Minggu, 04 Januari 2015
4 Hal yang Membedakan dari Bangsa Lain
Yosea Dwi C

Saat hidup kita sama dengan orang lain atau sekitar kita, maka kita dianggap rata-rata. Padahal destiny yang Tuhan tetapkan atas hidup kita adalah di atas rata-rata. Sering terjadi kita membandingkan diri dengan orang lain. Saat kita merasa kalah, semangat kita turun, dan turun, dan melemah.

Bangsa Israel adalah bangsa yang dibangun dan didasari atas janji Tuhan sendiri.
Kita adalah Israel rohani, maka kita seharusnya juga mengalami apa yang dialami bangsa Israel.

Jika belum mengalami janji Tuhan ini, kita harus merindukannya, dan minta Tuhan membawa kita mengalaminya.
Kej 12 – janji Tuhan pada Abraham. Janji ini diikuti perwujudan oleh Tuhan dan ketaatan Abraham. Sampai saat ini bangsa Israel masih merupakan bangsa yang istimewa. Bangsa Israel dari abad ke abad dihajar Tuhan, dihukum karena tegar tengkuk, tapi tetap jadi bangsa yang istimewa.

Sebagai orang tua, kita bisa melihat perbandingan anak-anak kita. Setelah sekian tahun, hati orang tua akan bergeser pada anak yang lebih menurut.
Bagaimanapun kelakuan Israel jasmani, Allah tetap setia pada bangsa Israel, karena bangsa ini dibangun berdasar janji Tuhan sendiri.

Kel 33: 13-16 – perkataan Musa kepada Tuhan.
Tuhan menjamin akan terus membimbing dan memberi ketenteraman kepada bangsa Israel.

Dari manakah gerangan akan diketahui, bahwa aku telah mendapat kasih karunia di hadapan- Mu, yakni aku dengan umat- Mu ini? Bukankah karena Engkau berjalan bersama- sama dengan kami, sehingga kami, aku dengan umat- Mu ini, dibedakan dari segala bangsa yang ada di muka bumi ini?

Refleksi:
Berapa lama kita Kristen? Berapa lama kita lahir baru? Apakah kita berbeda dengan sekitar kita ? Apakah kita punya standart tertentu atau biasa-biasa saja?

Segala proses melalui berbagai fase:
1. Benih (impian)
2. Persiapan
3. Pertumbuhan/ perubahan
4. Berbuah
5. Berlipat ganda

Fase berbuah dan berlipat ganda adalah fase pembuktian.
Di masa sekolah yang membuat siswa diingat guru adalah sangat pintar atau sangat nakal. Beberapa orang menunjukkan bakat yang menonjol. Tapi ini bukan masa pembuktian. Masa pembuktian adalah ketika studi selesai dan mencapai sesuatu dalam hidup. Semua ditentukan dalam masa persiapan. Jika di saat masa persiapan meleset, maka akan terlihat di masa pembuktian.
Saat reuni, masing-masing hadir dengan penampilannya, dan seperti panggung untuk menampilkan sesuatu. Inilah masa pembuktian

Kesaksian
P Yosea punya 3 anak: yang terbesar proses skripsi, yang kedua kuliah semester 1, yang terkecil kelas 1 SMP. Masing-masing anak berada pada fase yang berbeda. Yang terkecil masuk fase remaja, ada benturan karena orang tua dianggap kolot. Yang mulai kuliah ada di fase persiapan. Anak sulung berada di fase magang, karena pembuktiannya baru sekitar 10 tahun berikutnya. Pembuktian didasari apa yang kita punya.

Dalam hal iman, pembuktian iman kita adalah saat Yesus datang di awan-awan, dan di saat penghakiman akhir. Semua akan muncul apa adanya di hadapan Tuhan tanpa bisa ditutupi.

Mat 25 – kita bukan kambing, tapi domba

Perbedaan 1: Memiliki Tuhan Yehova, Gosyen dan tanah perjanjian.
Paket Tuhan-Gosyen-tanah perjanjian ini membedakan Israel dengan bangsa lain.
Tuhan Yehova berperang bagi Israel
Gosyen sangat subur di tanah Mesir, sementara tanah lain biasa saja
Tanah perjanjian penuh dengan susu dan madu.

Kej 17: 4-8 – Pengulangan perjanjian, ada estafet iman dari kakek-moyang Israel hingga hari ini.

Refleksi
Apakah ada degradasi nilai dari orang tua ke anak kita: iman, ekonomi?

Kej 47: 5-6
Dalam Perjanjian Baru, orang yang percaya pada Tuhan Yesus mempunyai:
Secret place – tempat kita bertemu Tuhan.
Tuhan Roh Kudus
Janji Keselamatan
Janji penyertaan Tuhan

Yang membedakan satu orang dengan orang yang lain: reaksi kita.
Apa yang di dalam kita akan membedakan respon kita.

Contoh: anak kecil jatuh dari sepeda biasa. Tapi jika terlalu cinta anak, maka akan dipasangi helm, deker, dll. Maka seumur hidupnya anak ini tidak akan bisa naik sepeda.

Kesaksian
Anak p Yosea kuliah di Surabaya. Di awal p Yosea membekalinya dengan banyak hal. Setelah sekian bulan, dia bisa merasakan bedanya. Dia bisa merasakan kesendirian. Tapi tentunya tidak bisa ditarik balik ke Semarang, tapi harus melalui semuanya.

Tuhan ingin kita kuat dan berhasil. Tuhan sangat ingin memberkati kita, tapi fondasi hidup kita harus diperbaharui jika ingin berkat yang lebih besar.
Jika kita tidak punya secret place, kita akan lemah, rapuh dan labil

Perbedaan 2: Memiliki hikmat Ilahi yang berpengaruh besar
Daniel 2: 20-23 – Orang yang mengandalkan dan bergantung pada Tuhan, yang diagungkan adalah Tuhan, dan bukan idenya dan dirinya.

Sampai hari ini bangsa Israel memiliki hikmat, buktinya sebagian besar pemenang Nobel adalah orang Israel. Seharusnya kita bisa seperti bangsa Israel jasmani.

Orang berhikmat biasanya tidak banyak bicara, tahu kapan harus bicara atau diam, terus-menerus menggali kebenaran, tidak mudah menyimpulkan, dan pengaruhnya besar.

Hikmat Ilahi memiliki:
Kuasa penciptaan: Tuhan memberikan pada kita bertahap, maka mimpi kita juga harus bertahap, jangan melompat terlalu jauh/ tinggi. Hikmat dan pengenalan akan Tuhan membuat kita berani berbicara tentang impian kita. Bukan mengomel dan mengeluh tentang orang lain yang kita lihat punya kesempatan lebih.
Kuasa pelopor: yang belum ada dijadikan ada.
Memberi pengertian: kita mengerti banyak hal, tapi tidak sombong, justru tenang dan teduh, walau hal yang sama membuat orang lain goncang
Jalan keluar: orang yang mengalami firman akan tahu bahwa di firman-lah ada jalan keluar
Memelihara hidup

Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna. (Rm 12: 2)

Perbedaan 3: Memiliki penyertaan Tuhan dalam kerja kerasnya
Hukum universal: orang yang bekerja keras akan sukses.

Yang membedakan orang dunia yang sukses dengan bangsa pilihan Tuhan: penyertaan Tuhan.

Kej 39: 1-5
Yusuf anak ke-11 Yakub, paling disayang dan dimanja orang-tuanya. Dalam konsep masyarakat umumnya orang yang disayang dan dimanja biasanya tidak bisa bekerja. Tapi Yusuf berbeda.

Budak belian yang dijual adalah yang terbaik. Saat dipajang untuk dijual, budak hanya mengenakan cawat. Jika Yusuf gendut, maka tidak akan dipilih. Artinya tubuh dan otot Yusuf pasti bagus. Bukti penyertaan Tuhan pada Yusuf: keberhasilan saat bekerja di rumah Potifar. Karena jika tidak berhasil maka tidak akan dipercaya.

Bukti penyertaan Tuhan adalah keberhasilan dalam hidup kita.

Yakub tahu bagaimana bekerja dengan passion: bekerja selama 14 tahun untuk mendapatkan Rahel. Yakub pasti pernah menceritakan bagaimana pengalaman kerjanya kepada anak-anaknya. Yakub juga melatih Yusuf.

Ayah yang mencintai anak-anaknya akan mentransferkan pengalaman iman pada anak-anaknya.

Kerja keras tanpa penyertaan Tuhan akan menghasilkan susah payah.
Banyak orang yang sukses dan kaya, tapi tidak bisa menikmati hidup. Apalagi jika ada deal dengan kuasa gelap, maka seseorang tidak akan bisa menikmati, justru harus membayar dengan mengorbankan keluarganya. Tapi orang yang dalam penyertaan Tuhan, maka kerja kerasnya diberkati Tuhan, tanpa adanya kebocoran

Berkat Tuhanlah yang menjadikan kaya, susah payah tidak akan menambahinya (Ams 10: 22)

Perbedaan 4: Takut akan Tuhan

Maka sekarang, hai orang Israel, apakah yang dimintakan dari padamu oleh TUHAN, Allahmu, selain dari takut akan TUHAN, Allahmu, hidup menurut segala jalan yang ditunjukkan-Nya, mengasihi Dia, beribadah kepada TUHAN, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu, berpegang pada perintah dan ketetapan TUHAN yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, supaya baik keadaanmu. Sesungguhnya, TUHAN, Allahmulah yang empunya langit, bahkan langit yang mengatasi segala langit, dan bumi dengan segala isinya; (Ul 10: 12-14)

Takut akan TUHAN ialah membenci kejahatan; aku benci kepada kesombongan, kecongkakan, tingkah laku yang jahat, dan mulut penuh tipu muslihat. (Ams 8: 13)

Sampai hari ini orang Israel masih menunggu kedatangan Mesias, sehingga mereka menjagai tata ibadahnya. Israel jasmani tahu bahwa mereka negara kecil dan banyak musuh, sadar bahwa ketergantungan pada perlindungan Tuhan sangat tinggi, ada “takut akan Tuhan” dalam hidup mereka.

Orang yang tidak takut akan Tuhan: melawan Tuhan, tidak sejalan dengan cara kerja Tuhan

Contoh tidak takut akan Tuhan:
Menghakimi.
Membalas kejahatan dengan kejahatan.
Membalas tekanan dengan tekanan balik.

Tuhan ingin Israel rohani berhasil dalam hidup dan mengalami janji Tuhan seperti yang diterima oleh Israel jasmani.

Penutup
Saat jemaat bisa menempel gembala, melakukan visi yang dikatakan gembala, maka kita juga akan mengalami dan menerima hal yang sama dengan yang diterima gembala.

Ibadah itu bertemu Tuhan di rumah Tuhan.
Saran: tunggu hingga berkat Tuhan turun, sehingga berkat yang kita terima utuh.

Korespondensi:
antoniusfw@facebook.com (FB);
antonius_fw@yahoo.com (YM);
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp, Line, WeChat 085 727 868 064

Minggu, 22 Februari 2015
What I do Have I Give You
Petrus Agung

Kis 3: 1-10 – Pengemis lumpuh yang disembuhkan Petrus dan Yohanes.

Hal-hal yang bisa dipelajari dari perikop di atas
1. Datang ke tempat ibadah dengan hati yang hanya tertuju pada Tuhan.

Pengemis lumpuh ini setiap hari digotong temannya untuk mengemis di gerbang indah bait Allah. Beberapa ahli menduga gerbang indah adalah gerbang Nikanor karena di situ ada ukiran yang indah.

Di antara semua orang yang datang ke bait Allah, ada orang yang setiap hari datang ke Bait Allah bukan untuk menyembah Tuhan, tapi untuk meminta-minta kepada manusia yang lain, dan bukan kepada Tuhan.

Manusia punya banyak kebutuhan untuk hidup di dunia. Tapi jika datang ke rumah Tuhan dengan tujuan yang berbeda dari yang seharusnya, akan ironis. Tapi hal ini selalu terjadi.

Contoh
Setiap tempat keramat atau kuburan mempunyai ciri yang sama: selalu ada banyak pengemis.
Berduyun-duyun orang datang ke tempat keramat untuk dapat berkat, jodoh, anak, dll. Tapi anehnya selalu ada pelanggan setia: para pengemis.

Di gerbang Nikanor ada 15 tangga yang melambangkan Mzm 120-134, yaitu nyanyian ziarah. Di setiap 1 tangga dinyanyikan 1 mazmur, melambangkan naik dari satu level ke next level.
Tapi pengemis lumpuh di kisah memilih untuk tetap di satu posisi, yang penting mendapat uang.

Saat kita datang ke rumah Tuhan, jangan pikirkan hal lain selain Tuhan, karena Dialah segalanya. Tuhan jauh lebih besar dari kebutuhan kita sehari-hari.

Kesembuhan pengemis itu nilainya jauh labih besar dari semua penghasilan yang pernah diperolehnya.

Cerita p Victor
Seorang jemaat punya usaha konveksi. Salah satu pegawai kena kanker, dan sebelum meninggal sempat dipimpin terima Tuhan Yesus, didoakan dan dibabtis. Karena kondisi berat dan kesakitan, apapun yang dikatakan orang lain di-iyakan tanpa terlalu mengerti. Begitu dibabtis, besoknya meninggal. Beberapa hari setelah meninggal, dia mendatangi majikannya dalam mimpi, dan bercerita bahwa setiap orang harus ikut Tuhan Yesus. Dia menghadapi sidang karena mungkin pengakuan percaya-nya dilakukan tanpa pengertian. Dalam mimpi itu hakim berkata bahwa peluangnya 50% – 50%. Tiba-tiba Tuhan Yesus datang membela, dan berkata bahwa orang ini pernah melakukan sesuatu untuk Yesus : menjahit jaket untuk dibawa ke Turki.
Di Surga orang ini tinggal di sebuah rumah besar untuk sekitar 150 orang.

Orang yang mengerjakan sesuatu tanpa pengertian akan jadi masalah

Contoh:
Seseorang yang menyimpan uang di lipatan-lipatan baju untuk kondisi darurat. Suatu kali bajunya dicuci, tapi tidak ada yang menemukan uangnya, dan dia lupa. Suatu kali dia naik motor, dan kehabisan bensin. Di. Dekat tempat mogok-nya ada penjual bensin eceran, tapi karena merasa tidak membawa uang di dompet, maka motor dituntun hingga sampai di rumah. Setelah diingatkan istrinya, ternyata di sakunya ditemukan uang.

Kesaksian
Ada pekerja lain yang ingin bunuh diri, tapi batal karena dia berkata didatangi orang yang berbaju putih dan sangat tampan.

Mari ikut Tuhan segenap hati, datang bukan hanya untuk kebutuhan materi di dunia.
Semua di dunia hanya sementara, tidak bisa dibandingkan dengan kekekalan bersama Tuhan

2. Datang ke Tuhan dengan membawa sesuatu untuk kemuliaan namaNya.
Ruangan dimana diperkirakan pengemis itu ada adalah tempat dimana wanita diperbolehkan masuk. Ruang ini bagian dari halaman, dan di tempat itu orang datang untuk memberikan persembahan. Ada banyak kotak persembahan dengan berbagai tujuan.

Orang datang ke bait Allah untuk membawa persembahan, tapi orang ini datang untuk minta uang.
Mari datang ke Tuhan dengan membawa sesuatu untuk kemuliaan namaNya

Mentalitas yang harus diubah: beribadah dengan tujuan hanya untuk mencari keuntungan dan berkat uang. Tidak ada orang tua yang bangga jika anaknya datang hanya jika butuh uang.

Adalah lebih berbahagia memberi dari pada menerima.” (Kis 20: 35c)
Walaupun dalam keterbatasan materi, kita tetap bisa memilih dan memutuskan untuk memberi

Kesaksian
Anak seorang pendeta bercerita kepada p Agung tentang ayahnya. Ayahnya adalah gembala sebuah gereja yang selalu datang ke KKR bahtera, bahkan membawa jemaatnya, dan merasa diberkati. Anak pendeta ini sering membandingkan ayahnya dengan p Agung. Padahal tidak ada manusia yang bisa dibandingkan karena tantangan masing-masing orang berbeda. Awalnya disikapi dengan halus, tapi karena terjadi terus-menerus, akhirnya marah, dan jadi anti terhadap bahtera, bahkan hingga kepahitan. Tuhan biarkan p Agung mendengar hal ini karena Tuhan mau memberkati pendeta itu.
Kondisi rumah pendeta itu buruk. Setiap kali diajukan permintaan dana ke majelis, selalu diminta mengutamakan gereja lebih dulu. Tuhan minta supaya p Agung memberkati gereja itu. Setelah ditawarkan kepada si pendeta, beliau mengucap syukur dan merasa ini adalah jawaban Tuhan, dan sikapnya terhadap p Agung berbalik seperti semula.

Dan Aku berkata kepadamu: Ikatlah persahabatan dengan mempergunakan Mamon yang tidak jujur, (Luk 16: 9a)

Semua yang Tuhan beri kepada kita bisa digunakan untuk membebat, membalut, dan memberkati saudara-saudara kita. Hati manusia banyak menyimpan sesuatu, dan ini yang menjadi dasar bagi seseorang untuk membuat pernyataan tertentu.

3. Kenali orang-orang di sekitar kita! Perhatikan dengan siapa kita berteman.
Alkitab menceritakan beberapa kisah tentang orang yang sakit dan teman-temannya:
Si sakit yang mempunyai teman-teman terbaik: orang lumpuh yang teman-temannya menggotongnya untuk bertemu Yesus, bahkan sampai naik ke atap dan membongkar atap, lalu menurunkan si lumpuh ke hadapan Tuhan Yesus, sehingga dia disembuhkan.
Orang lumpuh di kisah ini nasibnya peringkat no 2: teman-temannya mendukungnya untuk mengemis. Mereka seperti mendukung kelumpuhan si sakit.
Yang paling tidak beruntung: orang yang 38 tahun menunggu air bergolak di kolam Betesda, dan selama itu tidak ada yang menolongnya untuk masuk ke air ketika air kolam bergolak.

Jika kita punya teman-teman seperti di kisah ini maka akan menjadi masalah. Karena saat kita sakit hati, mereka mendukung dan menimpali, bahkan memanas-manasi, tapi tidak dibawa pada Yesus.

Kenali orang-orang di sekitar kita! Perhatikan dengan siapa kita berteman.

Orang-orang yang mudah jadi favorit adalah mereka yang mendukung pendapat kita, sepakat dengan masalah dan sakit hati kita. Saat hati kita sakit dan mengalami kelumpuhan, orang-orang seperti ini tidak membawa kesembuhan, tapi justru semakin memperburuk keadaan karena tidak membawa kita kepada Yesus.

Pengemis ini bertemu Petrus dan Yohanes. Petrus dan Yohanes memberikan apa yang mereka miliki: kesembuhan dalam nama Tuhan Yesus, dan bukan hanya sekedar uang.

Tapi walau tidak punya siapapun, kita tetap punya Tuhan Yesus yang selalu ada bagi hidup kita

4. Jadilah pengelola (steward) atas semua kepercayaan Tuhan

Peter said, “I don’t have a nickel to my name, (Kis 3: 6a, MSG)

Arti perkataan Petrus: Petrus tidak mempunya nikel/ uang yang di dalam/ bawah otoritasnya.
Di jaman itu yang punya otoritas atas uang adalah Caesar, ditandai dengan gambarnya pada mata uang. Sikap Petrus ini disebut stewardship (pengelola).

Petrus dan Yohanes bukan pertama kali melihat pengemis ini, tapi hari itu Roh Kudus melarang Petrus memberi uang, tapi menyembuhkan si pengemis.
Petrus sebenarnya punya uang, karena jemaat gereja awal memberi persembahan secara luar-biasa: menjual rumah, tanah, dll. Tapi semua uang itu di luar otoritas Petrus. Petrus hanya pengelolanya.

Hidup kita adalah steward/ pengelola dari semua yang Tuhan percayakan kepada kita.

Di Injil Matius pasal 24 ada perumpamaan tentang seorang hamba yang diberi kepercayaan untuk memberi makan hamba-hamba yang lain pada waktunya.

Tuhan mempercayakan:
KKR di Jayapura pada bulan Maret.
Segera dibuka Impact di Manchester, Inggris.

Semua di atas adalah bagian dari menjadi pengelola, melakukan apapun yang Tuhan perintahkan.

Banyak orang datang ke p Agung dengan kebutuhan, tapi p Agung selalu menunggu arahan Roh Kudus tentang hal apa yang harus dilakukan.

5. Tuhan punya takaran yang besar untuk membuat murid-muridNya hidup secara berbeda.

Jawaban Petrus sebenarnya berlebihan (emas dan perak tidak ada padaku), dan bisa menyinggung perasaan, padahal si pengemis hanya butuh 1 keping uang. Tapi inilah bahasa Tuhan :

Tuhan tidak bisa berbicara recehan kepada para murid-muridNya.

Orang yang berjalan dalam kehendak Tuhan, dan melakukan apa yang Tuhan perintahkan, bekal-nya adalah emas dan perak.
Saat kita melakukan tugas Tuhan, standart-nya bukan recehan, tapi emas dan perak. Tuhan tidak pernah berlebihan. Tuhan punya takaran untuk membuat murid-muridNya hidup secara berbeda.

Portal Bahtera: http://web.keluargarhema.com/

Korespondensi:
antoniusfw@facebook.com (FB);
antonius_fw@yahoo.com (YM);
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp, Line, WeChat 085 727 868 064

Minggu, 15 Februari 2015
God’s Way
Petrus Agung

and caught a ship back to Antioch, where it had all started–launched by God’s grace and now safely home by God’s grace. A good piece of work. (Kis 14: 26, MSG)

Dua rasul Tuhan diutus dari Anthiokia oleh anugerah Tuhan, sekarang bisa pulang dan selesaikan tugasnya dengan baik karena anugerah Tuhan.

Segala sesuatu dimulai dengan diserahkan pada tangan anugerah Tuhan, lalu semua dilalui dengan hidup dalam tangan anugerah Tuhan, dan akhirnya bisa kembali karena anugerah Tuhan.

Tuhan berikan 3 pilihan dalam hidup kita:
1. Kemampuan manusia.
Orang-orang yang bekerja dengan kekuatan manusia kita: melatih skill, mengambil pendidikan, dll. Banyak orang yang cerdas, pintar, cerdik, bisa mensiasati kehidupan, berjuang dan menghasilkan banyak hal yang ajaib.

2. Anugerah Tuhan.
Kebanyakan orang kemampuannya hanya rata-rata. Orang jenius, cerdas atau smart itu langka. Bahkan ada juga yang kondisinya di bawah. Untuk orang yang kemampuannya menengah dan di bawah, atau yang tidak punya pilihan inilah ditawarkan anugerah Tuhan.
Contoh:
Orang yang sudah 38 tahun sakit dan terbaring di tepi kolam Betesda. Saat Tuhan Yesus datang, Ia tawarkan kesembuhan, dan orang itu disembuhkan walau tidak memiliki iman atau andil apapun.

3. Kombinasi antara anugerah Tuhan dan pengembangan talenta yang Tuhan tanam di dalam kita.
Walau memiliki kemampuan yang cukup, tapi sadar bahwa dia tidak bisa lakukan apapun tanpa pertolongan Tuhan.

Anugerah Tuhan berkaitan dengan cara Tuhan, dan cara-caraNya sering tidak bisa diterima logika manusia. Untuk mengerti jalan-jalan Tuhan, kita harus mengerti cara berfikir Tuhan.
Setiap orang punya cara/ pola berfikir tertentu yang mewarnai hidupnya setiap hari:
Arsitek akan berbicara dan berfikir seperti arsitek
Agen asuransi akan berbicara tentang nyawa dan tabungan

Tuhan juga punya pola berfikir, dan polanya bukan manusia.

Jika kita ingin hidup dalam anugerah Tuhan, dan menyelesaikan semua tugas kita, kita harus mempelajari dan mengerti jalan-jalan dan cara berfikir Tuhan.

1. Kekuatan sebuah nama (Hk 13: 17-18)

Mengapa engkau juga menanyakan nama- Ku? Bukankah nama itu ajaib? (Hk 13: 18b)

Kisah Lot
Lot mulai dari nol, naik ke puncak, akhirnya ber-ujung di nol. Tidak ada orang yang ingin punya hidup seperti Lot, semua ingin hidup yang terus naik dari kemuliaan kepada kemuliaan (from glory to glory).
Yang mendapat panggilan Tuhan untuk keluar dari Ur-Kasdim adalah Abraham. Tapi awalnya pemimpin rombongan adalah Terah, dan Terah membawa cucunya: Lot.
Nama “Lot” artinya tudung (covering). Maka selama dalam tudung, hidup Lot akan luar biasa.

Setiap nama punya arti, dan arti nama itu akan membawa pada destiny bagi hidup kita
Jika nama tidak penting, Tuhan tidak akan pernah memberi nama atau mengubah nama seseorang.

Nama menentukan destiny seseorang:
Abram (bapa yang dihormati) – Abraham (bapa banyak bangsa)
Sarai – Sara
Yakub (tukang tipu) – Israel (pangeran Tuhan)
Simon (buluh) – Petrus (batu karang)
Saulus – Paulus
Yohanan: the grace of God. Zakaria harus menamai anaknya Yohanes, walau tidak ada anggota keluarga yang bernama Yohanes. Karena destiny Yohanes pembabtis adalah memberitakan keselamatan oleh anugerah Tuhan.
Anak-anak Nuh: Sem (nama, ketenaran, poluler), Ham (panas, gelap, hitam), Yafet (ditambahkan, diperluas, dibuka). Saat Nuh tahu Ham menceritakan ketelanjangannya, Nuh mengutuk Ham dan Kanaan (anak terkecil Ham). Kanaan artinya yang ditundukkan, dikalahkan, direndahkan.

Selama Lot ikut Abraham, dia berubah dari tidak punya apa-apa, menjadi kaya-raya, punya kambing-domba dan gembala-gembalanya. Yang terima janji berkat adalah Abraham, sehingga siapapun yang berada di bawah tudung Abraham akan ikut diberkati. Tapi Lot tidak memahami hal ini.
Suatu hari gembala-gembala Lot dan gembala-gembala Abraham bertengkar. Abraham mengerti hukum Tuhan dan tahu tentang mandatnya. Abraham menawarkan untuk berpisah, dan mempersilahkan Lot memilih.

Banyak orang yang tidak sadar bahwa tudung/ covering yang dimiliki membawa sesuatu yang ajaib.

Peristiwa perpisahan ini terjadi antara Betel dan Ai. Betel artinya rumah Tuhan, Ai artinya timbunan puing-puing. Lot memilih Sodom. Sodom artinya terbakar. Saat diselamatkan dari Sodom, Lot memilih Soar yang artinya insignificant, kecil, tidak penting. Lot melihat secara fisik: seperti taman Tuhan, tapi tidak mengerti tentang destiny. Destiny selalu menang atas yang kelihatan.

Dalam hidup kita ada pilihan: melihat sesuatu sebagai hal yang bagus dan menguntungkan, atau melihat bahwa destiny-nya tidak baik.

2Sam 12: 24-25
Tuhan beri nama kepada anak Daud: Yedija (artinya the beloved of Jehova – yang dikasihi Jehova, the friend of God – Sahabat Tuhan). Tapi Daud tidak menuruti dan tetap memanggilnya Salomo.
Pengertian p Agung: Tidak ada orang tua yang ingin anaknya mengalami kesusahan yang pernah dialaminya di masa lalu. Daud merasa bahwa nama Yedija akan jadi masalah bagi destiny-nya.
Daud dikatakan sebagai kekasih Tuhan, resikonya di dalam hidupnya Daud mengalami banyak proses berat. Maka Daud merasa nama itu terlalu berat, lalu nama diganti jadi Salomo (Shalom)
Abraham adalah sahabat Allah. Daud tidak mau Salomo harus diminta mengorbankan anaknya seperti yang dialami Abraham.

Contoh pengaruh nama dalam destiny dan hidup seseorang:
Ada anak diberi nama Mangkujagat. Ternyata sering sakit. Namanya kemudian diganti Waras.
Nama “Maria” artinya kepahitan. Nama Alkitab aslinya Miriam.
Thomas artinya kembar. Dalam keluarga p Thomas ada 2 yang bernama Thomas: Suami dan ayah bu Ribka.

Saat nama yang diberikan orang tua kita diucapkan, itu seperti deklarasi.

Akhirnya selama hidup Salomo selalu ada Shalom. Tapi tidak bisa seperti ayahnya. Jatuh pada penyembahan berhala di akhir hidupnya, setelah dia meninggal kerajaannya terpecah dua.
Di silsilah Yesus hanya 1 yang disebut sebagai raja: raja Daud.

Hidup itu sebuah pilihan: Apakah kita mau destiny yang kekal, atau destiny yang biasa-biasa saja dan hanya baik selama hidup di dunia

2. Mengucap syukur (grateful)
Lot merasa bahwa semua keberhasilannya adalah hasil usahanya sendiri, tidak ada kaitan dengan Abraham atau Tuhan. Dengan berpisah seolah Lot berkata bahwa dia tidak butuh Abraham lagi.
Setelah berpisah, Abraham masih menolong Lot 2 kali: saat dikalahkan Kedorlaomer, dan Abraham bersyafaat saat Tuhan akan menghancurkan Sodom.

Tuhan menghargai orang yang tahu berterima-kasih

Luk 17: 11 – Kisah 10 orang kusta yang disembuhkan, hanya satu yang berterima kasih.

Orang yang tidak tahu berterima kasih tidak akan menghargai pemberian Tuhan dalam hidupnya.

Kesaksian
Setiap kali selesai pelayanan di luar negeri, p Agung selalu ingat dengan guru bahasa Inggris SMP. Guru ini ikut karate dan tingkatannya sabuk coklat. Beliau mengajar dengan keras dan menggunakan hukuman fisik. Hoby-nya memberi PR vocabullary (kosa kata) sebanyak 20-30 kata. Jika murid tidak hapal, dihukum dengan keras.
P Agung justru nekat mendaftar ikut ekstra-kurikuler bahasa Inggris yang diajar guru ini. Di ekstra guru ini tidak pernah memukul.
Suatu hari guru ini memerintahkan mengarang tentang natal. Ternyata yang benar hanya 1, yaitu karangan p Agung. Ini sangat berarti buat p Agung yang minder.
Hari Selasa kemarin p Agung mendapat alamat guru ini, lalu janjian untuk menemui beliau. P Agung melihat orang yang berbeda. Jadi banyak senyum dan bicara. Guru ini merasa bersyukur karena ternyata ada murid yang mengingat dia sebagai pribadi. Tuhan ingin p Agung mendatangi guru ini- sebagai ucapan terima-kasih, karena guru ini sudah beri investasi yang kuat di hidup p Agung.

Sebelum Daud jadi raja ada peristiwa Ziklag. Saat pulang membawa jarahan, Daud membuat peraturan bahwa sebagian jarahan diberikan kepada para penatua dari suku Yehuda. Sekalipun para penatua itu mungkin tidak ikut berkeliling bersama Daud. Selanjutnya Daud diangkat jadi raja Yehuda di Hebron oleh tua-tua suku Yehuda.

Jika kita diberkati itu karena tanggung-jawab kita untuk memberkati gereja-gereja lain.

Kesaksian
Di awal tahun JKI diminta Tuhan membantu beberapa gereja lain. Saat ini ada 10 gereja sedang dalam perbaikan. Ada laporan dari Samuel tentang sebuah gereja. Gerejanya masih baik, tapi ibu gembala sudah 13 tahun sakit di 2 panggulnya, karena pernah jatuh tersenggol bis, dan panggulnya retak. Panggulnya harus diganti, dan biaya operasi sepasang panggul paling murah 100 jt, paling mahal 170 jt. Dengan kondisi jemaat mereka, tidak ada dana untuk operasi.
Di SHRK, Tuhan minta p Agung ceritakan hal ini dan bantu doa. Begitu selesai acara, seseorang memberi cek dan menutup semua biaya bagi operasi bu gembala tsb. Awal maret ibu ini akan dioperasi oleh seorang dokter tulang dari Jerman yang sedang pulang ke Indonesia.

Saat kita lakukan sesuatu yang luar biasa bersama-sama, kita bisa buat banyak hal yang luar biasa.

Dengan apa yang kita punya, ke mana Tuhan gerakkan kita, mari berkati mereka yang butuh bantuan.

Kesaksian
Sebuah gereja kecil dengan jemaat 5 orang dewasa dan 3 anak-anak. Setiap hujan maka ibadah terpaksa berhenti karena gedung bocor. JKI juga sedang membantu renovasi gereja ini.

Saat kita membereskan urusan orang lain, Tuhan membereskan urusan kita.

Saat kita punya hati yang grateful atas semua berkat Tuhan, kita akan gunakan berkat itu untuk memberkati mereka.

Jalan Tuhan tidak pernah bisa dimengerti oleh daging kita. Jalan Tuhan: kita akan menjadi berkat dimanapun kita berada. Bendahara Tuhan tidak memberi berdasar suka atau tidak suka (like-dislike), tapi memberi sesuai ke mana Tuhan mengarahkan.

Pengumuman
18 Feb 2015 – Peperangan menjelang pergantian tahun, 18:30
25-26 Feb 2015 – Seminar warisan, 18:30

Portal Bahtera: http://web.keluargarhema.com/

Korespondensi:
antoniusfw@facebook.com (FB);
antonius_fw@yahoo.com (YM);
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp, Line, WeChat 085 727 868 064

Minggu, 08 Februari 2015
Pengampunan
Petrus Agung

P Agung sedang mempelajari tentang kedatangan Tuhan Yesus yang kedua. Semakin dipelajari, semakin didapat bahwa waktu yang tersisa semakin sedikit.

Artikel ilmiah
Para ilmuwan menghitung cuaca, politik, nuklir, bencana, dll. Lalu mereka hitung doomsday/ kiamat. Beberapa tahun lalu mereka sebut waktu kiamat kurang 5 menit, tapi beberapa minggu lalu mereka bilang 3 menit.

Kemungkinan tentang pembuatan bahtera Nuh
Ada teori bahwa bahtera Nuh dibangun di tanah Jawa, karena contoh kayu yang tersisa dari bahtera Nuh paling mirip dengan pohon jati jawa. Teori ini bisa benar dan juga bisa salah.

Selalu ada yang konsisten di Alkitab tentang angka, waktu, dan tempat.

Bahtera Nuh dibangun selama 120 tahun. Maka timbul pertanyaan apakah pelayanan bahtera hanya 12 tahun. Artinya mungkin pelayanan bahtera tinggal kurang dari 3 tahun. Jika kemungkinan ini meleset, maka kita mendapat anugerah untuk bertobat dan membawa lebih banyak jiwa datang pada Tuhan. Tapi kita akan bertindak ceroboh jika peringatan-peringatan Tuhan ini diabaikan.

Fokus pada apa yang Tuhan mau, lepaskan beban dan dosa yang merintangi kita untuk lari kepada yang Tuhan tetapkan dalam kehidupan kita.

2Yoh 1: 1-4
Yohanes merasa sangat bersukacita karena 1/2 anak ibu itu hidup dalam kebenaran. Ini artinya 1/2 lagi dari anak ibu ini hidup dalam ketidak-benaran. Maka artinya nilai gereja hanya 5.

Kesaksian
Saat SMP nilai bahasa Inggris p Agung jelek, biasanya mendapat nilai 3 atau 4. P Agung sangat bersukacita saat tahu nilainya 5. Karena jika di bawah 5, maka artinya nilai mati dan tidak naik kelas.

Ada bagian yang harusnya kita menangkan: sifat, karakter, kepribadian, reaksi hati. Karena yang membuat hidup kita berbobot adalah buah Roh dalam hidup kita.

Yang harus dimiliki anak Tuhan: pengampunan!

Mat 18: 23-35

Salah satu hal yang paling berbobot dalam hidup kita: jika muncul hati yang rela mengampuni.

Tuhan Yesus tidak sekedar menuntut manusia, karena Yesus sudah memberikan contoh. Kita semua sangat berdosa, dan Tuhan sudah mengampuni kita. Maka dari hidup kita seharusnya juga keluar pengampunan yang besar, karena kita sudah mengalami pengampunan Tuhan lebih dulu.

Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian. (Kol 3: 13)

1. Melepaskan keinginan dan otoritas untuk menghukum

Jika seseorang menjadi korban dari kejahatan, atau hak-nya dirampas orang lain, maka si korban otomatis hidupnya di atas si pelaku. Karena si korban-lah yang punya otoritas untuk mengampuni atau tidak mengampuni si pelaku.

Siapapun yang memegang kunci pengampunan adalah orang yang lebih tinggi dari yang membutuhkan pengampunan. Saat seseorang mempunyai dan memberikan pengampunan, maka posisinya di depan Tuhan adalah di atas orang yang diampuni.

Kata forgive (mengampuni) diambil dari 2 kata dalam bahasa Inggris kuno: for dan giefan. Kata “for” artinya completely (sepenuhnya), kata giefan artinya memberi. Jika digabung, forgive (mengampuni) artinya giving completely (memberi seluruhnya).
Forgive artinya “to give up desire or power to punish”. Artinya menyerahkan semua hawa nafsu, hak, keinginan, dan kuasa untuk menghukum; dan tidak menggunakannya.

Jika orang bersalah pada kita, yang punya kuasa untuk menghukum adalah kita. Saat kita punya kuasa untuk menghukum, tapi kita dengan rela tidak menggunakannya, maka itulah yang dahsyat.

Pengampunan adalah kerelaan kita untuk melepaskan keinginan dan otoritas untuk menghukum seseorang yang bersalah pada kita.

Yoh 20: 21-23 – ada kuasa untuk menghukum

Jikalau kamu mengampuni dosa orang, dosanya diampuni, dan jikalau kamu menyatakan dosa orang tetap ada, dosanya tetap ada (Yoh 20: 23)

Kisah tentang pengampunan di Iran.
Seorang remaja 18 tahun bernama Abdollah Hosseinzadeh, anak dari Samareh Alinejad, ditikam dan dibunuh oleh Balal di tahun 2007. Setelah ditangkap dan disidang, Balal dijatuhi hukuman gantung. Menurut hukum di Iran, yang meng-eksekusi adalah keluarga dari korban, biasanya dilakukan oleh ibu korban. Eksekusi dilakukan dengan menendang kursi tempat terpidana tergantung.
Keluarga Abdollah sangat marah dan dendam. Tapi 10 hari sebelum eksekusi, ibu Abdollah bermimpi bertemu anaknya. Dalam mimpi itu Abdollah meminta supaya ibunya tidak balas dendam. Dua hari sebelum eksekusi, Abdollah datang lagi di mimpi ibunya, tapi kali ini dia tidak mau bicara pada ibunya.
Ibu Abdollah punya kuasa untuk menghukum. Saat menghadapi si pembunuh, si ibu menamparnya. Tiba-tiba setelah menampar, semua kemarahan, dendam dan kebenciannya hilang. Lalu ibu itu berkata: aku mengampunimu.
Hari itu Balal diselamatkan oleh orang yang paling berhak mengambil nyawanya menurut hukum Iran.
Kisah ini di apresiasi seluruh dunia, karena ibu ini melakukan sesuatu yang tidak banyak orang lain sanggup memberikan.

Jika kita mau hidup yang berbobot: lepaskan pengampunan!
Jangan hidup dengan dendam dan kebencian, tapi hiduplah dengan kasih

2. Tuhan mendamaikan kita dengan musuh kita (Mzm 23: 5-6)

Engkau menyediakan hidangan bagiku, di hadapan lawanku (Mzm 23: 5a)

Interpretasi kebanyakan orang atas ayat ini: Kita berpesta, menikmati kebahagiaan, sementara musuh kita menderita dan tak berdaya di depan kita. Tapi Tuhan kita yang penuh kasih tidak sekejam itu.

Tradisi Yahudi
Orang Yahudi hanya bisa makan dengan sahabatnya. Jika seorang Yahudi menawari kita makan, artinya dia mau bersahabat dengan kita. Orang Yahudi tidak akan makan dengan musuh.

Ayat di atas berarti Tuhan mendamaikan kita dengan musuh, sehingga bisa makan bersama.

Seringkali dalam jamuan makan penuh dengan basa-basi dan kemunafikan. Bahkan meng-entertain tamu dengan tujuan supaya keinginannya dituruti.

Tuhan mendamaikan aku dengan siapapun yang bermusuhan dengan aku.

Kecenderungan orang Indonesia usia 50 ke atas: saat bersalah, jarang orang tua meminta maaf kepada anaknya. Ini adalah kesombongan.

Keinginan supaya Tuhan melenyapkan musuh kita adalah ungkapan-ungkapan dari kemarahan, kebencian dan kesombongan dalam hidup dan hati kita.

3. Memberikan kebaikan dan bukan balas dendam

Tetapi, jika seterumu lapar, berilah dia makan; jika ia haus, berilah dia minum! Dengan berbuat demikian kamu menumpukkan bara api di atas kepalanya. Janganlah kamu kalah terhadap kejahatan, tetapi kalahkanlah kejahatan dengan kebaikan! (Rm 12: 20-21)

Khotbah p Agung di retret AoC: Kita dan pentul korek. Jika kita mudah marah saat ada gesekan, maka kita adalah pentul korek. Tapi kepala kita bukan pentul korek.

Kehidupan di daerah timur tengah:
Di jaman Perjanjian Baru tidak ada listrik, maka semua butuh bara untuk menyalakan api. Jika karena berbagai sebab api di rumah mati, sebuah keluarga bisa mati beku. Maka pria yang menjadi kepala rumah tangga akan meminta api kepada tetangganya. Tempat untuk bara api itu diletakkan di atas kepalanya, lalu dibawa pulang. Pria jaman itu menenakan sorban tebal, sehingga bisa menyunggi kendi air atau tempat bara api.

Maka ayat di atas artinya:
Orang yang jahat kepada kita hatinya beku, tidak ada kasih Tuhan, sehingga pikirannya jahat: menjatuhkan, menghancurkan, merampas, merugikan, dll. Orang yang bersikap seperti itu suatu hari akan menuai sesuatu, diantaranya mengalami kemiskinan. Saat orang jahat ini menderita kelaparan dan kehausan, kita harus memberinya makanan dan minuman. Maka tindakan ini seperti memberikan kehangatan dan api cinta di hidup dan hati orang itu, maka dia tidak lagi berbuat jahat.

Budaya pertobatan di Mesir: pertobatan ditunjukkan dengan menyunggi bara api di atas kepala.

Saat memiliki kemampuan untuk mengampuni, memberikan kebaikan dan bukan balas dendam, itu akan membuat orang yang bersalah itu bertobat.

Kepustakaan
http://www.etymonline.com/index.php?term=forgive

http://www.theguardian.com/world/2014/apr/25/interview-samereh-alinejad-iranian-mother-spared-sons-killer
https://www.youtube.com/watch?v=f52PgOXseNQ – CNN Reports of Execution in Iran, Victim’s Mother Forgive Killer, Halt Hanging in Iran

Portal Bahtera: http://web.keluargarhema.com/

Korespondensi:
antoniusfw@facebook.com (FB);
antonius_fw@yahoo.com (YM);
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp, Line, WeChat 085 727 868 064

Minggu, 01 Februari 2015
Hidup Bebas dari Kutuk
Petrus Agung

Seringkali kutuk digambarkan adalah akibat tindakan nenek moyang, atau karena orang lain mengutuki kita. Tapi ada banyak orang hidup di bawah kutuk karena tindakannya sendiri: berbuat sesuatu sehingga dia bersalah di hadapan Tuhan, lalu setan menuntut orang ini di hadapan Tuhan.

Ada 5 kata Ibrani yang artinya kutuk
1. qalal ( קלל )

Aku akan memberkati orang- orang yang memberkati engkau, dan mengutuk orang- orang yang mengutuk engkau, dan olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat. (Kej 12: 3)

qalal (H7043) = To make less/ light , membuat hidup seseorang berkurang atau ringan, mendorong seseorang keluar dari jalan yang sedang dijalaninya.

Kadang kutuk berasal dari diri kita sendiri karena kita mengutuki orang lain. Contohnya jika kita menyebut orang lain sesat, atau merendahkan. Jika kita mengutuki seseorang anak Tuhan, maka hukum Tuhan berlaku:

Seperti burung pipit mengirap dan burung layang-layang terbang, demikianlah kutuk tanpa alasan tidak akan kena. (Ams 26: 2)

Di Alkitab ada pola. Saat di suatu tempat terjadi sesuatu, akan terjadi pengulangan
Tradisi Yahudi percaya bahwa gua Makhpela adalah letak pertama kalinya Adam dan Hawa setelah dikeluarkan dari taman Eden, maka Abraham mau membelinya, sebagai bagian dari perjanjian penebusan oleh Tuhan.
Tanah yang dibeli Daud dari Arauna adalah tanah dimana Abraham pernah akan mengorbankan Ishak. Di lokasi itu Salomo membangun bait suci. Berikutnya 2000 tahun kemudian, di tempat itulah Yesus disalib.

Jika terjadi sesuatu di sebuah lokasi, akan ada pengulangan yang menguatkan dan mengkonfirmasi apa yang pernah terjadi sebelumnya

Yesus hidup menggenapi perjanjian lama. Yesus disalib menjelang hari raya Paska, karena Dialah sebenarnya “anak domba” yang dikorbankan sebagai penebusan dosa.
Roh Kudus dicurahkan pada hari Pentakosta, karena saat itulah panen dan tuaian jiwa-jiwa.

Artikel tentang bahtera Nuh.
Ahli arkeologi Cina dan Turki membuat ekspedisi ke gunung Ararat Turki, untuk menyelidiki sisa-sisa bangkai kapal Nuh. Mereka ambil sample kayu bahtera Nuh. Dunia sebelum air bahtera tidak seperti sekarang, Indonesia-Australia-Asia, bahkan seluruh dunia dulunya menyatu. Mereka bandingkan kayu sample itu dengan sample dari kayu di seluruh dunia. Kayu yang paling mendekati adalah kayu jati Jawa, sekitar Jawa Tengah dan Jawa Timur. Kesimpulan mereka Nuh membangun bahtera di tanah Jawa, dekat dengan sumber kayu.

Buku tulisan arkeolog Brazil
Setelah meneliti di seluruh dunia, mencari bekas-bekas kota Atlantis, dia berkesimpulan bahwa Atlantis yang hilang ada di bawah lautan Indonesia.

Hipotesa/ kemungkinan menurut logika rohani dari beberapa artikel di atas:
Kemungkinan di Indonesia pernah ada sebuah kebudayaan yang maju, dan Nuh tinggal dan membangun bahteranya di Jawa. Jika Nuh membangun bahtera di sekitar Jawa Tengah, maka perintah Tuhan untuk “membangun bahtera” yang diawali di Semarang adalah sebuah perulangan.

Jika ini benar, maka akan sangat berbahaya bagi mereka yang menghina dan menghujat kegerakan bahtera, karena kejadiannya serupa dengan di jaman Nuh: ada kelompok yang masuk bahtera, dan ada kelompok yang tidak masuk bahtera dan tenggelam dalam air bah. Nuh di jaman itu dianggap orang gila, dan tidak ada orang lain yang percaya. Hal yang serupa di alami kegerakan bahtera. Setiap orang berhak memiliki pendapat yang berbeda. Tapi perhatikan supaya ucapan kita tidak mengutuki atau merendahkan orang lain.

Dalam kehidupan kita harus waspada. Kita bisa tidak setuju pada sesuatu, lalu timbul pernyataan yang menghakimi, menjatuhkan mental, atau merendahkan orang lain tanpa sadar.

Hidup bebas dari kutuk menyangkut lebih banyak tentang sikap hati.

2. arar ( ארר )

‘Curse Meroz, ‘ said the angel of the LORD, ‘Curse its inhabitants bitterly, Because they did not come to the help of the LORD, To the help of the LORD against the mighty. ‘ (Hk 5: 23, NKJV)

Arar (H779) berasal dari kata pahit (bitter) = menghimpit dengan rintangan dan hambatan, menjadikan tidak berdaya. Artinya kutukan muncul dalam bentuk kepahitan. Apapun yang kita lewati jangan membuat kita kepahitan. Jika kita memutuskan untuk pahit, maka kita akan dihimpit oleh berbagai masalah, sehingga akhirnya jadi tidak berdaya.

Orang yang kepahitan hidup di bawah kutuk, maka lepaskan diri kita dari kepahitan dengan memberikan pengampunan.

Contoh orang-orang yang mengalami kepahitan:
Perumpamaan tentang “anak yang hilang”. Saat si sulung menilai kebaikan Bapa, si sulung menganggap bungsu tidak layak, maka jadi pahit.
Perumpamaan tentang “hamba yang diberi talenta”. Orang yang terima hanya 1 talenta jadi pahit karena hamba yang lain diberi 3 dan 5 talenta.

Penyebab kepahitan :
Banyak orang tidak suka juga orang lain diberkati, timbul reaksi marah di dalamnya. Padahal seharusnya kita ikut berbahagia saat orang lain diberkati.
Mengalami sesuatu yang kita rasa tidak adil.

3. alah ( אלה )

Barulah engkau lepas dari sumpahmu kepadaku, jika engkau sampai kepada kaumku dan mereka tidak memberikan perempuan itu kepadamu; hanya dalam hal itulah engkau lepas dari sumpahmu kepadaku. (Kej 24: 41)

Kata “sumpah” berasal dari kata “alah (H423)” diterjemahkan sebagai “kutuk”, artinya “to bring to null” membuat jadi nihil.
Dengan bersumpah, artinya Eliezer tidak boleh menipu Abraham. Jika Eliezer mengambil gadis yang bukan dari keluarga Abraham, maka akan mendatangkan kutuk yang membuat hidupnya jadi nihil.

Saat seseorang tidak hidup dalam integritas, suka menipu, ini membuat hidup di bawah kutuk.

Contoh penipuan:
“Kotak harta terpendam” yang dibagikan pada KKR bahtera desember 2014 harusnya tidak diperjual-belikan. Tapi ternyata ada yang menjualnya. Orang ini memilih hidup dalam kutuk, dan hidupnya akan jadi nihil.
Kursi pada acara bahtera atau SHRK diperjual-belikan.
Di internet beredar akun-akun facebook yang meng-atas-namakan p Agung, padahal itu palsu. Bahkan mereka menerima persembahan.
P Agung bertemu seorang gembala sidang, mengeluh bahwa pembelian apapun di gerejanya di mark-up.
P Agung ditawari channel gratis untuk TV berbayar. Syaratnya dalam setahun harus ada 30 ribu pelanggan yang bergabung, masing-masing membayar dekoder seharga 500 ribu. Penawaran ini seperti menganggap gereja sebagai pangsa pasar.

Semua pelaku penipuan sebaiknya didoakan dan diserahkan kepada Tuhan, karena perbuatannya mendatangkan kutuk bagi hidupnya, dan membuat hidup si pelakunya jadi nihil. Bahkan bisa berdampak hingga anak-cucunya.

Yesus mati di salib bukan untuk memberi kesempatan seseorang untuk menipu semaunya. Penebusan Tuhan untuk mereka yang bertobat dan minta ampun pada Tuhan. Pengorbanan Tuhan tidak pernah bisa menjadi alasan bagi kita untuk berbuat semau-maunya.

Lakukan semua pekerjaan kita dengan integritas !
4. naqab ( נקב )

Then he said, “Name me your wages, and I will give it. ” (Kej 30: 28, NKJV)

Naqab (H5344) = to perforate, dilubangi.
Frase “name me” yang diucapkan Laban arti harafiahnya “kutukilah aku”.

Kutuk ini berasal dari ketidak-adilan dan penindasan, karena tidak rela memberikan hak orang lain.

Salah satu alasan Tuhan memberkati adalah supaya kita menjadi berkat bagi mereka yang nasibnya kurang beruntung dari kita.

Sayangnya banyak orang lebih suka membahas kenapa satu-dua orang tidak diberkati.

Kesaksian
P Adi Sutanto dan rekan sedang berkendara. Di sebuah lampu lalu-lintas ada seorang pengamen. P Adi bertanya mengapa anak muda itu jadi pengamen. Rekan p Adi coba menjawab, tapi semua jawaban salah. Jawaban p Adi: karena pengamen itu tidak kenal p Adi. Jika kenal maka p Adi akan sekolahkan, diberi pekerjaan yang baik, di-Injili hingga terima Tuhan.
Pernyataan p Adi ini artinya:
P Adi hidupnya diberkati, dan dia mengambil tanggung-jawab untuk memastikan supaya semua orang yang dia kenal tidak ikut diberkati.

Jika kita diberkati, maka ada tanggung-jawab yang harus dilakukan. Jika tidak kita salurkan, maka kita akan terkutuk dan ada banyak lubang di hidup kita, yang membuat berkat Tuhan di hidup kita bocor.

Kesaksian
Pada 28 Desember 2014 ada 3 kejadian di hari yang sama:
Bahtera mengalami hadirat Tuhan di Holy Stadium
Pesawat Air Asia kecelakaan di pagi harinya
Kamar tamu yang runtuh di salah satu gereja di Semarang
Sebuah gereja mengadakan KKR Natal. Pembicara tamunya tidur di pastori. Menjelang jam 3 sore, ibu pendeta tamu sedang tidur dengan seorang anaknya. Dia mendengar suara: “keluar sana”. Ibu ini keluar dan bercakap-cakap dengan tuan rumah. Tiba-tiba terdengar suara sesuatu yang runtuh. Ternyata kamar tamu itu runtuh atapnya, anak pendeta tamu yang berusia 3 tahun kepalanya tertimpa tiang kayu (blandar). Perlu 30 menit untuk menyingkirkan puing-puing. Anak usia 3 tahun itu dalam kondisi parah, dan nadinya sempat hilang. Kakak perempuannya yang berusia 7 tahun berdoa, menangis dan teriak pada Tuhan supaya adiknya hidup. 15 menit kemudian adiknya sadar. Ajaibnya tidak ada bagian tubuh yang cedera.
Kemungkinan runtuhnya bangunan karena rayap atau konstruksi awalnya kurang kuat.
P Agung tidak tahu mengapa semua ini terjadi, tetapi tahu bahwa ada tanggung-jawab yang harus dilakukan, yaitu membantu renovasi rumah tersebut.

Jika kita tidak melakukan tugas dengan benar, maka banyak lobang dalam hidup kita. Di saat tertentu ini bisa meruntuhkan kita sendiri.

Berbahagialah hamba, yang didapati tuannya melakukan tugasnya itu, ketika tuannya itu datang.
(Mat 24: 46)

Saat kita terbukti bisa jadi bendahara kerajaan Surga, maka Tuhan tidak akan pernah tinggalkan kita dalam kegerakan apapun.

5. qabab ( קבב )
Lalu Bileam mengucapkan sanjaknya, katanya: ” Dari Aram aku disuruh datang oleh Balak, raja Moab, dari gunung- gunung sebelah timur: Datanglah, katanya, kutuklah bagiku Yakub, dan datanglah, kutuklah Israel. Bagaimanakah aku menyerapah yang tidak diserapah Allah? Bagaimanakah aku mengutuk yang tidak dikutuk TUHAN? (Bil 23: 7-8)

Qabab (H6895) = kutuk, artinya menikam dengan kata-kata.
Jagai perkataan kita, walau dalam konteks bergurau sekalipun. Sebelum berbicara tajam, pertimbangkan berbagai aspek

Kesaksian
P Agung minum ramuan untuk kesehatan. Saat akan beli lagi, ternyata supplier kehabisan, maka p Agung ber-inisiatif membuat sendiri, lalu dijual dan keuntungannya digunakan untuk bea-siswa murid. Maka produk tersebut tov (berfungsi dengan baik) bagi p Agung, konsumen, dan produsen bahannya.
Suatu kali daerah sekitar Semarang kehabisan bawang-lanang, stok yang ada di Tawangmangu. Saat akan mengambil bawang, p Charlie mengomel kepada p Hengky karena tempatnya jauh dan butuh biaya bensin.
Saat akan meninjau tanah di daerah Merapi untuk gereja, p Agung membuat janji bertemu dengan pendeta dari Tawangmangu yang merupakan supplier “bawang-lanang”. Pendeta ini berasal dari Palembang, sekolah Alkitab di Tawangmangu, ditempatkan di Jakarta. Suatu hari Tuhan suruh dia balik ke Tawangmangu. Di sana tantangannya sangat berat, bahkan banyak penduduk yang menggunakan narkoba. Tapi di desa itu setiap bulan ada jiwa yang diselamatkan. Pendeta ini banyak menginjil di ladang kepada petani-petani.
Mendengar kesaksian pendeta ini, p Charlie bertobat dan baru memahami maksud Tuhan.

Seandainya kita punya pendapat lebih baik, tetap jangan tusuk rekan kita yang akan bertindak.

Portal Bahtera: http://web.keluargarhema.com/

Korespondensi:
antoniusfw@facebook.com (FB);
antonius_fw@yahoo.com (YM);
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp, Line, WeChat 085 727 868 064

Minggu, 25 Januari 2015
At The End of Your Rope
Hengky Kusworo

Peringatan untuk gereja: Luk 16: 19-31
Tuhan sudah beri semua bagi kita, dan Tuhan sudah sampaikan banyak hal bagi kita, melalui Alkitab, mimpi, visi, dll. Jika kesaksian musa dan para nabi tidak bisa meyakinkan kita, maka kesaksian orang yang kembali dari kematianpun tidak akan bisa meyakinkan.

Kita bisa percaya pada Tuhan pada hari ini hanya karena anugerah.

1. Tuhan memperhitungkan
Orang kaya tidak selamat bukan karena kekayaannya, karena Tuhan ingin kita limpah:

Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan (Yoh 10:10b)

Yang membuat orang kaya tidak selamat:
1. Tidak percaya pada kebenaran Firman dan kesaksian para nabi.
2. Tidak berdampak

Lazarus berbaring di depan rumah orang kaya. Si kaya tidak berikan sesuatu untuk si miskin. Si kaya tidak berdampak, walau sudah diberi kesempatan menjadi kaya.

Kita tidak harus menjadi kaya terlebih dulu sebelum bisa menjadi berkat. Kita bisa memberkati orang-orang yang membutuhkan di sekitar kita

Tuhan memperhitungkan: apakah hidup kita berdampak bagi orang lain. Jika harta hanya untuk kita dan tidak pernah terulur bagi orang lain, maka artinya kita tidak berfungsi. Orang yang egois hanya melihat kepentingan sendiri, tidak perduli kondisi orang lain.

Kesaksian:
Seorang anak yang manja dan egois, selalu minta sepatu yang baru setiap ada edisi baru. Orang tuanya sudah tidak tahu cara untuk menangani anak ini. Suatu kali dia lihat temannya selama setahun tidak pernah ganti sepatu, walau lubang dan rusak, karena ekonominya sulit. Anak ini tersentuh dan berubah, dia berikan 2 pasang sepatu dari koleksi sepatunya ke rekan yang tadi. Anak ini berdampak. Hal ini membuat orang tuanya berbahagia karena anaknya berubah.

Mzm 106: 28-31
Hal itu diperhitungkan kepadanya sebagai jasa turun- temurun, untuk selama- lamanya (Mzm 106: 31)

Yang diberkati Tuhan tidak bisa dikutuk. Bileam semula nabi Tuhan, tapi raja Median memintanya mengutuk israel. Bileam melihat celahnya, menyarankan supaya raja Median memasukkan wanita-wanita ke perkemahan Israel, sehingga orang Israel berjinah dan berdosa. Saat berdosa, semua tudung dan perlindungan Tuhan atas Israel terbuka. Pinehas membela Tuhan dan bertindak menjalankan hukum. Maka tulah berhenti, dan ini diperhitungkan Tuhan turun-temurun sampai selama-lamanya.

Daud menggembalakan bangsa dengan ketulusan hati dan kecakapan tangannya. Daud bertanggung-jawab terhadap 2-3 domba yang digembalkakannya, bahkan mempertahankan domba yang diterkam singa atau beruang. Ini diperhitungkan Tuhan. Maka tahta Daud tidak terputus hingga saat ini. Menurut silsilahnya, pangeran Charles dari kerajaan Inggris masih keturunan Daud.

Ada sesuatu yang kita kerjakan yang Tuhan perhitungkan, dan itu berdampak hingga keturunan-keturunan kita. Kita tidak tahu standart dan ukuran Tuhan atas yang kita lakukan, tapi semua diperhitungkan Tuhan. Apapun yang kita kerjakan: lakukan untuk Tuhan, dan bukan untuk manusia. Jika kita beri air putih segelas, atau hal-hal sekecil apapun bagi Tuhan, itu diperhitungkan.

Dan barangsiapa memberi air sejuk secangkir sajapun kepada salah seorang yang kecil ini, karena ia murid-Ku, Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya ia tidak akan kehilangan upahnya dari padanya.” (Mat 10: 42)

Kesaksian
Ada seorang pendeta Korsel yang melayani dengan tekun dan segenap hati, walau khotbahnya membosankan dan membuat jemaat mengantuk. Suatu kali saat berkhotbah, atap gereja di atas mimbar runtuh. Reflek si pendeta adalah menutupi Alkitab dari runtuhan batu, karena pendeta ini mencintai Firman Tuhan. Tindakan pendeta itu diperhitungkan Tuhan. Sejak peristiwa itu, jemaatnya meledak hingga pernah mencapai puluhan ribu.

Kesaksian
Oma dari bu Lisye (istri pdt Hengky) di awal hidup keluarganya pas-pasan. Setiap pagi si oma berlutut dan mendoakan keluarganya satu-demi satu. Saat ini semua keluarganya diberkati.

2. Miskin di hadapan Tuhan.
Lazarus = yang ditolong Tuhan (to whom Gods help), yang butuh pertolongan orang lain.

Yang membuat Lazarus masuk kerajaan Surga bukan kemiskinannya.

Ada 2 arti kata miskin dalam bahasa Yunani:
Miskin (penes) : orang yang makan dari hasil kerjanya sehari. Jika tidak bekerja maka tidak bisa makan. Yang termasuk kelompok ini adalah budak dan buruh tani.
Miskin (potokoai) – pengemis, orang yang hanya bisa hidup karena uluran tangan dari orang lain, tidak bisa menolong dirinya sendiri.

Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. (Mat 5: 3)

Yang membuat Lazarus masuk kerajaan Surga: merasa yang tidak bisa jika tanpa Tuhan, tidak berdaya, tidak sanggup.

Miskin di hadapan Tuhan : Saat seluruh kesadaran kita menyadari bahwa kita tidak bisa-sanggup-mampu melakukan apapun tanpa Tuhan.

Kesaksian
Seorang wanita sering disiksa suaminya dengan sadis. Dia tidak bisa lari dari pulau itu, karena banyak masyarakat yang masih keluarga suaminya. Ibu dari si istri ini Kristen, suka menyanyi, lalu tiba-tiba menangis. Saat ditanya mengapa, ibunya menjawab bahwa itu hadirat Tuhan. Saat dia disiksa, tiba-tiba dia ingat peristiwa mamanya, lalu minta tolong pada Tuhan Yesus yang belum dikenal. Akhirnya ibu ini diselamatkan Tuhan.

Kesaksian
P Hengky pacaran 7 tahun, tapi restu tidak juga diberikan. Berbagai cara dan jalur pertolongan dicoba, tapi tidak berhasil. Padahal p Hengky tidak mau kawin tanpa berkat orang tua. Saat berpuasa untuk mengisi camp, p Hengky dapat mimpi siapa jodohnya. Di titik ini p Hengky belajar arti “miskin di hadapan Tuhan”. Suatu kali seorang hamba Tuhan berikan pesan ke orang tua dari pacar p Hengky: mengapa menghalangi, karena itu jodoh dari Tuhan.

“You’re blessed when you’re at the end of your rope. With less of you there is more of God and his rule (Mat 5: 3, MSG)

Kesaksian
Seseorang gagal di pekerjaan, di black-list bank, diusir dari keluarganya. Sempat tidur di SPBU. Akhirnya dia berseru pada Tuhan, dan dia mendapat rhema untuk doa pagi, pujian-penyembahan, dan membaca Alkitab. selama setahun melamar pekerjaan hingga 100x, tapi tidak diterima. Akhirnya tiba-tiba Tuhan memberkati dia secara kuar biasa.

Saat kita tidak sanggup, hidup kita di ujung tali pengaman, itulah saat kita berbahagia. Karena pertolongan Tuhan datang saat Tuhan bertambah dan diri kita berkurang.

Kesaksian keponakan p Hengky mimpi diangkat ke Surga, lalu menggambar apa yang dilihatnya:
Gambar 1: Anak ini melihat gerbang dari emas dan banyak permatanya. Saat didekati gerbangnya terbuka dengan sendirinya. Dia lihat surga sangat bersih, dia berjalan tanpa alas kaki, tapi tidak merasa kakinya kotor.
Gambar 2: Anak ini bertemu 4 orang teman, lalu makan dan jajan.
Gambar 3: Anak ini sampai pada sebuah jembatan, diseberang ada kakek-nya, si kakek tersenyum dan menyapa cucunya, usia si kakek sekitar 27-33 tahun.
Gambar 4: Anak ini masuk ke istana yang besar, dan bertemu Tuhan Yesus. Dia berkata bahwa Yesus rambutnya coklat dan keriting, matanya biru. Anak ini menatap mata Yesus dan merasakan kedamaian, tidak ada penghakiman atau kemarahan. Kemudian Tuhan tunjukkan tanganNya, dan minta anak ini menyentuhnya. Anak ini merasakan ada lubang, dan Tuhan berkata “remember this” (ingatlah ini.)

Hidup kita hanya bergantung pada belas-kasihan dan berkat Tuhan. Sekalipun kita diberkati, harus sadar bahwa kita tidak bisa dapat semua itu tanpa Tuhan.

Portal Bahtera: http://web.keluargarhema.com/

Korespondensi:
antoniusfw@facebook.com (FB);
antonius_fw@yahoo.com (YM);
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp, Line, WeChat 085 727 868 064

Minggu, 18 Januari 2015
Unity
Petrus Agung

Di awal tahun p Agung mendapat visi untuk memberkati gereja-gereja dan hamba-hamba Tuhan lain. Setelah berbagai laporan masuk, ada tim yang bergerak dan meninjau ke lokasi. Sudah 32 gereja yang ditinjau, dan dibuat skala prioritas, akan ditangani sesuai yang kondisinya paling mendesak. Saat meliohat hasil survey dan membahas langkah-langkah yang harus dilakukan, tiba-tiba Tuhan berkata pada p Agung bahwa Tuhan sangat berbahagia saat anak-anakNya rukun, saling mambantu, saling mendukung, dan saling memberkati. Tuhan sedih jika anak-anakNya saling mencederai, saling menghujat, saling menghakimi, saling menghajar dan saling meruntuhkan.

Sepulang dari pertemuan itu, sebelum tidur Tuhan ingatkan Mzm 133. Semula p Agung merasa sudah tahu, tapi setelah Tuhan jelaskan, maka p Agung menangkap sesuatu yang baru.
Walau kita sudah mendapat pengertian dari suatu ayat, Tuhan tetap bisa membuka pengertian-pengertian baru dari ayat-ayat tersebut. Ada jutaan buku rohani Kristen, sumbernya satu: Alkitab.

Ada kuasa Tuhan yang sangat dahsyat di dalam sebuah kesatuan (unity).

Nyanyian ziarah Daud. Sungguh, alangkah baiknya dan indahnya, apabila saudara-saudara diam bersama dengan rukun! Seperti minyak yang baik di atas kepala meleleh ke janggut, yang meleleh ke janggut Harun dan ke leher jubahnya. Seperti embun gunung Hermon yang turun ke atas gunung-gunung Sion. Sebab ke sanalah TUHAN memerintahkan berkat, kehidupan untuk selama-lamanya. (Mzm 133)

Nyanyian ziarah diterjemahkan NIV sebagai “a song to ascend”, (sebuah lagu untuk naik). Artinya ini adalah sebuah lagu yang diciptakan untuk naik ke tempat yang lebih tinggi. Asosiasinya pergi ke Bait Allah, karena Bait Allah terletak di Yerusalem, dan kota ini terletak di tanah yang tinggi.

Bagi kita, jika kita bisa mengerti maksud Tuhan, lagu ini adalah cara bagi kita untuk naik ke next level

Orang Kristen menyanyikan unity sambil bergandengan dan bersalaman. Tapi jika hanya sebagai formalitas, rutinitas, hanya di permukaan, maka itu tidak berguna.

Hidup rukun digambarkan dengan dua hal.
1. Unity digambarkan seperti minyak urapan

Seperti minyak yang baik di atas kepala meleleh ke janggut, (Mzm 133: 2a)
It’s like costly anointing oil flowing down head and beard, (Mzm 133: 2a, MSG)

Minyak yang baik adalah minyak urapan yang mahal harganya. Harun dan kaum Lewi hanya boleh diurapi menggunakan minyak urapan. Unity digambarkan seperti minyak urapan.
Banyak diajarkan bahwa ayat ini menggambarkan persatuan antara Kristus sebagai kepala dengan gereja sebagai tubuhNya.

Kel 30: 22-33 – cara membuat minyak urapan.
Alkitab berkata bahwa minyak urapan itu kudus, apapun dan siapapun yang disentuh minyak jadi kudus, dan kuasa Tuhan dialirkan. Alkitab tidak berkata bahwa supaya minyak urapan menjadi kudus, maka campuran berbagai bahan itu harus dihadapkan ke Tuhan terlebih dulu, lalu Tuhan memberkati atau mencelupkan tanganNya.

Yang membuat minyak biasa berubah menjadi minyak urapan yang kudus, adalah saat terjadi pencampuran.

Saat semua unsur diambil sesuai takaran dan dicampur, maka saat itulah campuran itu menjadi minyak urapan yang kudus. Mur paling mahal, zaitun adalah mayoritas, tebu paling manis, tapi tanpa dicampur dengan bahan yag lain, maka itu bukanlah minyak urapan.

Setiap anak Tuhan mewakili salah satu unsur penyusun minyak urapan, masing-masing punya bagian yang spesifik di dalam tubuh Tuhan. Ada yang bagian rempah-rempah, ada yang bagian kayu teja, ada yang bagian minyak zaitun, dll. Saat terjadi unity, masing-masing kelompok ber-kontribusi dan dicampur, maka akan jadi sesuatu yang luar biasa.

Jika masing-masing berkontribusi sesuai apa yang kita punya, sesuai takaran yang Tuhan tetapkan, lalu dicampur oleh Roh Tuhan, maka akan menghasilkan urapan yang luar biasa.

Kita harus sadar bahwa kita tidak bisa lakukan semua hal seorang diri. Jika kita merasa bisa sendiri, kita tidak akan bisa jadi minyak urapan bagi Tuhan. Jika kita ingin hidup pada next level, kita tidak bisa hidup sendiri, karena membutuhkan orang lain.

Ilustrasi
Bagian p Agung mendengar apa yang Tuhan katakan, lalu disampaikan kepada jemaat.
Beberapa jemaat berkontribusi: melaporkan gereja-gereja yang perlu dibantu.
Beberapa jemaat berkontribusi di bidang dana, bahkan sudah ada 5 orang yang mengadopsi masing-masing 1 gereja.
Jika masing-masing berdiri sendiri, mungkin kelihatan hebat. Tapi saat di campur jadi satu, akan bisa memberkati banyak orang.

Kesaksian
Seorang jemaat memberi p Agung resep obat herbal yang bisa meningkatkan kesehatan. Terdiri atas campuran 5 bahan: madu, lemon, jahe, aple cider, bawang (laki/ lanang). Karena tidak suka bawang, p Agung menolak dan berterima-kasih. Tapi kemudian Tuhan berkata: “itu baik”. Hari minggu-nya p Yosea menceritakan tentang ramuan herbal yang sama, dan memaparkan berbagai manfaatnya.
2 tahun sebelumnya ps Benny Hinn pernah bercerita bahwa dia makan garlic (bawang) setiap hari, karena itu menyehatkan. Suatu kali saat melayani di Hongkong, kondisinya pernah kurang fit, maka ps Hinn merendam kakinya di tumbukan rendaman bawang, maka ps Hinn pulih dengan depat.
Tapi soal makanan, p Agung tetap tidak suka bawang.
P Agung meminta rekan-rekan pelayanan JKI membuat ramuan itu sendiri.
Ramuan ini bisa jadi luar biasa ketika unsur-unsurnya dicampur jadi satu.

Yang membuat kita disebut minyak urapan yang mahal dan berharga (precious annointing oil) adalah saat saat unsur-unsur disatukan, tercampur menjadi satu dan berkontribusi. Saat kita berikan kontribusi terbaik, lalu diletakkan di bawah kaki Tuhan, maka hidup kita akan mengubah dan memberkati banyak orang.

Yang bisa merusak urapan adalah lalat yang mati

Lalat yang mati menyebabkan urapan dari pembuat urapan berbau busuk; demikian juga sedikit kebodohan lebih berpengaruh dari pada hikmat dan kehormatan. (Pkh 10: 1)

Salah satu gelar setan: beelzebub (raja lalat)
Mengurapi adalah pekerjaan para gembala pada musim tertentu saat banyak terdapat lalat. Mereka mengurapi kepala dan telinga domba secara teratur, supaya lalat tidak bertelur di telinga domba. Jika telur lalat menetas di dalam telinga domba, dan tidak bisa keluar, dia akan mati. Lalu muncul larva yang akan masuk ke dalam dan melukai bagian dalam telinga domba. Saat infeksinya masuk hingga ke otak, maka domba jadi gila, membenturkan kepala kemana-mana. Ujungnya mati masuk jurang.

Lalat mati merusak pengurapan dan unity, karena pekerjaan setan adalah memberi telinga kita berita-berita buruk.

Saat visi membantu gereja lain diumumkan, selalu ada yang bertanya mengapa tidak membantu jemaat sendiri lebih dulu. Mereka berkata seperti pemberitaan Injil: dari Yerusalem, lalu Yudea, kemudian Samaria, setelah itu baru ke ujung dunia. Tapi ternyata kalimat yang diucapkan Tuhan tidak seperti itu, karena menurut tenses (bentuk waktu kalimat) artinya Injil diberitakan bersamaan di Yerusalem, Yudea, Samaria, dan ujung bumi. Jika saat itu para murid hanya fokus di Yerusalem, maka saat ini tidak akan ada ke-Kristenan, karena dalam serbuan Romawi ke Yerusalem tahun 70-an hampir semua laki-laki Yahudi yang ada di kota itu dibunuh.

But ye shall receive power, after that the Holy Ghost is come upon you: and ye shall be witnesses unto me both in Jerusalem, and in all Judea, and in Samaria, and unto the uttermost part of the earth. (Kis 1: 8, KJV)

Kesaksian
Dalam acara youth akhir tahun: “Fresh start”, Hadasha merupakan salah satu panitia. Dia minta uang pada p Agung untuk biaya acara. P Agung tapi tidak memberikan uang sedikitpun dari pribadi maupun kas gereja, tapi mengajarkan iman, karena Sasha yakin bahwa rencana acara adalah dari Tuhan. Tujuannya supaya ke depan Sasha bisa selalu bergumul sendiri dalam hal keuangan dan menang, karena setiap pelayanan selalu membutuhkan dana. Jika terbiasa meminta dan disediakan, maka imannya tidak terbangun.
P Agung mau anak-anaknya dan jemaat bisa ber-iman dan jalan sendiri dengan Tuhan, dan jadi pemenang. Tidak meminta bantuan keuangan, tapi justru mencari siapa yang bisa dibantu secara keuangan. Mentalitas iman yang memberkati seperti ini yang harus jadi.

2. Unity digambarkan seperti embun dari Hermon

Seperti embun gunung Hermon yang turun ke atas gunung- gunung Sion. (Mzm 133: 3a)

Ada berbagai bentuk air: lautan yang luas, danau, sungai, hujan, badai, gerimis, dll. Bentuk air yang paling kecil dan rapuh adalah embun, karena begitu terkena sinar matahari akan lenyap.
Gunung Sion di Yerusalem. Jarak dengan gunung Hermon sekitar 191 km (2,5 jam dengan bis). Embun gn Hermon sebenarnya tidak mungkin bisa mencapai gn Sion, karena seperti melompat sejauh 200 km.

Unity bisa membuat kita mengalami lompatan yang luar biasa dalam berbagai hal

Dari Semarang bisa menjangkau dunia karena adanya unity.
2 tahun lalu dalam red carpet, banyak orang yang semula tidak berarti, bisa mencapai berbagai negara di dunia. Ini karena doa bersama, masing-masing kelompok berkontribusi. Akhirnya hampir semua negara di dunia dijangkau dalam waktu 6 bulan.
Setelah misi ke Inggris, salah seorang pendeta di Manchester mendapat berkat: bisa menggunakan sebuah gudang sebagai gereja. Pendeta ini meminta supaya JKI membuka cabang Impact di Manchester.

Dalam sebuah kamus, arti pertama kata unity adalah delay (penundaan).
Jika kita ingin unity, maka kita harus cepat mendengar, tapi delay dalam berkata-kata, delay dalam menghakimi, delay menilai, dan delay dalam mengatai negatif. Biarkan buahnya muncul lebih dulu sebelum menghakimi.

Portal Bahtera: http://web.keluargarhema.com/

Korespondensi:
antoniusfw@facebook.com (FB);
antonius_fw@yahoo.com (YM);
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp, Line, WeChat 085 727 868 064
Minggu, 18 Januari 2015
Unity
Petrus Agung

Di awal tahun p Agung mendapat visi untuk memberkati gereja-gereja dan hamba-hamba Tuhan lain. Setelah berbagai laporan masuk, ada tim yang bergerak dan meninjau ke lokasi. Sudah 32 gereja yang ditinjau, dan dibuat skala prioritas, akan ditangani sesuai yang kondisinya paling mendesak. Saat meliohat hasil survey dan membahas langkah-langkah yang harus dilakukan, tiba-tiba Tuhan berkata pada p Agung bahwa Tuhan sangat berbahagia saat anak-anakNya rukun, saling mambantu, saling mendukung, dan saling memberkati. Tuhan sedih jika anak-anakNya saling mencederai, saling menghujat, saling menghakimi, saling menghajar dan saling meruntuhkan.

Sepulang dari pertemuan itu, sebelum tidur Tuhan ingatkan Mzm 133. Semula p Agung merasa sudah tahu, tapi setelah Tuhan jelaskan, maka p Agung menangkap sesuatu yang baru.
Walau kita sudah mendapat pengertian dari suatu ayat, Tuhan tetap bisa membuka pengertian-pengertian baru dari ayat-ayat tersebut. Ada jutaan buku rohani Kristen, sumbernya satu: Alkitab.

Ada kuasa Tuhan yang sangat dahsyat di dalam sebuah kesatuan (unity).

Nyanyian ziarah Daud. Sungguh, alangkah baiknya dan indahnya, apabila saudara-saudara diam bersama dengan rukun! Seperti minyak yang baik di atas kepala meleleh ke janggut, yang meleleh ke janggut Harun dan ke leher jubahnya. Seperti embun gunung Hermon yang turun ke atas gunung-gunung Sion. Sebab ke sanalah TUHAN memerintahkan berkat, kehidupan untuk selama-lamanya. (Mzm 133)

Nyanyian ziarah diterjemahkan NIV sebagai “a song to ascend”, (sebuah lagu untuk naik). Artinya ini adalah sebuah lagu yang diciptakan untuk naik ke tempat yang lebih tinggi. Asosiasinya pergi ke Bait Allah, karena Bait Allah terletak di Yerusalem, dan kota ini terletak di tanah yang tinggi.

Bagi kita, jika kita bisa mengerti maksud Tuhan, lagu ini adalah cara bagi kita untuk naik ke next level

Orang Kristen menyanyikan unity sambil bergandengan dan bersalaman. Tapi jika hanya sebagai formalitas, rutinitas, hanya di permukaan, maka itu tidak berguna.

Hidup rukun digambarkan dengan dua hal.
1. Unity digambarkan seperti minyak urapan

Seperti minyak yang baik di atas kepala meleleh ke janggut, (Mzm 133: 2a)
It’s like costly anointing oil flowing down head and beard, (Mzm 133: 2a, MSG)

Minyak yang baik adalah minyak urapan yang mahal harganya. Harun dan kaum Lewi hanya boleh diurapi menggunakan minyak urapan. Unity digambarkan seperti minyak urapan.
Banyak diajarkan bahwa ayat ini menggambarkan persatuan antara Kristus sebagai kepala dengan gereja sebagai tubuhNya.

Kel 30: 22-33 – cara membuat minyak urapan.
Alkitab berkata bahwa minyak urapan itu kudus, apapun dan siapapun yang disentuh minyak jadi kudus, dan kuasa Tuhan dialirkan. Alkitab tidak berkata bahwa supaya minyak urapan menjadi kudus, maka campuran berbagai bahan itu harus dihadapkan ke Tuhan terlebih dulu, lalu Tuhan memberkati atau mencelupkan tanganNya.

Yang membuat minyak biasa berubah menjadi minyak urapan yang kudus, adalah saat terjadi pencampuran.

Saat semua unsur diambil sesuai takaran dan dicampur, maka saat itulah campuran itu menjadi minyak urapan yang kudus. Mur paling mahal, zaitun adalah mayoritas, tebu paling manis, tapi tanpa dicampur dengan bahan yag lain, maka itu bukanlah minyak urapan.

Setiap anak Tuhan mewakili salah satu unsur penyusun minyak urapan, masing-masing punya bagian yang spesifik di dalam tubuh Tuhan. Ada yang bagian rempah-rempah, ada yang bagian kayu teja, ada yang bagian minyak zaitun, dll. Saat terjadi unity, masing-masing kelompok ber-kontribusi dan dicampur, maka akan jadi sesuatu yang luar biasa.

Jika masing-masing berkontribusi sesuai apa yang kita punya, sesuai takaran yang Tuhan tetapkan, lalu dicampur oleh Roh Tuhan, maka akan menghasilkan urapan yang luar biasa.

Kita harus sadar bahwa kita tidak bisa lakukan semua hal seorang diri. Jika kita merasa bisa sendiri, kita tidak akan bisa jadi minyak urapan bagi Tuhan. Jika kita ingin hidup pada next level, kita tidak bisa hidup sendiri, karena membutuhkan orang lain.

Ilustrasi
Bagian p Agung mendengar apa yang Tuhan katakan, lalu disampaikan kepada jemaat.
Beberapa jemaat berkontribusi: melaporkan gereja-gereja yang perlu dibantu.
Beberapa jemaat berkontribusi di bidang dana, bahkan sudah ada 5 orang yang mengadopsi masing-masing 1 gereja.
Jika masing-masing berdiri sendiri, mungkin kelihatan hebat. Tapi saat di campur jadi satu, akan bisa memberkati banyak orang.

Kesaksian
Seorang jemaat memberi p Agung resep obat herbal yang bisa meningkatkan kesehatan. Terdiri atas campuran 5 bahan: madu, lemon, jahe, aple cider, bawang (laki/ lanang). Karena tidak suka bawang, p Agung menolak dan berterima-kasih. Tapi kemudian Tuhan berkata: “itu baik”. Hari minggu-nya p Yosea menceritakan tentang ramuan herbal yang sama, dan memaparkan berbagai manfaatnya.
2 tahun sebelumnya ps Benny Hinn pernah bercerita bahwa dia makan garlic (bawang) setiap hari, karena itu menyehatkan. Suatu kali saat melayani di Hongkong, kondisinya pernah kurang fit, maka ps Hinn merendam kakinya di tumbukan rendaman bawang, maka ps Hinn pulih dengan depat.
Tapi soal makanan, p Agung tetap tidak suka bawang.
P Agung meminta rekan-rekan pelayanan JKI membuat ramuan itu sendiri.
Ramuan ini bisa jadi luar biasa ketika unsur-unsurnya dicampur jadi satu.

Yang membuat kita disebut minyak urapan yang mahal dan berharga (precious annointing oil) adalah saat saat unsur-unsur disatukan, tercampur menjadi satu dan berkontribusi. Saat kita berikan kontribusi terbaik, lalu diletakkan di bawah kaki Tuhan, maka hidup kita akan mengubah dan memberkati banyak orang.

Yang bisa merusak urapan adalah lalat yang mati

Lalat yang mati menyebabkan urapan dari pembuat urapan berbau busuk; demikian juga sedikit kebodohan lebih berpengaruh dari pada hikmat dan kehormatan. (Pkh 10: 1)

Salah satu gelar setan: beelzebub (raja lalat)
Mengurapi adalah pekerjaan para gembala pada musim tertentu saat banyak terdapat lalat. Mereka mengurapi kepala dan telinga domba secara teratur, supaya lalat tidak bertelur di telinga domba. Jika telur lalat menetas di dalam telinga domba, dan tidak bisa keluar, dia akan mati. Lalu muncul larva yang akan masuk ke dalam dan melukai bagian dalam telinga domba. Saat infeksinya masuk hingga ke otak, maka domba jadi gila, membenturkan kepala kemana-mana. Ujungnya mati masuk jurang.

Lalat mati merusak pengurapan dan unity, karena pekerjaan setan adalah memberi telinga kita berita-berita buruk.

Saat visi membantu gereja lain diumumkan, selalu ada yang bertanya mengapa tidak membantu jemaat sendiri lebih dulu. Mereka berkata seperti pemberitaan Injil: dari Yerusalem, lalu Yudea, kemudian Samaria, setelah itu baru ke ujung dunia. Tapi ternyata kalimat yang diucapkan Tuhan tidak seperti itu, karena menurut tenses (bentuk waktu kalimat) artinya Injil diberitakan bersamaan di Yerusalem, Yudea, Samaria, dan ujung bumi. Jika saat itu para murid hanya fokus di Yerusalem, maka saat ini tidak akan ada ke-Kristenan, karena dalam serbuan Romawi ke Yerusalem tahun 70-an hampir semua laki-laki Yahudi yang ada di kota itu dibunuh.

But ye shall receive power, after that the Holy Ghost is come upon you: and ye shall be witnesses unto me both in Jerusalem, and in all Judea, and in Samaria, and unto the uttermost part of the earth. (Kis 1: 8, KJV)

Kesaksian
Dalam acara youth akhir tahun: “Fresh start”, Hadasha merupakan salah satu panitia. Dia minta uang pada p Agung untuk biaya acara. P Agung tapi tidak memberikan uang sedikitpun dari pribadi maupun kas gereja, tapi mengajarkan iman, karena Sasha yakin bahwa rencana acara adalah dari Tuhan. Tujuannya supaya ke depan Sasha bisa selalu bergumul sendiri dalam hal keuangan dan menang, karena setiap pelayanan selalu membutuhkan dana. Jika terbiasa meminta dan disediakan, maka imannya tidak terbangun.
P Agung mau anak-anaknya dan jemaat bisa ber-iman dan jalan sendiri dengan Tuhan, dan jadi pemenang. Tidak meminta bantuan keuangan, tapi justru mencari siapa yang bisa dibantu secara keuangan. Mentalitas iman yang memberkati seperti ini yang harus jadi.

2. Unity digambarkan seperti embun dari Hermon

Seperti embun gunung Hermon yang turun ke atas gunung- gunung Sion. (Mzm 133: 3a)

Ada berbagai bentuk air: lautan yang luas, danau, sungai, hujan, badai, gerimis, dll. Bentuk air yang paling kecil dan rapuh adalah embun, karena begitu terkena sinar matahari akan lenyap.
Gunung Sion di Yerusalem. Jarak dengan gunung Hermon sekitar 191 km (2,5 jam dengan bis). Embun gn Hermon sebenarnya tidak mungkin bisa mencapai gn Sion, karena seperti melompat sejauh 200 km.

Unity bisa membuat kita mengalami lompatan yang luar biasa dalam berbagai hal

Dari Semarang bisa menjangkau dunia karena adanya unity.
2 tahun lalu dalam red carpet, banyak orang yang semula tidak berarti, bisa mencapai berbagai negara di dunia. Ini karena doa bersama, masing-masing kelompok berkontribusi. Akhirnya hampir semua negara di dunia dijangkau dalam waktu 6 bulan.
Setelah misi ke Inggris, salah seorang pendeta di Manchester mendapat berkat: bisa menggunakan sebuah gudang sebagai gereja. Pendeta ini meminta supaya JKI membuka cabang Impact di Manchester.

Dalam sebuah kamus, arti pertama kata unity adalah delay (penundaan).
Jika kita ingin unity, maka kita harus cepat mendengar, tapi delay dalam berkata-kata, delay dalam menghakimi, delay menilai, dan delay dalam mengatai negatif. Biarkan buahnya muncul lebih dulu sebelum menghakimi.

Portal Bahtera: http://web.keluargarhema.com/

Korespondensi:
antoniusfw@facebook.com (FB);
antonius_fw@yahoo.com (YM);
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp, Line, WeChat 085 727 868 064

Minggu, 04 Januari 2015
Tongkat Kerajaan
Petrus Agung

Tongkat kerajaan tidak akan beranjak dari Yehuda ataupun lambang pemerintahan dari antara kakinya, sampai dia datang yang berhak atasnya, maka kepadanya akan takluk bangsa-bangsa. (Kej 49: 10)

Suku Yehuda mendapat nubuatan bahwa tongkat kerajaan tidak beranjak darinya. Tapi sebelum itu menjadi kenyataan, ada proses Tuhan yang tetap harus dilewati. Karena ada bagian di hidup Yehuda yang Tuhan tidak suka.

Proses Tuhan dalam hidup Yehuda
1. Yehuda egois
Kej 37: 26-27
Yakub lebih mencintai Yusuf dibanding anak-anak yang lain, bahkan memberikan jubah bangsawan. Yakub seperti bernubuat bahwa Yusuf kelak menjadi pembesar. Ini membuat semua saudara yang lain iri. Saat saudara-saudara Yusuf ingin membunuhnya, Ruben mencegah, dan Yusuf dimasukkan ke dalam sumur kering. Yehuda adalah anak ke-4. Ia menyarankan supaya Yusuf dijual ke orang Mesir.

Frase “Apa untungnya buat kita” (mah betsa = apa keuntungannya buat aku). Ini artinya Yehuda adalah orang yang sangat egois.

Untuk seseorang dibuat Tuhan jadi besar, ia harus hidup di luar ke-egoisan

Orang egois hanya perduli dan hidup bagi dirinya sendiri, keuntungannya sendiri, tidak perduli dampaknya bagi orang lain.
Frase “saudara-saudara Yehuda mendengarkan dia”. Di dalam kata “mendengarkan” ada respon mentaati yang dikatakan.

Ilustrasi
2 orang meninggal, dan akan masuk Surga, menghadap rasul Petrus. Sopir taxi masuk surga, si pendeta tidak masuk surga. Ini karena dampaknya: Sopir taxi menyopir dengan ugal-ugalan, sehingga penumpangnya jadi rohani dan berdoa; si pendeta saat berkhotbah membuat jemaatnya tidur.

Mari mengerjakan apapun dengan mempertimbangkan dampaknya bagi orang lain.

Dari 10 orang yang bermufakat melakukan kejahatan terhadap Yusuf, Yehuda yang harus membayar paling mahal.

2. Yehuda tidak menggunakan potensinya
Kej 37: 32-35 – Yusuf sudah dijual, jubahnya diperciki darah kambing dan dikirimkan kepada Yakub. Maka Yakub membuat kesimpulan bahwa Yusuf diterkam hewan buas, lalu Yakub berkabung belasan tahun.

Di kisah berikutnya Yehuda meninggalkan keluarganya, pergi ke bangsa lain, lalu menikah dengan wanita Kanaan, dan punya anak Er, Onan, dan Syela. Er menikah dengan orang Kanaan bernama Tamar. Er jahat, maka dibunuh Tuhan. Onan juga jahat karena tidak mau memberi keturunan bagi kakaknya. Maka Onan juga dibunuh Tuhan.
Tanggung jawab penipuan terhadap Yakub ada pada Yehuda. Yakub meratapi anaknya yang dianggap mati, maka akibatnya 2 anak Yehuda mati.

Potensi dalam hidup kita sering sudah dilihat Tuhan sebagai sebuah realita.

Contoh:
Yehuda punya potensi otoritas raja, apa yang dikatakan diikuti saudara-saudaranya
Gideon yang sedang ketakutan menghadapi orang Filistin disebut malaikat Tuhan sebagai pahlawan yang gagah perkasa. Ternyata di ujung kisah memang Gideon adalah pahlawan yang gagah perkasa.

Tuhan sudah letakkan potensi dalam diri kita. Jika bisa difungsikannya, maka status akan menyertai

Kesaksian tentang “berfungsi”
P Agung memulai pelayanan dengan nol, tapi Tuhan berkata bahwa p Agung akan melayani Tuhan dengan hartanya. Di awal bahkan p Agung dan istri menumpang makan ke orang tua, mertua, atau kakeknya. Di masa itu ada seorang hamba Tuhan keturunan Indonesia timur yang sebatang kara dan miskin. Karena pernyataan Tuhan, P Agung ajak pendeta ini makan seminggu 3 kali. Ini artinya p Agung berfungsi walau hanya dengan sedikit yang dipunyai. Ini terhenti saat hamba Tuhan itu menikah. Saat ini apa yang Tuhan katakan sudah mulai terjadi.

Yehuda punya potensi kerajaan, tapi berfungsi dan digunakan secara salah. Ide Yehuda-lah yang menyebabkan Yusuf menderita di Mesir. Seharusnya Yehuda bisa kembalikan Yusuf kepada bapaknya. Jika ini yang terjadi, tetap Tuhan punya banyak cara membawa Yusuf jadi penguasa dunia, tanpa perlu melalui tindakan saudara-saudaranya yang jahat.

Yusuf sejak masa muda berfungsi sebagai raja muda di rumah Yakub. Semua kejahatan kakak-kakaknya dilaporkan. Di rumah Potifar dan di penjara, Yusuf tetap berfungsi jadi raja muda yang mengurus semua tugas pemimpinnya.

Kita sering bermimpi berada di posisi atas, tapi tidak berfungsi sesuai dengan potensi yang sudah Tuhan berikan
Jika berfungsi, kelak kita dapat kursi. Jika kita kejar kursi, belum tentu kita berfungsi

Cara Tuhan untuk kita jadi besar:

Barangsiapa terbesar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu. (Mat 23: 11)

Kenali panggilan dan impian kita, lalu berfungsi, maka kita akan jadi luar biasa

Kesaksian tentang “berfungsi”
Setahun setelah lahir baru p Agung sudah mulai menulis buku sendiri, tapi tidak pernah diterbitkan dan sekarang draft-nya sudah hilang. Temanya pertumbuhan gereja, ditulis tangan. Ini artinya p Agung berfungsi, walau belum ada yang mau menerbitkan bukunya.
Suatu kali seorang penerbit menyarankan p Agung menulis buku, lalu dia yang mencetak dan menyebarkan. Selama KKN, p Agung menulis buku. Judul buku yang ditulis “transfer Roh”. Sampai 1 tahun tidak diterbitkan, dan penerbit berkata bahwa materinya terlalu berat, dan yang dicari buku humor-humor rohani. Buku ini juga tidak diterbitkan.
Buku pertama p Agung yang diterbitkan: hadirat Tuhan, gambar sampul depannya “tabut Tuhan”, dan buku itu laris. Suatu ketika penerbit yang pernah menawari mencetak buku p Agung datang dan meminta supaya bisa mencetak buku-buku p Agung, tapi ditolak pihak toko buku Rhema, karena pemasaran mereka kurang, omset-nya masih kalah dibanding jika dicetak sendiri.

Seringkali saat kita berfungsi, tapi orang lain tidak mau menerima. Tapi jika kita kerjakan dan berfungsi dengan tekun, maka ujungnya akan luar biasa.

3. Yehuda menipu ayahnya

Juga dikatakannya: “Periksalah, siapa yang empunya cap meterai serta kalung dan tongkat ini?” (Kej 38: 25b)

Yehuda menahan supaya Syela tidak menikahi Tamar. Suatu kali Tamar menyamar menjadi pelacur dan tidur dengan Yehuda. Tamar meminta tongkat dan cap-nya sebagai jaminan. Saat Tamar mengandung, Yehuda marah. Lalu Tamar ditangkap. Tamar mengatakan bahwa laki-laki yang menghamilinya adalah pemilik tongkat dan cap, dan meminta supaya Yehuda memeriksanya (bahasa Ibraninya “haker na ?” H5234 + H4994)

Saat menjual Yusuf, Yehuda dan saudara-saudaranya berkata pada Yakub: “kamu mengenali ini?” (bahasa Ibraninya “haker na ?” H5234 + H4994)

Jubah maha indah itu mereka suruh antarkan kepada ayah mereka dengan pesan: “Ini kami dapati. Silakanlah bapa periksa apakah jubah ini milik anak bapa atau tidak?” (Kej 37:32)

Maka Yehuda sadar bahwa ucapan yang digunakan pada ayahnya, digunakan menantunya padanya. Yehuda mengaku dia yang salah, dan peristiwa ini menjadi titik balik dalam hidupnya.

P Agung susah untuk bisa berkumpul dengan orang yang menghina orang-orang yang di bawah. Tidak ada orang ingin dilahirkan di keluarga miskin. Maka saat kita menghina si miskin, akan jadi masalah.

Yang ajaib, Tuhan Yesus adalah keturunan dari anak hasil hubungan Yehuda-Tamar. Ini karena Tuhan itu pengampun dan penuh kasih

4. Yehuda akhirnya berani mengambil tanggung-jawab
Saat Yusuf jadi raja muda di Mesir, kelaparan di mana-mana. Yakub menyuruh anak-anaknya membeli gandum di Mesir. Yusuf mengenali saudara-saudaranya. Pada kunjungan terakhir Yusuf tidak mau Benyamin pulang, tapi mereka tahu bahwa jika Benyamin tidak pulang, Yakub bisa mati. Dari 10 orang kakak-kakaknya tidak ada yang berani bicara selain Yehuda.

Lalu tampillah Yehuda mendekatinya dan berkata: “Mohon bicara tuanku, izinkanlah kiranya hambamu ini mengucapkan sepatah kata kepada tuanku dan janganlah kiranya bangkit amarahmu terhadap hambamu ini, sebab tuanku adalah seperti Firaun sendiri. (Kej 44: 18)

Artikel Yahudi yang membahas kata “mendekat”
Kata “mendekat” dari kata naghas (H5066). Kata naghas (נגשׁ), terdiri dari 3 huruf nun-gimel-shin.
Nun, artinya anak laki-laki sebagai pewaris.
Gimel, gambarnya seseorang yang melangkah ke depan
Shin, artinya api yang berkobar naik.

Artinya Yehuda saat itu seperti seseorang pewaris tahta yang maju melewati api, lalu mengambil tanggung jawab menggantikan adiknya, demi supaya bapaknya tidak mati.

Jika kita ingin semua potensi dari Tuhan supaya muncul, kita harus bisa ber-tanggung jawab, berfungsi sesuai panggilan Tuhan, maka kursi akan datang dengan sendirinya.

Yusuf tidak tahan karena melihat Yehuda yang berbeda. Yehuda yang dulu menjual Yusuf demi keuntungannya sendiri. Sejak saat itu apapun yang diucapkan tentang Yehuda jadi luar biasa.

Kej 46: 28 – yang disuruh Yakub untuk menemui Yusuf adalah Yehuda dan bukan Ruben. Artinya Yakub percaya pada Yehuda.

Kej 49: 8-12 – berkat Yakub bagi Yehuda
Yehuda, engkau akan dipuji oleh saudara-saudaramu, (Kej 49: 8a)

Nama Yehuda artinya praise (memuji). Saat Yehuda berfungsi, dia juga dipuji saudara-saudaranya. Seperti nama Samuel artinya didengar oleh Allah, tapi sekaligus mendengar yang Tuhan katakan.

tanganmu akan menekan tengkuk musuhmu, kepadamu akan sujud anak-anak ayahmu(Kej 49:8b)

Semula Yusuf bermimpi saudara-saudaranya berlutut padanya. Begitu Yehuda berfungsi, Yakub menubuatkan bahwa saudara-saudaranya akan sujud pada Yehuda. Ini berarti Yehuda mendapat hak kesulungan.

Dan inilah tentang Yehuda. Katanya: “Dengarlah, ya TUHAN, suara Yehuda dan bawalah dia kepada bangsanya. Berjuanglah baginya dengan tangan-Mu, dan jadilah Engkau penolongnya melawan musuhnya.” (Ul 33: 7)

Dari awal suara Yehuda selalu mempengaruhi.

Mari kita berfungsi, dan bukan mencari kursi.

Tahun ini Tuhan janjikan hal-hal yang luar biasa. Kita harus berfungsi seperti Yehuda, seorang pewaris yang maju mengambil tanggung-jawab dan keluar sebagai pemenang.

Pengumuman
Persembahan/ perpuluhan di BCA 009 414 0583
Jumat 9 Januari, 18:00 : Natal sekota Semarang, Pembicara: Jimy Oentoro
Dimeriahkan oleh: True Worshippers (Sari Simorangkir)

Pengantar
Eliezer mencari jodoh untuk anak Abraham ke Ur-Kasdim, membawa 10 unta. Dia berdoa pada Tuhan, dan meminta kriterianya kepada Tuhan. Untuk menghilangkan haus 10 unta artinya perlu menimba berkali-kali. Ternyata Ribka memenuhi kriteria yang diminta Eliezer kepada Tuhan. Ini artinya Tuhan menjawab doa Eliezer.
Tuhan berkata kepada p Agung bahwa di tahun 2014 sebenarnya bahtera genap tanpa jeda selama 10 tahun memberi makan dan minum unta-unta. Bahtera dimulai desember 2005. maka pada desember 2014 adalah 10 tahun bahtera.
Ribka tanpa mengerti memberi minum unta-unta Eliezer, maka dia dijadikan spesial: diberi perhiasan, menjadi satu-satunya istri Ishak. Demikian pula Tuhan akan menjadikan bahtera spesial, dan memberi hadiah yang tidak bisa dinikmati orang lain. Tapi p Agung belum tahu bagaimana bentuk hadiahnya.
Percaya bahwa 2015 kita menikmati yang terbaik dari Tuhan.

Saat bercakap-cakap dengan hamba-hamba Tuhan lain, bu Iin berkata bahwa saat Natal dan KKR Bahtera gedung HS sudah terlalu penuh, bahkan jemaat di ujung-ujung tidak bisa melihat atau mendengar secara jelas. Maka menurut bu Iin harusnya ada gedung baru.
Respon awal P Agung mengeluh, tapi tetap mau melaksanakan jika Tuhan perintahkan.
Tahun 2015 adalah Yobel besar. Bagian yang harus dilakukan p Agung selama 6 bulan ke depan adalah akan membantu 15 gereja lain yang pembangunannya berhenti karena kurang dana.
Peran serta jemaat:
1. Doa
2. Informasi untuk gereja yang sudah terhenti lama pembangunannya

Portal Bahtera: http://web.keluargarhema.com/

Korespondensi:
antoniusfw@facebook.com (FB);
antonius_fw@yahoo.com (YM);
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp, Line, WeChat 085 727 868 064

Minggu, 11 Januari 2015
Mintalah Maka Akan Diberikan Kepadamu
Petrus Agung

Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; (Mat 7:7a)

Kita sering mendengar ayat ini, tapi sering ada pengajaran Tuhan yang luput dari perhatian dan pengertian kita.

1. The knowledge of the secrets of the kingdom of heaven

He replied, “The knowledge of the secrets of the kingdom of heaven has been given to you, but not to them. Whoever has will be given more, and he will have an abundance. Whoever does not have, even what he has will be taken from him (Mat 13: 11-12, NIV)

“The knowledge of the secrets of the kingdom of heaven” = Pengetahuan tentang rahasia- rahasia kerajaan surga. Dalam perikop ini Yesus bukan bicara tentang talenta, tapi tentang rahasia-rahasia/ secrets / misteri-misteri kerajaan surga. Rahasia adalah sesuatu yang hanya boleh diketahui dan dibuka untuk kelompok kecil tertentu, dan tidak boleh diketahui oleh umum.

Yesus sebenarnya menyatakan bahwa jika kita tahu rahasia kerajaan surga, maka Yesus akan beri lebih banyak lagi rahasia-rahasia kerajaan-kerajaan surga, hingga berkelimpahan.

He replied, “You’ve been given insight into God’s kingdom. You know how it works. Not everybody has this gift, this insight; it hasn’t been given to them MSG(Mat 13: 11, MSG)

Dalam terjemahan The Message, kata “rahasia” artinya tahu dan memahami bagaimana cara kerjanya (You know how it works)

Kalimat yang sama akan ditemukan dalam kisah di Mat 25: 28-30, tapi bukan merupakan kejadian yang sama.

Karena setiap orang yang mempunyai, kepadanya akan diberi, sehingga ia berkelimpahan. Tetapi siapa yang tidak mempunyai, apapun juga yang ada padanya akan diambil dari padanya. (Mat 25: 29)

Yesus berbicara kalimat yang sama sebanyak dua kali di peristiwa yang berbeda.
Pada peristiwa pertama, murid-murid diberikan pengetahuan akan rahasia-rahasia kerajaan Surga. Semakin orang menerimanya, akan ditambahkan hingga berkelimpahan. Tapi orang yang tidak mau belajar, apa yang dimiliki akan diambil daripadanya. Peristiwa kedua berlaku dalam hal talenta/ harta.

Dalam urusan apapun yang berurusan dengan kebutuhan kita di dunia, kita tidak bisa memahami kerajaan Surga secara emosional. Tapi kita bisa memasuki kerajaan Surga dengan mengenali cara/ sistem kerja atau rahasia-rahasia kerajaan surga.

Ilustrasi:
Seseorang yang butuh uang, datang ke ATM lalu mengemis kepada mesin itu, maka uang tidak akan keluar. Mesin ATM hanya mengeluarkan uang jika kita tahu mekanismenya: punya kartu atm, pin.

Jika kita datang kepada Tuhan dengan mengemis dan mengiba-iba, maka Tuhan hanya beri secukupnya (just enough), tapi tidak limpah.

Kita akan mendapat secara limpah dari Tuhan jika kita tahu sistem kerja dan hukum-hukum yang berlaku dalam kerajaan Surga.

Banyak orang tidak faham rahasia sistem kerajaan Surga:
Yudas – buat apa uang sekian dinar dipecahkan untuk mengurapi Yesus.
Penerima 1 talenta berkata bahwa tuannya kejam

Kesanggupan kita berjalan dalam rahasia-rahasia kerajaan surga akan menentukan seberapa kita bisa menikmati berkat yang dari Tuhan.

Ilustrasi
Jika kita punya 5 orang anak, dan uang 10M, kita tidak bisa membagi uang itu secara merata begitu saja. Kita harus jujur dan jeli melihat talenta masing-masing anak. Misalnya anak ke-1 seorang penjudi, maka uang 2M akan habis dalam 2 hari; anak ke-2 penakut, maka uang akan tetap dan tidak kemana-mana; sementara anak-anak yang lain bisa dipercayai, dan adalah anak yang bisa berkembang. Maka pada 3 anak itulah si ayah akan membagi hartanya, sementara si ayah sendiri yang menjaga anak ke 1 dan 2.

Dalam kisah talenta, pemberontakan dilakukan hamba ke 3, merasa tuannya tidak adil. Jika hidup kita penuh kemarahan, pahit, kecewa, merasa diperlakukan tidak adil, maka kita tidak dapat apa-apa. Kita harus mengerti bagaimana cara kerjanya.

Ilustrasi
Dua orang masuk restoran terkenal. Orang pertama merasa enak dan akan mampir lagi, tapi orang kedua mencoba menebak bumbunya, bahkan berusaha mencari tahu resepnya. Di tahun selanjutnya orang pertama akan jadi pelanggan setia dan terus menghabiskan uangnya, sementara orang kedua akan mulai menghasilkan uang, karena membuka restauran dengan rasa yang hampir sama.

Kesaksian
Di Korea p Agung membutuhkan jaket karena musim dingin. P Agung semakin kedinginan karena jaket yang digunakan salah. Setelah membeli dan mengenakan jaket yang benar, barulah p Agung merasa nyaman. Walau cuaca dan suhu-nya sama, tapi jaket yang digunakan berbeda, maka yang dirasakan p Agung berbeda.
Pepatah Norwegia: sebenarnya tidak ada cuaca buruk, yang ada adalah pakaian yang buruk.

Kita tidak perlu minta Tuhan ubah kondisi sekitar kita. Saat kita mengubah cara hidup kita, maka kita bisa melaluinya dengan nyaman.

Orang Kristen harus baca Alkitab secara rutin, maka Roh Tuhan akan memimpin kita pada setiap kebenaran, sehingga tahu rahasia-rahasia kerajaan surga. Inilah yang menentukan apakah kita sama atau berbeda dengan manusia umumnya.

Kesaksian
P Agung punya kartu elite plus garuda karena sering menggunakan penerbangan untuk bepergian, sehingga tidak perlu antri untuk check-in. Samuel tahu sistem ini, dan memanfaatkan ini dengan ikut fasilitas p Agung, dan tidak antri.

Salah satu rahasia kerajaan Surga: Saat kita meminta kepada Bapa atau kepada Yesus, di dalam nama Yesus, maka yang Bapa lihat adalah Yesus dan bukan kita. Nama kita tidak berlaku, yang berlaku adalah nama Yesus, karena Bapa melihat pengorbanan Yesus. Keajaiban kita: jika kita di dalam Yesus, maka kita bisa nebeng Tuhan.

Mengerti hukum-hukum kerajaan surga seperti belajar naik sepeda. Sekali kita kuasai, maka akan tetap bisa seimbang. Hukum-hukum kerajaan surga terukir di hati kita, sehingga melekat di hati kita, dan membuat kita jadi luar biasa dan tanpa batas (unlimmited).

Kesaksian
Pesawat p Agung menuju Korea mengalami delay karena pesawat mengalami gangguan. Setelah tertunda 2 jam, akhirnya ganti pesawat. Saat pesawat baru siap terbang, p Agung dan keluarga mendapat fasilitas diangkut mobil langsung ke pesawat, sementara penumpang lain harus melalui lorong yang normal. P Agung tidak tahu mengapa mengalami ini, dan anggota keluarga yang lainpun tidak melakukan apa-apa, tapi semua mendapat kemudahan (favor).

Saat kita mendapat rhema dari pembacaan Alkitab, pendekatan kita pada Tuhan tidak lagi merengek-rengek, dan kita akan tahu apa yang harus dilakukan.

2. Setiap kelimpahan dan kemudahan yang Tuhan beri, selalu mengandung tanggung-jawab
Est 4: 12-14
Siapa tahu, mungkin justru untuk saat yang seperti ini engkau beroleh kedudukan sebagai ratu. (Est 4:14b)

Alkitab tidak menceritakan bahwa Hadasa hidup saleh, membaca Taurat, beriman, pintar atau memiliki jasa tertentu. Tiba-tiba Hadasa mendapat promosi menjadi ratu. Selama sekian waktu Ester menikmati posisinya sebagai ratu, mendapat berbagai fasilitas terbaik dan istimewa di kerajaan.
Ester mendapat semua kemudahan, favor, anugerah dengan sangat mudah, karena satu hari kelak dia mempunyai sebuah tugas dan tanggung-jawab yang harus kita kerjakan.

Ada orang-orang yang diberkati Tuhan dengan mudah. Orang-orang ini harus sadar bahwa ada tanggung-jawab yang harus dilakukan bagi Tuhan.

Kesaksian
P Agung punya teman-teman di berbagai kota. Setiap kali mendengar suatu pesan Tuhan yang harus dilakukan, mereka selalu melangkah paling awal untuk mengambil bagian tanpa diminta. Mereka ini orang-orang seperti Ester, tahu bahwa Tuhan sudah beri mereka kemudahan karena suatu tujuan.

Jika Tuhan berkati hidup kita, tidak berarti kita boleh bermewah-mewah.

Dalam segala sesuatu telah kuberikan contoh kepada kamu, bahwa dengan bekerja demikian kita harus membantu orang-orang yang lemah dan harus mengingat perkataan Tuhan Yesus, sebab Ia sendiri telah mengatakan: Adalah lebih berbahagia memberi dari pada menerima.” (Kis 20: 35)

Tidak perduli berapa banyak yang kita tabur, selama Tuhan sang sumber berkat ada bersama kita, maka kita tidak akan kekurangan.

Tidak perduli berapa susu yang kita tumpahkan, selama sapinya ada bersama kita, kita tidak akan kekurangan susu (Pepatah texas)

Kita harus tahu di mana bagian tanggung-jawab kita, karena jika kita kerjakan, maka Tuhan akan berkati kita dengan limpah.

3. Menyimpan harta di Surga
Mat 6: 19-21 – Yesus sendiri yang berkata supaya kita menyimpan harta di surga. Masalahnya di surga kita sudah tidak lagi butuh harta. Jalannya berlapis emas, permata ada di mana-mana.

Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama- Ku, diberikan- Nya kepadamu. (Yoh 15: 16)

Setiap kali Tuhan suruh kita melakukan sesuatu, yang biasanya ditolak oleh daging kita, itu seperti menabung di surga. Ini yang dimaksud saat Tuhan berkata “Simpan hartamu di Surga”. Jika dilakukan dengan menggerutu, bersungut-sungut, marah, maka kita tidak mendapatkan apapun.
Semakin banyak kita peroleh, semakin banyak simpanan kita di Surga. Jika tidak, maka tidak dapat apa-apa.

Kesaksian
Suatu kali sebelum memberkati sebuah pernikahan, Roh Kudus berkata pada p Agung, bahwa ia sudah mulai terbiasa melayani, dan mengerjakannya seperti rutinitas. Tapi dari sisi pengantin dan keluarganya, pernikahan itu adalah acara spesial dan hanya sekali dalam seumur hidup.
Roh Kudus minta p Agung juga memberikan pelayanan yang spesial, dan bukan sekedar rutinitas.

Cara kita menyimpan harta di surga: hidup kita berbuah; semua yang kita lakukan bagi Tuhan diperhitungkan.

Kesaksian
Sehabis kebaktian minggu pagi p Agung menerima kunjungan sepasang suami-istri paruh baya asal Wonosobo. Setelah bersalaman dan didoakan p Agung, suami-istri ini gantian mendoakan p Agung. P Agung mau dan meng-aminkan doanya, dan menganggap doa itu sebagai sesuatu yang berharga (precious). Karena sikap hati yang benar, Tuhan berjanji akan mengurapi p Agung lebih lagi.

Terima apapun dari orang lain dengan serius, rendah hati dan ucapan syukur.

Semakin kita punya banyak harta di surga, saat menginginkan sesuatu dan kita berdoa, maka kita akan mendapatkannya dengan mudah, karena hitungan/ ukuran yang berlaku di surga adalah limpah.
Semakin kita berbuah, hasilnya buah Roh, kita akan semakin jauh dari kedagingan.

Setiap kali memuji dan menyembah Tuhan, lakukan sepenuh hati, karena itu seperti mengumpulkan harta di surga.

Portal Bahtera: http://web.keluargarhema.com/

Korespondensi:
antoniusfw@facebook.com (FB);
antonius_fw@yahoo.com (YM);
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp, Line, WeChat 085 727 868 064

Minggu, 11 Januari 2015
Mintalah Maka Akan Diberikan Kepadamu
Petrus Agung

Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; (Mat 7:7a)

Kita sering mendengar ayat ini, tapi sering ada pengajaran Tuhan yang luput dari perhatian dan pengertian kita.

1. The knowledge of the secrets of the kingdom of heaven

He replied, “The knowledge of the secrets of the kingdom of heaven has been given to you, but not to them. Whoever has will be given more, and he will have an abundance. Whoever does not have, even what he has will be taken from him (Mat 13: 11-12, NIV)

“The knowledge of the secrets of the kingdom of heaven” = Pengetahuan tentang rahasia- rahasia kerajaan surga. Dalam perikop ini Yesus bukan bicara tentang talenta, tapi tentang rahasia-rahasia/ secrets / misteri-misteri kerajaan surga. Rahasia adalah sesuatu yang hanya boleh diketahui dan dibuka untuk kelompok kecil tertentu, dan tidak boleh diketahui oleh umum.

Yesus sebenarnya menyatakan bahwa jika kita tahu rahasia kerajaan surga, maka Yesus akan beri lebih banyak lagi rahasia-rahasia kerajaan-kerajaan surga, hingga berkelimpahan.

He replied, “You’ve been given insight into God’s kingdom. You know how it works. Not everybody has this gift, this insight; it hasn’t been given to them MSG(Mat 13: 11, MSG)

Dalam terjemahan The Message, kata “rahasia” artinya tahu dan memahami bagaimana cara kerjanya (You know how it works)

Kalimat yang sama akan ditemukan dalam kisah di Mat 25: 28-30, tapi bukan merupakan kejadian yang sama.

Karena setiap orang yang mempunyai, kepadanya akan diberi, sehingga ia berkelimpahan. Tetapi siapa yang tidak mempunyai, apapun juga yang ada padanya akan diambil dari padanya. (Mat 25: 29)

Yesus berbicara kalimat yang sama sebanyak dua kali di peristiwa yang berbeda.
Pada peristiwa pertama, murid-murid diberikan pengetahuan akan rahasia-rahasia kerajaan Surga. Semakin orang menerimanya, akan ditambahkan hingga berkelimpahan. Tapi orang yang tidak mau belajar, apa yang dimiliki akan diambil daripadanya. Peristiwa kedua berlaku dalam hal talenta/ harta.

Dalam urusan apapun yang berurusan dengan kebutuhan kita di dunia, kita tidak bisa memahami kerajaan Surga secara emosional. Tapi kita bisa memasuki kerajaan Surga dengan mengenali cara/ sistem kerja atau rahasia-rahasia kerajaan surga.

Ilustrasi:
Seseorang yang butuh uang, datang ke ATM lalu mengemis kepada mesin itu, maka uang tidak akan keluar. Mesin ATM hanya mengeluarkan uang jika kita tahu mekanismenya: punya kartu atm, pin.

Jika kita datang kepada Tuhan dengan mengemis dan mengiba-iba, maka Tuhan hanya beri secukupnya (just enough), tapi tidak limpah.

Kita akan mendapat secara limpah dari Tuhan jika kita tahu sistem kerja dan hukum-hukum yang berlaku dalam kerajaan Surga.

Banyak orang tidak faham rahasia sistem kerajaan Surga:
Yudas – buat apa uang sekian dinar dipecahkan untuk mengurapi Yesus.
Penerima 1 talenta berkata bahwa tuannya kejam

Kesanggupan kita berjalan dalam rahasia-rahasia kerajaan surga akan menentukan seberapa kita bisa menikmati berkat yang dari Tuhan.

Ilustrasi
Jika kita punya 5 orang anak, dan uang 10M, kita tidak bisa membagi uang itu secara merata begitu saja. Kita harus jujur dan jeli melihat talenta masing-masing anak. Misalnya anak ke-1 seorang penjudi, maka uang 2M akan habis dalam 2 hari; anak ke-2 penakut, maka uang akan tetap dan tidak kemana-mana; sementara anak-anak yang lain bisa dipercayai, dan adalah anak yang bisa berkembang. Maka pada 3 anak itulah si ayah akan membagi hartanya, sementara si ayah sendiri yang menjaga anak ke 1 dan 2.

Dalam kisah talenta, pemberontakan dilakukan hamba ke 3, merasa tuannya tidak adil. Jika hidup kita penuh kemarahan, pahit, kecewa, merasa diperlakukan tidak adil, maka kita tidak dapat apa-apa. Kita harus mengerti bagaimana cara kerjanya.

Ilustrasi
Dua orang masuk restoran terkenal. Orang pertama merasa enak dan akan mampir lagi, tapi orang kedua mencoba menebak bumbunya, bahkan berusaha mencari tahu resepnya. Di tahun selanjutnya orang pertama akan jadi pelanggan setia dan terus menghabiskan uangnya, sementara orang kedua akan mulai menghasilkan uang, karena membuka restauran dengan rasa yang hampir sama.

Kesaksian
Di Korea p Agung membutuhkan jaket karena musim dingin. P Agung semakin kedinginan karena jaket yang digunakan salah. Setelah membeli dan mengenakan jaket yang benar, barulah p Agung merasa nyaman. Walau cuaca dan suhu-nya sama, tapi jaket yang digunakan berbeda, maka yang dirasakan p Agung berbeda.
Pepatah Norwegia: sebenarnya tidak ada cuaca buruk, yang ada adalah pakaian yang buruk.

Kita tidak perlu minta Tuhan ubah kondisi sekitar kita. Saat kita mengubah cara hidup kita, maka kita bisa melaluinya dengan nyaman.

Orang Kristen harus baca Alkitab secara rutin, maka Roh Tuhan akan memimpin kita pada setiap kebenaran, sehingga tahu rahasia-rahasia kerajaan surga. Inilah yang menentukan apakah kita sama atau berbeda dengan manusia umumnya.

Kesaksian
P Agung punya kartu elite plus garuda karena sering menggunakan penerbangan untuk bepergian, sehingga tidak perlu antri untuk check-in. Samuel tahu sistem ini, dan memanfaatkan ini dengan ikut fasilitas p Agung, dan tidak antri.

Salah satu rahasia kerajaan Surga: Saat kita meminta kepada Bapa atau kepada Yesus, di dalam nama Yesus, maka yang Bapa lihat adalah Yesus dan bukan kita. Nama kita tidak berlaku, yang berlaku adalah nama Yesus, karena Bapa melihat pengorbanan Yesus. Keajaiban kita: jika kita di dalam Yesus, maka kita bisa nebeng Tuhan.

Mengerti hukum-hukum kerajaan surga seperti belajar naik sepeda. Sekali kita kuasai, maka akan tetap bisa seimbang. Hukum-hukum kerajaan surga terukir di hati kita, sehingga melekat di hati kita, dan membuat kita jadi luar biasa dan tanpa batas (unlimmited).

Kesaksian
Pesawat p Agung menuju Korea mengalami delay karena pesawat mengalami gangguan. Setelah tertunda 2 jam, akhirnya ganti pesawat. Saat pesawat baru siap terbang, p Agung dan keluarga mendapat fasilitas diangkut mobil langsung ke pesawat, sementara penumpang lain harus melalui lorong yang normal. P Agung tidak tahu mengapa mengalami ini, dan anggota keluarga yang lainpun tidak melakukan apa-apa, tapi semua mendapat kemudahan (favor).

Saat kita mendapat rhema dari pembacaan Alkitab, pendekatan kita pada Tuhan tidak lagi merengek-rengek, dan kita akan tahu apa yang harus dilakukan.

2. Setiap kelimpahan dan kemudahan yang Tuhan beri, selalu mengandung tanggung-jawab
Est 4: 12-14
Siapa tahu, mungkin justru untuk saat yang seperti ini engkau beroleh kedudukan sebagai ratu. (Est 4:14b)

Alkitab tidak menceritakan bahwa Hadasa hidup saleh, membaca Taurat, beriman, pintar atau memiliki jasa tertentu. Tiba-tiba Hadasa mendapat promosi menjadi ratu. Selama sekian waktu Ester menikmati posisinya sebagai ratu, mendapat berbagai fasilitas terbaik dan istimewa di kerajaan.
Ester mendapat semua kemudahan, favor, anugerah dengan sangat mudah, karena satu hari kelak dia mempunyai sebuah tugas dan tanggung-jawab yang harus kita kerjakan.

Ada orang-orang yang diberkati Tuhan dengan mudah. Orang-orang ini harus sadar bahwa ada tanggung-jawab yang harus dilakukan bagi Tuhan.

Kesaksian
P Agung punya teman-teman di berbagai kota. Setiap kali mendengar suatu pesan Tuhan yang harus dilakukan, mereka selalu melangkah paling awal untuk mengambil bagian tanpa diminta. Mereka ini orang-orang seperti Ester, tahu bahwa Tuhan sudah beri mereka kemudahan karena suatu tujuan.

Jika Tuhan berkati hidup kita, tidak berarti kita boleh bermewah-mewah.

Dalam segala sesuatu telah kuberikan contoh kepada kamu, bahwa dengan bekerja demikian kita harus membantu orang-orang yang lemah dan harus mengingat perkataan Tuhan Yesus, sebab Ia sendiri telah mengatakan: Adalah lebih berbahagia memberi dari pada menerima.” (Kis 20: 35)

Tidak perduli berapa banyak yang kita tabur, selama Tuhan sang sumber berkat ada bersama kita, maka kita tidak akan kekurangan.

Tidak perduli berapa susu yang kita tumpahkan, selama sapinya ada bersama kita, kita tidak akan kekurangan susu (Pepatah texas)

Kita harus tahu di mana bagian tanggung-jawab kita, karena jika kita kerjakan, maka Tuhan akan berkati kita dengan limpah.

3. Menyimpan harta di Surga
Mat 6: 19-21 – Yesus sendiri yang berkata supaya kita menyimpan harta di surga. Masalahnya di surga kita sudah tidak lagi butuh harta. Jalannya berlapis emas, permata ada di mana-mana.

Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama- Ku, diberikan- Nya kepadamu. (Yoh 15: 16)

Setiap kali Tuhan suruh kita melakukan sesuatu, yang biasanya ditolak oleh daging kita, itu seperti menabung di surga. Ini yang dimaksud saat Tuhan berkata “Simpan hartamu di Surga”. Jika dilakukan dengan menggerutu, bersungut-sungut, marah, maka kita tidak mendapatkan apapun.
Semakin banyak kita peroleh, semakin banyak simpanan kita di Surga. Jika tidak, maka tidak dapat apa-apa.

Kesaksian
Suatu kali sebelum memberkati sebuah pernikahan, Roh Kudus berkata pada p Agung, bahwa ia sudah mulai terbiasa melayani, dan mengerjakannya seperti rutinitas. Tapi dari sisi pengantin dan keluarganya, pernikahan itu adalah acara spesial dan hanya sekali dalam seumur hidup.
Roh Kudus minta p Agung juga memberikan pelayanan yang spesial, dan bukan sekedar rutinitas.

Cara kita menyimpan harta di surga: hidup kita berbuah; semua yang kita lakukan bagi Tuhan diperhitungkan.

Kesaksian
Sehabis kebaktian minggu pagi p Agung menerima kunjungan sepasang suami-istri paruh baya asal Wonosobo. Setelah bersalaman dan didoakan p Agung, suami-istri ini gantian mendoakan p Agung. P Agung mau dan meng-aminkan doanya, dan menganggap doa itu sebagai sesuatu yang berharga (precious). Karena sikap hati yang benar, Tuhan berjanji akan mengurapi p Agung lebih lagi.

Terima apapun dari orang lain dengan serius, rendah hati dan ucapan syukur.

Semakin kita punya banyak harta di surga, saat menginginkan sesuatu dan kita berdoa, maka kita akan mendapatkannya dengan mudah, karena hitungan/ ukuran yang berlaku di surga adalah limpah.
Semakin kita berbuah, hasilnya buah Roh, kita akan semakin jauh dari kedagingan.

Setiap kali memuji dan menyembah Tuhan, lakukan sepenuh hati, karena itu seperti mengumpulkan harta di surga.

Portal Bahtera: http://web.keluargarhema.com/

Korespondensi:
antoniusfw@facebook.com (FB);
antonius_fw@yahoo.com (YM);
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp, Line, WeChat 085 727 868 064

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 3,527 other followers