DEKLARASI UNTUK MEMATAHKAN KUTUK SETIAP BULAN

1. Januari : Kutukan Pelawak Tua
Di dalam nama Tuhan Yesus, kami tolak dan patahkan setiap kutuk pelawak tua di bulan Januari.
Kami perkatakan: Kami setiap anak-anak Tuhan penuh dengan karakter-karakter Ilahi, kami tidak bermain-main dengan hidup kami. Kami menghargai semua anugrah, karunia dan panggilan yang Tuhan tetapkan buat hidup kami. Kami setia melakukan perkara-perkara kecil maupun perkara-perkara besar yang Tuhan percayakan. Kami dimampukan untuk menuntaskan yang menjadi bagian, panggilan dan tugas kami dengan kuat.
Setiap kecenderungan jatuh dalam dosa, roh kebebalan, roh mengasihani diri sendiri, setiap ikatan kutuk pelawak tua, kami patahkan dalam nama Tuhan Yesus Kristus. Kami gantikan dengan 7 Roh Allah, Roh Kebijaksanaan dan Spirit of Excellent masuk dalam hidup kami. Kami berpegang pada segala yang Tuhan perintahkan. Destiny kami tidak ada yang terpotong, semuanya tuntas dan genap. Tuhan adalah Tuan dan Raja kami. Hanya rencana dan kehendak Tuhan yang boleh jadi dalam hidup kami.
Sesungguhnya kesukaan kami ialah taurat Tuhan, kami merenungkan taurat itu siang dan malam. Kami seperti pohon yang ditanam di tepi aliran air, kami menghasilkan buah pada musimnya dan tidak layu daunnya. Apapun yang kami perbuat berhasil.
Tuhan yang menjadi kepuasan kami, dunia tidak dapat menarik kami mundur. Kami percaya bahwa kami sudah terhisap masuk dalam kegerakan, menjadi pembawa lawatan di akhir jaman, dijamin menyelesaikan destiny kami dengan tuntas, genap dan kuat.
Ya Tuhan Alfa dan Omega, Tuhan yang mengawali dan mengakhiri semuanya di dalam nama Tuhan Yesus Kristus, jadi dan digenapi. Amin – amin – amin !!!

2. Februari : Kutukan Martir
Di dalam nama Tuhan Yesus, dengan otoritas dan kuasa Tuhan kami mau patahkan setiap kutuk iblis di bulan Februari.
Kami adalah orang-orang yang hidup dalam kehendak dan ketetapan Tuhan. Setiap kutuk kematian yang seharusnya tidak terjadi, pengorbanan yang sia-sia, semuanya kami mau tolak dan batalkan di dalam nama Tuhan Yesus. Kami perkatakan ada kehidupan yang dari Tuhan masuk dalam hidup kami.
Setiap ambisi-ambisi manusia digantikan dengan visi yang dari Tuhan. Pikiran kami ditundukkan di bawah pikiran Kristus, dan kami adalah orang-orang yang melakukan setiap perintah Tuhan dalam ketepatan. Kami adalah orang-orang yang berjalan dalam rencana dan kehendak Tuhan. Kami akan menjadi pasukan-pasukan yang melakukan dan menyelesaikan tugas kami hingga tuntas sampai dengan waktu yang ditetapkan oleh Tuhan sendiri. Kami hanya mendedikasikan hidup kami sepenuhnya bagi Tuhan Yesus Raja kami. Semuanya dimateraikan dan jadi dalam nama Tuhan Yesus. Amin – amin – amin !!!

3. Maret : Kutukan Kelahiran yang dipaksa
Di dalam nama Tuhan Yesus Kristus kami tolak dan patahkan semua kutuk bulan Maret dengan darah Yesus dan perjanjian garam. Kami batalkan semua kutukan si jahat dalam bulan Maret.
Kami lahir dengan destiny kuat yang dari Tuhan, karena kami adalah anak-anak perjanjian Tuhan. Semua yang jadi keinginan kami akan dicukupkan Tuhan sesuai dengan kehendakNya.
Akan keluar dari hidup kami ucapan syukur dalam segala keadaan. Kami diberi kerelaan dan sukacita melakukan kehendak Tuhan supaya kami selesaikan bagian kami dengan kuat dan tuntas. Hidup kami dalam anugrah dan berkat Tuhan, tidak ada kutuk dalam hidup kami. Kami ada dari Tuhan, oleh Tuhan dan untuk Tuhan. Amin – amin – amin !!!

4. April : Kutukan Bencana
Di dalam nama Yesus Kristus kami batalkan dan patahkan semua kutuk di bulan April dan hanya berkat yang dari Tuhan yang boleh turun dalam hidup kami.
Setiap bencana alam, gunung meletus, gempa bumi, tanah longsor, tsunami, semua dalam kendali dan proteksi Tuhan yang sempurna. Kami tahan setiap musibah dan hanya ketetapan Tuhan yang jadi. Cover perlindungan darah Yesus selalu ada bagi kami, keluarga kami dan keturunan kami. Cawan doa, cawan kebaikan dan cawan deklarasi kami penuh hingga setiap rencana Tuhan bagi kami terpenuhi, tidak ada bencana musibah apapun yang mengikuti kami, kami hidup dalam kesempurnaan Tuhan di roh, jiwa dan tubuh kami.
Kami adalah orang-orang yang diberkati dan jadi berkat bagi sekitar kami. Setiap kaki kami melangkah selalu dalam jalan Tuhan karena firman Tuhan adalah pelita bagi kaki kami. Kami masuk dalam rancangan Tuhan yang sempurna. Kami selalu bergerak sesuai dengan kehendak Tuhan. Dimana Tuhan bawa kami dan tempatkan kami selalu terjadi gelombang lawatan Tuhan yang dahsyat, dan hanya nama Tuhan yang dipermuliakan. Semua jadi dan termeterai di dalam nama Tuhan Yesus Kristus. Amin – amin – amin !!!

5. Mei : Kutukan Cendekiawan
Di dalam nama Tuhan Yesus Kristus kami mau patahkan semua kutuk bulan Mei.
Tuhan yang memberi kami roh hikmat, wahyu dan pengertian. Kami hidup bukan dengan pertimbangan manusia tetapi sesuai dengan kehendak Tuhan.
Kami dimampukan dapat menangkap kairos Tuhan dengan kuat, tidak ada di antara kami yang kehilangan kairos dari Tuhan. Kami terima jatah kami utuh dan sempurna.
Kami akan terus naik dan tidak turun. Kami akan lewati semua penghalang dan rintangan bersama dengan Tuhan, karena Tuhan sendiri yang berjalan di samping kami. Hidup kami tidak akan ada lagi keraguan yang bukan dari Tuhan karena anugrahNya yang memampukan kami sampai garis akhir. Amin – amin – amin !!!

6. Juni : Kutukan Korban perang
Di dalam nama Tuhan Yesus Kristus kami tolak dan patahkan setiap kutuk di bulan Juni.
Kami berdiri berperang untuk kerajaan Tuhan ditegakkan. Kemenangan demi kemenangan hanya untuk Tuhan dan kami adalah orang-orang yang lebih dari pemenang bersama dengan Tuhan. Setiap pengorbanan yang diminta Tuhan akan menjadi lawatan bagi Tuhan. Tidak ada korban perang di antara kami tapi biarlah pengorbanan kami hanyalah yang sesuai dengan kehendak Tuhan dan menjadi korban yang harum dan menyenangkan hati Tuhan.
Setiap akar kepahitan dicabut dan digantikan dengan buah kemanisan yang dapat memberi kemenangan dalam hidup kami. tidak ada iblis yang dapat mengambil keuntungan dalam hidup kami baik dari segi material maupun spiritual. Segala perkataan dan perbuatan kami hanya dikendalikan oleh Tuhan Yesus Kristus sendiri. Amin – amin – amin !!!

7. Juli : Kutukan Camp perang
Di dalam nama Tuhan Yesus Kristus kami tolak dan patahkan semua kutuk di bulan Juli.
Semua roh kemarahan, roh perpecahan, panah api si jahat kami tengking di dalam nama Tuhan Yesus. Tidak ada satupun yang bisa menjamah hidup kami, keluarga kami, gereja kami, pelayanan kami dan negara kami. Tidak ada lagi kesalah-pahaman di antara kami, tetapi yang ada hanyalah kesehatian dalam Tuhan Yesus Kristus.
Kami perkatakan ada buah kasih, kebaikan, kesabaran dan damai sejahtera. Kami bukanlah orang-orang yang ada di camp perang. Tidak ada lagi keluarga yang hancur dan dirusak setan. Tembok unity kami dibangun kuat, dan kami selalu ada dalam tudung Tuhan yang sempurna. Kami percaya Tuhan menghadapkan wajahNya pada kami dan memberi kami damai sejahtera. Tuhan adalah Jehovah Shallom kami, damai sejahtera Allah yang melampaui segala akal akan memelihara hati dan pikiran kami dalam Tuhan Yesus Kristus. Semua jadi dan termeterai dalam nama Tuhan Yesus Kristus. Amin – amin – amin !!!

8. Agustus: Kutukan Kesedihan
Di dalam nama Tuhan Yesus Kristus kami batalkan semua kutukan iblis di bulan Agustus.
Setiap selubung kesedihan yang mengurung jiwa kami, kami robek dan hancurkan. Kami patahkan setiap roh mengasihani diri sendiri, merasa terpuruk, lemah dan tidak berdaya.
Kami percaya kami adalah orang-orang yang penuh dengan damai sejahtera Ilahi. Kami kuat karena Tuhan yang menguatkan kami. Kami bersukacita karena Tuhanlah sukacita kami. Tidak ada yang bisa mencuri sukacita kami, hati kami melimpah-limpah dengan ucapan syukur karena kami percaya pada setiap rancangan Tuhan dalam hidup kami.
Kami adalah umat yang percaya kepada Tuhan dengan segenap hati kami dan tidak bersandar kepada pengertian kami sendiri. Kami mau kebaskan setiap pikiran-pikiran negatif, semua yang manis, yang menyenangkan, semua yang membangun dan yang sedap didengar itu yang kami pikirkan dan jadi bagian kami. Amin – amin – amin !!!

9. September : Kutukan menjadi pertapa
Di dalam nama Tuhan Yesus kami batalkan dan kami patahkan semua kutuk di bulan September.
Kami jadi garam dunia yang memberkati banyak orang. Kami jadi terang yang bercahaya di depan banyak orang dan memuliakan nama Tuhan.
Kami bukan orang yang pemurung dan penyendiri, tetapi kami adalah orang-orang yang mudah bergaul, mengasihi sesama dan selalu menjadi berkat bagi banyak orang.
Kami bukan orang yang pemarah tetapi kami adalah orang yang memuji dan memuliakan nama Tuhan. Kemanisan dan kesabaran ada dalam hidup kami.
Kami memiliki sikap dan respon hati yang benar di hadapan Tuhan karena Roh Kuduslah yang mengontrol hidup kami sepenuhnya, ada sukacita ilahi yang masuk dalam hidup kami. Tidak ada di antara kami yang merasa kesepian karena kami punya Tuhan yang hidup dan mengasihi kami. Amin – amin – amin !!!

10. Oktober : Kutukan kelaparan
Di dalam nama Tuhan Yesus Kristus kami patahkan semua kutukan kelaparan di bulan Oktober.
Tidak ada lagi kutuk kemiskinan di antara kami. Kami dijamin dengan berkat yang dari surga, lumbung-lumbung kami penuh melimpah, sampai kami dapat memberkati bangsa-bangsa.
Kami mau usir setiap belalang pengerip, belalang pelompat, belalang pelahap dan belalang pindahan, di dalam nama Tuhan Yesus Kristus. Kami terima berkat dan jatah kami utuh dan lengkap tanpa tercecer bahkan dobel porsi. Setiap berkat yang selama ini dicuri iblis, kami perkatakan dikembalikan 7 kali lipat, dan kami akan memuliakan Tuhan dengan harta yang Tuhan percayakan pada kami.
Kasih Tuhan yang sempurna melingkupi hidup kami. tidak ada lagi kebekuan dan kehampaan. Hati kami dipenuhi dengan sukacita dan damai sejahtera yang melampaui segala akal. Segala mindset, belenggu jiwa, dan cetakan jiwa dari nenek moyang yang selalu menghambat dan membawa kegagalan dalam hidup kami, kami patahkan di dalam nama Tuhan Yesus Kristus.
Jiwa kami dipenuhi dengan Firman Tuhan, buah-buah roh ada dalam hidup kami. Jiwa kami sekarang bukan milik kami sendiri tetapi menjadi tawanan Roh Kudus.
Kami juga mau buka telinga roh kami untuk mendengar apa yang Tuhan perintahkan. Roh Kudus akan memimpin kami menangkap Firman Tuhan. Tidak akan ada lagi kematian rohani. Akan ada gelombang haus dan lapar akan Firman Tuhan dan kebenaran. Kami akan menikmati jatah dan bagian kami di alam roh, sampai semuanya jadi nyata dan genap dalam hidup kami. Semuanya jadi dan termeterai di dalam nama Tuhan Yesus. Amin – amin – amin !!!

11. November : Kutukan kegilaan
Dengan kuasa dan otoritas yang dari Tuhan, kami tolak dan patahkan semua kutuk bulan November
Dan sesungguhnya Tuhan akan mendatangkan kepada kami kesehatan dan kesembuhan pada jiwa kami, dan Tuhan akan menyembuhkan kami, dan akan menyingkapkan kepada kami kesejahteraan dan keamanan yang berlimpah-limpah. Tidak ada lagi kegilaan, tidak ada lagi kefasikan.
Hidup kami hanya boleh dipenuhi oleh Roh Tuhan, tidak ada kuasa iblis yang boleh merasuki bahkan menyentuh hidup kami. Kami hanya akan mendengar suara Roh Kudus. Tidak ada lagi suara-suara yang bukan dari Tuhan yang mencoba membawa kami dalam kegagalan dan penyesatan. Tapi Telinga kami, hati kami hanya mendengar suara Tuhan.
Kami menjadi orang yang bebas, tidak ada lagi belenggu dari iblis. Tapi kami menjadi tawanan Roh Tuhan. Di dalam nama Tuhan Yesus. Amin – amin – amin !!!

12. Desember : Kutukan Kotak Pandora dan kiamat
Di dalam nama Tuhan Yesus Kristus kami batalkan semua kutukan di bulan Desember.
Kami adalah orang-orang yang punya penguasaan diri. Kami hanya membuka segala sesuatu yang dibuka oleh kunci kerajaan surga. Kami mau tutup semua yang sudah kami buka yang bukan dari Tuhan. Biar Tuhan yang pegang kendali setiap langkah hidup kami.
Kami berjalan dalam kehendak dan rencana Tuhan yang ajaib. tidak ada satupun langkah kami yang menyimpang dari jalan Tuhan. Hidup kami melakukan apa yang Tuhan kami perintahkan, dan bukan atas kehendak dan kemauan daging kami sendiri.
Kami dijamin menuntaskan tugas kami sampai garis akhir. Tidak ada satupun dari kami yang binasa. Perkataan dan perbuatan kami menjadi berkat untuk sekitar kami. Di dalam nama Tuhan Yesus. Amin – amin – amin !!!

*) note:
> Kutukan ini tidak selalu mengenai tepat yang lahir di bulan yang bersangkutan, tapi 12 kutukan ini bisa juga kena kepada orang yang lahir di bulan lain.
> Jangan hanya memperhatikan bulannya, tapi perhatikan efeknya kepada kehidupan kita. Jika sebuah kutuk dirasa berdampak pada kita atau anak kita, maka harus dipatahkan.

Minggu, 24 Agustus 2014
Perang Bintang
Petrus Agung

Di dalam kehidupan ada hal-hal yang bisa kita jelaskan dengan logika, bisa dilihat hubungan sebab-akibatnya. Tapi ada hal-hal lain yang sama sekali tidak bisa dijelaskan secara logika.

Contoh:
Seorang anak menderita koma karena kecelakaan. Saat akan didoakan, p Agung meminta ayah si anak untuk merelakan. Beberapa saat setelah didoakan, tanda-tanda vital si anak menghilang, dan dinyatakan meninggal. Saat orang tuanya masuk ke ruangan, tanda-tanda kehidupan pulih. Saat orang tuanya kembali keluar, si anak meninggal lagi. Saat orang tuanya masuk ke ruangan, tanda-tanda vitalnya kembali muncul. Hal ini berlangsung hingga 3 kali. Tuhan berkata kepada p Agung bahwa si anak berat berpisah dengan orang tuanya. Dan karena agak usil, dia takut bertemu Tuhan. Akhirnya orang tua mengatakan pada si anak bahwa dia sudah diampuni Tuhan Yesus. Setelah itu si anak bisa meninggal dengan tenang.
Beberapa orang lain yang dalam kondisi koma, baru bisa meninggal setelah ada pemberesan, atau menunggu keluarga yang belum datang.
Seorang hamba Tuhan mengalami pergumulan karena ayahnya sakit parah. DOktoberer berkata bahwa sebenarnya sudah meninggal, dan hidupnya tergantung alat bantu. Setelah didoakan, tanpa mencabut alat penopang kehidupan, si ayah meninggal dengan tenang.
Ada hal-hal lain yang tak terjelaskan: seorang yang kerja apapun selalu gagal, melakukan apapun selalu sial, tempat-tempat yang digunakan untuk dagang apapun malah rugi dan akhirnya tutup.

Segala yang bukan dari Tuhan harus dipatahkan dalam hidup kita!

Kita harus mengerti peperangan rohani, karena banyak hal yang tidak bisa dijelaskan secara logika. Jika kita tidak menyerang setan, maka setan anggap itu kelemahan dan peluang untuk menghancurkan kita.

Alkitab berkata bahwa peperangan rohani itu nyata. Sebutan “bintang timur” seperti sebuah jabatan/ kepangkatan. Di awal yang punya sebutan ini adalah Lucifer saat jatuh. Tapi dalam kitab wahyu dikatakan Yesus adalah bintang timur yang gilang-gemilang. Kita sebagai anak-anak Tuhan adalah juga merupakan keturunan Abraham, sehingga termasuk bintang-bintangnya Tuhan.

wild ocean waves leaving nothing on the beach but the foam of their shame; Lost stars in outer space on their way to the black hole. (Yud 1: 13,MSG)

Ada bintang-bintang yang hilang menuju lubang hitam. Lubang hitam adalah benda langit yang menyedot habis benda langit lain. Banyak anak-anak Tuhan menjadi bintang yang jatuh.

Di dunia ada 2 rencana besar:
1. Rencana setan: tujuannya menguasai dunia, dan menghancurkan hidup anak-anak Tuhan.
2. Rencana Tuhan: rancangan damai sejahtera, limpah, memberi kita hari depan yang penuh pengharapan.

Pada 33° LU ada banyak kota yang mengalami hal-hal mengerikan: Bagdad-Irak, Damaskus-Syria, Beirut-Lebanon, Kabul-Afganistan, Nagasaki-Jepang, Benghazi-Libya, Segitiga bermuda, Babilonia kuno, lembah Megido, perkiraan lokasi taman Eden. Semua ini tidak kebetulan. Iblis tidak mau ada Eden kedua.
Kita tidak ikut rencana setan, tapi kita ikut rencana Tuhan.

Saat tim Bahtera mengunjungi Edinburgh, Scotland, ada 2 hal yang ditemui:
1. The stone of destiny, konon ini merupakan batu alas tidur Yakub, saat dia bermimpi melihat Surga terbuka, dan malaikat Tuhan naik-turun.
2. Millenium clock, di museum Edinburgh.

Millenium clock” tingginya 33 kaki (feet), terdiri atas 3 bagian: bawah, tengah, dan atas. Di bagian atas ada gambar 12 patung yang mengerikan. Patung ini dibuat pada musim panas 1999, oleh Eduard Bersudsky, dikerjakan dalam 8 minggu, dalam kondisi tidak sadar (trance). Patung ini ternyata adalah 12 kutukan bagi 12 bulan. Kutukan ini tidak selalu mengenai tepat yang lahir di bulan yang bersangkutan, tapi 12 kutukan ini bisa juga kena kepada orang yang lahir di bulan lain.

Jangan hanya memperhatikan bulannya, tapi perhatikan efeknya kepada kehidupan kita. Jika sebuah kutuk dirasa berdampak pada kita atau anak kita, maka harus dipatahkan.

12 kutukan setan di “millenium clock” yang harus dipatahkan:
1. Januari: kutuk pelawak tua
Saat Simson saat dipenjara, dia dijadikan pelawak oleh orang Filistin (Hak 16: 25). Simson dipilih Tuhan sejak awal, tapi mempermainkan anugerah Tuhan dalam hidupnya.

Pelawak yang dimaksud adalah orang yang tidak serius dengan hidupnya, tidak serius menanggapi penetapan Tuhan, ujungnya hancur dan ditertawakan orang. Semua kebaikan Tuhan dianggap ringan, tidak pernah serius bertobat dan berubah.

Mike Tyson saat ini bekerja sebagai pelawak di Las Vegas. Dia menulis buku “from zero to zero”.

2. Februari: kutuk martir
Martir karena nama dan penetapan Tuhan adalah mulia.
Kutuk martir ini artinya mati atau mengorbankan diri karena orang lain, secara konyol.

Contoh: Asael adik Yoab mengejar Abner, padahal sudah diperingatkan. Akhirnya Asael mati konyol di tangan Abner.

Ada orang yang mengorbankan dirinya bagi orang lain secara konyol. Contoh: menanggung hutang teman, ikut membolos karena solider dengan teman, dll.

3. Maret: kutuk kelahiran yang dipaksa
Kutuk ini dialami oleh orang yang merasa bahwa selama ini tidak bisa menikmati kehidupan: sekolah dipaksa orang tua, bekerja dipaksa suami/ istri, melakukan sesuatu karena dipaksa keadaan.
Ayub dalam puncak penderitaannya mengeluh dan mengutuki hari kelahirannya (Ayub 3).

Ada orang yang dipaksa Tuhan, ada yang dipaksa setan. Kita lahir karena tujuan Ilahi, bukan karena terpaksa atau rencana setan. Apapun yang Tuhan rencanakan atas kita akan jadi, dan tidak ada kuasa selain Tuhan yang bisa memaksa kita

4. April: kutuk bencana
Kutuk ini dialami oleh orang yang merasa bahwa kemanapun pergi diikuti bencana dan musibah, apapun yang dibuat sial. Kutuk ini digambarkan Ayub dalam Ayb 18: 7-12.

Rencana Tuhan: kebajikan dan kemurahan mengikuti seumur hidup kita, kemanapun kita pergi.

Kebajikan dan kemurahan belaka akan mengikuti aku, seumur hidupku; dan aku akan diam dalam rumah TUHAN sepanjang masa. (Mzm 23: 6)

5. Mei: kutuk cendekiawan
Kutuk ini dialami oleh orang yang terlalu banyak memakai pertimbangan manusia-nya sendiri.

Hak 5: 15-16 – Debora mengajak Israel berperang, tapi pasukan Ruben banyak pertimbangan.

Mempertimbangan segala sesuatu itu baik. Tapi jika yang terdepan adalah pertimbangan manusia, maka kita akan jadi orang yang terus menimbang dan mendua hati. Akibatnya tidak mendapatkan apapun.
Kita berjalan dengan iman, bukan dengan apa yang terlihat.
Kita menggunakan hikmat Tuhan, bukan hikmat manusia.

6. Juni: kutuk korban perang
Kutuk ini dialami oleh orang yang merasa hidupnya adalah korban dari orang lain: anak, istri/ suami, kawan, tetangga, keluarga, dll. Akhirnya punya mentalitas korban (victim mentallity)

Orang yang punya victim mentallity tidak pernah menang. Yesus tidak pernah merasa diriNya sebagai korban, tapi Dia melakukan kehendak Bapa, menyelesaikan dan menjadi pemenang.

Kita bukan korban perang, kita adalah pemenang, bahkan lebih dari pemenang

Kita pasukan Tuhan yang berkemenangan, bukan orang yang terhenti di tengah jalan.

7. Juli: kutuk hidup seperti di camp perang
Kutuk ini dialami oleh orang yang di dalam hidupnya tidak pernah ada shalom, hanya berisi ketegangan dan kepanikan perang, yang dicari dan diperjuangkan tidak jelas.

Selama hidup kita seperti camp perang, berkatnya seperti ransum tentara. Tuhan mau kita hidup dalam shalom, unity, kasih, berkat Tuhan.

Di mana ada kebenaran di situ akan tumbuh damai sejahtera, dan akibat kebenaran ialah ketenangan dan ketenteraman untuk selama-lamanya. (Yes 32: 17)

8. Agustus: kutuk kesedihan
Kutuk ini dialami oleh orang yang selalu menangis dan bersedih, tidak bisa menikmati kebahagiaan. Rancangan Tuhan adalah kita semua berbahagia (Matius 5)

Nabi Yeremia sepanjang hidupnya meratap dan dirundung kesedihan, tidak pernah menikmati sukacita.

Kita orang-orang yang berbahagia, jika kita menangis, itu tangisan untuk jiwa-jiwa.

9. September: kutuk pertapa
Orang yang menyendiri, mencari keinginannya, amarahnya meledak terhadap setiap pertimbangan (Ams 18: 1)

Kutuk ini dialami oleh orang yang tidak bisa mendengar perkataan orang lain, hidup dengan kebenaran diri sendiri, hidup menyendiri, egois. Setiap kali mendengar pendapat yang berbeda, amarahnya meledak. Mereka tidak percaya kepada orang lain, susah bergaul, di dalam dirinya berisi marah, kecewa, sakit hati.
Contoh: Kain, Saul, Uzia, dll.

Kita orang yang hidup bagi orang lain, garam dan terang dunia, punya kemanisan Tuhan

10. Oktober: kutuk kelaparan
Wujud kutuk ini di jasmani: kemiskinan. Wujud kutuk ini di jiwa: ada kekosongan jiwa, kurang kasih, kurang perhatian, tertolak, kesepian. Wujud kutuk ini di roh: hanya terima cerita kosong, tapi tidak mendapat makanan di roh. Yang didengar berita negatif, kemarahan, sakit hati.

Tuhan beri kita kelimpahan, tidak ada orang miskin di antara kita, jiwa kita mendapat ketenangan dari Tuhan, roh kita dipuaskan dengan firman, kebenaran dan hadirat Tuhan.

11. November: kutuk Kegilaan
Wujud kutuk ini: mendengar suara-suara tertentu yang bukan dari Tuhan, jiwa yang labil: sebentar gembira – sebentar sedih, melakukan tindakan-tindakan gila untuk diri sendiri atau untuk sesuatu yang tidak penting.

Tuhan memberikan kita jiwa yang stabil dan kekuatan roh yang luar biasa

12. Desember: kutuk kotak pandora dan kiamat
Kotak pandora adalah kotak yang jika dibuka akan keluar segala hal yang buruk, seperti neraka tumpah. Orang-orang yang jika melakukan sesuatu, ujungnya malapetaka, masalah, kiamat dan tak tertolong.

Contoh di Alkitab: Ham anak Nuh, menceritakan aib Nuh pada keluarganya. Ini seperti membuka kontak pandora. Sem dan Yafet menutupi aib bapaknya, akibatnya Sem dan Yafet diberkati oleh Nuh, tapi Ham dan keturunannya dikutuk.

Minta pada Tuhan supaya kita hanya membuka apa yang bisa dibuka dengan kunci-kunci kerajaan Surga. Yang bukan dari Tuhan jangan iseng dibuka, karena ujungnya mengerikan.

Portal Bahtera: htetapi://web.keluargarhema.com/

Korespondensi:
antoniusfw@facebook.com (FB);
antonius_fw@yahoo.com (YM);
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp 085 727 868 064

Minggu, 17 Agustus 2014
Plan and Design
Petrus Agung

Dunia tidak sedang bergulir begitu saja. Ada 2 kekuatan berbeda yang membuat perencanaan dan desain tentang dunia: Tuhan yang merupakan versi yang mulia, dan setan yang merupakan versi buruknya.

Tuhan perintahkan tim Bahtera berangkat ke Inggris dengan beberapa alasan:
1. Warisan rohani
Pesan Tuhan: akan ada perubahan fundamental di Inggris. Sebelum hal itu terjadi, Bahtera harus mengambil warisan rohani yang sudah tersimpan di sana berabad-abad. Kerajaan Inggris adalah satu-satunya negara yang pernah menguasai dan menjajah dunia secara nyata. Di mata Tuhan ini bukan karena kemampuan suatu bangsa semata, tapi ada campur tangan Tuhan.

2. Pergeseran ekonomi
Kondisi ekonomi dunia saat ini: Dollar Amerika menuju kehancuran, Euro juga akan melemah, tapi Poundsterling akan bertahan. Sehingga negara-negara yang dalam tudung Inggris kondisinya akan lumayan.

3. Yer 33: 3, 17-26
Berserulah kepada-Ku, maka Aku akan menjawab engkau dan akan memberitahukan kepadamu hal-hal yang besar dan yang tidak terpahami, yakni hal-hal yang tidak kauketahui. (Yer 33: 3)

Jangan menolak jika Tuhan ajari berbagai hal besar yang tidak kita ketahui. Kita seharusnya berseru dan bertanya kepada Tuhan, karena pengetahuan dan pemikiran manusia terbatas

Sebab beginilah firman TUHAN: Keturunan Daud tidak akan terputus duduk di atas takhta kerajaan kaum Israel! Dan keturunan imam-imam orang Lewi tidak akan terputus mempersembahkan korban bakaran di hadapan-Ku dan membakar korban sajian dan mengorbankan korban sembelihan sepanjang masa.” (Yer 33: 17-18)

“Beginilah firman TUHAN: Jika kamu dapat mengingkari perjanjian-Ku dengan siang dan perjanjian-Ku dengan malam, sehingga siang dan malam tidak datang lagi pada waktunya, maka juga perjanjian-Ku dengan hamba-Ku Daud dapat diingkari, sehingga ia tidak mempunyai anak lagi yang memerintah di atas takhtanya; begitu juga perjanjian-Ku dengan orang-orang Lewi, yakni imam-imam yang menjadi pelayan-Ku. (Yer 33: 20-21)

Dari daftar silsilah, raja-raja dan ratu-ratu kerajaan Inggris merupakan keturunan langsung dari suku Yehuda, terutama dari jalur raja Daud, dan juga merupakan keturunan suku Lewi.

Peperangan rohani harus dilakukan untuk mengambil berkat dan warisan rohani yang ada, karena selama ini semuanya itu disandera dan diikat kuasa gelap.

Setan selalu ingin mencuri apapun yang Tuhan berikan pada anak-anakNya

Salah satu kota tujuan adalah Edinburgh, Scotland. Kota ini dikenal sebagai pusat kelompok rahasia freemason (pembangun yang bebas), yang bercita-cita membentuk dan mengontrol dunia baru. Angka pangkat tertinggi freemason adalah 33.
Sebelum berangkat, visa dari bu Lisa (Mahanaim) ditolak kedutaan Inggris, karena setelah dicek dikatakan bahwa alamat perusahaan penjaminnya fiktif.
Di belakang istana Buckingham, ada gedung Grosvenor Palace di jalan yang bernomor 33. Ini adalah salah satu gedung perkantoran termahal di London. Perusahaan yang mengatakan akan menjamin bu Lisa mempunyai alamat kantor di gedung ini. Grosvenor berasal dari bahasa Prancis yang berarti “pemburu yang gagah perkasa” (the mighty hunter). Di dalam Alkitab yang mempunyai julukan ini adalah Nimrod, yang menurut tradisi membangun menara Babel.

Saat merenungkan kaitan dari semua hal di atas, Roh Kudus berkata bahwa kuncinya di angka 33. Menurut ps Larry Keffauver angka 3 adalah angka sakral bagi Tuhan:
Yesus mati dan bangkit di usia 33 tahun.
Daud memerintah di Yerusalem selama 33 tahun.
Beberapa ahli menghitung bahwa ada 33 mujizat Yesus yang disebutkan dalam Alkitab.
Kata “Elohim” tercatat 33 kali dalam kitab Kejadian.
Angka trinitas adalah 3: Bapa, Putera, Roh Kudus
Manusia terdiri atas roh, jiwa, tubuh
Yesus bangkit pada hari ke-3
Ada 3 penghulu malaikat besar: Michael, Gabriel, Rafael
Ada 3 persembahan orang Majus: emas, kemenyan, mur.
3 murid terdekat Yesus: Petrus, Yakobus, Yohanes
3 sosok yang muncul saat Yesus dimuliakan di bukit: Yesus, Musa, Elia
3 ruangan dalam kemah suci yang dibuat Musa: halaman, ruang kudus, ruang maha kudus
3 pemimpin besar saat bangsa Israel keluar dari Mesir: Musa, Harun, Miriam
3 orang yang tidak mau menyembah patung Nebukadnezar: Sadrakh, Mesakh, Abednego.
3 hal yang ada di ujung segalanya: iman, pengharapan, kasih.
dst

Saat dikaitkan dengan kota London, diperoleh kebetulan yang aneh:
Lebar kota 33 miles
Terbagi dalam 33 distrik
Ada 33 jalan masuk ke kota
Ada 33 trayek bis kota

Saat di cek pada peta dunia, di sekitar 33° lintang utara terdapat lokasi-lokasi berikut:
Bagdad, Irak – saat ini masih dalam peperangan dengan ISIS
Damaskus, Syria – perang saudara
Beirut, Lebanon – perang saudara
Kabul, Afganistan
Nagasaki, Jepang – dijatuhi bom atom pada perang dunia ke-2
Benghazi, Libya
Segitiga Bermuda
Lembah Megido – lokasi kelak terjadinya Armagedon.
Tempat perkiraan keberadaan taman Eden: pertemuan antara sungai Tigris dan sungai Efrat
Area 51, Amerika Serikat – lokasi pengujian senjata yang sangat tertutup

(http://en.wikipedia.org/wiki/33rd_parallel_north)

setan selalu meniru Tuhan, dan membuat segala sesuatunya berseberangan dengan rencana Tuhan.

Diperkirakan Tuhan membuat taman Eden di 33° LU, maka iblis membuat kota-kota yang mengerikan dan hancur di sepanjang 33° LU. Iblis tidak mau ada Eden yang baru.

Sebab setiap rumah dibangun oleh seorang ahli bangunan, tetapi ahli bangunan segala sesuatu ialah Allah. (Ibr 3:4)

Kelompok rahasia menyebut dirinya freemason, pembangun yang bebas. Artinya mareka ingin bebas mendesain sendiri di luar desain Tuhan.

Setiap orang yang menolak desain Tuhan dalam hidupnya, ujungnya adalah kehancuran. Karena hanya Yesus-lah yang bisa membangun hidup kita jadi luar biasa.

Tuhan jelaskan semua ini karena segala sesuatunya sudah dekat.

Jangan hidup menurut desain kita sendiri, tapi berdasar desain Tuhan.

For I know the plans I have for you,” declares the LORD, “plans to prosper you and not to harm you, plans to give you hope and a future. (Yer 29: 11, NIV)

Portal Bahtera: http://web.keluargarhema.com/

Korespondensi:
antoniusfw@facebook.com (FB);
antonius_fw@yahoo.com (YM);
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 2A67038C
WhatsApp 085 727 868 064

Minggu, 10 Agustus 2014
Repentance
Larry Keffauver

Kunci transformasi adalah pertobatan

Tuhan tidak ingin kita sekedar berubah, tapi harusnya hingga ber-transformasi menjadi semakin serupa dengan Yesus. Saat orang-orang melihat kehidupan kita, mereka ingin melihat Yesus hidup di dalam kita.
Yesus mengawali pelayanan dengan seruan untuk bertobat.

Sejak waktu itulah Yesus memberitakan: “Bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga sudah dekat!” (Mat 4: 17)

Petrus juga mengawali pelayanannya dengan seruan untuk bertobat.

Jawab Petrus kepada mereka: “Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimu dibaptis dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu, maka kamu akan menerima karunia Roh Kudus. (Kis 2: 38)

Pertobatan = metanoeō = μετανοέω (G3340). Metanoia artinya merubah arah.
Jika hidup kita mengarah kepeda kesalahan dan dosa, untuk bertobat artinya berbalik ke arah yang berlawanan, yaitu menuju kebenaran dan kepada Kristus.

Pertobatan adalah perubahan orientasi dan arah secara total

Jika saya tidak bertobat, saya berpusat pada diri sendiri dan egois. Saat bertobat, kita berfokus kepada Yesus dan orang-orang lain.

Pertobatan tidak hanya diperlukan di awal kehidupan Kristen kita, tapi juga di sepanjang hidup kita.

7 langkah/ kualitas yang menandai “dukacita Ilahi” yang memimpin kepada pertobatan:
Godly sorrow brings repentance that leads to salvation and leaves no regret, but worldly sorrow brings death. See what this godly sorrow has produced in you: what earnestness, what eagerness to clear yourselves, what indignation, what alarm, what longing, what concern, what readiness to see justice done. At every point you have proved yourselves to be innocent in this matter (2Kor 7: 10-11, NIV)

1. earnestness – kesungguhan
Saat bertobat, kita harus sungguh-sungguh ingin membereskan hubungan kita dengan Tuhan. Ada kesungguhan untuk lari menuju hadirat Tuhan, lari dari ke-egoisan kita, lari dari dunia, lari dari dosa, dan lari kepada belas-kasihan Tuhan.

Dukacita Ilahi menyebabkan kita lari mencari Tuhan.

Sering ada dosa-dosa tersembunyi dan rahasia dalam hidup kita: kesombongan, ke-egoisan, amoralitas, pornografi, keserakahan, cinta uang, dll.

Di luar kita bisa tampak suci, tapi kita tidak bisa menyembunyikan dosa kita dari Tuhan.

Dosa-dosa sehari-hari: pencobaan-pencobaan, keputusan-keputusan yang salah, memperkatakan hal-hal yang menyakit orang lain.

Kita membutuhkan belas-kasihan Tuhan setiap hari !

Doa yang paling kuno yang diucapkan gereja:

“Tuhan Yesus Kristus, anak Allah, kasihanilah kami yang berdosa ini”.

Sama seperti kebutuhan kita untuk mandi setiap hari, setiap hari kita juga perlu dibersihkan dari dosa kita oleh pengampunan dan cinta Tuhan.

2. eagerness to clear yourselves – keinginan membersihkan diri
Saat bertobat, kita ingin bersih, lepas dari beban berlebihan, siap untuk tidak memberi tempat pijakan pada iblis dan dosa dalam hidup kita. Banyak orang yang sibuk membela diri dan memberi alasan untuk dosa-dosa kita, sehingga tidak pernah bertobat.

Saat bertobat kita akan menjadi pemberani bagi Kristus dan tidak lagi merasa malu.

Alasan untuk tidak berani bersaksi bagi Kristus karena banyak orang menyadari dari dasar hatinya bahwa mereka telah menjadi munafik karena ada dosa yang disembunyikan.

Kita tidak bisa memiliki kehidupan yang penuh kuasa tanpa pertobatan.

3. indignation – kemarahan kudus
Saat bertobat, akan ada rasa marah dan jijik untuk diri sendiri karena dosa, ada keinginan untuk menyalibkan daging, ada rasa muak akan dosa-dosa kita.

Akar dari penyakit di fisik, emosional dan spiritual, adalah dosa.

Dosa-dosa yang tidak kita akui adalah racun bagi relasi-relasi kita, pekerjaan kita, di sekolah.

Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh. Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya. (Yak 5: 16)

4. Alarm – tanda bahaya
Kadang dalam hidup, kita terlalu dekat dengan api neraka, lalu hidup kita terbakar dengan dosa. Maka alarm dari Roh Kudus mulai berbunyi, supaya kita menghentikan dosa itu.

Jangan lari saat alarm Tuhan berbunyi, tapi kita harus lari kepada Tuhan.
Tidak ada alasan apapun untuk berbuat dosa dalam hidup kita.

5. Longing – kerinduan kepeda Tuhan
Pertobatan menghasilkan kerinduan kepada Yesus, dan untuk ada dalam hadirat Tuhan, mengalami kekudusan dan kemurnian Tuhan.

Bait suci kekudusan Tuhan adalah diri kita. Tuhan ingin kita murni dan bersih. Tuhan mau berikan kepada kita sebuah kerinduan pada hadiratNya, bukan sekedar di gereja, tapi juga di rumah, dalam pernikahan, dalam keluarga, di tempat kerja. Sehingga saat orang-orang melihat hidup kita, mereka akan melihat kerinduan akan Tuhan dalam diri kita.

Tidak ada satu hal pun yang kita lakukan bisa membuat kita jadi baik bagi Tuhan. Tapi Tuhan mengasihi kita, setiap kali jika mengaku dosa, Tuhan mengampuni kita.

6. Concern (zeal) – perduli (semangat yang berkobar)
Ada orang yang menjadi bosan dengan kekristenan dan menjadi apatis. Akibatnya tidak ada keinginan untuk bercerita tentang Yesus kepada orang-orang yang belum diselamatkan, tidak tergerak untuk membantu sekitar kita karena hati yang dingin.

Dukacita Ilahi membangkitkan keprihatinan dan keperdulian atas orang lain, dan semangat yang berkobar-kobar.

Pertobatan menghasilkan hasrat dan ke-fanatikan untuk mengasihi Tuhan, orang lain, musuh kita, dan diri kita sendiri. Tidak ada orang yang baik. Kita semua adalah pendosa-pendosa yang diselamatkan oleh kasih karunia Allah.

7. readiness to see justice done – kesediaan untuk melihat terlaksananya keadilan
Saat bertobat, kita tidak hanya ingin memulihkan relasi kita dengan Tuhan, tapi juga dengan sesama.

Pertobatan bukan sekedar menyesal, tapi ingin membuat segalanya jadi benar dan pulih kembali.

Pertobatan perlu memberikan ganti-rugi. Pertobatan bukan sekedar meminta maaf, tapi juga ingin memperbaikinya. Kita perlu bertobat karena perbuatan dan perkataan kita pada : pasangan, anak-anak, orang tua: sehingga semua hubungan di pulihkan.

Pertobatan juga menggerakkan kita untuk melunasi hutang-hutang dan nazar-nazar kita.

Pertobatan membuka pintu pengudusan dan transformasi. Tanpa pertobatan kita tidak bisa jadi bersih.

Tanpa pertobatan kita tidak akan pernah mengalami belas-kasihan dan kekudusan Tuhan.

Now may the God of peace Himself sanctify you completely; and may your whole spirit, soul, and body be preserved blameless at the coming of our Lord Jesus Christ. He who calls you is faithful, who also will do it. (1Tes 5: 23-24, NKJV)

Tuhan ingin menguduskan kita seutuhnya: tubuh-jiwa-roh, sehingga kita tidak bercela dan hidup menghasilkan buah Roh bagi Tuhan.

1Kor 11: 27-30 – Kita harus menguji diri kita sendiri sebelum menerima tubuh dan darah Kristus.

Karena itu hendaklah tiap-tiap orang menguji dirinya sendiri dan baru sesudah itu ia makan roti dan minum dari cawan itu. (1Kor 11: 28)

Saat kita terlalu nyaman dengan dosa-dosa yang tersembunyi, maka ber-akibat Injil tidak bisa dikabarkan, karena revival dimulai dari diri kita.

*) altar call untuk pertobatan

Portal Bahtera: http://web.keluargarhema.com/

Korespondensi:
antoniusfw@facebook.com (FB);
antonius_fw@yahoo.com (YM);
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 24D0C381
WhatsApp , WeChat, Line – 085 727 868 064

Minggu, 03 Agustus 2014
Dari Bertahan hidup sampai berkelimpahan
Yosea Christiono

Tuhan akan bawa kita kepada kelimpahan. Mengerti posisi kita saat ini menentukan kita akan bergerak ke mana, membuat kita mampu menanti janji Tuhan dengan tenang.

Kelimpahan bukan hanya soal materi, tapi soal hati, mental dan jiwa yang harus memiliki pondasi untuk menerima kelimpahan.

Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu. (Mat 6: 33)

Kita tidak bisa meloncat dari posisi bertahan hidup langsung menuju kelimpahan, karena harus melalui tahapan-tahapan. Tuhan akan membawa kita pada kelimpahan, tapi ditambahkan bertahap sesuai posisi kita.

Janji Tuhan kepada Abraham:

Berfirmanlah TUHAN kepada Abram: “Pergilah dari negerimu dan dari sanak saudaramu dan dari rumah bapamu ini ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu; Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar, dan memberkati engkau serta membuat namamu masyhur; dan engkau akan menjadi berkat. Aku akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau, dan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau, dan olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat.” (Kej 12: 1-3)

Orang pendatang selalu punya daya juang yang lebih besar. Itulah sebabnya Tuhan perintahkan Abraham pergi dan keluar dari tempatnya semula, karena Tuhan akan memberkati Abraham dan menjadikannya menjadi bangsa yang besar.

Janji Tuhan kepada Abraham juga merupakan jatah kita.

Jika kehidupan kita tidak ada peningkatan, maka ada yang salah dalam hidup atau pola pikir kita.

Segala berkat ini akan datang kepadamu dan menjadi bagianmu, JIKA engkau mendengarkan suara TUHAN, Allahmu: (Ul 28: 2)

Perkataan “jika” menandakan adanya syarat untuk mendapatkan janji Tuhan: jika hati kita menempel dan memiliki hubungan pribadi dengan Tuhan. Hati yang menempel pada Tuhan akan mengalami suka-cita, mempengaruhi konsep berfikir, emosi, dan mental kita. Semua itu akan membawa perubahan pola hidup yang akan mendatangkan berkat pada kita.

Ay 4 frase “hasil bumi” dan “hasil ternak” artinya yang diberkati bukanlah orang yang menganggur, tapi bekerja dan hatinya melekat pada Tuhan.

Banyak orang berada di persimpangan antara menginginkan yang jasmani atau yang rohani. Kebingungan ini tidak akan terjadi jika kita punya Tuhan, punya Firman, punya pengertian, dan punya Roh Kudus yang mendampingi kita.

Kelimpahan secara materi

Fil 4: 10-13 – Paulus mengerti arti kekurangan maupun kelimpahan (ay 5).
Ada 5 tahapan kelimpahan, dan ini tidak ditentukan oleh berapa materi yang dimiliki
1. Bertahan hidup – dilambangkan jari kelingking
2. Kekurangan – dilambangkan jari manis
3. Cukup – dilambangkan jari tengah
4. Lebih dari Cukup – dilambangkan jari telunjuk
5. Kelimpahan – dilambangkan jempol

… baik dalam hal kenyang, maupun dalam hal kelaparan (Fil 4: 12b)

Titik “bertahan hidup” berada di antara kenyang dan lapar. Jika saat ini kita berada di titik “bertahan hidup”, kita belum bisa berfikir tentang rumah atau kendaraan. Dari posisi “bertahan hidup” kita bisa mencapai kelimpahan, tetapi melalui tahapan-tahapan seiring pengalaman dengan Tuhan, perubahan pola pikir, perubahan mental, kebiasaan hidup.

Akulah pintu; barangsiapa masuk melalui Aku, ia akan selamat dan ia akan masuk dan keluar dan menemukan padang rumput. Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. (Yoh 10: 9-10)

Tuhan Yesus datang untuk menyelamatkan kita. Kemudian Ia menjamin bahwa kita bisa bertahan hidup, bahkan mencapai untuk berkelimpahan.

Level Cukup – Mzm 23: 1-2, 5-6

TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku. (Mzm 23:1)

Saat Tuhan gembala kita, maka kita berada di posisi cukup, artinya tidak kekurangan.
Ay 5 – Tuhan membawa dari level “tidak kekurangan” hingga level “limpah”
Ay 6 – Frase “kebajikan dan kemurahan” berbicara tentang hati dan jiwa kita.

Kukatakan ini bukanlah karena kekurangan, sebab aku telah belajar mencukupkan diri dalam segala keadaan. (Fil 4: 11)

Saat menulis ini posisi Paulus sebenarnya dalam kondisi kekurangan, bahkan kelaparan. Tapi Paulus memilih bersikap: belajar mencukupkan diri.

Level “cukup” adalah saat pemasukan seimbang dengan pengeluaran
Ilustrasi:
Pasangan muda yang baru menikah, gaji mereka berdua totalnya 2,7 juta. Ternyata mereka bisa hidup, bahkan menabung 200-300 ribu per-bulan. Artinya pasangan ini hidup di posisi cukup.

Level “cukup bukan hanya sekedar masalah angka. Jika pemasukan 5 juta, tapi pengeluaran 7 juta, maka masuk di posisi kurang. Pasangan dalam ilustrasi di atas penghasilannya lebih kecil, tapi di level “cukup”. Maka level “cukup” itu relatif.

Ilustrasi:
Penghasilan di awal menikah 3 juta. Beberapa tahun kemudian penghasilan jadi 5 juta. Jika gaya hidup-nya tetap sama seperti saat penghasilan 3 juta, maka dia bisa simpan 2 juta. Maka posisinya lebih dari cukup.

Tuhan akan beri kita berkat. Tapi jika kita tidak bisa me-manage dengan baik, maka kita tidak akan pernah mencapai kelimpahan.

Memang ibadah itu kalau disertai rasa cukup, memberi keuntungan besar.
Sebab kita tidak membawa sesuatu apa ke dalam dunia dan kitapun tidak dapat membawa apa-apa ke luar. Asal ada makanan dan pakaian, cukuplah. (1Tim 6: 6-8)

Paulus mengajarkan Timotius untuk mencukupkan diri dalam segala situasi, dan selalu bersyukur.

Saat kita berkata cukup, maka hati kita tenang (semeleh), tidak resah (kemrungsung).

Orang yang merasa kurang, seluruh pemikiran dipenuhi kekuatiran, sehingga saat ibadah Firman tidak bisa masuk. Orang yang berkata cukup, beban pikiran hanya 40-60%, sehingga masih ada ruang untuk menerima Firman Tuhan.

Berkecukupan adalah ketika pemasukan saya seimbang dengan kebutuhan saya.

Dua hal aku mohon kepada-Mu, jangan itu Kautolak sebelum aku mati, yakni: Jauhkanlah dari padaku kecurangan dan kebohongan. Jangan berikan kepadaku kemiskinan atau kekayaan. Biarkanlah aku menikmati makanan yang menjadi bagianku. Supaya, kalau aku kenyang, aku tidak menyangkal-Mu dan berkata: Siapa TUHAN itu? Atau, kalau aku miskin, aku mencuri, dan mencemarkan nama Allahku. (Ams 30: 7-9)

Miskin artinya di level bertahan hidup. Kekayaan artinya di level lebih dari cukup atau limpah. Rasa cukup itu membuat teduh, tidak resah (kemrungsung), dan memberikan kekuatan pada mental dan hati kita.

Level bertahan hidup

“Karena itu Aku berkata kepadamu: Janganlah kuatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan atau minum, dan janganlah kuatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai. Bukankah hidup itu lebih penting dari pada makanan dan tubuh itu lebih penting dari pada pakaian? Pandanglah burung-burung di langit, yang tidak menabur dan tidak menuai dan tidak mengumpulkan bekal dalam lumbung, namun diberi makan oleh Bapamu yang di sorga. Bukankah kamu jauh melebihi burung-burung itu? (Mat 6: 25-26)

Kita tidak perlu khawatir tentang hidup kita, karena Tuhan menjamin kita bisa bertahan hidup: pasti makan. Jika bisa makan, ucapkan syukur, karena itu akan memberikan ketenangan pada jiwa kita.

Ilustrasi:
Ada berita tentang ibu dan anak yang bunuh diri. Ini artinya dia kalah dengan ayam. Ayam dari kecil dilatih induknya untuk mencari makan di sekitarnya (ceker-ceker). Jika ibu itu mau merendahkan diri untuk minta makan ke tetangganya, maka tidak perlu bunuh diri.

Gengsi membuat pintu besar yang tertutup saat kita butuh pertolongan dari orang lain.
Tuhan bisa gunakan siapapun untuk membuat kita bertahan hidup.

Level Kekurangan

Siapa mencintai uang tidak akan puas dengan uang, dan siapa mencintai kekayaan tidak akan puas dengan penghasilannya. Inipun sia-sia (Pkh 5: 9)

Orang yang tidak punya rasa cukup dan rasa puas, adalah orang yang di level kekurangan. Orang di level ini cinta uang, tidak bisa memberi dengan sukacita.

Contoh: sudah punya 1 mobil, ingin 2 lagi. Sudah punya 1 rumah, ingin punya lagi.

Contoh orang yang hidup dalam kelimpahan: P Yusak bisa tenang dalam segala situasi, karena bisa menerima semua keadaan dengan percaya pada pertolongan Tuhan.

Setiap orang berhak menilai dirinya sendiri, tetapi kerelaan mentaati kehendak Tuhan akan membawa kepada kelimpahan yang sesungguhnya.

Perpuluhan adalah hak Tuhan. Sekedar memberi perpuluhan, artinya sekedar mengembalikan hak Tuhan, maka tidak akan bisa mencapai kelimpahan, karena masih cinta uang.

Memberi harus dengan SUKACITA dan BERTANGGUNG-JAWAB.

Contoh kasus:
Seorang ibu tergerak memberi seorang hamba Tuhan sebesar jatah hidup keluarga sebulan. Kemungkinan yang bisa dilakukan: menggunakan tabungannya pribadi, atau minta ijin kepada suami.

Sekedar memberikan semua hasil kerja membawa kita di level bertahan hidup dan tidak bisa menjadi berkat. Jika kita membiasakan hidup dengan longgar dan limpah, maka kita akan bisa memberi dengan sukacita.

Kelimpahan secara Jiwa

Saudaraku yang kekasih, aku berdoa, semoga engkau baik-baik dan sehat-sehat saja dalam segala sesuatu, sama seperti jiwamu baik-baik saja (3Yoh 1: 2)

Baik-baik dan sehat-sehat dalam segala sesuatu: mental, emosi, keuangan, materi, hubungan, pekerjaan. Saat jiwa kita baik-baik, maka segala sesuatu akan baik-baik.

Jiwa yang limpah mengatakan bahwa dirinya limpah dan lebih dari cukup, maka segala sesuatunya akan lebih dari cukup dan limpah. Jiwa yang limpah memiliki kelonggaran dalam segala hal.

Jika setiap hari berfikir hanya tentang diri sendiri yang ingin kaya, maka 100% pikiran hanya untuk diri sendiri. Akibatnya gampang tersinggung atau marah.

Jiwa yang berkelimpahan:
1. Bersumber dari hati yang berharap dan mengandalkan Tuhan (Yer 17: 7-8)
2. Memiliki emosi yang sehat karena diterima, dicintai, dan memiliki gairah kehidupan (Mat 3: 17)
3. Memiliki pikiran Kristus yang mengenal kehendak Bapa dan berhati hamba (Fil 2: 1-5)
4. Memiliki kehendak yang sejalan dengan kehendak Tuhan (Rm 12: 2)

Setiap kita punya destiny yang khusus dan spesial. Membandingkan hidup kita dengan orang lain membuat level hidup kita tidak bisa naik. Kita jadi iri hati, tidak tenang, susah menerima masukan.

Kelimpahan adalah memiliki SANGAT BANYAK KELONGGARAN dalam segala sesuatu:
Untuk memberi, untuk perduli, untuk mengasihi, untuk mendengarkan, untuk menolong, untuk menasehati, untuk memperhatikan, untuk berkorban, untuk taat, untuk memberkati.

Kita atur keuangan, sehingga punya simpanan/ tabungan. Sehingga saat tergerak untuk memberi, kita bisa memberi dengan bebas. Salah satu kesedihan: ingin memberi, tapi tidak punya.
Orang yang perduli: tidak hanya melihat kepentingan diri sendiri. Sehingga saat orang lain membutuhkan bantuan, kita bisa melihat kebutuhannya dan mengulurkan tangan untuk membantu.

Siapa menaruh belas kasihan kepada orang yang lemah, memiutangi TUHAN, yang akan membalas perbuatannya itu. (Ams 19: 17)

Perpuluhan membuka tingkap langit di atas kita. Tetapi berapa berkat yang kita terima tergantung dari kemurahan dan kelimpahan hati kita dalam memberi.

Selagi dicobai dengan berat dalam pelbagai penderitaan, sukacita mereka meluap dan meskipun mereka sangat miskin, namun mereka kaya dalam kemurahan. Aku bersaksi, bahwa mereka telah memberikan menurut kemampuan mereka, bahkan melampaui kemampuan mereka. (2Kor 8: 2-3)

Makedonia adalah jemaat yang miskin secara materi, tapi memiliki mental memberi. Mereka memberi melampaui kemampuan mereka.

Maka sekarang, sama seperti kamu kaya dalam segala sesuatu, –dalam iman, dalam perkataan, dalam pengetahuan, dalam kesungguhan untuk membantu, dan dalam kasihmu terhadap kami–demikianlah juga hendaknya kamu kaya dalam pelayanan kasih ini. (2Kor 8: 7)

Ada sukacita besar dalam melayani Tuhan.

Why 3: 15-19 – Kondisi kita di hadapan Tuhan.

Aku tahu segala pekerjaanmu: engkau tidak dingin dan tidak panas. Alangkah baiknya jika engkau dingin atau panas! Jadi karena engkau suam-suam kuku, dan tidak dingin atau panas, Aku akan memuntahkan engkau dari mulut-Ku. Karena engkau berkata: Aku kaya dan aku telah memperkayakan diriku dan aku tidak kekurangan apa-apa, dan karena engkau tidak tahu, bahwa engkau melarat, dan malang, miskin, buta dan telanjang,(Why 3: 15-19)

Kita bisa saja kaya secara materi, tapi Tuhan bisa melihat kita sebaliknya.

Portal Bahtera: http://web.keluargarhema.com/

Korespondensi:
antoniusfw@facebook.com (FB);
antonius_fw@yahoo.com (YM);
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 24D0C381
WhatsApp , WeChat, Line – 085 727 868 064

Minggu, 06 Juli 2014
153
Petrus Agung

Yoh 21: 1-11 – Mengapa Tuhan beri angka yang detil?
Menurut Jerome (ahli Alkitab di abad 4):
Di jaman Yesus, para ahli mengatakan bahwa ikan terbagi atas 153 jenis. Maka kisah ini berarti tidak ada satu jenis manusia-pun yang tidak bisa kita tangkap dan menangkan. Kisah ini juga berarti tidak ada satu berkat pun yang meleset dari tangan kita.
Ada ahli lain mengartikan bahwa jika di cek dari aksara Ibrani, 153 artinya: Son of God

Kuasa kebangkitan Tuhan Yesus berkat secara maksimal kepada gerejanya: jiwa-jiwa maupun materi.

Yeh 47: 10-14
Ay 10 – sungai, tapi jenis ikannya lengkap seperti lautan. En-Gedi sampai ke En-Eglaim: jatah Kanaan yang Tuhan bagikan untuk kita.

En-Gedi = ‛êyn gedîy = עין גּדי (H5872) = mata air anak-anak (fountain of a kid)
Kid 1: 14 – En-Gedi selalu menggambarkan semua yang terbaik dari Tuhan: kelimpahan, kekudusan, cinta, perlindungan, berkat.
Tempat Tuhan menemukan kekasihNya.
Penghasil balsam yang merupakan obat.
Tempat tumbuhan yang akar dan daunnya untuk bahan parfum.
Tempat Daud bersembunyi dari Saul.
Lokasi satu-satunya air terjun di Israel.

En-Eglaim = ‛êyn ‛eglayim = עין עגלים (H5882) = mata air dari 2 anak lembu (fountain of two calves)
Frase “dua anak lembu” berkaitan dengan Yerobeam. Harusnya Tuhan ingin jadikan dia Daud ke-2. Tapi perbuatannya yang menyakiti hati Tuhan: membuat 2 anak lembu jantan emas untuk disembah oleh orang-orang Israel (1Raj 12: 28-30)

En-Gedi menggambarkan semua yang baik dan kecintaan Tuhan, En-Eglaim adalah tempat yang Tuhan benci dan tempat semua kejahatan.

Maka artinya Tuhan mau kita tebarkan jala, karena semua bisa kita tuai: dari yang paling mulia hingga yang paling hina, dari yang paling suci hingga yang paling najis, dari yang paling baik hingga yang paling jahat.

Beberapa pernyataan dari buku karangan John Maxwell:
Di abad-21 kesuksesan seseorang tergantung bagaimana kita membangun jala (nets). Jaring yang harus dibuat adalah yang membuat kita:
1. Lepas dari zona nyaman. Kita harus mau bergaul, membuka hati untuk menambah teman. Semakin kita kenal banyak orang, kemungkinan diberkati semakin besar.
2. Keluar dari lingkup keahlian kita: Ini untuk memperluas kemungkinan lingkup kerja kita.
3. Keluar dari zona kekuatan kita

Contoh: gereja kekuatannya di dalam. Tapi di luar ada kekuatan-kekuatan yang tidak bisa kita pengaruhi. Jika kita menutup diri dengan kekuatan di luar, maka kita tidak bisa mempengaruhi lebih luas. Maka akibatnya perkembangan gereja hanya mengambil jemaat orang lain, tidak punya kemampuan menjangkau jiwa baru di luar.
Akibat lain: berbisnis terbatas hanya dengan rekan segereja.

Sungai berisi ikan tak terhingga. Jika jaring bisa dibentangkan seluas-luasnya, maka akan menghasilkan luar biasa banyak.

Yesus suka bergaul dengan orang berdosa. Itu jaring Yesus, menjangkau semua lapisan. Maka ada orang-orang yang bertobat: wanita Samaria, perwira romawi, Zakeus, Maria Magdalena, Nikodemus, Yudas, dll.

Kesaksian:
Tahun 99 JKI dilawat Tuhan, bahkan hingga kebaktian hampir setiap hari. Tapi dampaknya ada puluhan jemaat yang tidak naik kelas karena kebaktian setiap hari. Maka harus ada keseimbangan tubuh-jiwa-roh.
Maka saat ini JKI bergaul dengan banyak: TNI, pemerintahan, orang miskin, waria, anak jalanan, pemulung, orang-orang sakit, dll. JKI juga banyak unit yang menyentuh kebutuhan orang banyak: LBH, rusing, rumah shalom, klinik, sekolah, sekolah sepak bola, dapur umum, dll. Ini untuk melepaskan jala dari En-Gedi higga En-Eglaim.
JKI bukan sedang menghamburkan uang untuk semua itu, tapi sedang ber-investasi, seperti menabur benih, yang suatu hari akan dituai dengan cara Tuhan yang luar biasa.

Di akhir jaman, bisa jadi orang-orang berdosa akan masuk surga mendahului orang-orang yang sok suci. Karena Alkitab berkata bahwa yang Tuhan jaring di akhir jaman adalah mereka yang ada di jalan-jalan.

Pergilah dengan segera ke segala jalan dan lorong kota dan bawalah ke mari orang-orang miskin dan orang-orang cacat dan orang-orang buta dan orang-orang lumpuh (Luk 14: 21b)

Kamu adalah garam dunia (Mat 5: 13a)

Garam berfungsi sebagai perasa, pengawet, spa, es krim, dll. Menurut data ada 14 ribu kegunaan garam. Saat Tuhan berkata bahwa kita garam, artinya kegunaan kita ada 14 ribu. Banyak potensi yang Tuhan beri kepada kita, tapi belum kita kerjakan. Kita harus jadi garam yang luar biasa! Garam bagus hanya saat bersentuhan/ bercampur. Maka kita harus menabur kebaikan, berbuat sesuatu yang berbeda.

Clear lots of ground for your tents! Make your tents large. Spread out! Think big! Use plenty of rope, drive the tent pegs deep. You’re going to need lots of elbow room for your growing family. You’re going to take over whole nations; you’re going to resettle abandoned cities. Don’t be afraid–you’re not going to be embarrassed. Don’t hold back–you’re not going to come up short. You’ll forget all about the humiliations of your youth, and the indignities of being a widow will fade from memory. (Yes 54: 2-4, MSG)

Gereja tidak berpolitik. Tapi saat gereja punya pengaruh, maka mau-tidak mau akan bersentuhan dengan politik. Jika gereja bisa mewarnai politik dengan baik, maka akan jadi baik, tanpa gereja ikut-ikutan kampanye.

Tebarkan jala dari ekstrim ke ekstrim, dari yang paling baik hingga paling brengsek, dari yang paling penuh kasih, hingga yang paling penuh kebencian. Maka jiwa-jiwa akan diselamatkan dan hidup kita diberkati Tuhan.

Suatu tentara Aram yang Tuhan butakan dibawa Elisa masuk Samaria. Saat raja akan membunuh mereka, Elisa melarang, justru memerintahkan untuk memberi mereka makan. Setelah makan dan minum, lalu disuruh pulang, maka sejak itu tidak ada lagi gerombolan Aram menyerang Israel.

17-18 seminar mid-life crisis

Portal Bahtera: http://web.keluargarhema.com/

Korespondensi:
antoniusfw@facebook.com (FB);
antonius_fw@yahoo.com (YM);
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 24D0C381
WhatsApp , WeChat, Line, Viber, Telegram – 085 727 868 064

Minggu, 13 Juli 2014
Far Beyond the Call of Duty
Petrus Agung

2 Raj 4: 8-13
Kandil adalah tempat lampu. Kisah ini berbicara tentang seseorang yang tidak punya permintaan apapun. Dia merasa baik-baik: bahagia, kaya, terpandang. Yang mengetahui kebutuhan perempuan Sunem ini adalah Gehazi, dan itu diusulkan ke nabi. Maka perempuan ini mendapat seorang anak laki-laki.

Ada hal-hal yang membuat Tuhan memberikan anugerah dan berkatNya kepada kita secara limpah, tanpa kita ber-inisiatif memintanya, bahkan tak terfikir sebelumnya

1. Melihat sesuatu yang luar biasa di balik hal-hal yang biasa
Wanita ini mengamati bahwa nabi Tuhan yang dari waktu ke waktu melewati daerah tinggalnya. Wanita ini bisa melihat suatu hal istimewa dibalik hal-hal yang normal/ biasa-biasa itu.

Ada banyak hal yang tersembunyi dari yang Tuhan lakukan, dan banyak orang anggap itu biasa. Tapi jika diperhatikan ternyata di baliknya tersimpan hal yang luar biasa.

Contoh:
Angin adalah sesuatu yang normal, tapi ada orang-orang yang bisa menggunakannya menjadi sumber tenaga/ energi yang luar biasa. Misal: kincir angin.
Air. Ada orang-orang yang bisa mengubah air yang biasa, jadi sumber tenaga yang luar biasa.

Semua jenis mujizat di Alkitab selalu dari hal yang biasa-biasa saja:
Air jadi anggur
5 roti 2 ikan
Garam ditabur Elisa pada mata air di Yeriko
Minyak dalam buli-buli

Contoh kasus: fastfood
Ada orang melihat antrian karyawan pabrik untuk makan siang. Karena jam makan siang pendek, sementara penyajian butuh waktu, sehingga kadang terjadi keributan karena berebut. Dari pengamatan ini orang tersebut menciptakan fastfood.

Minta supaya mata kita dibukakan Tuhan, sehingga apapun yang kelihatannya biasa-biasa saja di sekitar kita, bisa jadi luar biasa.

Elisa tidak menyapa atau berhenti, dia hanya sekedar lewat. Wanita ini bisa mengamati ada sesuatu yang luar biasa pada Elisa, dan membuat Elisa singgah.

Tumpangi mata kita setiap pagi, minta supaya Tuhan buka sehingga kita bisa melihat semua yang biasa-biasa saja menjadi luar biasa.

2. Menawarkan dengan passion hingga nabi berubah pikiran
Now it happened one day that Elisha went to Shunem, where there was a notable woman, and she persuaded him to eat some food. (2Raj 4: 8a, NKJV)

Dibujuk (pursuaded) artinya ditawari beberapa kali hingga tergerak hatinya. Wanita ini bukan sekedar menawari 1x, tapi membujuk hingga Elisa mau singgah untuk makan. Hal ini membutuhkan passion. Tanpa passion yang cukup, tidak bisa membujuk seseorang untuk berubah pikiran.

Seberapa kita mengingini sesuatu dari Tuhan, bisa terlihat dari cara pendekatan/ approach kita.

Tuhan adalah Tuhan yang menyembunyikan diri, maka kita harus mencarinya.

Contoh:
Kisah 2 murid yang ke Emaus. Menjelang dekat kota, Yesus seolah-olah hendak meninggalkan mereka. Tapi 2 murid itu berusaha membujuk, dan menunjukkan rasa ketertarikan, maka Yesus singgah.

Kita sering kehilangan berkat Tuhan karena kita kurang membujuk dan kurang passion. Segala sesuatu yang tidak keluar dari passion kita, hingga kita sangat mau hal itu dan terus hadapkan ke Tuhan, maka hal itu tidak pernah datang ke hidup kita.

Kesaksian
P Agung di awal tidak tergerak melayani. Setelah lahir baru, barulah ada hasrat yang kuat untuk jadi hamba Tuhan. Bagi p Agung pelayanan adalah segala-galanya. Saat ada hamba-hamba Tuhan melayani di Semarang, p Agung melihat bahwa itulah cara hidup yang luar biasa: hidup hanya sekali, tapi bisa memberkati banyak orang. Ini jadi passion p Agung.

Yang dibutuhkan adalah passion yang kuat. Jika itu keluar dari hati kita, maka Elisa (the Lord of my salvation) akan singgah di hidup kita

3. Mampu membuat nabi merasa nyaman
And then it became his custom: Whenever he passed through, he stopped by for a meal. (2Raj 4: 8b, MSG)

Elisa dari orang yang berkata tidak, jadi orang yang biasa mampir, karena merasa nyaman.
Dalam dunia bisnis, jika pelayanan kita memuaskan pelanggan, maka pelanggan itu akan menjadi pelanggan tetap kita.

Banyak orang ingin dipakai dan diurapi Tuhan, lalu Tuhan urapi. Tapi masalahnya bagaimana supaya hidup kita bisa membuat Roh Kudus betah bergaul dengan kita, dan mau bekerja bersama kita.
Roh Kudus adalah pribadi: punya perasaan, selera, dan kehendak. Roh Kudus tidak bisa bekerja bersama orang-orang yang tidak sesuai dengan kepribadian Roh Kudus.

Atap rumah Israel datar. Wanita Sunem membangun kamar di atas rumahnya, dan tangganya terletak di luar. Maka nabi bisa singgah kapanpun. Di kamar ada meja, kursi dan kandil, dan wanita ini yang mengantarkan makan ke kamar Elisa.

Kesaksian:
Saat pelayanan ke kota-kota, p Agung awalnya suka tinggal di rumah-rumah anak-anak Tuhan. Banyak anak-anak Tuhan yang menawarkan diri untuk disinggahi. Tapi kemudian p Agung memilih tinggal di hotel. Ini karena p Agung tidak nyaman: makan malam sambil dimintai konseling, saat pulang ke rumah sudah di antri banyak orang untuk didoakan dan konseling, padahal p Agung butuh istirahat. Ini adalah tuan rumah yang tidak membuat tamunya nyaman.

Bagi banyak orang Tuhan seperti pribadi yang diperas untuk memenuhi kebutuhan mereka.
Kuncinya: sukakan hati Tuhan hingga Roh Kudus betah bersama kita, lalu Dia bawa kita dalam perjalanan yang luar biasa,

4. Memberi jauh melebihi dari sekedar tugas
Through Gehazi Elisha said, “You’ve gone far beyond the call of duty in taking care of us; what can we do for you? (2Raj 4: 13a, MSG)

Semua yang dilakukan wanita sunem dikatakan: melakukan jauh lebih dari yang seharusnya menjadi tugasnya.

Kesaksian: anak-anak p Agung.
Kezia sejak usia belasan tahun punya passion pada Tuhan. Sambil mempersiapkan pernikahan, Kezia menyiapkan koreografi untuk KKR bahtera. Saat Tuhan lihat semua yang dilakukan Kezia, Tuhan yang menjamin hidup mereka: rumah, mobil, dll.
Hadasha masih kuliah, nilai IP bagus, punya bisnis, membantu pelayanan, dan juga menari. Setiap kali p Agung lihat favor Tuhan pada Sasha.

Banyak anak muda yang awalnya berapi-api, tapi saat mulai kuliah atau kerja, maka pelayanannya mengendor. Jika kita bersikap sembarangan dengan hidup kita, maka saat meninggal masih ada 90% potensi yang belum disentuh dan dikerjakan.

Perempuan Sunem ini sudah kaya dan tidak punya kebutuhan lain. Tapi passion-nya kepada Tuhan luar biasa, sehingga bisa membuat nabi terbiasa singgah, bahkan merasa nyaman.

Jika hati kita penuh passion dengan Tuhan, melakukan far beyond the call of duty, maka hal-hal yang ajaib akan terjadi: Tuhan menurunkan anugerah, berkat dan kemurahan di hidup kita.

Kisah
Tempat pemotongan hewan di Amerika. Hasil pemotongan disimpan di cool-storage yang besar. Ada seorang karyawan yang setiap absensi masuk dan pulang, selalu menyapa dengan hangat pada satpam yang sikapnya dingin.
Suatu hari, pekerja ini terkunci di cool-storage, padahal menjelang pulang kerja dan juga menjelang weekend. Saat pekerja ini hendak menyerah dan merasa akan mati, pintu dibuka oleh satpam yang dingin itu. Satpam ini mencari si pekerja, karena sore itu tidak ada yang menyapa dia, maka satpam itu mencari dan akhirnya menemukan si pekerja. Si pekerja diselamatkan karena sapaan.

Kesaksian
P Agung makan bakmi Aloy di Palembang. Saat salah satu tim tidak menghabiskan bakmi, pemilik warung menanyakan apa kekurangan, atau merasa tidak enak. Ujungnya p Agung sering mempromosikan bakmi ini.

Portal Bahtera: http://web.keluargarhema.com/

Korespondensi:
antoniusfw@facebook.com (FB);
antonius_fw@yahoo.com (YM);
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 24D0C381
WhatsApp , WeChat, Line, Viber, Telegram – 085 727 868 064

Minggu, 22 Juni 2014
Tanggung Jawab
Petrus Agung

Menjelang pemilu suasananya sangat tegang. Maka kita harus doa kepada Tuhan, supaya semua rencan setan dibatalkan. Tuhan berikan cara membatalkan bencana melalui kisah Salomo menghakimi 2 ibu yang berebut bayi. Salomo menyelesaikan masalah itu dengan bijaksana: bayi tidak jadi dibelah karena teriakan ibu kandungnya. Maka kita juga harus berseru kepada Tuhan: jangan sampai Indonesia terbelah. Jangan biarkan kejadian 98 terulang lagi.

Menjadi pelayan yang bertanggung-jawab:
1. Mempersiapkan diri sebagai pelayan yang siap
Hendaklah pinggangmu tetap berikat dan pelitamu tetap menyala. (Luk 12: 35)

Kita hadir dengan sikap siap melayani, jangan datang hanya sebagai pengunjung atau penonton.

Mata adalah pelita tubuh. Jika matamu baik, teranglah seluruh tubuhmu; jika matamu jahat, gelaplah seluruh tubuhmu. Jadi jika terang yang ada padamu gelap, betapa gelapnya kegelapan itu. (Mat 6: 22-23)

Yang membuat pelita kita tetap menyala: melihat dengan mata yang terang. Maka artinya kita harus punya hati hamba, tapi cara melihat kita harus terang, tidak mata gelap dan mudah emosi. Orang yang mata gelap yang menonjol adalah emosinya, dia tidak akan bisa menjadi pelayan yang baik.
Saat kita datang ke KKR dengan sikap hati hamba yang siap melayani, Tuhan berjanji akan memberikan upah.

and you yourselves be like men who wait for their master, when he will return from the wedding, that when he comes and knocks they may open to him immediately. (Luk 12: 36,NKJV)

Dalam KKR kita harus selalu siap sedia, karena sewaktu-waktu Tuhan mengetuk. Jika kita siap dan membuka pintu, maka Tuhan akan mengatakan atau memberikan sesuatu.

Berbahagialah hamba- hamba yang didapati tuannya berjaga- jaga ketika ia datang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya ia akan mengikat pinggangnya dan mempersilakan mereka duduk makan, dan ia akan datang melayani mereka. (Luk 12: 37)

Jika kita siap, datang dengan hati hamba, siap melayani, maka Tuhan akan mengetuk. Saat kita membuka pintu, maka upah kita adalah: Tuhan yang melayani kita. Pelayan yang siap akan datang sedini mungkin, sebelum semua tamu datang. Dan pelayan itu harus tetap siap hingga pesta selesai.

2. Menjadi manajer yang dapat diandalkan (the dependable manager) – Luk 12: 41-44
The Master said, “Let me ask you: Who is the dependable manager, full of common sense, that the master puts in charge of his staff to feed them well and on time? (Luk 12: 42, MSG)

Memberi makan hamba yang lain artinya kita mengurus orang-orang. Jika ini bisa kita lakukan dengan baik, Tuhan akan percayai kita untuk mengurus harta Tuhan.

Tuhan mencari orang yang bisa mengatur, bisa dipercayai, dan dapat Tuhan andalkan.
Semakin sulit tugas yang Tuhan berikan, semakin besar kepercayaan Tuhan pada kita

Tips untuk jemaat yang tidak melayani:
Bawa banyak permen (tapi jangan permen karet supaya tidak mengotori). Jika ada jemaat yang marah-marah, beri permen, buat hingga dia tidak marah dan tersenyum. Semua orang bisa berbuat banyak, mengatur orang, tanpa harus jadi panitia.

3. Pelayan yang penuh akal sehat (common sense)
Pelayan yang baik harus penuh akal sehat, bukan yang emosional dan meledak-ledak. Pelayan yang baik harus bisa menekan perasaannya, karena tidak semua yang dilayani bersikap manis. Ada yang perkataannya cenderung menyakitkan hati, ada juga yang bertindak semaunya.

Untuk tetap bertahan dengan akal sehat, miliki pemikiran: “yang waras – yang mengalah”

Contoh kasus saat KKR:
Tag kursi. Orang yang berebut kursi biasanya emosi, galak, tidak punya common sense, membawa-bawa nama orang-orang tertentu.
Pelayan yang “menjual” kursi. Orang ini sudah mengambil upahnya, yaitu harga kursi.
Masalah makan. Makanan yang disediakan panitia tidak dimakan padawaktu seharusnya, karena menumpuk tidak dimakan.
Masalah penginapan. Ada orang-orang yang memasukkan teman-temannya tanpa mendaftar ke panitia lebih dulu. Akibatnya ada yang sudah terdaftar, tapi tidak dapat tempat.

Kita diberi kepercayaan jadi tuan rumah karena Tuhan yakin kita mampu.

4. Tidak memiliki hati yang jahat
Akan tetapi, jikalau hamba itu jahat dan berkata di dalam hatinya: Tuanku tidak datang-datang, lalu ia mulai memukul hamba-hamba laki-laki dan hamba-hamba perempuan, dan makan minum dan mabuk, maka tuan hamba itu akan datang pada hari yang tidak disangkakannya, dan pada saat yang tidak diketahuinya, dan akan membunuh dia dan membuat dia senasib dengan orang-orang yang tidak setia. (Luk 12: 45-46)

Memukul bisa dengan perkataan dan sikap.
Jika kita di posisi di atas dan punya otoritas, kita mesti waspadai respon kita kepada orang-orang di bawah kita, karena kita bisa salah di hadapan Tuhan.

Kesaksian:
Seorang hamba Tuhan fulltime. Saat mendapat persembahan dalam jumlah kecil, tidak dihargai. Ini menyebabkan tidak bisa besar. Sikap itu mencederai hati orang, dan membawa kejatuhan.

Hati-hati dalam bersikap, terutama dengan orang yang tidak bisa berbuat apa-apa saat direndahkan/ dihina. Karena Tuhan mencatat, dan sekian waktu kemudian Tuhan bisa balikkan keadaan. Balas menghina/ merendahkan adalah sesuatu yang tidak ada gunanya.

Siapapun yang Tuhan percayakan datang dalam kehidupan kita, terutama mereka yang tidak bisa membalas kebaikan kita: beri terbaik yang kita bisa.

Semakin orang tidak bisa membalas kebaikan hati kita, semakin Tuhan memberkati hidup kita
Mari punya pengabdian dan melayani Tuhan dengan segenap hati.

5. Harus memiliki persiapan
The servant who knows what his master wants and ignores it, or insolently does whatever he pleases, will be thoroughly thrashed. (Luk 12: 47, MSG)

Siapkan diri kita! Walau datang sebagai jemaat, hati harus tetap siap untuk melayani. Misalnya memberi makan atau minum pada seseorang yang kalihatannya butuh makan/ minum.
Orang yang tidak memiliki persiapan, bertindak kasar dan merendahkan orang lain, akan dibuang.

Setiap kebaikan kita akan membuka pintu berkat bagi hidup kita

But if he does a poor job through ignorance, he’ll get off with a slap on the hand. Great gifts mean great responsibilities; greater gifts, greater responsibilities! (Luk 12: 48, MSG)

Seberapa Tuhan percayai kita, di dalamnya ada tanggung jawab !

Portal Bahtera: http://web.keluargarhema.com/

Korespondensi:
antoniusfw@facebook.com (FB);
antonius_fw@yahoo.com (YM);
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 24D0C381
WhatsApp 085 727 868 064

Minggu, 29 Juni 2014
Survey and Mapping
Petrus Agung

Victor and victim
Tuhan memberikan 2 pilihan dalam kehidupan kita: menjadi victor (pemenang) atau victim (korban) ?
Kisah anak yang hilang. Bungsu memiliki impian, dan merasa bahwa dia tidak bisa raih mimpinya di rumah bapanya. Saat bertobat, si bungsu tidak pernah menyalahkan bapaknya, tidak pernah menempatkan dirinya sebagai korban, pulang dengan tahu diri. Di awal bungsu meminta (give me), tapi saat bertobat hatinya berkata “jadikan aku” (make me). Pertobatan membuat hati Bapa timbul belas kasihan.
Sebaliknya dengan si sulung. Saat tahu bapak membuat pesta bagi adiknya, cara bicara sulung menempatkan diri sebagai korban (victim).

Cara berfikir menempatkan diri sebagai korban saat menghadapi apapun, dan menyalahkan orang lain sebagai penyebab nasib kita, membuat hidup kita tidak akan mengalami perubahan.

Saat breakfast with Obama, orang yang paling banyak dikerumuni adalah Nick Vujicic, seorang motivator tanpa tangan dan kaki. Salah satu kesaksian Nick: suatu kali bertemu dengan orang yang senasib. Selama pertemuan orang itu terus mengomel dan menyalahkan semua orang. Dia menempatkan diri sebagai korban. Nick memutuskan tidak akan pernah menjumpai orang ini lagi, karena orang yang selalu menganggap dirinya sebagai korban, dia tidak akan bisa ditolong, karena dia merasa paling benar.

Nasib kita ditentukan oleh keputusan yang kita ambil, bukan apa yang orang perbuat pada kita.
Happiness is a choice, destiny is a choice.

Kita tidak perlu belas-kasihan orang lain, tapi kita harus bertobat, maka anugerah Tuhan turun dan mengubah kehidupan kita

Survey and Mapping
Banyak jemaat yang setelah mengalami pesta rohani, lalu pulang ke rumah masing-masing. Tapi kemudian banyak yang mengalami bahwa semua berlalu biasa saja, tidak ada perubahan, tidak ada terobosan, hanya menunggu KKR berikutnya. Ini karena mereka tidak tahu yang harus dilakukan.

Yos 18: 1-10
Silo artinya tempat istirahat (place of rest). Kemah pertemuan diletakkan di Silo karena Israel sudah mengalami kemenangan besar atas Kanaan. Tapi ada 7 suku yang belum mendapat milik pusaka, masih berkemah di Silo seperti nomaden. Tanah bagian mereka tidak mereka dapat dengan nyata.

Hasil KKR Bahtera: Indonesia mendapat jaminan Tuhan, dan untuk pertama kalinya dapat poin tinggi dari Tuhan. Biasanya sekedar lolos (nilai 5,6), kali ini lulus (nilai 8). Kenyataan bahtera sama seperti yang dialami Israel: sudah menang perang, tapi banyak yang belum dapat bagian.

Yosua berkata bahwa Israel malas dan lamban, tapi lalu Yosua memberikan solusi. Ini artinya sebagian tidak tahu apa yang harus dilakukan, bukan sekedar malas. Solusi Yosua di Yos 18: 4-10.

Tuhan sudah memberikan kemenangan kepada musuh Israel di luar. 7 suku yang belum dapat bagian menggambarkan musuh di dalam diri kita sendiri yang belum ditaklukkan.

Akar masalah mengapa banyak orang tidak menikmati kemenangan di dunia nyata bukan sekedar karena malas, tapi kebanyakan tidak tahu harus memulai dari mana, dan harus berbuat apa.

Sehebat apapun keberadaan kita, jika kita tidak tahu harus berbuat apa, tidak tahu apa langkah pertama yang harus dilakukan, maka semua tidak berguna. Akibatnya tidak menikmati janji Tuhan, ujungnya marah pada Tuhan.

Contohnya:
Punya kendaraan yang canggih, tapi tidak diajari cara menyalakan mesinnya.
Punya gadget paling canggih, tapi tidak tahu cara menghidupkan.
Punya kulkas, tapi di daerahnya tidak ada listrik, akhirnya hanya berfungsi jadi lemari baju.

Suku-suku yang belum dapat jatah tanah pusaka:
1. Benyamin (anak dari tangan kananku)
Kita bisa punya status yang hebat, tapi itu tidak menjamin kita memperoleh hasil yang hebat, jika kita tidak tahu apa yang harus diperbuat.

2. Simeon (didengar)
Doa dan permohonan kita PASTI didengar Tuhan. Tapi jika kita kurang mendengar Tuhan, maka saat jawaban Tuhan datang kita tidak bisa mendengarnya.

3. Zebulon (ditinggikan)
Status dan peninggian yang Tuhan berikan jangan di-sia-siakan atau buang, jangan sampai jadi tumpukan janji Tuhan yang tidak bisa kita nikmati.

4. Isakhar (ada balas jasa/ hadiah)
Tuhan berikan janji hadiah dan bonus, tapi jika tidak kita ambil maka tidak kita dapatkan secara fisik.

5. Asher (happy)
Saat Toronto blessing seluruh dunia datang ke Toronto, bahkan ada jalur khusus imigrasi. Manifestasi terbanyak adalah tertawa kudus (holy laughter). Kebahagiaan karena Tuhan akan menyembuhkan batin kita. Tapi banyak urusan dunia yang tidak bisa diselesaikan hanya dengan sekedar tertawa.

6. Naftali (bergulat/ wrestling)
Ada orang yang dengan perjuangan dan pergulatannya bisa berhasil, tapi ada juga yang tidak berhasil.

7. Dan (hakim)
Ada kelompok orang yang punya banyak pengetahuan, tapi hanya digunakan untuk berkomentar atau menghakimi, tapi juga tidak mendapat apapun.

Yang membuat kita bisa mengalami terobosan adalah jika kita bisa mengkombinasikan antara hal yang seharusnya jadi bagian kita, dengan penetapan yang dari Tuhan.

Pick three men from each tribe so I can commission them. They will survey and map the land, showing the inheritance due each tribe, and report back to me. They will divide it into seven parts. Judah will stay in its territory in the south and the people of Joseph will keep to their place in the north. “You are responsible for preparing a survey map showing seven portions. Then bring it to me so that I can cast lots for you here in the presence of our GOD (Yos 18: 4-6, MSG)

Langkah pertama untuk menentuk tindakan selanjutnya: harus men-survei (mengumpulkan data, melihat keadaan), dan memetakan daerah (survey and map the land). Setelah di survey, lalu tanah itu dibagi menjadi 7. Kemudian Tuhan yang menentukan tanah pusaka masing-masing suku.
Tanggung jawab pengintai: menyerahkan peta dan hasil survei dari 7 bagian tanah.

Tanggung jawab kita adalah melakukan survei dan pemetaan.

Jika kita hanya diam dan tidak berbuat apa-apa, artinya tidak bertanggung-jawab atas jatah kita sendiri. Akibatnya Tuhan bisa memotong jatah kita.

So off the men went. They covered the ground and mapped the country by towns in a scroll. Then they reported back to Joshua at the camp at Shiloh. (Yos 18: 9, MSG)

Pengintai dari 7 suku bertugas menjelajahi seluruh tanah, lalu membuat petanya. Kemudian Tuhanlah yang menentukan bagian bagi masing-masing suku.

Kesaksian tentang aplikasi survei dan pemetaan
Menjelang skripsi p Agung berhadapan dengan berbagai pilihan yang tidak mudah. Sebelum skripsi mahasiswa harus KKN selama 3 bulan, dan harus ikut membantu membangun desa. P Agung sudah pelayanan di berbagai tempat. Jika harus tinggal 3 bulan di desa, maka jadwal pelayanan yang sudah ada bisa batal. Padahal aturannya: jika absensi lebih dari 10% maka gagal dan harus mengulang. Maka p Agung melakukan survei dan pemetaan.

P Agung mengamati bahwa tokoh paling berpengaruh di desa adalah pak lurah. Setiap kali balik ke rumah, p Agung bawakan oleh-oleh: bandeng presto, wingko babat, lumpia, dll. Dengan ini p Agung bisa bebas meninggalkan desa untuk pelayanan sewaktu-waktu tanpa kena absensi.
Selama di desa p Agung melakukan survei, ngobrol dengan banyak orang. Dari survei p Agung mengerti 2 kebutuhan desa:
Sumur desa terlalu dalam, sehingga berat menarik timbanya, maka perlu waktu lama untuk menimba. Sumur itu juga berbahaya bagi jika anak-anak ikut menimba
Sedang terjadi hama tikus.
P Agung mencari solusi masalah desa ke pusat riset di UNDIP. Dari pusat riset diperoleh solusi: Sumur ditutup karena tidak perlu lubang besar, sehingga tidak berbahaya, lalu dipasang alat tepat guna, sehingga air bisa ditimba dengan ringan dan mudah.
Setelah alat jadi, p Agung bawa itu ke desa. Rasa penasaran penduduk tentang alat yang dibaa merupakan strategi pemasaran (marketing).
P Agung mendemonstrasikan alat kepada pak lurah, tapi tidak langsung diberikan begitu saja. P Agung meminta pak lurah mengumpulkan seluruh RT, RW dan kepala dukuh, untuk diberikan seminar dan demonstrasi penggunaan alat untuk menimba sumur.

Alat penimba sumur itu dijadikan sebagai hadiah lomba menangkap tikus. Dukuh yang terbanyak mendapat tikus (dikumpulkan ekor tikusnya) yang mendapatkan alat itu.
Acara ini dilaporkan p Agung kepada Camat dan dosen pembimbing, mereka diminta hadir dan berpidato saat pemberian hadiah bagi dukuh yang menang.
Dengan satu momen, dihasilkan banyak hal: dosen bangga, desa bebas tikus, ada dukuh yang mendapatkan alat penimba sumur, pak camat mendapat ide untuk membasmi hama tikus di seluruh kecamatan, pak lurah menikmati banyak hal.
Di akhir KKN ketahuan bahwa tim p Agung sering pulang. Tapi karena ada hasil nyata, maka p Agung mendapat nilai terbaik.

Lakukan survey dan pemetaan dalam menghadapi apapun, hadapkan ke Tuhan, maka kita akan tahu ke mana harus pergi, dan kita bisa menikmati Kanaan kita, janji Tuhan jadi kenyataan.

Semua ilmu kehidupan ada dalam Firman Tuhan, dan Tuhan mau buka dan tunjukkan itu semua. Jika kita bisa menangkapnya, maka kita akan segera memasuki masa-masa yang luar biasa, yang di roh jadi daging.

Lumbung Raja
Ide: jadi berkat bagi hamba-hamba Tuhan. Lumbung ini sebagai gudang dari sumbangan jemaat berupa barang-barang yang masih bagus, jangan barang-barang yang tidak layak.

Pengumuman:
Kamis-Jumat (3-4 Juli): seminar, materinya survey dan mapping. Akan dibagikan: minyak narwastu.

Portal Bahtera: http://web.keluargarhema.com/

Korespondensi:
antoniusfw@facebook.com (FB);
antonius_fw@yahoo.com (YM);
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 24D0C381
WhatsApp , WeChat, Line, Viber, Telegram – 085 727 868 064

Minggu, 15 Juni 2014
5 Hal yang Membuat Orang Tidak Bisa Jadi Besar
Petrus Agung

Mat 14: 12-21 – peristiwa 5 roti 2 ikan bisa memberi makan ribuan orang, bahkan sisa 12 bakul. Dari sesuatu yang kecil diubah menjadi begitu besar.

Tuhan merencanakan yang terbaik buat kita semua, tapi ada hal-hal yang menghambat seseorang untuk bisa jadi besar.

1. Tidak mau repot
Hari sudah mulai gelap, tidak ada makanan, murid-murid minta supaya Tuhan suruh orang banyak pulang. Jika orang banyak pulang, maka persoalan selesai. Murid-murid tidak mau repot. Yesus sebaliknya mau direpotkan dengan memberi makan banyak orang.

Jika kita tidak mau repot, tidak mau kerja keras, hanya ingin rileks, hanya urusi kepentingan sendiri, maka kita tidak akan bisa memberikan yang terbaik, dan tidak pernah bisa jadi besar. Karena semakin banyak tanggung-jawab akan merepotkan, dan memerlukan kerja lebih keras, doa lebih banyak, dll.

Contoh:
event organizer yang tidak mau repot hanya akan mendapatkan job-job kecil.
Musa mengurus 2 juta bangsa Israel yang menuju Kanaan.

Ilustrasi: beda antara fine-dining dengan makan di warung.
Fine-dining – disambut pelayan, ada ucapan terima kasih, dll. Warung – langsung duduk.
Fine-dining – menu-menu terbaik ditawarkan dan jelaskan, bahkan sejarah dan cara pembuatan dijelaskan. Warung – kita pilih sendiri.

Ilustrasi
Perusahaan kontraktor besar di suatu negara. Setiap kali ada staf yang pensiun, diberi pesangon dalam jumlah besar. Suatu kali ada 3 orang yang ingin pensiun. 3 orang ini diminta masing-masing membuat rumah contoh yang terbaik, dengan budget sangat besar.
Arsitek pertama membangun sebuah villa yang mewah.
Arsitek kedua membangun kantor beberapa lantai.
Arsitek ketiga tidak mau repot, maka dia membangun rumah sederhana dengan cepat dan bahan-bahan yang murah. Karena ia ingin segera pensiun dan beristirahat.
Proyek pertama dan kedua perlu kita panjang, tapi proyek ketiga sangat cepat. Saat semua proyek selesai, diadakan pesta untuk melepas 3 arsitek ini. Mereka diberi bonus istimewa, yaitu bisa menentukan uang pensiun mereka sendiri, yaitu proyek terakhir. Ternyata bonus mereka berupa proyek terakhir yang mereka kerjakan.

Kerjakan segala sesuatu hingga tuntas, dan dengan penuh tanggung jawab.

Kesaksian
Teman hamba Tuhan p Agung membangun rumah di samping rumah p Agung. P Agung dimintai bantuan mengawasi pembangunan. Ternyata sekian tahun kemudian rumah itu diberikan pada p Agung. Jika saat itu p Agung lakukan dengan asal-asalan, kualitas rumah yang didapat hari ini juga asal-asalan.

Lot tidak mau dibawa malaikat ke puncak gunung, dia tidak mau repot. Lot memilih tinggal di Zoar yang artinya insignificant (tidak penting), destiny-nya terpotong habis, dan kisah tentang Lot berakhir.

2. Tidak mau berfikir atau tidak mau menggumulkan.

Murid-murid hanya melihat pada yang dimiliki dan merasa itu sedikit. Tuhan beri kita banyak potensi, tapi kita sering kurang menghargai potensi itu.

Sekecil apapun Tuhan berikan sesuatu pada kita, potensi multiplikasinya tetap luar biasa.

Ilustrasi
Seseorang pandai yang miskin menemukan koin bekas yang sudah tidak bisa digunakan untuk berdagang. Pilihannya: buang saja karena tidak berguna, digunakan untuk kerik-an, atau ditanggapi serius sebagai berkat Tuhan. Orang ini mem-foto koin tadi, lalu ditunjukkan kepada penjual barang antik. Ternyata itu koin langka. Saat bertemu seorang kolektor kaya, ternyata harganya sangat mahal, dan si penemu koin hari itu tiba-tiba kaya.

Kesaksian
P Agung bertemu 2 orang teman, mereka mau buat suatu proyek yang butuh modal besar hingga milyar-an. P Agung dapat dari Tuhan bahwa sebenarnya mereka bisa memulai cukup dengan ratusan juta. Akhirnya mereka mulai dengan dana yang ada, lalu berhasil, sekarang keuntungannya milyaran. Jika mereka menunggu modal, maka kairos-nya akan lewat.

Lihat apa yang sudah Tuhan letakkan di tangan kita. Jika itu kita gumulkan, minta hikmat Tuhan, maka akan menjadi sesuatu yang besar.

3. Tidak mau mengatur/ manage

Di injil lain, Tuhan awali dengan memerintahkan orang banyak untuk duduk berkelompok. Mereka harus duduk hingga tidak berebut. Mereka harus berkelompok sehingga tidak ada yang tidak kebagian, dan semua makan hingga kenyang.

Bagian Tuhan melakukan multiplikasi, bagian kita mengatur agar berkat itu bisa masuk dengan baik

Ilustrasi dari seminar Keith Johnson: beda orang yang hidupnya sudah stabil dengan orang yang masih di bawah. Jika punya uang 10 ribu, kebanyakan dihabiskan untuk makan, bahkan berhutang. Orang yang stabil hanya menggunakan 7 ribu, sisanya ditabung.

Kita harus menata hidup kita dengan baik, sehingga berkat Tuhan yang akan datang tidak tercecer.

Jika kita merindukan berkat besar dari Tuhan, kita harus siapkan wadahnya, dan siap untuk me-manage berkat tersebut. Banyak orang tidak siap menerima berkat besar Tuhan dalam hidup kita.

Contoh:
Sebelum mujizat penggandaan minyak seorang janda, Elia terlebih dulu memerintahkannya mengumpulkan banyak wadah.
Manusia diciptakan Tuhan di hari terakhir. Segala hal diciptakan dan diatur lebih dulu, baru kemudian manusia diciptakan, sehingga bisa hidup.
Survey membuktikan bahwa orang-orang yang menang lotre ujungnya lebih miskin dari sebelum menang, karena tidak siap me-manage uang itu.

Jika kita tidak mempersiapkan diri, maka yang terjadi adalah saling menunggu: manusia menunggu berkat Tuhan, Tuhan menunggu kita menyiapkan wadah untuk menampung berkat yang akan datang.

Banyak orang menimba air, tapi tidak punya kolam penampungan. Maka ia hanya dapat 1 timba.

4. Tidak mau menghitung

Perikop cerita ini menyebutkan banyak angka: 5000 pria, 5 roti, 2 ikan, 12 bakul, 200 dinar, dst.

Kehidupan kita semua ada hitungannya. Orang yang bisa menghitung dengan tepat akan menang dengan luar biasa.

Ilustrasi
Kejuaraan tinju tahun 1974: M Ali lawan George Foreman, di Zaire. Ronde 1-6 Ali nyaris tidak berkutik dan dihajar oleh lawannya, Ali tidak bisa membalas memukul, tapi membalas dengan perkataan yang merendahkan/ mengejek. Lama-lama Foreman emosi, lupa taktik, menyerang membabi-buta, dan akhirnya kekuatan pukulannya menurun. Di ronde 7 tenaga Foreman sudah habis. Di ronde 8, dengan 2 pukulan Ali merobohkan Foreman. Selain menghadapi Ali yang tahan pukul, Foreman juga menghadapi mulut Ali, dan emosinya sendiri.

Jika ingin menjadi besar, kita harus menghitung segala sesuatu dalam hidup kita.

5. Tidak mau keluar biaya, maunya gratis.

Di Injil Yohanes dikatakan bahwa kas mereka tidak cukup untuk membeli semua roti.

Kesaksian:
P Agung diundang ke kota kecil di luar pulau oleh persatuan beberapa gereja. Saat mengundang, mereka bertanya berapa tarif khotbah p Agung, tiket hotel, tiket transport, dll. Ternyata gereja-gereja itu urunan hingga terkumpul 15 juta. Padahal jika semua kebutuhan p Agung dibebankan kepada mereka, biayanya 50 juta.
Panitia memperkirakan yang hadir 300-an. Kapasitas gedung 1000 orang. P Agung meminta mereka gunakan uang hasil urunan untuk mengangkut orang-orang yang tinggalnya jauh, sehingga yang datang bisa mencapai 1500 orang.
Tim p Agung bayar semua sendiri: tiket, makan, dll. Bahkan memberi bantuan dana untuk transport jiwa-jiwa dan kekurangan sewa gedung.
Di luar dugaan orang-orang hadir tepat waktu, dengan penuh kehausan akan Tuhan. Roh Tuhan bekerja dengan dahsyat.
Sehabis acara Tuhan bertanya kepada p Agung : apakah pantas p Agung mengambil dana hasil urunan gereja-gereja kecil tersebut, padahal firman yang disampaikan juga dari Tuhan.

Banyak orang ingin jadi besar, tapi tidak mau korban, maka tidak akan pernah bisa.

Pengumuman
Sebelum pilpres ada seminar 2 hari: 3-4 juli, akan dibagikan minyak narwastu. P Agung akan ajarkan spiritual mapping, social mapping, political mapping, hitungan psikologis.

Portal Bahtera: http://web.keluargarhema.com/

Korespondensi:
antoniusfw@facebook.com (FB);
antonius_fw@yahoo.com (YM);
antoniusfw1@gmail.com (email, YM dan FB);
@Antonius_FW (tweeter);
pin BB 24D0C381
WhatsApp , WeChat, Line, Viber, Telegram – 085 727 868 064

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 3,392 other followers