus Agung
Di masa raja Ahasyweros ada masalah besar bagi orang Israel: pemusnahan oleh Haman. Respon orang Yahudi bisa bermacam-macam. Alkitab mengajarkan kita cara menyelesaikan persoalan: ada di hadapan raja. Orang Yahudi bisa kabur, tapi akar masalahnya tidak akan pernah selesai.

Kita adalah anak-anak dari raja di atas segala raja. Setiap kali hadapi apapun, jangan hadapi dengan kekuatan sendiri, tapi bawa ke hadirat Tuhan. Dalam hadirat Tuhan keputusan-keputusan besar sedang dibuat Raja untuk kebaikan kita.

Sebab lebih baik satu hari di pelataran-Mu dari pada seribu hari di tempat lain (Mzm 84: 10a)

Kedekatan kita dengan Tuhan akan mendatangkan sesuatu yang ajaib.

Dalam hadirat Tuhan: utarakan masalah kita, maka akan ada penyelesaian yang ajaib dari Tuhan.

Pengantar – Petrus Agung
Pengaturan Tuhan itu sempurna. Alam semesta menampilkan ciptaan Tuhan yang mengagumkan.
Yang salah seringkali adalah persepsi kita.

P Agung baru pulang dari pelayanan di Australia.
Di Philips Island, selatan Melbourne, tinggal pinguin terkecil di dunia, tingginya hanya 30 cm. Pinguin ini punya keistimewaan. Saat akan kawin, pinguin jantan membangun rumah. Pinguin betina memilih jantan yang rumahnya paling bagus. Jika tinggal lama dan tidak punya anak, betina akan mencari jantan lain yang rumahnya lebih bagus. Maka kadang-kadang ada pinguin yang mencuri material jantan lain, supaya rumahnya bagus. Naluri pinguin: harus menghasilkan anak dan bertambah banyak. Penguin betina cari rumah yang bagus, yang kelak bisa memproteksi anak-anak mereka.
Penguin berkelompok. Saat pulang dari laut, mereka tidak langsung ke rumahnya sendiri-sendiri, tapi menunggu seluruh anggota kelompoknya berkumpul, baru jalan pulang ke rumah.

Di antara semua ciptaan Tuhan, manusia adalah yang paling sempurna
Di antara semua manusia, yang istimewa adalah yang diberi kuasa menjadi anak-anak Allah

Korespondensi:
antoniusfw@facebook.com (FB); antonius_fw@yahoo.com (YM);
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp, Line, WeChat 085 727 868 064

Minggu, 02 Agustus 2015
Who We Are (Siapa kita di hadapan Tuhan)
Petrus Agung

Seringkali sebuah nama disebut dalam Alkitab, lalu diikuti sebutan atau predikat yang mengikuti. Ternyata sebutan itu mempengaruhi destiny dan hal-hal yang akan kita alami dengan Tuhan.

Orang percaya yang kenal siapa dirinya di hadapan Tuhan, maka cara pandangnya akan berbeda.

1. Percaya walau belum melihat
Hak 6: 11-12
Ay 11 – Gideon bukan pemberani, karena dia bersembunyi
Ay 12 – nama Gideon diberi atribut oleh Tuhan, dan isinya berlawanan dengan kenyataannya

TUHAN menyertai engkau, ya pahlawan yang gagah berani (Hak 6: 12b)

Manakah yang mau kita percayai: janji Tuhan atau kenyataan dalam hidup kita?
Pada kenyataannya tidak mudah untuk memegang janji Tuhan. Saat mendengar kata malaikat, Gideon bisa berfikir bahwa hal itu ejekan atau sindiran.

Ketidaksabaran kita sering mematikan janji Tuhan.
Kita harus sabar dan memberi waktu dan kesempatan kepada Tuhan menggenapi janjiNya.

Kesaksian
Ayah P Agung memberi buku tentang kisah dari Tan Hok Tjuan, pendiri sinode gereja Isa Almasih. Di bagian akhir ada kesaksian dari beberapa orang yang pernah mengalami hidup bersama beliau.

Kesaksian ayah p Agung di buku tersebut:
Saat p Agung masih bayi, dalam penyerahan anak, pendeta Tjuan dan ps Charles Doss (Amerika) bernubuat. Nubuat pdt Tjuan untuk p Agung: suatu hari akan disebut Petra, melalui hidupnya akan membangun gereja, bangsa-bangsa akan datang kepadanya, dan dia diberkati luar biasa.
Ps Doss juga bernubuat: di abad-mu gerbang akan terbuka sangat lebar, sahat itu harus cepat lari dan masuk sambil membawa pasukan masuk, tabur benih yang kudus sampai tuaian terjadi, menuai luar biasa, mengalami lawatan Tuhan, sampai sungai Efrat dikeringkan malaikat.

Kenyataannya:
Di TK kelas 0 besar, papi-mami p Agung harus me-loby ke guru, karena nilainya pas, bahkan harus les. Di masa sekolah P Agung sebal karena tidak bisa bermain, harus les, tapi nilai tetap 6. Lulus SD nilainya pas-pasan. P Agung daftar hanya di satu SMP terbaik, dan ternyata diterima.
Di SMP p Agung hampir tidak naik kelas, karena nilai merahnya 7.
Latar belakang ini membuat P Agung tidak suka bersaing, karena itu artinya akan kalah lagi. Orang yang sering menang akan suka bersaing, karena suka merasakan kemenangan.
Selesai SMP daftar hanya di 1 SMA terbaik, dan diterima. Tes hasil masuk p Agung rata-rata 8,9.
Selesai SMA hanya daftar 1 universitas: UNDIP, dan diterima.
Nubuatan tentang p Agung luar biasa bagus, tapi kenyataannya di awal sangat tidak qualified.

P Agung besar sebagai anak yang minder, dari dasarnya tidak mungkin jadi hamba Tuhan. Hari ini nubuatan tentang p Agung itu sudah digenapi Tuhan. Tuhan tidak pernah lupa dengan apa yang Dia janjikan dan rencanakan, tidak ada yang tidak mungkin bagi orang yang percaya kepadaNya.

Pegang saja firman Tuhan! Tuhan sanggup menggenapi apa yang Dia janjikan dalam hidup kita!

2. Reputasi Tuhan adalah menggenapi janjiNya
Est 6: 13
Istri Haman berkata bahwa suaminya akan kalah, jika Mordekhai adalah Yahudi. Nama Yahudi diambil dari nama Yehuda. Ada perjanjian antara Tuhan dengan suku Yehuda: tongkat kerajaan (artinya otoritas dan kekuasaan) tidak akan beranjak dari suku Yehuda.

Kesaksian KKR Linz, Austria
P Agung mendapat visi dari Tuhan untuk Eropa, tapi p Agung tidak punya kontak. Tuhan kirimkan pendeta asal Iran. Tiga minggu sebelum acara, hanya 40 orang bersedia hadir dari 120 tempat yang tersedia. Dengan bantuan kepala sekolah Alkitab Betlehem, maka pada hari H ada 100-an peserta KKR di Linz Austria. Ada 2 kelompok hadir: hamba-hamba Tuhan berbahasa Persia dan berbahasa Arab. Kedua kelompok ini semula tidak bisa makan bersama, tidak bisa tidur di lokasi yang sama, tidak bisa duduk di tempat yang sama. Di acara malam, pendeta dari Iran mengakui bahwa sakit hati terhadap orang Arab, padahal konflik-nya beberapa abad yang lalu. Hari itu terjadi rekonsiliasi.

Kesaksian KKR Cologne, Jerman
ada 2 kelompok juga, jumlah masing-masing kelompok sama besar. Kelompok Arab adalah dari Kristen tradisional keturunan, jadi merasa tidak ada kaitan dengan perseteruan dengan orang-orang Kristen Persia. Tempat dengan kapasitas 180 orang dihadiri 200 jiwa lebih. Di acara terakhir, perlu pemulihan terlebih dulu bagi hamba-hamba Tuhan Persia, barulah mereka bisa mengikuti ibadah penutupan bersama-sama, dan terjadi rekonsiliasi.

Beri waktu kepada Tuhan untuk menggenapi janjiNya, jangan kecewa, walau kadang di awal segalanya terlihat kacau. Orang yang mau berpegang pada yang Tuhan katakan, akan mengalami hal-hal yang luar biasa.

Eropa sedang kebanjiran pengungsi dari Afrika dan Timur Tengah. Beberapa gereja lokal Eropa bergerak menjangkau dan mem-follow up para pengungsi itu.

Reputasi Tuhan menggenapi janjiNya dikenal bahkan oleh orang-orang yang di luar umat Tuhan.
Bahkan Tuhan rela mati bagi kita karena reputasiNya menepati janji-janjiNya

> Klip pelayanan di Eropa

Korespondensi:
antoniusfw@facebook.com (FB); antonius_fw@yahoo.com (YM);
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp, Line, WeChat 085 727 868 064

Pembukaan – Kesaksian Mesir
Presiden Mursi pernah ingin merubah Mesir jadi negara agama, dan bersumpah bahwa partainya akan berkuasa selama 400 tahun. Suatu kali ada demo besar-besaran. Gereja dari Philip (asal Mesir, worship leader untuk KKR Eropa) dibuka sebagai rumah sakit darurat. Mendengar sumpah Mursi, sejumlah 78 ribu orang-orang Kristen berdoa bersama dan meneriakkan nama Yeshua. Di puncaknya ada seseorang berdiri dan bernubuat bahwa Mursi harus jatuh. Besoknya ada kudeta, dan Mursi jatuh.

Jangan pernah sepelekan nama Yesus. Setiap kali menghadapi masalah yang di luar kemampuan manusia, sebut nama Yesus, Nama di atas segala nama! Maka sesuatu yang Ilahi akan terjadi.

Minggu, 05 Juli 2015
Doing Good
Mathew Barnett

yaitu tentang Yesus dari Nazaret: bagaimana Allah mengurapi Dia dengan Roh Kudus dan kuat kuasa, Dia, yang berjalan berkeliling sambil berbuat baik dan menyembuhkan semua orang yang dikuasai Iblis, sebab Allah menyertai Dia. (Kis 10: 38)

Gereja Dream Center buka 24 jam sehari. Siapapun yang lari dari rumah, tuna wisma, dll, bisa datang dan tinggal setiap waktu. Dampaknya: kejahatan di lingkungan sekitar Dream Center turun 73%.

Agama tidak bisa memberi label dan mendefinisikan Yesus. Karena Yesus menjalani hidup di luar kebiasaan umumnya. Orang-orang yang dijangkau Yesus me-labeli Yesus secara sederhana:

“Yesus dari Nazaret yang berkeliling dan berbuat baik”

Di akhir hidupNya, Yesus datang ke Yerusalem dan orang-orang mengelu-elukannya. Tapi Yesus melihat ke atas pohon dan menemukan Zakeus. Kemanapun pergi, Yesus mengubah atmosfir di tempat itu jadi baik. Tuhan ingin kita seperti Yesus: menjalani kehidupan yang penuh kebaikan, dan berbuat baik, sehingga orang-orang mengenal kita sebagai orang-orang yang berbuat baik.

Ada orang-orang yang merasa tidak bisa melayani Tuhan dan berbuat baik, karena sudah berbuat buruk di masa lalu. Iblis menipu mereka : kamu buruk, tidak ada gunanya lagi berbuat baik.
Cara iblis bekerja: membuat kita jatuh, lalu menjaga supaya kita tetap jatuh di bawah, bahkan terkubur dalam dan tak pernah lagi berbuat baik.
Saat orang-orang berada di situasi terendah di hidupnya, gereja Dream Center memberi perhatian dan kasih yang tidak mereka dapatkan sebelumnya.

Saat Tuhan menjamah hati kita, itu adalah awal yang baru. Kita akan berubah dan bertumbuh, kemudian melayani seperti Yesus.

Kemanapun Yesus pergi selalu akan ada seseorang yang diberi makan, seseorang yang disembuhkan, seseorang yang dikuatkan. Karena Yesus pergi berkeliling dan berbuat baik.

Kesaksian dampak perbuatan baik
Ada seorang tunawisma yang sudah 20 tahun tinggal di bawah jembatan. Ps Mathew bertahun-tahun mengajak dia ke Dream Center, tapi selalu ditolak. Suatu hari seorang gadis aktifis berusia 17 tahun bilang akan ajak pria itu ke Dream Center. Dalam hati ps Mathew meragukan, tapi ternyata gadis ini berhasil memaksa pria tuna wisma itu datang ke Dream Center. Awalnya ps Mathew merasa bahwa orang ini hanya memanfaatkan pelayanan Dream Center karena hanya ambil makan gratis, tapi tidak mengikuti program. Tuhan berkata pada ps Mathew:

Jika kamu ingin jadi jembatan pengharapan bagi dunia, kamu harus biarkan orang-orang memanfaatkanmu, seperti sebuah jembatan yang dilalui banyak orang untuk mencapai suatu tempat.

Akhirnya di usia 60 tahun dia mengikuti program rehabilitasi, terima Tuhan Yesus, masuk sekolah Alkitab dan lulus. Saat ini dia (Barry) jadi salah seorang pendeta dan staf di Dream Center, dan berkhotbah 18x seminggu. Ini karena seorang gadis berusia 17 tahun yang berbuat baik.

Kesaksian
Di usia 22 tahun Mathew merasa gagal karena jemaat menurun, hingga akhirnya habis. Saat hampir menyerah, Tuhan minta jangan berhenti. Khotbah yang direncanakan sebagai yang terakhir dilakukan kepada mahasiswa di Oral Robert university.
Seorang kulit hitam yang sangat ceria jadi pemandu ps Mathew. Ternyata pemandu ini mengenali ps Mathew. Di dalam lift, pemandu ini menekan tombol emergency, lalu bersaksi tentang hidupnya. Semula dia tuna wisma dan pecandu narkoba. Kemudian ada pengerja-pengerja dari Dream Center Oklahoma yang menjangkaunya. Dia sekarang percaya Yesus dan diselamatkan. Kemudian pemandu ini meminta ijin untuk mendoakan ps Mathew dan berkata berkali-kali sambil mengelilinginya: “kamu adalah hamba Tuhan yang penuh Roh Kudus”. Kemudian menuang sebuah botol besar berisi minyak urapan ke kepala ps Mathew. Sejak itu ps Mathew tidak pernah melihat orang ini.

Saat kita letih, lelah, merasa dilupakan, ingatlah bahwa kita adalah hamba Tuhan yang penuh Roh Kudus, dan diurapi dengan kuasa untuk berbuat baik.

Tidak masalah apa yang terjadi di masa lalu. Setiap pagi Tuhan memberi kemurahan yang baru dalam hidup kita. Jangan menjalani hidup dengan ikatan dari masa lalu, tapi menjalaninya dengan anugerah Tuhan yang segar dan baru setiap hari.

Di Dream Center banyak orang terpenjara masa lalu, percaya bahwa mereka tidak punya masa depan. Tapi Dream Center tidak melihat ke belakang, tapi menyongsong masa depan yang baru.
Ps Mathew pernah 3 kali keluar dari pelayanan di tahun pertama pelayanannya. Tapi Tuhan minta supaya ps Mathew melayani 1 hari lagi. Dan Tuhan terus-menerus melakukan hal ini.

Kita tidak bisa mengubah masa lalu, tapi bisa membangun masa depan yang indah

Kesaksian pelayanan 24 jam
Setiap orang menyediakan waktu selama 24 jam, pergi keluar melayani orang-orang di kota.
Ada seseorang yang membagikan kaos kaki kepada orang-orang tuna wisma pada jam 3 pagi. Ada seorang tuna wisma ber-julukan Frisbee-Ray. Dia heran karena ada orang yang menyapanya, karena selama ini dia merasa tidak terlihat. Ps Mathew bermain fresbee bersama Ray, sambil bercerita tentang Yesus. Ps Mathew berkata kepada Ray: “kamu bukan tak terlihat, tapi Tuhan melihatmu”. Ray akhirnya terima Yesus sebagai juru selamat dan Tuhannya.

Yesus berkeliling, berbuat baik, memberkati orang-orang, menyorotkan lampu sorot pada orang-orang yang merasa seolah-olah dia tak terlihat oleh dunia.

Kesaksian
Ps Mathew lahir baru di usia 16 tahun, dalam sebuah youth-camp. Ps Mathew berkata dia ingin jadi pengkhotbah, tapi ditertawakan teman-temannya karena dia sebenarnya gagap. Dalam pengalaman pertama berkhotbah, apa yang akan dikhotbahkan selama 45 menit, disampaikan dalam 5 menit karena begitu gugup. Ps Mathew merasa gagal. Banyak pendeta lain juga menganggap ps Mathew bukan pengkhotbah yang baik. Oma dari ps Mathew terus menguatkannya.
Kemudian ps Mathew mulai berlatih berkhotbah kepada pohon-pohon di hutan. Seorang cleaning service gereja sering melihat ps Mathew berlatih saat dia membuang sampah, dan dia selalu mengacungkan jempol. Suatu hari ps Mathew mengadakan altar call bagi pohon-pohon. Tiba-tiba petugas cleaning service itu meletakkan keranjang sampahnya, datang ke depan ps Mathew, lalu mengucapkan doa pertobatan dan menerima Yesus.

Kehidupan adalah tentang melayani Yesus, dengan cara mendedikasikan hidup kita untuk melayani dan berbuat baik bagi orang lain.

Kesaksian
Di peringatan pelayanan yang ke-15 tahun, staf ingin merayakannya bagi ps Mathew. Tuhan tidak mengijinkan pesta, tapi ingin ps Mathew pergi ke lokasi awal pelayanannya, yaitu di Skid Row, dan tinggal di sana selama 3 hari seperti tuna wisma, dengan ditemani seorang staf yang pernah tinggal di daerah itu. Ps Mathew melihat bahwa narkoba ada di mana-mana, tuna wisma ada di mana-mana, sebagian wanita pernah diperkosa.
Tuhan perintahkan ps Mathew untuk berjalan berkeliling sambil mengangkat Alkitab. Orang-orang mulai berteriak dan bertanya dari tenda-tenda mereka: “hai pria dengan Alkitab, apakah Tuhan masih selamatkan saya?”, “Apakah saya telah pergi terlalu jauh?”, “Apakah Tuhan masih mengampuni saya?”. Lalu ps Mathew memberitakan pembebasan dalam nama Yesus, melayani mereka, berkata bahwa Yesus tetap selamatkan mereka, dan ini awal yang baru. Malam itu ratusan orang diangkut dengan bis ke Dream Center, diselamatkan dan mengikuti program rehabilitasi.
Saat kisah ini disaksikan di gereja, 2 pengusaha kaya tergerak untuk membiayai penjangkauan di daerah itu lebih lagi. Dalam KKR kali ini lebih banyak lagi orang yang diselamatkan.

Tuhan secara mutlak sanggup melakukan segala sesuatu !

Kelompok agama akan mengijinkan seseorang bergabung setelah orang itu percaya apa yang kelompok agama itu percayai. Tapi Yesus mengajak manusia mengikutiNya dan menjadi bagian dari kelompoknya, walau belum tahu apapun tentang Yesus, supaya mereka menemukan jalan keselamatan. Yesus meletakkan dirinya di dalam hidup orang lain.

Altar call:
1. Bagi orang yang melakukan kesalahan dan dosa dalam hidup, musuh sudah mendesak lama, dan merasa tidak bisa bangkit lagi. Ambil masa lalu kita, bangkit, serahkan pada Yesus, lalu melayani dan berbuat baik. Mari memulai kembali hidup kita, terima semua anugerah keselamatan Tuhan. Kita melayani Tuhan yang memberi kesempatan kedua, ketiga, atau berapa kalipun yang dibutuhkan.

2. Bagi mereka yang memerlukan pengurapan untuk melayani.
Mungkin lelah atau takut. Diurapi untuk kesadaran dan kemampuan bisa berbuat baik

Penutup – Petrus Agung
Sesuatu dari masa lalu bisa sangat menghancurkan. Tuhan selamatkan keluarga Lot, tapi berpesan supaya jangan menoleh ke belakang. Istri Lot menoleh dan jadi tiang garam. Tinggalkan masa lalu, menatap apa yang Tuhan sediakan bagi kita. Tuhan berikan fresh start bagi kita.

Pengantar – Petrus Agung
Akar kata dari “dosa” artinya meleset dari target (miss the target). Jika seseorang menembak sebuah target dan meleset adalah dosa, bagaimana mungkin kita hidup tanpa target dan visi?
Banyak orang hidup tanpa target dan visi, maka semua arah hidup kita akan miss the target. Banyak orang hidup seperti tanah di pinggir jalan, ditaburi benih apapun tak berguna karena dimakan burung.

Tanpa visi, banyak waktu-anugrah-kesempatan yang Tuhan beri: hilang sia-sia
Kita harus hidup dengan sebuah visi dan target yang jelas.

Banyak orang bingung saat liburan, karena tidak ada target. Buang cara hidup seperti ini, karena kita tidak mungkin mencapai sasaran yang Tuhan tetapkan dalam hidup kita.

P Agung baru pulang dari pelayanan di Australia.
Di Philips Island, selatan Melbourne, tinggal pinguin terkecil di dunia, tingginya hanya 30 cm. Pinguin ini punya keistimewaan. Saat akan kawin, pinguin jantan membangun rumah. Pinguin betina memilih jantan yang rumahnya paling bagus. Jika tinggal lama dan tidak punya anak, betina akan mencari jantan lain yang rumahnya lebih bagus. Maka kadang-kadang ada pinguin yang mencuri material jantan lain, supaya rumahnya bagus. Naluri pinguin: harus menghasilkan anak dan bertambah banyak. Penguin betina cari rumah yang bagus, yang kelak bisa memproteksi anak-anak mereka.

Jika fokus dengan apapun yang Tuhan letakkan dalam hidup kita, kita tidak akan miss the target

Korespondensi:
antoniusfw@facebook.com (FB); antonius_fw@yahoo.com (YM);
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp, Line, WeChat 085 727 868 064

Minggu, 19 Juli 2015
Beli Minyak
Victor Purnomo

Mat 25: 1-13
Inti khotbah Yesus tentang akhir jaman ini: tetap berjaga-jaga, tetap siap, tetap mengerjakan tugas dan bagian kita. 10 gadis ini dipanggil untuk suatu tugas dan tanggung-jawab: menyambut mempelai laki-laki dengan lampu yang menyala. Lampu yang dibawa tidak kecil, tapi cukup besar untuk menerangi acara yang akan berlangsung di malam hari. Tugas ini tidak bisa dikerjakan dengan sempurna oleh 5 gadis yang bodoh, akibatnya mereka ditinggal di luar. Artinya 5 gadis bodoh tidak menerima keselamatan yang Tuhan berikan.

Tuhan panggil setiap kita, artinya ada misi dan tugas dalam hidup masing-masing kita, baik itu besar atau kecil. Ada yang bertugas khotbah, memimpin pujian, kolektan, pendoa, donatur, dll. Semua itu harus dikerjakan

Tidak dikatakan bahwa 5 gadis bodoh berbuat dosa, mereka hanya tidak mengerjakan tugas. Tugasnya juga sederhana, hanya memastikan lampu menyala. Saat mereka gagal melaksanakan tugas, tidak ada alasan yang bisa diterima, dan mereka ditinggal di luar.

Bijaksana artinya ketajaman dalam berfikir. 5 gadis bijaksana mengerti bahwa mereka perlu membawa minyak cadangan.

Bodoh dalam bahasa aslinya berarti tidak beriman atau tidak ber-Tuhan.
Seseorang bisa Kristen dan berada di dalam gereja, tapi ternyata tidak beriman, tidak bisa bergantung pada Tuhan, tapi bergantung pada kekuatannya sendiri.

Bagi seseorang yang sudah mendapat banyak pengertian Firman Tuhan, lalu masalah-tantangan-persoalan datang, seharusnya iman mereka bekerja. Pengharapan pada Tuhan tidak boleh hilang.

Ilustrasi:
Menjelang ibadah sore, petugas lupa membeli solar untuk genset. Maka ibadah akan berlangsung dalam gelap, semua alat musik dan lampu mati. Kelalaian ini bukan dosa, tapi kesalahan besar.

Bukan hanya dosa yang dihitung Tuhan, tapi kelalaian mengerjakan tugas juga dihitung Tuhan.

Pelita kita harus menyala. Ciri-ciri hati yang menyala: siap mengerjakan apapun yang disodorkan Tuhan. Tapi jika pelita kita mulai padam, maka tugas kecilpun tidak dilakukan dengan serius.
Saat hati kita mulai dingin, kita harus minta Tuhan bakar lagi hati kita, sehingga bisa menyala.
Supaya pelita bisa menyala, harus ada minyak. Untuk mendapat minyak dalam hidup kita: tidak gratis, tapi harus beli, ada yang harus dibayar. Tanya pada Tuhan: apa yang membuat hati kita berkobar-kobar, lalu kita “beli” itu.

Kesaksian
Seorang rekan diajak p Victor membagikan makanan bagi orang-orang di jalan. Rekan ini bersaksi bahwa saat menyerahkan makanan, hatinya terbakar. Itulah Tuhan yang membakar hatinya, dan itulah “minyak” bagi rekan itu.
Seorang rekan merasa seperti lahir baru dan berkobar-kobar saat melakukan misi. Itulah “minyak”nya.
P Victor merasa berkobar saat melayani jiwa-jiwa: memberitakan Firman dan mendoakan. Inilah “minyak” dalam hidup p Victor.

Untuk membeli sesuatu ada yang harus dikorbankan. Jika tidak ada yang dikorbankan artinya gratis.

Pada musim dingin si pemalas tidak membajak; jikalau ia mencari pada musim menuai, maka tidak ada apa-apa. Rancangan di dalam hati manusia itu seperti air yang dalam, tetapi orang yang pandai tahu menimbanya. (Ams 20: 4-5)

Di musim dingin suasana tidak enak, angin kencang dan dingin. Orang lebih suka santai dan tidur di rumah. Tapi jika mereka tidak bekerja, maka di musim menuai mereka tidak mendapat apa-apa, dan jadi pengemis. Sementara mereka yang bijaksana dan menanam di musim dingin mendapatkan sesuatu.

Saat ada “musim dingin” di hidup kita jangan hanya diam dan santai. Mari bajak sawah kita, sehingga saat menuai kita mendapat kelimpahan.

Orang berhikmat yang bisa mengubah rancangan di hati yang tak terlihat menjadi kenyataan, visi dan impian menjadi kenyataan.

Barang yang tidak mengerjakan fungsinya tidak berguna. Misal: TV yang tidak menyala.

Tuhan ingin setiap kita menjadi bijaksana, tahu apa yang harus dikerjakan, berfungsi dengan baik.
Jika hati kita menyala, kita akan sangat berguna bagi kerajaan Tuhan.

“Haruslah kauperintahkan kepada orang Israel, supaya mereka membawa kepadamu minyak zaitun tumbuk yang murni untuk lampu, supaya orang dapat memasang lampu agar tetap menyala. Di dalam Kemah Pertemuan di depan tabir yang menutupi tabut hukum, haruslah Harun dan anak-anaknya mengaturnya dari petang sampai pagi di hadapan TUHAN. Itulah suatu ketetapan yang berlaku untuk selama-lamanya bagi orang Israel turun-temurun.” (Kel 27: 20-21)

Ke-7 kaki dian di Bait Allah harus tetap menyala. Untuk menyalakannya diperlukan minyak dari biji zaitun murni yang ditumbuk dan diperas.

Hidup kita adalah Bait Allah rohani, maka pelita kita harus tetap menyala.

Untuk menyalakan pelita hati kita harus ada minyak zaitun tumbuk. Artinya jika ada sesuatu yang tidak enak, tidak kita kehendaki, tapi merupakan kehendak Tuhan, maka harus kita kerjakan. Setiap kali kita mengerjakannya, minyak sedang mengalir di hidup kita.

Hanya mereka yang siap yang akan diajak Tuhan masuk dalam pengangkatan

Akhir-akhir ini banyak pesan tentang akhir jaman. Seharusnya kita sudah siap dijemput Tuhan. Kita siap dengan jalan mengerjakan apa yang Tuhan mau kita kerjakan, dengan passion dan tanggung-jawab, walaupun yang harus kita kerjakan hanya hal yang kecil.

Ilustrasi:
Jika calon mempelai wanita masih mengenakan daster dan rambut di roll saat menjelang acara pernikahan, maka mempelai pria akan meninggalkannya.

Korespondensi:
antoniusfw@facebook.com (FB); antonius_fw@yahoo.com (YM);
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp, Line, WeChat 085 727 868 064

Minggu, 19 Juli 2015
Plan B
Victor Purnomo

Kej 2: 8-15
Tuhan menyiapkan semua yang terbaik bagi kehidupan manusia. Kata “eden” artinya sesuatu yang menyenangkan, nikmat, baik, dan luar biasa.

Ada 4 sungai di Eden:
1. Pison = increase = bertambah-tambah. Tuhan merencanakan kita supaya selalu bertambah. Tuhan tidak panggil kita untuk tetap sama, tapi jasmani dan rohani akan selalu bertambah.
2. Gihon = bursting forth = menjebol dan menerobs. Tuhan beri kita kesanggupan untuk menjebol dan menerobos apapun yang kita lewati dalam hidup kita.
3. Tigris = rapid = akselerasi, cepat. Tuhan ingin membawa kita dalam sebuah kecepatan.
4. Efrat = fruitfullness = berbuah lebat.

4 kesanggupan yang sejak awal Tuhan beri pada manusia: bertambah-tambah, kemampuan untuk menerobos, memiliki kecepatan, hidup penuh dengan buah.

Manusia gagal mengalami semua yang Tuhan beri, gagal mengalami “plan A” Tuhan, dan diusir keluar dari Eden. Bayangkan perasaan jika kita kehilangan jatah yang seharusnya jadi bagian kita. Mereka yang pernah mengalami kehilangan akan tahu rasanya kehilangan.

Walau manusia gagal menerima rencana awal Tuhan, Tuhan tidak menyerah. Tuhan membuat rencana baru bagi manusia: keturunan manusia, yaitu Yesus, akan meremukkan kepala iblis. Tuhan mau manusia kembali mengalami 4 hal dalam hidup kita. Jika ada dari 4 hal di atas hilang dalam hidup kita, minta ke Tuhan supaya itu dikembalikan ke arah semula.

Ilustrasi: aplikasi android “waze”
Jika akan keluar kota, tinggal ketik alamatnya. Maka ditunjukkan jalannya, kemacetannya, dll. Saat kita tidak mengikuti petunjuk waze dan masuk jalan lain, maka aplikasi itu akan menghitung ulang, dan memberikan petunjuk untuk kembali ke arah semula.

Banyak orang mengalami banyak kesulitan, tapi Tuhan selalu menunjukkan jalan berbalik, sehingga kita bisa kembali ke jalur Tuhan.
Kita alami banyak hal yang sukar karena sedang keluar dari rencana Tuhan.

Kisah anak bungsu
Si bungsu menghambur-hamburkan uang bapaknya. Di satu titik saat kelaparan dan ingin memakan makanan babi. Si bungsu sadar, kemudian memutar jalannya, dan berbalik pulang ke jalan yang benar. Pulang artinya berbalik ke titik semula darimana kita mulai pergi.
Anak bungsu hanya berfikir untuk jadi budak di rumah bapaknya, yang penting bisa makan. Dia tidak tahu bahwa ternyata bapaknya memulihkan dia: memberi jubah-cincin-sepatu. Otoritas dan hak-nya sebagai anak dikembalikan bapaknya pada hari itu.

Nubuatan akhir jaman: hamba-hamba akan mengembalikan kepada tuannya, dan tuan akan memberikan itu pada anak-anaknya. Banyak anak-anak Tuhan hari-hari ini hampir mati, sementara hamba-hamba yang lain berkelimpahan. Itu karena keluar dari rencana dan jalur Tuhan.

Kesaksian
Saat dari kuar kota, “waze” mengarahkan lewat jalan kecil dan gelap. P Victor belajar percaya. Tiba-tiba mobil muncul kembali di jalan besar.

Kadang-kadang Tuhan tuntun kita di jalan yang gelap dan sepi. Kita harus belajar percaya pada Tuhan, dan menjalani jalan itu. Karena ujungnya kita akan kembali ke jalan besar yang sudah Tuhan siapkan bagi kita. Perlu ketaatan untuk mentaati Tuhan.

Jika hari ini kita sedang susah dan sesat, jangan berfikir bagaimana cara pulihnya karena itu urusan Tuhan. Yang Tuhan mau: kita berbalik ke jalan Tuhan. Nanti Tuhan yang akan urusi hidup kita.

Setiap kali seseorang memilih untuk kembali, Tuhan selalu memulihkan.

Kisah Yunus
Niniwe adalah musuh orang Israel, dan mereka kejam. Itu sebabnya Yunus tidak mau menyampaikan pesan Tuhan pada Niniwe, dan berharap supaya rencana pertama Tuhan langsung jadi: kehancuran Niniwe. Yunus tahu Tuhan punya rencana kedua bagi Niniwe: bencana batal jika Niniwe bertobat.

Tuhan selalu memberikan kesempatan bagi manusia, termasuk bagi orang-orang jahat.

Ikan menelan Yunus, dan memuntahkannya lagi di tempat semula (Yafo), kembali ke tempat awal (Niniwe tidak punya laut). Jaman itu orang-orang Niniwe menyembah Dagon, dan lambangnya adalah ikan. Orang-orang Niniwe mendengar bahwa Yunus ditelan ikan, dimuntahkan, tapi masih hidup. Maka orang Niniwe bertobat dengan mudah, karena mereka menganggap Yunus adalah utusan dewa mereka. Orang Niniwe berpuasa secara ekstrim, bahkan hewan peliharaan dipaksa ikut berpuasa.
Akhirnya Tuhan menyesal, dan mengubah rencanaNya terhadap Niniwe.

Setiap kali kita pulang kepada rencana Tuhan yang semula, maka hati Tuhan terjamah.

Kisah Naomi dan Rut
Naomi lari dari Betlehem Yehuda ke Moab. Keluarga dan hartanya habis. Hatinya tidak lagi fokus ke Tuhan, maka 2 anaknya diijinkan menikah dengan orang Moab, padahal Tuhan melarang hal itu.
Saat Naomi mendengar bahwa Tuhan memperhatikan umatNya, dia berkemas dan pulang.

Ada orang yang keras kepala: walau hancur dan gagal, tetap memaksa berjalan di jalan yang salah.

Frase “Tuhan melawat” artinya mata Tuhan sedang terarah pada Betlehem Yehuda. Akibatnya tempat lain belum Tuhan perhatikan. Maka Naomi mendapat pengertian: ke mana mata Tuhan memandang, ke situ dia menuju. Sehingga saat Tuhan melihat Naomi di Betlehem, Tuhan mengubah serta memperbaiki hidup Naomi. Akhirnya Naomi dan Rut mengalami pembalikan keadaan, mengalami “plan B” Tuhan dalam hidupnya.

Tuhan tidak sekedar memulihkan hidup mereka, tapi Tuhan ubah rencananya sehingga Rut menjadi salah satu leluhur raja Daud.
Saat kita berbalik dan pulang kepada Tuhan, sehancur apapun hidup kita, Tuhan membuat rencana yang baru bagi kita.

Kesaksian
P Victor melayani di luar negeri (Thailand). Gembala lokal sudah berencana menutup gerejanya, lalu diserahkan pada orang lain, dan pendeta ini jadi pengusaha. Ini karena imannya sedang di tahap terendah. Setelah 3 hari acara yang dilayani p Victor dan tim, gembala ini mengubah rencananya, tidak jadi menutup gereja, tapi tetap melayani di jalan Tuhan, dan Imannya pulih.

Setan selalu punya rencana merusak hidup kita, dengan menunjukkan arah yang berbeda dengan yang Tuhan berikan dalam hidup kita.
Jangan dengarkan suara musuh, tapi dengarkan suara Tuhan.

Kesaksian
Seorang misionaris di Thailand dilepaskan dari 2 roh jahat. Di masa lalu dia mencari ilmu/ meditasi di berbagai kuil di berbagai negara. Setelah dilepaskan, hamba Tuhan ini bercerita bahwa ada spirit yang selalu berkata bahwa seharusnya dia menikmati hidup dan tidak jadi hamba Tuhan.

Kisah Yehuda
Yehuda adalah leluhur raja-raja. Hidup Yehuda sebenarnya kacau. 2 anaknya jahat di mata Tuhan, maka mereka mati. Yehuda tidak menyerahkan anak ke-3 nya pada Tamar, menantunya. Dalam sebuah peristiwa Tamar menyamar jadi pelacur, dan tidur dengan Yehuda. Tamar hamil dan melahirkan 2 anak kembar: Perez dan Zerah.
Anak Yehuda yang menurunkan raja-raja Israel dan juga Tuhan Yesus, bukan dari jalur keturunan Syela, tapi keturunan Perez.

Jika rencana A Tuhan gagal, Tuhan masih punya rencana B. Yang Tuhan minta: pulang, sehingga semua yang hilang bisa kembali.

Kisah Rahab
Rahab adalah pelacur. Tapi Tuhan tulis namanya dalam silsilah Tuhan Yesus.
Saat Musa mengirim 2 pengintai, Rahab yang menyembunyikan mereka dalam tumpukan tali rami. Di akhir kisah, tali rami itu juga yang menyelamatkan Rahab dan keluarganya: dengan mewarnainya merah, dan dipasang di luar pintu. Rahab mendengar bahwa Tuhan menyelamatkan orang Israel, dan dia percaya dan mau supaya Tuhan juga menyalamatkannya. Di titik itu Tuhan ubah hidupnya, bahkan menjadi leluhur Tuhan Yesus.

Sekacau apapun dan seberat apapun hidup kita, saat kita berbalik pada Tuhan, Tuhan sediakan hal yang baru dan baik bagi kita, dan memulihkan hidup kita.

Otot terkuat dalam tubuh adalah jantung. Saat ada penyumbatan, jantung bisa membuat pembuluh-pembuluh baru, sehingga si sakit masih bisa bertahan hidup.
Tuhan juga seperti itu. Saat jalan utama di hidup kita buntu, Tuhan bisa membuat jalur yang baru sehingga kita bisa mencapai target Tuhan di hidup kita.

Korespondensi:
antoniusfw@facebook.com (FB); antonius_fw@yahoo.com (YM);
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp, Line, WeChat 085 727 868 064

Minggu, 26 Juli 2015
Wait on The Lord
Hengky Kusworo

Yang Tuhan ciptakan pertama kali adalah: terang.

Para ahli membuat survey:
Tikus diletakkan dalam baskom berisi air dalam ruangan yang gelap total. Dalam beberapa jam tikus mati tenggelam. Tikus kedua diletakkan dengan kondisi yang sama, tapi diberikan 1 titik cahaya. Tikus ini mampu bertahan hingga 3 hari dan 3 malam.

Manusia dan semua mahluk hidup butuh terang. Saat ada terang dalam hidup kita, kita bukan hanya bertahan hidup, tapi jadi penakluk (overcomer).

Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku (Mzm 119: 105)

Saat Firman Tuhan jadi terang bagi hidup kita, maka akan ada kehidupan.

1. Menanti-nantikan Tuhan
Mzm 91: 1-16

He who dwells in the secret place of the Most High Shall abide under the shadow of the Almighty.(Mzm 91:1, NKJV)
He who dwells in the secret place of the Most High shall remain stable and fixed under the shadow of the Almighty [ Whose power no foe can withstand ] (Mzm 91:1, Amp)

Semua kabutuhan manusia ada di perikop ini, tapi ada syaratnya: duduk dalam lindungan yang Maha Tinggi. Seringkali kita bukan tinggal (dwell), tapi sekedar berkunjung (visit) ke hadirat Tuhan, akibatnya banyak orang tidak mengalami janji Tuhan.

Saat kita tinggal di dalam hadirat Tuhan, semua janji Tuhan jadi milik kita.

Semua berkat ada di alam surga. Itu semua akan jadi daging saat kita berada dalam hadirat Tuhan. Orang yang hidup dalam dosa tidak bisa tinggal di dalam hadirat Tuhan.
Kata “tinggal” juga berarti berharap-harap, menanti-nanti.

tetapi orang- orang yang menanti- nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah. (Yes 40: 31)

Rajawali punya kebiasaan di usia 40 tahun. Jika dia terus berburu, itu akan memperpendek umurnya. Rajawali harus naik ke tebing tertinggi, di mana tidak ada satu musuhpun yang bisa mengganggunya, dan tinggal di sana.
Di usia 40an paruh rajawali semakin melengkung dan sulit digunakan. Rajawali akan menghantamkan paruhnya ke batu hingga paruhnya pecah. Dia akan tunggu hingga tumbuh paruh yang baru.
Setelah paruh baru muncul, dia cabuti bulu-bulunya, karena sudah kotor dan terlalu berat. Kemudian dia tunggu hingga bulu-bulu baru tumbuh.
Kemudian rajawali pukulkan cakarnya ke batu hingga pecah, lalu tunggu hingga cakar baru tumbuh.
Setelah semua pulih, kekuatan rajawali kembali seperti usia 17 tahun, terbang lebih tinggi dan menyambar lebih kuat.

Tubuh manusia semakin tua dan lemah. Tapi saat kita tinggal dalam Tuhan, walau usia semakin tua, kekuatan kita semakin baru.

Banyak orang Kristen melakukan 1-2 hal: berpuasa, berdoa, menanti-nantikan Tuhan, deklarasi, dll tapi setelah tidak terjadi apa-apa, mereka putus asa. Manusia ingin yang instan dan cepat, padahal Tuhan punya jadwal (time-table) Nya sendiri.

Kesaksian
Di awal pernikahan ada nabi yang menubuatkan p hengky punya anak laki-laki. Mertua-nya juga bermimpi mendapat cucu laki-laki. Beberapa bulan kemudian saat mendoakan seorang yang sakit, Tuhan bicara melalui orang ini kepada p Hengky: akan punya anak, dan harus diberi nama Daud. Setelah beberapa waktu, p Hengky mulai lelah.
P Hengky hampir diyakinkan bahwa tidak akan punya anak.
Suatu kali saat membaca firman Tuhan, p Hengky mendapat rhema, lalu di-aminkan. Akhirnya p Hengky memiliki anak.

Hati yang menanti, mencari dan percaya, bisa pudar karena lelah menunggu janji Tuhan.
Kenyataan tidak bisa mengubah Firman, kenyataan harus mengikuti Firman.
Masalahnya: apakah kita mau tinggal dalam hadirat Tuhan ?

Ilustrasi
Gajah adalah binatang terbesar, tapi diikat dengan rantai dan pasak yang kecil. Padahal gajah mempunyai kekuatan dahsyat. Ini karena sejak kecil gajah ini dirantai dengan pasak yang kecil. Di masa kecil itu gajah ini berkali-kali berusaha lepas, tapi gagal. Akhirnya menyerah.

Banyak orang Kristen tidak berdaya gara-gara masalah yang kecil. Dia sudah berdoa-berpuasa-deklarasi, lalu tidak terjadi apapun, ini menyakitinya, tak berdaya. Kita diyakinkan bahwa kita tidak bisa lepas, padahal sebenarnya kita bisa, karena ada potensi Roh Tuhan yang besar dalam diri kita.

Waktu seringkali menjadi ujian terakhir kita: menjadi lelah, atau tetap menanti-nantikan Tuhan
Saat belajar menantikan Tuhan, Tuhan akan memperbarui kekuatan kita jadi baru seperti rajawali.

2. Akui letak kejatuhan kita di hadapan Tuhan
Mrk 10: 46-52

Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus. (Rm 10: 17)

Iman timbul dari pendengaran, maka setiap orang harus mendengar firman Tuhan. Sebutan “anak Daud” artinya Mesias. Bartimeus mendengar bahwa Yesus sang pembuat mujizat dari Nazaret muncul. Tiba-tiba Bartimeus mengalami pencerahan (enlighten), mendapat rhema, maka dia panggil Yesus sebagai Mesias.

Saat seseorang mendapat rhema- Tuhan berhenti, dan terkesima.

Ay 50 – Bartimeus yakin sembuh, maka dia melepaskan jubah kebutaan-nya.
Ay 51 – walau tahu bahwa Bartimeus buta, Yesus tetap bertanya apa yang Bartimeus minta.

Saat Tuhan bertanya: apa yang kita ingin Tuhan buat dalam hidup kita, ucapkan dengan jujur, maka akan jadi dalam hidup kita. Saat kita tidak minta apa-apa, kita juga tidak dapat apa-apa.

Kita harus belajar jujur dan berkata apa yang kita butuhkan kepada Tuhan.
Saat firman menjadi rhema oleh penerangan Roh Kudus, lalu kita ucapkan: maka pasti jadi.

2Raj 6: 1-5
Tetapi berkatalah abdi Allah: ” Ke mana jatuhnya? ” (2Raj 6: 6a)

Kesaksian
Di tahun 1965 ps Cho Yonggi membangun gereja terbesar di dunia, menampung 10 ribu jemaat.
Korea pernah jadi negara termiskin ke-3 di dunia, pernah belajar dari Indonesia, tapi sekarang termasuk negara no-4 termaju di dunia. Saat membangun gereja, Korea sedang krisis ekonomi. Banyak orang menyalahkan dr Cho, bahkan jadi skandal nasional. Dr Cho merasa beban terlalu berat, dan ingin bunuh diri. Saat akan meloncat, Tuhan kirim banyak tawon, dan tawon-tawon itu menyengat dr Cho. Setelah batal bunuh diri, tawon-tawon itu pergi. Kemudian Tuhan bertanya apa masalah dr Cho, dijawab: “ingin gedung gereja itu jadi”. Jawaban Tuhan: “ikuti cara Tuhan, bukan cara manusia.”

Seorang pendoa ajak ps Cho berdoa bersama para pendoa. Ternyata dalam ibadah doa itu yang hadir dari ratusan hingga ribuan. Bahkan untuk menghentikan jemaat ber-bahasa Roh digunakan lonceng. Seorang oma minta diijinkan bicara selama 5 menit sebelum konser doa. Awalnya dia ditolak, karena tua, miskin, hidup dalam flat yang disediakan pemerintah. Tapi Tuhan minta ps Cho beri oma ini kesempatan.
Oma ini berkata kepada jemaat bahwa suami dan anaknya meninggal dalam perang melawan jepang, sekarang dia tidak punya apa-apa selain 1 mangkok dan sepasang supit. Ps Cho sedang kesulitan menyelesaikan pembiayaan gedung gereja, maka oma ini akan mempersembahkan 1 mangkok dan sepasang supit. Hari itu banyak jemaat dijamah Tuhan, terkumpul 2 juta dollar, dan pembangunan gedung gereja selesai.

Tuhan bertanya pada kita: di mana letak kejatuhan kita. Katakan pada Tuhan, maka Tuhan akan pulihkan kita di tempat itu.

Korespondensi:
antoniusfw@facebook.com (FB); antonius_fw@yahoo.com (YM);
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp, Line, WeChat 085 727 868 064

Minggu, 12 Juli 2015
Hati yang Menimbang dengan Bijak
Petrus Agung

Mat 13: 4-8
Banyak orang kehilangan potensi ajaib dari firman Tuhan, padahal potensi itu bisa membuat kita mencapai 100x lipat. Ini karena kita tidak sadar bahwa peluang mendekati kita. Baru kelak di hadapan Tuhan, kita tahu bahwa kita kehilangan banyak hal.

Ada berbagai alasan membaca Firman: kebiasaan, kewajiban, dll. Saat membaca dan mendengar Firman, adalah saat yang penting, karena ada benih kebenaran yang ditaburkan Tuhan. Jika tanah kita baik, maka bisa berubah dahsyat: 30-60-100 kali ganda.

Sayangnya kebanyakan orang seperti tanah di pinggir jalan. Banyak orang datang ke gereja karena rutinitas. Setelah pulang, kembali ke rutinitas kehidupan. Hari senin-nya Firman itu sudah hilang dan terlupakan. Itu masih di tahap mengingat, belum sampai tahap mengubah kehidupan.

Benih Firman Tuhan itu kuasanya tidak pernah hilang dalam hidup kita, dan mempunyai daya pelipat-gandaan tak terbatas.

Ilustrasi:
Ditemukan mumi mesir berusia 3 ribu tahun. Setelah dibuka, ada mayat wanita yang memegang seikat bunga. Para arkeolog menemukan biji bunga yang dipegang, lalu diserahkan pada ahli botani. Setelah ditanam, ternyata tumbuh jadi bunga yang indah, dan dinamai dahlia.
Benih bunga bisa bertahan 3 ribu tahun, maka benih firman Tuhan itu kekal.

Setiap kali mendengar Firman, minta Roh Kudus ajari, karena itulah yang akan merubah hidup kita

Ilustrasi meletakkan sesuatu dengan salah:
Samuel kecil ber-ulang tahun. Orang tua-nya membelikan hadiah: kue tart dan mobil dengan remote control. Anak ini meletakkan mobil di atas tart, dihidupkan, maka mobil berputar. Ujungnya roti tart berantakan, dan mobil rusak total.

Letakkan firman di dalam hidup kita dengan benar.

Belajar dari Yusuf
Kej 37:3, 41: 14

Then Pharaoh sent and called Joseph, and they brought him hastily out of the dungeon. But Joseph [ first ] shaved himself, changed his clothes, and made himself presentable; then he came into Pharaoh’s presence. (Kej 41: 14, AMP)

1. Pakaian kita menunjukkan siapa diri kita saat ini dan kelak
Yakub mencintai Yusuf sejak kecil, bukan sekedar karena Yusuf lahir di masa tua yakub. Ungkapan itu artinya Yusuf anak yang bijaksana dan bertanggung-jawab. Yakub memberikan jubah bangsawan/ pangeran pada Yusuf.

Bagi orang Yahudi pakaian sangat penting, karena bukan hanya menunjukkan siapa dirinya, tapi juga akan jadi apa kelak di masa depan.

Kesaksian
Di TV Amerika, Lisa Bevere menjawab sebuah pertanyaan di stasiun TV : apakah anak gadis boleh mengenakan rok mini dan pakaian yang terbuka?
Jawabannya: tidak ada yang melarang. Tapi penampilan seseorang menunjukkan dia seperti apa, dan ingin jadi seperti apa? Jika kamu putri raja (princess), berpakaianlah seperti princess, jika kamu pelacur, berpakaianlah seperti pelacur.

Pakaian menunjukkan keyakinan kita, dan siapa kita di hari ini dan di masa depan.

Contoh di Alkitab:
Salomo punya hikmat yang tak tertandingi. Salah satu hal yang membuat ratu Sheba tercengang adalah saat melihat cara berpakaian para pegawainya.
Yakub punya iman dan meletakkan impian itu pada Yusuf

Akar kata pakaian dalam bahasa Ibrani adalah pengkhianat. Artinya pakaian bisa mengkhianati kita.
Contoh: Anak ingin jadi pricess. Tapi orang tua membiarkan dia berpakaian yang “menjual”. Maka pakaian yang dikenakannya mengubah destiny-nya, seperti mengkhianatinya di masa depan.

Jika kita punya cita-cita yang hebat, tapi berpakaian buruk, maka pakaian yang kita kenakan itu seperti mengkhianati kita.

Contoh nubuat bagi diri sendiri:
P Agung ke Sentosa Island – Singapura bersama p Timotius. Salah seorang rekan berfoto di bekas penjara, seolah-olah dia adalah tahanan. 4 tahun kemudian dia benar-benar dipenjara. Tanpa sadar dia bernubuat bagi dirinya sendiri.
Saat masih miskin, John Avanzini memotong koran hingga seukuran uang kertas, lalu menumpuknya. Di luar tumpukan dipasang uang pecahan $100, lalu diikat dan dikantongi. Setiap kali kekurangan uang, dia pegang dan lihat tumpukan kertas itu. Ps John sedang mengajari jiwanya untuk percaya bahwa Tuhan bisa memberkatinya berkelimpahan.

Mari bernubuat dengan benar, baik dan tepat dalam hidup kita.

Banyak hal besar gagal karena masalah sepele, contohnya:
Seorang anak muda kaya penampilannya sederhana, dan cenderung tampil miskin. Saat akan menandatangani kontrak puluhan milyar, dia berpakaian biasa, naik metro mini. Saat turun dari metro mini, pemimpin perusahaan yang akan memberi kontrak baru itu turun dari mobilnya. Bos itu membatalkan kontrak itu. Anak muda ini bertobat, berdoa, berusaha menjelaskan, akhirnya mendapatkan kontrak itu setelah ada rekomendasi banyak orang.

2. Penampilan kita menunjukkan apa yang di dalam kita
Firaun ingin cepat-cepat bertemu Yusuf, tapi Yusuf menunda, dan lebih dulu membuat dirinya pantas bertemu Firaun dengan bercukur dan mandi. Ini karena orang Mesir di masa itu tidak suka jenggot, tapi lebih suka penampilan tercukur bersih, tidak berjanggut, tidak berkumis, gondrong, dll.
Maka saat tampil di depan Firaun, Yusuf langsung dipercayai, di antaranya karena penampilannya.

Ilustrasi
Presiden Lincoln (USA) membutuhkan menteri. Seseorang yang sangat qualified diajukan. Setelah di wawancara, ternyata orang itu ditolak, karena wajahnya jelek. Presiden Lincoln berkata bahwa sebelum usia 40 tahun wajah seseorang adalah pembawaan. Tapi di atas 40 tahun, wajah menunjukkan siapa dia: apakah pengomel dan pengeluh, atau suka mengucap syukur.

Kata “wajah” dalam bahasa Ibrani artinya insight , yang di dalam.

Ekspresi wajah kita tergantung reaksi kita: marah, mengomel, mengeluh; atau penuh ucapan syukur

Neh 2: 1-2 – Perkataan raja membuat Nehemia ketakutan. Ini karena salah satu arti kata “muram” adalah “jahat (evil)”. Saat raja melihat wajah yang “jahat” dari bawahannya, raja bisa membunuhnya.

Fil 4:4 – Tuhan mengajak kita bersukacita, karena dampaknya sangat besar dalam hidup kita.

Apapun kewajiban kita bukanlah beban, tapi adalah kepercayaan Tuhan pada kita.

3. Jangan pasif
2 Raj 7: 1-4
Di kota ada kelaparan. Orang kusta ada di luar tembok kota dan biasa mendapat belas-kasihan keluarganya dan orang-orang kota. Mereka dihadapkan pada beberapa pilihan: duduk-duduk saja, pasif, seperti pilihan kebanyakan orang, lalu mati kelaparan. Atau bergerak ke perkemahan lawan dengan kemungkinan mati dibunuh atau mendapat makan.

Jangan membiasakan hidup dari pertolongan dan kemurahan hati orang lain.

Jika kita terbiasa hidup dari uluran tangan orang lain, maka kita tidak akan pernah lepas dari cara ini. Orang yang dibantu saat kesulitan, seringkali akan datang lagi di waktu lain dengan kebutuhan lain. Setiap orang punya tingkat keletihan dalam membantu. Jika mereka membantu, tapi tidak ada hasilnya, tidak ada laporan (report) dan tidak ada hasilnya, mereka akan letih dan berhenti.

Kita punya Tuhan yang hidup, jangan selalu andalkan orang lain, tapi andalkan Tuhan.

Mujizat dalam kata Ibrani “nes”. Dari kata ini ada 2 arti: “mujizat” dan panji “nissi”.
Kata “nes” artinya panji-panji yang diangkat dan digerakkan maju, sebagai tanda pasukan bergerak maju dalam peperangan.

Jika kita ingin mengalami mujizat, kita harus berdiri, mengangkat panji-panji, dan bergerak, maka Tuhan akan membuka pintu di depan kita.

Ilustrasi iman:
Gedung-gedung modern pintunya selalu tertutup. Tapi saat kita mendekati, pintu akan terbuka sendiri.

Selama kita jadi orang yang pasif, tidak akan ada sesuatu yang terjadi.
Petrus tidak akan berjalan di atas air jika dia tidak melangkah keluar dari perahu.
Henokh, Nuh, Abraham, Musa, semua hidup-bergaul-berjalan bersama Tuhan.
Orang sakit di tepi kolam Bethesda. Yang Yesus perintahkan pertama kali bukan kesembuhan, tapi tindakan yang bisa dilakukan jika si sakit sembuh. Saat si sakit bergerak, dia sembuh.
Ps. Mathew Barnett sekarang memiliki Dream Center dan Angelus Temple, dll. Tapi semua diawali karena dia bergerak.

Resume
Benih yang terbaik jatuh di tanah subur
Cara berpakaian menentukan masa depan
Jangan pernah berhenti bergerak

Korespondensi:
antoniusfw@facebook.com (FB); antonius_fw@yahoo.com (YM);
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp, Line, WeChat 085 727 868 064

Minggu, 21 Juni 2015
Menjelang Tuhan Datang
Petrus Agung

Kita bisa menawar maju-mundurnya sebuah peristiwa dengan jalan berdoa kepada Tuhan. Tapi jika sudah ditetapkan maka tidak bisa dibatalkan manusia.

Kitab Matius pasal 24-25 adalah rangkaian pengajaran Yesus tentang akhir jaman, dan terbagi menjadi 2 bagian:
1. Tanda-tanda yang akan terjadi sebelum Tuhan datang yang kedua kali. Bagian ini tidak bisa diubah dan harus terjadi.
2. 4 perumpamaan yang merupakan nasehat Tuhan pada kita: bagaimana sikap kita dan apa yang harus dilakukan untuk menyambut kedatangan Tuhan.

Tidak ada gunanya mengerti tanda-tanda kedatangan Tuhan jika kita tidak punya sikap hati dan kesiapan.

Bagi orang yang tidak siap, kedatangan Tuhan yang kedua kali adalah malapetaka besar, tapi merupakan berkat besar bagi mereka yang siap.

Mat 25: 25-30 – Hamba ke-3 mendapat 3 predikat buruk dari tuannya: jahat, malas, tidak berguna.

Ilustrasi
Saat seseorang Kristen bekerja dan berbuat kesalahan, maka akan ada perkataan: “Kristen koq begitu?”. Artinya masyarakat memberi standar bahwa orang Kristen harus seperti Kristus.

1. Predikat pertama: jahat
Dalam Alkitab bukan ini satu-satunya hamba mendapat predikat jahat.

Mat 24: 45-51

“Who then is a faithful and wise servant, whom his master made ruler over his household, to give them food in due season? (Mat 24: 45, NKJV)

Household : rumah tangga dalam pengertian luas, dan secara keseluruhan. Akar katanya dari therapy, artinya suatu proses untuk perbaikan menuju kesembuhan.

Perumpamaan ini adalah peringatan (warning) bagi semua orang. Ada hamba yang setia dan bijaksana. Hari ini sulit untuk mencari orang yang setia. Tuhan mencari orang-orang yang setia dan bijaksana, untuk diangkat. Orang ini akan Tuhan pakai untuk menyembuhkan-memulihkan-memberi makan hamba-hamba Tuhan yang lain.

Saat seseorang mulai diangkat hatinya bisa berubah. Kejahatan ada di dalam hati seseorang dan tidak terlihat pada awalnya, bahkan orang itu sendiri sering tidak menyadarinya. Saat ada kejadian yang menekan, sifat itu tiba-tiba keluar.

Contoh:
Saat seseorang miskin, tidak punya apa-apa dan menderita, lalu ada orang memaki dan memfitnah, dia tidak membalas, hanya menangis di depan Tuhan. Orang melihat bahwa dia orang yang baik. Suatu kali hidupnya dipromosi Tuhan dan jadi kaya. Begitu diangkat, punya kuasa dan uang, saat mengalami hal yang sama dengan masalah di masa lalu (dimaki dan difitnah), tiba-tiba tanduk-taring-cakarnya muncul, memanggil pengacara, menuntut orang yang menekan supaya masuk penjara.

Saat tertekan maupun diberkati, hati-hati dengan respon hati, karena kejahatan bisa muncul.

Kejahatan yang diceritakan Alkitab
Kain membunuh Habel
Saudara-saudara Yusuf ingin membunuh Yusuf

Saat orang tidak mencapai titik ekstrim tertentu di hidupnya, belum terbuka siapa dirinya sebenarnya.
Jangan ada kejahatan dalam hati kita.

Saat ada orang-orang yang hidupnya tergantung pada kita, maka kita harus berhati-hati, karena kita akan jadi orang yang menuntut orang lain.

Contoh:
Seseorang memberi dana rutin bea siswa pada anak panti asuhan. Saat si anak terima rapor, ternyata nilai pas-pasan. Orang ini mulai marah, dan mengancam untuk men-stop bea siswa.
Di awal orang ini niatnya murni, termasuk orang yang setia dan bijaksana. Saat si anak mulai bergantung pada bea-siswa, timbul tuntutan, tidak lagi murni menolong orang yang tidak beruntung. Motif-nya bergeser jadi mengontrol. Ujungnya si anak disuruh bekerja di rumahnya.

Saat kita bisa berbuat banyak bagi orang lain, sebenarnya Tuhan sedang mengangkat kita, dan tujuannya supaya kita men-therapy orang lain.

Kejahatan artinya saat diangkat, tidak ada lagi belas kasihan.

maka tuan hamba itu akan datang pada hari yang tidak disangkakannya, dan pada saat yang tidak diketahuinya, dan akan membunuh dia dan membuat dia senasib dengan orang-orang munafik (Mat 24: 50-51a)

Munafik artinya seperti aktor memainkan peran tertentu. Di setiap saat perannya berubah.

Aktor di jaman awal.
Drama Yunani ditampilkan di Amphitheatre. Banyak drama hanya dimainkan oleh 1 orang pemain. Di tengah panggung ada cekungan kecil sebagai pusat. Setiap kali aktor itu bergeser ke salah satu posisi, maka suaranya berubah, sehingga bisa memerankan berbagai peran.

Jangan bermain sebagai aktor di hadapan Tuhan. Tuhan melihat yang di hati. Kita harus punya ketulusan dan apa adanya di hadapan Tuhan.

2. Predikat ke-2: malas
Seringkali kemalasan kita berasal dari ketakutan. Ketakutan bisa melumpuhkan kita, sehingga kita tidak melakukan apa yang seharusnya menjadi kewajiban kita.

Ada 2 ketakutan dalam gereja yang harus diperangi: ketakutan untuk memberitakan Injil, dan ketakutan untuk menjalankan uang Tuhan.

2.1. ketakutan untuk memberitakan Injil

Apapun yang menakutkan dan tidak dalam kendali kita, akan mengendalikan dan melumpuhkan kita.

Ilustrasi
Di National Geographic ada program tentang seorang pawang anjing bernama Cesar, dari California. Saat anjing berulah, yang pertama kali dididik adalah pemiliknya. Anjing yang bermasalah selalu berusaha berjalan di depan tuannya. Cara mengatasi: pemilik anjing harus berjalan di depan si anjing.

Saat ketakutan kita biarkan menguasai kita, maka semua bermasalah. Tapi saat semua kita kendalikan dengan otoritas Tuhan, maka semua terkendali.

Contoh memberitakan Injil
Ada seseorang yang hadir di KKR, bajunya hitam-hitam, memakai akik hitam, memakai blankon. Segera ada pasukan doa yang mendatangi, berperang, lalu di wawancara. Awalnya mengaku diundang Mahanaim, tapi kemudian terbukti bohong.
Seorang ibu punya banyak jimat. Dia mimpi diperintahkan “harus ke Holy Stadium untuk bertemu Hengky”. Saat bertemu p Hengky, ditanyai, lalu dipimpin terima Tuhan Yesus, dan segera akan dibabtis. Ibu ini juga menyerahkan semua jimatnya.

Tidak banyak orang yang bisa menghadapi dan meng-handle masalah-masalah seperti ini. Ketakutan bisa membuat kemalasan: takut jika jadi ribut atau jadi masalah.

2.2. Ketakutan untuk menjalankan uang Tuhan.

Semua yang Tuhan berikan kepada kita selalu disertai tanggung-jawab: menjadi berkat bagi yang lain.

Kesaksian menjalankan uang Tuhan:
P Agung akan khotbah ke Sion Cirebon. Seseorang menelepon untuk memberkati dan minta no rekening. Ternyata jumlahnya sangat besar (1M). P Agung bertanya kepada Tuhan untuk apa uang itu, tapi tidak ada jawaban. Peristiwa ini 2-3 hari menjelang peperangan rohani di Monas.
Setelah berdoa di puncak Monas, p Agung didatangi sie transportasi yang minta didoakan. Sie transportasi butuh 1M, tapi uang belum ada sama sekali. Tuhan berkata: “ucap syukur, karena Tuhan sudah kirim dananya”. P Agung serahkan dananya.
P Agung merasa jadi orang aneh karena tidak ada rasa sayang terhadap uang itu, malah merasa bahagia karena bisa menjalankan uang Tuhan.

Saat keuangan jadi hal yang menakutkan kita, maka mamon akan mengendalikan hidup kita.

3. Predikat ke-3: tidak berguna

Yesus mengajarkan setelah kita melakukan semua tugas kita:

Demikian jugalah kamu. Apabila kamu telah melakukan segala sesuatu yang ditugaskan kepadamu, hendaklah kamu berkata: Kami adalah hamba-hamba yang tidak berguna; kami hanya melakukan apa yang kami harus lakukan.”(Luk 17: 10)

Predikat “tidak berguna” yang diberikan pada hamba ke-3 berbeda dengan ayat di atas.
Tidak berguna = un-profitable, tidak memberi manfaat dan keuntungan apapun bagi kerajaan Tuhan.

Apakah hidup kita sudah bermanfaat dan menguntungkan kerajaan Tuhan ?

Kesaksian
Seorang anak berusia 3 tahun menerima pengelihatan: Tuhan Yesus datang, dan minta mamanya membuka pintu. Saat pintu dibuka, si anak membungkuk menghormat. Dia lakukan itu karena diajari oleh malaikat yang berjalan di depan Yesus. Si mama minta si anak menanyakan bagaimana cara supaya diangkat. Tuhan Yesus jawab: si anak harus minta mamanya untuk diceritakan Alkitab, lalu juga harus melayani. Lakukan apapun yang dia sudah mampu lakukan.

Hidup kita harus punya manfaat bagi kerajaan Tuhan.

Lakukan apapun bagi kerajaan Tuhan, dari hal terkecil hingga terbesar, tapi semua harus keluar dari hati terdalam. Maka artinya kita jadi hamba yang berguna bagi kerajaan Tuhan

Menjelang Tuhan datang, kita harus didapati Tuhan tidak jahat, setia, bijaksana, tidak ada kemalasan karena ketakutan, dan hidup kita bermanfaat bagi kerajaan Tuhan.

Kata “hineni” arti literalnya ini aku. Arti yang lebih dalam: ini aku hambaMu, bukan karena dipaksa, tapi karena kita mencintai Tuhan. Lakukan semua karena cinta pada Tuhan.

Korespondensi:
antoniusfw@facebook.com (FB); antonius_fw@yahoo.com (YM);
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp, Line, WeChat 085 727 868 064

Jumat, 22 Mei 2015
Seminar Wadah yang Besar 2015
Menyongsong Yobel Besar (2)
Petrus Agung

Review seminar hari pertama
1. Paradigma yang benar tentang hal sekuler dan rohani
Segala sesuatu yang sudah bersentuhan dengan firman Tuhan, maka akan berlaku di jasmani dan rohani. Jika kita pisahkan antara yang rohani dan sekuler, maka kita akan rugi, karena membuang pengetahuan. Firman Tuhan adalah kunci pengetahuan.

2. Merenungkan firman Tuhan
Orang yang merenungkan firman Tuhan siang dan malam, apapun yang dibuat berhasil.

Merenungkan firman Tuhan itu seperti lembu memamah biak: firman Tuhan kita kunyah dan telan berulang-ulang. Maka kita mendapat kunci pengetahuan, maka apapun yang dibuat akan berhasil.

The law of attraction : Segala sesuatu di dalam hidup kita akan menarik hal-hal yang sama di luar.

Beberapa ahli psikologi menemukan fakta:
Otak kita sering mengeluarkan sinyal-sinyal tertentu, yang mengundang banyak hal datang dalam kehidupan kita. Apapun yang otak kita setuju, menarik sesuatu supaya hal yang kita setujui itu terjadi. Sebaliknya jika tidak setuju, otak mengeluarkan berbagai hal untuk menghalangi hal itu terjadi.

Maka kita harus berfikir seperti kata Alkitab:

Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu. (Fil 4: 8)

Contoh: puasa
Saat diumumkan untuk berpuasa, awalnya kita bilang amin. Ini adalah keinginan. Tapi di otak sudah ada data: puasa tidak enak, tidak akan mampu, dll. Maka saat mulai start puasa, perut akan berbunyi. Padahal biasanya walau terlambat sarapan tidak terjadi apapun. Kemudian kepala pusing, maka harus minum obat. Tapi minum obat tidak boleh perut kosong, maka tergoda untuk makan. Atau tiba-tiba diajak makan. Akan ada berbagai hal yang setuju dengan pemikiran di otak: tidak usah puasa.

Contoh: kikir
Ada penggalangan dana di sekolah anaknya. Otaknya berkata: sayang untuk mengeluarkan uang. Selanjutnya akan terjadi berbagai hal, misal: dompet tertinggal, ban kempes, sakit perut, dll. Semua intinya “tidak usah menyumbang”.

Vav
Dalam kitab Rut kalimatnya 90% diawali kata “vav”. Kitab Rut dibaca pada hari Pantekosta. Artinya kita harus punya hubungan dengan Tuhan dan manusia.

Give, and it shall be given to you; good measure, pressed down, and shaken together, and running over, shall men give into your bosom. For with the same measure that you mete with it shall be measured to you again (Luk 6: 38, KJV)

Sebagian besar berkat yang Tuhan berikan di hidup kita adalah melalui orang lain, maka kita harus mengerti cara menjalin hubungan dengan orang lain.

4 Sungai di Taman Eden

Kej 2: 10-15 – Sepintas ini adalah peta geografis. Setelah dibandingkan dengan peta timur-tengah, 4 sungai ini tidak menyatu dan tidak ada titik temunya, dan jaraknya masing-masing berjauhan. Maka ini adalah peta secara rohani

Eden artinya kehidupan yang menyenangkan dan berkelimpahan.
Untuk mencapai tempat yang menyenangkan dan berkelimpahan, peta rohani berkata harus diairi 4 sungai: Pison (increase, bertambah), Gihon (menyembur/ bursting forth), Tigris (cepat/ rapid), Efrat (berbuah lebat/ fruitfullness).

Berkat Tuhan untuk kita sebagian besar berasal dari orang lain. Supaya orang lain bisa memberkati, maka kita harus siapkan salurannya. Cara kita bergaul dengan orang lain akan menentukan seberapa besar kemungkinan yang kita buka bagi Tuhan untuk bisa memberkati kita. Jika semua saluran kita tutup/ blok, akan menyulitkan Tuhan untuk memberkati kita.

Contoh:
Raja Israel-Edom-Yehuda berperang. Saat kekurangan air, mereka memanggil Elisa. Tuhan perintahkan mereka membuat parit untuk menampung. Setelah parit selesai, air datang.

Uang sebetulnya mudah, masalahnya apakah kita punya parit dan saluran-nya.

Saat kita meng-isolasi diri, hanya melakukan urusan rohani, tidak bergaul dengan orang lain, maka kita menutup akses dari orang lain.

Saat kita bisa memberikan 4 hal yang paling dikejar/ dibutuhkan manusia, itu seperti membuat saluran bagi Tuhan untuk memberkati kita.

Ben Somah, seorang rabbi Yahudi, mengatakan bahwa 4 sungai di sekitar Eden menggambarkan hal-hal yang paling me-motivasi seseorang untuk bergerak meraih sesuatu. 4 hal ini juga merupakan kebutuhan manusia : hikmat (wisdom), kekuasaan (power), kekayaan (wealth), penghargaan dari orang lain.

1. Kebutuhan akan hikmat (wisdom) dan pengetahuan
Semua orang suka bergaul dengan orang yang membuat wisdomnya meningkat. Setiap orang membutuhkan tambahan hikmat dan pengetahuan.

P Agung banyak bergaul dengan hamba Tuhan senior. Saat p Agung membagikan sesuatu yang baru, mereka tertarik dan akan meminta waktu untuk mengobrol lebih panjang.

Saluran pertama terbuka saat kita bisa memberikan pengetahuan tambahan kepada orang lain

Contoh:
Ada dokter mendiagnosa pasien, memeriksa pasien, memberi obat, tapi tidak menjelaskan penyakit kita. Ada dokter lain masih baru, suka menjelaskan banyak hal pada pasien.
Maka dokter ke-2 ini lebih disukai, karena memberi tambahan pengetahuan.

Steve jobs berkata: stay foolish. Tetaplah merasa bodoh, sehingga selalu mencari tambahan ilmu pengetahuan.

Aku akan mengangkat bagimu gembala-gembala yang sesuai dengan hati-Ku; mereka akan menggembalakan kamu dengan pengetahuan dan pengertian. (Yer 3: 15)

Lembu (ox), artinya: to asociate with, to learn. Urapan lembu berkaitan dengan belajar pengetahuan.

Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat, sebab kamu telah mengambil kunci pengetahuan; (Luk 11: 52a)

Semakin belajar firman Tuhan, semakin kita punya kunci pengetahuan.

Ilustrasi 1: penjual asuransi
Penjual asuransi bisa dikagumi atau dibenci. Jika pendekatannya dengan menakut-nakuti tentang kematian, maka orang akan jadi benci.
Orang yang tidak bijak mem-BC ke semua kontak. Ini tindakan bodoh. Jika 5 dari 100 orang itu punya uang tunai yang sangat besar (> 20M), sementara yang lain uangnya di bawah 1/2 M. Lalu agen ini mem-BC program: 5 tahun dapat 2M, maka BC dari orang ini akan selalu diabaikan oleh 5 orang ini karena merasa di luar level mereka. Atau sebaliknya ada program dimana 5 tahun mendapatkan 100M, maka bagi 95 orang yang lain program itu akan diabaikan.
Ada pengetahuan yang bisa diberikan pada orang tertentu, tapi orang yang sama tidak bisa menerima pengetahuan yang lain. Ini harus dipelajari dan diteliti.

Kita punya Roh Kudus dalam hidup kita. Maka dengan dibimbing Roh Kudus, kita bisa menyampaikan hal yang tepat sesuai kebutuhan yang mendengar.

Ilustrasi 2:
P Agung ke London. Sebelum pulang mereka cari tempat makan di tepi sungai Themes. Pelayannya mengajak beberapa orang untuk melihat daging-daging yang akan diolah sedang digantung, dalam ruangan pendingin. Pelayan itu menceritakan bahan/ dagingnya, pengolahannya, juga memberi saran-saran penyajian. Walau harga mahal, tapi ada kepuasan karena mengerti apa yang dimakan.
Ini memberi makan pada otak konsumen.

Ilustrasi 3:
Penjual kain mengarahkan pembeli-nya untuk memilih kain yang sesuai dengan pelanggan, memberikan pengetahuan tentang asal-usul kain, dst.

Ilustrasi 4:
Saat ke Korea p Agung diajak fine dining. Sebelum makan ada tampilan tentang sejarah Korea yang berkaitan dengan makanan yang akan dihidangkan. Orang bayar mahal untuk pengetahuan yang disampaikan.

Mari belajar membagikan pengetahuan bagi orang-orang yang bergaul dengan kita, maka itu akan membuka saluran bagi kita.

Ilustrasi memberikan tambahan edukasi pada sebuah produk
Saat ke luar kota, P Agung melihat mobil box dengan tulisan “think what you drink”. Tubuh kita perlu mineral organik. Kita bisa mendapat mineral an-organik, jika itu menumpuk, akan jadi masalah bagi kesehatan tubuh. Untuk mengetahui apa yang kita minum, maka dilakukan eksperimen:
4 gelas air putih dari beberapa merk. Kemudian ada alat yang memisahkan mineral-mineral an-organik. Nampak 1 gelas tetap jernih, tapi 3 yang lain jadi keruh.

Memberi edukasi pada orang lain akan memberi nilai tambah. Ini memaksa kita selalu belajar.

Contoh:
Salmon yang bagus geraknya banyak. Maka beberapa orang menambahkan hiu kecil untuk mengejar ikan-ikan salmon, sehingga dagingnya lebih enak. Pengetahuan ini bisa disampaikan saat menawarkan produk pada pelanggan.

2. Kebutuhan akan kekuasaan
Daerah sekitar sungai Gihon adalah tempat Salomo dilantik sebagai raja.

Kekuasaan adalah ukuran dari kesanggupan kita untuk memberi pengaruh dan kendali atas dunia sekitar kita.

Kekuasaan juga berarti kemampuan untuk berkata “tidak” pada hal jelek yang ditawarkan pada kita.

Berfirmanlah Allah: “Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi.” (Kej 1: 26)

Dari awal manusia secara alamiah diberi kebutuhan untuk berkuasa.

Firman-Nya kepada perempuan itu: “Susah payahmu waktu mengandung akan Kubuat sangat banyak; dengan kesakitan engkau akan melahirkan anakmu; namun engkau akan berahi kepada suamimu dan ia akan berkuasa atasmu.” (Kej 3: 16)

Saat jatuh dalam dosa, suami-istri berebut kekuasaan. Kata “birahi” berasal dari akar kata yang artinya berusaha mengambil alih, mencoba berkuasa.

Kekuasaan punya pengaruh besar terhadap diri kita. Orang yang tidak punya kuasa akan apapun, akan hancur secara mental.

Contoh:
GPS yang laris di Korea adalah yang desain kalimatnya seperti seorang hamba pada tuannya, dan menggunakan suara wanita. Suami yang di rumah di tekan istri, biasanya di tempat kerja menekan anak buahnya. GPS tipe ini memberikan seorang sopir sense of authority (merasa memiliki kekuasaan), dan dianggap high class.

Contoh:
Beberapa jas mahal karena model iklannya. Misal: konglomerat (Donald Trump), atau James Bond. Orang membeli jas karena ingin setara dengan model iklan tersebut.

Orang ingin dihargai dan dianggap elit. Saat seseorang di-elit-kan, dia rela keluar uang lebih banyak.

Contoh: barang yang sama diberi istilah berbeda, maka harganya beda
Kopi hitam di warung Rp 1500,- . Saat jadi black coffee americano, harganya jadi 10 ribu.
Pijat dan kerik 75 ribu. Java massage 200 ribu
Es teh 2 ribu, tropical ice tea 15 ribu
Gado-gado 15 ribu, boiled vegetable with peanut sauge 75 ribu
Es jeruk 6 ribu, orange juice full passion 18 ribu
Rusun pinggir kali 75 juta; River side apartement 750 juta, senin harga naik.

Saat kita bisa memberi “rasa berkuasa” kepada orang lain, itu meningkatkan harga jual.

Contoh
Dibalik restauran “all you can eat”, hidangan prasmanan, istilah “pembeli adalah raja”, adalah untuk memuaskan kehausan akan otoritas dari pelanggan untuk memilih sesuai kehendaknya.

3. Kebutuhan atas kekayaan
Kej 34: 20-21
Yakub melintasi daerah keluarga Sikhem. Sikhem memperkosa Dina, anak yakub. Sikhem lalu melaar dina, tapi anak-anak yakub berniat membalas dendam. Mereka meminta Sikhem dan seluruh kaumnya disunat. Sikhem dan ayahnya membujuk kaumnya, sehingga setuju. Setelah disunat dan kesakitan, lalu mereka dibantai

“These men are at peace with us. (Kej 34: 21a)

Kata “peace” dari kata “shalom”, artinya pertumbuhan manusia hingga mencapai sesuatu yang total dan utuh. Arti kalimat: jika keluarga Yakub bergabung dengan keluarga Sikhem, akan memberikan keutuhan karena saling melengkapi.

Kita akan mengalami shalom jika semua orang yang berhubungan dengan kita selalu diuntungkan.

Dengan pola pikir seperti ini kita tidak akan berfikir untuk memanipulasi, merugikan, atau menipu orang lain. Maka kita akan memiliki reputasi: siapapun yang berdagang dengan kita akan diuntungkan, sementara kita juga mendapatkan keuntungan.

Klip tentang seorang pengemis
Pengemis tidak cukup hanya “menjual” belas kasihan. Tapi juga harus bisa memberkati orang lain. Seorang pengamis buta dengan tulisan di sampingnya: “I’m blind, please help me”. Lalu ada gadis yang merubah tulisannya jadi: “its a beautifull day, but i can’t see it”. Orang-orang yang lewat membaca tulisan ini dan merasa diberkati, maka mereka memberi sedekah dalam jumlah banyak.

Di awal si pengemis menjual kemalangannya. Tapi realitanya manusia itu egois, maka hanya sedikit orang yang menolongnya. Kalimat yang ditulis si gadis menyadarkan banyak orang bahwa hari ini indah, dan itu memberkati banyak orang, sehingga mereka memberi lebih kepada pengemis yang kurang beruntung itu.

Beri keuntungan pada orang lain, walau belum tentu berupa orang, maka akan ada perbedaan

4. Esteem of others – kebutuhan penghargaan dan pujian dari orang lain.
Kebutuhan ini beda dengan self-esteem (menilai diri sendiri). Tapi jika menilai diri terlalu tinggi, justru berbahaya karena membawa kerusakan. Manusia butuh diakui oleh orang lain. Maka ajaran Tuhan untuk menjadi hamba yang tak terlihat sangat berat bagi banyak orang.

Pada dasarnya semua manusia butuh pengakuan dan pujian dari orang lain.

Riset tentang pelajar
68% pelajar Amerika yakin mereka bisa menguasai ilmu matematika, 23% pelajar KorSel yakin bisa matematika. Kenyataannya: pelajar KorSel nilainya tertinggi, pelajar Amerika terendah. Ini karena hanya keyakinan pribadi, bukan kapasitas yang sebenarnya

Contoh aplikasi memberi pujian
Saat di USA Tshirt p Agung habis. Di satu toko p Agung beli Tshirt. Sesampai di kasir, kasirnya berkata bahwa selera p Agung tinggi. Pelayan itu lalu tunjukkan p Agung kaos yang lain, tapi tidak dipilih karena bergambar tengkorak.

Terapkan ini pada konsumen kita : memuji selera pelanggan.

Berikan 4 hal yang menjadi kebutuhan dan memotivasi manusia, ini seperti membuka saluran berkat, maka berkat akan datang dalam hidup kita.

Jika kita menghina pelanggan, merugikan pelanggan, tidak bisa meng-apresiasi, ini artinya menutup saluran berkat kita sendiri..

Riset di 2 kelas yang berbeda.
Diberi soal yang sangat mudah sehingga rata-rata nilai 90. Kelas A dipuji hasilnya: pintar, cerdas. Kelas B dipuji perjuangannya: gigih, tidak gampang menyerah.
Kemudian diberi soal yang sangat sulit. Kelas A responnya menangis, marah, bahlan soal disobek-robek. Ini karena mereka kehilangan “piala”nya: pintar dan hasilnya bagus. Kelas B tetap berjuang terus, tidak ada yang menangis.

Apresiasi setiap konsumen yang kita layani, maka konsumen itu akan datang kembali.

Korespondensi:
antoniusfw@facebook.com (FB); antonius_fw@yahoo.com (YM);
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp, Line, WeChat 085 727 868 064

Kamis, 21 Mei 2015
Seminar Wadah yang Besar 2015
Menyongsong Yobel Besar (1)
Petrus Agung

Pendahuluan: Kelimpahan
Ada orang-orang yang resah dengan pengajaran tentang kelimpahan. Ini karena mereka punya definisi dan pola pikir yang beda, yang tidak sesuai dengan hati Tuhan.

Kelimpahan artinya kebebasan untuk melakukan yang Tuhan mau.

Yang masalah: orang yang berfikir bahwa kelimpahan adalah bertambahnya jumlah harta dan menumpuk harta. Saat mereka terlalu banyak dengar pengajaran dengan interpretasi yang salah, maka Roh Kudus menempelak hatinya. Roh Kudus ingin berkata bahwa orang-orang ini sudah mengumpulkan banyak berkat, tapi tidak berfungsi seperti yang Tuhan inginkan.

Contoh kelimpahan:
Nepal diguncang gempa, semua rusak. Banyak orang hanya bisa merasa simpati dan kasihan. Sebaliknya tim JKI sudah 2 kali mengirim tim yang membawa banyak barang untuk melayani dan membantu di sana.
Di Papua JKI mengadakan: pasar murah, kesembuhan Ilahi, KKR pelajar, memenangkan jiwa.
GKKD Jogja berkeliling Indonesia, berkhotbah dan memberkati pendeta-pendeta di seluruh Indonesia.

Tidak ada yang salah dengan berita kelimpahan, selama kita tahu untuk apakah kelimpahan itu: menjalankan yang Tuhan mau.

Tidak ada yang salah jika seorang ayah yang baik memberkati anak-anaknya. Tidak ada salahnya jika orang tua membelikan baju yang bagus bagi anak-anaknya, memberi modal bagi anak-anaknya, dll.

Jika orang tua duniawi seperti itu, apalagi Bapa kita di surga! AnakNya saja Dia berikan, apalagi hal yang lain

Cara menghadapi kritik tentang pengajaran kelimpahan: minta si pengkritik memberi contoh bagaimana berbuah lebih baik dan lebih hebat.

Yobel Besar
Akan ada 2 sisi ekstrim dalam menyambut Yobel besar:
1. Seperti Anak sulung dalam kisah anak yang hilang
Sulung adalah orang yang tidak tahu hak-nya. Nasibnya malang, karena dia tidak diundang saat bapa memestakan adiknya. Ada anak-anak Tuhan yang seperti si sulung, tidak tahu hak-nya, sudah bekerja bagi Tuhan, merasa tidak pernah melanggar, hidup dalam kesucian (menurut dirinya sendiri), tapi tidak pernah mendapat apa-apa.

2. Seperti si bungsu dalam kisah anak yang hilang
Bungsu sangat tahu haknya, minta warisan dari bapaknya, tapi tidak mengerti bahwa berkat besar itu adalah tanggung-jawab. Mereka terima banyak, tapi tidak tahu cara mengelola yang Tuhan beri. Ujungnya semua yang diterima habis.

Kita harus menyongsong yobel besar sebagai orang yang tahu hak kita, tapi juga tahu cara mengelola setiap berkat yang Tuhan berikan

Ada paradigma yang salah yang harus Tuhan bongkar dari pikiran dan hati kita: pemisahan antara sekuler dan spiritual, hamba Tuhan dan awam, rohaniawan dan jemaat, dst. Kemudian saat kuliah, yang rohani sekolah di Teologia, yang sekuler di sekolah sekuler.

Contoh:
Makan apel. Apakah sifat kegiatannya jasmani atau rohani? Jika memang aktifitas jasmani, mengapa saat Adam makan buah dia mati secara rohani.

Segala sesuatu yang di jasmani, begitu bersentuhan dengan Firman, sudah bukan lagi hanya aktifitas jasmani, tapi meliputi aktifitas jasmani sekaligus rohani.

Kita sering bagi urusan sehari-hari dengan dunia, dan urusan rohani. Ini cara berfikir yang menghancurkan kita.

Contoh:
Orang yang kerja sekuler, saat ditegur takut. Saat ditegur di gereja malah membantah: menganggap tidak ada kasih, merasa harusnya diberi Firman aja.

Akibatnya disiplin dan profesional hanya di dunia sekuler, tapi di dunia rohani sembarangan

Contoh di Alkitab
Janda seorang nabi berhutang banyak dan tidak bisa membayar, dan anaknya hampir dijual sebagai budak. Saat diceritakan ke Elisa, dia tidak hanya di doakan. Janda ini juga diajarkan cara menerima mujizat, menjual hasilnya, dan cara mengelola keuangannya sehingga utang lunas dan bisa hidup dari sisa uangnya. Nabi tidak hanya mengurusi yang rohani, tapi juga jasmani. Hutang hanya ada saat kita hubungan dengan manusia.

Contoh di Alkitab:
Hamba Elisa datang dan berkata bahwa perumahan nabi sudah terlalu sempit. Elisa tidak hanya mendoakan, tapi ikut menebang pohon.

Alkitab tidak membedakan antara yang sekuler dan yang rohani.

Saat kita bekerja, pekerjaan itu adalah penyembahan di depan Tuhan. Saat berbisnis, kita sedang membangun kerajaan Tuhan melalui bisnis kita.

Saat ada pembedakan antara sekuler dan rohani, maka kekayaan Alkitab tidak akan kita miliki.

Aplikasi Alkitab di dunia nyata
Jend Mosey Dayan memimpin perang 7 hari untuk merebut Yerusalem. Sebelum berperang, dia selalu membuka Alkitab, mencari kisah di daerah itu di Alkitab, ambil hikmat dari Alkitab untuk mengatasi lawan. Jendral ini berkata bahwa Alkitab adalah senjata ter-ampuhnya.

Aplikasi : Saat dagangan sepi, mari berdoa dan buka Alkitab, tanya Tuhan harus menggunakan strategi yang mana? Alkitab adalah kamus abadi yang bisa menjawab semua kesulitan kita.

Yesus pernah menegur ahli-ahli Taurat: mereka mencuri kunci pengetahuan. Tidak dikatakan mereka mencuri kunci teologia atau Alkitab. Alkitab yang kita bawa adalah kunci pengetahuan. Masalahnya banyak orang tidak yakin. Ilmu politik, ilmu ekonomi, ilmu komunikasi, dll, semua ada di Alkitab.

Alkitab adalah pegangan dan sumber inspirasi terhebat dalam hidup kita, termasuk untuk menghadapi segala masalah sehari-hari

Ul 15: 1-4
Tuhan mengatur ekonomi umatNya. Setiap tahun ke-7 hutang diputihkan. Pemilik uang hanya akan memberikan pinjaman setelah tahun ke-8. Maka semua orang harus merencanakan bisnisnya selama beberapa tahun, minimal 6-7 tahun ke depan. Mereka harus hitung supaya semua hutang lunas pada tahun ke-6. Jika dalam proposal pinjaman dikatakan akan dibayar di tahun ke-7, artinya tidak mau mengembalikan hutang, maka tidak akan diberi hutang.

Tuhan memaksa umatNya untuk merencanakan dan mengatur keuangan mereka selama beberapa tahun ke depan.

Dengan aturan Tuhan maka tidak ada orang bisa semena-mena. Jika ada orang kaya yang semena-mena mengambil tanah si miskin, semua tanah balik pada tahun ke-7.

Kita akan masuk tahun Yobel, jika kita tidak bisa atur hidup kita, justru akan jadi masalah.
Pelajari seminar wadah yang besar di tahun 2014, sebagai persiapan masuk Yobel besar.

Review beberapa poin yang pernah dibagikan dalam seminar “Wadah yang Besar” tahun 2014

1. Luk 11: 52 – Kunci pengetahuan
Orang Farisi mengambil kunci pengetahuan dengan belajar Taurat hingga ahli, maka mereka disebut ahli Taurat. Kunci pengetahuan adalah Alkitab, dan bukan teologia.

Kunci pengetahuan didapat saat kita mempelajari dari Alkitab hingga mencapai taraf “ahli”

Contoh:
Colombus membuktikan bumi bulat. Ternyata Alkitab sudah sebutkan itu: bulatan bumi.

2. Kata “berkat” dalam bahasa Ibrani sama dengan kata “lutut” (bereh)

Artinya berkat berkaitan dengan sikap hati dan kerendahan hati kita.
Contoh kasus:
Dua orang sahabat bersengketa hingga di pengadilan. Saat di wawancara, si pemenang perkara hanya ingin permintaan maaf dari rekannya.

Saat ada bisa merendah, kita akan diberkati Tuhan.

3. Kata “toko” (store) berasal dari kata Ibrani “chanut”
Chanut berasal dari akar kita “khen”, artinya anugerah Tuhan. Saat seseorang anak Tuhan membuka toko, ada anugerah Tuhan yang turun.

Tuhan suka memberkati anak-anakNya. Tuhan tersenyum pada semua interaksi ekonomi dan bisnis anak-anakNya.

“Khen” (grace) juga menjadi kata dasar dari “koin”

Artinya dasar dari berkat Tuhan adalah anugerah Tuhan

Kisah ps John Avanzini
Uang tidak pernah dimasukkan dompet. Di awal, sebelum makmur, dia potong koran, ditumpuk tebal, ujung-ujungnya diberi uang, dijepit, lalu dikantongi. Maka dia merasakan tebalnya tumpukan uang (walau bagian tengahnya hanyalah kertas koran), sambil berkata: “aku menyentuh berkat Tuhan”.

Yang salah adalah saat kita hanya tumpuk kekayaan bagi diri kita sendiri.
Saat kita gunakan berkat Tuhan untuk mengubah sekitar kita, maka Tuhan disenangkan.

Tuhan lebih suka saat kita memberkati Nepal, memberkati Eropa, memberkati India, memberkati desa-desa, dll. Daripada harus melihat anak-anakNya menangis minta makan.

Tuhan sangat ingin memberkati kita, sehingga kita bisa selalu ada di mana Tuhan bergerak.

4. Kata “bisnis profesional” dalam bahasa Ibrani adalah “ohmein” : man of faith, orang yang ber-iman.
Kenyataan hari ini: ada beda antara orang berbisnis dengan orang yang beriman, ini karena pembedaan sekuler-rohani.

Iman tidak bolah digunakan sebagai alasan untuk bersikap tidak profesional. Kita harus bekerja dengan profesional sekaligus ber-iman.

Yang sering terjadi: beriman besar, profetis hebat, tapi tanpa profit/ keuntungan. Maka malah jadi batu sandungan bagi banyak orang.
Membebaskan hutang seseorang karena belas kasihan, bukan karena dimanfaatkan orang yang tidak bertanggung jawab.

Vav
Saat membaca Taurat (5 kitab pertama), 65% dari kalimat dimulai dengan kata “dan” (vav). Artinya 5 kitab ini tidak bisa dibaca terpisah, harus dibaca semua baru mengerti gambaran utuhnya.
Kata vav merupakan kata penghubung antara 2 kalimat.

Kita harus punya koneksi dengan Tuhan dan manusia.

Di kitab-kitab lain, jumlah yang menggunakan awalan kalimat “vav” hanya 45%. Artinya kitab-kitab ini bisa dibaca terpisah-pisah untuk mendapatkan pengertiannya.
Dalam kitab Rut penggunaan kata “vav” untuk mengawali kalimat mencapai 90%

Jika boleh merubah judul, p Agung mengubah judul kitab Rut jadi “kisah Cinderella”. Bedanya Rut janda, sementara Cinderella seorang gadis. Rut berasal dari Moab, suaminya mati, mertuanya mati, ipar-nya pulang kembali ke keluarganya, Rut mengikuti janda yang kepahitan dan tidak punya apa-apa. Di akhir cerita Rut jadi istri konglomerat, dan nasibnya berubah luar biasa.

Rahasia perubahan Rut: Kita perlu Tuhan, tapi juga perlu sesama.

Kitab Rut biasa dibaca orang Yahudi saat perayaan hari Pentakosta. Bagi orang Yahudi yang belum kenal Yesus, Pentakosta memperingati:
1. Turunnya Taurat
2. Panen/ tuaian besar

Kitab Rut dibaca di hari Pentakosta karena berkaitan dengan Taurat Tuhan yang melambangkan hubungan manusia dengan Tuhan. Di dalam Taurat ada kunci pengetahuan yang akan mendatangkan panen besar.

Kis 2: 1-13 – Pentakosta 2000 tahun yang lalu.
Saat Roh Kudus dicurahkan, hubungan Tuhan dengan manusia jadi luar biasa: berkomunikasi dengan Tuhan melalui bahasa Roh. Selain itu Roh Kudus membuat para rasul mampu berbicara dengan bahasa-bahasa manusia lain.

Pencurahan Roh Kudus membuat kita bisa berhubungan dengan Tuhan dan manusia
Kisah Morse
Samuel Morse menemukan telegraph. Ini adalah cikal bakal teknologi komunikasi jaman berikutnya. Telegraph di luncurkan pertama kali 24 Mei 1844. Pesan pertama dikirimkan dari Washington DC ke Baltimore, bertepatan dengan hari raya Pentakosta, pesannya diambil dari Bil 23: 23 – keajaiban yang diperbuat Allah.

Jemaat harus mengerti cara berkoneksi dengan Tuhan dan manusia.

Luk 6: 27-38
Give, and it shall be given to you; good measure, pressed down, and shaken together, and running over, shall men give into your bosom. For with the same measure that you mete with it shall be measured to you again (Luk 6: 38, KJV)

Setelah kita memberi, yang digunakan Tuhan untuk memberkati kita: orang lain. Dengan berkomunikasi, kita sedang membangun jalan tol antara hidup kita dengan orang di sekitar kita. Saat kita tahu cara menggunakannya, uang akan mengalir dengan mudah.

Korespondensi:
antoniusfw@facebook.com (FB); antonius_fw@yahoo.com (YM);
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp, Line, WeChat 085 727 868 064